SUARAPUBLIK.ID,MUBA- Proses lelang jabatan Sekretaris Daerah (Sekda) Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) diharapkan melahirkan Sekda defenitif yang kredibel dan mampu menjadi motor penggerak Pengamat Politik : Proses Lelang Jabatan Sekda Muba, Adu Gagasan Jangan Serang Personal
SUARAPUBLIK.ID,MUBA- Proses lelang jabatan Sekretaris Daerah (Sekda) Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) diharapkan melahirkan Sekda defenitif yang kredibel dan mampu menjadi motor penggerak pemerintahan setempat.
Demikian disampaikan Pengamat Sosial Politik, Bagindo Togar, Selasa (27/1/2026).
Menurut Bagindo, proses seleksi jabatan sekda defenitif harus dimulai dari panitia seleksi yang kredibel yang mengetahui persis sosok sekda seperti apa yang dibutuhkan kabupaten Muba.
Apalagi kata Bagindo, sepak terjang bupati dan wakil bupati Muba saat ini masih terbilang baru di dunia birokrasi dan politik, sehingga dibutuhkan seorang sekda yang syarat pengalaman yang paham birokrasi.
“Harus disadari dulu bahwa kepala daerah dan wakil kepala daerah Muba dari sisi pengalaman birokrasi masih sangat lemah, tetapi semangat politiknya sangat tinggi, karena itu pentingnya Muba memiliki sekda yang cakap dalam segala aspek,” ujar Bagindo.
Apalagi peran Sekda sangatlah vital, mengingat sekda merupakan motor utama penggerak birokrasi pemerintahan Muba.
Bagindo pun memberikan catatan penting kepada seluruh konstestan yang ikut dalam seleksi lelang Sekda defenitif untuk adu gagasan dalam membangun pemerintahan, bukan saling serang serang individu atau personal.
“Kalau saling adu gagasan, adu program, adu visi misi, adu kebijakan itu malah bagus, tetapi jangan saling menjatuhkan secara pribadi,” ujarnya.
Dari proses seleksi tersebut, lanjut Bagindo nantinya akan bermuara pada Kementrian Dalam Negeri yang menjadi penentunya.
“Proses ini kan muaranya tetap kembali kepada Kemendagri. Saya rasa saat ini semua kandidat telah melakukan langkah-langkah, bisa saja melakukan lobi-lobi ke kemendagri,” katanya.
Diketahui Pemkab Muba segera membuka lelang jabatan Sekda definitif.
Saat ini, posisi tertinggi Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkab Muba tersebut masih dijabat Penjabat (PJ).
Hal itu dibenarkan Kepala BKPSDM Muba Ir H Pathi Riduan SE ATD IIP MM ketika di konfirmasi, Senin 26 Januari 2026.
Dikatakan Pathi, untuk pengumuman dan pengumpulan berkas seleksi lelang jabatan sekda definitif akan dilaksanakan pada tanggal 28 Januari sampai 11 Febuari 2026.
Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun di lapangan, lelang terbuka untuk jabatan Sekda definitif muncul sejumlah nama yang akan ikut meramaikan kontestasi, diantara nama yang mencuat yakni Kepala Disbun Bustanul Arifin, Kepala Bappeda Mursalin, Pj Sekda Muba Drs Syafaruddin, Asisten 1 Setda Muba Ardiansyah, Seketaris DPRD Muba Mirwan Susanto, Kepala Disperindag Hendra Tris Tomy, dan Kepala BKPSDM Muba Pathi Riduan. setempat.
Demikian disampaikan Pengamat Sosial Politik, Bagindo Togar, Selasa (27/1/2026).
Menurut Bagindo, proses seleksi jabatan sekda defenitif harus dimulai dari panitia seleksi yang kredibel yang mengetahui persis sosok sekda seperti apa yang dibutuhkan kabupaten Muba.
Apalagi kata Bagindo, sepak terjang bupati dan wakil bupati Muba saat ini masih terbilang baru di dunia birokrasi dan politik, sehingga dibutuhkan seorang sekda yang syarat pengalaman yang paham birokrasi.
“Harus disadari dulu bahwa kepala daerah dan wakil kepala daerah Muba dari sisi pengalaman birokrasi masih sangat lemah, tetapi semangat politiknya sangat tinggi, karena itu pentingnya Muba memiliki sekda yang cakap dalam segala aspek,” ujar Bagindo.
Apalagi peran Sekda sangatlah vital, mengingat sekda merupakan motor utama penggerak birokrasi pemerintahan Muba.
Bagindo pun memberikan catatan penting kepada seluruh konstestan yang ikut dalam seleksi lelang Sekda defenitif untuk adu gagasan dalam membangun pemerintahan, bukan saling serang serang individu atau personal.
“Kalau saling adu gagasan, adu program, adu visi misi, adu kebijakan itu malah bagus, tetapi jangan saling menjatuhkan secara pribadi,” ujarnya.
Dari proses seleksi tersebut, lanjut Bagindo nantinya akan bermuara pada Kementrian Dalam Negeri yang menjadi penentunya.
“Proses ini kan muaranya tetap kembali kepada Kemendagri. Saya rasa saat ini semua kandidat telah melakukan langkah-langkah, bisa saja melakukan lobi-lobi ke kemendagri,” katanya.
Diketahui Pemkab Muba segera membuka lelang jabatan Sekda definitif.
Saat ini, posisi tertinggi Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkab Muba tersebut masih dijabat Penjabat (PJ).
Hal itu dibenarkan Kepala BKPSDM Muba Ir H Pathi Riduan SE ATD IIP MM ketika di konfirmasi, Senin 26 Januari 2026.
Dikatakan Pathi, untuk pengumuman dan pengumpulan berkas seleksi lelang jabatan sekda definitif akan dilaksanakan pada tanggal 28 Januari sampai 11 Febuari 2026.
Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun di lapangan, lelang terbuka untuk jabatan Sekda definitif muncul sejumlah nama yang akan ikut meramaikan kontestasi, diantara nama yang mencuat yakni Kepala Disbun Bustanul Arifin, Kepala Bappeda Mursalin, Pj Sekda Muba Drs Syafaruddin, Asisten 1 Setda Muba Ardiansyah, Seketaris DPRD Muba Mirwan Susanto, Kepala Disperindag Hendra Tris Tomy, dan Kepala BKPSDM Muba Pathi Riduan.