Category: Banyuasin

  • Viral Vidio Perpisahan PJ Bupati Hani Diwarnai Isak Tangis 

    Viral Vidio Perpisahan PJ Bupati Hani Diwarnai Isak Tangis 

    SUARAPUBLIK.ID, BANYUASIN – Sepekan lebih berlalu mantan PJ Bupati kabupaten Banyuasin Hani S Rustam tak lagi menjabat sebagai PJ di Bumi Sedulang Setudung, masih teringat pertemuan pada pisah sambut sosok Penjabat yang sempat jadi idola para para pegawai Pemkab Banyuasin dalam meningkatkan kesejahteraan Aparatur Sipil Negara (ASN) dan masyarakat.

    Bahkan Viral video isak tangis lepas Pj Bupati yang dengan perawakan gagah nan tegas, Namun dapat menyelesaikan beberapa permasalah besar yang terjadi di Pemerintah Kabupaten Banyuasin.

    Suasana haru pun nampak dalam Video acara pisah sambut itu dan tangisan dari para pegawai terdengar jelas dihadapan Pj Bupati Banyuasin Hani A Rustam dan Pj Bupati yang baru, bahkan mereka terlihat akrab dan tidak ada ruang pemisah antara Pj Bupati Hani R Rustam dengan para ASN serta tokoh masyarakat di Kabupaten Banyuasin dalam acara tersebut.

    “Terima kasih Pak Hani S Rustam, adanya pasar murah yang rutin bikin kami masyarakat tenang urusan rumah tangga ,” kata Tika salah satu warga Kabupaten Banyuasin dalam Video itu.

    Selain itu, Jailani salah satu warga Banyuasin mengatakan, dalam pelayanan kependudukan yang lebih mudah serta berbelanja sembako dengan harga murah dapat mempermudah dirinya untuk menjalani kehidupan dalam keluarga.

    “Alhamdulilah urusan pelayanan lebih mudah dan cepat sampai belanja pun murah,” kata Jailani.

    Sementara, Indra salah satu pegawai di lingkungan pemerintah Kabupaten Banyuasin, mengucapkan banyak terimakasih atas peningkatan kesejahteraan yang telah dilakukan Pj Hani S Rustam selama menjabat.

    “Terima kasih Pak Hani, Semoga Amal ibadah selama menjabat dapat bermanfaat bagi kami semua,” kata Indra.

    Dalam video yang viral itu, juga terlihat ratusan pegawai Aparatur Sipil Negara (ASN) dari Pejabat tinggi di lingkungan Pemkab Banyuasin, tokoh masyarakat sampai pegawai honorer bersalaman menangis sambil memeluk Pj Bupati Banyuasin Hani S Rustam serta istrinya Merry S Rustam Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Banyuasin.

    Acara pisah sambut dalam Video yang viral diketahui berlangsung pada 23 Juli 2024 di Graha Sedulang Setudung Pemkab Banyuasin.

    Sebelumnya, dalam acara tersebut, Pj Hani S Rustam, mengucapkan banyak terima kasih atas dukungan masyarakat serta para pegawai di lingkungan pemerintah Kabupaten Banyuasin, atas keberhasilan yang telah di capai selama dirinya bertugas di Pemkab Banyuasin.

    “Apa yang saya lakukan semuanya untuk masyarakat Kabupaten Banyuasin. Semoga keberhasilan dan manfaatnya dapat di rasakan masyarakat secara langsung, terima kasih untuk semuanya,” tutup Hani.

  • Sambut Baja Lulusan Diktuk Bintara Polri Gel. I T.A 2024, Kapolres Banyuasin : Jadilah Teladan Yang Baik

    Sambut Baja Lulusan Diktuk Bintara Polri Gel. I T.A 2024, Kapolres Banyuasin : Jadilah Teladan Yang Baik

    SUARAPUBLIK.ID, BANYUASIN — Kapolres Banyuasin AKBP Ruri Prastowo SH SIK MIK pimpin Upacara penyambutan tradisi Bintara Remaja (Baja) Lulusan Diktuk Bintara Polri Gel I Tahun Anggaran 2024, di halaman Upacara Mapolres Banyuasin, Senin (29/7). Yang diikuti oleh Pejabat Utama (PJU) Polres Banyuasin dan Perwira, Bintara serta ASN Polres Banyuasin.

    Kapolres Banyuasin AKBP Ruri Prastowo SH SIK MIK, mengucapkan selamat datang di Mapolres Banyuasin kepada seluruh Bintara remaja (Baja) yang di tugaskan oleh Polda Sumsel.“Inilah lingkungan dimana bintara remaja nantinya akan melaksanakan tugas sebagi abdi negara,” kata Kapolres.

    Kapolres Ruri mengajak semua peserta upacara memanjatkan puji dan syukur kehadirat tuhan yang maha esa, karena atas limpahan rahmat dan hidayahnya masih diberi kesempatan dan kekuatan.

    “Sehingga pada hari yang berbahagia ini kita dapat melaksanakan upacara penyambutan dan pembinaan tradisi bintara remaja lulusan diktuk bintara Polri Gel I tahun anggaran 2024 yang telah ditugaskan di Polres Banyuasin dalam keadaan tertib dan khidmat,” ucap Ruri.

    “Selamat kepada 10 bintara remaja atas pencapaian yang luar biasa yang telah kalian raih, melalui proses pendidikan yang intensif dan penuh tantangan, kalian telah menunjukkan komitmen yang kuat untuk mempersiapkan diri sebagai garda terdepan dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat khususnya di Kabupaten Banyuasin,” tutur Ruri.

    AKBP Ruri juga menegaskan bahwa pentingnya untuk tetap mengedepankan nilai-nilai integritas, transparansi, dan profesionalisme dalam setiap tindakan dan keputusan karena Polri tidak hanya merupakan sebuah institusi, tetapi juga harapan bagi keadilan dan keamanan di. setiap warga negara.

    “Oleh karena itu, jadilah teladan yang baik bagi masyarakat, dan jagalah kepercayaan masyarakat yang telah diberikan kepada kita sebagai penegak hukum,” tegas mantan Wadir Subdit Lantas Polda Riau ini.

    “Segeralah menjalankan tugas dan ukir prestasi, buat bangga dirimu dan orang tua serta membawa harum nama Polres Banyuasin. Pastinya, apabila menjalankan tugas dengan baik sesuai prosedur tentunya tidak akan terjerumus dengan hal yang negatif,” kata Kapolres.

    Pada kesempatan yang berbahagia itu, Kapolres Ruri menitipkan pesan kepada para Pejabat Utama, Para Perwira dan Bintara Mentor untuk senantiasa menularkan ilmu-ilmu yang positif, untuk menjadikan Bintara Remaja yang smart, baik dari segi pengetahuan (Afektif), sikap prilaku (Kognitif) dan keterampilan (Psikomoterik) agar mampu menghadapi tantangan pada era ini.

    Kapolres Ruri meminta kepada seluruh Bintara Remaja Diktuk Brigadir 0olri Gel II T.A. 2024 agar tingkatkan keimanan dan ketaqwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa, Tingkatkan Profesionalisme Polri dengan berpegang teguh pada Tribrata, Catur Prasetya sebagai jati diri Insan Bhayangkara.

    “Jaga kekompakan dan kebersamaan serta tanamkan kesetiaan kawanan yang positif sesama anggota, hindarkan pelanggaran-pelanggaran sekecil apapun, ikuti pelatihan dengan penuh keseriusan didasari disiplin, jujur, bertanggung jawab dan dedikasi yang tinggi,” pesan Kapolres.

    Setelah pelaksanaan Upacara Tradisi Penyambutan Bintara Diktuk Brigadir Polri Gel. 2 T.A. 2024, Polres Banyuasin, dilanjutkan dengan kegiatan mandi kembang yang langsung dilakukan oleh Kapolres Banyuasin kepada lulusan baru. (Adm)

  • Setelah Cek TKP, Polsek Rambutan Berhasil Ungkap Kasus Pencurian di Rumah Warung Milik Evi Tamala 

    Setelah Cek TKP, Polsek Rambutan Berhasil Ungkap Kasus Pencurian di Rumah Warung Milik Evi Tamala 

    SUARAPUBLIK.ID, BANYUASIN – Nasif sial yang dialami Evi Tamala (26) yang merupakan warga Dusun II Desa Suka Pindah Kecamatan Rambutan Kabupaten Banyuasin. Pasalnya, warung miliknya yang ditinggalkan dalam keadaan kosong digondol maling.

    Kapolres Banyuaisn AKBP Ruri Prastowo SH SIK MIK melalui Kasi Humas Polres Banyuasin AKP Sutedjo mengatakan, berdasarkan laporan dari Polsek Rambutan memang benar adanya kasus pencurian di rumah warung milik Evi Tamala yang beralamat di Dusun II Desa Suka Pindah.

    AKP Sutedjo menerangkan, kasus ini bermula pada Kamis, tanggal 25 Juli 2024, sekira pukul 09.00 WIB, korban Evi Tamala meninggalkan rumah warung miliknya dalam keadaan kosong karena untuk pergi berbelanja di Kota Palembang.

    Lanjut Sutedjo, sekitar pukul 15.00 WIB korban Evi Tamala pulang dan terkejut melihat Rumah warung miliknya berantakan dan banyak barang yang hilang seperti berbagai macam rokok, kartu voucher pulsa/data, uang tunai, beras dan tabung gas.

    “Kerugian berkisar lebih kurang Rp 15. 000.000, 00, namun korban heran karena tidak ada pintu atau jendela yang rusak karena semua dalam keadaan terkunci. Atas kejadian tersebut sekira pukul 20.30 WIB korban melapor ke Polsek Rambutan,” ujar AKP Sutedjo saat dikonfirmasi, Minggu (28/7).

    Kata Sutedjo, begitu mendapat laporan dari korban, Personil Polsek Rambutan melakukan cek TKP di rumah warung milik korban bersama sama dengan Perangkat Desa Suka Pindah. Dan rumah korban adalah rumah panggung, dan saat cek TKP ditemukan ada lantai warung korban terbuka karena bekas dicongkel/dirusak dari bawah rumah/warung.

    Setelah ditelusuri ternyata mengarah ke rumah sebelah/tetangga korban yang dihuni oleh pasangan suami istri yang diketahui nikah siri yakni Megi (30) dan Ida Yani (36). Kemudian Personil Polsek Rambutan bersama korban dan Perangkat desa serta warga sekitar mendatangi rumah Megi dan Ida Yani yang bersebelahan dengan rumah korban.

    Ternyata jejak tersebut mengarah ke plafon rumah Megi dan Ida Yani yang ternyata benar ditemukan barang barang yang dibungkus karung warna putih berisi berbagai macam rokok dan voucher pulsa/data milik korban yang hilang.

    Kemudian Megi dan Ida diintrogasi dan mengakui seluruh perbuatannya melakukan pencurian di rumah warung milik korban Evi. Awal mulanya Ida mengatakan kepada Megi kalau rumah warung sebelah sedang kosong dan Ida merencanakan untuk melakukan pencurian di warung rumah korban tersebut.

    Lalu Megi membawa 1 buah linggis dan masuk kedalam rumah warung korban melalui lantai bawah yang terbuat dari kayu dengan cara mencongkel/merusak lantai kayu menggunakan linggis, setelah berhasil masuk kemudian Megi mengambil berbagai macam rokok, voucher, uang tunai yang berada di warung korban.

    “Barang tersebut dimasukan ke dalam karung warna putih, setelah itu barang yang berhasil dicuri itu disambut oleh Ida yang kemudian disimpan oleh Ida di atas plafon rumahnya. Atas kejadian tersebut Megi dan Ida berikut barang bukti diamankan ke Mapolsek Rambutan,” terang Sutedjo.

    Barang Bukti Hasil Curian yang Berhasil Diamankan

    Adapun barang bukti yang turut diamankan berupa 1 buah Linggis, 1 buah karung warna putih berisikan puluhan bungkus rokok masih dalam kondisi kemasan pax.

    “Kami juga dapati Vocher internet dar berbagai Provider dan Uang Tunai Rp. 296.000, 00,”tutup Sutedjo. (Adm).

  • Lapas Banyuasin Resmikan Gedung Konveksi Sebagai Sarana Pembinaan Keterampilan WBP

    Lapas Banyuasin Resmikan Gedung Konveksi Sebagai Sarana Pembinaan Keterampilan WBP

    SUARAPUBLIK.ID, BANYUASIN — Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Banyuasin Kemenkumham Sumsel kini secara resmi telah memiliki Gedung Konveksi, Kamis (25/7).

    Peresmian gedung dilakukan langsung oleh Kepala Balai Latihan Kerja (BLK) Kabupaten Banyuasin dengan disaksikan oleh beberapa stakeholder seperti Dhafin Konveksi Palembang, SMA Plus Negeri 2 Banyuasin, Hidroponik Center Palembang, Dinas Sosial Kabupaten Banyuasin dan SMK Unggul Banyuasin III.

    Kepala Lapas Kelas IIA Banyuasin mengungkapkan rasa syukurnya karena sudah dapat meresmikan gedung konveksi di Lapas Kelas IIA Banyuasin. Ia berharap dapat dimanfaatkan dengan baik untuk mengembangkan keterampilan warga binaan.

    “Gedung konveksi ini merupakan sarana untuk pembinaan, pembekalan dan pelatihan bagi warga binaan Lapas Kelas IIA Banyuasin khususnya di bidang konveksi dan garmen,” ungkapnya.

    Jhonny menambahkan, gedung tersebut akan digunakan untuk pembinaan warga binaan di bidang produksi jahit atau konveksi.

    “Jadi nanti gedungnya untuk pelatihan dan produksi garmen dari warga binaan Lapas Kelas IIA Banyuasin, tidak hanya bangunannya saja, gedung ini telah dilengkapi peralatan konveksi di bawah bimbingan Seksi Kegiatan Kerja Kabupaten Banyuasin,” jelasnya. (Adm)

  • Viral!!, Muncul Nama Baru Calon Bupati dan Wakil Bupati Banyuasin 

    Viral!!, Muncul Nama Baru Calon Bupati dan Wakil Bupati Banyuasin 

    SUARAPUBLIK.ID, BANYUASIN – Kini sudah viral di sejumlah media online bahwa kini muncul Nama Baru Calon Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Banyuasin. Yakni Konar Zuber berpasangan dengan Emi Sumitra.

    Selain itu, juga dibuktikannya dengan beredar luas spanduk/baleho poros baru pasangan calon Bupati dan wakil Bupati Banyuasin periode 2024 – 2029 di sepanjang jalan lintas Timur, Palembang – Betung.

    Spanduk/baleho tidak hanya di jalan lintas timur, tapi juga telah beredar di sejumlah media sosial seperti facebook dan Instagram yang tertuliskan “Menuju Banyuasin 01 Maju Terdepan”.

    Jika memang keduanya nantinya dapat rekomendasi partai politik, maka dalam Pilkada Banyuasin diperkirakan akan ada tiga Pasangan calon (Paslon) Bupati dan wakil Bupati Banyuasin.

    Terkait hal tersebut, Emi Sumitra membenarkan kalau dirinya maju sebagai Calon Wakil Bupati Banyuasin yang berpasangan dengan Konar Zuber selaku Calon Bupati Banyuasin.

    “Iya memang benar kami maju dalam Pilkada berpasangan dengan Konar Zuber,” kata Emi Sumitra ketika dihubungi aksaranews.co, Rabu (24/7).

    Emi Sumitra yang merupakan Sekretaris DPC PKB Kabupaten Banyuasin ini mengungkapkan bahwa saat ini masih menunggu rekomendasi dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB).

    “Masih menunggu rekomendasi dari PKB. Namun pastinya PKB sendiri mengutamakan kader sendiri dalam pemilihan kepala daerah. Jelas kader yang diutamakan PKB,” ungkap Emi.

    Emi sapaan akrabnya menyebut, memang sampai saat ini rekomendasi dari PKB sendiri belum keluar, kalaupun nama bakal calon Bupati Banyuasin yang keluar beberapa waktu lalu itu hanya surat tugas.”Belum keluar rekomendasi, itu hanya surat tugas,” Tegas Emi.

    Menurut Emi, diperkirakan surat rekomendasi itu akan keluar dalam waktu dekat ini. Dan untuk bakal calon Bupati Banyuasin sendiri yaitu Konar Zuber, dengan harapan beliau mampu mengandeng atau mengajak partai Golkar untuk mengusung dirinya.

    “Kita tunggu pak Konar, jadi Golkar akan bersanding dengan PKB,”tutur Emi seraya mengatakan, dirinya niat maju dalam Pilkada Banyuasin demi memajukan Kabupaten Banyuasin baik itu bidang infrastruktur dan lain sebagainya.

    Diketahui, untuk partai Golkar sendiri belum keluar surat rekomendasi, melainkan hanya surat tugas untuk Askolani Bupati Banyuasin dan Netta Indian wakil Bupati Banyuasin. (Adm)

  • Wakapolda Sumsel Pimpin Upacara Pembukaan Diktukba Polri Gelombang II T.A 2024

    Wakapolda Sumsel Pimpin Upacara Pembukaan Diktukba Polri Gelombang II T.A 2024

    SUARAPUBLIK.ID, BANYUASIN — Wakapolda Sumsel Brigjen Pol M Zulkarnain SIK MSi sebanyak 457 Siswa Bintara Polri Gelombang II TA. 2024 memimpin Upacara Pembukaan Pendidikan Pembentukan Bintara Polri (Diktukba) Gel. II TA. 2024 SPN Polda Sumsel, Senin (22/7).

    Hadir dalam kegiatan Upacara tersebut yakni, Irwasda, Kabid Propam, Karo SDM, Direskrimum, Ka. SPN Polda Sumsel didampingi Ibu Ka. SPN, Ka. Rumkit, Kapolres Banyuasin AKBP Ruri Prastowo SH SIK MIK, dan Pejabat utama Polda Sumsel lainnya.

    Upacara Pendidikan Pembentukan Bintara Polri Gelombang II TA. 2024 di laksanakan di Lapangan Anton Sudjarwo SPN Polda Sumsel, Desa Bukit Kecamatan Betung Kabupaten Banyuaisn, yang diikuti sebanyak 457 Siswa Bintara Polri.

    Wakapolda Sumsel Brigjen Pol Zulkarnain SIK MSi mengucapkan selamat datang di Lembaga Pendidikan dan pelatihan Polri, tempat para peserta didik sekalian akan menimba ilmu, dididik, ditempa dan dilatih selama 5 bulan ke depan.

    “Kalian semua selama 5 bulan kedepan akan mengikuti pendidikan untuk menjadi insan Tribrata yang Profesional, Bermoral serta memiliki mental dan integritas yang baik,” kata Wakapolda Sumsel Brigjen Pol Zulkarnain dalam amanatnya saat memimpin upacara tersebut.

    Dikatakannya bahwa Sebagai calon Anggota Polri, selama menjalani pendidikan tentunya akan dihadapkan dengan berbagai hal baru, yang tersusun dalam rangkaian kegiatan pendidikan dan latihan yang membutuhkan ketahanan fisik dan mental.

    Pendidikan di Sekolah Polisi ini bukanlah sekedar proses belajar mengajar, tetapi sebuah perjalanan yang akan membentuk karakter saudara sebagai seorang Polisi yang memiliki jiwa Pelindung, Pengayom dan Pelayan masyarakat.

    Keberhasilan dan integritas saudara sebagai seorang anggota Polri sangat terkait dengan individu saudara yang memiliki integritas, nilai-nilai moral yang kuat, dan ketaatan terhadap hukum. Sehingga akan turut menentukan wajah dan tingkat kepercayaan masyarakat kepada Polri.

    Ia meminta, laksanakan seluruh tahapan pendidikan secara profesional, tanamkan nilai nilai disiplin dan integritas sebagaimana yang terkandung dalam nilai-nilai tribrata dan catur prasetya dengan penuh keteladanan.

    “Cegah dan hindari tindak kekerasan dan penyimpangan yang dapat mencederai keberhasilan penyelenggaraan pendidikan pembentukan,” pesan orang nomor dua di Polda Sumsel ini menutup amanatnya. (Adm)

  • Wakapolres Banyuasin Lepas 51 Casis Bintara Polri Gelombang II T.A 2024 Polda Sumsel

    Wakapolres Banyuasin Lepas 51 Casis Bintara Polri Gelombang II T.A 2024 Polda Sumsel

    SUARAPUBLIK.ID, BANYUASIN – Sebanyak 51 Calon siswa (Casis) Bintara Polri Gelombang II T.A 2024 Polda Sumsel dilepas untuk di berangkatkan ke Sekolah Polisi Negara (SPN) Polda Sumatera Selatan (Sumsel) di Desa Bukit Kecamatan Betung, guna menempuh pendidikan.

    Jadwal keberangkatan Casis Bintara Polri Gelombang II ini berdasarkan surat Kapolda Sumsel Nomor : B/ 2607 /VII/ DIK.2.1. /2024/ROSDM tanggal 10 Juli 2024 tentang Jadwal keberangkatan Casis Bintara Polri Gel. II TA. 2024 Polda Sumsel.

    Dalam giat ini Wakapolres Banyuasin turut didampingi Kabag Ops Polres Banyuasin, Kabag SDM Polres Banyuasin, Personel Bag SDM Polres Banyuasin, Kabag SDM Polres Musi Banyuasin dan Personel Bag SDM Polres Musi Banyuasin.

    Wakapolres Banyuasin Kompol Adriansyah SE SIK mengatakan, 51 Casis Bintara Polri Gelombang II ini dimana 20 Casis dari Polres Banyuasin, dan 31Casis dari Polres Musi Banyuasin. Dengan titik kumpul Polres Banyuasin.

    Adapun personil yang melaksanakan giat Pengawalan keberangkatan Casis Bintara Polri ini diantaranya, Aipda Ade Kurdit, Briptu Nursalam, Briptu Dian Kurniawan, Personel Patwal Polres Banyuasin, dan Personel Paminal Polres Banyuasin.

    Dengan diiringi suasana haru dan penuh rasa bangga, dalam kegiatan tersebut dihadiri oleh orang tua atau wali para Casis untuk melepas keberangkatan para Casis tersebut.

    Wakapolres Banyuasin Kompol Adriansyah SE SIK menyampaikan, upacara pelepasan sebanyak 51 Casis ini bukan sekedar ajang seremonial belaka, melainkan ada banyak makna dan arti yang tersirat dalam kegiatan ini.

    “Dengan memohon doa restu bersimpuh di kaki orang tua, harapannya adik-adik yang akan menempuh pendidikan ini selalu diberikan perlindungan, kesehatan serta energi positif untuk selalu semangat mengikuti setiap pendidikan Kepolisian,” kata Wakapolres.

    Ia menambahkan, ilmu dan pembelajaran yang telah didapat selama mengikuti pembinaan dan pelatihan baik Casis dari Polres Banyuasin maupun Casis dari Polres Musi Banyuasin agar dapat diaplikasikan dengan baik.

    “Perjalanan kalian untuk sampai di titik ini tidak lepas dari usaha dan doa kedua orang tua kalian, maka dari itu selama menempuh masa pendidikan, jaga nama baik keluarga dan Polres asal pengiriman, jangan sampai membuat pelanggaran,” tegas dia.

    Sebagai penutup, orang nomor dua di jajaran Polres Banyuasin tersebut mengucapkan selamat berjuang, jaga kekompakan dan ukir prestasi setinggi mungkin hingga mampu membuat orang tua kalian menjadi semakin bangga. (Adm).

  • Ngopi Bareng Dengan Wartawan, Kapolres AKBP Ruri Prastowo Punya Tagline “Polres Banyuasin Andalan”

    Ngopi Bareng Dengan Wartawan, Kapolres AKBP Ruri Prastowo Punya Tagline “Polres Banyuasin Andalan”

    SUARAPUBLIK.ID, BANYUASIN — Kapolres Banyuasin AKBP Ruri Prastowo SH SIK MIK didampingi Wakapolres Kompol Adriansyah SE SIK ngopi bareng bersama wartawan di Kabupaten Banyuasin, yang bertempat di Cafe Flanet, Suak Bara, Pangkalan Balai, Jum’at (19/7) malam.

    Dalam giat ini Kapolres Banyuasin AKBP Ruri Prastowo SH SIK MIK juga turut didampingi Kabag Ops Polres Banyuasin Kompol Syamsul Zachri SH MSi, Kasat Reskrim, Kasat Intel, Kasat Lantas AKP Bambang Wiyono SH, dan Kasi Humas AKP Sutedjo.

    Ngopi bareng bersama wartawan ini sebagai ajang silaturahmi sekaligus perkenalan Kapolres AKBP Ruri Prastowo SH SIK MIK yang baru kurang lebih satu Minggu menjabat sebagai Kapolres Banyuasin.

    Kapolres Banyuasin AKBP Ruri Prastowo SH SIK MIK mengawali sambutannya terlebih dahulu ia memperkenalkan dirinya dimana ia lulus Akpol pada tahun 2005 dan pernah berdinas di Polda Riau, Jawa Tengah, Semarang, dan dirinya asal dari Jogja.

    “Mudah-mudahan dengan pertemuan ini awal suatu sinyal baik dengan media di Banyuasin dan Insya Allah bisa bersinergi didalam pemberitaan serta dapat menjadi mitra yang baik,” ungkap Kapolres AKBP Ruri Prastowo dihadapan puluhan wartawan.

    Kapolres Ruri berharap semoga ngopi bareng bersama rekan – rekan media di Banyuasin ini dapat dilaksanakan setiap bulan sekali biar kedepannya Polres dan media tetap eksis sesuai yang di harapkan.”Hubungan yang sudah baik selama ini kita tingkatkan lagi agar lebih baik lagi,” ucap dia.

    Kapolres Ruri dalam kesempatan itu juga menyampaikan bahwa ia mempunyai tagline atau Motto yakni Polres Banyuasin Andalan (Amanah, Adaptasi, dan Melayani). Hal itu seirama dengan apa yang menjadi program Kapolri yakni Presisi.

    Kapolres Ruri menjelaskan, Amanah artinya kita sebagai anggota Polri harus bisa menjaga kepercayaan masyarakat untuk menjaga dan menjamin keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas)
    dan jangan sampai kerja yang tidak baik.

    Kemudian lanjut dia, Adaptif, adalah suatu sikap cepat dalam menyelesaikan suatu permasalahan.”Kita selaku anggota Polri di manapun berada untuk selalu menyesuaikan diri dengan dinamika lingkungan yang ada,” terang dia.

    Selanjutnya, Melayani, dimana Kapolres AKBP Ruri akan memperbaiki pelayanan kepada masyarakat dan juga akan selalu berkoordinasi dengan bagian Humas Polres Banyuasin.”Kami akan selalu memberikan pelayanan sebaik mungkin dan pastikan masyarakat terlayani dengan baik.

    Kapolres Ruri menegaskan, jika ada masyarakat yang melapor, segera layani dengan baik sesuai dengan standar operasional prosedur (SOP).”Saya berkomitmen untuk terus meningkatkan pelayanan prima kepada masyarakat,” ungkap dia.

    Kapolres Ruri juga mempunyai program yakni kehadiran kepolisian di tengah – tengah masyarakat yang merupakan salah satu bagian dari Polri sebagai pengemban fungsi pelindung, pengayom dan pelayan masyarakat.

    Terkait dengan Pilkada serentak di Banyuasin Kapolres berharap media sebagai Calling System. Dapat jadi penyejuk disaat pelaksanaan agenda pesta demokrasi 27 Nopember 2024 mendatang.

    “Kita berharap Pilkada serentak di Banyuasin bermuara pada situasi yang sejuk, dingin, aman, tidak adanya yang panas-panasan dalam perpolitikan dalam wilayah Banyuasin,” pesan dia.

    Diakhir sambutanya Kapolres Ruri juga mengingatkan tentang Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla).”Saat ini kita sudah mulai memasuki musim kemarau jadi saya berpesan kepada masyarakat waspadai Karhutla dan semoga titik hotspot di Banyuasin sedikit,”tutup dia. (Adm)

  • Survei Radewa Politika: Elektabilitas Slamet Somosentono dan Askolani Tertinggi di Pilkada Banyuasin

    Survei Radewa Politika: Elektabilitas Slamet Somosentono dan Askolani Tertinggi di Pilkada Banyuasin

    SUARAPUBLIK.ID, BANYUASIN, — Lembaga Survei Radewa Data Politika (RDP) merilis hasil survei pemilihan kepala daerah Banyuasin, Sumatera Selatan.

    Radewa Data Politika (RDP) melakukan survei terhadap elaktabilitas dua kandidat Calon Bupati Banyuasin, Askolani Jasi dan Slamet Somosentono.

    Lembaga Survei Radewa Data Politika (RDP) yang berbasis di Palembang dan Jogja menyebut terdapat pergeseran dinamika politik menjelang Pilkada serentak November mendatang.

    “Hasil survei ini menjadi topik utama mengingat pergeseran dinamika politik menjelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Banyuasin pada November mendatang,” ungkap Direktur Eksekutif Lembaga Survei Radewa Data Politika, Jean Adiz, Kamis pagi, 18 Juli 2024.

    Dalam survei tersebut, setidaknya melibatkan 400 responden di 21 kecamatan di Kabupaten Banyuasin.

    Survei dilakukan selama empat hari dari tanggal 9 hingga 15 Juli 2024 menggunakan metodologi, multistage, random, dan sampling berbasis data.

    RDP menyebarkan sejumlah surveyor terlatih untuk melakukan pengumpulan data dengan metode tatap muka melalui alat bantu kuisioner.

    Dari hasil survei itu selanjutnya didistribusikan secara proporsional berdasarkan data DPT 2024.

    Jean, mengungkapkan hasil survei yang dilakukan selama empat hari itu menunjukkan Slamet Somosentono lebih unggul.

    Slamet lebih unggul 44,00 persen dibanding Askolani Jasi yang hanya 40,50 persen.

    Sementara sebanyak 15,50 persen responden belum menentukan pilihannya.

    “Dari hasil simulasi kami, dapat dilihat tingkat partisipasi yang sangat tinggi dengan capaian 84,50 persen,” ungkap Jean.

    Meski terdapat selisih 3,50 persen dari total responden yang memilih, namun, akan menghasilkan persaingan sangat ketat terhadap kedua kandidat.

    Radewa Data Politika memastikan popularitas Slamet mampu naik secara signifikan dalam dua bulan terakhir ini.

    Padahal, kata Jean, pada survei Mei 2024 yang dilakukan beberapa lembaga survei Askolani unggul sangat jauh dari kandidat lain.

    Jean menduga keunggulan Askolani pada survei Mei lalu dikarenakan dirinya pernah menjadi Bupati atau incumben.

    Belakangan, popularitas dan elaktabilitas Slamet Somosentono terus naik.

    Menurut Jean, naiknya popularitas dan ektabilitas Slamet Somosentono kemungkinan karena sejumlah partai telah merekomendasikan dirinya maju sebagai calon Bupati. Baik pengusung maupun pendukung.

    Sejumlah partai disebut Jean, di antaranya Gerindra, PAN, PKS, Nasdem dan dari satu partai non parlemen yaitu Partai Rakyat Adil Makmur (PRIMA).

    “Hal ini kami nilai sangat berpengaruh pada tingkat kepercayaan publik,” terangnya.

    Dijelaskan, perbedaan hasil survei tersebut menunjukkan perubahan dinamika dalam waktu singkat.

    Hal itu mengindikasikan adanya perubahan sentimen di kalangan pemilih. Sedangkan masyarakat belum mengetahui dengan pasti Askolani Jasi akan didukung oleh Partai mana saja.

    Jean memastikan Radewa Data Politika melakukan survei dengan sebenar-benarnya pendapat masyarakat.

    Pihaknya, berharap hasil survei terhadap kandidat calon kepala daerah di Banyuasin dapat memberikan gambaran jelas dinamika politik yang sedang berlangsung.

    Persaingan ketat para calon diharapkan saling mempersiapkan strategi kampanye untuk menarik perhatian dan dukungan pemilih.

    Dukungan partai politik dan respons hasil survei dapat memainkan peran penting dalam menentukan hasil akhir pemilihan bupati Banyuasin.

    “Kami terus berkomitmen untuk menjaga kualitas dan akurasi data,” tandas Jean.

  • Tingkatan Disiplin Berlalulintas, Polres Banyuasin Oprasi Patuh Musi 2024

    Tingkatan Disiplin Berlalulintas, Polres Banyuasin Oprasi Patuh Musi 2024

    SUARAPIBLIK.ID, BANYUASIN – Kepolisian resort (Polres) Banyuasin Polda Sumsel, menggelar Operasi Patuh Musi 2024. Apel dipimpin langsung oleh Kapolres Banyuasin AKBP Ruri Prastowo SH SIK MIK. Operasi patuh Musi 2014 tersebut berlangsung selama 14 hari terhitung hari ini Senin 15 – 28 Juli 2024.

    “Operasi ini menciptakan kondisi tertib berlalu lintas agar seluruh pengguna jalan selamat dan tercipta keamanan,” ujar Kapolres Banyuasin AKBP Ruri Prastowo SH SIK MIK saat pimpin apel gelar pasukan Operasi Patuh Musi di halaman Mapolres Banyuasin, Senin (15/7).

    AKBP Ruri Prastowo menekankan kepada jajarannya saat bertugas agar mengedepankan upaya persuatif dan edukatif serta tindakan humanis.”Hindari kekerasan, hindari hal arongan di tengah masyarakat,” ingat dia.

    Polres Banyuasin juga mengedukasi masyarakat yang melakukan pelanggaran lalu lintas.”Sebab kita tahu, secara teori kecelakaan terjadi pasti didahului oleh pelanggaran lalulintas,” sebut dia.

    Disampaikannya juga bahwa ada 7 pelanggaran lalulintas yang menjadi target sasaran dalam giat tersebut. Bila ada pengendara yang kedapatan melanggar, katanya, akan langsung dilakukan penindakan.

    “7 target sasaran tersebut, seperti melawan arah atau melawan arus. Selain itu, pengemudi di bawah umur yang tidak memiliki SIM atau di bawah 17 tahun,” jelas dia.

    Kemudian, lanjut Kapolres, pengemudi yang berada di bawah pengaruh alkohol, pengemudi yang berkendara melebihi batas kecepatan dan menggunakan ponsel saat berkendara.

    “Operasi Patuh Musi tahun ini, Polri menargetkan untuk menurunkan titik lokasi kemacetan, pelanggaran, kecelakaan lalu lintas dan meningkatkan kepatuhan masyarakat dalam rangka cipta kondisi menjelang Pilkada serentak yang akan dilaksanakan pada bulan agustus tahun 2024,” terang dia.

    Diakhir amanatnya, Kapolres Banyuasin menekankan kepada personel bahwa setiap kegiatan personel harus dilakukan secara humanis.”Dan selama 2 minggu ini kita fokuskan kepada kegiatan preemtif, preventif dan penegakan hukum di bidang lalu lintas harus terus di tegakan guna menekan angka kecelakaan.

    Di tempat yang sama, Kasat Lantas Polres Banyuasin AKP Bambang Wiyono SH MH menambahkan, ada beberapa pelanggaran yang menjadi sasaran operasi ini. Diantaranya tidak menggunakan helm, melawan arus, dan kendaraan tidak laik jalan.

    Selain itu angkutan umum yang tidak berizin, kendaraan yang menggunakan knalpot brong, serta menggunakan handphone saat berkendara.”Harapan masyarakat bisa tertib dan disiplin berlalulintas serta dapat menekan angka kecelakaan lalulintas,” pungkas dia. (Adm)

  • Tim Opsnal Reskrim Polres Banyuasin Mengamankan Pelaku Kepemilikan Senjata Api Illegal

    Tim Opsnal Reskrim Polres Banyuasin Mengamankan Pelaku Kepemilikan Senjata Api Illegal

    SUARAPUBLIK.ID, BANYUASIN – Melalui Operasi Senpi 2024, Unit Satreskrim Polres Banyuasin pelaku kepemilikan senjata api illegal. Penangkapan tersebut berawal pada Senin tanggal 1 Juli 2024, Kasat Reskrim Polres Banyuasin AKP Teguh Prasetyo SIK MH menginstruksikan tim Opsnal Polres Banyuasin untuk melaksanakan patroli di wilayah hukum polres banyuasin.

    Operasi ini guna untuk mengantisipasi tindak pidana 3C (curat, curas, curanmor). Sekira pukul 21.30 WIB saat tim melaksanakan patroli di Pos 2 PT SMS di Jl trans Pulau Rimau Desa Biyuku Kecamatan Suak Tapeh, dan mendapatkan seorang pria yang tingkah lakunya sangat mencurigakan.

    Karena curiga, Tim Opsnal langsung menghampiri seseorang pria tersebut untuk disosialisasikan bahwa tim Opsnal sedang melaksanakan patroli dalam rangka menurunkan tingkat pidana 3C.
    Setelah itu tim Opsnal langsung melaksanakan pemeriksaan badan pria tersebut dan didapati senjata api.

    Kapolres Banyuasin AKBP Ferly Rosa Putra SIK melalui Kasat Reskrim Polres Banyuaisn AKP Teguh Prasetyo SIK MH mengatakan, Pria tersebut tertangkap tangan telah membawa sebuah senjata api illegal jenis revolver 6 silinder yang berisikan 1 butir selongsong peluru dan satu butir peluru kaliber 9mm

    “Saat ditanyakan surat ijin kepemilikan senjata api, pelaku mengakui tidak di lengkapi dengan surat ijin yang sah sehingga pelaku beserta barang bukti dibawa ke Polres Banyuasin untuk penanganan lebih lanjut,” kata Kasat Reskrim AKP Teguh Prasetyo saat dikonfirmasi, Kamis (4/7).

    Dikatakan AKP Teguh Prasetyo, penangkapan pelaku kepemilikan senjata ilegal ini termasuk dalam rangka
    dalam rangka Operasi Senpi Musi 2024
    “Kami dari Polres Banyuasin berkomitmen terus untuk menuntaskan tindak pidana di wilayah hukum Polres Banyuasin dan akan menindak tegas bilamana mendapati pelaku,” tegas dia.

    “Saya juga menghimbau kepada masyarakat Kabupaten Banyuasin yang masih memiliki Senpi Ilegal Agar segera Kooperatif untuk menyerahkan Ke pihak yang berwajib atau Polsek Terdekat” pungkas dia. (Adm)

  • Kabar Gembira Bagi Masyarakat Banyuasin Pemilik Kendaraan Bermotor Wajib Uji, Uji Kir “Gratis”

    Kabar Gembira Bagi Masyarakat Banyuasin Pemilik Kendaraan Bermotor Wajib Uji, Uji Kir “Gratis”

    SUARAPUBLIK.ID, BANYUASIN– Kabar gembira bagi masyarakat pemilik kendaraan bermotor wajib uji. Mulai Tahun 2024, pelayanan di UPT Pengujian Kendaraan Bermotor di Kabupaten Banyuasin “Gratis”. Hal ini disampaikan Kepala UPT Dishub Banyuasin Agustan Azis SE, Rabu (3/7).

    Dishub Banyuasin akan memberlakukan uji kir gratis mulai 2 Januari 2024. Kebijakan tersebut sesuai dengan amanat Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2022 tentang Hubungan Keuangan Antara Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah.

    Juga sesuai dengan Peraturan Pemerintah RI No. 35 Tahun 2023 tentang Ketentuan Umum Pajak Daerah dan Retribusi Daerah serta Peraturan Daerah Kabupaten Banyuasin No.1 tahun 2022 tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah.

    Kepala UPT Darat Dishub Banyuasin Agustan Azis SE mengatakan bahwa uji kir gratis ini berlaku untuk semua kendaraan bermotor wajib uji, yaitu mobil barang, mobil bus, mobil penumpang umum, termasuk kereta gandengan dan kereta tempelan.

    “Kebijakan ini bertujuan untuk meningkatkan keselamatan dan kenyamanan berkendara, serta meningkatkan pelayanan publik,” kata Agustan Azis saat ditemui di ruang kerjanya, Rabu (3/7).

    Ia menambahkan, dengan uji kir gratis, diharapkan masyarakat akan lebih tertib dalam melakukan uji kelayakan kendaraannya. Hal ini akan berdampak pada peningkatan keselamatan dan kenyamanan berkendara di Kabupaten Banyuasin.

    Selain itu, Azis sapaan akrabnya juga berharap, kebijakan ini akan berdampak pada peningkatan pendapatan masyarakat. Pasalnya, dengan uji kir gratis, masyarakat tidak perlu mengeluarkan biaya untuk melakukan uji kelayakan kendaraannya.

    “Bagi masyarakat pemilik kendaraan bermotor, jangan lupa untuk melakukan uji kir secara rutin setiap 6 bulan sekali. Dan untuk uji kir gratis ini kami telah memasang spanduk ditempat – tempat yang mudah dilihat oleh masyarakat,” ungkap dia.

    Ia juga menjelaskan, syarat yang perlu dipenuhi untuk uji kir biasanya berupa dokumen kendaraan seperti Buku Pemilik Kendaraan Bermotor atau BPKB, Surat Tanda Nomor Kendaraan atau STNK, KTP dari pemilik kendaraan Surat kuasa apabila yang mengajukan Kir bukan pemilik langsung.

     

    Apabila mobil untuk angkutan umum, lanjut dia, harus menyertakan izin trayekSertifikasi registrasi uji tipe atau pengesahan rancang bangun dari kendaraan (SRUT). Bukti telah membayar biaya untuk uji Kir.

    “Syarat ini harus disediakan bagi yang ingin mengajukan Kir pertama kali setelah enam bulan mendapatkan STNK kendaraan. Jangan lupa untuk semua dokumen yang dipersiapkan asli dan juga fotokopi,” terang dia.

    Disampaikannya juga, berdasarkan Undang-Undang yang mengatur soal kir mobil adalah Nomor 22 Tahun 2009 mengenai Lalu Lintas dan Angkutan Jalan pasal 53 ayat 1. Sedangkan pada ayat 2 tertulis mengenai kegiatan apa saja yang dilakukan saat pengujian.

    Bahkan apa saja yang diujikan dan menjadi syarat uji kelayakan juga diatur pada pasal 54 dan 55. Masalah uji Kir ini juga tertulis dalam Peraturan menteri Perhubungan Republik Indonesia Nomor PM 133/ 2015.

    Isinya mengenai Pengujian berkala kendaraan bermotor serta pengujian wajib dilakukan usai mendapatkan STNK. Selain itu surat hasil uji Kir hanya bisa berlaku enam bulan ke depan yang artinya setahun kendaraan perlu uji Kir dua kali.

    “Tentu saja kendaraan yang tidak melakukan uji Kir ini akan mendapatkan sanksi. Soal sanksi ini juga tertulis dalam UU LLAJ pasal 76 ayat 1. Ada empat sanksi yang diberlakukan yaitu peringatan tertulis, pembayaran denda, pembekuan izin dan pencabutan izin,” beber dia.

    “Sanksi akan diberikan bertahap mulai dari diperingatkan sampai izin kendaraan dicabut. Sanksi ini akan diberikan pada semua jenis kendaraan tanpa terkecuali, jika terbukti melanggar kegiatan uji Kir,” pungkas dia. (Adm)

  • Kades Talang Ipuh Ardina Lantik KAUR Keuangan, KAUR Perencanaan, Kadus II, dan Kadus III

    Kades Talang Ipuh Ardina Lantik KAUR Keuangan, KAUR Perencanaan, Kadus II, dan Kadus III

    SUARAPUBLIK.ID, BANYUASIN — Pemerintah Desa (Pemdes) Talang Ipuh Kecamatan Suak Tapeh Kabupaten Banyuasin, menggelar pelantikan dan pengambilan sumpah perangkat desa yang baru.

    Pelantikan Perangkat Desa tersebut dilakukan langsung oleh Kepala Desa (Kades) Talang Ipuh Ardina yang berlangsung di kantor Desa Talang Ipuh, Jum’at (28/6).

    Pelantikan diawali dengan pembacaan Petikan Surat Keputusan (SK) oleh Sekdes Ustadz Romantika, pengambilan sumpah, dan dilanjutkan dengan penandatanganan dan penyerahan SK oleh Kepala Desa Talang Ipuh Ardina kepada Perangkat Desa yang barusan dilantik.

    Hadir dalam pelantikan tersebut perwakilan dari DPMD Banyuasin bidang Pemerintahan Desa Rizaludin, Camat Suak Tapeh Bambang Setiadi SE MSi didampingi Sekcam Arwin Saleh SIP MSi dan Kasi PPD Eny Yoseta SKM MKes.

    Juga hadir KUA Suak Tapeh Firdaus SAg MSi, Babinsa Sertu Erwin Harahap, Bhabinkamtibmas Bripka Nopiadi SH, Ketua BPD Talang Ipuh Eta Ismanto SSos beserta anggota, P2UKD Talang Ipuh Ustadz Marjoni, dan undangan lainnya.

    Perangkat Desa yang dilantik yakni Wahyu jabatan KAUR Keuangan, Septa Ariansyah jabatan KAUR Perencanaan, Deni Sastra jabatan Kadus II, dan Jadil jabatan Kadus III.

    Kades Talang Ipuh Ardina dalam sambutannya mengatakan bahwa pengangkatan perangkat desa baru di desanya itu sudah melalui beberapa tahapan dan proses sebagaimana yang ada.

    “Tim pengangkatan dan pemberhentian perangkat Desa Talang Ipuh telah melaksanakan tahapan-tahapan dan penjaringan dan penyaringan pengisian jabatan ini,” kata Kades Ardina dalam sambutannya.

    Kades Ardina menambahkan, dengan dilantiknya perangkat desa yang baru menjadi daya dorong guna memajukan Pemerintah Desa Talang Ipuh kedepanya.

    “Selamat kepada Perangkat Desa yang telah dilantik dan ucapan terima kasih kepada pemerintah Kabupaten dan Camat Suak Tapeh yang telah membantu kami demi kelancaran penjaringan dan penyaringan Perangkat Desa ini,” ungkap dia.

    Ardina meminta kepada Perangkat Desa yang baru saja dilantik agar bisa bekerja sama untuk membangun Desa Talang Ipuh sesuai dengan visi misi kami “Damai Bersama Menuju Talang Ipuh Yang Lebih Baik Lagi,” tutur dia.

    Ia juga berharap agar Perangkat Desa yang baru dilantik dapat mensukseskan program Pemerintah Pusat, dan Pemerintah Daerah.”Kita harus bisa mensukseskan program Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah,” imbuh dia.

    Disampaikannya juga bahwa setiap per tiga bulan Pemerintah Desa Talang Ipuh selalu mengadakan rapat koordinasi (Rakor) guna membahas tugas pokok dan fungsi (Tupoksi) Perangkat Desa.

    “Kami berharap tugas yang diemban Perangkat Desa yang baru bisa berjalan dengan baik dan segera bisa menyesuaikan diri di lingkungan kerja, serta bisa kerja sama yang baik dengan perangkat lain,”harap dia.

    Sementara itu Camat Suak Tapeh Bambang Setiadi SE MSi dalam sambutannya mengucapkan selamat kepada Perangkat Desa yang baru saja dilantik dan diambil sumpahnya.

    “Selamat kepada Perangkat Desa yang telah dilantik dan diambil sumpah nya dan selamat menjalankan tugas dan segerah menyesuaikan diri dengan Perangkat Desa yang lama,” ungkap dia.

    Camat Bambang Setiadi berpesan bahwa sebagai pelayan masyarakat wajib memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat dan tetap menjaga komunikasi yang baik dengan masyarakat.

    Ia juga menyampaikan bahwa proses penjaringan telah selesai di lakukan, seleksi ini betul menjaring perangkat Desa Talang Ipuh yang betul-betul memiliki kompetisi dan pantas di posisi tersebut dan teruji.

    “Yang pasti pengangkatan dan pemberhentian Perangkat Desa adalah hak prerogatif Kepala Desa dan kami selaku Camat hanya memberikan rekomendasi,” ungkap dia. (Adm).

  • Miliki Senpi Ilegal, BI Diamankan Satreskrim Polres Banyuasin

    Miliki Senpi Ilegal, BI Diamankan Satreskrim Polres Banyuasin

    SUARAPUBLIK.ID, BANYUASIN – Melalui Operasi Kepolisian Mandiri Kewilayahan dengan Sandi “Ops Senpi Musi 2024, Satreskrim Polres Banyuasin berhasil mengamankan pelaku tindak pidana kepemilikan senjata api (senpi) ilegal.

    Diketahui terduga pelakunya adalah BI (40) seorang petani/pekebun yang beralamat di Jalan Pasar Pagi Lingkungan IV RT 033 RW 013 Kelurahan Rimba Asam Kecamatan Betung Kabupaten Banyuasin.

    Kapolres Banyuasin AKBP Ferly Rosa Putra SIK melalui Kasi Humas Polres Banyuasin AKP Sutedjo mengatakan, kasus ini terungkap berdasarkan laporan Polisi Nomor : LP/A/8/ VI/2024/ Satreskrim/Polres Banyuasin/Polda Sumatera Selatan, tanggal 26 Juni 2024.

    “Berdasarkan laporan tersebut, Satreskrim Polres Banyuasin melakukan penyelidikan dan diketahui keberadaan TO OPS Senpi Musi 2024 a.n BI yang sedang berada di rumahnya yang beralamatkan di Pasar Pagi Lingkungan IV RT.033 RW 013 Kelurahan Rimba Asam Kecamatan Betung,” kata AKP Sutedjo.

    Menurut AKP Sutedjo, setelah mengetahui keberadaan pelaku, Kasat Reskrim Polres Banyuasin AKP Teguh Prasetyo SIK MH memerintahkan Tim Opsnal yang dipimpin oleh Kanit Pidum Ipda Joko Prakoso untuk segera melakukan penangkapan terhadap pelaku.

    Kemudian pada hari Rabu tanggal 26 Juni 2024 Sekira Jam 03.000 WIB, pelaku berhasil diamankan dan saat dilakukan penggeledahan di rumah pelaku berhasil ditemukan barang bukti berupa 1 pucuk senjata api rakitan jenis revolver yang berisikan 4 butir peluru kal. 38 mm, 1 buah kotak handphone VIVO Y53 berisikan 1 butir peluru kal. 38 mm.

    “Kemudian 2 buah kotak rokok yang berisikan 4 butir peluru kal. 8,62 mm, 2 butir peluru kal. 5,56 mm, dan 1 butir peluru kal. 9 mm.”Pelaku berikut barang bukti (BB) dibawa ke Mapolres Banyuasin untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut,”tutup dia. (Adm)

  • Karena Selisih Paham, DFO Tega Aniaya Darto Hingga Meninggal Dunia

    Karena Selisih Paham, DFO Tega Aniaya Darto Hingga Meninggal Dunia

    SUARAPUBLIK.ID, BANYUASIN – Hanya karena masalah selisih paham, DFO (36) yang bekerja sebagai sopir tega menganiaya Darto (64) hingga meninggal dunia. Atas kejadian ini pihak dari keluarga koban melaporkan kasus tersebut ke Polres Banyuasin.

    Diketahui pelakunya yakni DFO (36) yang beralamat di RT 003 dusun I Desa Sri Kembang Kecamatan Betung Kabupaten Banyuasin. Dan sementara korban yakni Darto (64) yang beralamat di Bangun Rejo Lingkungan III Kecamatan Betung Kabupaten Banyuasin.

    Kapolres Banyuasin AKBP Ferly Rosa Putra SIK melalui Kasat Reskrim Polres Banyuasin AKP Prasetyo SIK MH mengatakan, kejadian tersebut terjadi pada Selasa (25/6) sekira jam 08.00 WIB di Dusun Sridadi Desa Sri Kembang Kecamatan Betung Kabupaten Banyuasin.

     

     

    “Kronologis kejadian pelaku menusuk korban sebanyak 3 kali tusukan dengan menggunakan sebilah pisau tepatnya mengenai di bagian badan yaitu dada sebelah kanan, dada bagian tengah dan rusuk sebelah kiri sehingga korban meninggal dunia,” jelas Kasat Reskrim AKP Prasetyo.

    Ia menuturkan, awal mula kejadian tersebut terjadi pada saat korban sedang bekerja membangun rumah dan pada saat bekerja datang 2 orang yaitu DU dan DI menemui korban dan setelah bertemu mereka mengobrol bersama 2 orang tersebut.

    Tidak lama kemudian mendengar suara ribut/cekcok, dan terjadilah penganiayaan Selanjutnya warga yang mengetahui kejadian tersebut langsung mendekati korban melihat korban sudah berlutut sambil tersungkur.”Kasus ini hanya Karena selisih paham,” terang dia

    Kemudian korban pun langsung di bawa ke Puskesmas Betung kota dan tiba di Puskesmas Betung kota oleh warga Selanjutnya langsung dilakukan pemeriksaan oleh dr Sisca Angela, namun korban Sudah meninggal dunia akibat luka tusuk di bagian dada bagian rusuk belakang, dan luka robek di bagian pergelangan kaki sebelah kiri.

    Atas kejadian ini selanjutnya pihak korban melaporkan kejadian tersebut ke Polres Banyuasin. Dan setelah menerima laporan tersebut, tim Opsnal Satreskrim Polres Banyuasin langsung bergerak cepat untuk melakukan penyelidikan.

    Setelah dilakukan penyelidikan diketahui tempat persembunyian pelaku DFO yang saat itu sedang berada di Kecamatan Babat Supat Kabupaten Muba. Dan Tim Opsnal bersama sama dengan Unit Reskrim Polsek Betung yang dipimpin oleh Kapolsek Betung Iptu Yuli Mishardi SH melakukan penangkapan terhadap pelaku.

    “Selanjutnya pada hari Selasa, tanggal 25 Juni 2024 sekira jam 11.45 WIB pelaku berhasil diamankan tanpa adanya perlawanan, kemudian pelaku berikut barang bukti dibawa ke Polres Banyuasin untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut,” ungkap dia.

    “Dari tangan pelaku juga turut disita barang bukti berupa 1 unit sepeda motor mio soul tanpa body,1 bilah senjata tajam jenis pisau, 1 buah baju milik korban, dan 1 buah celana milik korban,” pungkas dia. (Adm)

  • HUT Bhayangkara Ke -78, Polsek Pangkalan Balai Bagikan 50 Paket Bansos

    HUT Bhayangkara Ke -78, Polsek Pangkalan Balai Bagikan 50 Paket Bansos

    SUARAPUBLIK.ID, BANYUASIN – Kepolisian sektor (Polsek) Pangkalan Balai Polres Banyuasin, melaksanakan kegiatan Pemberian Bantuan Sosial (Bansos). Kegiatan ini dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-78 tahun 2024.

    Kegiatan bansos ini dipimpin langsung oleh Plh Kapolsek Pangkalan Balai Iptu Lukman Hartono SH didampingi Ketua Ranting Bhayangkari Pangkalan Balai

    Ny. Alvi Lukman, Waka Polsek, para Kanit, beserta Anggota Polsek Pangkalan Balai dan Anggota Bhayangkari ranting Pangkalan Balai, Selasa (25/6).

    Plh Kapolsek Pangkalan Balai Iptu Lukman Hartono SH mengatakan, pembagian Bansos tersebut berupa sembako yang di bagikan kepada masyarakat kurang mampu yang berada di Wilayah Hukum Polsek Pangkalan Balai.

    “Pembagian Paket Sembako Bansos ini sebanyak 50 paket dan ini merupakan sebagai wujud kepedulian kepolisian kepada masyarakat dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-78 tahun 2024,” ujar Plh Kapolsek Pangkalan Balai Iptu Lukman Hartono.

    Melalui kegiatan Pemberian Bantuan Sosial dalam rangka Hari Bhayangkara ini, Iptu Lukman Hartono menyebut, bahwa Polri kembali membuktikan kepeduliannya terhadap kesejahteraan masyarakat yang kurang mampu.

    Ia berharap, program serupa dapat terus dilaksanakan di masa mendatang, sehingga hubungan harmonis antara Polri dan warga masyarakat dapat terjaga dengan baik.

    “Kegiatan ini berjalan dengan aman, lancar dan kondusif, ini menunjukkan adanya kolaborasi yang baik antara Polri dan masyarakat. Hal ini sejalan dengan komitmen Polri untuk terus meningkatkan kepercayaan publik melalui berbagai program yang bermanfaat bagi warga,” ucap dia.

    Dikatakan Iptu Lukman Hartono, sesuai dengan tema Hari Bhayangkara ke-78 tahun 2024 kali ini “Polri Presisi mendukung percepatan Transformasi Ekonomi yang Inklusif dan Berkelanjutan Menuju Indonesia Emas.

    Iptu Lukman Hartono mengajak seluruh warga untuk mendoakan agar Polri semakin profesional dalam menjalankan tugasnya. “Dan mengimbau warga untuk membantu menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan sekitar serta mengantisipasi hal-hal yang dapat menimbulkan gangguan keamanan,” tutup dia.(Adm)

  • Tim RBP Polda Sumsel dan Ombusman RI Lakukan Pra Penilaian Pelayanan Publik di Polres Banyuasin

    Tim RBP Polda Sumsel dan Ombusman RI Lakukan Pra Penilaian Pelayanan Publik di Polres Banyuasin

    SUARAPUBLIK.ID, BANYUASIN — Mewujudkan pelayanan publik yang bersih dan betul-betul melayani masyarakat Sebagai institusi yang mengayomi, Polri selalu membuka ruang bagi publik untuk memberi saran dan masukan demi pelayanan yang prima.

    Terkait hal tersebut, Tim Penilai dari RBP Polda Sumsel dan Ombusman R.I. Provinsi Sumsel melakukan Pra- Penilaian Pelayanan Publik yang bertempat di Gedung ICC Polres Banyuasin dan tempat Pelayanan Yanlik Polres Banyuasin.

    Adapun Tim Pra-Penilaian dari Polda Sumsel yakni Ketua Ketua Tim RBP Rorena Polda Sumsel AKBP Doly Gumara SIK, dan anggota tim yakni Iptu Andi Wijaya, Ipda Akar, Bripda Pandri M, dan Briptu Rico.

    Sementara Tim Pra-Penilaian dari Ombusman yakni Ketua Tim Pra-Penilaian Ombusman R.I Provinsi Sumsel Bapak Hendrico S.H, dan anggota yakni Ibu Rasmila SSos, dan Ibu Nurlili Melati AMd.

    Kapolres Banyuasin AKBP Ferly Rosa Putra SIK melalui Kasi Humas Polres Banyuasin AKP Sutedjo mengatakan, Untuk Objek Penilaian kegiatan dimana Penilaian terdiri dari Sarana Prasarana, Dokumen/SOP/Mekanisme Pelayanan, Sistem Pengaduan Pelayanan (Dumas), Inovasi Pelayanan.

    “Kegiatan ini juga bertujuan untuk mengetahui tingkat kepuasan masyarakat terhadap pelayanan publik yang telah berjalan guna mengevaluasi dan meningkatkan mutu pelayanan kedepannya,”ujar Kasi Humas Polres Banyuasin AKP Sutedjo saat dikonfirmasi, Selasa (25/6).

    “Pelaksanaan ini salah satu tanda bahwa Polri khususnya Polres Banyuasin yang melaksanakan Penilaian sudah transparan dan bersedia menerima saran dan masukan masyarakat terkait pelayanan publik,” sambung dia.

    Menurut AKP Sutedjo, dalam giat ini hasil yang dicapai dimana Tim langsung menuju tempat Pelayanan Gedung SPKT dan SIM Polres Banyuasin. Tim melakukan Pra-Penilaian pengecekan pada tempat Pelayanan yaitu SPKT, SKCK, Dipabel, Yanduan, Konsul hukum, SIM, Ruang tunggu pengunjung, dan sarana dan prasarana.

    “Kemudian tim menuju ruang ICC Polres Banyuasin melakukan Anev dan pendalaman hasil penilaian di tempat Pelayanan,” jelas AKP Sutedjo.

    Pendalaman dari tim Birorena Polda Sumsel AKBP Dolly Gumara yang mana masi terdapat kekuranan pada standar pelayanan yabg menjadi pokok pelaksanaan Layanan dan harus diperbaiki sesuai Tahun berjalan. Agar produk layanan menjadi baik.

    “Masi ada waktu untuk perbaikan kekurangan Sarana dan Prasarana. Segera perbaiki semaksimal mungkin agar hasil Penilaian nanti diatas tahun – tahun kemaren,” ungkap dia

    Sementara Pendalaman dari Ketua Tim Ombusman Bapak Hendrico dimana dari hasil pengecekan di tempat Pelayanan masi terdapat kekurangan terutama pada Dimensi Invut. Antara Pengetahuan Petugas dan Dokumentasi tidak sesuai dengan yang diminta oleh Tim Ombusman.

    Masi ada kekurangan Seperti jaminan Keamanan Apar, Petunjuk Arah. Dan kursi ideal ruang tunggu Khusus. Standar Pelayanana harus di Apload. Nomor Yanduan cukup satu yang benar – benar bisaa dihubungi.

    “Diperkuat pungsi pengawasan internal. Masih ada waktu untuk perbaikan. Dan mengharapkan pada waktu Penilaian pertengahan Juli 2024 sudah maksimal dan ditindak lanjuti agar hasil penilaian lebih baik,” tutup dia. (Adm).

  • Wujudkan Pemasyarakatan Maju, Kalapas Banyuasin Ikuti Forum Dilkumjakpol dan BNN

    Wujudkan Pemasyarakatan Maju, Kalapas Banyuasin Ikuti Forum Dilkumjakpol dan BNN

    SUARAPUBLIK.ID, BANYUASIN — Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Banyuasin Jhonny H Gultom mengikuti forum Pengadilan, Kementerian Hukum, Kejaksaan, Kepolisian dan BNN atau disingkat Dilkumjakpol dan BNN, Senin (24/6.

    Kegiatan diselenggarakan di Hotel Aryaduta Palembang dan dihadiri oleh Pengadilan Negeri Palembang, Kejari, Polda, Polretabes, serta BNN.

    Forum Dilkumjakpol dan BNN ini menjadi salah satu upaya membangun sinergitas antar Aparat Penegak Hukum (APH) guna mewujudkan kunci pemasyarakatan maju. Forum diskusi ini mencakup beberapa sesi utama diantaranya deteksi dini, pemberantasan narkoba, dan sinergitas APH.

    Kegiatan diawali dengan sambutan dari Plh Kakanwil Kemenkumham Sumsel, Kepala Divisi Pemasyarakatan Mulyadi. Ia mengatakan bahwa forum ini menekankan tentang pentingnya kerjasama lintas lembaga dalam memastikan sistem peradilan yang adil dan efektif.

    “Rakor ini pertemuan seluruh aparat penegak hukum sebagai salah satu syarat pemasyarakatan maju dan sebagai fondasi agar sistem peradilan pidana sinergi dalam menciptakan layanan pemasyarakatan PASTI (Profesional, Akuntabel, Sinergi, Transparan dan Inovatif),” ujarnya.

    Selain itu, Kepala Lapas Kelas IIA Banyuasin Jhonny H Gultom mengungkapkan bahwa forum tersebut sangat penting dalam hal membangun sinergi dan harmonisasi terutama antar instansi yang memiliki keterkaitan dalam tugas dan fungsi.

    “Sinergi yang baik antara lembaga penegak hukum adalah fondasi penting dalam membangun sistem pemasyarakatan yang maju dan efektif, sehingga mampu meningkatkan kualitas layanan pemasyarakatan dan penanganan kasus-kasus hukum yang melibatkan narapidana,” pungkasnya.

  • Polsek Pulau Rimau Bagikan 50 Paket Sembako Kepada Masyarakat Yang Kurang Mampu

    Polsek Pulau Rimau Bagikan 50 Paket Sembako Kepada Masyarakat Yang Kurang Mampu

    SUARAPUBLIK.ID, BANYUASIN – Dalam rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-78 Tahun 2024, Polsek Pulau Rimau Polres Banyuasin melaksanakan pemberian Bantuan Sosial (Bansos) kepada 50 paket sembako kepada masyarakat kurang mampu di wilayah Kecamatan Pulau.

    Kegiatan bantuan sosial tersebut dipimpin langsung oleh Kapolsek Pulau Rimau AKP Syafaruddin SH, didampingi oleh ketua Bhayangkari ranting Pulau Rimau dan diikuti oleh Personel Polsek Pulau Rimau Polres Banyuasin dan staf pengurus Bhayangkari ranting Pulau Rimau, Jum’at (21/6).

    Kapolres Banyuasin AKBP Ferly Rosa Putra SIK melalui Kapolsek Pulau Rimau AKP Syafaruddin SH mengatakan kegiatan yang dilakukan merupakan wujud rasa syukur dan kepedulian Polri kepada masyarakat yang kurang mampu.

    “Menyambut hari Bhayangkara ke-78 tanggal 1 juli tahun 2024, hari ini kami melakukan kegiatan bantuan sosial dengan memberikan 50 paket sembako kepada masyarakat yang kurang mampu dalam wilayah Kecamatan Pulau Rimau,” ujar Kapolsek AKP Syafaruddin.

    “Dengan kegiatan ini diharapkan semakin mendekatkan Polri kepada masyarakat selaku pelindung, pengayom dan pelayan masyarakat dan kegiatan ini akan dilakukan secara berkelanjutan,” ungkap dia.

    Pembagian paket sembako ini, kata Kapolsek, sedikitnya bisa membantu meringankan beban masyarakat, dan bermanfaat bagi yang menerimanya. “Mudah-mudahan saja bermanfaat, bagi masyarakat yang menerimanya,” ucap dia. (Adm)

  • Polsek Mariana Berbagi Dengan Masyarakat

    Polsek Mariana Berbagi Dengan Masyarakat

    SUARAPUBLIK.ID, BANYUASIN – Kepolisian sektor (Polsek) Mariana, Polres Banyuasin bersama Ranting Bhayangkari menggelar bakti sosial (Baksos) dengan sasaran warga sekitar yang masih pra sejahtera, Kamis (20/6) Pukul 09.00 WIB.

    Dalam kegiatan kemanusiaan tersebut, dipimpin langsung Kapolsek Mariana AKP Marzuki S.Sos didampingi Ketua Ranting Mariana Ibu Yani Marzuki beserta Bhayangkari ranting mariana beserta Personil Polsek Mariana.

    Kapolres Banyuasin AKBP Ferly Rosa Putra SIK melalui Kapolsek Mariana AKP Marzuki SSos menyampaikan kegiatan ini merupakan wujud nyata kepedulian Polri kepada masyarakat dalam rangka HUT Bhayangkara ke -78 tahun 2024.

    “Sebanyak 50 Paket Bansos diberikan Kepala Keluarga masyarakat pra sejahtera di wilayah Kecamatan Banyuasin I. Selain keluarga pra sejahtera, adapun sasaran kami yaitu warga yang tengah menderita sakit menahun,” kata Kapolsek AKP Marzuki SSos.

    Dirinya berharap, melalui baksos ini dapat sedikit membantu meringankan kebutuhan warga serta sebagai komitmen Polri untuk selalu hadir di tengah-tengah masyarakat. (Adm)

  • Anggota Terpilih DPRD Sumsel Ini Ajak Pendukungnya Bersatu Menangkan Slamet di Pilkada Banyuasin

    Anggota Terpilih DPRD Sumsel Ini Ajak Pendukungnya Bersatu Menangkan Slamet di Pilkada Banyuasin

    SUARAPUBLIK.ID, BANYUASIN – Anggota DPRD Sumsel, MF Ridho, menyatakan dukungan secara terbuka kepada Slamet Somosentono, sebagai bakal calon Bupati Banyuasin dihadapan ratusan pendukungnya.

    Dukungan ini disampaikan Ridho, saat halal bihalal lebaran Idul Adha 1445 H, serta tasyakuran atas terpilih kembali dan doa selamat, atas kesembuhan anggota tim kemenangannya, di Kelurahan Tanah Mas, Talang Kelapa, Selasa (18/6/2024).

    Ridho menegaskan, kepada timnya agar dalam Pemilu nanti arah dukungan kepada Slamet Somosentono sebagai Bupati Banyuasin. Dirinya menjelaskan, mengenal dekat Ketua Gerindra Banyuasin itu sejak masih bersama sebagai anggota DPRD Sumsel tahun 2009-2014.

    “Saya kenal betul dan tahu persis track record Pak De Slamet, dari kami sama-sama anggota DPRD Sumsel 2009 lalu. Saat itu saya Ketua Komisi dan beliau salah satu anggotanya. Kegigihan beliau untuk membaktikan diri bagi kepentingan masyarakat sudah banyak, tidak diragukan lagi. Sudah selayaknya beliau ke depan memimpin Banyuasin agar lebih maju,” ungkap Politisi Partai Demokrat itu.

    “Saya sampaikan di sini, dukungan ini satu gerbong. Semua pendukung saya saat Pileg kemarin dari Dapil Sumsel 10 Kabupaten Banyuasin, saya harapkan semua bersama untuk memenangkan Pak De Slamet sebagai Bupati Banyuasin mendatang,” ujar Anggota DPRD Sumsel empat periode ini.

    Alasan lain juga disampaikan Ridho. Antara lain Slamet merupakan sosok pengayom yang bijaksana, tegas, dan sederhana.

    Sementara itu, Slamet Somosento menyampaikan ungkapan terimakasih dan terharu, atas banyaknya dukungan masyarakat kepadanya untuk maju sebagai pemimpin Banyuasin ke depan.

    “Momen yang baik ini, bertepatan hari raya Idul Adha 1445 Hijriah. Hari baik, bulan baik dan dalam kesempatan baik, saya benar-benar terharu atas dukungan yang disampaikan bapak MF Ridho kepada saya. Tentunya dukungan ini menjadi penyemangat saya untuk terus meyakinkan masyarakat bahwa Banyuasin harus ada perubahan ke arah yang baik,” ungkap Slamet.

    “It’s Time A Go Together, Banyuasin Maju harus kita wujudkan dengan cara bersinergi satu sama lain. Hubungan yang baik, silaturahim yang terjaga membuat keharmonisan bagi kita semua. Tahun 2018 Demokrat mendukung saya juga waktu itu, semoga ke depan Demokrat tetap melangkah bersama kita untuk Banyuasin Maju 2025-2030,” terang Wakil Bupati Banyuasin periode 2018-2023 itu.

    Di tempat yang sama, juga dilakukan penyembelihan hewan kurban dari MF Ridho untuk Masyarakat Tanah Mas, dan teriring doa selamat Ridho dan keluarga, juga teriring doa agar langkah dan selesai niat baik Slamet Somosentono untuk memimpin Banyuasin ke depan dapat terwujud. (ANA)

  • Diduga Kurir Sabu, EHW Diamankan Satres Narkoba Polres Banyuasin

    Diduga Kurir Sabu, EHW Diamankan Satres Narkoba Polres Banyuasin

    SUARAPUBLIK.ID, BANYUASIN – Polres Banyuasin berhasil mengamankan 1 orang pelaku yang diduga melakukan tindak pidana Narkotika jenis sabu. Kasus ini terungkap berdasarkan LP / A – 46/ VI / 2024 / SPKT Satres Narkoba/ Polres Banyuasin / Polda Sumsel, tanggal 16 Juni 2024.

    Pelaku adalah EHW (41) seorang buruh harian lepas yang beralamat di Dusun I, RT 001 RW 000, Desa Tegal Tejo, Kecamatan Tugu Mulyo, Kabupaten Musi Rawas, Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel).

    Kapolres Banyuasin AKBP Ferly Rosa Putra SIK melalui Kasi Humas Polres Banyuasin AKP Sutedjo mengatakan, pelaku EHW diamankan pada Minggu tanggal 16 Juni 2024 sekira pukul 16.00 WIB di sebuah rumah makan Putri Minang yang terletak di Kelurahan Rimba Asam, Kecamatan Betung, Kabupaten Banyuasin.

    “Pelaku yang diduga kurir sabu ini saat diamankan Satreskrim Narkoba Polres Banyuasin didapati Barang Bukti (BB) berupa 5 paket yang diduga narkotika jenis sabu dengan berat bruto 488,19 gram, 2 buah kantong plastik warna hitam, dan 1 buah tas ransel warna navy,” jelas AKP Sutedjo.

    Menurut AKP Sutedjo, saat itu anggota Resnarkoba mengamankan pelaku dengan cara menyamar sebagai pembeli (undercover buy) dan didapati barang bukti 1 buah tas ransel warna navy yang berisikan 5 paket yang diduga narkotika jenis sabu dengan berat bruto 488,19 gram.

    Kemudian 2 buah kantong plastik warna hitam dan saat di intrograsi petugas pelaku mengakui kalau barang bukti tersebut miliknya. Atas kejadian tersebut pelaku dan barang bukti di bawa ke Satres Narkoba Polres Banyuasin untuk proses lebih lanjut.

    “Kini pelaku telah mendekam di hotel Pradeo Satres Narkoba Mapolres Banyuasin dan pelaku disangkakan dengan Pasal 114 Ayat (2) subsider pasal 112 Ayat (2) UU No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika,” pungkas dia. (Adm)

  • Idul Adha 1445 H, Lapas Banyuasin Sembelih Tiga Sapi dan Tiga Kambing

    Idul Adha 1445 H, Lapas Banyuasin Sembelih Tiga Sapi dan Tiga Kambing

    SUARAPUBLIK.ID, BANYUASIN — Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Banyuasin Kemenkumham Sumsel melakukan pemotongan hewan qurban pada hari raya Idul Adha 1445 H, Senin (17/6).

    Sebelum dilaksanakan penyembelihan hewan qurban, petugas bersama warga binaan mengikuti Sholat Idul Adha di lapangan Lapas Kelas IIA Banyuasin, setelah itu dilanjutkan dengan proses pemotongan hewan qurban.

    Kepala Lapas Kelas IIA Banyuasin Kemenkumham Sumsel Jhonny H Gultom menyampaikan bahwa Idul Adha tahun ini lapas menyembelih 6 (enam) ekor hewan Kurban yang terdiri dari 3 ekor sapi dan 3 ekor kambing.

    “Meski berada di balik jeruji, penghuni lapas Kelas IIA Banyuasin, tetap merayakan Idul Adha dengan khidmat. Usai menggelar Shalat Idul Adha, warga binaan bersama petugas lapas kemudian menggelar pemotongan hewan Qurban,” ungkapnya.

    Jhonny menambahkan, daging qurban yang telah disembelih tersebut akan diolah di dapur Lapas Kelas IIA Banyuasin untuk kemudian dibagikan kepada warga binaan sebagai lauk makan. Lalu juga dibagikan kepada petugas dan masyarakat sekitar.

    “Pelaksanaan pemotongan hewan qurban ini akan menghidupkan suasana Hari Raya Idul Adha bagi warga binaan di dalam Lapas, sekaligus hal ini memberi pelajaran untuk saling berbagi dan meningkatkan ketaqwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa,” harapnya.

    Lebih lanjut, Jhonny juga mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah memberikan bantuan hewan qurban. Dan sampai dengan hari Raya Idul Adha hari ini, telah terkumpul 3 ekor sapi dan 3 ekor kambing.

    “1 ekor sapi dari Bank Syariah Indonesia, 1 ekor dari Pj Bupati Banyuasin, dan 1 lagi dari hamba Allah. Sedangkan kambing berasal dari mitra kantin Lapas Banyuasin sebanyak 2 ekor dan 1 ekor lagi dari hamba Allah. Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh pihak yang memberi qurban,” pungkasnya.

  • Curi di Tokoh Buah, BR Diamankan Polsek Rambutan

    Curi di Tokoh Buah, BR Diamankan Polsek Rambutan

    SUARAPUBLIK.ID, BANYUASIN – BR (25) harus berurusan dengan pihak Polsek Rambutan Polres Banyuasin atas tindak pidana yang telah dilakukannya bersama rekannya yang saat ini masih DPO. BR merupakan warga Lorong Hikmah III RT 23 RW 06 Kelurahan Talang Putri Kecamatan Plaju Kota Palembang.

    Diketahui pada Sabtu (15/6) sekira pukul 05.00 WIB, BR bersama rekannya AK telah melakukan Tindak Pidana Pencurian dengan Pemberatan, Sebagaimana dimaksud dalam Pasal 363 Ayat (1) ke 3 dan 4 KUHPidana.

    Kapolres Banyuasin AKBP Ferly Rosa Putra SIK melalui Kasi Humas Polres Banyuasin AKP Sutedjo mengatakan, kejadian pencurian tersebut terjadi di di dalam toko buah milik Dedi Irawan (38) yang berlokasi di Jl Gubernur H A Bastari Kelurahan Jakabaring Selatan Kecamatan Rambutan Kabupaten Banyuasin.

    Pelaku BR dan AK (DPO) dengan cara bersama – sama menggunakan sepeda motor Yamaha Vega berhenti di depan toko buah milik korban Dedi Irawan dan berniat akan mencuri di dalam toko buah. Kemudian AK ( DPO) menunggu diatas motor sambil mengawasi situasi sekitar toko buah.

    “Sedangkan BR masuk ke dalam toko buah milik korban dengan cara memanjat pagar kayu kemudian masuk ke dalam toko buah dan mengambil barang barang berupa HP yang berada disamping korban yang sedang tidur,” jelas Kasi Humas Polres Banyuasin AKP Sutedjo saat dikonfirmasi, Senin (17/6).

    Lanjut AKP Sutedjo, kemudian BR mengambil tas berisi uang tunai, sepatu, pedang, dan baju yang berada di dalam kamar kemudian disembunyikan dulu dibalik terpal dinding toko, lalu pelaku mencari cari barang lain yang akan dicuri.

    “Saat sedang mencari cari barang lainnya ternyata korban Dedi Irawan terbangun dan kaget melihat pelaku BR berada di dalam tokonya sehingga korban langsung mengamankan pelaku BR dan berteriak membangunkan karyawannya yang bernama Rian untuk membantu mengamankan pelaku BR,” terang dia.

    Kata AKP Sutedjo, korban bersama karyawannya Rian lalu menggeledah badan BR dan ditemukan HP milik korban diselipkan di celananya.Setelah itu korban mencari barang barang lainnya dan ditemukan di balik terpal barang berupa tas berisi uang tunai, sepatu, baju dan pedang milik korban.

    Setelah itu korban Dedi Irawan meminta bantuan tetangganya bernama Hakim untuk menghubungi Bhabinkamtibmas Jakabaring Selatan untuk mengamankan pelaku berikut BB, beberapa saat kemudian Bhabinkamtibmas bersama sama Pers Reskrim Polsek Rambutan mengamankan Pelaku BR.

    “Pelaku BR langsung dibawa ke Mapolsek Rambutan untuk diproses lebih lanjut, serta Korban dan Saksi saksi berangkat ke Mapolsek Rambutan untuk membuat Laporan,” terang dia.

    “Juga turut disita BB berupa 1 buah HP merk Oppo warna Putih 1 pasang Sepatu, 1 helai baju, 1 buah pedang bersarung warna coklat, 1 buah tas selempang warna hitam, uang tunai sejumlah Rp 3 juta, dan 1 helai celana jeans warna hitam milik pelaku BR,” tutup dia. (Adm)

  • Lapas Banyuasin Selenggarakan Shalat ‘Ied di Lapangan Lapas

    Lapas Banyuasin Selenggarakan Shalat ‘Ied di Lapangan Lapas

    SUARAPUBLIK.ID, BANYUASIN — Memperingati Hari Raya Idul Adha 10 Dzulhijjah 1445 Hijriah/2024 M, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Banyuasin Kanwil Kemenkumham Sumatera Selatan laksanakan Sholat ‘Ied berjamaah pada Senin (17/6).

    Shalat Ied yang digelar secara berjamaah itu diikuti oleh pegawai dan seluruh Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) Lapas Kelas IIA Banyuasin yang beragama Islam. Shalat diselenggarakan lapangan sepak bola Lapas dan dimulai pada Pukul 07.00 Wib s/d Selesai.

    Kegiatan Sholat Ied dimulai dengan melantunkan Gema Takbir, dilanjutkan dengan laporan kegiatan dari ketua Pelaksana lalu sambutan dari Kepala Lapas. Kemudian pelaksanaan Shalat Ied serta Khutbah yang dibawakan oleh Ustad Zamzami, S.Th.I.

    Kepala Lapas Kelas IIA Banyuasin Jhonny H Gultom melalui Kasi Binadik Ady Kusuma Wardana mengungkapkan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan shalat Idul Adha secara berjamaah di dalam Lapas.

    “Alhamdulillah semua warga binaan yang beragama Islam dapat mengikuti shalat ied secara berjamaah di lapangan Lapas. Semoga kegiatan ini menjadi momentum untuk terus bersyukur dan meningkatkan kualitas keimanan kepada Allah SWT”, tuturnya.

  • HUT Bhayangkara Ke -78, Sie Dokkes Polres Banyuasin Adakan Pelayanan Kesehatan Terhadap Penyandang Disabilitas

    HUT Bhayangkara Ke -78, Sie Dokkes Polres Banyuasin Adakan Pelayanan Kesehatan Terhadap Penyandang Disabilitas

    SUARAPUBLIK.ID, BANYUASIN — Seksi Kedokteran Kepolisian dan Kesehatan Kepolisian (Sie dokkes) Polres Banyuasin menggelar bakti kesehatan bagi penyandang disabilitas dalam rangka menyambut HUT Bhayangkara ke-78 di wilayah Kecamatan Banyuasin III, Jum’at (14/6).

    Sie dokkes yang melaksanakan kegiatan tersebut yakni, Penata TK I Widya Wati SKM MM, Bhabinkamtibmas Bripka Dedi, Bripda Ns. Nadya Andriani SKep Ners, Bhayangkari Cabang Polres Banyuasin. dr. Dapid Aryanto, PHL Erlis Maretha Putri AMD.kg, PHL Uci Agustina AMD.Ak, PHL Angga Saputra, dan PHL Sium Celin

    Kapolres Banyuasin AKBP Ferly Rosa Putra SIK melalui Kasi Humas Polres Banyuasin AKP Sutedjo mengatakan,
    kegiatan tersebut digelar sebagai bentuk kepedulian Polri kepada penyandang disabilitas di wilayah Kecamatan Banyuasin III.

    “Kegiatan bakti kesehatan yang di gelar ini merupakan bentuk kepedulian Polres Banyuasin dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat secara gratis. Mereka turun langsung ke lapangan melihat masyarakat di wilayah Kecamatan Banyuasin IIi,” kata AKP Sutedjo saat dihubungi, Sabtu (15/6).

    Selain melaksanakan pelayanan bagi penyandang disabilitas Sie dokkes Polres Banyuasin juga melakukan pemeriksaan kesehatan lainnya kepada warga. Pemeriksaan kesehatan terutama tekanan darah, konsultasi kesehatan, pemeriksaan fisik, pemberian vitamin, pemberian obat-obatan, pemeriksaan gula, asam urat, dan kolesterol.

    “Dengan kegiatan bakti kesehatan yang dilakukan kami berharap dapat membantu masyarakat, meskipun yang kami lakukan mungkin belum maksimal. Namun, kami selalu bekerja tulus membantu dan hadir langsung di tengah masyarakat,” ujar dia.

    AKP Sutedjo juga menerangkan, Sie dokkes Polres Banyuasin dalam kegiatan tersebut juga memberikan bantuan berupa sembako untuk penyandang disabilitas.”Selain mendapat pelayanan kesehatan, para disabilitas juga diberi bantuan berupa sembako,” beber dia.

    Adapun data penyandang disabilitas yang dikunjungi yakni, Mustopa (74) warga Talang Kacang RT 003 Kelurahan Kedondong Raye Kecamatan Banyuasin III Kabupaten Banyuasin, dengan keluhan fisik tidak bisa berjalan.

    Muhammad (66) warga Talang Kacang RT 001 Kelurahan Kedondong raye Kecamatan Banyuasin III Kabupaten Banyuasin, Tuna netra. Zulkarnain (54) warga Jl. KH A. Hamid Masri RT 016 Kelurahan Kedondong Raye Kecamatan Banyuasin Kabupaten Banyuasin, Tuna netra.

    Gio (23) warga Jl. KH Sulaiman lorong hidayah RT 29 Kelurahan Kedondong Raye Kecamatan Banyuasin III Kabupaten Banyuasin, Kelainan mental autis. Ansyori (57) warga Dusun Baru RT 016 Kelurahan Kedondong Raye Kecamatan Banyuasin III Kabupaten Banyuasin, Tuna daksa.

    “Kemudian, Rizal (42) warga Jl. Sri cinta RT 026 Kelurahan Kedondong Raye Kecamatan Banyuasin III Kabupaten Banyuasin, Tuna netra,” jelas AKP Sutedjo. (Adm)

  • Cabup Banyuasin Slamet Somosentono Bakal Prioritaskan Infrastruktur Jalan di Wilayah Perairan

    Cabup Banyuasin Slamet Somosentono Bakal Prioritaskan Infrastruktur Jalan di Wilayah Perairan

    SUARAPUBLIK.ID, BANYUASIN – Bakal Calon Bupati Banyuasin, Slamet Somosentono, terus bergerak merespon keluhan masyarakat. Aksi nyata dilakukan Slamet dengan meninjau kondisi jalan di Kecamatan Makarti Jaya yang banyak dikeluhkan masyarakat.

    Melalui postingan akun media sosialnya @pakdeslametofficial, Slamet terpantau berkeliling mengintari sejumlah ruas jalan di beberapa desa dalam kecamatan Makarti Jaya.

    Saat dikonfirmasi, Slamet membenarkan hal tersebut. Bagi Slamet, hal itu merupakan tindakan merespon keluhan masyarakat yang banyak disampaikan di beberapa akun media sosial terkait persoalan infrastruktur.

    “Benar saya dan tim turun untuk meninjau kondisi jalan di beberapa desa dalam kecamatan Makarti Jaya. Memang terlihat kondisi jalannya mengalami kerusakan yang cukup parah,” kata Slamet, Sabtu (15/6/2024).

    Menurut Slamet, kehadirannya ke sana, selain meninjau langsung, juga untuk menampung aspirasi dan keluhan-keluhan masyarakat terkait hal lainnya.

    “Tentunya persoalan jalan ini ke depan menjadi atensi khusus dalam program kerja bila mana masyarakat memberikan kepercayaan, memberi mandat kepada saya untuk memimpin Kabupaten Banyuasin kedepan,” ujar Slamet.

    Slamet bilang, dia berkeliling jalan dari desa ke desa bersama tokoh-tokoh masyarakat di sana. Dia ditemani Daeng Ambo Akok berboncengan motor. Daeng Ambo sendiri dinilai sebagai sosok yang paham betul di lokasi mana saja yang sangat parah.

    “Bahkan kemarin saat pulang, kami juga melihat bekas robohan jembatan di parit menuju Makarti Jaya, dan ada kapal milik masyarakat yang karam akibat terkena besi robohan tersebut. Saya akan berkomunikasi dengan pihak terkait agar sekiranya persolan tersebut dapat ditindaklanjuti dan tidak ada ke khawatiran lagi bagi masyarakat yang melintasi jalur air tersebut,” ungkap Ketua TKD Prabowo-Gibran Banyuasin itu. (ANA)

  • Tingkatkan Kemampuan Personil Jelang Pilkada 2024, Polres Banyuasin Gelar Pelatihan Dalmas

    Tingkatkan Kemampuan Personil Jelang Pilkada 2024, Polres Banyuasin Gelar Pelatihan Dalmas

    SUARAPUBLIK.ID, BANYUASIN – Guna meningkatkan kemampuan personil jelang Pilkada serentak 2024, Polres Banyuasin menggelar latihan dalmas yang dipimpin Langsung Kapolres Banyuasin AKBP Ferly Rosa Putra SIK.

    Pelatihan ini rutin di lakukan untuk melatih dan mengasah kemampuan, serta kesiapsiagaan personel dalam menghadapi berbagai situasi yang terjadi saat menghadapi unjuk rasa yang menjurus anarkis. Kegiatan berlangsung di lapangan Apel Polres Banyuasin.

    Personil yang dilibatkan dalam kerangka dalmas ini adalah gabungan dari berbagai fungsi teknis kepolisian. Mereka dibekali pengetahuan dan keterampilan khusus tentang teori, praktek serta tugas yang harus dilakukan sesuai dengan SOP dan aturan yang berlaku.

    “Pelatihan ini terbagi atas beberapa pleton terdiri dari Pleton negosiator, pleton dalmas awal, pleton dalmas lanjut, team pengurai masa (raimas), team pemadam api, dan team kesehatan,” Kata Kapolres Banyuasin AKBP Ferly Rosa Putra SIK, Kamis (13/6).

    Dikatakan Kapolres, bahwa tujuan dilaksanakan kegiatan dalmas ini adalah untuk melatih keterampilan dan kesiapsiagaan anggota dalam menghadapi perkembangan situasi di lapangan dan juga sebagai persiapan menjelang pelaksanaan Pilkada 2024 di seluruh Indonesia khususnya di Kabupaten Banyuasin.

    “Dalam latihan dalmas kita dari Polres Banyuasin telah melaksanakan latihan dasar dan nanti akan dirutinkan sesuai dengan urutannya,” ujar dia.

    Lanjut dia, dalam kondisi situasi hijau dan kuning melibatkan dalmas awal dan dalmas inti dari Polres. Sedangkan sudah dalam kondisi merah akan dilanjutkan lintas ganti pasukan PHH Brimob.”Selain dalam situasi unjuk rasa, pelibatan Personel dalmas itu sendiri juga dilibatkan dalam misi kemanusiaan ,”imbuh dia

    Kapolres juga menjelaskan point dalam pengamanan unjuk rasa nanti. “Dalam menghadapi Pilkada serentak 2024 kita harus mengoptimalkan teknis dari dalmas tersebut dan dalam pelaksanaan pengamanan tersebut harus dalam gerakan terpimpin, yang dimana harus mengikuti Arahan Danton yang ditunjuk,” pungkas dia. (Adm)

  • Heboh, Dalam Sehari Dua Buaya Muncul di Areal Persawahan Desa Sungai Dua

    Heboh, Dalam Sehari Dua Buaya Muncul di Areal Persawahan Desa Sungai Dua

    SUARAPUBLIK.ID, BANYUASIN – Warga Desa Sungai Dua, Kecamatan Rambutan, Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan (Sumsel), dibuat gempar terkait kemunculan dua Buaya Muara di areal persawahan Sungai Waru dalam kurun waktu satu hari. Dua Buaya Muara tersebut berukuran sedang dan dewasa.

    Kemunculan Buaya Muara, pertama kali diketahui warga pada Selasa dini hari (11/6/2024), sekitar pukul 03.00 WIB. Hewan jenis Reptil dengan nama latin Crocodylus Porosus itu, diperkirakan mencapai panjang sekitar 2,5 meter.

    Kemudian di malam harinya, sekitar pukul 20.50 WIB, warga Dusun VII RT 21 Sungai Waru Desa Sungai Dua Rambutan, kembali menangkap satu ekor Buaya Muara dengan panjang sekitar 1,8 meter.

    Penangkapan kedua ini, berawal saat salah satu warga setempat, Suryadi (53), melihat Buaya tersebut muncul ke permukaan. Buaya Muara ini membuat masyarakat cukup resah karena sudah memasuki areal persawahan.

    “Kita kembali menangkap Buaya, namun ukuran yang kedua lebih kecil dari yang sebelumnya. Panjangnya sekitar 1,8 meter,” ungkap Suryadi, Rabu (12/6/2024).

    Suryadi mengatakan, Buaya Muara ini biasanya ada di Sungai Komering (sepanjang Desa Sungai Kedukan, Desa Sungai Pinang dan Desa Sungai Dua). Sementara sekarang sudah memasuki areal persawahan warga.

    “Karena panik kemarin ada warga yang melihat Buaya masuk areal persawahan, langsung kita pancing dengan anak ayam bersama petugas BKSDA (Balai Konservasi Sumber Daya Alam). Akhirya berhasil ditangkap. Nah ini warga kembali melihat dan kita langsung tangkap kembali,” terangnya.

    Sementara itu, petugas BKSDA Sumsel, Handoko, membenarkan adanya penangkapan dua Buaya Muara di Desa Sungai Dua. “Benar, tertangkapnya kemarin. Buaya itu langsung kita evakuasi, dibawa ke Balai Karantina Punti Kayu,” ungkapnya.

    Dia mengatakan, dengan adanya Buaya Muara yang memasuki areal persawahan tersebut, berpotensi dapat menjadi ancaman bagi warga yang bermukim maupun beraktivitas disekitar persawahan tersebut.

    “Diharapkan warga tetap berhati-hati dan waspada,” katanya.

    Apalagi, di areal persawahan tersebut banyak warga yang melakukan kegiatan memancing. “Nah warga jelas lebih harus berhati-hati, walaupun sudah dua ekor Buaya yang tertangkap. Ditakutkan masih ada buaya lain,” tuturnya. (ANA)