Harnojoyo Datangi Pabrik Migor

- Redaksi

Rabu, 16 Maret 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suarapublik.id PALEMBANG,- Stok minyak goreng (migor) di pasaran, hingga saat ini masih saja langka. Masyarakat masih sulit mendapatkan komoditas kebutuhan sehari hari tersebut.

 

Banyak emak emak dan pelaku usaha kerap mengeluhkan migor ini, ditengah kebangkitan dampak Covid 19, tanpa kecuali kota tertua di Indonesia ini.

 

Padahal, di Kota Palembang terdapat pabrik migor besar,salah satunya PT. Indokarya Internusa di Jalan Mayor Memet Sastra Wirya Kecematan Ilir Timur 2 Palembang.

 

Untuk menjawab dan mengurai benang kusut, kelangkaan migor, Walikota Palembang H.Harnojoyo bersama Kapolresta Palembang Mokhamad Ngajib  mendatangi pabrik migor.

 

“Kalau produksinya sudah meningkat 20 persen dan sebelumnya hanya 50, tapi kita mintakan produksi 100 persen di pabrik ini,” kata Harnojoyo.

 

Harnojoyo merincikan, kebutuhan migor jika dihitung dengan jumlah penduduk kota ini, kebutuhan perhari mencapai 60 ribu liter per hari.

 

“Sekarang PT Indokarya Internusa telah berproduksi 100 persen, artinya jika mereka sebelum permintaan tinggi hanya berproduksi 50 persen dengan hasil 160 ribu liter per hari untuk kemasan dan 1000 ton perhari, artinya mencukupi untuk kebutuhan di Palembang,” tegasnya.

 

Hanya saja katanya, masih ada saja kelangkaan, padahaln selaian PT Indokarya Internusa , Palembang juga disuplai dari dua pabrik besar lainnya.

 

“Ini akan kita telusuri, mengapa ada kelangkaan padahal dari produksi pabrik sudah me cukupi,” tegasnya.

 

Bahkan, Harno meminta kepada pihak pabrik, jika menemukan adanya oknum distributor hingga tingkat pengecer yang nakal untuk menstop suplai minyak tersebut kepada mereka.

 

“Ini yang masih menjadi perhatian kita,” tegasnya.

 

Sementara itu , Manager Operasional PT Indokarya Internusa Liana menjelaskan, hasil produksi minyak kemasan mencapai 160 ton dan 1000 ton minyak curah perhari itu didistribusikan di Palembang, Lampung, Jambi dan Bengkulu.

“Sekarang kita produksi 100 persen, kalau untuk Palembang mencukupi,” katanya.

Berita Terkait

Pergoki Suami Bersama WIL di Hotel, IRT Lapor Polisi
Ardi Hernando Wakili Sumsel Susun Filosofi Sepak Bola Nasional, Terpilih Usai Bawa EPA Sumsel United Juara
Kapolda dan Wali Kota Palembang Siapkan Penataan Kampung Narkoba Jaya Laksana
Jual Sepeda Gunung Curian Rp100 Ribu, Pria di Palembang Ditangkap Buser Polsek SU II
Kecanduan Judi Slot, Pria di Palembang Curi Saldo E-Money Teman Rp2,8 Juta
Polda Sumsel Dalami 16 Korporasi Karhutla, PT RAS Jadi Satu-satunya Perusahaan yang Direkturnya Tersangka
Polda Sumsel Selidiki 17 Korporasi Kasus Karhutla, 620 Hektare Lahan Dipasangi Garis Polisi
Perempuan di Jakabaring Palembang Luka Berat, Diduga Dianiaya Pakai Silet

Berita Terkait

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 17:18 WIB

Ardi Hernando Wakili Sumsel Susun Filosofi Sepak Bola Nasional, Terpilih Usai Bawa EPA Sumsel United Juara

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 11:28 WIB

Kapolda dan Wali Kota Palembang Siapkan Penataan Kampung Narkoba Jaya Laksana

Jumat, 16 Oktober 2026 - 17:04 WIB

Jual Sepeda Gunung Curian Rp100 Ribu, Pria di Palembang Ditangkap Buser Polsek SU II

Jumat, 16 Oktober 2026 - 16:41 WIB

Kecanduan Judi Slot, Pria di Palembang Curi Saldo E-Money Teman Rp2,8 Juta

Kamis, 15 Oktober 2026 - 20:55 WIB

Polda Sumsel Dalami 16 Korporasi Karhutla, PT RAS Jadi Satu-satunya Perusahaan yang Direkturnya Tersangka

Berita Terbaru