SUARAPUBLIK.ID, OKU TIMUR — Polsek Buay Madang Timur (BMT) Polres OKU Timur melaksanakan monitoring debit air Sungai Macak dan debit air irigasi di Wilayah Hukum (Wilkum) Polsek BMT, pada Sabtu (13/12/2025).
Giat Monitoring debit air Sungai tersebut dilaksanakan oleh Opsnal Polsek BMT Brigadir Ahmad Yani Dinata, Ba Polsek BMT Brigadir Tedy Heryadi, dan Ba Polsek BMT Brigadir Asep Dwi P.
Adapun lokasi yang dilaksanakan monitor yaitu daerah rawan banjir di wilkum Polsek Buay Madang Timur, yaitu, aliran Sungai Macak di Desa Kedu, aliran Sungai Macak di Desa Sukoharjo, dan aliran Sungai Macak di Desa Tambak Boyo, serta sepanjang Aliran Irigasi (BK) Bendungan Komering di Kecamatan Buay Madang Timur, Wilkum Polsek BMT.
Kapolsek BMT Iptu Swisspo melalui Opsnal Polsek BMT Brigadir Ahmad Yani Dinata mengatakan, guna memastikan keamanan dan keselamatan warga yang berada di area aliran Sungai Macak. Pihaknya perlu melakukan monitoring debit air sungai tersebut. Mengingat curah hujan tinggi yang terjadi di Kabupaten OKU Timur.
“Dari hasil Monitoring dilapangan, debit air di Sungai Macak saat ini mulai mengalami kenaikan terkait Intensitas Curah Hujan yang tinggi. Namun masih dalam kategori Normal (aman) dari area pemukiman warga di pinggiran Sungai Macak.
Dia menambahkan, curah hujan tinggi di wilkum Polsek Buay Madang Timur terjadi pada waktu Sore hingga malam hari. untuk itu, pihaknya melaksanakan Patroli dan Monitoring secara berkala terkait perkembangan debit air di Sungai Macak.
Dimana Unit Intel dan Bhabinkamtibmas Polsek Buay Madang Timur berkoordinasi terhadap Perangkat Desa. Guna mengantisipasi terjadi area rawan banjir maupun tanah longsor.
“Agar warga desa di seputaran Sungai Macak di Desa Suko Harjo, Desa Kedu, dan Desa Tambak Boyo, serta aliran Irigasi (BK), agar tidak membuang sampah di sungai,” imbuhnya.

Leave a Reply