Diduga Gelapkan Uang Puluhan Juta, Tiktokers Palembang Dilaporkan

- Redaksi

Rabu, 14 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Korban didampingi kuasa hukumnya melapor ke Polrestabes Palembang. (Photo: Kiki Nardance)

Korban didampingi kuasa hukumnya melapor ke Polrestabes Palembang. (Photo: Kiki Nardance)

SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Diduga telah menjadi korban penipuan dan penggelapan, Jamilah (60) warga Jalan A Yani, Kecamatan Jakabaring, Palembang, didampingi Kuasa Hukumnya, Muhammad Kholid Saputra, melaporkan terlapor inisial CE ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polrestabes Palembang, Rabu (14/1/2026).

Dalam laporannya, peristiwa itu terjadi Jalan Gub HA Bastari, tepatnya di Bank Sumsel Babel, Jakabaring, Palembang, pada Selasa (8/7/2025) sekitar pukul 09.59 WIB. Bermula, korban mengenal terlapor lewat aplikasi Tiktok.

Kemudian korban menghubungi terlapor, tujuan untuk meminta bantuan untuk memviralkan permasalahan lahan dan bangunan milik korban yang diduga dirusak oknum Kades Burai Kabupaten Ogan Ilir.

“Terlapor mau memviralkan permasalahan yang dialami saya, dan menjanjikan bisa menyelesaikan permasalahan lahan dan bangunan tersebut. Lalu terlapor meminta sejumlah uang sebesar Rp35 juta, lalu saya membayar dengan melalui transfer sebesar Rp35 juta secara bertahap namun sampai saat ini tidak ada penyelesaian,” jelas korban kepada petugas piket SPKT.

Sementara itu, ditemui setelah membuat laporan polisi, Jamilah mengatakan hari ini saya melaporkan seorang tik-toker inisial CE.

“Karena, terlapor ini meminta uang kepada saya Rp35 juta dan menjanjikan bisa menyelesaikan masalah kasus kami yang ada di desa Burai, tapi sampai sekarang tidak ada kejelasan sampai enam bulan ini,” katanya.

Lanjutnya, ketika ditanya persoalan ini terlapor berkata selalu sabar. “Saat saya tanya terlapor selalu menghubungi pejabat DPRD OI, dan berkata banyak relasi lainnya di OI. Saya juga telah menghubungi melalui WhatsApp nya untuk minta dikembalikan saja uang saya Rp35 juta,” ungkap korban.

Sambungnya meneruskan bahwa, pertama WhatsApp kembalikan uang saya Rp35 juta namun dia berkata tidak segitu tapi Rp30 juta dan saya jawab saya ada bukti transfer dan dijawabnya lagi dia ada juga bukti transfer.

“Yang kedua bulan Desember saya WhatsApp minta kembalikan saja uang Rp35 juta dan tidak usah urusi lagi persoalan saya namun tidak dibalasnya,” ujarnya.

Selain itu, kata terlapor bahwa persoalan ini juga akan diviralkan ke media media namun ternyata hanya ada di tiktok. “Saya tidak liat ada beritanya di media online, setau saya ada hanya di tiktok,” tuturnya.

Di tempat yang sama, Kuasa Hukum korban, Muhammad Kholid Saputra SH, meminta laporan kliennya untuk segera memproses laporan kliennya. “Kita meminta kepada Polrestabes Palembang segera menindaklanjuti laporan klien kami,” tegasnya.

Sementara itu, Pamapta III Ipda Tamia Rahmadhany membenarkan adanya laporan dari korban tindak pidana penipuan atau perbuatan curang yang dimaksud dalam Pasal 492 atau Pasal 486 KUHP.

“Laporan korban telah diterima selanjutnya akan diteruskan ke Satreskrim untuk penyelidikan,” katanya. (ANA)

Berita Terkait

Polda Sumsel Catat 1.218 Penindakan Premanisme, Warga Diminta Lapor ke 110
Enam Orang Luka dalam Bentrokan Mapolda Sumsel, Pria Bawa Dua Sajam Diamankan
DR Conie SH : Kuasa Hukum Korban Penusukan Berharap Pihak Pemerintah Membantu Biaya Rumah Sakit
Terduga Provokator Bawa Pisau Diamankan Kapolri Minta Lakukan Investigasi Menyeluruh 
Operasi Sikat Musi I 2026 Polrestabes Palembang Berhasil Ungkap 81 Kasus
Tiga Pelaku Pengeroyokan Berujung Maut di Palembang Ditangkap
Dugaan Kekerasan Seksual terhadap Anak Berlangsung 2021–2026, Pria 24 Tahun Diamankan Polda Sumsel
Diduga Jadi Korban KDRT Berulang, IRT di Palembang Lapor Polisi

Berita Terkait

Rabu, 14 Oktober 2026 - 14:37 WIB

Enam Orang Luka dalam Bentrokan Mapolda Sumsel, Pria Bawa Dua Sajam Diamankan

Rabu, 14 Oktober 2026 - 12:08 WIB

DR Conie SH : Kuasa Hukum Korban Penusukan Berharap Pihak Pemerintah Membantu Biaya Rumah Sakit

Rabu, 14 Oktober 2026 - 12:01 WIB

Terduga Provokator Bawa Pisau Diamankan Kapolri Minta Lakukan Investigasi Menyeluruh 

Selasa, 13 Oktober 2026 - 15:06 WIB

Operasi Sikat Musi I 2026 Polrestabes Palembang Berhasil Ungkap 81 Kasus

Selasa, 13 Oktober 2026 - 15:04 WIB

Tiga Pelaku Pengeroyokan Berujung Maut di Palembang Ditangkap

Berita Terbaru

Kota Palembang

Pegadaian Hadirkan ATM Emas, Cetak Emas Fisik Tanpa Waktu Tunggu

Kamis, 15 Okt 2026 - 10:48 WIB

Kadis Kesehatan empat lawang, Dery Kurniawan

Empat Lawang

Kabut asap Landa Empat Lawang, Kasus ISPA Meningkat

Rabu, 14 Okt 2026 - 19:10 WIB