Guru Honorer Jadi Korban Copet di Pasar 16 Ilir

- Redaksi

Sabtu, 15 Maret 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Korban usai membuat laporan Polisi di Polrestabes Palembang. (Photo: Kiki Nardance)

Korban usai membuat laporan Polisi di Polrestabes Palembang. (Photo: Kiki Nardance)

SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Seorang guru honorer berinisial VY (25) menjadi korban copet di Palembang. Akibatnya, ia harus merelakan Handphone miliknya dirampas.

VY mengatakan, peristiwa itu dia alami di Pasar 16 Ilir, Kecamatan Ilir Timur I Palembang, pada Rabu (12/3/2025).

“Lagi berjalan mau masuk ke Pasar 16 Ilir. Begitu sampai dan saya cek kantong, ternyata sudah (HP) sudah tidak ada,” ungkap nya saat ditemui, Sabtu (15/3/2025).

VY menjelaskan, dirinya baru saja turun angkot di Skatepark dekat Pasar 16 Ilir. Begitu turun, ia masih memastikan bahwa Hp tersebut masih tersimpan di saku blazernya.

“Saya simpan di kantong blazer sebelah kiri. Saya pikir lebih aman daripada di tas,” katanya.

Selama awal berjalan menuju pasar, dia sempat memegangi kantong tersebut. Hal itu agar Hp-nya tidak lepas dari pengawasan.

“Saya sempat beberapa saat pegangi terus (kantong blazer). Saya pikir lebih aman dibanding simpan di tas,” katanya.

Begitu sampai di toko emas, dia pun mengecek kembali Hp-nya. Namun, barang tersebut sudah tidak ada lagi di tempat.

“Saya langsung telepon pakai Hp saya yang lain, tercatat pukul 12.34 WIB. Setelah empat kali telepon, Hp nya non-aktif,” katanya.

VY langsung mendatangi pos polisi Jembatan Ampera dan diarahkan untuk membuat laporan di Polrestabes Palembang di hari kejadian.

“Saya juga sempat minta tolong cek lokasi (Hp) dari e-mail dan IMEI, tapi sudah tidak terdeteksi lagi. Sepertinya langsung dimatikan,” imbuhnya.

Dua hari berlalu, VY kembali mendatangi tim penyidik untuk mengecek kemajuan laporannya sebelum mudik ke Bangka. Namun ternyata terduga pelaku maupun Hp-nya masih dalam pencarian.

“Saya berharap Hp itu bisa kembali. Butuh data-data yang ada di sana,” harapnya.

Sementara itu, Kepala SPKT Polrestabes Palembang AKP Heri membenarkan pihaknya telah menerima aduan dari VY. “Sudah kami terima laporannya, masuk ke dugaan Pasal 362 KUHP mengenai pencurian biasa. Laporannya sudah diberikan ke tim penyidik untuk ditindaklanjuti,” ujarnya. (ANA)

Berita Terkait

Dua Kali Jadi Korban Curanmor, Yuniati Menangis Saat Laporkan Motornya Dicuri
Tiga AC Outdoor Dicuri, Kepala Toko Lapor Polisi
Operasi Pekat Musi 30 Pelaku Diduga Lakukan Aksi Premanisme Diamankan
Diduga Ada Permasalahan Keluarga, SG Akhiri Hidupnya 
Ibu Bhayangkari Merugi Hampir Setengah Milyar, Korban Membuat Laporan Polisi
Tak Butuh Waktu Lama, Pelaku Pencurian Alkan Dibekuk Polisi
Motor Baru Dibelinya Cast Raib Dicuri, Pelaku Terekam CCTV 
Atas Laporan Warga HI Diamankan, Diduga Bakar Lahan di Kawasan Kalidoni

Berita Terkait

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 14:58 WIB

Dua Kali Jadi Korban Curanmor, Yuniati Menangis Saat Laporkan Motornya Dicuri

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 14:55 WIB

Tiga AC Outdoor Dicuri, Kepala Toko Lapor Polisi

Jumat, 2 Oktober 2026 - 20:05 WIB

Operasi Pekat Musi 30 Pelaku Diduga Lakukan Aksi Premanisme Diamankan

Jumat, 2 Oktober 2026 - 11:14 WIB

Diduga Ada Permasalahan Keluarga, SG Akhiri Hidupnya 

Jumat, 2 Oktober 2026 - 09:30 WIB

Ibu Bhayangkari Merugi Hampir Setengah Milyar, Korban Membuat Laporan Polisi

Berita Terbaru