Category: Musi Banyuasin

  • Pj Sekda Muba Terima Kunjungan PWI, Siap Dukung Kegiatan Hari Pers Nasional

    Pj Sekda Muba Terima Kunjungan PWI, Siap Dukung Kegiatan Hari Pers Nasional

    SUARAPUBLIK.ID, MUBA- Penjabat Sekretaris Daerah Muba Drs Syafaruddin MSi menerima kunjungan silaturahmi dari para pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Muba, Rabu (4/2/2026) di Ruang Rapat Sekda.

    Dalam kesempatan ini, Ketua PWI Muba Intan Heldiana mengatakan, bahwa pertemuan ini merupakan kesempatan baik untuk bersilaturahmi dan menyampaikan rencana kegiatan PWI Muba. “Kami senang bisa bersilaturahmi dengan Pj Sekda Muba. Kami juga ingin menyampaikan bahwa PWI Muba akan menghadiri Hari Pers Nasional di Banten,” ujarnya.

    Intan juga menyampaikan bahwa sebanyak 30 orang akan berangkat pada hari Jumat tanggal 6 Februari mendatang. “Semoga kami dapat membawa harum nama Kabupaten Muba di manapun kami berada,” tambahnya.

    Pj Sekda Muba mengapresiasi peran aktif PWI Muba dalam menyebarkan informasi dan mempromosikan Muba. “Kami sangat mengapresiasi peran aktif PWI Muba dalam menyebarkan informasi dan mempromosikan Muba. Kami berharap PWI Muba terus bersinergi dengan pemerintah daerah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” tambahnya.

    Sementara itu Kepala Bagian Kerja Sama Sekretariat Daerah Kabupaten Muba, Irfan SH MSi menyampaikan, selaku pemerintah daerah, menyambut baik rencana peringatan Hari Pers Nasional (HPN) tahun 2026 yang telah disampaikan oleh Ketua PWI tadi. PWI adalah mitra strategis pemerintah, terutama dalam menyampaikan informasi yang akurat dan edukatif kepada masyarakat.

    “Kami berharap, kolaborasi antara pemerintah daerah dan PWI terus terjaga. Sekali lagi, selamat dan sukses kepada PWI dalam memperingati HPN. Semoga insan pers tetap profesional, menjaga integritas, dan semakin solid,”ucapnya.

  • Pemkab Muba Perkuat Akses Keadilan, Maksimalkan Bantuan Hukum Gratis Bagi Warga Miskin

    Pemkab Muba Perkuat Akses Keadilan, Maksimalkan Bantuan Hukum Gratis Bagi Warga Miskin

    SAUARAPUBLIK.ID,PALEMBANG- Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin (Pemkab Muba) dibawah komando Bupati Muba HM Toha SH dan Wakil Bupati Kiai Abdur Rohman Husen menegaskan komitmennya dalam memperluas akses keadilan bagi masyarakat, khususnya fakir miskin.

    Hal ini diketahui saat Rapat Evaluasi dan Verifikasi Kesepakatan Bersama Antara Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin dengan Lembaga Bantuan Hukum (LBH) di Kantor Perwakilan Musi Banyuasin di Palembang, Selasa (3/02/2026).

    Dalam kesempatan rapat tersebut dipimpin langsung Asisten 1 Setda Muba Ardiansyah PhD yang Turut didampingi Kabag Hukum Yunita SH MH, Tim Ahli Bupati Muba Bidang Hukum Dr Konar Zuber SH MH, dan Kabag Kerjasama Irfan SH MSi.

    “Rapat ini menjadi ruang strategis untuk mengevaluasi sekaligus memverifikasi berbagai nota kesepahaman (MoU) antara Pemkab Muba dengan lembaga bantuan hukum, agar implementasinya benar-benar tepat sasaran, akuntabel, dan sesuai dengan kebutuhan riil masyarakat,” ujar Asisten 1 Setda Muba, Ardiansyah PhD.

    Ia menekankan bahwa bantuan hukum bukan sekadar kewajiban normatif Pemerintah Daerah, tetapi merupakan instrumen penting dalam menjamin hak konstitusional warga negara.

    “Evaluasi ini penting agar setiap kerja sama benar-benar memberi manfaat nyata, bukan hanya administratif,” ujarnya.

    Senada dikatakan Kabag Hukum Setda Muba Yunita SH MH menegaskan bahwa verifikasi dilakukan untuk memastikan lembaga mitra memenuhi standar profesional, integritas, serta memiliki komitmen kuat dalam memberikan pendampingan hukum kepada masyarakat kurang mampu.

    “Pemkab Muba berharap seluruh kesepakatan yang terjalin tidak hanya berhenti pada dokumen kerja sama, tetapi mampu diterjemahkan dalam pelayanan hukum yang mudah diakses, responsif, dan berpihak pada keadilan sosial,” ulasnya.

    Lanjutnya, langkah ini sekaligus menegaskan posisi Pemkab Muba sebagai daerah yang konsisten membangun tata kelola Pemerintahan berbasis hukum dan perlindungan hak masyarakat.

  • Masyarakat Muba Dukung Penuh Polri Berada Di Bawah Langsung Presiden.

    Masyarakat Muba Dukung Penuh Polri Berada Di Bawah Langsung Presiden.

    SUARAPUBLIK.ID,MUBA- Kepolisian Republik Indonesia Terkhusus Polres Muba Mendapat Dukungan Penuh Dari Tokoh Agama, Tokoh Adat dan Tokoh Pemuda Agar Polri Tetap Berada dibawah Kepemimpinan Presiden.

    Sikap dukungan tersebut disampaikan langsung melalui Vidio pernyataan resmi yang beredar ditengah – tengah masyarakat.

    Dalam pernyataannya di vidio, Dari Beberapa Tokoh menyampaikan bahwa dukungan tersebut mencerminkan aspirasi masyarakat kab. Muba, termasuk, Ketua NU, Ketua LD, Toga, Tomas, yang memiliki komitmen kuat terhadap persatuan dan kecintaan kepada bangsa.

    Dari pernyataan itu, Mereka menegaskan bahwa penempatan Polri dibawah Presiden serta proses pemilihan pimpinan kepolisian melalui DPR RI merupakan mekasnisme yang tepat dalam menjaga stabilitas, profesionalitas dan independensi institusi kepolisian.

    Menurut mereka, ditengah kondisi sosial saat ini, peran polri masih dibutuhkan sebagai Polri penegak hukum, pelindung serta pelayan masyarakat. Kemudian pentingnya membangun sinergi antara masyarakat, supremasi hukum dan Institusi Kepolisian demi terciptanya keamanan dan ketertiban yang berkelanjutan.

    Pernyataan dalam vidio itu menambah dukungan dari berbagai kalangan terhadap kebijakan mempertahankan Polri tetap berada langsung dibawah Presiden, sekaligus Memperkuat sikap penolakan terhadap wacana penempatan Polri dibawah Kementerian tertentu.

    “Saya sebagai kasi Humas Polres Muba, mewakili Kapolres Muba mengucapkan terima kasih kepada seluruh elemen masyarakat yang memberi dukungan penuh ke Polri atas kecintaan nya kepada Polri. Sekali lagi kami mengucapkan terima kasi”Ujar Kasi Humas AKP Hutahaean mewakili Kapolres Muba AKBP Ruri Prastowo jumat (30/1).

  • Bupati Muba Apresiasi KUD Sejahtera, Perkuat Hilirisasi Sawit hingga Minyak Makan Merah

    Bupati Muba Apresiasi KUD Sejahtera, Perkuat Hilirisasi Sawit hingga Minyak Makan Merah

    SUARAPUBLIK,MUBA — Bupati Musi Banyuasin H M Toha Tohet SH didampingi Ketua TP PKK Muba Hj Patimah Toha menghadiri Rapat Anggota Tahunan (RAT) Koperasi Unit Desa (KUD) Sejahtera Tahun Buku 2025 yang digelar di Halaman Kantor KUD Sejahtera, Kelurahan Babat, Kecamatan Babat Toman, Kamis (29/1/2026).

    Dalam sambutannya, Bupati Toha memberikan apresiasi atas terselenggaranya RAT sebagai wujud komitmen koperasi dalam menerapkan prinsip tata kelola yang transparan dan akuntabel. Ia menyampaikan, RAT merupakan forum tertinggi dalam kehidupan koperasi dan menjadi tolok ukur efektivitas kinerja pengurus serta pengelola.

    “Rapat Anggota Tahunan ini sangat penting, bukan hanya sebagai kewajiban organisasi, tetapi juga sebagai sarana evaluasi dan penentuan arah kebijakan koperasi ke depan,” ujar Bupati Toha.

    Bupati kebanggaan masyarakat Bumi Serasan Sekate ini mengungkapkan, bahwa hingga saat ini total perkembangan koperasi di Kabupaten Musi Banyuasin mencapai 668 koperasi, yang terdiri dari 446 koperasi/KUD dan 242 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih yang tersebar di 15 kecamatan.

    Menurutnya, KUD Sejahtera memiliki posisi strategis dalam mendorong peningkatan kinerja dan daya saing koperasi, mengingat kiprahnya yang telah berdiri cukup lama serta konsisten memberikan manfaat nyata bagi anggotanya. “KUD Sejahtera ini menjadi contoh bagaimana koperasi bisa tetap eksis, maju, dan berprestasi. Saya minta seluruh peserta RAT mengikuti rapat ini dengan sungguh-sungguh serta memberikan masukan konstruktif demi kemajuan koperasi yang kita banggakan,” tegasnya.

    Dalam kesempatan itu, Bupati juga mengapresiasi capaian KUD Sejahtera yang berhasil meraih Juara I Koperasi Berprestasi Jenis Koperasi Produsen tingkat Kabupaten Musi Banyuasin. Prestasi tersebut, kata dia, tidak terlepas dari dukungan KUD Sejahtera terhadap program hilirisasi sawit. “KUD Sejahtera telah menjalin kemitraan pembangunan pabrik CPO dengan PT PUSSA. Ini merupakan satu-satunya koperasi primer di Sumatera Selatan, bahkan mungkin di tingkat nasional, yang memiliki pabrik CPO,” ungkapnya.

    Tak hanya itu, KUD Sejahtera juga merencanakan pembangunan pabrik minyak makan merah, yang diyakini akan memberikan nilai tambah signifikan bagi petani sawit dibandingkan hanya menjual Tandan Buah Segar (TBS). “Keberadaan pabrik minyak makan merah akan menjadi solusi bagi petani, karena mampu meningkatkan nilai tambah dan kesejahteraan mereka,” tambah Bupati.

    Sementara itu, Ketua Umum KUD Sejahtera Babat Toman Drs Thamrin MSi dalam laporannya menyampaikan bahwa pertanggungjawaban laporan keuangan dan fisik KUD Sejahtera telah disahkan dan mendapat persetujuan Bupati.

    Ia menjelaskan, luasan kebun sawit KUD Sejahtera saat ini bertambah dari 3.000 hektare menjadi 3.077 hektare, dan seluruh kebun telah memasuki masa produksi. Selain itu, pembangunan infrastruktur pendukung juga terus dilakukan, termasuk pengadaan alat berat. “Pada tahun ini kami juga merencanakan pengadaan ambulans,” ungkap Thamrin.

    Untuk target produksi, KUD Sejahtera menargetkan sekitar 72 ton pada tahun ini, dengan pembagian hasil 52 persen untuk petani, dan ke depan ditargetkan meningkat hingga 60 persen. “Terima kasih kepada Bapak Bupati yang di tengah kesibukannya tetap berkenan hadir di tengah petani dan anggota KUD Sejahtera. Ini menjadi motivasi besar bagi kami,” ujarnya.

    Turut hadir mendampingi dalam kegiatan tersebut, Asisten I Setda Muba H Ardiansyah SE MM PhD CMA, Kepala Dinas Koperasi dan UKM Muba Zulkarnain SP, Kepala Dinas Perkebunan Muba Dra Bustanul Arifin, Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Muba Hendra Tris Tomy SSTP MEc Dev, Camat Babat Toman Darwin SPd, Kapolsek Babat Toman IPTU Dedi Kurniawan SH MH, Danramil Babat Toman Kapten Arm Indrajaya, para pengurus dan anggota KUD Sejahtera, serta perwakilan perusahaan dan perbankan mitra koperasi.

  • Kembali Satres Narkoba Tangkap 3 Sekaligus Pengedar Narkoba 

    Kembali Satres Narkoba Tangkap 3 Sekaligus Pengedar Narkoba 

    SUARAPUBLIK.ID,MUBA- Kurun waktu satu hari, Satres Narkoba Polres Musi Banyuasin (Muba) berhasil mengungkap tiga kasus peredaran narkotika di wilayah Kabupaten Muba dan mengamankan tiga tersangka pengedar dengan total barang bukti lebih dari 31 gram sabu.

    Kasat Narkoba Polres Muba IPTU Budi Mulya melalui Kasi Humas AKP S. Hutahaean mengatakan penangkapan sejumlah pengedar setelah sebelumnya Satres Narkoba Polres Muba menerima laporan terkait peredaran narkoba pada sejumlah wilayah.

    “Ketiga pengungkapan ini merupakan hasil tindak lanjut dari laporan masyarakat yang kami dalami melalui penyelidikan intensif di lapangan. Dalam satu hari, tiga tersangka berhasil diamankan di lokasi berbeda,”ujar Hutahaean, Selasa (27/1/2027).

    Penangkapan pertama dilakukan pada Selasa, 20 Januari 2026 sekitar pukul 16.00 WIB di lokasi sumur minyak Desa Rantau Kasih, Kecamatan Lawang Wetan.

    “Satres Narkoba Polres Muba mengamankan SI (39) beserta barang bukti dua paket sabu seberat bruto 5,55 gram, satu wadah plastik dari pipa paralon, tisu, plastik bening, serta satu unit ponsel,”ungkapnya.

    Kemudian pada Kamis, 22 Januari 2026 sekitar pukul 18.00 WIB, polisi menggerebek belakang rumah kontrakan di Dusun II Desa Toman, Kecamatan Babat Toman dan mengamankan MY (33).

    “Pada lokasi kedua petugas menemukan 28 paket sabu seberat bruto 7,04 gram, satu kotak plastik, satu unit ponsel, dan satu helai celana pendek. Tersangka mengakui barang tersebut dititipkan kepadanya untuk dijual kembali,”ungkapnya.

    Masih di hari yang sama, hasil pengembangan membawa petugas ke rumah kontrakan lain di Desa Toman. Polisi kembali mengamankan IN (38) dengan barang bukti 50 paket sabu seberat bruto 19,03 gram, yang disimpan dalam beberapa wadah minyak rambut, satu tas sandang berisi plastik klip, timbangan digital, serta dua unit ponsel.

    “Ketiga tersangka saat ini telah diamankan di Polres Muba dan dijerat Pasal 114 UU Ri no 35 Tahun 2009 ttg narkotika Jo Uu Ri No 1 tahun 2026 ttg penyesuaian pidana. Kami akan terus melakukan pengembangan untuk memutus jaringan peredaran narkoba di wilayah Muba,” tegasnya.

  • TP PKK Muba Gelar Rapat Pembahasan Program Kerja 2026, Fokus Sinkronisasi Program

    TP PKK Muba Gelar Rapat Pembahasan Program Kerja 2026, Fokus Sinkronisasi Program

    SUARAPUBLIK.ID,MUBA- Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) menggelar Rapat Pembahasan Program Kerja TP PKK Kabupaten Muba Tahun 2026. Pada acara yang bersamaan juga dilakukan perkenalan dan penyerahan SK penetapan tugas kepada ketua TP PKK Kecamatan yang ada di Kabupaten Muba, Rabu (28/01/2025).

    Dalam sambutannya, Ketua TP PKK Kabupaten Musi Banyuasin Hj Patimah Toha menyampaikan, bahwa rapat ini bertujuan untuk mensinkronisasikan rencana pelaksanaan program kerja TP PKK Kabupaten Muba dengan program kerja TP PKK kecamatan.

    “Tujuan dilaksanakannya rapat ini adalah untuk mensinkronisasikan rencana pelaksanaan program kerja TP PKK Kabupaten Muba dengan program kerja TP PKK kecamatan sehingga lebih efektif dan bermanfaat untuk masyarakat,” ujarnya.

    Hj Patimah Toha juga berharap bahwa melalui pertemuan ini, PKK kecamatan dapat membuat program kerja yang sinkron dengan program kerja PKK kabupaten, disesuaikan dengan potensi dan keunggulan di wilayah kecamatan masing-masing.

    “Saya berharap melalui pertemuan ini, PKK kecamatan dapat membuat program kerja yang sinkron dengan program kerja PKK kabupaten, disesuaikan dengan potensi dan keunggulan di wilayah kecamatan masing-masing,” tambahnya.

    Ketua TP PKK Muba juga menekankan, pentingnya dukungan penuh dari ketua pembina PKK kecamatan terhadap pelaksanaan kegiatan PKK di wilayahnya. “Kepada ketua pembina PKK kecamatan, saya harapkan dukungan penuh terhadap pelaksanaan kegiatan PKK di wilayahnya,” tandasnya.

  • Diduga Kesal Kerap Di Tuding Mencuri, Adik Ipar Habisi Nyawa Kakak Ipar 

    Diduga Kesal Kerap Di Tuding Mencuri, Adik Ipar Habisi Nyawa Kakak Ipar 

    SUARAPUBLIK.ID,MUBA- Peristiwa pembunuhan terjadi di Desa Jirak, Kecamatan Jirak Jaya, Kabupaten Musi Banyuasin, Minggu (25/1/2026) sekitar pukul 17.30 WIB. Seorang pria bernama MT (35) tewas setelah dibacok dan ditembak oleh adik iparnya sendiri.

    Kasi Humas AKP S Hutahaean mengatakan, pelaku bernama RH (25), ia menyerahkan diri ke Polsek Sungai Keruh usai melakukan perbuatannya.

    “Peristiwa bermula saat pelaku pulang ke rumahnya dari kebun dan mendapati kulkas miliknya hilang. Pelaku kemudian menanyakan hal tersebut kepada korban, namun terjadi cekcok hingga berujung penganiayaan menggunakan senjata tajam,” kata Hutahaean.

    Pelaku mengambil sebilah parang dan membacok korban hingga mengenai lengan kiri. Korban sempat berusaha melarikan diri, namun kembali diserang hingga terkena bacokan di bagian leher belakang dan terjatuh. Tidak berhenti di situ, pelaku kemudian mengambil senapan angin dan menembakkan ke arah tubuh korban sebanyak dua kali.

    Korban sempat dilarikan ke puskesmas, namun nyawanya tidak tertolong. Polisi mengamankan pelaku beserta barang bukti berupa sebilah parang.

    “Motif sementara karena pelaku kesal terhadap korban yang diduga beberapa kali mencuri barang miliknya,”ungkapnya.

    Saat ini pelaku telah diamankan di Polsek Sungai Keruh guna proses hukum lebih lanjut.

    “Saat ini kita masih melakukan pendalaman terhadap kasus tersebut dan pemeriksaan sejumlah saksi,”jelasnya.

  • Kerja Nyata untuk Rakyat, Muba Raih UHC Awards 2026 Kategori Pratama

    Kerja Nyata untuk Rakyat, Muba Raih UHC Awards 2026 Kategori Pratama

    SUARAPUBLIK.ID, JAKARTA — Pemkab Musi Banyuasin kembali menorehkan prestasi membanggakan di bidang kesehatan. Dengan capaian kepesertaan Universal Health Coverage (UHC) sebesar 98,65 persen, Muba dinilai konsisten mendukung program nasional jaminan kesehatan dan berhasil meraih UHC Awards 2026 Kategori Pratama.

    UHC Awards 2026 Kategori Pratama diserahkan langsung oleh Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat Republik Indonesia, Dr. (HC). Drs. A. Muhaimin Iskandar, M.Si, kepada Bupati Muba H M Toha Tohet SH dalam rangkaian acara Deklarasi dan Pencanangan UHC serta Pemberian Penghargaan kepada Pemerintah Daerah Tahun 2026, yang digelar di JIEXPO Kemayoran, Jakarta, Selasa (27/1/2026).

    Secara faktual, capaian UHC Kabupaten Muba menunjukkan kinerja yang sangat impresif. Hingga 31 Desember 2025, cakupan kepesertaan UHC Muba mencapai 98,65 persen dengan tingkat keaktifan peserta sebesar 80,17 persen.

    Dalam arahannya, Menko Pemberdayaan Masyarakat RI Abdul Muhaimin Iskandar menegaskan bahwa UHC Awards bukan sekadar penghargaan seremonial, melainkan refleksi nyata dari komitmen dan keberpihakan pemerintah daerah dalam menjamin akses layanan kesehatan, khususnya bagi masyarakat kecil dan rentan.

    Sementara itu, Bupati Muba HM Toha Tohet, SH menyampaikan apresiasi dan rasa syukur atas capaian tersebut. Ia juga menegaskan bahwa penghargaan ini merupakan hasil kerja kolektif seluruh jajaran Pemkab Muba, pemangku kepentingan sektor kesehatan, serta dukungan aktif masyarakat.

    “Alhamdulillah, Muba kembali meraih penghargaan UHC. Ini menjadi bukti bahwa komitmen kami dalam memberikan jaminan layanan kesehatan yang merata dan berkualitas bagi masyarakat terus berjalan secara konsisten,” ujar Bupati.

    Diketahui, pada UHC Awards 2026, sebanyak 428 pemerintah daerah menerima penghargaan, terdiri atas 397 kabupaten/kota dan 31 provinsi se-Indonesia, dengan Kabupaten Muba berhasil masuk dalam Kategori Pratama.

    Sementara itu, Plt Kepala Dinas Kesehatan Muba dr. Zwesty Wisma Devi, MH, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas dukungan penuh Bupati beserta seluruh jajaran Pemkab Muba sehingga Kabupaten Muba berhasil meraih UHC Awards sebagai wujud komitmen terhadap jaminan kesehatan masyarakat secara menyeluruh.

    “Semoga kesehatan masyarakat Muba terus meningkat dan kualitas pelayanan kesehatan semakin baik ke depan,” pungkasnya.

    Turut hadir mendampingi Kadisnaker Muba Herryandi Sinulingga AP., kepala BPKAD Muba H. Riki Junaidi, AP MSi., Plt Kadin Kominfo Muba Daud Amri SH, Plt Kepala Dinsos Deny SH MSi., Plt Kepala Disdukcapil Drs. Hoirin MSi.

  • Pemkab Muba Bakal Bentuk Tim Khusus Upaya Kebut Pembangunan Jalan Tol

    Pemkab Muba Bakal Bentuk Tim Khusus Upaya Kebut Pembangunan Jalan Tol

    SUARAPUBLIK.ID, MUBA- Usai mengikuti Rapat Koordinasi Penyelesaian Areal Ganti Hutan Tanaman (AGHT) pada sejumlah ruas strategis di Provinsi Sumatera Selatan terutama terkait pembangunan ruas Jalan Tol di Kabupaten Muba beberapa waktu lalu, Pj Sekda Muba Drs Syafaruddin MSi langsung menggelar Rapat Tindaklanjut bersama Kejari Muba dan BPN Muba serta beberapa OPD di Ruang Rapat Sekda, Selasa (27/1/2026).

    “Rapat ini langkah tindaklanjut rapat beberapa waktu lalu, mulai hari ini kita akan tindaklanjuti dan kebut proses yang sudah berjalan,” ujar Pj Sekda Muba Drs Syafaruddin MSi.

    Ia mengungkapkan, Pemkab Muba bersama Kejari Muba dan BPN Muba akan membentuk Tim Khusus untuk memaksimalkan pengawasan dan percepatan progress di lapangan.

    “Pemkab Muba juga akan menyiapkan Perbup khusus untuk menopang progress di lapangan,” tuturnya.

    Sementara itu, Kajari Muba Aka Kurniawan SH MH mengungkapkan pihaknya akan maksimal bersinergi bersama Pemkab Muba dan BPN untuk realisasi pembangunan jalan Tol yang melintasi Kabupaten Muba.

    “Kita juga sangat berharap agar prosesnya on the track, oleh sebab itu harus bersinergi bersama-sama,” urainya.

    Hal senada juga diungkapkan Kepala BPN Muba Rosidi A.Ptnh, SH MH. Ia mengatakan, pihaknya akan sinergi dengan maksimal untuk berkoordinasi dalam pembebasan lahan jalan tol yang melintas di Kabupaten Muba.

    “Prinsipnya ini harus kerja bersama agar penyelesaian pembangunan Jalan Tol ini sesuai dengan progress,” tandasnya.

    Dalam kesempatan Rapat tersebut juga dihadiri Kasi Intel Kejari Muba, Abdul Harris Augusto SH MH, Kabag Hukum Setda Muba Yunita SH MH, Perwakilan BPKAD dan Perwakilan BPPRD.

  • Ramai Modus Penipuan COD , Ini Himbauan Kapolres Muba 

    Ramai Modus Penipuan COD , Ini Himbauan Kapolres Muba 

    SUARAPUBLIK.ID,MUBA- Menanggapi banjirnya diskusi di berbagai grup WhatsApp warga mengenai modus penipuan berkedok pengiriman paket Cash on Delivery (COD), Kepolisian Resor (Polres) Musi Banyuasin (Muba) mengeluarkan imbauan tegas agar masyarakat lebih waspada.

    Kapolres Musi Banyuasin, AKBP Ruri Prastowo, S.H, S.I.K, M.I.K, melalui Kasi Humas Polres Muba, AKP Hutahaean, S.M, mengonfirmasi bahwa modus penipuan ini mulai meresahkan warga dengan cara mengirimkan paket yang tidak pernah dipesan.

    “Kami meminta masyarakat untuk sangat berhati-hati terhadap modus COD palsu. Jangan langsung membayar atau menerima paket jika merasa tidak pernah memesan barang tersebut melalui aplikasi belanja online seperti jasa pengiriman atau platform lainnya,” ujar AKP Hutahaean.

    Pihak kepolisian memetakan beberapa modus yang sering digunakan pelaku untuk mengelabui korban dengan membawa paket berisi barang tidak berharga dan memaksa penghuni rumah membayar tagihan COD.

    Modus biasanya, Oknum Mengaku Pihak dari Jasa, Pelaku menghubungi melalui WhatsApp untuk meminta data pribadi, kode OTP, atau uang dengan alasan paket “nyangkut” atau bermasalah.

    Pengiriman link atau tautan mencurigakan yang menyerupai halaman resmi untuk mencuri username dan password akun korban.

    Untuk menghindari kerugian materiil maupun pencurian data, Polres Muba memberikan tips 3C (Cek Pengirim, Chat Customer Service Resmi, dan Cari Tahu Modusnya) kepada masyarakat:

    Lalu, Selalu cek status pengiriman melalui aplikasi resmi, bukan dari pesan singkat yang tidak dikenal.

    Jika ada kurir datang membawa paket COD yang tidak Anda pesan, jangan ragu untuk menolaknya secara sopan dan tidak dengan kekerasan.

    Jangan pernah memberikan kode OTP, PIN, atau kata sandi kepada siapa pun. Pihak jasa maupun ekspedisi resmi tidak akan pernah meminta data tersebut.

    Berikan pemahaman kepada orang di rumah agar tidak sembarangan membayar paket COD yang bukan milik mereka.

    AKP Hutahaean menegaskan bahwa jika masyarakat menemukan paket mencurigakan atau merasa telah menjadi korban penipuan, segera laporkan kejadian tersebut.

    “Jika paket sudah terlanjur diterima dan berisi barang ilegal atau merugikan, segera lapor ke kantor polisi terdekat atau melalui layanan pengaduan resmi agar segera ditindaklanjuti,” tutupnya.

    Bagi masyarakat yang membutuhkan bantuan atau ingin melaporkan tindakan kriminalitas di wilayah hukum Musi Banyuasin, dapat menghubungi layanan kepolisian Call Center 110 atau memantau informasi di laman resmi Polres Muba.

  • Pengamat Politik : Proses Lelang Jabatan Sekda Muba, Adu Gagasan Jangan Serang Personal

    Pengamat Politik : Proses Lelang Jabatan Sekda Muba, Adu Gagasan Jangan Serang Personal

    SUARAPUBLIK.ID,MUBA- Proses lelang jabatan Sekretaris Daerah (Sekda) Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) diharapkan melahirkan Sekda defenitif yang kredibel dan mampu menjadi motor penggerak Pengamat Politik : Proses Lelang Jabatan Sekda Muba, Adu Gagasan Jangan Serang Personal

    SUARAPUBLIK.ID,MUBA- Proses lelang jabatan Sekretaris Daerah (Sekda) Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) diharapkan melahirkan Sekda defenitif yang kredibel dan mampu menjadi motor penggerak pemerintahan setempat.

    Demikian disampaikan Pengamat Sosial Politik, Bagindo Togar, Selasa (27/1/2026).

    Menurut Bagindo, proses seleksi jabatan sekda defenitif harus dimulai dari panitia seleksi yang kredibel yang mengetahui persis sosok sekda seperti apa yang dibutuhkan kabupaten Muba.

    Apalagi kata Bagindo, sepak terjang bupati dan wakil bupati Muba saat ini masih terbilang baru di dunia birokrasi dan politik, sehingga dibutuhkan seorang sekda yang syarat pengalaman yang paham birokrasi.

    “Harus disadari dulu bahwa kepala daerah dan wakil kepala daerah Muba dari sisi pengalaman birokrasi masih sangat lemah, tetapi semangat politiknya sangat tinggi, karena itu pentingnya Muba memiliki sekda yang cakap dalam segala aspek,” ujar Bagindo.

    Apalagi peran Sekda sangatlah vital, mengingat sekda merupakan motor utama penggerak birokrasi pemerintahan Muba.

    Bagindo pun memberikan catatan penting kepada seluruh konstestan yang ikut dalam seleksi lelang Sekda defenitif untuk adu gagasan dalam membangun pemerintahan, bukan saling serang serang individu atau personal.

    “Kalau saling adu gagasan, adu program, adu visi misi, adu kebijakan itu malah bagus, tetapi jangan saling menjatuhkan secara pribadi,” ujarnya.

    Dari proses seleksi tersebut, lanjut Bagindo nantinya akan bermuara pada Kementrian Dalam Negeri yang menjadi penentunya.

    “Proses ini kan muaranya tetap kembali kepada Kemendagri. Saya rasa saat ini semua kandidat telah melakukan langkah-langkah, bisa saja melakukan lobi-lobi ke kemendagri,” katanya.

    Diketahui Pemkab Muba segera membuka lelang jabatan Sekda definitif.
    Saat ini, posisi tertinggi Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkab Muba tersebut masih dijabat Penjabat (PJ).

    Hal itu dibenarkan Kepala BKPSDM Muba Ir H Pathi Riduan SE ATD IIP MM ketika di konfirmasi, Senin 26 Januari 2026.
    Dikatakan Pathi, untuk pengumuman dan pengumpulan berkas seleksi lelang jabatan sekda definitif akan dilaksanakan pada tanggal 28 Januari sampai 11 Febuari 2026.

    Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun di lapangan, lelang terbuka untuk jabatan Sekda definitif muncul sejumlah nama yang akan ikut meramaikan kontestasi, diantara nama yang mencuat yakni Kepala Disbun Bustanul Arifin, Kepala Bappeda Mursalin, Pj Sekda Muba Drs Syafaruddin, Asisten 1 Setda Muba Ardiansyah, Seketaris DPRD Muba Mirwan Susanto, Kepala Disperindag Hendra Tris Tomy, dan Kepala BKPSDM Muba Pathi Riduan. setempat.

    Demikian disampaikan Pengamat Sosial Politik, Bagindo Togar, Selasa (27/1/2026).

    Menurut Bagindo, proses seleksi jabatan sekda defenitif harus dimulai dari panitia seleksi yang kredibel yang mengetahui persis sosok sekda seperti apa yang dibutuhkan kabupaten Muba.

    Apalagi kata Bagindo, sepak terjang bupati dan wakil bupati Muba saat ini masih terbilang baru di dunia birokrasi dan politik, sehingga dibutuhkan seorang sekda yang syarat pengalaman yang paham birokrasi.

    “Harus disadari dulu bahwa kepala daerah dan wakil kepala daerah Muba dari sisi pengalaman birokrasi masih sangat lemah, tetapi semangat politiknya sangat tinggi, karena itu pentingnya Muba memiliki sekda yang cakap dalam segala aspek,” ujar Bagindo.

    Apalagi peran Sekda sangatlah vital, mengingat sekda merupakan motor utama penggerak birokrasi pemerintahan Muba.

    Bagindo pun memberikan catatan penting kepada seluruh konstestan yang ikut dalam seleksi lelang Sekda defenitif untuk adu gagasan dalam membangun pemerintahan, bukan saling serang serang individu atau personal.

    “Kalau saling adu gagasan, adu program, adu visi misi, adu kebijakan itu malah bagus, tetapi jangan saling menjatuhkan secara pribadi,” ujarnya.

    Dari proses seleksi tersebut, lanjut Bagindo nantinya akan bermuara pada Kementrian Dalam Negeri yang menjadi penentunya.

    “Proses ini kan muaranya tetap kembali kepada Kemendagri. Saya rasa saat ini semua kandidat telah melakukan langkah-langkah, bisa saja melakukan lobi-lobi ke kemendagri,” katanya.

    Diketahui Pemkab Muba segera membuka lelang jabatan Sekda definitif.
    Saat ini, posisi tertinggi Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkab Muba tersebut masih dijabat Penjabat (PJ).

    Hal itu dibenarkan Kepala BKPSDM Muba Ir H Pathi Riduan SE ATD IIP MM ketika di konfirmasi, Senin 26 Januari 2026.
    Dikatakan Pathi, untuk pengumuman dan pengumpulan berkas seleksi lelang jabatan sekda definitif akan dilaksanakan pada tanggal 28 Januari sampai 11 Febuari 2026.

    Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun di lapangan, lelang terbuka untuk jabatan Sekda definitif muncul sejumlah nama yang akan ikut meramaikan kontestasi, diantara nama yang mencuat yakni Kepala Disbun Bustanul Arifin, Kepala Bappeda Mursalin, Pj Sekda Muba Drs Syafaruddin, Asisten 1 Setda Muba Ardiansyah, Seketaris DPRD Muba Mirwan Susanto, Kepala Disperindag Hendra Tris Tomy, dan Kepala BKPSDM Muba Pathi Riduan.

  • Respon Cepat Dinas Perkim Muba Perbaiki Fasilitas Pendestrian Yang Rusak

    Respon Cepat Dinas Perkim Muba Perbaiki Fasilitas Pendestrian Yang Rusak

    SUARAPUBLIK,ID.MUBA- Melindak lanjuti adanya laporan kerusakan fasilitas di pendistrian didepan STIE Rahmaniyah Sekayu yang baru saja dibangun oleh dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) Kabupaten Muba langsung di respon cepat.

    Plt Kepala Dinas Perkim Muba Muhammad Ridho ST MT melalui Kabid Perumahan Sudinarta Jayasana ST ketika di konfirmasi membenarkan adanya laporan terkait fasilitas pedestrian seperti kursi alami kerusakan, dimana baut penyanggah lepas dari lantai.

    “Kemarin sore kita dapat laporan terkait kerusakan fasilitas pendestrian, ” kata Nata dihubungi, Selasa (27/1).

    Setelah dapat laporan, Nata menambahkan, langsung mengirimkan surat kepada pihak rekanan untuk segera memperbaiki, karena itu masih dalam masa perawatan.

    “Hari ini pihak rekanan akan mengirimkan tim untuk segera memperbaiki, ” tegasnya.

    Selain itu, Nata juga menerangkan, pihaknya meminta rekanan untuk merapikan beberapa kabel yang masih belum rapi dan item lainnya.

    “Kita juga akan koordinasi dengan pihak terkait karena ada beberapa aset punya intansi terkait, ” ucapnya.

    Untuk diketahui, proyek rehabilitasi pendestrian jalan merdeka tepatnya di depan STIE Rahmaniyah yang dibiayai melalui APBD Kabupaten Muba tahun anggaran 2025.

    Proyek rehabilitasi itu bernilai Rp 939.441.000 dikerjakan oleh CV Bahtera Perkasa Abadi.

  • Lapas Sekayu Dukung Program Nasional, Siap Sukseskan Program Dapur Makan Bergizi Gratis (MBG)

    Lapas Sekayu Dukung Program Nasional, Siap Sukseskan Program Dapur Makan Bergizi Gratis (MBG)

    SUARAPUBLIK,ID.MUBA- Lapas Sekayu turut ambil bagian dalam kegiatan Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemasyarakatan dengan Yayasan Pengelola Program Dapur Makan Bergizi Gratis (MBG). Kegiatan ini dilaksanakan oleh Direktorat Jenderal Pemasyarakatan di Ruang Rapat Sahardjo Lantai 2, Direktorat Jenderal Pemasyarakatan, Jakarta, Senin (26/1/2026).

    Keikutsertaan Lapas Sekayu merupakan bentuk dukungan nyata terhadap Program Strategis Nasional Makan Bergizi Gratis sebagaimana arahan Presiden Republik Indonesia, sekaligus implementasi salah satu dari 15 program aksi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan. Program ini menitikberatkan pada pembangunan dapur sehat di lapas dan rutan, dengan memberdayakan warga binaan yang telah tersertifikasi.

    Lapas Sekayu tercatat sebagai salah satu UPT Pemasyarakatan yang ditunjuk sebagai pelaksana Program Makan Bergizi Gratis di wilayah Sumatera Selatan. Melalui penandatanganan PKS ini, diharapkan pelaksanaan program dapat berjalan optimal, berkelanjutan, dan memberikan manfaat langsung bagi pemenuhan kebutuhan gizi.

    Kalapas Sekayu, Aris Sakuriyadi, menyampaikan bahwa pihaknya siap mendukung dan menyukseskan program tersebut. Ia menegaskan bahwa, Program Makan Bergizi Gratis tidak hanya bertujuan memenuhi kebutuhan gizi, tetapi juga menjadi bagian dari pembinaan kemandirian warga binaan.

    Menurutnya, melalui program ini warga binaan akan dilibatkan secara aktif dalam pengelolaan dapur makan bergizi, sehingga dapat meningkatkan keterampilan, kedisiplinan, serta rasa tanggung jawab. Selain itu, program ini diharapkan mampu memberikan bekal positif bagi warga binaan, sebagai persiapan reintegrasi sosial setelah selesai menjalani masa pidana.

    Kegiatan penandatanganan PKS tersebut diikuti oleh para Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan dari berbagai provinsi, serta Kepala UPT Pemasyarakatan yang telah ditetapkan sebagai pelaksana program. Sinergi ini menjadi langkah strategis dalam mendukung peningkatan kualitas pembinaan dan pelayanan pemasyarakatan yang humanis.

    Dengan adanya kerja sama ini, Lapas Sekayu berkomitmen mendukung penuh pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis, sebagai bagian dari upaya mewujudkan pemasyarakatan yang lebih humanis, produktif, dan berorientasi pada pembinaan.

  • Muba Siap Dukung Program Lisdes, Listrik Pedesaan Jadi Prioritas

    Muba Siap Dukung Program Lisdes, Listrik Pedesaan Jadi Prioritas

    SUARAPUBLIK.ID,MUBA- Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin (Pemkab Muba) mengikuti Rapat Koordinasi Percepatan dan Dukungan Perizinan Program Listrik Perdesaan (Lisdes) di Provinsi Sumatera Selatan Secara Virtual, Senin (26/01/2026).

    Acara Rapat Koordinasi ini bertujuan untuk mempercepat proses perizinan dan meningkatkan dukungan bagi program Lisdes di Sumatera Selatan. Program Lisdes ini juga diharapkan dapat meningkatkan kualitas hidup masyarakat di pedesaan dengan menyediakan akses listrik yang lebih baik.

    Pada kesempatan ini, Bupati Muba H.M. Toha Tohet, S.H melalui Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Muba Alva Elan SST MPSDA mengungkapkan, komitmennya untuk mendukung program Lisdes di Muba. “Kami menyambut dengan antusias atas program ini. Kami akan membantu semaksimal mungkin agar proses ini bisa berjalan dengan baik, sebagaimana mestinya,” ujarnya.

    Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Muba, juga menekankan pentingnya percepatan dan dukungan perizinan untuk kesuksesan program Lisdes di Muba. “Kami siap mendukung agar program ini dapat berjalan dengan lancar dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” tambahnya.

    Lanjutnya, “Muba siap menjadi bagian dari program ini dan memberikan kontribusi yang signifikan. Kabupaten Muba akan terus berupaya meningkatkan kualitas hidup masyarakat dengan mendukung program-program yang dapat memberikan manfaat bagi masyarakat,” tandasnya.

  • HKI Rampungkan Penataan TPA Tungkal Jaya Seluas 4 Hektare di Musi Banyuasin

    HKI Rampungkan Penataan TPA Tungkal Jaya Seluas 4 Hektare di Musi Banyuasin

    SUARAPUBLIK.ID, MUSI BANYUASIN – PT Hutama Karya Infrastruktur (HKI) secara resmi menyerahkan hasil penataan lahan (clearing area) Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Tungkal Jaya kepada Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin Sumatera Selatan, Minggu (25/1/2026).

    Aksi lingkungan ini merupakan bagian dari program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) HKI melalui unit Proyek Jalan Tol Betung – Jambi Seksi 2A.

    Langkah ini bertujuan untuk mengoptimalkan sistem pengelolaan sampah di wilayah tersebut.

    Proses pembersihan dan penataan lahan mencakup area seluas kurang lebih 4 hektare. Sekretaris Perusahaan HKI Philadelphia menjelaskan bahwa pengerjaan ini meliputi pembersihan tumpukan sampah, perataan tanah, hingga pengaturan zonasi lahan agar lebih teratur.

    “Penataan ini dilakukan untuk meminimalisir dampak negatif terhadap lingkungan sekitar, seperti risiko pencemaran, aroma tidak sedap, hingga potensi gangguan kesehatan bagi warga,” jelas Philadelphia.

    Penyerahan hasil pekerjaan dilakukan langsung kepada Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Musi Banyuasin dan Pemerintah Kecamatan Tungkal Jaya.

    “Selama proses pengerjaan, HKI memastikan koordinasi intensif dengan pengelola setempat serta mengutamakan standar keselamatan kerja yang ketat,” kata Philadelphia.

    Program ini juga disebut sebagai perwujudan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB) nomor 15 terkait pelestarian ekosistem daratan.

    “Dengan kondisi TPA yang lebih tertata, diharapkan kapasitas tampung sampah menjadi lebih efisien dan mampu menjadi solusi jangka panjang bagi permasalahan limbah domestik di Kecamatan Tungkal Jaya,” tutur Philadelphia. (ANA)

  • Pemkab Muba Desak Pihak Penyenggol Tiang Pancang Jembatan Lalan Segera Tanggung Jawab

    Pemkab Muba Desak Pihak Penyenggol Tiang Pancang Jembatan Lalan Segera Tanggung Jawab

    SUARAPUBLIK.ID,PALEMBANG- Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin tegas mendesak para pihak penyenggol tiang pancang Jembatan Lalan yang terjadi pada Kamis 22 Januari 2026 lalu segera bertanggung jawab dan berkoordinasi dengan pihak kontraktor.

    Hal ini ditegaskan Asisten II Setda Muba Alva Elan SST MPSDA saat memimpin Rapat Pembahasan Langkah – Langkah Penyelesaian Pembangunan Jembatan Lalan (P6) Kecamatan Lalan di Kantor Perwakilan Musi Banyuasin di Palembang, Sabtu (24/1/2026).

    “Ini harus segera diperbaiki, Pemkab Muba minta segera dilakukan karena ini sifatnya urgent,” tegasnya.

    Lanjut dia, karena saat ini perbaikan pembangunan Jembatan P6 Lalan ini sudah diserahterimakan dengan pihak Kontraktor, Pemkab Muba meminta agar pihak penyenggol tiang pancang segera berkoordinasi dengan kontraktor.

    “Prinsipnya ini harus segera dan ini juga menjadi perhatian serius bapak Bupati Muba HM Toha,” tegasnya lagi.

    Hal senada juga ditegaskan Kabag Hukum Setda Muba Yunita SH MH kejadian ini bisa harusnya tidak terulang lagi. “Persoalan ini harus segera dituntaskan, dan dituangkan kesepakatannya pada Akta Notaris,” ungkap Kabag Hukum Yunita SH MH.

    Sementara itu salah satu perusahaan penyenggol Tiang Pancang Jembatan Lalan Owner, Riko mengaku, pihaknya siap bertanggung jawab dan meminta maaf dengan pihak terkait terutama masyarakat Lalan.

    “Kami akan siap bertanggung jawab melakukan ganti rugi untuk segera memperbaiki tiang pancang Jembatan Lalan,” ucapnya.

    Senada disampaikan dari PT Rati Usaha Bersama, Iwan. Ia mengatakan, akan bermusyawarah dengan perusahaan terkait lainnya untuk segera mencari win win solusi untuk perbaikan tiang pancang.

    “Kami akan bermusyawarah dan segera menetapkan biaya ganti rugi untuk kembali membangun tiang pancang,” pungkasnya.

    Pada kesempatan tersebut juga dihadiri Kasat Polairud Polres Muba AKP Suventri SH, Plt Kadishub Muba M Hatta SE MSi, Kabid Dinas PUPR Muba Fadli ST MT, Kabag Hukum Yunita SH MH, dan Camat Lalan Jami’an SPd MSi.

  • Raih SPBE 3,78 dengan Predikat Sangat Baik, Nilai SPBE Kabupaten Muba Mengalami Peningkatan Tahun 2025

    Raih SPBE 3,78 dengan Predikat Sangat Baik, Nilai SPBE Kabupaten Muba Mengalami Peningkatan Tahun 2025

    SUARAPUBLIK.ID, MUBA– Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) melalui Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Muba kembali menunjukkan prestasinya.

    Setelah sebelumnya mendapatkan nilai tertinggi di Sumatera Selatan pada Indeks Satu Data Indonesia (ISDI). Kominfo Muba kembali meraih prestasi, Kali ini nilai Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) di Kabupaten Muba mengalami peningkatan yang signifikan, dari 3,62 menjadi 3,78 dengan predikat SANGAT BAIK di tahun 2025.

    Plt. Kepala Dinas Komunikasi & Informatika Daud Amri SH menyampaikan, pencapaian ini merupakan hasil kerja keras seluruh tim. “Kami sangat bersyukur atas prestasi ini. Ini merupakan bukti komitmen kami dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik melalui digitalisasi. Kami akan terus berupaya meningkatkan kualitas SPBE di Muba untuk memberikan pelayanan yang lebih baik kepada masyarakat,” ujarnya.

    Dijelaskan Daud Amri, bahwasanya nilai SPBE yang telah diraih ini, telah dilakukan penilaian sebanyak 47 indikator, “Alhamdulillah Kabupaten mengalami peningkatan bahkan dengan predikat baik sekali, kami tentunya sangat berbangga hati dengan pencapaiannya. Ini merupakan hasil dari upaya kami dalam meningkatkan kualitas infrastruktur teknologi informasi dan meningkatkan kemampuan SDM di bidang teknologi,” katanya.

    Lanjutnya, peningkatan nilai SPBE di Muba ini merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik dan meningkatkan efisiensi birokrasi. “Kami akan terus berupaya meningkatkan kualitas SPBE di Muba untuk memberikan pelayanan yang lebih baik kepada masyarakat,” tambahnya.

  • Sosialisasi Sistem Kerja ASN di Muba Siap Ubah Wajah Birokrasi, Fokus pada Agilitas dan Kolaborasi

    Sosialisasi Sistem Kerja ASN di Muba Siap Ubah Wajah Birokrasi, Fokus pada Agilitas dan Kolaborasi

    SUARAPUBLIK.ID,MUBA- Dengan adanya sistem kerja baru pasca penyederhanaan birokrasi yang berdampak pada perubahan dari struktur hirarkis ke sistem kerja yang lebih dinamis, kolaboratif dan fleksibel.

    Kendati hal tersebut, Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) menggelar Sosialisasi Sistem Kerja Aparatur Sipil Negara (ASN) di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Muba, Rabu (21/01/2026) bertempat di Auditorium Pemkab Muba.

    Bupati Muba H.M. Toha Tohet, S.H melalui Asisten Admistrasi Umum Setda Muba Drs Aidil Fitri MSi mengatakan, bahwasanya sosialisasi ini bukan sekadar rutinitas administratif, melainkan langkah krusial dalam transformasi tata kelola pemerintahan.

    “Sistem kerja baru yang di sosialisasikan hari ini menitikberatkan pada agilitas, di mana birokrasi tidak lagi kaku dalam kotak-kotak hierarki, kolaborasi yang merupakan kunci kerja lintas sektor dan serta digitalisasi. Kita harus memastikan bahwa perubahan ini tidak hanya menjadi perubahan administratif, tapi juga perubahan budaya kerja,” ujarnya.

    Asisten Admistrasi Umum Setda Muba, juga menginstruksikan kepada seluruh sekretaris untuk segera melakukan pemetaan ulang beban kerja di unit masing-masing pasca sosialisasi ini.

    “Kepada rekan-rekan pejabat fungsional, sistem kerja ini memberikan ruang bagi kalian untuk lebih mandiri dan profesional. Kinerja kalian tidak lagi hanya diukur dari kehadiran fisik, melainkan dari output dan outcome yang nyata bagi pelayanan publik,” tambahnya.

    Sementara, Kepala Bagian (Kabag) Organisasi Muba Hj Nurzahrawati SPd MT menyampaikan, bahwa tujuan sosialisasi ini adalah untuk memastikan setiap ASN memahami perubahan mendasar dalam struktur dan metode kerja baru pasca penyederhanaan birokrasi.

    “Adapun narasumber kegiatan sosialisasi ini adalah pejabat administrator yang berasal dari internal di lingkungan Pemkab Muba, yaitu Kabid BKPSDM Kabupaten Muba, dan Kabag Organisasi Setda Kabupaten Muba. Peserta dari kegiatan ini, seluruh sekretaris perangkat daerah, Kasubbag Umum Kepegawaian, dan perwakilan pejabat fungsional pada masing-masing perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Muba,” pungkasnya.

  • Transformasi Sawit, Replanting, hingga Jalan Produksi Warnai Optimisme KUD Sriwijaya Menuju Muba Maju Lebih Cepat

    Transformasi Sawit, Replanting, hingga Jalan Produksi Warnai Optimisme KUD Sriwijaya Menuju Muba Maju Lebih Cepat

    SUARAPUBLIK.ID,MUBA-Bupati Musi Banyuasin (Muba) H M Toha Tohet SH melakukan kunjungan kerja sekaligus menghadiri Rapat Anggota Tahunan (RAT) Tutup Buku Tahun 2025 KUD Sriwijaya, yang berlangsung di Desa Suka Jaya, Kecamatan Plakat Tinggi, Rabu (14/1/2026).

    Kehadiran Bupati Muba disambut antusias oleh masyarakat setempat serta jajaran pengurus dan anggota KUD Sriwijaya. Momen ini menjadi ajang silaturahmi sekaligus penguatan peran koperasi sebagai pilar ekonomi kerakyatan di wilayah pedesaan.

    Dalam sambutannya, Bupati Toha Tohet menyampaikan bahwa perkembangan koperasi di Kabupaten Musi Banyuasin menunjukkan tren positif. Saat ini tercatat sebanyak 668 koperasi aktif, terdiri atas 446 Koperasi/KUD dan 242 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih yang tersebar di 15 kecamatan.

    Menurutnya, KUD Sriwijaya memiliki posisi penting dan strategis dalam meningkatkan kinerja serta daya saing koperasi yang telah berdiri cukup lama. Koperasi ini dinilai berhasil melakukan transformasi dari koperasi pertanian menjadi koperasi perkebunan kelapa sawit, serta telah melaksanakan program peremajaan kebun (replanting) sebagai langkah adaptasi terhadap dinamika usaha.

    Bupati berharap seluruh peserta RAT dapat mengikuti rapat dengan penuh perhatian dan berperan aktif memberikan masukan demi kemajuan KUD Sriwijaya. Ia juga menyampaikan bahwa RAT merupakan kewajiban koperasi yang dilaksanakan paling lambat tiga bulan setelah tutup buku, sebagaimana telah disampaikan melalui Surat Edaran Bupati Musi Banyuasin tertanggal 30 Desember 2025 terkait pelaksanaan RAT Tahun Buku 2025.

    Lebih lanjut, Bupati menjelaskan bahwa Rapat Anggota Tahunan menjadi forum tertinggi dalam kehidupan koperasi. Melalui RAT, anggota dapat menilai dan mengevaluasi kinerja pengurus, menyampaikan saran dan pendapat, menyusun rencana kerja serta anggaran tahun berikutnya, sekaligus memperkuat kepercayaan anggota terhadap koperasi.

    Apresiasi juga disampaikan kepada pengurus dan anggota KUD Sriwijaya yang dinilai mampu menjaga eksistensi dan kemajuan koperasi. Salah satu capaian yang membanggakan adalah pelaksanaan RAT tercepat di Kabupaten Musi Banyuasin, disertai berbagai prestasi dan peningkatan kualitas pelayanan demi kesejahteraan anggota.

    “Capaian ini mencerminkan tingginya kesadaran berkoperasi sebagai gerakan ekonomi masyarakat yang mandiri dan sejalan dengan visi Muba Maju Lebih Cepat,” ujar Bupati.

    Ia berharap prestasi yang telah diraih dapat terus dipertahankan dan ditingkatkan, sekaligus menjadi rujukan bagi koperasi lain, khususnya yang bergerak di sektor perkebunan.

    Dalam kesempatan tersebut, Bupati Toha Tohet juga menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin tetap berupaya menjalankan pembangunan daerah meskipun menghadapi keterbatasan fiskal akibat berkurangnya dana transfer dari pemerintah pusat.

    “Kami akan terus berupaya mengembangkan potensi yang ada di Musi Banyuasin. Mudah-mudahan pembangunan dapat berjalan sesuai harapan,” katanya.

    Sementara itu, Ketua Umum KUD Sriwijaya Bambang Karyanto menyampaikan terima kasih atas kehadiran Bupati Muba beserta jajaran Pemkab Muba. Ia juga mengapresiasi dukungan pemerintah daerah, terutama terhadap terlaksananya program Peremajaan Sawit Rakyat (PSR).

    Bambang turut menyampaikan harapan agar pemerintah daerah dapat membantu pembangunan jalan produksi di wilayah KUD Sriwijaya. Menurutnya, keberadaan jalan produksi sangat dibutuhkan karena berpengaruh langsung terhadap efisiensi biaya dan harga Tandan Buah Segar (TBS).

    “Untuk tahap awal, pengerasan jalan sudah sangat membantu,” ujarnya.

    Selain itu, Bambang memberikan apresiasi atas upaya Pemkab Muba dalam menurunkan angka kemiskinan. Ia menyatakan KUD Sriwijaya siap berkontribusi melalui program zakat mal sebagai bagian dari dukungan terhadap pembangunan daerah.

    Pada kesempatan yang sama, Camat Plakat Tinggi Rudi SE MSi, yang baru dilantik pada 31 Desember 2025, menyampaikan komitmennya dalam memberikan pelayanan publik secara optimal.

    “Insyaallah kami akan bekerja dengan sepenuh hati. Semoga KUD Sriwijaya terus berkembang dan membawa kesejahteraan bagi masyarakat,” pungkasnya.

    Tampak hadir dalam kegiatan itu diantaranya, Kepala Dinas Koperasi UKM Muba Zulkarnain SP, Kepala Dinas Perkebunan Muba Drs Bustanul Arifin, Plt Kepala Dinas Kominfo Muba Daud Amri SH, Pimpinan Bank Sumsel Babel Irwan Antoni, serta Frokopimcam Plakat Tinggi, dan para tokoh agama dan tokoh masyarakat.

  • BNNK, Wujudkan Kabupaten Bebas Narkoba dan Pendekatan Persuasif jadi Kunci Atasi Narkoba

    BNNK, Wujudkan Kabupaten Bebas Narkoba dan Pendekatan Persuasif jadi Kunci Atasi Narkoba

    SUARAPUBLIK.ID, MUBA- Sebelumnya Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin (Pemkab Muba) telah melakukan Penandatanganan MoU bersama dengan Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Sumatera Selatan. Pada tanggal 21 Juli 2025.

    Diketahui setelah melakukan Mou, Pemkab Muba terus menindaklanjuti berbagai inovasi yang akan dikembangkan untuk melakukan pemberantasan terhadap narkotika.

    Seperti yang dikatakan oleh Wakil Bupati Muba Kyai Abdur Rohman, bahwasanya kesiapan serta sinergi antara semua pihak memberantas narkoba di Kabupaten Muba menjadi hal yang sangat penting. Dalam mendukung operasional BNNK, mulai dari penyediaan lahan, gedung, hingga tenaga pendukung nantinya akan disiapkan.

    “Kita harus bantu mereka yang sudah terlanjur terjerumus, kita bantu mereka untuk sembuh dan berubah menjadi lebih baik. Dengan menyediakan tempat untuk dilakukannya rehabilitasi, kita hadir memberikan solusi tanpa harus menghakimi,” ujar Wabup Muba.

    Hal ini disampaikannya dalam Rapat Pembahasan Tindaklanjut Kesepakatan BNNK Provinsi Sumatera Selatan dan Pemerintah Kabupaten Muba, Senin (12/01/2026) di Ruang Rapat Rumah Dinas Wakil Bupati Muba.

    Dikatakannya juga oleh Wakil Bupati Muba, rapat ini bertujuan untuk membahas tindaklanjut kesepakatan BNNK Provinsi Sumatera Selatan dan Pemerintah Kabupaten Muba dalam upaya pencegahan dan penanganan narkoba di Kabupaten Muba.

    “Mari kita ingatkan secara bersama, metode yang harus kita lakukan dalam hal ini yaitu, pendekatan secara persuasif harus dilakukan dalam menangani kasus narkoba, bukan dengan cara menghakimi.

    “Pendekatan persuasif dapat menjadi kunci untuk membantu mereka yang terjerumus dalam narkoba. Kita harus memberikan solusi, bukan stigma,” tambah Wabup Muba.

    Sementara itu, Kaban Kesbangpol Muba Drs M.Thabrani Rizki mengatakan, Pemkab Muba telah membentuk Satgas BNN yang diketuai langsung oleh Bupati Muba. Menjadi sinergi penyelenggaraan urusan pemerintahan bidang Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN).

    “Selanjutnya, Pemkab Muba juga berencana membentuk Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) untuk memperkuat upaya pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan narkotika di wilayah Muba,” tandasnya.

    Rapat ini turut dihadiri oleh Kepala Perangkat Daerah Kabupaten Muba yang terkait.

  • BNNK, Wujudkan Kabupaten Bebas Narkoba dan Pendekatan Persuasif jadi Kunci Atasi Narkoba

    BNNK, Wujudkan Kabupaten Bebas Narkoba dan Pendekatan Persuasif jadi Kunci Atasi Narkoba

    SUARAPUBLIK.ID, MUBA- Sebelumnya Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin (Pemkab Muba) telah melakukan Penandatanganan MoU bersama dengan Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Sumatera Selatan. Pada tanggal 21 Juli 2025.

    Diketahui setelah melakukan Mou, Pemkab Muba terus menindaklanjuti berbagai inovasi yang akan dikembangkan untuk melakukan pemberantasan terhadap narkotika.

    Seperti yang dikatakan oleh Wakil Bupati Muba Kyai Abdur Rohman, bahwasanya kesiapan serta sinergi antara semua pihak memberantas narkoba di Kabupaten Muba menjadi hal yang sangat penting. Dalam mendukung operasional BNNK, mulai dari penyediaan lahan, gedung, hingga tenaga pendukung nantinya akan disiapkan.

    “Kita harus bantu mereka yang sudah terlanjur terjerumus, kita bantu mereka untuk sembuh dan berubah menjadi lebih baik. Dengan menyediakan tempat untuk dilakukannya rehabilitasi, kita hadir memberikan solusi tanpa harus menghakimi,” ujar Wabup Muba.

    Hal ini disampaikannya dalam Rapat Pembahasan Tindak lanjut Kesepakatan BNNK Provinsi Sumatera Selatan dan Pemerintah Kabupaten Muba, Senin (12/01/2026) di Ruang Rapat Rumah Dinas Wakil Bupati Muba.

    Dikatakannya juga oleh Wakil Bupati Muba, rapat ini bertujuan untuk membahas tindak lanjut kesepakatan BNNK Provinsi Sumatera Selatan dan Pemerintah Kabupaten Muba dalam upaya pencegahan dan penanganan narkoba di Kabupaten Muba.

    “Mari kita ingatkan secara bersama, metode yang harus kita lakukan dalam hal ini yaitu, pendekatan secara persuasif harus dilakukan dalam menangani kasus narkoba, bukan dengan cara menghakimi.

    “Pendekatan persuasif dapat menjadi kunci untuk membantu mereka yang terjerumus dalam narkoba. Kita harus memberikan solusi, bukan stigma,” tambah Wabup Muba.

    Sementara itu, Kaban Kesbangpol Muba Drs M.Thabrani Rizki mengatakan, Pemkab Muba telah membentuk Satgas BNN yang diketuai langsung oleh Bupati Muba. Menjadi sinergi penyelenggaraan urusan pemerintahan bidang Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN).

    “Selanjutnya, Pemkab Muba juga berencana membentuk Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) untuk memperkuat upaya pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan narkotika di wilayah Muba,” tandasnya.

    Rapat ini turut dihadiri oleh Kepala Perangkat Daerah Kabupaten Muba yang terkait.

  • Bupati Muba Cek Fisik Puluhan Kendaraan Operasional Desa, Pastikan Aset Desa Tertib, Transparan, dan Dukung Pelayanan Publik

    Bupati Muba Cek Fisik Puluhan Kendaraan Operasional Desa, Pastikan Aset Desa Tertib, Transparan, dan Dukung Pelayanan Publik

    SUARAPUBLIK.ID, MUBA – Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin (Pemkab Muba) melakukan Pengecekan Fisik Kendaraan Operasional Desa Tahap I Tahun Anggaran 2025 di Pendopoan Griya Bumi Serasan, Senin (12/1/2026).

    Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya penertiban pemanfaatan kendaraan dinas sekaligus memastikan pengelolaan aset desa berjalan transparan dan akuntabel.

    Pantauan di lokasi, puluhan kendaraan operasional desa tampak memadati halaman Pendopoan Griya Bumi Serasan Sekate, Rumah Dinas Bupati Muba. Kendaraan-kendaraan tersebut merupakan bantuan Pemkab Muba kepada 75 desa yang bersumber dari Alokasi Dana Desa/Kelurahan Tahun Anggaran 2025 dan difasilitasi oleh Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Muba.

    Bupati Musi Banyuasin H M Toha Tohet SH mengatakan, pengecekan fisik kendaraan operasional desa dilakukan untuk mewujudkan tata kelola pemerintahan desa yang transparan, akuntabel, dan bertanggung jawab.

    “Kendaraan operasional desa ini bukan sekadar aset, melainkan sarana pendukung penting untuk meningkatkan kinerja pemerintahan desa dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat,” ujar Bupati.

    Ia mengingatkan agar kendaraan yang telah diberikan benar-benar dimanfaatkan secara optimal, digunakan sesuai peruntukannya, serta dijaga dan dirawat dengan baik.

    Menurutnya, kendaraan operasional tersebut merupakan milik negara dan milik masyarakat desa, sehingga penggunaannya harus sepenuhnya menunjang pelayanan publik.

    “Jangan digunakan untuk kepentingan pribadi atau di luar tugas pemerintahan,” tegasnya.

    Melalui kegiatan pengecekan fisik ini, Pemkab Muba ingin memastikan seluruh kendaraan operasional desa benar-benar ada, berada dalam kondisi baik, dan digunakan sebagaimana mestinya. Kegiatan ini juga menjadi bentuk pengawasan bersama agar pengelolaan aset desa berjalan tertib dan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

    Bupati Toha juga berharap para kepala desa dapat semakin meningkatkan rasa tanggung jawab, disiplin administrasi, serta ketertiban dalam pengelolaan aset desa. Dengan demikian, kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah desa dan pemerintah daerah diharapkan terus meningkat.

    Terkait pemerataan bantuan, Bupati menyampaikan bahwa bagi desa yang belum memperoleh kendaraan operasional agar bersabar menunggu giliran pada tahap berikutnya. Pada Tahap I Tahun Anggaran 2025, sebanyak 75 desa menerima bantuan kendaraan operasional desa. Selanjutnya, pada Tahap II Tahun Anggaran 2026, Pemkab Muba merencanakan alokasi bantuan serupa untuk 75 desa lainnya.

    “Dari Tahap I dan Tahap II, total sudah 150 desa yang mendapatkan kendaraan operasional. Kami juga berupaya agar 79 desa yang belum menerima dapat dianggarkan melalui APBD Perubahan 2026. Ini menjadi tantangan bagi Tim TAPD agar program ini bisa direalisasikan,” katanya.

    Dengan skema tersebut, Bupati menargetkan seluruh 229 desa di Kabupaten Musi Banyuasin dapat menerima bantuan kendaraan operasional desa dalam kurun waktu dua tahun. “Insya Allah program ini dapat direalisasikan demi mendukung pelayanan pemerintahan desa dan mewujudkan Muba Maju Lebih Cepat,” imbuhnya.

    Sementara itu, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Muba Ali Badri ST SH MT menjelaskan, bantuan kendaraan operasional desa merupakan bagian dari program prioritas Bupati dan Wakil Bupati Muba untuk menunjang kelancaran tugas pemerintahan desa serta meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

    Menurut Ali Badri, tujuan pelaksanaan pengecekan fisik kendaraan operasional desa antara lain memastikan kesesuaian kendaraan dengan spesifikasi teknis yang tercantum dalam keputusan bupati dan dokumen pengadaan, mengetahui kondisi fisik dan fungsi kendaraan secara menyeluruh, serta menjamin kendaraan dalam keadaan baik dan layak pakai.

    Selain itu, pengecekan ini juga menjadi bentuk pengawasan dan pengendalian penggunaan anggaran desa agar sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan, sekaligus mewujudkan transparansi dan akuntabilitas dalam pengadaan barang milik desa.

    “Pemeriksaan dilakukan secara menyeluruh, meliputi kesesuaian kendaraan dengan dokumen pengadaan, seperti jenis, merek atau tipe, warna, tahun pembuatan, dan jumlah kendaraan. Tim juga memeriksa kondisi fisik kendaraan, mulai dari bodi, mesin, sistem kelistrikan, ban, lampu, rem, hingga kelengkapan lainnya,” ungkapnya.

    Kemudian dilakukan pengecekan kelengkapan administrasi kendaraan, seperti STNK, BPKB (apabila telah tersedia), nomor rangka, dan nomor mesin, serta pengujian fungsi kendaraan untuk memastikan kendaraan dapat dioperasikan dengan baik dan aman. Seluruh hasil pemeriksaan didokumentasikan dalam bentuk catatan dan foto sebagai bahan laporan dan arsip, serta dituangkan dalam berita acara hasil cek fisik sebagai dasar serah terima dan pemanfaatan kendaraan operasional desa.

    Tampak hadir dalam kesempatan tersebut, Wakil Bupati Muba Kyai Abdur Rohman Husen, Asisten I Setda Muba Ardiansyah SE MM PhD CMA, Kepala BPKAD Muba H Riki Junaidi AP MSi, Plt Kepala Dinas Kominfo Muba Daud Amri SH, Kabag Prokopim Setda Muba M Agung Perdana SSTP MSi, Ketua APDESI Muba Surianto SH, serta jajaran Perangkat Daerah Muba terkait lainnya, dan puluhan kepala desa dari berbagai kecamatan di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Muba.

  • Melalui Sekolah Paket A, B, dan C, Lapas Sekayu Dorong Peningkatan SDM Warga Binaan

    Melalui Sekolah Paket A, B, dan C, Lapas Sekayu Dorong Peningkatan SDM Warga Binaan

    Lapas Sekayu terus berkomitmen memberikan pembinaan yang berorientasi pada peningkatan kualitas sumber daya manusia warga binaan. Salah satu upaya nyata tersebut diwujudkan melalui penyelenggaraan Sekolah Paket A, B, dan C bagi warga binaan.

    Sebanyak 29 orang warga binaan mengikuti program pendidikan kesetaraan ini, dengan rincian Paket A sebanyak 4 orang, Paket B sebanyak 16 orang, dan Paket C sebanyak 9 orang. Kegiatan pembelajaran dilaksanakan pada Senin (12/01/2025), dan berlangsung secara rutin di lingkungan Lapas Sekayu.

    Adapun mata pelajaran yang diajarkan meliputi Bahasa Indonesia, Ilmu Pengetahuan Sosial, Pendidikan Kewarganegaraan, Pendidikan Jasmani dan Olahraga, Pendidikan Agama Islam, Sejarah, Geografi, Ekonomi, Sosiologi, Matematika, serta Ilmu Pengetahuan Alam. Materi tersebut dirancang untuk memberikan bekal pengetahuan yang komprehensif bagi warga binaan, sesuai jenjang pendidikan yang diikuti.

    Kalapas Sekayu, Aris Sakuriyadi, menyampaikan bahwa program pendidikan ini tidak hanya bertujuan memberikan pengetahuan akademik, tetapi juga membentuk karakter, serta menumbuhkan kesadaran akan pentingnya pendidikan bagi masa depan.

    Selain itu, program sekolah paket tersebut merupakan salah satu implementasi 15 Program Aksi Kemenimipas Poin ke-11, yaitu pendidikan kesetaraan bagi narapidana dan anak.

    “Melalui sekolah paket ini, kami berharap warga binaan dapat meningkatkan kemampuan akademis, sekaligus mempersiapkan diri untuk kembali dan bersaing secara positif di tengah masyarakat,” kata Aris.

    Sementara itu, Kasi Binadik dan Giatja, Fiqih Utama mengatakan, dengan adanya Sekolah Paket A, B, dan C di Lapas Sekayu, warga binaan mendapatkan kesempatan yang sama untuk mengenyam pendidikan, dan membuka lembaran baru dalam kehidupannya.

    “Program ini diharapkan, dapat terus berkelanjutan dan memberikan manfaat nyata, sebagai bekal warga binaan menuju kehidupan yang lebih baik setelah bebas nanti,” kata Fiqih.

  • Pemkab Muba Bersama TNI–Polri Dukung Swasembada Pangan 2026, Panen Raya Jagung Serentak Digelar di Lawang Wetan

    Pemkab Muba Bersama TNI–Polri Dukung Swasembada Pangan 2026, Panen Raya Jagung Serentak Digelar di Lawang Wetan

    SUARAPUBLIK.ID,MUBA- Keseriusan Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin (Pemkab Muba) dalam memperkuat ketahanan pangan nasional terus ditunjukkan. Bersinergi dengan TNI dan Polri, Pemkab Muba menggelar Panen Raya Jagung Serentak Kuartal I Tahun 2026 sekaligus mengikuti kegiatan tersebut secara virtual, Kamis (08/01/2026), yang dipusatkan di Dusun III Desa Ulak Paceh Jaya, Kecamatan Lawang Wetan.

    Kegiatan ini menjadi bagian strategis dalam mendukung program Swasembada Pangan Nasional Tahun 2026 sekaligus simbol kuatnya kolaborasi lintas sektor antara pemerintah daerah, aparat keamanan, dan para petani.

    Secara nasional, Menteri Pertanian Republik Indonesia Dr. Ir. Andi Amran Sulaiman, M.P., menegaskan bahwa keberhasilan swasembada jagung tidak hanya berdampak pada sektor pertanian, tetapi juga berkontribusi langsung terhadap penurunan angka kemiskinan, pengurangan pengangguran, serta peningkatan kesejahteraan masyarakat.

    Ia juga menyampaikan apresiasi Presiden Republik Indonesia atas capaian tersebut. Menurutnya, panen raya jagung ini menjadi momentum penting penguatan ketahanan pangan nasional sekaligus perayaan atas keberhasilan Indonesia mencapai swasembada pangan lebih cepat dari target yang ditetapkan.

    Sementara itu, Bupati Muba HM Toha Tohet melalui Staf Ahli Bupati Bidang Pembangunan Ahmad Toyibir menyampaikan rasa syukur serta apresiasi setinggi-tingginya kepada para petani yang dinilai sebagai ujung tombak kedaulatan pangan daerah dan nasional.

    Ia juga menyoroti keberhasilan kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto yang mampu merealisasikan swasembada pangan nasional hanya dalam waktu satu tahun.

    “Kita patut bersyukur. Target swasembada pangan yang semula diproyeksikan tercapai dalam empat tahun, justru berhasil diwujudkan dalam satu tahun pada 2025 lalu. Ini adalah buah dari kerja kolektif pemerintah, TNI–Polri, para petani, serta seluruh elemen masyarakat,” tegasnya.

    Dengan keberhasilan ini, lanjutnya Pemkab Muba optimistis sektor pertanian akan terus menjadi pilar utama pembangunan daerah sekaligus penopang ketahanan pangan nasional menuju Indonesia yang mandiri dan berdaulat pangan.

  • PC Muslimat NU Muba 2025–2030 Resmi Dilantik, Perkuat Peran Perempuan di Tengah Masyarakat

    PC Muslimat NU Muba 2025–2030 Resmi Dilantik, Perkuat Peran Perempuan di Tengah Masyarakat

    SUARAPUBLIK.ID, MUBA- Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin memfasilitasi pelantikan Pengurus Pimpinan Cabang (PC) Muslimat Nahdlatul Ulama Kabupaten Musi Banyuasin masa khidmat 2025–2030. Kegiatan tersebut digelar di Pendopoan Rumah Dinas Wakil Bupati Muba, Kamis (8/1/2026).

    Pelantikan disaksikan langsung oleh Wakil Bupati Muba Kyai Abdur Rohman Husen, didampingi Tenaga Ahli TP PKK Muba Liliany Abdur Rohman. Turut hadir Anggota DPRD Muba Supriasihatin dan Meen Saputri SE.

    Prosesi pelantikan dilakukan oleh Ketua PW Muslimat NU Provinsi Sumatera Selatan Hj Dra Choiriyah A Malik Tajudin MHum. Dalam kesempatan itu, Zuhrotul Mufidah resmi dilantik sebagai Ketua PC Muslimat NU Kabupaten Musi Banyuasin periode 2025–2030, menggantikan Hj Mudmainah SPd yang memimpin pada periode 2020–2025.

    Dalam sambutannya, Wakil Bupati Muba Kyai Abdur Rohman Husen menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh pengurus yang baru dilantik. Ia berharap amanah yang diberikan dapat dijalankan dengan penuh keikhlasan, tanggung jawab, dan semangat pengabdian.

    Menurut Wabup, Muslimat NU memiliki peran penting dalam kehidupan bermasyarakat, khususnya dalam pembinaan keluarga, penanaman nilai-nilai keagamaan, serta penguatan peran perempuan dalam pembangunan. Kontribusi Muslimat NU selama ini dinilai nyata dalam menjaga keharmonisan sosial dan ketahanan umat.

    “Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin memandang Muslimat NU sebagai mitra strategis dalam mewujudkan pembangunan yang berlandaskan nilai keagamaan, kebersamaan, dan kepedulian sosial,” ujarnya.

    Ia juga berharap sinergi dan kolaborasi antara pemerintah daerah dan Muslimat NU dapat terus terjalin dengan baik. Selain itu, Wabup berpesan agar seluruh pengurus menjaga kekompakan, meningkatkan kualitas program kerja, serta menjadi teladan dalam kehidupan bermasyarakat sesuai dengan nilai Islam Ahlussunnah wal Jama’ah.

    Ketua PC Muslimat NU Muba Zuhrotul Mufidah menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin atas dukungan dan fasilitasi yang diberikan sehingga pelantikan dapat terselenggara dengan lancar. Ia berharap dukungan tersebut dapat mendorong peran aktif Muslimat NU melalui program-program di bidang pendidikan, kesehatan, ekonomi, dan sektor lainnya.

    Selain itu Zuhrotul Mufidah memaparkan tiga program unggulan PC Muslimat NU Muba, yakni Muslimat Cantik untuk pengentasan kemiskinan ekstrem, Muslimat Cantik Sadar Lingkungan, serta Muslimat Sehat dan Bugar.

    “Semoga program-program tersebut diharapkan mampu memperkuat kemandirian ekonomi dan kualitas hidup anggota serta masyarakat,” imbuhnya

    Sementara itu Ketua PC NU Kabupaten Musi Banyuasin H Muhammad Djazuli SIKom turut menyampaikan ucapan selamat dan sukses kepada pengurus PC Muslimat NU periode 2025–2030. Ia berharap kepengurusan yang baru dapat mengabdikan diri secara optimal bagi NU di Kabupaten Muba serta terus berkembang dan berkontribusi nyata.

    Ia juga mengapresiasi program unggulan yang diusung PC Muslimat NU Muba karena sejalan dengan program pusat. “Mari kita istiqamah dan membangun sinergi dengan seluruh badan otonom serta lembaga NU. Kita bangun NU Muba secara bersama-sama,” pungkas Djazuli.

  • Rapat Kerja Awal 2026, Ketua TP PKK Muba Tegaskan Program Harus Lebih Maksimal dan Berdampak

    Rapat Kerja Awal 2026, Ketua TP PKK Muba Tegaskan Program Harus Lebih Maksimal dan Berdampak

    SUARAPUBLIK,ID, MUBA – Mengawali tahun 2026, Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Muba Hj Patimah Toha menegaskan bahwa seluruh program kerja PKK tahun 2026 harus dilaksanakan secara lebih maksimal, terukur, dan berdampak nyata dalam mendorong kemajuan daerah serta kesejahteraan masyarakat.

    Penegasan tersebut disampaikan Hj Patimah Toha saat memimpin rapat kerja perdana TP PKK Kabupaten Muba di awal tahun 2026.

    Ia menekankan pentingnya penguatan kinerja organisasi, kekompakan kepengurusan, serta sinergi antar bidang agar capaian PKK semakin meningkat.

    Pada kesempatan itu, Hj. Patimah Toha juga menyampaikan harapannya agar kehadiran Staf Ahli TP PKK Kabupaten Muba, Lili Abdur Rohman, dapat semakin memperkuat peran dan kualitas kinerja PKK Kabupaten Muba ke depan.

    “Saya ingin mengingatkan bahwa TP PKK Kabupaten Muba telah menorehkan prestasi yang luar biasa pada tahun sebelumnya. Saya yakin di tahun 2026 ini kita mampu meningkatkan prestasi tersebut. Untuk itu, saya mohon kerja sama, kekompakan, dan semangat seluruh pengurus dalam melaksanakan program kerja yang telah kita rencanakan bersama,” tegasnya.

    Ia optimistis, dengan kerja sama dan koordinasi yang solid, TP PKK Kabupaten Muba akan mampu tampil semakin terdepan pada tahun 2026, sekaligus memperkuat peran PKK sebagai mitra strategis pemerintah daerah dalam pembangunan berbasis keluarga.

  • Bupati HM Toha Tohet Utus Pejabat Pemkab Muba Antar Langsung Donasi Kemanusiaan ke Aceh Tamiang

    Bupati HM Toha Tohet Utus Pejabat Pemkab Muba Antar Langsung Donasi Kemanusiaan ke Aceh Tamiang

    SUARAPUBLIK.ID, MUBA – Pasca banjir bandang yang melanda Kabupaten Aceh Tamiang dan Sumatera Utara, Pemkab Muba dibawah komando Bupati HM Toha Tohet SH dan Wakil Bupati Kiai Abdur Rohman Husen terus hadir sejak awal hingga saat ini di tengah masyarakat terdampak.

    Setelah berhasil mengumpulkan donasi kemanusiaan sebesar Rp1.5 Miliar lebih, pakaian layak pakai, dan ratusan karung beras. Rabu (7/1/2026) Bupati HM Toha Tohet SH dan Wakil Bupati Kiai Abdur Rohman Husen mengutus beberapa pejabat Pemkab Muba mengantar langsung donasi kemanusiaan tersebut ke Posko Bantuan Kemanusiaan di Aceh Tamiang.

    Adapun pejabat Pemkab Muba yang berangkat ke Aceh Tamiang diantaranya Staf Ahli Bupati Bidang Politik, Hukum dan Pemerintahan Dr Iskandar Syahrianto MH, Asisten II Setda Pemkab Muba Alva Elan SST MPSDA, Perwakilan BPBD dan Bagian Kesra Muba.

    “Alhamdulillah bantuan donasi kemanusiaan Muba Peduli Sumatera sudah diserahkan secara langsung ke Posko Bantuan di Aceh Tamiang,” ungkap Staf Ahli Bupati Bidang Politik, Hukum dan Pemerintahan Dr Iskandar Syahrianto MH, Rabu (7/1/2026) saat menyerahkan Donasi Kemanusiaan di Posko Aceh Tamiang.

    Ia mengatakan, semoga bantuan tersebut bisa bermanfaat dan sedikit mengurangi beban masyarakat yang terdampak dari bencana banjir bandang di Aceh Tamiang.

    “Kita doakan bersama semoga daerah terdampak bencana bisa segera pulih dan masyarakat setempat dapat menjalankan aktifitas normal seperti sedia kala,” tuturnya.

    Sebelumnya, Bupati Muba HM Toha Tohet SH berharap agar daerah-daerah yang terdampak bencana dapat segera pulih, masyarakat senantiasa diberikan kesehatan, serta dibukakan pintu rezeki yang luas dan berkah.

    “Semoga saudara-saudara kita disana diberikan kesehatan, kesabaran. Dan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kami sampaikan kepada masyarakat, ASN, serta BUMD di Kabupaten Muba yang telah menunjukkan kepedulian dan semangat kebersamaan melalui donasi ini,” tandasnya.

  • Bupati Muba Pimpin Apel Gabungan Awal Tahun 2026 Tegaskan Komitmen Untuk Pengabdian Masyarakat

    Bupati Muba Pimpin Apel Gabungan Awal Tahun 2026 Tegaskan Komitmen Untuk Pengabdian Masyarakat

    SUARAPUBLIK,ID, MUBA– Kegiatan Apel Gabungan Bersama Pegawai Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin di tahun 2026, secara perdana dipimpin langsung oleh Bupati Musi Banyuasin H. M. Toha Tohet, S.H di Halaman Kantor Bupati Musi Banyuasin, Senin (5/1/2026).

    Dalam amanatnya bertindak sebagai pembina apel, Bupati Muba menekankan bahwa apel ini bukan sekedar rutinitas, namun menjadi momentum penting untuk menyatukan komitmen, meningkatkan disiplin, serta memperkuat semangat pengabdian kepada masyarakat Kabupaten Muba.

    Bupati Muba juga menyampaikan penegasan terkait mutasi dan promosi jabatan yang telah dilakukan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Muba pada tanggal 31 Desember 2025 kemarin.

    “Perlu saya tekankan bahwa mutasi dan promosi merupakan bagian dari dinamika organisasi serta upaya untuk meningkatkan kinerja pemerintahan. Hal ini dilakukan berdasarkan kebutuhan organisasi, kompetensi, serta penilaian kinerja, bukan semata – mata kepentingan pribadi atau kelompok tertentu. Untuk itu, para Pejabat yang baru dilantik, jangan terlalu eforia dan jangan berlebihan ataupun heboh. Tapi lakukanlah tugas kalian dengan baik dan penuh tanggungjawab,” ungkap Bupati Muba.

    Bupati H. M. Toha Tohet, S.H juga menekankan, pentingnya peningkatan kualitas pelayanan publik dan mengajak seluruh ASN untuk terus menjaga loyalitas, integritas, dan profesionalisme dalam bekerja.

    “Mari kita jadikan tahun ini sebagai momentum untuk introspeksi diri, memperbaiki kekurangan, serta meningkatkan kinerja dan disiplin. Dengan kerja keras, kebersamaan, dan komitmen yang kuat. Saya yakin kita mampu mewujudkan pembangunan Kabupaten Muba yang semakin maju, sejahtera, dan berdaya saing,” tutupnya.

  • Serahkan Putusan Perwalian bagi Anak dan ABK di Babat Toman

    Serahkan Putusan Perwalian bagi Anak dan ABK di Babat Toman

    SUARAPUBLIK.ID, MUBA, — Momentum silaturahmi bersama masyarakat Desa Sungai Angit dan Desa Srimulyo, Kecamatan Babat Toman, menjadi lebih bermakna bagi Bupati Musi Banyuasin (Muba) H M Toha Tohet SH. Di hari kelahirannya yang ke-62, Jumat (2/1/2026).

    Didampingi Wakil Bupati Muba Kyai Abdur Rohman Husen dan Ketua TP PKK Muba Hj Patimah Toha, Bupati Muba menghadiri penyerahan Putusan Perwalian terhadap 1 orang anak dan 8 Anak Berkebutuhan Khusus (ABK) yang berada di Panti Asuhan El-Nuza, Desa Srimulyo.

    Penyerahan penetapan perwalian terhadap sembilan anak tersebut merupakan hasil kolaborasi Kejaksaan Negeri (Kejari) Musi Banyuasin bersama Dinas Sosial Muba, sebagai bagian dari upaya negara menghadirkan perlindungan hukum yang jelas dan berkelanjutan bagi anak-anak rentan.

    Dalam sambutannya, Bupati Muba menyampaikan bahwa anak-anak adalah amanah sekaligus aset masa depan bangsa yang wajib mendapatkan perhatian, perlindungan, pendidikan, dan kasih sayang tanpa terkecuali, termasuk anak-anak berkebutuhan khusus.

    “Momentum hari ini adalah wujud kepedulian dan tanggung jawab kita bersama untuk memastikan anak-anak yang membutuhkan pendampingan khusus memperoleh perlindungan dan kepastian hukum dari Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin,” ujar Toha.

    Lanjut Bupati Toha menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam proses pendampingan dan penetapan perwalian tersebut. Menurutnya, langkah ini menjadi pondasi penting agar anak-anak merasa aman serta memiliki masa depan yang lebih baik.

    Di hadapan masyarakat, Toha Tohet turut berbagi kisah hidupnya. Ia mengungkapkan bahwa dirinya tidak pernah memiliki cita-cita menjadi bupati, apalagi memimpin Musi Banyuasin. Namun, perjalanan hidup membawanya dari Desa Sungai Angit, desa yang tergolong terpencil hingga dipercaya memimpin Kabupaten Muba

    “Ini hari yang bersejarah bagi saya. Usia saya hari ini genap 62 tahun. Saya berasal dari desa, dari Sungai Angit ini. Insya Allah, amanah yang diberikan akan saya jalankan sebaik-baiknya,” tuturnya.

    Ia pun memberi pesan penuh motivasi kepada masyarakat, khususnya generasi muda, agar tidak pernah putus asa terhadap keterbatasan yang dimiliki.

    “Kita harus optimis dan percaya. Yang paling penting, kita mau berbuat dan berusaha. Kalau kita tidak melakukan apa yang kita inginkan, maka cita-cita itu tidak akan pernah terwujud,” katanya.

    Sementara itu, Kepala Kejaksaan Negeri Musi Banyuasin, Aka Kurniawan SH MH, menyampaikan ucapan selamat ulang tahun kepada Bupati Muba, baik atas nama pribadi maupun institusi.

    Kajari Muba menjelaskan bahwa penyerahan putusan perwalian ini menjadi “kado akhir tahun” yang bermakna. Penetapan tersebut diproses melalui kerja keras Seksi Perdata dan Tata Usaha Negara (Datun) Kejari Muba bersama Dinas Sosial Muba pada 31 Desember 2025.

    “Dalam data kami, masih ada lebih dari 31 anak yang belum memiliki penetapan perwalian. Ini menjadi pekerjaan bersama ke depan,” ungkap Aka.

    Aka Kurniawan juga memberikan apresiasi tinggi kepada pengurus Panti Asuhan El-Nuza yang dinilainya telah menunjukkan dedikasi luar biasa dalam merawat dan memperjuangkan hak-hak anak.

    “Negara hadir melalui payung hukum untuk memastikan anak-anak ini mendapatkan pengasuh yang layak, perlindungan yang layak, dan kepastian hukum. Mereka adalah simbol komitmen Kejaksaan dan Pemerintah Daerah dalam melindungi anak-anak, yang kelak bisa menjadi estafet penerus bangsa,” tambahnya.

    Dalam kesempatan tersebut, Bupati Muba turut menyerahkan paket sembako dan uang pembinaan kepada anak-anak penerima perwalian serta seluruh anak di Panti Asuhan El-Nuza. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan syukuran sederhana memperingati ulang tahun Bupati Muba ke-62.