Debt Collector Nyaris Bentrok dengan Pemilik Mobil, Ngaku Punya Anggota

- Redaksi

Kamis, 19 Oktober 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Pemilik mobil Toyota Avanza berwarna hitam nyaris terlibat bentrok dengan debt collector di lokasi venue Sky Air di kawasan Stadion Jakabaring Sport City Palembang, Sumatera Selatan.

Di mana keributan antara pemilik Mobil Avanza warna hitam bernomor polisi B 2195 SXY dengan Debt Collector (MTF) Mandiri Tunas Finance, terjadi pada Kamis (19/10/2023).

Sedangkan pemilik kendaraan Mobil avanza hitam, belum bisa memberikan keterangannya kepada awak media ketika di jumpai di lokasi. Ia hanya menjawab saya tidak mau komentar

“Saya tidak mau komentar,” ketusnya.

Sementara itu, Muharam, selaku Debt Collector (MTF) Mandiri Tunas Finance saat diwawancarai, memberikan keterangan kepada awak media, menceritakan Mobil Avanza bewarna hitam tersebut menggunakan pelat Nomor Palsu. Mobil tersebut merupakan berasal dari Provinsi Batam dengan Plat Nomor aslinya BP 1815 MM.

“Mobil Avanza itu merupakan Keluaran tahun 2018 baru 5 kali melakukan pembayaran, namun sampai saat ini belum juga ada penyelesaian pembayaran selanjutnya,” ujarnya, ketika di wawancara di lokasi Stadion Jakabaring Sport City.

Mobil tersebut diikuti dari Jalan Kapten A. Rifai. Kemudian ketemunya di Stadion Jakabaring. Saat ingin ditanyakan soal pembayaran, pemilik Mobil mengatakan Mobil tersebut merupakan punya anggota.

“Saat kita menunggu kehadiran diduga pemilik kendaraannya, pemilik mobil datang bersama ke dua orang laki-laki dan langsung marah-marah dan meminta hadirkan pemilik kendaraan tangan pertama. Sebenarnya kami pihak leasing yang harus menanyakan hal tersebut kepada pemilik Mobil,” jelasnya.

Sejauh ini pemilik dan pembawa kendaraan Avanza kabur melarikan diri saat usai cek cok mulut dengan Debt Collector. Rencananya pihak Team dari (MTF) Mandiri Tunas Finance akan membuat laporan ke pihak yang berwajib agar masalah ini bisa diselesaikan. (ANA)

Berita Terkait

Operasi Sikat Musi I 2026 Polrestabes Palembang Berhasil Ungkap 81 Kasus
Tiga Pelaku Pengeroyokan Berujung Maut di Palembang Ditangkap
Dugaan Kekerasan Seksual terhadap Anak Berlangsung 2021–2026, Pria 24 Tahun Diamankan Polda Sumsel
Diduga Jadi Korban KDRT Berulang, IRT di Palembang Lapor Polisi
Dua Kali Digerebek, Pelaku Pengeroyokan Satpam Akhirnya Menyerahkan Diri
Polisi Gerebek Dua Lokasi Diduga Markas Kampung Narkoba di SU I Palembang
Ditagih Utang Rp400 Ribu, IRT Mengaku Dicengkeram dan Dipukul Gagang Sapu
Cemburu Mantan Pacar, AG Bacok JC dan Bawa Kabur Avanza

Berita Terkait

Selasa, 13 Oktober 2026 - 15:06 WIB

Operasi Sikat Musi I 2026 Polrestabes Palembang Berhasil Ungkap 81 Kasus

Selasa, 13 Oktober 2026 - 15:04 WIB

Tiga Pelaku Pengeroyokan Berujung Maut di Palembang Ditangkap

Senin, 12 Oktober 2026 - 20:49 WIB

Dugaan Kekerasan Seksual terhadap Anak Berlangsung 2021–2026, Pria 24 Tahun Diamankan Polda Sumsel

Senin, 12 Oktober 2026 - 15:19 WIB

Diduga Jadi Korban KDRT Berulang, IRT di Palembang Lapor Polisi

Senin, 12 Oktober 2026 - 12:19 WIB

Dua Kali Digerebek, Pelaku Pengeroyokan Satpam Akhirnya Menyerahkan Diri

Berita Terbaru

Mulyadi korban penganiayaan saat peliputan dirawat di RS Bhayangkara.

Kota Palembang

Dua Wartawan Diduga Dianiaya saat Liput Kericuhan di Polda Sumsel

Selasa, 13 Okt 2026 - 19:06 WIB