Jembatan Ampera akan Ditutup, Catat Tanggal dan Waktunya

- Redaksi

Kamis, 23 September 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jembatan Ampera. (Photo: Istimewa)

Jembatan Ampera. (Photo: Istimewa)

SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Jembatan Ampera sebagai akses penyeberangan utama yang menghubungkan kawasan Seberang Ulu dan Ilir kota Palembang, akan ditutup sementara pada 26-27 September 2021.

Balai Besar Pelaksana Jalan Nasional (BBPJN) Wilayah Sumatera Selatan (Sumsel), rencananya akan melakukan Uji Beban Dinamis atau loading tes Jembatan Ampera, sehingga harus ditutup sementara waktu. Penutupan ini bertujuan untuk memverifikasi model analisis struktur Jembatan Ampera yang sedang dikaji.

Akses jalan yang menjadi ikon kota Palembang ini, tidak bisa dilintasi kendaraan pada Senin, 26 September, mulai pukul 22.30 hingga 03.30 WIB. Di hari berikutnya, Jembatan Ampera tetap tidak bisa dilewati pada waktu yang sama.

Kepala BBPJN Wilayah Sumsel, Kgs Syaiful Anwar, mengatakan BBPJN melalui P2JN Sumsel tengah melakukan kajian kapasitas struktur Jembatan Ampera dikarenakan usianya yang hampir 60 tahun.

Kajian ini dilakukan untuk menentukan jenis penanganan yang diperlukan, untuk meningkatkan kapasitas struktur Jembatan Ampera yang dibangun pada tahun 1965.

Photo: Reza Mardiansyah

“Sejak awal dibangun Jembatan Ampera belum dilakukan evaluasi. Maka perlu dilakukan loading test atau uji dinamis. Pada pengujiannya akan digunakan Mobil Dumb Truck yang akan dijadikan beban diatas Jembatan,” kata Syaiful, Kamis (23/9/2021).

Syaiful melanjutkan, selama masa uji Dinamis, Jembatan Ampera akan ditutup sementara. Pengendara yang ingin melintasi kawasan, baik dari wilayah Seberang Ulu maupun Ilir, diarahkan pada jalur alternatif.

Penutupan total pada sisi Ilir Jembatan Ampera (Bundaran Air Mancur), lalu lintas dialihkan melalui Jalan Merdeka menuju Jembatan Musi VI. Penutupan total pada sisi ulu, lalu lintas diarahkan melalui Jembatan Musi IV (lewat plaju) dan Musi VI (lewat Kertapati).

Selanjutnya, penutupan dari Kertapati belok kiri menuju Jembatan Ampera dialihkan ke arah Musi IV,  penutupan dari belok kanan menuju Jembatan Ampera, lalu lintas dialihkan ke arah Kertapati (Musi VI) dan penutupan dari Jakabaring menuju Jembatan Ampera, lalu lintas dialihkan melalui Musi IV dan Musi VI.

“Untuk Damkar dan Ambulan, serta masyarakat yang ingin melintas menggunakan sepeda atau gerobak tetap diizinkan,” jelasnya.

“Usai melaksanakan uji Dinamis, nanti baru kita bisa mengetahui apa langkah selanjutnya yang akan dilakukan,” tambah Syaiful. (ANA)

Berita Terkait

Produksi Listrik PSEL Palembang Tembus 21,55 MW, Wamen LH: Sudah On Track
Pledoi Dito Prayoga: Kuasa Hukum Bongkar Kelemahan Tuntutan, Minta Terdakwa Dibebaskan
Hakim Tolak Eksepsi Pasutri, Kasus Sembako Rp2,28 Miliar Masuk Babak Pembuktian
SMKN 2 Palembang Raih Juara 2 Creativity Activity di Cari Aman Academy 2026 Tingkat Nasional
Dituduh Curi dan Pecahkan Kaca, Bocah 11 Tahun Diduga Dicekik dan Ditendang
KTP Dipinjam Bos, Siti Malah Diteror Debt Collector Pinjol Rp3,5 Juta
Tim Jatanras Polda Sumsel Bekuk Pelaku Curanmor dalam OPS SIKAT-I MUSI 2026
Korupsi Guest House UIN Raden Fatah, Abdul Karim Divonis 1 Tahun Penjara, Lebih Ringan dari Tuntutan JPU

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 21:51 WIB

Produksi Listrik PSEL Palembang Tembus 21,55 MW, Wamen LH: Sudah On Track

Kamis, 8 Oktober 2026 - 17:57 WIB

Pledoi Dito Prayoga: Kuasa Hukum Bongkar Kelemahan Tuntutan, Minta Terdakwa Dibebaskan

Kamis, 8 Oktober 2026 - 17:51 WIB

Hakim Tolak Eksepsi Pasutri, Kasus Sembako Rp2,28 Miliar Masuk Babak Pembuktian

Kamis, 8 Oktober 2026 - 15:48 WIB

SMKN 2 Palembang Raih Juara 2 Creativity Activity di Cari Aman Academy 2026 Tingkat Nasional

Kamis, 8 Oktober 2026 - 15:22 WIB

Dituduh Curi dan Pecahkan Kaca, Bocah 11 Tahun Diduga Dicekik dan Ditendang

Berita Terbaru