Diduga Tertutup Dinding Ponpes, Drainase Meluap Sebabkan Genangan Air

- Redaksi

Senin, 6 Februari 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Terkait adanya laporan masyarakat mengenai saluran drainase yang tidak mengalir akibat ditutup salah satu bangunan dinding pondok pesantren di kawasan Jalan Pangeran Ayen, Kelurahan Azhar Permai Kenten, Kabupaten Banyuasin, membuat masyarakat sekitar mengeluh.

Pasalnya, akibat ditutupnya saluran tersebut berdampak kepada masyarakat sekitar, karena aliran air tidak mengalir hingga masuk ke rumah warga saat volume air meningkat.

Salah satu warga sekaligus RT setempat, Mia, yang tinggal di sekitar Pesantren mengaku ikut menjadi korban luapan air drainase akibat ditutup dinding bangunan Pondok Pesantren.

“Kalau parit ini parit perumahan dulunya, jauh sebelum ada Pondok Pesantren parit ini fasilitas umum. Ukurannya standar perumahan sekitar 1 meteran,” katanya, saat diwawancarai, Senin (6/2/2023).

“Yang saya lihat parit ini milik pesantren yang arus dari blok sana ke sini airnya tidak mengalir karena ada penyempitan disini. Ini sudah di bangunnya beton jadi air kita tidak bisa mengalir disini,” sambungnya.

Dirinya berharap kepada pihak Pondok Pesantren agar bisa bekerjasama untuk menagani permasalahan ini. Sehingga masyarakat tidak merasa dirugikan lagi.

Sementara itu salah satu pengasuh pesantren, Kyai Husni saat dikonfirmasi terkait drainase umum yang ditutup pihak pondok, dirinya mengatakan bahwa sebelumnya sudah melaporkan ke pejabat setempat dan melakukan musyawarah.

“Kami sudah lapor ke pak Lurah, ke pak RT sudah, kemudian kita adakan musyawarah, dan itu kenyataannya bangunan-bangunan yang sudah di perintahkan pak Lurah sudah dihapuskan, namun sesuai apa yang menjadi milik pesantren dari wakafnya ini menurut yang mewakafkannya karena itu masih tanah kita,” terangnya.

Untuk solusi ke pihak masuarakat diterangkan Husni, sebelumnya waktu itu pihaknya mengizinkan warga untuk memakai saluran parit pondok pesantren.

“Sekarang ini kita klaim ini parit kita. Warga dibolehlan untuk ikut membersihkan. Kalau untuk pembersihan pernah kita bersama-sama mengajak warga untuk membersihkan,” ujarnya.

Sementara itu saat diberikan usulan pelebaran drainase di dalam Pondok Pesantren agar memudahkan aliran air warga, Kyai Husni mengatakan akan melakukan musyawarah.

“Kita akan lakukan musyawarah dulu tidak bisa kita lakukan sekarang. Sekarang kita lihat memang batasan tanah kami ini gimana, apakah itu memang ukuran dari kita, atau yang dikatakan ibu tadi merebut tanah warga kan kita juga tidak mau comot comot tanah warga karena kami memerima wakaf,” jelasnya. (ANA)

Berita Terkait

Bau Menyengat Mengarah ke Penemuan Mayat Pria di Palembang
Usai Dilimpahkan ke JPU, PH Iwan Tuaji: Semua Akan Diuji di Persidangan
Tiga Remaja Diduga Curi Kabel PJU di Palembang, Diamankan Polisi
Asap Tebal Selimuti Jalan Sudirman Palembang, Gedung Tinggi Nyaris Tak Terlihat
Kolaborasi Bersama Pemkot Palembang Kodim 0418 Bersama Bersihkan Sungai Sekanak
Target Operasi Sikat I Musi 2026 Dibekuk Jatanras Polda Sumsel, Bobol Rumah Guru Agama
Iwan Tuaji dan Alhefy Kurniawan Resmi Jadi Tahanan JPU, Kasus Proyek PALI Segera Disidangkan
Pledoi Saesilawati: PH Bantah Ada Niat Membunuh, Minta Dakwaan Dialihkan ke Penganiayaan

Berita Terkait

Jumat, 25 September 2026 - 13:46 WIB

Bau Menyengat Mengarah ke Penemuan Mayat Pria di Palembang

Jumat, 25 September 2026 - 11:57 WIB

Usai Dilimpahkan ke JPU, PH Iwan Tuaji: Semua Akan Diuji di Persidangan

Jumat, 25 September 2026 - 11:56 WIB

Tiga Remaja Diduga Curi Kabel PJU di Palembang, Diamankan Polisi

Jumat, 25 September 2026 - 11:54 WIB

Asap Tebal Selimuti Jalan Sudirman Palembang, Gedung Tinggi Nyaris Tak Terlihat

Jumat, 25 September 2026 - 11:52 WIB

Kolaborasi Bersama Pemkot Palembang Kodim 0418 Bersama Bersihkan Sungai Sekanak

Berita Terbaru

Foto korban saat di evakuasi

Kota Palembang

Bau Menyengat Mengarah ke Penemuan Mayat Pria di Palembang

Jumat, 25 Sep 2026 - 13:46 WIB

Ketiga Pelaku saat Diamankan

Kota Palembang

Tiga Remaja Diduga Curi Kabel PJU di Palembang, Diamankan Polisi

Jumat, 25 Sep 2026 - 11:56 WIB