Dua Begal Sadis Diringkus Unit Reskrim Polsek Rambutan

- Redaksi

Selasa, 29 April 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dua pelaku begal diamankan Polsek Rambutan, Polres Banyuasin. (Photo: Istimewa)

Dua pelaku begal diamankan Polsek Rambutan, Polres Banyuasin. (Photo: Istimewa)

SUARAPUBLIK.ID, BANYUASIN – Sepak terjang Lindu Aji (28) sebagai salah satu pelaku tindak kejahatan jalanan, terpaksa terhenti, setelah jajaran Unit Reskrim Polsek Rambutan, Polres Banyuasin, berhasil mengetahui keberadaannya.

Tersangka begal sadis ini, diringkus saat menjaga kebun karet di Desa Rambutan, Banyuasin. Tak urung, tersangka langsung dibawa ke Polsek Rambutan, terkait pembegalan sepeda motor dan tas milik Nurul Khoiria (28), hingga mengalami kerugian puluhan juta, Selasa (29/4/2025).

Tak hanya tersangka Lindu Aji, warga Desa Tanjung Kerang, Kecamatan Rambutan, Kabupaten Banyuasin, Sumsel. Hari itu, petugas juga petugas langsung mengembangkan kasusnya, hingga tertangkaplah Sukma (23), warga Desa Rambutan, Kecamatan Rambutan, Kabupaten Banyuasin, Sumsel.

“Benar, kedua tersangka ini terlibat aksi pencurian dengan kekerasan (Curas) atau pembegalan di Jalan Altareli, poros antara Desa Tanjung Kerang – Desa Rambutan, Kecamatan Rambutan, Banyuasin, pada Sabtu (19/10/2024) lalu, sekitar pukul 09.20 WIB, dengan korban Nurul Khoiria,” kata Kapolsek Rambutan, AKP Ledi, ketika dikonfirmasi.

Dia menjelaskan, guna memberikan rasa aman bagi pengguna Jalan, baik yang kerap dilalui masyarakat, baik guru hingga pedagang ini, langsung ditindaklanjuti petugas. Motif kekerasan yang dilakukan kedua tersangka, tidak lain ekonomi.

“Jadi mereka berdua ini berbagi peranan. Ada yang bertugas joki,  menendang sepeda motor korban dan ada juga yang memegang kayu mendekati korban, serta merampas sepeda motor korban. Saat kejadian korban ditinggalkan sendiri di TKP, sementara tas berisi uang dan surat penting kendaraan turut dibawa kabur kedua tersangka,” ujarnya.

Dari hasil pemeriksaan penyidik, lanjut AKP Ledi, tersangka Aji dan Sukma mengakui perbuatannya, telah membegal korban.

“Jadi usai beraksi, tas korban disembunyikan di dalam hutan, sedangkan sepeda motor korban langsung dijual kedua tersangka di Desa Kandis, Kecamatan Pampangan, Kabupaten OKI. Masih ada satu pelaku lainnya, TK (DPO) yang masih kami kejar,” ungkap Ledi.

Ledi menambahkan, saat ini penyidik masih terus melengkapi berkas dan mencari barang bukti yang digunakan para tersangka.

“Dari mereka kita sita, satu kayu berukuran lebih kurang 1 meter, tas warna hitam rantai gold, handphone, KTP an. Korban Nurul Khoiria, sepasang sepatu warna peach dan dompet warna coklat muda. Kini kedua tersangka masih dalam pemeriksaan,” jelasnya. (ANA)

Berita Terkait

Dua Kali Jadi Korban Curanmor, Yuniati Menangis Saat Laporkan Motornya Dicuri
Tiga AC Outdoor Dicuri, Kepala Toko Lapor Polisi
Operasi Pekat Musi 30 Pelaku Diduga Lakukan Aksi Premanisme Diamankan
Diduga Ada Permasalahan Keluarga, SG Akhiri Hidupnya 
Ibu Bhayangkari Merugi Hampir Setengah Milyar, Korban Membuat Laporan Polisi
Tak Butuh Waktu Lama, Pelaku Pencurian Alkan Dibekuk Polisi
Motor Baru Dibelinya Cast Raib Dicuri, Pelaku Terekam CCTV 
Atas Laporan Warga HI Diamankan, Diduga Bakar Lahan di Kawasan Kalidoni

Berita Terkait

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 14:58 WIB

Dua Kali Jadi Korban Curanmor, Yuniati Menangis Saat Laporkan Motornya Dicuri

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 14:55 WIB

Tiga AC Outdoor Dicuri, Kepala Toko Lapor Polisi

Jumat, 2 Oktober 2026 - 20:05 WIB

Operasi Pekat Musi 30 Pelaku Diduga Lakukan Aksi Premanisme Diamankan

Jumat, 2 Oktober 2026 - 11:14 WIB

Diduga Ada Permasalahan Keluarga, SG Akhiri Hidupnya 

Jumat, 2 Oktober 2026 - 09:30 WIB

Ibu Bhayangkari Merugi Hampir Setengah Milyar, Korban Membuat Laporan Polisi

Berita Terbaru

Kota Palembang

Terbukti Abai terhadap Karhutla, Izin Usaha Terancam Dicabut

Minggu, 4 Okt 2026 - 18:53 WIB