Diterpa Inflasi Tinggi, Angka Kemiskinan Ekstrim OKU Timur 0 Persen

- Redaksi

Kamis, 14 Maret 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARAPUBLIK.ID, OKU Timur – Angka kemiskinan Ekstrim di Kabupaten OKU Timur tercatat 0 persen. Teriring dengan angka inflasi pada Triwulan IV Tahun 2023 sebesar 1,63 persen.

 

Hal tersebut disampaikan Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) OKU Timur Budiriyanto saat bertemu dengan Bupati OKU Timur Lanosin di Ruang Audiensi Bupati, pada Kamis (14/03/2024)

 

Kepala BPS OKU Timur, Budiriyanto mengatakan, perekonomian di Bumi Sebiduk Sehaluan mengalami pertumbuhan mencapai 5,05 yang dibandingkan pada 2023 yang mencapai 5,44.

 

Berdasarkan angka tersebut, lanjut Budiriyanto, Bappeda Provinsi Sumsel mengkategorikan kinerja pemerintah Kabupaten OKU Timur baik / sangat memuaskan.

 

“Dalam kesempatan ini dapat kami sampaikan, bahwa dari kementerian Kominfo Angka kemiskinan ekstrim di OKU Timur Alhamdulillah sudah 0%, dimana semula berada di kisaran 0,6%,” katanya.

 

Budiriyanto melanjutkan, pada Triwulan IV Tahun 2023 Inflasi sebesar 1,63 persen. Pihaknya menyakini masyarakat OKU Timur masih mampu memenuhi kebutuhan bahan pokok.

 

“Dengan Inflasi yang tinggi namun masyarakat tetap sejahtera karena kita (OKU Timur) daerah produsen bukan konsumen, artinya masyarakat masih mampu untuk membeli bahan pokok tersebut,” ujarnya.

 

Terkait Indeks Pembangunan Manusia, berdasarkan data BPS OKU Timur, Umur Harapan Hidup di OKU Timur yaitu 74,31 Tahun, Harapan Lama Sekolah 12,47 Tahun, Rata-rata Lama Sekolah 8,07 Tahun dan Pengeluaran Riil Per Kapita adalah 12,046 Ribu Rupiah.

 

Bupati OKU Timur, Lanosin mengatakan, pihaknya telah berupaya semaksimal mungkin dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Sehingga masyarakat akan tetap dapat memenuhi kebutuhan pokok ditengah inflasi.

 

“Kita patut bersyukur jikalau Kemiskinan Ekstrim di Bumi Sebiduk Sehaluan ini sudah 0,0%, artinya tidak ditemukan masyarakat dengan kategori miskin ekstrim di Kabupaten kita tercinta ini. Ke depan yang harus menjadi perhatian kita adalah isu-isu yang tengah santer di masyarakat yaitu kenaikan harga bahan pokok, penurunan angka kemiskinan, penurunan angka pengangguran, dan pembangunan konstruksi atau infrastruktur,” tuturnya.

Berita Terkait

Perkuat Kepedulian Sosial, Polsek Buay Madang Timur Gelar Aksi Sedekah dan Berbagi kepada Masyarakat
Cegah Kebakaran Hutan dan Lahan, Polsek Buay Madang Timur Gencarkan Mitigasi dan Sosialisasi ke Warga
Peringati HKGB ke-74, Bhayangkari Peduli Resmikan Sumur Bor dan MCK untuk Warga Berasan Mulya
Wujud Kepedulian Sosial, Personel Polsek Buay Madang Timur Gelar Aksi Sedekah dan Berbagi kepada Masyarakat
Siapkan Generasi Melek IT, Polsek Buay Madang Timur Latih Siswa SMA Muhammadiyah 2 Program ‘Paham AI’
Gandeng Kesbangpol dan BIN, Polsek Buay Madang Timur Perkuat Kewaspadaan Dini Tangkal Isu Negatif
Dukung Ketahanan Pangan Nasional, Polsek Buay Madang Timur Dampingi Petani Tanam Jagung Hibrida
Cegah Kebakaran Lahan, Polsek Buay Madang Timur Intensifkan Mitigasi Karhutla ke Petani

Berita Terkait

Sabtu, 26 September 2026 - 19:07 WIB

Perkuat Kepedulian Sosial, Polsek Buay Madang Timur Gelar Aksi Sedekah dan Berbagi kepada Masyarakat

Sabtu, 26 September 2026 - 19:04 WIB

Cegah Kebakaran Hutan dan Lahan, Polsek Buay Madang Timur Gencarkan Mitigasi dan Sosialisasi ke Warga

Jumat, 25 September 2026 - 20:40 WIB

Peringati HKGB ke-74, Bhayangkari Peduli Resmikan Sumur Bor dan MCK untuk Warga Berasan Mulya

Jumat, 25 September 2026 - 20:34 WIB

Wujud Kepedulian Sosial, Personel Polsek Buay Madang Timur Gelar Aksi Sedekah dan Berbagi kepada Masyarakat

Kamis, 24 September 2026 - 19:17 WIB

Siapkan Generasi Melek IT, Polsek Buay Madang Timur Latih Siswa SMA Muhammadiyah 2 Program ‘Paham AI’

Berita Terbaru

Sumsel

Hijaukan Lahan Wujudkan Ketahanan Pangan

Sabtu, 26 Sep 2026 - 19:09 WIB