Dikunjungi Pihak Ponpes Gontor, Soimah: Proses Hukum Tetap Jalan

- Redaksi

Sabtu, 10 September 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Siti Soimah menyampaikan tanggapanya usai dikunjungi rombongan Ponpes Gontor Ponorogo untuk menyampaikan bela sungkawa.

Siti Soimah menyampaikan tanggapanya usai dikunjungi rombongan Ponpes Gontor Ponorogo untuk menyampaikan bela sungkawa.

SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Pimpinan Pondok Pesantren Modern Darussalam Gontor (PMDG) bersama rombongan, Jumat (9/9/2022), bertakziah ke makam Almarhum Albar Mahdi, santri korban penganiayaan tindak kekerasan pada 22 Agustus 2022 silam.

Tak hanya bertakziah, pimpinan Gontor bersama rombongan juga berkunjung ke rumah korban yang berada di Jalan Mayor Zein, Lorong Sukarame, Kelurahan Sei Lais, Kecamatan Kalidoni Palembang.

Menanggapi kunjungan Pimpinan Gontor bersama rombongan tersebut, Siti Soimah, Ibunda Albar Mahdi mengucapkan terimakasih yang sebesar-besarnya.

“Saya mengucapkan terimakasih yang sebesar- besarnya atas kunjungan dari Pimpinan Ponpes Gontor ke kediaman rumah saya, dengan bertakziah bersama saya dan keluarga besar, dan juga pada sore harinya telah melakukan ziarah ke makam anak saya Albar Mahdi,” ucap Soimah, Sabtu (10/9/2022).

Soimah memaknai, jika tujuan Pimpinan Ponpes Gontor bersama rombongan berkunjung adalah suatu bentuk tindakan yang nyata kepada keluarga, yakni untuk menghibur dan mengucapkan Belasungkawa.

“Saya tahu kunjungan dari Pimpinan Ponpes bersama rombongan adalah untuk menghibur kami pihak keluarga, agar kami bersabar dalam menghadapi cobaan yang sedang kami alami,” ungkapnya.

Namun, kata Soimah, dikarenakan permasalahan tersebut sudah masuk ke ranah hukum, maka pihak keluarga tetap melanjutkan proses hukum.

“Kami akan tetap melanjutkan proses hukum ini untuk menuntut keadilan yang sesungguhnya, untuk anak saya Albar Mahdi,” tegasnya.

“Begitupun kepada pihak-pihak yang terlibat yang mencoba menghilangkan bukti-bukti, menutup-nutupi atas peristiwa penganiayaan terhadap anak saya, sehingga anak saya harus menjalani otopsi ekshumasi. Dan saya sebagai seorang ibu harus menyetujui proses autopsi, ekshumasi tersebut benar-benar sangat membuat batin saya terguncang,” lirihnya.

Menurutnya, sebagai seorang ibu dari Albar Mahdi, ia akan terus melanjutkan perjuangan sang anak.

“Karena sebelum anak saya meninggal, Almarhum selalu berceloteh kepada saya ingin memperbaiki sistem Ponpes. Rupanya dengan meninggalnya Almarhum saya baru mengerti bahwa maksud celotehan tersebut, adalah untuk memperbaiki sistem di pondok agar tidak terjadi tindakan kekerasan di lembaga pendidikan mana pun dan pengalihan pengasuhan dan pengawasan kepada senioritas,” tutupnya. (Uci)

Berita Terkait

Tiga Pelaku Begal Beraksi, Gasak Motor Dikawasan Jembatan Musi 6
Mencuri di Kantor Tempatnya Bekerja, Sandri Ditangkap Opsnal Unit Ranmor
Modus Minta Diantar, Pria Ini Larikan Sepeda Motor 
Jatanras Polda Sumsel Ringkus DPO Kasus Bongkar Rumah di Talang Jambe
Operasi Sikat I Musi 2026, Polda Sumsel Tindak Puluhan Kasus 3C dan Premanisme
Tiga Pelaku Komplotan Curanmor Resahkan Warga Plaju Palembang Diringkus Unit Ranmor
Hilangnya Atap Alkan Ternyata Dicuri, Korban Melihat Rekaman CCTV 
Polda Sumsel Musnahkan Barang Bukti Narkoba Hasil 20 Kasus, 29 Tersangka Diamankan

Berita Terkait

Selasa, 29 September 2026 - 15:08 WIB

Tiga Pelaku Begal Beraksi, Gasak Motor Dikawasan Jembatan Musi 6

Selasa, 29 September 2026 - 15:01 WIB

Mencuri di Kantor Tempatnya Bekerja, Sandri Ditangkap Opsnal Unit Ranmor

Selasa, 29 September 2026 - 14:59 WIB

Modus Minta Diantar, Pria Ini Larikan Sepeda Motor 

Selasa, 29 September 2026 - 11:15 WIB

Jatanras Polda Sumsel Ringkus DPO Kasus Bongkar Rumah di Talang Jambe

Senin, 28 September 2026 - 15:17 WIB

Operasi Sikat I Musi 2026, Polda Sumsel Tindak Puluhan Kasus 3C dan Premanisme

Berita Terbaru