Category: Musi Banyuasin

  • Dua Event Muba, Masuk Nominasi AFI 2020

    Dua Event Muba, Masuk Nominasi AFI 2020

     

    SUAPAPUBLIK, Sekayu – Anugerah Pesona Indonesia (API) tahun 2020 yang diselenggarakan oleh Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI mulai masuk pada tahap pengumpulan dukungan masing-masing nominator.

    Dibawah kepemimpinan Bupati Muba Dr Dodi Reza Alex Noerdin Lic Econ MBA, Kabupaten Muba  berhasil menyumbang dua event bergengsi besutan Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata yang masuk nominasi API Tahun 2020.

    “Jadi, event di Muba pada tahun 2019 lalu yakni diantaranya Supermoto dan Bekarang berhasil masuk nominasi pada ajang API 2020,” ujar Pembina dan Penggerak Olahraga Terbaik Indonesia tersebut.

    Dodi menjelaskan,  event yang masuk nominasi Wisata Air Ter- Favorite di ajang API 2020 digelar pada 29 September 2019 lalu di Danau Siarak Desa Tanah Abang Kecamatan Batanghari Leko Kabupaten Musi Banyuasin, pada rangkaian event tersebut ribuan warga Muba turun ke Sungai menangkap ikan dengan alat Tangkul atau Anco.

    “Pada event ini juga kita mendatangkan Master Chef Indonesia 2019 Stefani Horison dan Alhamdulillah berjalan sangat sukses dan meriah,” terangnya.

    Sementara, event balap Internasional Supermoto digelar pada 7 Desember 2019 dan tidak tanggung-tanggung event yang digelar di sirkuit internasional Skyland Musi Banyuasin tersebut diikuti pebalap dari 11 negara.

    “Mari kita dukung dua event ini agar bisa menjuarai nominasi API 2020,” ajak Dodi Reza.

    Sementara itu, Plt Kepala Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata Muba Muhammad Fariz SST menjelaskan dukungan dua event Muba pada ajang API 2020 bisa dilakukan melalui SMS, media sosial Instagram, dan Youtube.

    “Untuk melalui SMS yakni untuk Skyland Supermoto dengan cara Ketik : API(spasi)7F dan Kirim SMS ke 99386 dan untuk Bekarang Ketik : API(Spasi)8C Kirim SMS ke 99386,” jelas Fariz.

    Kemudian, Via Instagram (IG)
    Untuk Skyland Supermoto
    Follow/cari akun @APIaward Cari Gambar/E-Poster Skyland Supermoto klik Like/love, lalu untuk Bekarang Follow/cari akun @APIaward Cari Gambar/E-Poster Bekarang klik Like/love.

    “Via Youtube, Untuk Skyland Supermoto Cari Channel APIaward, lalu Subscribe dan cari Video Skyland Supermoto Klik Like dan untuk Bekarang Cari Channel APIaward, lalu Subscribe dan cari Video Bekarang Klik Like,” imbuhnya.

    “Ayo kita dukung dan kita jadikan kebanggaan event pariwisata Kabupaten Musi Banyuasin menjadi yang Ter-Favorite di Indonesia,” tandasnya. (yy/vie)

  • Warga Muba Kompak Pakai Daun Pisang Hingga Anyaman Bambu

    Warga Muba Kompak Pakai Daun Pisang Hingga Anyaman Bambu

    SUARAPUBLIK, Muba – Suasana Qurban di Kabupaten Musi Banyuasin kali ini lebih ramah lingkungan, pasalnya setelah Bupati Muba Dr Dodi Reza Alex Noerdin Lic Econ MBA mengeluarkan Surat Edaran untuk meminimalisir penggunaan kantong plastik yang digunakan untuk wadah daging qurban.

    Ramai-ramai warga Bumi Serasan Sekate, Jumat (31/7/2020) kompak menggunakan wadah alternatif dengan memakai dedaunan hingga bambu untuk membungkus daging qurban.

    Seperti salah satunya di Kecamatan Lalan, tampak warga yang dipantau langsung Camat Lalan Andi Suharto SSTP MSi menggunakan daun kelapa yang sudah dianyam sebagai wadah pembungkus daging qurban.

    “Jadi di Lalan, sesuai arahan pak Bupati untuk tidak menggunakan kantong plastik sekali pakai, kami menggunakan daun pisang yang sudah dianyam untuk membungkus daging qurban yang akan dibagikan,” ungkap Andi.

    Sementara, di Kecamatan Babat Supat tampak warga menggunakan anyaman bambu yang mana sebelumnya pihak Pemerintah Kecamatan dan TP PKK Babat Supat melatih warga dalam pembuatan anyaman bambu untuk wadah daging qurban.

    “Nah, hari ini anyaman bambu tersebut bisa digunakan, dan Alhamdulillah penggunaan kantong plastik di Babat Supat menurun drastis sesuai arahan pak Bupati,” terang Camat Babat Supat Rio Aditya SSTP MM.

    Kemudian, di Kecamatan Bayung Lencir warga memanfaatkan daun pisang sebagai pengganti kantong plastik untuk daging qurban. “Alhamdulillah warga Bayung Lencir sepakat non plastik di hari Idul Adha ini sesuai instruksi pak Bupati,” tegas Camat Bayung Lencir, Imron SSos MSi.

    Lalu, di Kecamatan Keluang pelaksanaan qurban di depan kediaman Camat Keluang tampak warga menggunakan dedaunan kelapa sebagai pengganti kantong plastik wadah daging kurban.

    “Jadi pemotongan qurban dilakukan panitia, untuk distribusi daging agar tidak terjadi kerumunan kami pihak Kecamatan mengantar langsung door to door ke masyarakat fakir miskin,” kata Camat Keluang Debi Haryanto SSTP MSi.

    Sementara itu, Bupati Muba Dr Dodi Reza Alex Noerdin Lic Econ MBA mengatakan upaya penekanan penggunaan kantong plastik juga salah satu komitmen dan konsisten Muba dalam menjaga kebersihan dan mengimplementasikan go green.

    “Kantong plastik ini kan sangat sulit hancurnya, mari kita cari alternatif lain penggantinya yang ramah lingkungan, kita jaga bersama-sama kebersihan di Kabupaten Muba ini,” ungkap dia.

    Dodi juga menghimbau agar warga tetap menggunakan masker dan membekali diri dengan APD lainnya. “Lindungi diri dan keluarga serta tetap jaga kebersihan,” tuturnya.

    Ia mengapresiasi masyarakat Muba yang kompak mentaati agar tidak menggunakan kantong plastik sebagai wadah daging qurban. “Saya ucapkan terima kasih dengan masyarakat Muba yang sepakat menjaga lingkungan Kabupaten Muba,” pungkasnya.(yy/vie)

  • Dodi Reza Alex Serahkan 30 Ekor Sapi Ke Warga Muba

    Dodi Reza Alex Serahkan 30 Ekor Sapi Ke Warga Muba

    SUARAPUBLIK, Sekayu – Menjelang Hari Raya Idul Adha 1441 H, Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin menyalurkan 30 ekor sapi kurban kepada sejumlah masjid, pondok pesantren, panti asuhan, organisasi, dan kaum disabilitas yang tersebar di Kecamatan Sekayu. Hari ini secara simbolis Bupati Muba menyerahkan hewan kurban yang dilaksanakan di Halaman Masjid Raya Baitul Makmur Sekayu, Kamis (30/7/2020).

    Pada kesempatan tersebut Bupati Musi Banyuasin Dr H Dodi Reza Alex Noerdin mengatakan meskipun masih di tengah pandemi COVId-19 jangan sampai menyurutkan semangat kita untuk merayakan Hari Raya Idul Adha. Adapun bentuk penyaluran sapi kurban ini merupakan wujud kepedulian Pemerintah Kabupaten Muba kepada masyarakat.

    “Agar tetap terhindar dan mewaspadai COVID-19, saat Hari Raya Idul Adha ada beberapa sistem yang berbeda dari tahun sebelumnya. Mulai dari sistem pembagian hewan kurban, jangan berkumpul di satu masjid agar tidak terlalu ramai,” ucapnya.

    Dikatakan Dodi, terkait pelaksanaan Hari Raya Idul Adha sudah di keluarkan surat edaran, yang bisa menjadi panduan saat hari raya. “Untuk dapat melaksanakan Sholat Idhul Adha di masjid, musholla serta tanah lapang agar tidak menumpuk di satu tempat dengan tetap mematuhi protokol kesehatan yang ada, menjaga jarak membawa perlengkapan solat dari rumah dan memakai masker, khutbah juga di persingkat. Anak-anak dan Lansia di himbau untuk tetap beribadah di rumah” tambahnya.

    Sementara itu, Kabag Kesra Setda Muba H Opi Pahlopi MA menghimbau pilih masjid terdekat untuk dapat melakukan Sholat Hari Raya Idul Adha. Untuk proses pemotongan hewan kurban tetap mengedepankan protokol kesehatan. Akan di usahakan juga untuk proses pembagian hewan kurban yang sudah di potong itu hanya di lakukan oleh panitia dengan door to door.

    “Sesuai dengan yang disampaikan Bapak Bupati Muba Dr H Dodi Reza Alex Noerdin bahwa ada 30 sapi hewan kurban Pemkab Muba yang berasal dari hewan kurban Bupati, Wakil Bupati, Sekretaris Daerah serta OPD Pemkab Muba yang kita sebarkan mulai dari kecamatan, kelurahan di sekayu dan sekitarnya. Selain itu juga diberikan ke organisasi, panti asuhan, dan kepada Persatuan Penyandang Disabilitas Indonesia (PPDI) Kabupaten Muba,” terangnya.

    Salah satu penerima hewan qurban Bendahara Persatuan Penyandang Disabilitas Indonesia (PPDI) Kabupaten Muba Aswandi, mengucapkan terima kasih Pemerintah Kabupaten Muba untuk penyerahan hewan kurbannya.

    “Ini sangatlah berarti bagi kami semua, kami percaya ini sebagai bentuk besarnya rasa kepedulian Pemkab Muba kepada masyarakatnya,” ujarnya.(yun/vie)

  • Muba Pecahkan Rekor MURI, Pelayanan KB Dengan Akseptor Terbanyak

    Muba Pecahkan Rekor MURI, Pelayanan KB Dengan Akseptor Terbanyak

    SUARAPUBLIK, Sekayu – Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin melalui Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana turut andil memecahkan rekor Museum Rekor Indonesia (MURI) atas Dasar Pelayanan KB secara Serentak dengan Akseptor Terbanyak pada 29 Juni 2020.

    Hal ini tidak terlepas dari program Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kabupaten Muba yang melakukan penyuluhan Kampung KB dan pelayanan Akseptor di 16 Kampung KB yang tersebar di 15 Kecamatan di wilayah Muba.

    “Alhamdulillah, meskipun Rekor ini dipecahkan secara nasional namun Muba sangat berpartisipasi dengan all out untuk bisa memecahkan rekor MURI,” ungkap Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kabupaten Muba, Syafaruddin.

    Dikatakan, pada rangkaian pemecahan rekor MURI, tanggal 29 juni 2020 Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kabupaten Muba berhasil melayani aseptor KB sebanyak 4.320 aseptor melampaui target 4.000 aseptor Akseptor yang bertepatan pada peringatan Hari Keluarga Nasional.

    “Kita juga sudah melakukan pelayanan jemput bola KB melalui pelayanan Si Jempol Kencana yang sudah dimulai di 2 Kecamatan dan jumlah Desa yang sudah dikunjungi Si Jempol Kencana di Muba berjumlah 6 Desa,” terangnya.

    Sementara itu, Bupati Muba Dr Dodi Reza Alex Lic Econ MBA mengucapkan selamat kepada Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana serta warga masyarakat Muba yang turut berpartisipasi memecahkan Rekor MURI.

    “Saya ucapkan selamat dan tetap selalu mematuhi Protokol Kesehatan di tengah wabah Covid-19 saat ini,” ucapnya.

    Dodi menyebutkan, agar Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Muba terus memperluas keberadaan Kampung KB dan mensosialisasikan program Si Jempol Kencana.

    “Sisir wilayah pelosok, komitmen layani warga untuk selalu menjadi Keluarga Berencana yang baik,” pungkasnya.(vie)

  • Thia Yufada Bidik Atlet Wanita  Sumsel di Rakernas Perwosi

    Thia Yufada Bidik Atlet Wanita Sumsel di Rakernas Perwosi

    SUARAPUBLIK,Jakarta- Persatuan Wanita Olahraga Seluruh Indonesia (Perwosi) menyelenggarakan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Perwosi 2019, Sabtu (7/9/2019) di Grand Wijaya Room, Hotel Grand Dhika-Jakarta.

    Rakernas digelar melibatkan Pengurus Provinsi Se-Indonesia. Tujuannya merumuskan pikiran demi kemajuan organisasi serta sebagai ajang silahturahmi.
    Rakernas dihadiri 25 Pengurus Provinsi sebanyak 53 orang. Tampak juga Ketua Perwosi Sumsel Thia Yufada Dodi Reza.

    Istri Bupati Muba Dodi Reza ini mengatakan akan terus meningkatkan koordinasi dan silaturahmi antar pengurus Perwosi se-Indonesia.

    “Saya juga akan berkoordinasi dengan istri-istri kepala daerah yang ada di Sumsel untuk mencari dan mendidik atlet-atlet wanita yang berprestasi yang ada di daerah masing-masing,” ungkapnya.

    Thia juga mengajak supaya fasilitas olahraga berskala internasional di Jakabaring bisa dimanfaatkan dengan baik dan maksimal untuk menjaring atlet wanita di Sumsel.

    “Kita semua tahu Jakabaring Sport City merupakan spot olahraga terbaik dan standar internasional serta telah menyukseskan event-event tingkat internasional, tentu potensi Sumsel untuk meningkatkan prestasi atlet wanita sangat sudah sangat siap,” tuturnya.

    Sementara itu, beberapa hal yang menjadi bahasan dalam Rakernis Perwosi 2019 kali ini terkait anggota Pengurus Provinsi dimana selama kepemimpinan Ir Ny Tri Tito Karnavian, M.Si sebagai Ketua Umum Perwosi telah mengaktifkan 30 Pengurus Provinsi.

    Pada tahun 2018 sebanyak 5 Pengurus Provinsi dilantik dan pada tahun 2019 meningkat menjadi 11 Pengurus Provinsi yang dilantik.

    Melalui Perwosi, Ir Ny Tri Tito Karnavian MSi selaku ketua umum telah mengadakan event olahraga seperti Kartini Run selama 2 tahun berturut-turut, rekor Muri dan rekor Dunia Selam serta mendorong pengurus mengikuti berbagai kegiatan event olahraga yang ada seperti lomba lari, touring sepeda, triathlon, senam, golf dan lainnya.

    Tercatat PP Perwosi secara aktif selalu berpartisipasi dalam event-event olahraga tersebut dan yang terpenting senantiasa mengajak masyarakat khususnya wanita untuk berolahraga.

    Ny Tri Tito Karnavian mengajak masyarakat untuk menghadiri acara tersebut dan memeriahkan Lomba Senam Kreasi Tingkat Nasional 2019. Selain membawa pulang Piala Ibu Negara RI, para peserta yang hadir juga berkesempatan untuk mendapatkan doorprize berupa 1 unit sepeda, 10 handphone, 50 voucher belanja dan 100 kartu Brizzi.

    Sesuai jadwal, Minggu (8/9/2019) tepat pukul 07.00 WIB akan diadakan Lomba Senam Kreasi Tingkat Nasional 2019 untuk memperebutkan Piala Ibu Negara RI bertempat di Auditorium Mutiara PTIK, Jalan Tirtayasa-Jakarta Selatan.

    Ny Tri Tito Karnavian mengajak masyarakat untuk menghadiri acara tersebut dan memeriahkan Lomba Senam Kreasi Tingkat Nasional 2019.

    Selain membawa pulang Piala Ibu Negara RI, para peserta yang hadir juga berkesempatan untuk mendapatkan doorprize berupa 1 unit sepeda, 10 handphone, 50 voucher belanja dan 100 kartu Brizzi.(ril/humas)

  • Canggih, Tebar Benih Padi di Lalan Gunakan Drone

    Canggih, Tebar Benih Padi di Lalan Gunakan Drone

    SUARAPUBLIK,Muba- Kementerian Pertanian (Kementan) bersama Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin melalui Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura Muba melakukan tanam padi hasil Program SERASI seluas 3.350 hektar di Desa Karang Agung, Kecamatan Lalan, Kabupaten Musi Banyuasin (Muba), Kamis (5/9/2019).

    Direktur Alat Mesin Pertanian (Alsintan) Kementerian Pertanian (Kementan), Andi Nur Alam Syah menuturkan target LTT di Sumatera Selatan sebesar 200.000 hektar. Percepatan LTT di Kabupaten Muba hingga Oktober mendatang sebagai salah satu upaya mengejar target tersebut.

    Langkah yang dilakukan yakni menambah bantuan alsintan seperti excavator dan traktor roda 4, kemudian dikerahkan bekerja optimal hingga 16 jam per hari. Percepatan LTT juga digenjot dengan menggunakan drone tanam atau tebar benih.

    “Artinya tebar benih tak lagi manual sehingga secara waktu dan biaya menjadi lebih efisien. Semua tim bersinergi langsung kawal proses olah lahan dan tanam, sehingga indeks tanam juga menjadi 2 sampai 3 kali setahun,” tuturnya.

    Selain itu, beber Andi Nur Alam, Kementan juga menyalurkan program bantuan percepatan tanam untuk skala minimum 100 hektar. Yakni membantu Bahan Bakar Minyak (BBM) untuk pompa, BBM untuk traktor, biaya operator traktor dan operasional gerakan.

    “Semua kabupaten di Sumatera Selatan kami percepat tanam dan luasnya. Jadi tidak hanya di Kabupaten Muba. Dengan target luas tambah tanam Provinsi Sumatera Selaran 200.000 hektar musim kemarau ini, jika produktivitas padi 5 ton per hektar, artinya didapat produksi padi sebanyak 1 juta ton. Produksi ini kita gapai karena kita berhasil amankan produksi di musim kemarau,” terangnya.

    Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura Muba, Ir A Thamrin mengatakan upaya penanaman benih ini juga bagian dari komitmen Bupati Muba Dodi Reza untuk menjadikan Lalan sebagai daerah penghasil padi terbaik.

    “Selain itu, melalui bantuan dari Kementan ini juga bisa membuat petani lebih cepat saat bekerja dan mengikuti perkembangan teknologi,” pungkasnya.(ril/humas)

  • Safari Jumat, Bupati Dodi Serap Aspirasi Warga Teluk Kijing III

    Safari Jumat, Bupati Dodi Serap Aspirasi Warga Teluk Kijing III

    SUARAPUBLIK,Muba- Bupati Musi Banyuasin H Dodi Reza Alex melakukan kunjungan kerja ke Desa Teluk Kijing III Kecamatan Lais dalam rangka Safari Jumat di Masjid Nurul Iman, Jumat (6/9/2019).

    Safari Jumat ini merupakan kegiatan rutin Pemkab Muba untuk meningkatkan silaturahmi sekaligus menyerap aspirasi masyarakat.

    Seusai melaksanakan Shalat Jum’at Bupati Muba berdialog dengan masyarakat setempat. Dari dialog tersebut Kepala Desa Teluk Kijing III Yufanser Ahmad mengucapkan terimakasih atas kunjungan Bupati Dodi beserta jajaran, ia juga menyampaikan permintaan dari masyarakat agar pipa PDAM disalurkan kerumah-rumah warga.

    “Harapan kami juga agar pintu gerbang perbatasan dengan Kabupaten Banyuasin diperbaiki lagi dan dibangunkan icon Kabupaten Muba,” pintanya.

    Menanggapi hal tersebut Bupati Muba mengatakan harapan masyarakat penting dan harus ditindaklanjuti, dan menghimbau kepada perangkat daerah terkait untuk memprogramkan usulan masyarakat setelah kunjungan kerja dilakukan.

    “Kepada PDAM Tirta Randik segera prioritaskan jaringan di Kecamatan Lais termasuk di Desa Teluk Kijing III,” kata Dodi.

    Terkait dengan pembangunan gerbang perbatasan kabupaten ia menuturkan memang sudah direncanakan untuk direvatilisasi termasuk batas provinsi.

    “Kedepan kita percantik lagi gerbang-gerbang perbatasan ini,” ujarnya.

    Selain itu Dodi mengatakan Pemkab Muba telah menganggarkan kurang lebih 50 Miliar untuk pembangunan infrastruktur jalan dalam Kecamatan Lais yaitu Jalan dari simpang Kantor Camat menuju Desa Rantau Kroya, termasuk pembangunan Jembatan Musi.

    “Jika masih ada jalan-jalan yang perlu perbaikan kami minta mohon bersabar nanti kita anggarkan secara bertahap,” imbuhnya.

    Dalam kesempatan itu Dodi juga menyerahkan bantuan kepada Ketua Pengurus Masjid Nurul Iman, H Sultan.(ril/humas)

  • Kejurnas Motoprix dan Bupati Muba Cup Prix 2019 15 Kelas

    Kejurnas Motoprix dan Bupati Muba Cup Prix 2019 15 Kelas

    SUARAPUBLIK,Muba-Adu balap spektakuler kejuaraan nasional (kejurnas) balap motor kembali hadir di Bumi Serasan Sekate. Pecinta balap motor bisa menyaksikan bintang idola mulai 21-22 September 2019 di Sirkuit Internasional Skyland Sekayu.
    Tak tanggung-tanggung, rangkaian Kejurnas Motoprix sekaligus Bupati Muba Cup Prix 2019 ini panitia sengaja membuka pendaftaran kategori 15 kelas.

    Ada kelas Kejurnas Bebek 4 Tak 150 cc Tune Up Injeksi Expert, Bebek 4 Tak 150 cc Tune Up Injeksi Novice, dan Bebek 4 Tak 150 cc Standard Injeksi Rookie.

    Kemudian, di kelas pendukung ada Bebek 4 Tak 125 cc tune up mix seeded, bebek 4 tak 125 cc tune up mix pemula, bebek 4 tak 150 cc tune up mix lokal Sumsel, bebek 4 tak 4 tak 125 cctune up mix lokal Sumsel, bebek 2 tak 125 cc underbone open, bebek 2 tak 116 cc open, sport 2 tak 140 cc open, matic 130 cc tune up open, dan bebek 4 tak 125 cc tune up mix lokal Muba.

    “Peserta yang ikut untuk region Sumatera,” ungkap Plt Kadispopar Muba, Muhammad Fariz.

    Dikatakan Fariz, untuk peserta yang ingin mendaftar bisa langsung mendatangi kantor Dispopar Muba. “Selain itu, bisa juga kontak melalui telepon dengan menghubungi saudara Sandy Yudha 085367447744, Iqbal 082378690000, dan Joe 085384667199,” ujarnya.

    Bupati Muba Dodi Reza mengajak pebalap motor di region Sumatera mengasah skill di sirkuit internasional Skyland. “Selain itu, melalui kejurnas ini kita bisa membidiki pembalap berpotensi. Kita support mengikuti kejuaraan di tingkat internasional,” tegasnya.

    Pembina dan Penggerak Olahraga Terbaik se-Indonesia ini mengajak seluruh peserta menjunjung tinggi sportivitas saat kompetisi berlangsung. “Ini harus kita prioritaskan bersama, semoga pada pelaksanaannya nanti akan berjalan lancar dan sukses,” pungkasnya.(ril/humas)

  • Peringati Haornas, Dodi Senam Bersama Ribuan Warga

    Peringati Haornas, Dodi Senam Bersama Ribuan Warga

    SUARAPUBLIK,Muba- Ribuan masyarakat Bumi Serasan Sekate memadati Lapangan Gelanggang Remaja Sekayu,melaksanakan senam bersama yang digelar Pemkab Muba melalui Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata (Dispopar) dalam rangka Peringati Hari Olahraga Nasional (Haornas) ke-36 tingkat Kabupaten Musi Banyuasin (Muba), Jum’at pagi (6/9/2019).

    Bupati Muba H Dodi Reza Alex didampingi Kepala OPD di lingkungan Pemkab Muba turut hadir mengikuti senam bersama dan sebelumnya sudah melakukan gowes dari Rumah Dinas Bupati hingga ke lokasi acara.

    Dikatakan Dodi, Perayaan Haornas 2019 ini bisa dijadikan momentum untuk menggelorakan lagi budaya olahraga. Apalagi putra-putri terbaik Kabupaten Muba telah menorehkan prestasi olahraga yang gemilang baik di kanca nasional hingga tingkat nasional.

    “Melalui peringatan Haronas ini, Pemkab Muba kembali menunjukkan kepedulian terhadap olahraga dengan generasi muda dan semua kalangam, terlihat disini ada PPLPD dan siswa-siswi sekolah serta atlet-atlet dari 16 Cabang olahraga yang dibina pemkab sehingga mampu menorehkan prestasi luar biasa, “ucapnya

    Pembina dan Penggerak Olahraga terbaik nasional ini juga mengatakan, esensi dari peringatan Haronas ini sesuai tema yaitu “Ayo Olahraga, Dimana Saja, Kapan Saja”, sebetulnya itu yang dikembangkan di Kabupaten Muba.

    “Olahraga itu bisa di venue olahraga, bisa di lapangan terbuka hijau seperti ini, bis juga di pinggiran Sungai Musi Bongen (pantai tahunan Sekayu), jadi bisa dilaksanakan dimana saja dan siapa saja, mari kita galakkan olahraga. Esensi dari Haornas ini adalah memasyarakatkan olahraga secara luas dan nyata di Kabupaten Muba, “pungkas Dodi.

    Sementara itu menurut Plt Kepala Dispopar Kabupaten Muba, Muhammad Faris SSTP MSi mengatakan penyelenggaraan Haornas tingkat Kabupaten ini menjadi ajang menggalakkan olahraga bagi semua kalangan di Kabupaten Muba.

    “Kita juga patut mengapresiasi sebagi kota olahraga dan Bupati kita sebagai pembina dan penggerak olahrga terbaik di tingkat nasional dari Kemenpora RI, maka dari itu kita selenggarakan pula Turnamen futsal bekerjasama dengan IMMUBA dalam rangka memeriahkan event ini,”bebernya.

    Pada kesemapatan yang sama, seusai senam bersama Bupati Muba membuka secara resmi Turnamen Futsal U-30 yang digelar oleh Ikatan Mahasiswa Muba (IMMUBA) bersama Dispopar Kabupaten Muba, di Gedung Futsal Gelanggang Remaja Sekayu.

    Sementara itu Ketua IMMUBA, Parlan Akbar menyampaikan ucapan terimakasih atas dukungan Pemkab Muba sehingga terselenggaranya turnamen futsal ini.

    “Kegiatan Ini adalah kegiatan rutin tahunan yang dilaksanakan IMMUBA dalm rangka memperingati HUT RI sekaligus Haornas. Kami ucapkan terimakasih kepada Pemkab Muba disini Dispopar yang telah mensuport kami untuk melaksanakan kegiatan ini,”ucapnya.(ril/humas)

  • Kejuaraan Dunia Tapak Suci World Championship 2019, Tiga Atlet Asal Muba Dapat Medali Emas

    Kejuaraan Dunia Tapak Suci World Championship 2019, Tiga Atlet Asal Muba Dapat Medali Emas

    SUARAPUBLIK,Surakarta- Atlet tapak suci Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) berhasil memborong sebanyak tiga medali emas di ajang 1 st Tapak Suci World Championship 2019 di Kota Surakarta Jawa Tengah 31 Agustus-5 September 2019 yang diikuti 16 Negara dan 33 Provinsi.

    Tiga medali emas tersebut diraih oleh atlet atas nama Nia Larasati Kls E/pi, Fransisca Sandra Dewi Kelas F/Pi, dan Zubaidah Kelas C/pi.

    “Alhamdulillah, dari total empat medali emas tiga diantaranya berhasil diraih atlet asal Kabupaten Muba dan ini prestasi yang sangat membanggakan,” ungkap Ketua Pengkab IPSI Muba, Tabrani Rizki.

    Pada ajang ini, lanjutnya, atlet asal Muba yang mewakili Provinsi Sumsel duduk di peringkat ke-6. “Total peraihan atlet Sumsel 4 emas, 2 perak dan 4 perunggu,” bebernya.

    Thabrani menambahkan, untuk peraihan dua medali perak diraih atlet asal Muba atas nama Alif Khan kelas E/pa dan Beregu Pa atas nama Reza Tri Saputra dan Alif Khan.

    “Untuk Perunggu dipersembahkan Atlet Muba atas nama Nabila klas D/pi, ganda putri atas nama Indah Pertiwi dan Ade Indah Silvia serta berebut putri atas nama Nia Larasati, Zubaidah dan Fransisca Sandra,” terangnya.

    Atlet Tapak Suci Muba peraih medali emas, Nia Larasati mengucapkan rasa syukur atas peraihan yang diperoleh. “Terima kasih atas support pak Bupati Muba Dodi Reza serta Pengkab IPSI Muba yang all out memberikan support kepada kami atlet asal Muba,” ungkapnya.

    Sementara itu, Bupati Muba Dodi Reza mengucapkan selamat atas peraihan atlet Tapak Suci asal Muba yang mampu meraih tiga medali emas sekaligus pada ajang kejuaraan tingkat dunia.

    “Bertambah lagi capaian prestasi atlet asal Muba di tingkat dunia, yang paling penting kita atlet asal Muba bertanding yang menjunjung tinggi sportivitas,” ujar Dodi.

    Pembina dan Penggerak Olahraga Terbaik se-Indonesia ini menambahkan, prestasi tersebut harus dipertahankan bahkan ditingkatkan. “Terus berlatih dan komitmen untuk membawa nama baik Muba baik di tingkat nasional maupun internasional,” pungkasnya.(ril/humas)

  • Dodi Segera Bentuk Tim Percepatan Kawasan Industri Hijau Bayung Lencir

    Dodi Segera Bentuk Tim Percepatan Kawasan Industri Hijau Bayung Lencir

    SUARAPUBLIK,Muba- Gagasan Bupati Musi Banyuasin (Muba) H Dodi Reza Alex berencana membangun Kawasan Industri Hijau di Kecamatan Bayung Lencir sepertinya tidak main-main. Bertempat di Ruang Rapat Serasan Sekate, Kamis (5/9/2019) dilaksanakan Rapat Koordinasi Percepatan Pembangunan Kawasan Industri Bayung Lencir Green Industrial Park yang dihadiri OPD Pemkab Muba terkait.

    Bupati mengatakan, kenapa dipilih Kecamatn Bayung Lencir karena disana pusat industri minyak-gas dan kelapa sawit. Jadi Bayung Lencir sangat strategis untuk dijadikan Kawasan Industri Hijau.

    “Ide awal dipilihnya Bayung Lencir selain karena memang kawasan industri migas dan perkebunan, di Bayung Lencir juga telah menemukan giant discovery atau cadangan gas terbesar nomor empat di dunia,”ucap Dodi.

    Dikatakan Dodi, kesempatan yang ada sekarang ini harus dimanfaatkan, memang masih sekitar dua hingga tiga tahun lagi, namun perlu disiapkan dari sekarang. Setiap kegiatan industri dan hilirisasi komoditas oleh BUMD sedapat mungkin diarahkan di titik lokasi rencana kawasan industri tersebut.

    “Segera buat Tim Percepatan Pembangunan kawasan Industri Bayung Lencir/Green Industrial Park yang diketuai Sekretaris Daerah dan melibatkan OPD terkait disini, sesuai bidang masing-masing. Saya minta master plan, tata ruang dan blue print turunan ini segera dikerjakan, “ujarnya.

    Lanjut Dodi, pada pertemuan berikutnya undang perusahaan yang ada di sekitar wilayah Bayung Lencir melalui SKK Migas dan K3S serta perusahaan perkebunan juga. Selanjutnya kita susun rencana kerja, siapa dan apa yang harus dikerjakan dengan dirinci, investor yang berminat juga disiapkan disamping roadshow ke perusahaan luar, jadi berjalannya pararel.

    “Tim percepatan diluar OPD butuh koordinator, maka perlu disediakan Sekretariat di kantor Perwakilan Palembang. Mulai dari sekarang, sehingga jika muncul kendala secara teknis dapat segera dicarikan solusi terbaik. Kemudian rencana ini masukan ke RPJM kita, bahwa akan ada kawasan industri milik Muba bekerjasama dengan perusahaan yang memanfaatkan SDA yang ada, “pungkas Dodi.

    Sementara itu Tim Percepatan Pembangunan Kawasan Industri Hijau Kecamatan Bayung Lencir, Muhammad Johnson memaparkan tujuan Pembanguna Bayung Lencir Green Industrial Park sebagai pusat kegiatan industri, sehingga perekonomian Muba mengalami kemajuan dan kesejahteraan rakyat meningkat.

    “Dari peluang-peluang bisnis yang ada dalam rangka pemanfaatan SDA, peluang bisnis yang prioritas harus segera direalisasi adalah Bayung Lencir Green Industrial Park. Untuk itu studi pembangunan yang mendesak harus disiapkan yaitu, master plan dan site plan dan untuk itu pembiayaannya akan diupayakan dari calon mitra kerjasama,”bebernya.

    Johnson juga memaparkan peluang bisnis yang mengikuti Bayung Lencir Green Industrial Park yaitu, PLTG dan PLTGf, water treatment plant, pengolahan limbah kawasan, kilang gas untuk kebutuhan, industri agro (karet dan sawit) dan rest area serta SPBU BBM/BBG.

    “Tindak lanjut yaitu perlunya pembentukan Tim Percepatan Pembangunan Kawasan Industri Hijau Bayung Lencir, penetapan lokasi kawasan, follow up meeting, penyusunan studi pembangunan, penyusunan business plan dan industrial park and investment ecounter,”jelasnya.(ril/humas)

  • Komitmen Bersama Sukseskan Sensus Penduduk 2020

    Komitmen Bersama Sukseskan Sensus Penduduk 2020

    SUARAPUBLIK,Muba- Di indonesia sensus penduduk sudah enam kali dilakukan, dan di tahun 2020 mendatang sensus ketujuh akan dilakukan dengan metode yang berbeda yakni dilakukan secara online.

    Demikian disampaikan Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel), Ir Endang Tri Wahyuningsih MM saat Beraudiensi dengan Bupati Musi Banyuasin (Muba) H Dodi Reza Alex di Ruang Audiensi Bupati, Kamis (5/9/2019).

    “Guna menyediakan data jumlah, komposisi, distribusi dan karakteristik penduduk indonesia menuju satu data, sensus penduduk 2020 akan dilakukan secara online. Kemudian untuk metode sensus menggunakan metode kombinasi, yaitu data Dinas Dukcapil sebagai sumber data utama dan mengandalkan sensus mandiri melalui web sebagai modal pendataan mandiri, “jelasnya.

    Endang memaparkan bahwa dengan adanya sensus menggunakn sistem ini, diharapkan tidak ada lagi double data. Update kependudukan bisa sesuai dengan fakta di lapangan. Pasalnya saat ini masih ada masyarakat yang sebenarnya berdomisili di kota A namun beraktifitas di kota B dan tak tercatat di Dukcapil sehingga data antara BPS dan Dukcapil berbeda.

    “Manfaat data penduduk 2020 antara lain untuk mengetahui jumlah penduduk yang berdomisili di wilayah administratif terkecil (RT/RW), penguatan data administrasi kependudukan menuju Satu Data Kependudukan Indonesia, evaluasi pembangunan, serta membantu dalam perencanaan berbagai bidang sarana umum, transportasi dan lainnya, “beber Endang.

    Sementara itu, Bupati Muba H Dodi Reza Alex mengatakan untuk kesiapan sensus dengan metode online tentunya harus diperhatikan ketersediaan infrastrukturnya, di setiap daerah harus mendukung, sehingga pihak BPS bisa dengan lancar melaksanakan sensus penduduk di tahun 2020 mendatang.

    “Sensus online ini harus dibarengi juga dengan sensus manual yang dilakukan selama ini, karena ada beberapa daerah yang belum siap untuk online. Dengan adanya pendataan penduduk di tahun mendatang, saya harapkan agar BPS dapat menciptakan data yang valid untuk kabupaten Muba,”pungkasnya.

    Dikatakan Dodi bahwa setiap tahun ada sensus tingkat kemiskinan daerah, dan terdata angka kemiskinan Muba menurun tapi tetap tinggi. Hal ini tentu karena beberapa penyebab, seperti inflasi tinggi karena hampir 90 persen warga Muba bergantung pada komoditas, sehingga jika harga komoditas turun maka mempengaruhi angka kemiskinan.

    “Dari angka kemiskinan tersebut saya tidak yakin datanya 100 persen valid, bukan karena Muba angka kemiskinan tinggi tapi terus mengalami penurunan. Tapi memang data di lapangan ini perlu diperbarui, jangan hanya sample saja yang dipersentasikan,”ujarnya.

    Bupati juga mengatakan, Pemkab Muba sudah fokus dalam program pengentasan kemiskinan, sudah dibentuk tim untuk fokus ke daerah kantong kemiskinan. Pemkab Muba punya berbagai program seperti program bedah rumah, bantuan tunai dan non tunai bagi warga kurang mampu, pemberdayan masyarakat dengan Teknologi tepat guna yang menyasar pada warga kurang mampu dan juga memberikan solusi bagi warga yang bergantung pada komoditas dengan upaya hilirisasi komoditas karet dan sawit khusunya.

    “Nah dengan program yang sudah kami siapkan untuk mengentaskan kemiskinan tapi belum maksimal karena belum tepat sasaran, karena beberapa data yang belum terlalu singkron dengan data kependudukan di lapangan, tentu ini menjadi tugas kita bersama, supaya data penduduk miskin ini benar-benar sesuai dengan yang kami punya. Saya yakin jika data kependudukan sudah di benahi, pasti kita bisa terselesaikan masalah angka kemiskinan ini. Intinya kami Pemkab Muba siap mendukung BPS untuk melakukan sensus online mendatang, “ucapnya.

    Dipenghujung audiensi, Bupati Muba bersama Kepala Dinas Dukcapil, Bappeda dan Kominfo beserta Kepala BPS provinsi Sumsel dan Kabupaten Muba, menandatangai papan komitmen Bersama Sukseskan Sensus Penduduk 2020.(ril/muba)

  • Dodi : Kerja Bersama dan bersama kerja Untuk Pembangunan Di Muba

    Dodi : Kerja Bersama dan bersama kerja Untuk Pembangunan Di Muba

    SUARAPUBLIK,Palembang- Acara kenal pamit Kepala Kepolisian Resor Musi Banyuasin, Rabu (4/9/2019) malam, berlangsung khidmat. Pisah sambut yang dilaksanakan di Pendopoan Griya Bumi Serasan Sekate tersebut di hadiri Bupati Muba H Dodi Reza Alex, Wakil Bupati Muba Beni Hernedi, Sekretaris Daerah Kabupaten Muba Drs H Apriyadi MSi, Kasdim 0401 Muba Mayor Inf M Daud, dan para Kepala Perangkat Daerah Muba.

    Dalam acara ini AKBP Andes Purwanti SE MM digantikan oleh Kapolres Muba baru AKBP Yudhi Surya Markus Pinem SIK.

    AKBP Andes Purwanti SE MM pada kesempatan itu menyampaikan permohonan maafnya jika selama bertugas di Kabupaten Muba meninggalkan kesan yang kurang berkenan, dan mengucapkan terimakasih kepada semua pihak yang telah membantunya dalam menjalankan tugas sebagai Kapolres Muba.

    “Terimakasih kepada Bupati dan masyarakat Muba yang telah memberikan bantuan dan dukungan selama kami melaksanakan tugas disini yang kurang lebih satu tahun empat bulan,” ucap Andes.

    Ia juga memohon doa supaya bisa mengemban amanah ditempat yang baru sebagai Wakapolresta Palembang.

    Kapolres Muba AKBP Yudhi Surya Markus Pinem SIK memohon dukungan dari Bupati beserta jajaran Pemerintah Kabupaten Muba untuk bersinergi menyelesaikan persoalan-persoalan ditengah masyarakat.

    “Mohon diterima kami sekeluarga, menjadi warga baru di Bumi Serasan Sekate. Mohon doa dan dukungannya juga supaya kami berhasil melaksanakan tugas sebagai Kapolres Muba. Kepada Ibu Andes semoga sukses selalu ditempat yang baru,” kata Yudhi yang sebelumnya menjabat sebagai Kapolres Banyuasin.

    Bupati Muba H Dodi Reza Alex dalam sambutannya mengucapkan selamat dan terima kasih kepada AKBP Andes Purwanti SE MM yang telah banyak membantu pemerintah daerah dalam menjalankan pembangunan di Kabupaten Muba. Dodi juga mengucapkan selamat datang kepada Kapolres Muba yang baru.

    “Mudah-mudahan malam ini malam yang bahagia buat kita semua, bahagia untuk Ibu Andes dalam menjalankan tugas ditempat yang baru. Dan kita juga berbahagia atas kerja sama dan kolaborasi antara Kepolisian Pemerintah daerah dan masyarakat MUba terus berjalan dengan baik sesuai apa yang kita harapkan dengan kehadiran Kapolres Muba baru AKBP Yudhi Surya Markus Pinem SIK,” untuk itu mari terus kita tingkatkan layanan kita kepada masyarakat Muba dengan kerja bersama sama dan bersama sama kerja menuju Muba Maju Berjaya ujarnya.(ril/humas)

  • DPK MUBA dan PT.Telekomunikasi Indonesia  Tambah Layanan Digital Learning Corner

    DPK MUBA dan PT.Telekomunikasi Indonesia Tambah Layanan Digital Learning Corner

    SUARAPUBLIK,Muba-Pustaka Digital (PaDi) yang merupakan Program implementasi Digital Learning Corner ( Taman baca digital) yang menyediakan kumpulan e-book gratis yang dapat diakses dilokasi tertentu melalui Personal Computer (PC). Aplikasi PaDi ini merupakan wujud implementasi nyata bagian dari Program BUMN Hadir Untuk Negeri dalam hal ini PT.Telekomunikasi Indonesia yang telah bekerja sama dengan DPK ( Dinas Perpusatakaan dan Kerarsipan Kabupaten Muba menambah layanan Digital khususnya Taman Baca Digital untuk meningkatkan minat baca masyarakat di Kabupaten Musi Banyuasin dan Program Kerja sama ini kita sangat apresiasi dan program ini kiranya kedepan dapat juga di teruskan ke Taman Baca Desa Desa ataupun Perpusatakaan Sekolah sekolah yang berada Diwilayah Kabupaten Musi Banyuasin sehingga dengan Program Pustaka Digital ini kita harapkan akan menghasilkan SDM unggul Menuju Muba Maju Berjaya Ungkap Kadis Kominfo Herryandi Sinulingga AP

    Nurjanah Selaku Account Manager PT Telekomunikasi Indonesia Witel Sumsel Menyebutkan bahwa, Program Layanan Pustaka Digital ini sudah diluncurkan Pak Bupati Musi Banyuasin Dodi Reza Alex Noerdin bersama Bunda Baca Thia Yufada pada saat Pencanangan Gerakan Muba Membaca beberapa waktu lalu dan lanjutan kegiatan Program ini kami kembali bersama DPK Kab.Muba kembali menambah lagi layanan Pustaka Digital sebanyak 6 PC yang di install aplikasi pustaka digital oleh Tim Telekomunikasi Indonesia untuk menambah literasi digital bagi warga Musi Banyuaian yang kita siapkan di Kantor DPK kab MUBA semua ini tujuanya adalah untuk meningkatkan minat baca dan menambah ilmu pengetahuan warga Musi Banyuasin menuju ujarnya.

    Sementara itu Zainal Abidin selaku Kabid Layanan Perpustakaan, menyatakan bahwa DPK kab.muba sudah menyiapkan 6 unit PC untuk diinstall aplikasi PaDi, dan kami berharap bahwa dengan bertambahnya Layanan Pustaka Digital ini akan menambah khasanah koleksi e-book yang berisikan pelajaran dari kelas1 sampai dengan kelas XII ,pengetahuan umum dan konten pendidikan keterampilan, Pustaka Digital ini seiring dengan transformasi perpustakaan berbasis inklusi sosial merupakan media akses informasi dan pengetahuan bagi pemustaka tuturnya

    pada saat penandatanganan berita acara serah terima aplikasi Pustaka Digital (PaDi) oleh Kadin DPK Kab.Muba Yohanes Yubrar diwakili Apriadi Sekretaris DPK Muba menambahkan bahwa aplikasi pustaka digital merupakan salah satu upaya DPK Kab.Muba meningkatkan minat baca masyarakat, dan kedepan kami akan mengajukan lagi aplikasi ini untuk diinstall di Perpustakaan Desa dan perpustakaan sekolah. Dan untuk perpustakan desa khususnya akan diutamakan Perpustakaan Desa yang sudah mengikuti program transformasi perpustakaan berbasis inklusi sosial
    Adapun 6 Perpustakaan Desa yang telah mengikuti program inkkusi sosial adalah
    Perpustakan Bukit Jaya kec. Sungai lilin,Perpustakaan Desa Panca Tunggal kec. Sungai lilin,Perpustakaan Desa Sumber Rezeki kec. Sungai lilin,Perpustakaan Desa Tegal Mulyo kec. Keluang,Perpustakaan Desa Gajah Mati kec. Babat supat,Perpustakaan dan Kelurahan ngulak ungkapnya(ril/muba)

  • Bupati Terima Audiensi Pengurus Jamaat GPIN di Muba

    Bupati Terima Audiensi Pengurus Jamaat GPIN di Muba

    SUARAPUBLIK,Muba-Bupati Musi Banyuasin H. Dodi Reza Alex didampingi Kabag Kesra dan Plt Kabag Humas dan perwakilan Kesbangpol menerima Pengurus Jamaat GPIN Sekayu di Ruang Audiensi, Rabu (4/9/2019).

    Audiensi ini dalam rangka kenal pamit antara Pendeta yang lama dan Pendeta yang baru di Kabupaten Muba. Dalam kesempatan ini, Pendeta lama Hadi Waluyo menyampaikan permohonan maaf, sekaligus mengucapkan terima kasih kepada Pemkab Muba khususnya kepada Bupati Muba Dodi Reza, karena dirinya telah pindah tugas dan digantikan oleh Pendeta Mansyukur Waruwu, MTh.

    Sementara, Pendeta Mansyukur dalam sambutannya mengatakan bahwa ia siap mendukung program-program pemerintah dan memohon bantuan serta arahan Bupati Muba selama ia menjalankan tugasnya di Muba.

    “Kami sangat mendukung program-program Pemkab Muba dengan membina masyarakat terkhusus umat kristiani supaya keberadaan kami punya peran penting dan berkolaborasi bersama pemerintah kabupaten Muba dalam hal peningkatan kualitas sumber daya manusia, dan mampu bekerja sama dalam melayani sesama umat manusia dimanapun berada,”ungkapnya

    Dalam kesempatan ini, Bupati Muba Dodi Reza Alex mengucapkan terima kasih kepada Pendeta Hadi Waluyo yang selama ini sudah bekerjasama dengan Pemkab Muba menjaga kerukunan umat beragama.

    Dan mengucapkan selamat datang kepada pendeta Mansyukur Waruwu, MTh, mudah-mudahan Pendeta merasa nyaman di Kabupaten Muba. dan mudah-mudahan kita bisa saling bersinergi untuk menjaga umat beragama.

    “Terima kasih pak Pendeta Hadi dan selamat bertugas ditempat yang baru. Kami juga mengucapkan selamat datang kepada Pak Pendeta Mansyukur semoga merasa nyaman berada di Kabupaten Muba yang kita cintai ini,”ucapnya.

    Dodi mengatakan toleransi disini memang harus diangkat, dan menjadi tugas pemerintah untuk memberikan pemahaman kepada tokoh masyarakat dan tokoh agama bagaimana tetap terjaga Muba zero konflik dengan toleransi antar umat beragama.

    “Walaupun di Muba ini mayoritasnya Islam, Kami Pemkab Muba juga memberikan perhatian juga bagi agama yang di akui oleh Pemerintah. Karena Muba sendiri adalah membangun umat berbasis agama. Berikan porsi dan ruangan bagi pemeluk agama masing-masing, karena kita multi etnis,”tutupnya.(ril/humas)

  • BI Apresiasi Pemkab Muba Implementasi Transaksi Non Tunai

    BI Apresiasi Pemkab Muba Implementasi Transaksi Non Tunai

    SUARAPUBLIK,Sekayu – Kepala Divisi Sistem Pembayaran dan Manajemen Intern Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumatera Selatan , Gede Arnawa mengapresiasi atas komitmen Pemkab Musi Banyuasin (Muba) implementasi elektronifikasi transaksi keuangan pemerintahan.

    “Kami lihat Pemkab Muba sudah menerapkan tata kelola keuangan berbasis elektronifikasi, tentu nantinya bisa dijadikan salah satu pilot project untuk implementasi elektronifikasi Pemerintah Daerah di wilayah Sumsel, “ucapnya saat Audiensi Dengan Bupati Muba, Rabu (4/9/2019).

    Disebutkannya, elektronifikasi transaksi pemerintah bertujuan untuk mewujudkan perluasan Less Cash Society dan keuangan inklusif melalui peningkatan akses keuangan untuk layanan transaksi non tunai. Selama ini transaksi non tunai yang diterapkan Pemkab Muba dianggap berjalan sangat baik. 

    Sementara itu Bupati Muba H Dodi Reza Alex Noerdin mengatakan, salah satu penerapan elektronifikasi transaksi keuangan merupakan pogram prioritas Pemkab Muba. Dimana Pemerintah bisa mewujudkan transparansi di semua transaksi pembayaran, yang ujungnya Less Cash Society memang diarahkan kesana.

    “Kami sebetulnya tanpa dijadikan pilot projet arahnya memang seperti itu, kalau bicara manajemen keuangan, Pemkab Muba sudah menerapkan tata kelola keuangan sebagai pondasi kita dalam melaksanakan kegiatan. Selalu menjaga agar tata kelola keuangan pemerintah yang transparan dan terjaga dengan baik, “bebernya.

    Dodi juga mengucapkan terima kasih kepada BI Provinsi Sumsel yang sudah mengasistensi untuk mendorong pemerintah menuju elektronifikasi transaksi keuangan, nantinya tinggal dipilih program mana yang harus diterapkan di Kabupaten Muba dan selanjutnya nanti disempurnakan.

    “Silahkan pihak BI jika mau melakukan kunjungan ke instansi mana saja dalam lingkup Pemkab Muba, sehingga bisa menemukan inovasi apa saja yang bisa diselaraskan Visi BI menuju transaksi non tunai, “ucapnya.(ril/muba)