Disbun Sumsel Fokus Lima Komoditi Tanaman

- Redaksi

Jumat, 23 Juli 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Dinas Perkebunan (Disbun) Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) Agus Darwa

Kepala Dinas Perkebunan (Disbun) Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) Agus Darwa

SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Kepala Dinas Perkebunan (Disbun) Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) Agus Darwa menyebut, ada lima komoditi pokok tanaman tahunan yang terfokus perkebunan, yakni karet, sawit, kelapa dalam, kopi dan tebu.

“Untuk program pengembangan tanaman tahunan dan penyegar kita terfokus pada lima komoditi, dan ini juga merupakan program kita di tahun 2022 nanti,” kata Agus, Jumat (23/7/2021).

Selain pengembangan tanaman tahunan, pihaknya juga mempunyai unit pengolahan hasil (UPH). Tujuannya, untuk menampung sekaligus menjaga mutu dan harga panen hasil perkebunan.

“Kami ada bantuan alat mesin di bidang perkebunan khususnya untuk komoditi kopi, dan karet. Alhamdulilah juga, kita ada alat penyulingan mesin Sari Wangi. Sebenarnya di tahun ini kita sudah siap, tapi kita mengalami refocusing, makanya ini akan diajukan kembali di tahun 2022,” bebernya.

Agus menjelaskan, untuk keseluruhan refocusing anggaran se-Sumsel sebesar Rp5.6 miliiar. Hal ini bukan terlambat pelaksanaannya, sebab ada pemangkasan atau refocusing dari pusat. Karena semuanya merupakan anggaran dana APBN bukan dari APBD.

“Perkebunan ini agak lain, karena petani yang menyediakan. Dan bibit itu tidak akan disediakan jikalau kalau belum ada kegiatan. Karena seperti bibit karet, kalau sudah sedia dan misalnya proyeknya tidak ada, maka bibit ini akan rusak,” jelasnya.

“Sebaliknya tanaman karet kalau sudah dua payung masuk, dan belum dibeli oleh siapapun, makan bibit akan menjadi apkir. Kalau ada program kita informasikan kepada asosiasi penangkar bahwa kita ada giat, barulah mereka akan buat bibit,” tambahnya.

Diterangkan Agus, sejauh ini Dinas Perkebunan yang telah bertanggung jawab terhadap hulu pangan, dan perkembangan pangan. (Nat)

Berita Terkait

Bupati Toha Sambut Sinergi RRI untuk Perluas Informasi Muba.
Perselisihan Berujung Maut, PNS di OKI Tewas Diserang Pisau
Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel Buka Akses Pasar UMKM Binaan di BGCC 2026 Palembang
Nekat Akhiri Hidupnya, Fikri Sempat Kirim Pesan Kepada Keluarga
Rutan Kelas IIB Baturaja Gelar Razia Gabungan dan Tes Urine Bersama APH
Polisi Bekuk Pemuda 21 Tahun, Diduga Terlibat Kasus Persetubuhan Anak di OKU
Usai Divonis 4 Tahun, Kuasa Hukum Dua Terdakwa Soroti Peran Pihak Lain dalam Kasus Irigasi Air Lemutu
PLN ULP Sekayu Akan Tertibkan Kabel Internet di Tiang PLN, Beri Waktu Tiga Bulan 

Berita Terkait

Senin, 21 September 2026 - 19:15 WIB

Bupati Toha Sambut Sinergi RRI untuk Perluas Informasi Muba.

Senin, 21 September 2026 - 18:06 WIB

Perselisihan Berujung Maut, PNS di OKI Tewas Diserang Pisau

Senin, 21 September 2026 - 17:27 WIB

Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel Buka Akses Pasar UMKM Binaan di BGCC 2026 Palembang

Senin, 21 September 2026 - 17:19 WIB

Nekat Akhiri Hidupnya, Fikri Sempat Kirim Pesan Kepada Keluarga

Senin, 21 September 2026 - 15:23 WIB

Polisi Bekuk Pemuda 21 Tahun, Diduga Terlibat Kasus Persetubuhan Anak di OKU

Berita Terbaru

Foto korban saat di TKP

Kriminal

Perselisihan Berujung Maut, PNS di OKI Tewas Diserang Pisau

Senin, 21 Sep 2026 - 18:06 WIB

Kota Palembang

Nekat Akhiri Hidupnya, Fikri Sempat Kirim Pesan Kepada Keluarga

Senin, 21 Sep 2026 - 17:19 WIB