Gubernur Herman Deru Gelar Rapat Bersama Direksi PT. HK dan Kepala BBPJN Sumsel Dorong Percepatan Penyelesaian Pembangunan Tol Palembang-Betung

- Redaksi

Kamis, 13 Maret 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) H. Herman Deru memimpin rapat koordinasi dengan Direksi PT. Hutama Karya (HK) dan Kepala Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Sumsel beserta jajaran di Ruang Rapat Gubernur, Kamis (13/3/2025).

Selain membahas progres pengerjaan Tol Palembang-Betung dan Jembatan Musi V, rapat tersebut juga membahas rencana fungsional Lebaran Idul Fitri 1446 H/2025 pada ruas jalan Palembang- Pangkalan Balai.

Herman Deru mengatakan sangat senang karena dari hasil rapat tersebut terinfo jika proyek-proyek tersebut tidak mandek. Seperti halnya pengerjaan proyek jalan Tol Palembang-Betung yang bergeser waktu penyelesaiannya dikarenakan transisi dari PT. Waskita Sriwijaya Tol ke PT. Hutama Karya.

Menurut Herman Deru, Ia secepatnya mengundang direksi PT. Hutama Karya dan Kepala Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional untuk mengecek sejauh mana progres pembangunan jalan tol yang sudah sangat dinantikan warga tersebut.

“Saya sengaja pilih topiknya Tol Palembang-Betung. belum soal Betung-Tempino dan Bayung Lencir-Jambi. Kenapa? karena waktu itu perkiraan awal ini akan selesai Oktober 2023,” ujar Herman Deru.

Melalui pertemuan ini, Herman Deru berharap pengerjaan proyek tersebut dapat kembali berjalan sebagaimana mestinya. Khususnya ruas tol Palembang- Pangkalan Balai yang selama ini kerap memicu kemacetan panjang.

Terlebih menghadapi Lebaran Idul Fitri 1446 H, diharapkannya kemacetan di kawasan itu tidak semakin parah. Bahkan Ia telah menginstruksikan pihak terkait termasuk PT. Hutama Karya, dan Dishub untuk berkoordinasi dengan pihak kepolisian untuk melakukan langkah-langkah antisipasi.

” Ya kalau orang dari Palembang mau ke arah sana lewat interchange yang ada di Keramasan itu lumayan jauh. Makanya disiapkan juga alternatif lain jika macet bisa lewat Danau Tanah Mas. Bisa dialihkan kesana,” ujarnya.

Sementara itu Direktur Operasi III PT. Hutama Karya Koentjoro mengatakan, terkait progres Tol Palembang -Betung yang melewati tiga wilayah yakni Palembang, Ogan Ilir dan Banyuasin masih menunggu penerbitan Penlok. Pasalnya Penlok yang lama sudah habis masa berlakunya.

Menurut Koentjoro dengan pendanaan yang siap dan pembebasan lahan yang tinggal sedikit lagi, tol Palembang-Betung ini ditargetkan selesai pada bulan April 2026. Termasuk Keputusan Menteri terkait operasional tol tersebut.

Berita Terkait

Wyndham OPI Hotel Palembang Buka Fitness Centre untuk Umum, Dorong Gaya Hidup Sehat
Operasi Pekat Musi 30 Pelaku Diduga Lakukan Aksi Premanisme Diamankan
Ditabrak Kereta Api Tubuh Nasrulpa Terbelah Dua 
Diduga Ada Permasalahan Keluarga, SG Akhiri Hidupnya 
Ibu Bhayangkari Merugi Hampir Setengah Milyar, Korban Membuat Laporan Polisi
Bocah Laki Laki Berumur 8 Tahun Ditemukan Meninggal di Kolam
Dituntut 5 Tahun Kasus Pengeroyokan, Kuasa Hukum Dito Prayoga: Tidak Sesuai Fakta Persidangan
Delapan Terdakwa BRI BSS/SAL Tak Ditahan, Pengamat Soroti Potensi Ketimpangan Penegakan Hukum

Berita Terkait

Jumat, 2 Oktober 2026 - 23:20 WIB

Wyndham OPI Hotel Palembang Buka Fitness Centre untuk Umum, Dorong Gaya Hidup Sehat

Jumat, 2 Oktober 2026 - 20:05 WIB

Operasi Pekat Musi 30 Pelaku Diduga Lakukan Aksi Premanisme Diamankan

Jumat, 2 Oktober 2026 - 14:38 WIB

Ditabrak Kereta Api Tubuh Nasrulpa Terbelah Dua 

Jumat, 2 Oktober 2026 - 11:14 WIB

Diduga Ada Permasalahan Keluarga, SG Akhiri Hidupnya 

Jumat, 2 Oktober 2026 - 09:30 WIB

Ibu Bhayangkari Merugi Hampir Setengah Milyar, Korban Membuat Laporan Polisi

Berita Terbaru

Foto diduga Premanisme

Kota Palembang

Operasi Pekat Musi 30 Pelaku Diduga Lakukan Aksi Premanisme Diamankan

Jumat, 2 Okt 2026 - 20:05 WIB