Gubernur Herman Deru Safari Ramadhan Bersama Insan Kesehatan se-Sumsel 

- Redaksi

Minggu, 2 April 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Gubernur Sumsel H. Herman Deru mengatakan insan kesehatan di Sumsel tak boleh cepat puas meski angka stunting di Sumsel sudah turun signifikan. Hal itu disampaikannya saat menghadiri Safari Ramadhan 1444 Hijriah bersama para insan kesehatan Provinsi Sumsel di Griya Agung, Sabtu (1/4) malam.

Dikatakan Gubernur Herman Deru penurunan stunting yang signifikan di Sumsel dari sebelumnya 24,8 persen menjadi 18,6 persen atau  turun sebesar 6,2 persen tak lepas dari peran para tenaga kesehatan dan kader Posyandu yang ikut melakukan edukasi kepada masyarakat. Edukasi ini menurutnya perlu terus digencarkan terutama oleh para tokoh agama dan para nakes dengan penjelasan yang rasional sehingga mudah dimengerti masyarakat.

“Edukasi ini perlu pencontohan serta praktek di lapangan. Makanya harus kita libatkan tokoh agama, tokoh masyarakat dan tenaga kesehatan,” jelasnya.

Lebih jauh Gubernur Herman Deru mengatakan nilai Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Sumsel jug mengalami kenaikan. Dimana sebelumnya masuk dalam kategori menengah kini masuk kategori tinggi yang menandakan bahwa kesehatan masyarakatnya terjaga.

“Angka stunting turun dan IPM naik, dengan prestasi-prestasi luar biasa ini Saya minta kita jangan lekas puas,” tegasnya.

Sebaliknya lanjut Herman Deru para nakes diajaknya untuk mengubah mindset masyarakat tak ubahnya saat Ia menjalankan program Gerakan Sumsel Mandiri Pangan (GSMP).

Dalam bidang kesehatan Gubernur Herman Deru terus mengupayakan perubahan upaya kuratif ke preventif yang diakuinya membutuhkan kerja extra. Meski tak mudah dan membutuhkan waktu lama Ia yakin hal ini dapat diwujudkan asalkan semua kompak mau bekerja extra ordinary.

“Sama seperti program KB, dulu banyak sekali yang menentang,” jelasnya.

Dengan mewujudkan usaha medis yang dilakukan untuk menyenbuhkan rasa sakit yang diderita seseorang (kuratif) ke tindakan pencegahan suatu hal negatif agar hal buruk tidak terjadi (preventif). Sehingga diharapkan masyarakat dapat sadar akan kesehatan diri dan lingkungan agar tidak terjangkiti penyakit. Mulai dari sanitasi dan juga tata cara membuang sampah

“Mulai sekarang kita harus bersama menyadarkan masyarakat pentingnya menjaga kesehatan agar tidak sakit. Saya yakin masyarakat cepat tanggap soal ini asalkan yang mengedukasinya adalah orang-orang yang berpengaruh,”  jelasnya.

Kesempatan itupun juga dimanfaatkan Gubernur Herman Deru untuk mengapresiasi para nakes yang telah berjuang memberikan pelayanan kesehatan terbaik saat Covid-19 melanda.

Sementara itu Kepala Dinas Kesehatan Sumsel dr. H. Trisnawarman, M.Kes mengatakan bahwa Safari Ramadhan 1444 Hijriah ini diikuti banyak organisasi kesehatan di lingkungan Pemprov Sumsel. Di antaranya yakni Persatuan Dokter Mata Indonesia Sumsel, POGI Sumsel, IDI Sumsel, IAKMI Sumsel, PPNI Sumsel, IBI Sumsel, PDGI Sumsel, PPPKMI Sumsel, HAKLI Sumsel, PERSAGI Sumsel dan sejumlah organisasi lainnya.

Berita Terkait

Produksi Listrik PSEL Palembang Tembus 21,55 MW, Wamen LH: Sudah On Track
Pledoi Dito Prayoga: Kuasa Hukum Bongkar Kelemahan Tuntutan, Minta Terdakwa Dibebaskan
Hakim Tolak Eksepsi Pasutri, Kasus Sembako Rp2,28 Miliar Masuk Babak Pembuktian
SMKN 2 Palembang Raih Juara 2 Creativity Activity di Cari Aman Academy 2026 Tingkat Nasional
Dituduh Curi dan Pecahkan Kaca, Bocah 11 Tahun Diduga Dicekik dan Ditendang
KTP Dipinjam Bos, Siti Malah Diteror Debt Collector Pinjol Rp3,5 Juta
Tim Jatanras Polda Sumsel Bekuk Pelaku Curanmor dalam OPS SIKAT-I MUSI 2026
Korupsi Guest House UIN Raden Fatah, Abdul Karim Divonis 1 Tahun Penjara, Lebih Ringan dari Tuntutan JPU
Tag :

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 21:51 WIB

Produksi Listrik PSEL Palembang Tembus 21,55 MW, Wamen LH: Sudah On Track

Kamis, 8 Oktober 2026 - 17:57 WIB

Pledoi Dito Prayoga: Kuasa Hukum Bongkar Kelemahan Tuntutan, Minta Terdakwa Dibebaskan

Kamis, 8 Oktober 2026 - 17:51 WIB

Hakim Tolak Eksepsi Pasutri, Kasus Sembako Rp2,28 Miliar Masuk Babak Pembuktian

Kamis, 8 Oktober 2026 - 15:48 WIB

SMKN 2 Palembang Raih Juara 2 Creativity Activity di Cari Aman Academy 2026 Tingkat Nasional

Kamis, 8 Oktober 2026 - 15:22 WIB

Dituduh Curi dan Pecahkan Kaca, Bocah 11 Tahun Diduga Dicekik dan Ditendang

Berita Terbaru