Jelang Nataru, Kemantapan Jalan Nasional di Sumsel 89 Persen

- Redaksi

Kamis, 16 Desember 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Jelang momen Natal 2021 dan Tahun Baru 2022 (Nataru), Balai Besar Pelaksana Jalan Nasional (BBPJN) Wilayah Sumatera Selatan (Sumsel), memastikan kondisi jalan nasional akan mulus.

Berdasarkan catatan BBPJN Sumsel, pada semester I tahun anggaran 2021 tercatat kemantapan jalan di Provinsi Sumsel yakni 89,47 persen. Sementara untuk kondisi kemantapan jembatan di semester I tahun 2021 70,54 persen.

“Kita pastikan bahwa kondisi jalan dan jembatan di Sumsel adalah mantap. Menjelang Nataru ini, jalan nasional bisa digunakan untuk semua aktivitas masyarakat,” kata Kepala BBPJN Wilayah Sumsel, Kiagus Syaiful Anwar, dalam rilis akhir tahun di Kantor BBPJN Sumsel, Kamis (16/12/2021).

Bahkan, di tengah musim penghujan, pihaknya tetap menyiapkan posko di sepanjang jalan nasional sebagai bentuk antisipasi terjadinya bencana banjir maupun longsor yang dapat berimbas pada kondisi kemantapan jalan.

Syaiful Anwar mengatakan posko tersebut juga dilengkapi sejumlah peralatan untuk menangani kondisi jalan manakala dibutuhkan. “Petugas tetap bekerja menangani kondisi jalan. Kita juga sudah menyediakan posko sebagai antisipasi rawan bencana,” katanya.

Di Sumsel, pihaknya sudah menyediakan 20 posko dengan 97 alat DRU. Hal itu dikarenakan berdasar monitoring dan pemetaan, di Sumsel ada 25 titik rawan longsor, 26 titik rawan macet dan 4 titik rawan banjir.

Adapun peralatan yang disiapkan di posko tersebut, seperti excavator, frader, dump truck, tronton, box culvert, jembatan bailey dan bronjong. “Tentu juga ada petugas yang standby 24 jam di posko sehingga apabila terjadi masalah seperti longsor, alat dapat segera diturunkan sebagai penanganan darurat,” jelasnya.

Posko dan peralatan yang siaga itu tersebar di jalan lintas timur (jalintim), jalan lintas tengah (Jalinteng) dan jalan lintas penghubung dan dalam Kota Palembang. Syaiful menegaskan pihaknya memastikan jalan nasional di provinsi itu tetap ditangani untuk menuju target kemantapan jalan.

“Kami tetap melakukan pekerjaan penanganan zero pothole, preservasi jembatan, preservasi rekonstruksi dan rehabilitasi jalan serta penanganan drainase,” terangnya. (ANA)

Berita Terkait

Tiga Pelaku Begal Beraksi, Gasak Motor Dikawasan Jembatan Musi 6
Saksi Ungkap Jejak Uang Rp6 Miliar dalam Perkara Perintangan Penyidikan Internet Desa Muba
Menuju indonesia Bebas Rabies 2030, Gelar Vaksin Gratis
Curanmor di Kantor SPPG Empat Lawang Terungkap, Satu Terduga Pelaku Ditangkap
Mencuri di Kantor Tempatnya Bekerja, Sandri Ditangkap Opsnal Unit Ranmor
Modus Minta Diantar, Pria Ini Larikan Sepeda Motor 
Bibit Bersertifikat Dinilai Jadi Kunci Tingkatkan Produktivitas Sawit Rakyat OKU
Polsek Batanghari Leko Gencarkan Sosialisasi, Pasang Spanduk Larangan Illegal Drilling dan Refinery

Berita Terkait

Selasa, 29 September 2026 - 15:08 WIB

Tiga Pelaku Begal Beraksi, Gasak Motor Dikawasan Jembatan Musi 6

Selasa, 29 September 2026 - 15:06 WIB

Saksi Ungkap Jejak Uang Rp6 Miliar dalam Perkara Perintangan Penyidikan Internet Desa Muba

Selasa, 29 September 2026 - 15:05 WIB

Menuju indonesia Bebas Rabies 2030, Gelar Vaksin Gratis

Selasa, 29 September 2026 - 15:03 WIB

Curanmor di Kantor SPPG Empat Lawang Terungkap, Satu Terduga Pelaku Ditangkap

Selasa, 29 September 2026 - 15:01 WIB

Mencuri di Kantor Tempatnya Bekerja, Sandri Ditangkap Opsnal Unit Ranmor

Berita Terbaru

Foto korban di rumah sakit

Kota Palembang

Tiga Pelaku Begal Beraksi, Gasak Motor Dikawasan Jembatan Musi 6

Selasa, 29 Sep 2026 - 15:08 WIB

Empat Lawang

Menuju indonesia Bebas Rabies 2030, Gelar Vaksin Gratis

Selasa, 29 Sep 2026 - 15:05 WIB

Foto : cctv saat pelaku Masuk ke kantornya

Kota Palembang

Mencuri di Kantor Tempatnya Bekerja, Sandri Ditangkap Opsnal Unit Ranmor

Selasa, 29 Sep 2026 - 15:01 WIB