Dijanjikan Masuk Honorer, Oknum Dosen di Palembang Tipu 7 Korban

- Redaksi

Kamis, 22 Desember 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Tujuh orang korban melaporkan wanita inisial RK, warga Jalan Papera, Kecamatan Ilir Timur (IT) I, ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polrestabes Palembang, Rabu, 21 Desember 2022.

Korban antara lain ialah, Aprinaldi, Kiki Anggraini, Ilham, Muhammad Ferdi, Tasya, Elvira, dan Ajeng. Semuanya merupakan warga Jalan Papera, Lorong Aman, Kecamatan IT I Palembang.

Para korban ini melaporkan RK, atas dugaan penipuan masuk kerja sebagai tenaga honorer di salah satu instansi Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) dan Kementerian.

Dihadapan petugas, salah satu korban Aprinaldi menjelaskan kronologi dugaan penipuan ini. Mulanya terlapor melakukan pendekatan dengan ketujuh korban dan datang ke rumah korban Aprinaldi pada Agustus 2022.

Lalu dijanjikan bekerja sebagai honorer di instansi Pemprov Sumsel dan akan dilantik pada 19 Desember 2022. Masing-masing korban diminta sejumlah uang dengan nominal yang berbeda. Mulai dari Rp4 juta hingga Rp49 juta. Jadi total kerugian mencapai Rp49 juta.

“Kami juga sempat dijanjikan oleh terlapor untuk dilakukan pelantikan pada 19 Desember 2022,” kata Aprinaldi, Kamis (22/12/2022).

Bahkan, lanjut Aprinaldi, terlapor meminta uang lagi untuk tes PCR sekitar satu pekan yang lalu.

“Disitu kami tambah curiga, akhirnya kami tidak mau memberikan uang dengan alasan mau tes sendiri saja. Tapi pas 19 Desember, adiknya memberi tahu ternyata terlapor sudah pergi dari rumah sejak pagi,” ujarnya.

Menurut Aprinaldi, sebelum melakukan penipuan, terlapor diketahui bekerja sebagai dosen di salah satu Perguruan Tinggi kesehatan di Palembang.

“Setahu saya dia kerja di sana sebagai dosen, tapi pas saya tanya ke adiknya ternyata sudah tidak lagi,” ujar Aprinaldi.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polrestabes Palembang Kompol Haris Dinzah membenarkan adanya laporan tersebut. Selanjutnya laporan akan dilidik oleh Satreskrim Polrestabes Palembang.

“Laporan korban sudah kami terima, dan nanti akan kami tindaklanjuti,” terangnya. (ANA)

Berita Terkait

Dua Kali Jadi Korban Curanmor, Yuniati Menangis Saat Laporkan Motornya Dicuri
Tiga AC Outdoor Dicuri, Kepala Toko Lapor Polisi
Operasi Pekat Musi 30 Pelaku Diduga Lakukan Aksi Premanisme Diamankan
Diduga Ada Permasalahan Keluarga, SG Akhiri Hidupnya 
Ibu Bhayangkari Merugi Hampir Setengah Milyar, Korban Membuat Laporan Polisi
Tak Butuh Waktu Lama, Pelaku Pencurian Alkan Dibekuk Polisi
Motor Baru Dibelinya Cast Raib Dicuri, Pelaku Terekam CCTV 
Atas Laporan Warga HI Diamankan, Diduga Bakar Lahan di Kawasan Kalidoni

Berita Terkait

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 14:58 WIB

Dua Kali Jadi Korban Curanmor, Yuniati Menangis Saat Laporkan Motornya Dicuri

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 14:55 WIB

Tiga AC Outdoor Dicuri, Kepala Toko Lapor Polisi

Jumat, 2 Oktober 2026 - 20:05 WIB

Operasi Pekat Musi 30 Pelaku Diduga Lakukan Aksi Premanisme Diamankan

Jumat, 2 Oktober 2026 - 11:14 WIB

Diduga Ada Permasalahan Keluarga, SG Akhiri Hidupnya 

Jumat, 2 Oktober 2026 - 09:30 WIB

Ibu Bhayangkari Merugi Hampir Setengah Milyar, Korban Membuat Laporan Polisi

Berita Terbaru

Pengurus dan anggota BKPRMI Sumsel foto bersama di Masjid Khairul Amal,Sabtu(03/09/2026).

Kota Palembang

Pengurus DPK BKPRMI Kalidoni Resmi Dilantik

Senin, 5 Okt 2026 - 06:18 WIB