Harga Telur Tembus Rp50 Ribu per Karpet, Ini Penyebabnya

- Redaksi

Sabtu, 29 Oktober 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Salah satu penjual telur di pasar tradisional Pagar Alam. (Photo: Delta Handoko)

Salah satu penjual telur di pasar tradisional Pagar Alam. (Photo: Delta Handoko)

SUARAPUBLIK.ID, PAGAR ALAM – Harga telur ayam di Pasar Tradisional Pagar Alam, dalam dua pekan terakhir terus mengalami kenaikan. Bahkan sekarang ini, para pedagang menjual telur ayam diharga Rp48 ribu sampai Rp50 ribu per karpet.

“Kenaikan harga jual telur ayam, lebih disebabkan adanya penyaluran Bantuan Sosial (Bansos), yang turut berimbas terhadap permintaan dan harga jual telur ayam,” jelas Iwan, salah seorang pedagang telur ayam di Pasar Tradisional Pagar Alam.

Menurut Iwan, kenaikan harga jual telur ayam, sudah berlangsung selama pekan terakhir. Disamping adanya Bansos, yang menjadi penyebabnya kenaikan harga diduga juga terjadi lantaran minimnya pasokan telur dari produsen. Sebelumnya, harga jual telur ayam sempat mengalami penurunan diharga Rp42 ribu hingga Rp45 ribu per karpet.

“Kalau sekarang, harga jual telur ayam sudah naik, berkisar Rp48 ribu per karpet untuk ukuran yang sedang, serta Rp50 ribu untuk ukuran besar. Walaupun naik, tetapi tidak berimbas terhadap penjualan. Sebab telur ayam sudah menjadi kebutuhan masyarakat, sehingga mau tidak mau masyarakat selaku konsumen, tetap membeli,” imbuhnya.

Sementara itu, Kabid Perdagangan Disperindagkop UKM dan PP Pagar Alam, Adriansyah Siregar menuturkan, untuk memastikan harga kebutuhan pokok, peredaran barang dan jasa tidak mengalami dampak dari inflasi. Disperindagkop dan UKM Pagar Alam pun mengadakan giat Pengawasan Peredaran barang dan jasa.

“Sebetulnya, untuk harga telur ayam bersifat fluktuatif, terkadang naik dan terkadang turun. Bahkan, sebelumnya juga harga telur ayam ras, sempat bertengger di harga Rp52 ribu per karpet, dengan harga jual per kilogramnya Rp29 ribu,” jelasnya. (ANA)

Berita Terkait

Bukan Sekedar Publikasi! Deni Priansya : LTN NU Dilantik Sebagai Penyeimbang Pemerimtah Wujudkan Visi Misi
Kontrak 1.727 PPPK Paruh Waktu Segera Habis, BKPSDM Pagar Alam Beri Deadline Keras ke OPD
Era Baru NU Pagar Alam Dibawah Pimpinan Deni Priansyah, 3 Lembaga Strategis Dilantik Sebagai Mesin Perjuangan 
Di Sumsel Baru Pagar Alam! KTNA Diberi Kepercayaan Kelola Lahan Pertanian Secara Mandiri
Tata Kelola Pemkot Pagar Alam Diuji, Sekda Minta OPD Jangan Setengah-Setengah
Pesan Menyentuh MUI Pagar Alam, Jangan Awali Pernikahan yang Sakral dengan Hal yang Menghilangkan Keberkahan
Cegah Konflik SARA, Asisten I Dahnial Nasution Buka Raker FPK Kota Pagar Alam
Kejar Predikat Sangat Baik, Sekda Pagar Alam Pimpin Langsung Rapat Evaluasi NSPK Manajemen ASN

Berita Terkait

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 22:36 WIB

Bukan Sekedar Publikasi! Deni Priansya : LTN NU Dilantik Sebagai Penyeimbang Pemerimtah Wujudkan Visi Misi

Kamis, 1 Oktober 2026 - 15:54 WIB

Kontrak 1.727 PPPK Paruh Waktu Segera Habis, BKPSDM Pagar Alam Beri Deadline Keras ke OPD

Kamis, 1 Oktober 2026 - 13:15 WIB

Era Baru NU Pagar Alam Dibawah Pimpinan Deni Priansyah, 3 Lembaga Strategis Dilantik Sebagai Mesin Perjuangan 

Rabu, 30 September 2026 - 20:12 WIB

Di Sumsel Baru Pagar Alam! KTNA Diberi Kepercayaan Kelola Lahan Pertanian Secara Mandiri

Senin, 28 September 2026 - 15:13 WIB

Tata Kelola Pemkot Pagar Alam Diuji, Sekda Minta OPD Jangan Setengah-Setengah

Berita Terbaru

Istri almarhum, Rika Yunita (39) saat ditemui di rumah duka, Sabtu (3/10/2026). Foto: Tia

Kota Palembang

Pengemudi Ojol Meninggal, Tim Medis RSUD BARI Sempat Lakukan RJP

Sabtu, 3 Okt 2026 - 22:33 WIB