Deru : Segera Bentuk Tim Percepatan lPenanganan dan Penanggulangan Illegal Drilling di Sumsel

- Redaksi

Senin, 12 Juni 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG -Permasalahan illegal drilling di Sumsel masih menjadi persoalan yang harus diselesaikan dan dicarikan solusi yang baik. Untuk itu Gubernur Sumsel H Herman Deru meminta segera bentuk Tim Percepatan dalam persoalan ini dengan diturunkannya SK Gubernur.

“Kita besok buat tim percepatan ini dengan SK Gubernur”katanya saat Rapat Koordinasi (Rakor) Upaya Penanganan dan Penanggulangan Sumur Masyarakat (Illegal Drilling) di Sumsel bersama Kapolda Sumsel Irjen Pol A. Rachmad Wibowo dan Dirjen Migas Kementerian ESDM RI, Tutuka Ariaoji dan Pj. Bupati Muba Apriadi serta Instansi Terkait, Senin (12/6/2023).

Deru mengatakan di Sumsel ada beberapa kabupaten yang punya potensi itu diantaranya Kabupaten Muratara, Banyuasin, Muaraenim dan Pali.

Menurutnya, rapat duduk bersama hari ini memiliki unsur kemanusian tinggi. Artinya ada nafkah, kelestarian lingkungan dan negara yang di pertahankan. Pentingnya keselamatan dan jiwa manusia bagi pelaku usaha di sumur masyarakat dari hulu sampai hilirnya.

“Rapat ini sudah kesekian kalinya. Kita harap rapat ini menghasilkan sebuah langkah dengan meyelesaikan masalah, harus ada solusi yang baik sehingga Pemerintah dan masyarakat mendapatkan manfaat. Kita anggap rapat ini finalisasi sampai kita wujudkan menjadi sebuah produktifitas,’katanya.

Kapolda Sumsel, Irjen Pol A. Rachmad Wibowo mengatakan persoalan ini sudah lama bahkan ada tragedi dimana terbakarnya sumur masyarakat dengan menelan korban jiwa.

“Dampak buruk dari minyak ini sudah banyak salah satunya adalah tehadap kerugian negara. Kita bicara keamanan itu pasti tidak aman, pencemaran lingkungan itu sudah pasti,” ungkapnya.

Artinya lanjutnya pada rapat ini agar mencari solusi dan jalan keluar yang baik.

Ditambahkan Dirjen Migas Kementerian ESDM RI, Tutuka Ariaoji menyarankan kepada Gubernur Sumsel dan Kapolda agar membuat atau narasi yang bisa disajikan kepada Menkpolhulkam RI ataupun Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi RI

Berita Terkait

Berkas Dilimpahkan ke PN Tipikor Palembang, Iwan Tuaji dan Alhefy Kurniawan Sidang Perdana 13 Oktober
Ditagih Utang Rp400 Ribu, IRT Mengaku Dicengkeram dan Dipukul Gagang Sapu
Cemburu Mantan Pacar, AG Bacok JC dan Bawa Kabur Avanza
Pegadaian Kanwil III Sumbagsel Salurkan Bantuan Lewat Program Mengetuk Pintu Langit
Produksi Listrik PSEL Palembang Tembus 21,55 MW, Wamen LH: Sudah On Track
Pledoi Dito Prayoga: Kuasa Hukum Bongkar Kelemahan Tuntutan, Minta Terdakwa Dibebaskan
Hakim Tolak Eksepsi Pasutri, Kasus Sembako Rp2,28 Miliar Masuk Babak Pembuktian
SMKN 2 Palembang Raih Juara 2 Creativity Activity di Cari Aman Academy 2026 Tingkat Nasional

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 14:25 WIB

Berkas Dilimpahkan ke PN Tipikor Palembang, Iwan Tuaji dan Alhefy Kurniawan Sidang Perdana 13 Oktober

Jumat, 9 Oktober 2026 - 14:23 WIB

Ditagih Utang Rp400 Ribu, IRT Mengaku Dicengkeram dan Dipukul Gagang Sapu

Jumat, 9 Oktober 2026 - 14:21 WIB

Cemburu Mantan Pacar, AG Bacok JC dan Bawa Kabur Avanza

Jumat, 9 Oktober 2026 - 14:13 WIB

Pegadaian Kanwil III Sumbagsel Salurkan Bantuan Lewat Program Mengetuk Pintu Langit

Kamis, 8 Oktober 2026 - 21:51 WIB

Produksi Listrik PSEL Palembang Tembus 21,55 MW, Wamen LH: Sudah On Track

Berita Terbaru

Kota Palembang

Cemburu Mantan Pacar, AG Bacok JC dan Bawa Kabur Avanza

Jumat, 9 Okt 2026 - 14:21 WIB