Hadapi Kemarau 2026, Menko Polkam Pimpin Apel Kesiapsiagaan di Sumsel

- Redaksi

Rabu, 6 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) Djamari Chaniago saat konferensi pers usai apel siaga karhutla di Griya Agung Palembang, Rabu (6/5/2026). Foto: Tia

Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) Djamari Chaniago saat konferensi pers usai apel siaga karhutla di Griya Agung Palembang, Rabu (6/5/2026). Foto: Tia

PALEMBANG, SUARAPUBLIK.ID — Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) Djamari Chaniago memimpin apel siaga dalam rangka menghadapi potensi bencana kebakaran hutan dan lahan (karhutla) pada musim kemarau 2026 di Provinsi Sumatera Selatan, Rabu (6/5/2026).

 

Langkah ini diambil sebagai upaya kesiapsiagaan tahunan untuk memperkuat mitigasi di wilayah rawan melalui sinergi lintas sektor dan memprioritaskan pencegahan sebelum api meluas.

 

“Karhutla adalah bencana yang berulang setiap tahun. Oleh karena itu, kita tidak boleh lengah. Koordinasi yang kuat antara pusat dan daerah menjadi kunci agar penanganan dapat dilakukan secara cepat dan tepat,” ujar Menko Polkam Djamari Chaniago, Rabu (6/5/2026).

 

Dalam kegiatan tersebut, dilakukan reaktivasi desk penanggulangan karhutla guna memperkuat koordinasi, sinkronisasi pengendalian, serta pemantauan di lapangan.

 

Desk ini juga berfungsi untuk mengevaluasi kebijakan dan penegakan hukum agar lebih optimal dalam menjaga stabilitas lingkungan dan kesehatan masyarakat.

 

“Melalui desk ini, kita harap seluruh kementerian, lembaga, dan seluruh unsur terkait lainnya ikut menjadi bagian dalam upaya mitigasi, pencegahan penanggulangan bencana, dan evaluasi penanggulangan penegakan hukum,” katanya.

 

Djamari menjelaskan bahwa Sumatera Selatan merupakan wilayah strategis yang menjadi atensi serius Presiden Prabowo Subianto karena memiliki kerawanan tinggi pada lahan gambut dan area perkebunan.

 

Meski luas karhutla di Sumsel menurun signifikan dari 15.422 hektare pada 2024 menjadi 5.339 hektare pada 2025, pemerintah meminta seluruh jajaran untuk tetap disiplin dan tidak mengendurkan pengawasan.

 

“Sumsel menjadi wilayah strategis yang perlu mendapat perhatian serius dalam pengendalian karhutla. Wilayah ini memiliki kerawanan tinggi, karena lahan gambut dan mineral kering yang luas, dan area perkebunan yang dapat menyebabkan karhutla,” jelasnya.

 

Berdasarkan data periode 1 Januari hingga 30 April 2026, luas karhutla di Sumatera Selatan tercatat baru mencapai 79 hektare.

 

Menko Polkam menegaskan bahwa capaian positif ini harus terus dipertahankan melalui kerja keras seluruh unsur terkait.

 

“Penurunan ini harus disyukuri, tapi juga tidak boleh lengah. Capaian ini harus tetap dijaga dengan kerja keras dan lebih disiplin,” pungkasnya.

Penulis : Tia

Editor : Jaks

Berita Terkait

Dua Kali Digerebek, Pelaku Pengeroyokan Satpam Akhirnya Menyerahkan Diri
Gelar Aksi di Ampera, EcoVoice Desak Evaluasi Tata Kelola SDA dan Penindakan Perusahaan Terindikasi Karhutla
Polisi Gerebek Dua Lokasi Diduga Markas Kampung Narkoba di SU I Palembang
Astra Motor Sumsel Bekali 154 Alumni & Mahasiswa Unsri Lewat Marketing Bootcamp
Stop Bullying! LBH Bima Sakti Ingatkan Mahasiswa Bela Negara Dimulai dari Kampus
Pertamina Peduli, 10.000 Masker Dibagikan kepada Masyarakat Terdampak Kabut Asap di Palembang
Berkas Dilimpahkan ke PN Tipikor Palembang, Iwan Tuaji dan Alhefy Kurniawan Sidang Perdana 13 Oktober
Ditagih Utang Rp400 Ribu, IRT Mengaku Dicengkeram dan Dipukul Gagang Sapu
Tag :

Berita Terkait

Senin, 12 Oktober 2026 - 12:19 WIB

Dua Kali Digerebek, Pelaku Pengeroyokan Satpam Akhirnya Menyerahkan Diri

Minggu, 11 Oktober 2026 - 22:07 WIB

Gelar Aksi di Ampera, EcoVoice Desak Evaluasi Tata Kelola SDA dan Penindakan Perusahaan Terindikasi Karhutla

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 14:49 WIB

Polisi Gerebek Dua Lokasi Diduga Markas Kampung Narkoba di SU I Palembang

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Astra Motor Sumsel Bekali 154 Alumni & Mahasiswa Unsri Lewat Marketing Bootcamp

Jumat, 9 Oktober 2026 - 20:27 WIB

Stop Bullying! LBH Bima Sakti Ingatkan Mahasiswa Bela Negara Dimulai dari Kampus

Berita Terbaru