Category: KAI

  • Mulai 5 September, LRT Sumsel Uji Coba 94 Perjalanan

    Mulai 5 September, LRT Sumsel Uji Coba 94 Perjalanan

    SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG | Mulai tanggal 5 September 2022 perjalanan LRT Sumsel akan bertambah menjadi 94 perjalanan. Dengan jam operasional hingga pukul 20.43 WIB selama bulan September 2022.

    Kabag Humas PT KAI Divre III Palembang Aida Suryanti menyampaikan, Minggu (4/9/2022), selama bulan September 2022 LRT Sumsel akan melakukan uji coba 94 perjalanan, dari sebelumnya 88 perjalanan. Dengan waktu operasional LRT mulai jam 05 05 WIB, dan keberangkatan terakhir dari stasiun Bandara pukul 19.55 WIB. Tiba di stasiun DJKA pukul 20.43 WIB.

    Uji coba penambahan jadwal ini untuk mengakomodir permintaan masyarakat pengguna LRT Sumsel yang melakukan aktivitas pagi hari dan mempunyai jam kerja hingga malam hari. Karena kondisi pandemi Covid-19 saat ini sudah mulai membaik, dan meningkatnya aktivitas masyarakat, serta mendukung program Gerakan Kembali ke Angkutan Umum (GNKAU).

    Selama Tahun 2022 sampai dengan triwulan III ini LRT Sumsel telah mengangkut 1.857.563 penumpang. Dengan rata-rata penumpang perhari 7.058 weekday dan 11.463 weekend.

    Lebih lanjut Aida menjelaskan, uji coba penambahan 94 perjalanan selama bulan September ini akan terus dievaluasi dengan memperhatikan kesiapan sarana dan prasarana, serta kondisi pendukung lainnya untuk keselamatan dan kenyamanan operasional perjalanan LRT Sumsel.

    Aida menekankan KAI bersama Balai Pengelola Kereta Api ringan Sumsel (BPKARSS) akan terus mengingatkan dan mengedukasi masyarakat untuk tetap disiplin protokol kesehatan agar perjalanan menjadi lebih aman, sehat dan menyenangkan.

    “Diharapkan dengan uji coba penambahan jumlah perjalanan akan lebih meningkatkan minat masyarakat menggunakan LRT. Dan menjadikan LRT Sumsel sebagai bagian penting dalam sistem transportasi publik dimasa pandemi covid19,” tukas Aida. (*)

  • LRT Sumsel Hadirkan Kartu Berlangganan Paket Merdeka

    LRT Sumsel Hadirkan Kartu Berlangganan Paket Merdeka

    SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Memeriahkan perayaan peringatan HUT RI ke-77, dan mengajak masyarakat pengguna LRT untuk bertransaksi secara non tunai. LRT Sumsel mengeluarkan kartu berlangganan Paket Merdeka kategori masyarakat umum, yang bisa dipakai sepuasnya selama 1 bulan sejak kartu diaktivasi.

    Kabag Humas PT KAI Divre III Palembang, Aida Suryanti menjelaskan, PT KAI sebagai operator bersama Balai Pengelola Kereta Api Ringan Sumsel (BPKARSS) mengeluarkan 1000 kartu berlangganan Paket Merdeka untuk pelanggan LRT Sumsel.

    Kartu ini merupakan Kartu Uang Elektronik (KUE ) dari Bank Sumsel Babel. Kartu berlangganan Paket Merdeka ini didesain bertemakan HUT ke 77 RI yang menggambarkan semangat untuk Pulih Lebih Cepat Bangkit Lebih Kuat, sesuai dengan tema HUT ke – 77 kemerdekaan RI tahun ini.

    Lebih lanjut Aida menjelaskan, telah dilakukan soft launching tanggal 18 Agustus 2022 di stasiun Ampera. Kartu Berlangganan Paket Merdeka dapat dibeli di seluruh stasiun LRT pada tanggal 20 Agustus 2022 dengan harga Rp30 ribu, yang dapat dipakai sepuasnya selama 1 bulan sejak diaktivasi. Saat pembelian kartu menggunakan KTP dan nomor HP.

    Selain itu memperingati hari kemerdekaan RI tahun ini, selain kartu berlangganan Paket Merdeka, di stasiun Bumi Sriwijaya akan diadakan kegiatan vaksinasi gratis, perlombaan mewarnai di stasiun Cinde dan Demang, juga lomba lain. Serta event loyality kepada pelanggan setia pengguna kartu uang elektronik terbanyak, dengan mendaftarkan diri ke stasiun LRT guna menarik lebih banyak lagi pengguna LRT Sumsel.

    Saat ini rata-rata penumpang LRT berjumlah 7.500 untuk weekday, dan bisa mencapai 10.000 pada waktu weekend. Harga tiket Rp5 ribu untuk antar stasiun selain stasiun Bandara, dan Rp 10 ribu untuk dari dan menuju Stasiun Bandara Sultan Mahmud Badarudin II.

    “Untuk operasional LRT Sumsel, setiap hari beroperasi untuk 88 perjalanan dari pukul 06.00 – 20.25, serta penerapan protokol kesehatan di LRT terus secara konsisten dilaksanakan,” tutup Aida. (*)

  • Ini Bentuk Livery Khusus di Kereta Bukit Serelo, KAI Divre III Rayakan Hut Kemerdekaan ke-77

    Ini Bentuk Livery Khusus di Kereta Bukit Serelo, KAI Divre III Rayakan Hut Kemerdekaan ke-77

    SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG | Menyambut HUT ke-77 Kemerdekaan Republik Indonesia, PT KAI (Persero) Divre III Palembang turut menyemarakkan dengan berbagai kegiatan. Mulai dari hadirnya Livery khusus pada kereta penumpang Bukit Serelo, pembagian suvenir di stasiun Kertapati. Hingga menghentikan sejenak kegiatan/aktivitas untuk mengheningkan cipta yang dilaksanakan oleh seluruh petugas dan pelanggan.

    “Kegiatan ini merupakan implementasi semangat cinta tanah air KAI dalam menyediakan konektivitas untuk masyarakat Indonesia,” jelas Kabag Humas KAI Divre III Palembang, Aida Suryanti, Kamis (18/8/2022).

    Livery pada KA Bukit Serelo tersebut berlatar warna merah, dengan gambar tangan yang memegang Bendera Merah Putih yang berkibar. Garuda Pancasila, siluet kepulauan Nusantara, logo Kemerdekaan ke-77 RI dengan tema Pulih Lebih Cepat Bangkit Lebih Kuat. Serta tulisan Dirgahayu Republik Indonesia #KAIUNTUKINDONESIA berwarna putih.

    Sementara itu, pada peringatan HUT RI ke-77, dilakukan secara serentak bersama dengan seluruh pelanggan yang melakukan perjalanan tepat pada 17 Agustus 2022 pukul 10.00. Serta pelanggan yang berada di stasiun-stasiun. Pelanggan diinstruksikan untuk berdiri dan mengheningkan cipta diiringi dengan lagu Mengheningkan Cipta. Pada saat memasuki detik-detik proklamasi, pelanggan kemudian mendengarkan pemutaran rekaman pembacaan teks Proklamasi dan lagu Indonesia Raya.

    “Meski dilakukan secara sederhana, namun peringatan HUT RI tetap berjalan dengan khidmat dan mematuhi protokol kesehatan,” kata Aida Suryanti.

    Tak hanya itu, para petugas frontliner yang terdiri dari petugas customer service on station, ticketing officer, dan announcer di stasiun mengenakan pakaian bernuansa kemerdekaan Republik Indonesia. (Rel)

  • Pelanggan KA Jarak Jauh Usia 18 Tahun ke Atas Belum Divaksin Booster, Wajib Tes RT-PCR

    Pelanggan KA Jarak Jauh Usia 18 Tahun ke Atas Belum Divaksin Booster, Wajib Tes RT-PCR

    SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Pelanggan KA Jarak Jauh di wilayah Divre III Palembang dengan usia 18 tahun ke atas, yang belum mendapatkan vaksinasi ketiga (booster) wajib menunjukkan hasil negatif tes RT-PCR 3×24 jam pada saat boarding. Kebijakan ini berlaku mulai keberangkatan 15 Agustus 2022.

    Kabag Humas PTKAI Divre III Palembang Aida Suryanti, Senin (15/8/2022) mengatakan, aturan tersebut menyesuaikan dengan terbitnya SE Kementerian Perhubungan Nomor 80 Tahun 2022 tentang Petunjuk Pelaksanaan Perjalanan Orang Dalam Negeri dengan Transportasi Perkeretaapian pada Masa Pandemi Covid-19 tanggal 11 Agustus 2022.

    “KAI mendukung seluruh kebijakan pemerintah untuk perjalanan kereta api di masa pandemi Covid-19. Kebijakan ini diharapkan dapat menekan kembali penyebaran Covid-19 di masyarakat,” kata Aida.

    Saat ini KA jarak jauh yang beroperasi di wilayah Divre III adalah KA Bukit Serelo relasi Kertapati-Lubuklinggau (PP), KA Rajabasa relasi Kertapati-Tanjungkarang (PP), dan KA komersial Sindang Marga relasi Kertapati-Lubuklinggau (PP). Beroperasi pada hari Jumat, Sabtu, Minggu dan Senin.

    Berikut persyaratan lengkap perjalanan menggunakan Kereta Api di wilayah Divre III Palembang mulai 15 Agustus 2022.

    1. Usia 18 tahun ke atas:
    a) Vaksin ketiga (booster) tidak perlu menunjukkan hasil negatif screening Covid-19
    b) Vaksin kedua dan pertama wajib menunjukkan hasil negatif tes RT-PCR 3×24 jam
    c) Tidak/belum divaksin dengan alasan medis wajib menunjukkan surat keterangan dokter dari rumah sakit pemerintah dan hasil negatif tes RT-PCR 3×24 jam

    2. Usia 6-17 tahun:
    a) Vaksin kedua tidak perlu menunjukkan hasil negatif screening Covid-19
    b) Vaksin pertama, wajib menunjukkan hasil negatif Rapid Test Antigen 1×24 jam atau tes RT-PCR 3×24 jam
    c) Berasal dari perjalanan luar negeri, tidak wajib vaksin namun wajib menunjukkan hasil negatif Rapid Test Antigen 1×24 jam atau tes RT-PCR 3×24 jam.
    d) Tidak/belum divaksin dengan alasan medis wajib menunjukkan surat keterangan dokter dari rumah sakit pemerintah dan hasil negatif Rapid Test Antigen 1×24 jam atau tes RT-PCR 3×24 jam

    3. Pelanggan dengan usia di bawah 6 tahun tidak wajib vaksin dan tidak wajib menunjukkan hasil negatif Rapid Tes Antigen atau RT-PCR namun wajib dengan pendamping yang memenuhi persyaratan perjalanan

    Untuk masa transisi sosialisasi aturan baru ini, khusus pelanggan dengan tiket keberangkatan 15 s.d 17 Agustus 2022 yang tidak dapat menunjukkan persyaratan screening Covid-19, dapat membatalkan tiketnya dengan pengembalian bea 100%. Pembatalan dapat dilakukan paling lambat H+7 tanggal keberangkatan KA di loket stasiun atau Contact Center KAI melalui WhatsApp 08111-2111-121.

    KAI Divre III selalu berkomitmen hanya memberangkatkan pelanggan KA yang telah sesuai dengan persyaratan. Pelanggan yang tidak sesuai syarat, tidak diperkenankan untuk naik KA dan dipersilakan untuk melakukan pembatalan tiket. Calon pelanggan diharapkan dapat mulai melakukan vaksinasi hingga vaksin ke-3 untuk mendukung program pemerintah dalam penanganan Covid-19.

    Dalam rangka memperlancar proses pemeriksaan, KAI telah mengintegrasikan ticketing system KAI dengan aplikasi Peduli Lindungi untuk memvalidasi data vaksinasi dan hasil tes Covid-19 pelanggan. Hasilnya data tersebut dapat langsung diketahui oleh KAI pada saat pemesanan tiket melalui KAI Access, web KAI, dan pada saat boarding.

    Pelanggan tetap diwajibkan dalam kondisi sehat dan menggunakan masker selama dalam perjalanan kereta api dan saat berada di stasiun. Masker yang digunakan merupakan masker kain 3 lapis atau masker medis yang menutup hidung, mulut, dan dagu. Pelanggan harus mengganti masker secara berkala setiap 4 jam, dan membuang limbah masker di tempat yang disediakan.

    Untuk informasi lebih lanjut terkait syarat naik KA di masa pandemi Covid-19 serta layanan Vaksinasi di Stasiun, masyarakat dapat menghubungi Contact Center KAI melalui telepon di 121, WhatsApp 08111-2111-121, email cs@kai.id, atau media sosial KAI121.

    “Jajaran KAI akan terus memastikan pelanggan menerapkan protokol kesehatan selama menggunakan layanan KAI. Tujuannya untuk menciptakan perjalanan kereta api yang aman, nyaman, dan sehat.” tutup Aida. (*)

  • KAI Raup Untung Rp740 M Sepanjang Semester I 2022

    KAI Raup Untung Rp740 M Sepanjang Semester I 2022

    SUARAPUBLIK.ID, JAKARTA – PT Kereta Api Indonesia (Persero) meraup keuntungan atau laba senilai Rp740 miliar sepanjang semester I 2022, lebih tinggi dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya Rp480 miliar.

    Mengutip cnn indonesia, Senin (8/8/2022), Direktur Utama KAI Didiek Hartantyo mengatakan, KAI mulai mencatatkan hasil yang positif seiring dengan pulihnya kondisi perekonomian nasional.

    “Hal ini ditandai dengan pertumbuhan pasar transportasi publik, setelah dibukanya berbagai pembatasan mobilitas yang dilakukan pemerintah,” kata Didiek Hartantyo.

    Selain laba, KAI juga terus membukukan kinerja EBITDA yang positif yakni sebesar Rp2,07 triliun atau tumbuh signifikan jika dibandingkan periode semester I 2021 sebesar Rp548 miliar.

    Menurutnya, hal ini memberikan dampak yang sangat baik dimana KAI mampu menghasilkan pendapatan senilai Rp11,7 triliun atau tumbuh 58 persen dibanding semester I 2021 sebesar Rp7,4 triliun, seiring dengan naiknya volume angkutan penumpang dan barang.

    Pada angkutan penumpang, volume pelanggan kereta api pada semester I 2022 mengalami peningkatan 42 persen jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya.

    Tercatat pada 2022, KAI memiliki total pelanggan sebanyak 119,8 juta orang. Jauh lebih tinggi dibandingkan tahun sebelumnya 2021 sebanyak 84,1 juta orang pelanggan.

    Secara nilai, pada semester I 2022 KAI meraup pendapatan senilai Rp2,8 triliun, lebih tinggi dibandingkan periode yang sama pada 2021 sebesar Rp1,1 triliun.

    Dari sisi angkutan barang, volume angkutan barang pada semester I 2022 mengalami peningkatan 15 persen jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya yaitu sebanyak 26,7 juta ton pada 2022, sementara pada 2021 sebanyak 23,2 juta ton.

    Adapun untuk pendapatannya, angkutan barang mengalami pertumbuhan 27 persen yaitu Rp4,2 triliun pada 2022, sementara 2021 sebesar Rp3,4 triliun.

    “Kedua segmen bisnis utama KAI tersebut masih memberikan kontribusi yang signifikan bagi kinerja KAI pada semester I tahun 2022,” kata Didiek.

    Selanjutnya KAI akan terus meningkatkan pendapatan di sektor angkutan penumpang dengan menerapkan disiplin protokol kesehatan secara ketat. Hal ini untuk meyakinkan kepada masyarakat bahwa perjalanan kereta api aman, nyaman, dan sehat.

    Untuk membantu melengkapi persyaratan perjalanan, KAI juga telah menyediakan stasiun-stasiun yang melayani tes covid-19 dan vaksinasi gratis.

    “Pertumbuhan laba dan peningkatan pendapatan ini sejalan dengan strategi, harapan, dan aspirasi pemegang saham yang menginginkan perusahaan agar dapat bertahan dan semakin kuat di tengah krisis kesehatan dan ekonomi akibat covid-19 ini,” kata Didiek. (*)

  • KAI Wajibkan Booster Bagi Pelanggan KA Jarak Jauh atau Tes RT-PCR

    KAI Wajibkan Booster Bagi Pelanggan KA Jarak Jauh atau Tes RT-PCR

    SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Pelanggan KA Jarak Jauh yang belum mendapatkan vaksinasi ketiga (booster) wajib menunjukkan hasil negatif tes RT-PCR atau Rapid Test Antigen yang masih berlaku pada saat boarding. Kebijakan ini berlaku mulai keberangkatan 17 Juli 2022.

    Kabag Humas PTKAI Divre III Palembang, Aida Suryanti, Selasa (12/7/2022) mengatakan, aturan tersebut menyesuaikan dengan terbitnya SE Kementerian Perhubungan Nomor 72 Tahun 2022 tentang Petunjuk Pelaksanaan Perjalanan Orang Dalam Negeri dengan Transportasi Perkeretaapian pada Masa Pandemi Covid-19 tanggal 8 Juli 2022.

    “KAI mendukung seluruh kebijakan pemerintah untuk perjalanan kereta api di masa pandemi Covid-19. Kebijakan ini diharapkan dapat menekan kembali penyebaran Covid-19 di masyarakat,” kata Aida.

    Aida mengajak calon pelanggan untuk mulai melakukan vaksinasi hingga vaksin ke-3 untuk mendukung program pemerintah dalam penanganan Covid-19 pada lokasi yang telah ditetapkan oleh pemerintah. KAI sendiri saat ini sudah menyediakan fasilitas vaksinasi di berbagai lokasi stasiun dan klinik kesehatan KAI. Jumlahnya akan terus ditambah menjelang pemberlakuan SE Kemenhub No 72 tersebut pada 17 Juli mendatang.

    Berikut persyaratan lengkap perjalanan menggunakan Kereta Api Jarak Jauh di Divre III Palembang mulai 17 Juli 2022, yaitu KA Bukit Serelo relasi Kertapati-Lubuklinggau (PP), KA Rajabasa relasi Kertapati-Tanjungkarang (PP), KA komersial Sindang Marga relasi Kertapati-Lubuklinggau (PP) :

    a) Vaksin ketiga (booster) tidak perlu menunjukkan hasil negatif screening Covid-19
    b) Vaksin kedua wajib menunjukkan hasil negatif Rapid Tes Antigen 1×24 jam atau tes RT-PCR 3×24 jam
    c) Vaksin pertama wajib menunjukkan hasil negatif tes RT-PCR 3×24 jam
    d) Tidak/belum divaksin dengan alasan medis wajib menunjukkan surat keterangan dokter dari rumah sakit pemerintah dan hasil negatif tes RT-PCR 3×24 jam
    e) Pelanggan dengan usia 6-17 tahun wajib menunjukkan kartu/sertifikat vaksin dosis kedua tanpa menunjukkan hasil negatif screening Covid-19. Jika vaksin dosis pertama wajib menunjukkan hasil negatif tes RT-PCR 3×24 jam.
    f) Pelanggan dengan usia di bawah 6 tahun tidak wajib vaksin dan tidak wajib menunjukkan hasil negatif Rapid Tes Antigen atau RT-PCR namun wajib ada pendamping yang memenuhi persyaratan perjalanan

    “Pelanggan yang tidak melengkapi persyaratan akan ditolak untuk berangkat dan dipersilakan untuk membatalkan tiketnya,” tegas Aida.

    Dalam rangka memperlancar proses pemeriksaan, KAI telah mengintegrasikan ticketing system KAI dengan aplikasi Peduli Lindungi. Untuk memvalidasi data vaksinasi dan hasil tes Covid-19 pelanggan. Hasilnya data tersebut dapat langsung diketahui oleh KAI pada saat pemesanan tiket melalui KAI Access, web KAI, dan pada saat boarding.

    Pelanggan tetap diwajibkan menggunakan masker selama dalam perjalanan kereta api dan saat berada di stasiun. Masker yang digunakan merupakan masker kain 3 lapis atau masker medis yang menutup hidung, mulut, dan dagu.

    Selain itu, KAI juga masih menyediakan layanan Rapid Test Antigen seharga Rp35.000 di berbagai stasiun untuk membantu calon pelanggan yang akan melengkapi persyaratan.

    Untuk informasi lebih lanjut terkait syarat naik KA di masa pandemi Covid-19 serta layanan Antigen dan Vaksinasi di Stasiun, masyarakat dapat menghubungi Contact Center KAI melalui telepon di 121, WhatsApp 08111-2111-121, email cs@kai.id, atau media sosial KAI121. (Rel)

    KAI optimis bahwa adanya kebijakan ini tidak menyurutkan minat masyarakat untuk bepergian dengan kereta api yang selalu mengedepankan protokol kesehatan.

    “KAI akan memastikan seluruh pelanggan menerapkan protokol kesehatan yang telah ditetapkan pemerintah. Tujuannya untuk tetap menjadikan perjalanan kereta api yang aman, nyaman, dan sehat sampai di stasiun tujuan,” tutup Aida. (*)

  • KAI Divre III Kampanye Cegah Tindak Kekerasan Seksual

    KAI Divre III Kampanye Cegah Tindak Kekerasan Seksual

    SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divre III Palembang melakukan kegiatan kampanye di Stasiun Kertapati untuk mencegah tindak kekerasan dan pelecehan seksual. Kegiatan ini dilakukan secara serentak di 14 stasiun seluruh wilayah kerja KAI Jawa dan Sumatera pada Rabu (29/6/2022).

    Kabag Humas PTKAI Divre III Palembang, Aida Suryanti mengatakan, tujuan dari kampanye serentak ini adalah untuk menggugah kesadaran masyarakat agar tidak melakukan tindak kekerasan dan pelecehan seksual di transportasi umum, khususnya kereta api.

    “Kampanye ini penting untuk mengajak kepada masyarakat, supaya ketika menggunakan layanan KAI tetap saling menghargai dan menghormati sesama pelanggan. Sehingga dapat terwujud transportasi kereta api yang aman dan nyaman bagi seluruh pelanggan,” ujar Aida.

    Dalam kegiatan ini, KAI melibatkan berbagai pihak untuk ikut menyuarakan pencegahan pelecehan seksual di layanan KAI. Pihak-pihak eksternal dalam kampanye serentak tersebut di antaranya Komunitas Pencinta Kereta Api Opka Sumsel, dan Komunitas Pemerhati Kekerasan Terhadap Perempuan.

    Dalam kampanye tersebut, KAI melakukan imbauan mencegah tindak kekerasan dan pelecehan seksual melalui pengeras suara. KAI juga menyampaikan pesan melalui spanduk, poster, pamflet, dan stiker.

    Di samping itu, KAI mengajak masyarakat untuk menandatangani petisi anti kekerasan dan pelecehan seksual di transportasi publik, serta membagikan suvenir kepada pelanggan di stasiun dan kereta api.

    Diungkapkan Aida, selama periode 2021 s.d Juni 2022, KAI telah melakukan 25 kali kegiatan sosialisasi anti tindakan kekerasan dan pelecehan seksual di stasiun-stasiun berbagai kota. KAI akan terus melakukan sosialisasi lebih lanjut agar semakin banyak masyarakat yang teredukasi terkait menjaga kesopanan di transportasi kereta api.

    Aida mengatakan, petugas KAI baik di stasiun maupun di atas kereta api akan terus bersiaga jika terjadi tindak kekerasan dan pelecehan seksual. Meski demikian, KAI juga tetap meminta pelanggan agar tetap waspada dan melaporkan kepada petugas jika terjadi tindakan kekerasan dan pelecehan seksual.

    “Melalui kampanye serentak Cegah Tindak Kekerasan dan Pelecehan Seksual di Transportasi Publik ini, kami mengajak kepada seluruh masyarakat untuk menjadikan kereta api sebagai moda transportasi yang menyenangkan bagi pelanggan saat bepergian jarak pendek ataupun jarak jauh,” tutup Aida. (Rel)

  • Amankan Aset Negara, KAI Divre III Lakukan Penertiban Aset Perusahaan

    Amankan Aset Negara, KAI Divre III Lakukan Penertiban Aset Perusahaan

    SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Sebagai wujud keseriusan PT Kereta Api Indonesia (KAI) dalam menjaga aset negara dan sekaligus melakukan optimalisasi aset tersebut, Rabu (15/6/2022), KAI Divre III telah melaksanakan penertiban 20 rumah dan 54 kios di wilayah Prabumulih. Dan sebelumnya ada enam rumah di wilayah Muara Lawai – Muara Enim, 10 rumah dan 16 kios di Gelumbang Muara Enim.

    Kabag Humas PTKAI Divre III Palembang, Aida Suryanti menjelaskan, Kamis (16/6/2022), penjagaan aset perusahaan menjadi salah satu fokus kegiatan KAI saat ini untuk menjaga dan mengamankan aset negara dari pihak lain yang tidak memiliki hak atas aset negara tersebut.

    “Ini sebagai wujud keseriusan KAI dalam menjaga aset negara dan sekaligus melakukan optimalisasi aset tersebut dalam mendukung peningkatan pelayanan kepada masyarakat,” jelasnya lagi.

    KAI telah melakukan proses penertiban sesuai dengan SOP dan aturan yang berlaku. “Pelaksanaan kegiatan penertibannya dilaksanakan dengan dukungan aparat kewilayahan setempat. Baik itu TNI, Polri dan unsur masyarakat yang ikut hadir pada saat kegiatan penertiban tersebut,” ungkap Aida.

    KAI telah melakukan upaya persuasif kepada pemakai lahan melalui sosialisasi secara langsung. Menyampaikan pemberitahuan kepada masyarakat pengguna lahan aset yang akan ditertibkan, dengan tembusan surat kepada aparat kewilayahan terkait, sehingga penertiban ini dapat berjalan dengan kondusif.

    “KAI sangat menghormati hukum yang berlaku dan menegaskan bahwa setiap tahapan sosialisasi sebelum dilakukan penertiban untuk mengamankan aset negara dari pihak lain yang tidak memiliki hak atas aset negara tersebut,” tutup Aida. (Rel)

  • Hati-Hati Penipuan Mengatasnamakan Program Promo KAI

    Hati-Hati Penipuan Mengatasnamakan Program Promo KAI

    SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – KAI mengingatkan kepada masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap kejahatan scam/Phishing yang beredar di media sosial dan grup chat.

    Link penipuan yang beredar tersebut memiliki alamat seperti http://biscuitfabrication.top, http://conceptualcnfide.top, http://flamestaple.top, http://cleansecredential.top, dan lainnya

    Kabag Humas PTKAI Divre III Palembang, Aida Suryanti, Senin (6/6/2022) mengatakan, agar masyarakat jangan klik link tersebut dan jangan mengikuti langkah yang disampaikan. Bahkan hingga memberikan data ke website tersebut. Kemudian juga jangan menyebarluaskan link/ tautan mencurigakan tersebut.

    Dikhawatirkan dalam link tersebut terdapat malware/virus/scam dalam arti tindakan terencana yang bertujuan mencuri uang dengan cara mengakali, membohongi, menipu pihak lain, serta mengambil data pribadi melalui virus.

    “Diharapkan berhati-hati terhadap info dan promosi yang mengatasnamakan KAI. Informasi resmi terkait promo dapat dipantau melalui website kai.id atau media sosial KAI121,” tutup Aida. (Rel)

  • KAI Divre III Longgarkan Lagi Aturan Naik KA, Ini Penjelasanya

    KAI Divre III Longgarkan Lagi Aturan Naik KA, Ini Penjelasanya

    SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Pelanggan KA Bukit Serelo relasi Kertapati-Lubuklinggau (PP), KA Rajabasa relasi Kertapati-Tanjungkarang (PP) dan KA Sindang Marga relasi Kertapati-Lubuklinggau (PP), yang telah mendapatkan vaksinasi dosis kedua (lengkap) atau ketiga (booster), tidak diwajibkan menunjukkan hasil negatif tes RT-PCR atau Rapid Test Antigen, pada saat proses boarding. Kebijakan ini berlaku mulai keberangkatan 18 Mei 2022.

    Kabag Humas PTKAI Divre III Palembang Aida Suryanti, Kamis (19/5/2022) mengatakan, aturan tersebut menyesuaikan dengan terbitnya SE Kementerian Perhubungan Nomor 57 Tahun 2022 tentang Petunjuk Pelaksanaan Perjalanan Orang Dalam Negeri dengan Transportasi Perkeretaapian pada Masa Pandemi Covid-19 tanggal 18 Mei 2022.

    “KAI mendukung seluruh kebijakan pemerintah untuk perjalanan kereta api di masa pandemi Covid-19. Relaksasi protokol kesehatan tersebut diharapkan dapat menjadi titik balik kebangkitan moda transportasi kereta api dan turut berkontribusi untuk pemulihan ekonomi nasional,” kata Aida

    Berikut persyaratan lengkap perjalanan menggunakan Kereta Api Jarak Jauh terbaru:
    a) Vaksin kedua (lengkap) dan ketiga (booster) tidak perlu menunjukkan hasil negatif screening Covid-19
    b) Vaksin pertama wajib menunjukkan hasil negatif Rapid Tes Antigen 1×24 jam atau tes RT-PCR 3×24 jam
    c) Tidak/belum divaksin dengan alasan medis, wajib menunjukkan surat keterangan dokter dari rumah sakit pemerintah disertai hasil negatif Rapid Tes Antigen 1×24 jam atau tes RT-PCR 3×24 jam
    d) Pelanggan dengan usia di bawah 6 tahun tidak wajib vaksin dan tidak wajib menunjukkan hasil negatif Rapid Tes Antigen atau RT-PCR. Namun wajib ada pendamping yang memenuhi persyaratan perjalanan

    Aida menambahkan, salam rangka memperlancar proses pemeriksaan, KAI telah mengintegrasikan ticketing system KAI dengan aplikasi Peduli Lindungi. Untuk memvalidasi data vaksinasi dan hasil tes Covid-19 pelanggan. Hasilnya data tersebut dapat langsung diketahui oleh KAI pada saat pemesanan tiket melalui KAI Access, web KAI, dan pada saat boarding.

    Terkait syarat menggunakan masker pada moda transportasi publik, pelanggan tetap diwajibkan menggunakan masker selama dalam perjalanan kereta api dan saat berada di stasiun. Masker yang digunakan merupakan masker kain 3 lapis atau masker medis yang menutup hidung, mulut, dan dagu.

    “Sebagai bentuk peningkatan pelayanan, KAI memberikan healthy kit kepada pelanggan KA Jarak Jauh. Berisikan masker dan tisu basah secara cuma-cuma.” ujar Aida.

    Untuk informasi lebih lanjut terkait syarat naik KA serta layanan Antigen dan Vaksinasi, masyarakat dapat menghubungi Contact Center KAI melalui telepon di 121, WhatsApp 08111-2111-121, email cs@kai.id, atau media sosial KAI121_ (rel)

  • PT KAI Divre III Salurkan CSR Lima Unit Motor Sampah untuk Pemkot Palembang

    PT KAI Divre III Salurkan CSR Lima Unit Motor Sampah untuk Pemkot Palembang

    SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – PT Kereta Api Indonesia (Persero) memberikan bantuan CSR 5 (lima) unit motor sampah yang telah dimodifikasi, kepada pemerintah daerah Kota Palembang senilai Rp. 174.750.000, pada Rabu (18/5/2022). Bantuan tersebut dilakukan dalam rangka pelaksanaan program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) / CSR Tahun 2022, untuk daerah yang berdekatan dengan proses bisnis PTKAI.

    “Bantuan ini merupakan bentuk perhatian kami kepada masyarakat di wilayah Operasional Kereta Api di DIvre III Palembang serta mendukung program pemerintah daerah dalam menciptakan lingkungan yang bersih dan nyaman” kata Kepala Divisi Regional III Palembang, Junaidi Nasution.

    Bantuan tersebut diserahkan secara simbolis mewakili Direksi PT KAI Indonesia (Persero) oleh Kepala Divisi Regional III Palembang Junaidi Nasution di Rumah Dinas Walikota Palembang.

    Kegiatan ini merupakan program Tanggung Jawab Sosial Lingkungan / CSR KAI yang diadakan secara bergantian di setiap daerah operasional, menyesuaikan kebutuhan masyarakat dan kemampuan perusahaan pada masa pendemi Covid-19 ini.

    Sebelumnya, selama triwulan pertama tahun 2022 ini PT KAI (Persero) Divre III Palembang juga telah menyalurkan bantuan total sebesar Rp. 77.000.000 berupa bantuan sarana prasarana dan fasilitas untuk tempat ibadah, sekolah dan fasilitas umum lainnya di wilayah Kertapati, Muara Enim, Lahat dan Lubuk Linggau sehingga total bantuan CSR yang telah disalurkan KAI termasuk 5 (lima) unit motor sampah sampai bulan Mei 2022 sebesar Rp. 251.750.000

    Junaidi mengharapkan, agar program CSR ini dapat semakin meningkatkan makna hubungan baik, antara perusahaan dengan pemerintah daerah dan masyarakat sekitar wilayah operasional untuk menunjang kelancaran operasional kereta api.

    “Hubungan baik antara perusahaan dengan masyarakat sekitar wilayah operasional sangat kami butuhkan, untuk mendukung proses bisnis perusahaan. Semoga bantuan yang diberikan bermanfaat dan KAI dapat menjadi bagian menciptakan kota Palembang yang bersih dan nyaman,” pungkasnya. (Rel)

  • KAI Divre III Layani 53.730 Pelanggan KA Selama Masa Angkutan Lebaran 2022

    KAI Divre III Layani 53.730 Pelanggan KA Selama Masa Angkutan Lebaran 2022

    SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Selama 22 hari masa Angkutan Lebaran 1443 H/2022 yakni sejak H-10 s.d H+10 atau 22 April s.d 13 Mei 2022, KAI Divre III Palembang melayani 53.730 pelanggan Kereta Api Jarak Jauh yang ada di wilayah Divre III. Atau dengan okupansi 102 persen dari total kapasitas tempat duduk yang disediakan, yaitu 52.798.

    Kabag Humas PTKAI Divre III Palembang, Aida Suryanti, Minggu (15/5/2022), menjelaskan, selama Angkutan Lebaran 2022, KAI Divre III Palembang mengoperasikan 3 kereta api jarak jauh yaitu KA Bukit Serelo relasi Kertapati-Lubuklinggau (PP), KA Rajabasa relasi Kertapati-Tanjungkarang (PP) dan KA komersial Sindang Marga relasi Kertapati-Lubuklinggau (PP).

    “Puncak arus mudik terjadi pada H-3 atau Jumat (29/4) sebanyak 2.876 pelanggan. Adapun puncak arus balik terjadi pada H+5 atau Sabtu (8/5) sebanyak 3.044 pelanggan,” katanya.

    Pada penyelenggaraan Angkutan Lebaran ini, KAI tetap konsisten menerapkan protokol kesehatan yang telah ditetapkan pemerintah. Pelanggan yang tidak melengkapi persyaratan akan ditolak untuk berangkat dan dipersilakan untuk membatalkan tiketnya.

    “Selama periode Angkutan Lebaran tersebut, KAI Divre III mencatat 52 pelanggan ditolak keberangkatan karena belum divaksin, sakit dan tidak melengkapi persyaratan lainnya,” cetus Aida

    Untuk membantu pelanggan dalam melengkapi persyaratan naik KA Jarak Jauh, KAI Divre III melayani vaksinasi di stasiun tertentu dan pemeriksaan antigen di stasiun keberangkatan penumpang.

    Selama periode masa angkutan lebaran, 471 peserta telah mendapat vaksin dan 6.039 peserta melakukan rapid test antigen di stasiun. Program vaksinasi tersebut tak hanya diperuntukkan bagi pelanggan, namun juga bagi masyarakat luas sebagai wujud bakti KAI kepada Negeri.

    Selama 22 hari masa Angkutan Lebaran ini, seluruh perjalanan kereta api berjalan lancar dan selamat dari stasiun keberangkatan menuju stasiun kedatangan. KAI akan terus konsisten membangun kolaborasi dengan seluruh stakeholder untuk melakukan perbaikan-perbaikan dalam rangka meningkatkan keselamatan perjalanan kereta api dan kualitas layanan bagi masyarakat.Tujuannya agar layanan Kereta Api bisa memenuhi kebutuhan masyarakat dalam bermobilitas.

    “Kami menyampaikan apresiasi kepada pelanggan KAI atas kepercayaannya menggunakan KA sebagai moda transportasi pilihan untuk mudik/balik Lebaran tahun ini dengan selamat, aman, nyaman, dan sehat.”

    “Tak lupa kepada pemerintah melalui Kementerian Perhubungan, Kementerian BUMN, Pemerintah Daerah, TNI, Polri, media online, cetak, elektronik serta anggota komunitas pecinta KA, dan seluruh pihak yang tidak dapat kami sebutkan satu-persatu yang telah mendukung dan menyukseskan penyelenggaraan angkutan Lebaran 2022,” tutup Aida. (Rel)

  • Sejak H-10 Ada 1.600-an Penumpang Naik LRT di Stasiun Ampera Setiap Hari

    Sejak H-10 Ada 1.600-an Penumpang Naik LRT di Stasiun Ampera Setiap Hari

    SUARAPUBLIK.ID PALEMBANG – Menjelang Idul Fitri 1443 H, KAI Divre III mencatat adanya peningkatan jumlah penumpang LRT Sumsel, khususnya pada akhir pekan.

    Kabag Humas PTKAI Divre III Palembang, Aida Suryanti menjelaskan, selama masa angkutan lebaran yang dimulai 22 April 2022 lalu, total penumpang LRT Sumsel yang sudah dilayani sampai H-3 lebaran sebanyak 56.753 penumpang. Dengan rata-rata harian 7.094 penumpang atau naik sekitar 4% dibandingkan periode yang sama tahun 2019 atau masa sebelum pandemi Covid-19.

    Aida mengatakan, penambahan jumlah penumpang LRT Sumsel menjelang lebaran, terlihat di stasiun LRT Ampera. Berlokasi dekat pusat perbelanjaan pasar 16 Ilir dan ikon kota Palembang lain, yaitu Jembatan Ampera, Monumen Ampera (Monpera), Benteng Kuto Besak, Bundaran Air Mancur dan Masjid Agung. Membuat Stasiun LRT Ampera menjadi stasiun LRT yang memiliki daya tarik tersendiri.

    Penumpang naik dari Stasiun Ampera dari H-10 sampai H-3 sejumlah 13.246 dengan rata-rata 1.656 penumpang per hari.

    “Jumlah penumpang tertinggi di Stasiun Ampera terjadi pada H-8, bertepatan dengan hari Minggu 24 April 2022 yaitu sebanyak 2.532,” ungkap Aida.

    Sebagai operator PTKAI Divre III bersama Balai Pengelola Kereta Api ringan Sumsel (BPKARSS), telah mempersiapkan masa angkutan lebaran sebagai antisipasi bakal ramainya didatangi para pengguna LRT musiman yang hendak melakukan mobilisasi menggunakan LRT Sumsel.

    Selama masa angkutan lebaran, jam operasional tetap dimulai pukul 06.00 – 20.25 dengan 88 perjalanan dan jarak antar stasiun (headway) 17 menit dengan maksimum kapasitas 1 rangkaian diperbolehkan 179 penumpang dari sebelumnya 115 penumpang, atau maksimum 60% sesuai aturan.

    “Untuk periode perjalanan tanggal 3 – 7 Mei 2022, pada saat _peak hour_ akan ada penambahan 8 perjalanan, dari jam 9.00 – 16.00 sebagai antisipasi ramainya pengguna LRT,” ungkap Aida.

    “Untuk itu, kami mengimbau agar penumpang menaati protokol kesehatan yang berlaku selama menggunakan LRT. Baik di , maupun di dalam kereta LRT untuk kenyamanan bersama. Petugas posko yang bertugas selama masa angkutan lebaran akan membantu penumpang agar penerapan protokol kesehatan tetap terjaga,” tutup Aida. (Rel)

  • Kartini Milineal Berperan Ajak Masyarakat Gunakan Angkutan Umum

    Kartini Milineal Berperan Ajak Masyarakat Gunakan Angkutan Umum

    SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Memperingati Hari Kartini 2022 dan sosialisasi menggunakan LRT Sumsel di kalangan generasi milineal, PT KAI Divre III bersama Balai Pengelola Kereta Api Ringan Sumsel (BPKARSS), mengadakan lomba fashion show Hari Kartini bagi pelajar PAUD, TK, SD, SMP dan SMA di Stasiun Ampera, Kamis dan Jumat (21 April dan 22 April 2022).

    Kabag Humas PTKAI Divre III Palembang, Aida Suryanti menyampaikan, kegiatan fashion show di stasiun Ampera dilakukan untuk mengenang perjuangan RA Kartini atas kesetaraan emansipasi bagi perempuan Indonesia.

    “Namun yang terpenting pada momentum hari Kartini, kami mengajak generasi Kartini Milineal untuk menjadi pionir program Gerakan Kembali ke Angkutan Umum (GNKAU) dalam aktivitas sehari-hari. Selain ikut mengembangkan kearifan lokal dan kebangkitan UMKM, menjadikan masyarakat bangga dengan produk lokal,” jelas Aida.

    Peran generasi Kartini milineal agar masyarakat bangga dengan hadirnya LRT Sumsel di kota Palembang, sangat diperlukan.

    “Mengingat dengan kemajuan teknologi saat ini memudahkan mereka untuk memberikan informasi terkait LRT Sumsel secara cepat melalui media sosial sehingga akan menjadi _influence_ bagi masyarakat untuk naik LRT,” sambung Aida.

    Lebih lanjut Aida menjelaskan untuk jam operasional selama bulan Ramadhan tetap dengan 88 perjalanan mulai pukul 06.00 – 20.25 dan jarak antar stasiun (headway) 17 menit.

    Aida menuturkan, pengoperasian LRT Sumsel dengan penerapan protokol kesehatan baik di stasiun maupun dalam LRT. Sesuai aturan saat ini kapasitas 1 rangkaian diperbolehkan 179 penumpang dari sebelumnya 115 penumpang, atau maksimum 60% meskipun untuk tempat duduk sudah diperbolehkan tidak berjarak, namun untuk penumpang berdiri masih diberlakukan jaga jarak aman, sehingga kapasitas penumpang masih terjaga. Nanti petugas kami akan membantu mengingatkan kepada penumpang agar tetap menjaga jarak pada saat duduk maupun berdiri guna tetap menjaga jarak aman dengan sesama, ujarnya.

    Penumpang selama 20 hari bulan Ramadhan rata-rata 5.774 penumpang per hari nya dengan okupansi rata-rata 52%, sehingga total penumpang saat ini sampai pertengahan April 2022 sebanyak 627.862 penumpang.

    Sosialisasi ini akan terus dilakukan secara berlanjut dengan tema kegiatan dan tempat pelaksanaan yang berbeda, PTKAI sebagai operator LRT bersama Balai Pengelola Kereta Api Ringan Sumsel dan stakeholder lainnya berkomitmen untuk menjadikan LRT Sumsel sebagai transportasi pilihan masyarakat dan menjadi bagian dari pergerakan perekonomian masyarakat,” tutup Aida. (Rel)

  • Ini Aturan Terbaru Naik Kereta Api Berlaku Mulai 5 April 2022

    Ini Aturan Terbaru Naik Kereta Api Berlaku Mulai 5 April 2022

    SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Menyambut dilaksanakannya masa angkutan lebaran 1443 H, KAI mulai menerapkan persyaratan baru untuk keberangkatan mulai 5 April 2022. Pelanggan KA Jarak Jauh yang telah mendapatkan vaksin ketiga (booster), tidak diwajibkan untuk menunjukkan hasil negatif tes RT-PCR atau Rapid Tes Antigen pada saat proses boarding.

    Kabag Humas PTKAI Divre III Palembang Aida Suryanti mengatakan, Selasa (5/4/2022), aturan tersebut menyesuaikan dengan terbitnya SE Kementerian Perhubungan Nomor 39 Tahun 2022, tentang Petunjuk Pelaksanaan Perjalanan Orang Dalam Negeri dengan Transportasi Perkeretaapian Pada Masa Pandemi Covid-19 tanggal 4 April 2022.

    Berikut persyaratan lengkap perjalanan menggunakan Kereta Api Jarak Jauh dan Lokal terbaru, yaitu :
    a) Vaksin ketiga (booster) tidak perlu menunjukkan hasil negatif screening Covid-19
    b) Vaksin kedua wajib menunjukkan hasil negatif Rapid Tes Antigen 1×24 jam atau tes RT-PCR 3×24 jam
    c) Vaksin pertama wajib menunjukkan hasil negatif tes RT-PCR 3×24 jam
    d) Tidak/belum divaksin dengan alasan medis wajib menunjukkan surat keterangan dokter dari rumah sakit pemerintah dan hasil negatif tes RT-PCR 3×24 jam
    e) Pelanggan dengan usia di bawah 6 tahun tidak wajib vaksin dan tidak wajib menunjukkan hasil negatif Rapid Tes Antigen atau RT-PCR namun wajib ada pendamping yang memenuhi persyaratan perjalanan.

    “Pelanggan yang tidak melengkapi persyaratan akan ditolak untuk berangkat, dan dipersilakan untuk membatalkan tiketnya,” tegas Aida.

    Dalam rangka memperlancar proses pemeriksaan, KAI telah mengintegrasikan ticketing system KAI, dengan aplikasi Peduli Lindungi. Untuk memvalidasi data vaksinasi dan hasil tes Covid-19 pelanggan. Hasilnya data tersebut dapat langsung diketahui oleh KAI pada saat pemesanan tiket melalui KAI Access, web KAI, dan pada saat boarding.

    Saat ini KAI masih menyediakan layanan vaksinasi gratis bagi masyarakat dan pelanggan KA Jarak Jauh. Di klinik kesehatan milik KAI yaitu di Klinik Mediska Palembang.

    “Hal tersebut merupakan hasil kerja sama antara KAI dengan Kementerian Kesehatan, TNI/Polri, dan Dinas Kesehatan setempat, untuk mendukung program vaksinasi pemerintah. Selain itu Divre III Palembang juga menyediakan 3 stasiun yang melayani Rapid Test Antigen bagi penumpang dengan tarif Rp35.000, yakni di stasiun Kertapati, Lahat, dan Lubuk Linggau.

    KAI menetapkan masa Angkutan Lebaran yaitu H-10 s.d H+10 Lebaran atau 22 April s.d 13 Mei 2022.

    Pada periode tersebut, Divre III menjalankan KA Bukit Serelo relasi Kertapati-Lubuklinggau (PP), KA Rajabasa relasi Kertapati-Tanjungkarang (PP), dan KA komersial Sindang Marga yang sementara ini beroperasi pada hari Jumat dan Minggu relasi Kertapati-Lubuklinggau (PP).

    Dijelaskan Aida, selama masa angkutan lebaran total kapasitas tempat duduk yang disediakan 40.468 tempat duduk, dengan rata-rata per hari sebanyak 1.590 pada keberangkatan weekday, dan 2.374 tempat duduk pada weekend. Sesuai aturan dari pemerintah, kapasitas yang ditetapkan untuk KA Jarak Jauh yaitu 100%.

    Untuk informasi lebih lanjut terkait syarat naik KA di masa pandemi Covid-19 serta layanan Antigen dan Vaksinasi, masyarakat dapat menghubungi Contact Center KAI melalui telepon di 121, WhatsApp 08111-2111-121, email cs@kai.id, atau media sosial KAI121.

    “KAI akan memastikan seluruh pelanggan menerapkan protokol kesehatan yang telah ditetapkan pemerintah. Tujuannya untuk mencegah penularan Covid-19 pada moda transportasi kereta api di tengah meningkatnya minat masyarakat untuk mudik lebaran 1443 H,” tutup Aida. (Rel)

  • Selama Bulan Ramadan, Aturan Makan Minum dalam  LRT Dilonggarkan

    Selama Bulan Ramadan, Aturan Makan Minum dalam LRT Dilonggarkan

    SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Memasuki bulan puasa Ramadan 1443 H tahun 2022, dengan masih situasi pandemi Covid-19. LRT Sumsel memberikan aturan khusus bagi penumpang. Bagi penumpang yang naik LRT di waktu jam berbuka puasa, diperbolehkan untuk makan dan minum, tapi terbatas hanya makanan/snack ringan dan minuman di dalam botol untuk berbuka puasa.

    Hal ini sebagai toleransi untuk menghormati penumpang yang menjalani ibadah puasa untuk segera berbuka puasa.

    Kabag Humas PT KAI Divre III Palembang, Aida Suryanti, Sabtu (2/4/2022) menjelaskan, aturan di dalam LRT selama ini adalah melarang penumpang untuk makan dan minum di dalam LRT. Sebab, untuk kenyamanan penumpang itu sendiri.

    “Namun selama bulan puasa Ramadan ini, kami membolehkan penumpang untuk berbuka puasa apabila masih dalam perjalanan. Mengingat perjalanan LRT terakhir adalah pukul 18.43 dari stasiun DJKA dan 19.37 dari stasiun Bandara,” sebut Aida.

    Dia juga menyampaikan, petugas di dalam LRT akan mengingatkan penumpang apabila waktu berbuka telah tiba. Namun, penumpang diminta untuk tetap memperhatikan protokol kesehatan yang sudah ditetapkan di dalam LRT guna kesehatan bersama. Juga diminta tetap menjaga kebersihan, dengan tidak meninggalkan sampah di dalam LRT. Dan untuk tetap tertib selama waktu berbuka sehingga tidak mengurangi kenyamanan penumpang itu sendiri.

    “Untuk jam operasional selama bulan puasa Ramadan, tetap seperti biasa. Dengan 88 perjalanan mulai pukul 06.00 – 20.25 dan jarak antar stasiun (headway) 17 menit,” katanya.

    LRT Sumsel saat ini telah terintegrasi dengan Bus Rapid Transit Trans Musi Jaya, dalam mendukung Gerakan Nasional Kembali ke angkutan umum (GNKAU). Yaitu program pemerintah dalam mengajak masyarakat untuk kembali menggunakan angkutan umum dalam aktivitas sehari-hari.

    Aida menuturkan, kapasitas 1 rangkaian saat ini diperbolehkan 179 penumpang dari sebelumnya 115 penumpang. Atau maksimum 60 persen dari kapasitas. Meskipun untuk tempat duduk sudah diperbolehkan tidak berjarak, namun untuk penumpang berdiri masih diberlakukan jaga jarak aman, sehingga kapasitas penumpang masih terjaga.

    “Nanti petugas kami akan membantu mengingatkan kepada penumpang agar tetap menjaga jarak pada saat duduk maupun berdiri, guna tetap menjaga jarak aman dengan sesama,” ujarnya.

    Penumpang periode 1 Januari s.d 31 Maret 2022 mengalami peningkatan, mengikuti aktivitas masyarakat yang mulai melakukan kegiatan tatap muka terbatas. Rata-rata 6.791 penumpang per hari, dengan okupansi rata-rata 57 persen, sehingga total penumpang dari 1 Januari – 31 Maret 2022 sebanyak 536.469 penumpang.

    PTKAI sebagai operator LRT bersama Balai Pengelola Kereta Api Ringan Sumsel, berkomitmen mendukung penuh langkah-langkah untuk mencegah penyebaran penularan covid 19. “Dan kami konsisten mengoperasikan LRT Sumsel dengan penerapan disiplin protokol kesehatan yang ketat,” tutup Aida. (Rel)

  • Pesan Tiket Kereta Api Mudik Lebaran Sudah Dibuka via Aplikasi

    Pesan Tiket Kereta Api Mudik Lebaran Sudah Dibuka via Aplikasi

    SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Kereta Api Indonesia (Persero) Divre III Palembang telah membuka penjualan tiket kereta api, untuk masa Angkutan Lebaran 1443 H, di aplikasi KAI Access, web kai.id, loket stasiun, serta seluruh channel resmi penjualan tiket KAI lainnya. KAI menjual tiket mulai H-45 sebelum keberangkatan, sehingga masyarakat sudah dapat membeli tiket untuk perjalanan hingga 16 Mei 2022 dan seterusnya.
     
    Kabag Humas KAI Divre III Palembang, Aida Suryanti, mengatakan, perubahan ini dilakukan untuk memberikan ruang bagi masyarakat dalam merencanakan perjalanannya dengan kereta api pada masa angkutan lebaran. KAI mengingatkan kepada calon pelanggan agar teliti dalam memilih tanggal, relasi, dan input data diri, pada saat melakukan pemesanan. Rencanakan perjalanan sebaik mungkin termasuk estimasi perjalanan menuju ke stasiun. Jangan sampai keliru dan akhirnya tidak bisa mudik Lebaran.
     
    “KAI juga meminta masyarakat mengikuti perkembangan terkait persyaratan menggunakan kereta api di masa Angkutan Lebaran dari pemerintah. Saat ini KAI juga sedang menunggu peraturan resminya dan akan segera kami sosialisasikan jika aturan tersebut diterbitkan,” ujar Aida Suryanti.
     
    KAI menetapkan masa Angkutan Lebaran yaitu H-10 s.d H+10 Lebaran atau 22 April s.d 13 Mei 2022. Pada periode tersebut, Divre III menjalankan KA Bukit Serelo relasi Kertapati-Lubuklinggau (PP), KA Rajabasa relasi Kertapati-Tanjungkarang (PP) dan pada hari Jumat dan Minggu ada penambahan KA komersial Sindang Marga relasi Kertapati-Lubuklinggau (PP).

    Selama masa angkutan lebaran kapasitas tempat duduk yang disediakan rata-rata per hari sebanyak 1.590 pada keberangkatan weekday dan 2.374 tempat duduk pada weekend. Sesuai aturan dari pemerintah, kapasitas yang ditetapkan untuk KA Jarak Jauh yaitu 100%.

    “Tiket KA pada masa angkutan lebaran masih cukup banyak tersedia. Masyarakat dapat segera memesan tiket untuk keberangkatan angkutan lebaran melalui berbagai channel penjualan secara online yang tersedia dan untuk penjualan di stasiun keberangkatan penumpang tiket dijual pada hari keberangkatan apabila masih ada yang belum terjual,” tutup Aida. (Rel)

  • Tingkatkan Keamanan Stasiun, KAI Divre III Gelar Apel Koordinasi

    Tingkatkan Keamanan Stasiun, KAI Divre III Gelar Apel Koordinasi

    SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Dalam meningkatkan keamanan dan ketertiban di wilayah stasiun dan di lintas, KAI Divre III melaksanakan apel koordinasi, digelar di halaman stasiun Kertapati, pada Kamis (31/3/2022). Apel ini diikuti oleh Polsek Kertapati, Koramil Kertapati, korwil/ korlap security, perwakilan masyarakat di sekitar stasiun serta jajaran Polsuska dari PAM Divre III Palembang.

    Kabag Humas PTKAI Divre III Palembang, Aida Suryanti menyampaikan, apel koordinasi yang dilaksanakan merupakan kolaborasi antara KAI dengan kewilayahan TNI/Polri dalam melakukan pengamanan obyek vital, baik di stasiun maupun di lintas.

    Berbagai upaya preventif dilakukan KAI dengan melibatkan semua unsur kewilayahan untuk mencegah dan memberantas aksi premanisme, terutama di wilayah Divre III Palembang. Bertindak selaku pembina apel koordinasi Kanit Pengamanan wilayah 1, Dermawanta dan Kanit Pengamanan wilayah 2 M. Yamin.

    “Kita harus bertindak untuk mencegah gangguan keamanan premanisme di wilayah operasional stasiun karena ini untuk kenyamanan pelanggan kereta api,” jelas Aida.

    Untuk menyambut datangnya bulan Ramadan ini, KAI Divre III bersama jajaran kewilayahan tengah melakukan berbagai kesiapan untuk mengantisipasi gangguan keselamatan dan keamanan Perjalanan Kereta Api.

    “Mulai dari pengamanan ketat di stasiun, hingga menyisir rel mengantisipasi aktifitas warga khususnya di area pemukiman padat,” tutup Aida. (Rel)

  • Apresiasi Pelanggan, KAI Berikan Potongan Tarif 20 Persen bagi Lansia hingga Wartawan

    Apresiasi Pelanggan, KAI Berikan Potongan Tarif 20 Persen bagi Lansia hingga Wartawan

    SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – PT Kereta Api Indonesia (Persero) telah menetapkan hak reduksi atau potongan harga tiket Kereta Api Jarak Jauh bagi sejumlah kelompok pelanggan termasuk pelanggan lansia yang berusia 60 tahun atau lebih. Khusus bagi Lansia, besaran reduksi yang telah KAI tetapkan yaitu 20% untuk semua kelas, kecuali kelas luxury, dan berlaku setiap hari.

    “KAI memberikan reduksi tarif tersebut sebagai apresiasi bagi pelanggan dalam menggunakan kereta api sebagai moda transportasi andalan,” ujar Kabag Humas PTKAI Divre III Palembang, Aida Suryanti, Senin (21/3/2022).

    Di samping lansia, kelompok pelanggan lain yang mendapatkan hak reduksi tarif kereta api yaitu anggota LVRI, TNI, Polri, dan wartawan. Dengan besaran dan ketentuan reduksi yang beragam. Cek syarat dan ketentuan tarif reduksi bagi pelanggan KAI pada media sosial KAI121 atau hubungi Customer Service Stasiun dan Contact Center KAI.

    Calon pelanggan yang hendak memanfaatkan tarif reduksi harus melakukan registrasi di customer service stasiun atau loket stasiun, jika di stasiun tersebut tidak memiliki layanan customer service. Calon pelanggan membawa bukti identitas asli atas hak reduksi yang masih berlaku.

    Bagi lansia, dokumen yang harus ditunjukkan adalah KTP asli dari calon pelanggan. Registrasi juga dapat diwakilkan, dengan syarat tambahan yaitu membawa pas foto terbaru pelanggan yang akan didaftarkan. Registrasi dilakukan paling lambat 3 jam sebelum jadwal keberangkatan KA.

    Registrasi tersebut cukup dilakukan sekali saja sampai berakhirnya masa reduksi pelanggan yang bersangkutan. Jika masa reduksi sudah habis dan menginginkan hak reduksi kembali, maka wajib dilakukan registrasi ulang. Misalnya, perjanjian kerja sama antara TNI/Polri dengan KAI yang habis masa berlakunya, atau surat tugas peliputan bagi wartawan yang sudah kedaluwarsa.

    Pelanggan yang telah mendaftarkan hak reduksi dapat membeli tiket dengan tarif reduksi melalui KAI Access maupun di loket stasiun. Pada saat hari keberangkatan, pastikan pelanggan menunjukkan bukti identitas asli sesuai dengan hak reduksinya kepada petugas Boarding.

    Aida menambahkan, dengan adanya pemberian tarif reduksi bagi pelanggan ini diharapkan dapat membantu masyarakat yang ingin bepergian dengan tarif yang lebih terjangkau dengan tetap menerapkan protokol kesehatan yang telah ditetapkan.

    “Informasi tarif reduksi ini kembali kami sampaikan kepada masyarakat agar tidak terjadi misinformasi. Masyarakat agar tidak ragu mengecek informasi-informasi terkait layanan KAI yang beredar di masyarakat dengan menghubungi Customer Service Stasiun atau Contact Center KAI melalui telepon di 121, WhatsApp KAI121 di 08111-2111-121, email cs@kai.id, atau media sosial KAI121,” tutup Aida. (Rel)

  • Mulai 21 Maret, Kereta Api Bukit Serelo Berubah Jam Keberangkatan

    Mulai 21 Maret, Kereta Api Bukit Serelo Berubah Jam Keberangkatan

    SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Mulai Keberangkatan 21 Maret 2022, KA Bukit Serelo relasi Kertapati – Lubuk Linggau dan Lubuk Linggau – Kertapati mengalami perubahan jam keberangkatan. Untuk relasi Kertapati – Lubuk Linggau semula berangkat jam 9.30 menjadi berangkat lebih awal yaitu jam 9.00, sedangkan relasi Lubuk Linggau – Kertapati yang semula berangkat jam 9.00 menjadi berangkat jam 10.15.

    Kabag humas PTKAI Divre III Palembang, Aida Suryanti, Sabtu (19/3/2022), menjelaskan perubahan jam keberangkatan ini merupakan salah satu peningkatan pelayanan kami kepada pelanggan, untuk mengakomodir permintaan agar lebih leluasa dalam mengatur perjalanan lanjutan nya.

    Lebih lanjut Aida menjelaskan bagi calon penumpang yang telah membeli tiket untuk keberangkatan tanggal 21 Maret dan seterusnya,  KAI telah mengirimkan informasi melalui pesan singkat ke nomor kontak calon penumpang pada saat pembelian tiket untuk mengingatkan perubahan jam keberangkatan.

    Sedangkan untuk penerapan protokol kesehatan, KAI tetap mengacu pada aturan yang telah ditetapkan pemerintah, menyesuaikan dengan  SE Kementerian Perhubungan Nomor 25 Tahun 2022 tentang Petunjuk Pelaksanaan Perjalanan Orang Dalam Negeri dengan Transportasi Perkeretaapian pada Masa Pandemi Covid-19 tanggal 8 Maret 2022.

    Berikut persyaratan lengkap perjalanan menggunakan Kereta Api di wilayah Divre III Palembang :

    a. Pelanggan telah divaksin Covid-19 minimal dosis ke-2.

    b. Surat keterangan hasil negatif Rapid Test Antigen maksimal 1×24 jam atau RT-PCR 3×24 jam sebelum jadwal keberangkatan dikhususkan bagi Pelanggan dengan vaksinasi Covid-19 dosis pertama dan Pelanggan yang tidak/belum divaksin dengan alaan medis dibuktikan dengan surat keterangan dari rumah sakit pemerintah.

    c. Pelanggan dengan usia di bawah 6 tahun syaratnya adalah didampingi orang tua dan menerapkan protokol kesehatan secara ketat.

    Bagi pelanggan KA Jarak Jauh yang telah mendapatkan vaksin. (Rel)

  • LRT Sumsel Beroperasi 88 Perjalanan dengan Terapkan Protokol Kesehatan

    LRT Sumsel Beroperasi 88 Perjalanan dengan Terapkan Protokol Kesehatan

    SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG | LRT Sumsel dalam mendukung Gerakan Nasional Kembali ke Angkutan Umum (GNKAU), tetap beroperasi 88 perjalanan setiap hari. Dengan penerapan protokol kesehatan sesuai aturan yang telah ditetapkan pemerintah.

    Kabag Humas PTKAI Divre III Palembang, Aida Suryanti mengatakan, sebagai operator PTKAI terus mengingatkan pengguna untuk disiplin Protokol Kesehatan dengan berlakunya sejumlah penyesuaian aturan di LRT Sumsel. Salah satu sosialisasi yang dilakukan adalah mengenai kapasitas pengguna. Dengan kapasitas pengguna yang menurut aturan terbaru adalah maksimum 60%, jumlah pengguna tetap dibatasi,” kata Aida dalam keterangannya.

    Aida menuturkan, kapasitas satu rangkaian saat ini diperbolehkan 179 penumpang dari sebelumnya 115 penumpang. Meskipun untuk tempat duduk sudah diperbolehkan tidak berjarak. Namun untuk penumpang berdiri masih diberlakukan jaga jarak aman, sehingga kapasitas penumpang masih terjaga.

    “Nanti petugas kami akan membantu mengingatkan kepada penumpang agar tetap menjaga jarak pada saat duduk maupun berdiri guna tetap menjaga jarak aman dengan sesama,” ujarnya.

    LRT Sumsel beroperasi setiap hari mulai pukul 06.00 sampai pukul 20.25 Wib, untuk memberikan alternatif bagi masyarakat dalam bertransportasi yang nyaman. Dan saat ini telah terintegrasi dengan Bus Rapid Transit (BRT) Trans Musi Jaya di titik-titik tertentu.

    Untuk kenyamanan bersama, penerapan protokol kesehatan 3M bagi penumpang, menyiapkan fasilitas pendukung. Seperti tempat mencuci tangan di setiap stasiun, pembatas jarak sosial di stasiun dan di dalam LRT, handsanitizer di dalam LRT, serta penyemprotan rutin sarana LRT dan stasiun menggunakan desinfektan. Yang telah diterapkan sejak awal pandemi sampai saat ini.

    Tarif tiket Rp.10.000 untuk rute dari dan menuju stasiun Bandara, Rp. 5.000 untuk stasiun selain stasiun Bandara. Penumpang dapat menggunakan tiket manual (QR), non tunai berupa Kartu Uang Elektronik dan LinkAja.

    Selama tiga tahun terakhir, pelanggan LRT Sumsel terus mengalami peningkatan. Di tahun 2021, total pelanggan LRT Sumsel sebanyak 1.598.665 pelanggan atau rata-rata 4.380 pelanggan per hari. Naik 51,7% dibanding tahun 2020 sebanyak 1.053.492 pelanggan atau rata-rata 2.878 pelanggan per hari. Adapun pada periode 1 Januari s.d 28 Februari 2022, rata-rata pelanggan LRT Sumsel sebanyak 5.773 pelanggan per hari.

    Tentunya PTKAI sebagai operator bersama Balai Pengelola Kereta Api Ringan Sumsel (BPKARSS) berkomitmen untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat pengguna jasa LRT Sumsel, tutup Aida. (*)

    Teks: rilis
    Editor: maya

  • Mulai 9 Maret, Pelanggan KA Jarak Jauh yang Sudah Vaksin Lengkap Tidak Perlu Tunjukkan Hasil Antigen/PCR

    Mulai 9 Maret, Pelanggan KA Jarak Jauh yang Sudah Vaksin Lengkap Tidak Perlu Tunjukkan Hasil Antigen/PCR

    SUARAPUBLIK.ID, PALEMBAMG – Mulai keberangkatan 9 Maret 2022, pelanggan KA Jarak Jauh yang telah mendapatkan vaksinasi dosis kedua (lengkap) atau ketiga (booster), tidak diwajibkan menunjukan hasil negatif tes RT-PCR atau Rapid Test Antigen pada saat proses boarding.

    Aturan tersebut menyesuaikan dengan terbitnya SE Kementerian Perhubungan Nomor 25 Tahun 2022 tentang Petunjuk Pelaksanaan Perjalanan Orang Dalam Negeri, dengan Transportasi Perkeretaapian pada Masa Pandemi Covid-19 tanggal 8 Maret 2022.

    “KAI senantiasa mengikuti dan mematuhi seluruh ketentuan dari pemerintah dalam rangka mencegah penyebaran Covid-19 pada moda transportasi kereta api,” kata Kabag Humas PTKAI Divre III Palembang, Aida Suryanti, Rabu (9/3/2022).

    Untuk validasi data vaksinasi pelanggan, KAI telah mengintegrasikan ticketing system KAI dengan aplikasi Peduli Lindungi. Hasilnya, data vaksinasi pelanggan dapat langsung diketahui oleh KAI pada saat pemesanan tiket melalui KAI Access, web KAI, dan pada saat boarding.

    Saat ini di wilayah Divre III Palembang kereta jarak jauh yang beroperasi adalah KA Bukit Serelo relasi Kertapati-Lubuklinggau (PP), KA Rajabasa relasi Kertapati-Tanjungkarang (PP), dan untuk KA Komersial Sindang Marga relasi Kertapati-Lubuklinggau (PP) sementara beroperasi pada hari Jumat dan Minggu.

    Berikut persyaratan lengkap perjalanan menggunakan Kereta Api di wilayah Divre III Palembang :
    a. Pelanggan telah divaksin Covid-19 minimal dosis ke-2.
    b. Surat keterangan hasil negatif Rapid Test Antigen maksimal 1×24 jam atau RT-PCR 3×24 jam sebelum jadwal keberangkatan dikhususkan bagi Pelanggan dengan vaksinasi Covid-19 dosis pertama
    dan Pelanggan yang tidak/belum divaksin dengan alasan medis dibuktikan dengan surat keterangan dari rumah sakit pemerintah.
    c. Pelanggan dengan usia di bawah 6 tahun syaratnya adalah didampingi orang tua dan menerapkan protokol kesehatan secara ketat.

    “Pelanggan yang tidak melengkapi persyaratan serta pelanggan yang sudah divaksin tapi positif Covid-19 dalam kurun waktu 14 hari ke belakang, tidak boleh melakukan perjalanan dan dipersilahkan untuk membatalkan tiketnya,” tegas Aida.

    Sesuai SE Kemenhub no 25 pula, kapasitas angkut KA Jarak Jauh adalah, maksimum 100%.
    Meski demikian, pelanggan tetap wajib mematuhi protokol kesehatan secara disiplin saat menggunakan layanan kereta Api.

    Pelanggan wajib memakai masker, mencuci tangan dengan sabun di air mengalir, menjaga jarak, dan menggunakan hand sanitizer. Pelanggan harus dalam kondisi sehat (tidak menderita flu, pilek, batuk, hilang daya penciuman, diare, dan demam), dan suhu badan tidak lebih dari 37,3 derajat celsius. Pelanggan juga harus menggunakan masker kain 3 lapis atau masker medis yang menutupi hidung dan mulut.

    Selain itu KAI juga masih menyediakan 6 stasiun yang melayani Rapid Test Antigen seharga Rp35.000 yaitu stasiun Kertapati, Prabumulih, Muaraenim, Lahat, Tebingtinggi dan Lubuk Linggau.

    Untuk informasi lebih lanjut terkait syarat naik KA di masa pandemi Covid-19 serta layanan Antigen dan Vaksinasi, masyarakat dapat menghubungi Contact Center KAI melalui telepon di 121, WhatsApp 08111-2111-121, email cs@kai.id, atau media sosial KAI121.

    “KAI terus memastikan seluruh pelanggan menerapkan protokol kesehatan secara disiplin dan hanya mengizinkan pelanggan yang sesuai persyaratan untuk bisa naik kereta api,” tutup Aida. (Rel)

  • Ingin Naik Kerita Api, Ini Daftar yang Harus Dipatuhi

    Ingin Naik Kerita Api, Ini Daftar yang Harus Dipatuhi

    SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – PT Kereta Api Indonesia (Persero) dalam mengoperasikan kereta api, tetap mengacu pada peraturan dari pemerintah, di tengah naiknya angka Covid-19 varian Omicron. Para petugas baik di stasiun maupun di atas KA, akan selalu mengingatkan para pelanggan untuk disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan.

    Kabag Humas KAI Divre III Palembang, Aida Suryanti mengatakan, Selasa (1/3/2022), bahwa KAI tetap memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat yang memiliki mobilitas tinggi dan menjadikan transportasi kereta api sebagai pilihan utama. “Tentu kami wajibkan kepada para pelanggan untuk mematuhi seluruh peraturan dalam rangka memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di lingkungan stasiun dan KA,” ujarnya.

    Aida menambahkan, hingga saat ini untuk aturan masih mengacu pada SE Kemenhub nomor 97 tahun 2021. KAI mengikuti dan mematuhi kebijakan pemerintah dalam rangka mencegah penyebaran Covid-19 melalui transportasi KA. Untuk menciptakan _physical distancing_, KAI juga membatasi kapasitas tempat duduk kereta api yang dijual sesuai ketentuan pemerintah yaitu 80% untuk KA Jarak Jauh yang ada di wilayah Divre III, KAI senantiasa mengikuti kebijakan pemerintah dalam hal protokol kesehatan pada transportasi kereta api.

    Sesuai SE Kemenhub No 97 tahun 2021 syarat untuk naik KA Jarak Jauh:
    a. Pelanggan di atas 12 tahun, wajib vaksin minimal dosis pertama. Jika belum dapat divaksin karena alasan medis, dapat menyertakan surat keterangan dari dokter spesialis atau dokter rumah sakit pemerintah sebagai pengganti vaksin. Menunjukkan hasil negatif Rapid Test Antigen yang berlaku 1×24 jam.

    b. Pelanggan di bawah 12 tahun, menunjukkan hasil negatif Rapid Test Antigen yang berlaku 1×24 jam dan didampingi orang tua.

    Para pelanggan KA harus dalam kondisi sehat dan suhu badan tidak lebih dari 37,3 derajat celsius. Pelanggan juga diwajibkan untuk menggunakan masker kain 3 lapis atau masker medis yang menutupi hidung dan mulut.

    Saat ini, setiap harinya Divre III Palembang mengoperasikan KA Bukit Serelo relasi Kertapati-Lubuklinggau (PP), KA Rajabasa relasi Kertapati-Tanjungkarang (PP) sedangkan untuk KA komersial Sindang Marga relasi Kertapati-Lubuklinggau (PP) sementara beroperasi pada hari Jumat dan Minggu.

    KAI memastikan seluruh pelanggan telah memenuhi persyaratan dalam menggunakan transportasi KA, baik dari vaksinasi maupun rapid tes antigen.

    Sementara itu, untuk layanan Rapid-test Antigen bagi pelanggan, di Divre III Palembang telah tersedia di 6 stasiun, yakni Stasiun Kertapati, Prabumulih, Muaraenim, Lahat, Tebing Tinggi, Lubuklinggau dengan tarif 35 ribu.

    “Kami mengimbau kepada pelanggan yang akan melaksanakan Rapid-test antigen di stasiun, untuk menghindari antrian ataupun keterlambatan agar meluangkan waktu setidaknya 2 jam sebelum keberangkatan KA,” tutup Aida. (Rel)

  • PLN Gandeng Bukit Asam-KAI, Amankan Pasokan Batu Bara

    PLN Gandeng Bukit Asam-KAI, Amankan Pasokan Batu Bara

    SUARAPUBLIK.ID, JAKARTA – PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) (PLN) bekerja sama dengan PT Bukit Asam Tbk (PTBA) dan PT Kereta Api Indonesia (KAI) untuk memperkuat sinergi dalam rantai pasok batu bara, guna mendukung ketahanan energi nasional.

    Kerja sama tersebut tertuang dalam Head of Agreement (HoA) yang merupakan tindak lanjut Memorandum of Understanding (MoU) yang telah disepakati antara ketiga perseroan pada 19 Agustus 2021 lalu.

    Direktur Energi Primer PT PLN Hartanto Wibowo mengatakan kerja sama ini merupakan bukti PLN yang berkomitmen untuk meningkatkan pengamanan pasokan batu bara secara berkelanjutan.

    Kami berharap bahwa dengan penandatanganan HoA ini, pelaksanaan sinergi BUMN rantai pasok batu bara dapat terlaksana dengan baik untuk mendukung ketahanan energi nasional,” kata Hartanto dalam keterangan resmi, Rabu (16/2).

    Ia menambahkan kesepakatan tersebut telah melalui kajian yang mendalam mulai dari skema kerja sama dan model bisnis, teknis dan operasional, harga dan keekonomian, lingkungan dan keselamatan kerja, regulasi, manajemen stakeholder, hingga analisis risiko.

    Hartanto menegaskan kerja sama ini bersifat jangka panjang, sehingga diharapkan pada 2025 pengiriman perdana batu bara menggunakan moda kereta api dapat terlaksana.

    “Ini kolaborasi yang luar biasa, kita akan kerja sama menyiapkan rencana kerja sehingga 2025 bisa segera direalisasikan,” ujarnya.

    Direktur Pengembangan Usaha PT Bukit Asam Tbk Rafli Yandra menyambut baik kerja sama yang dilakukan ketiga perusahaan pelat merah tersebut. Ia berharap kerja sama ini dapat menyiapkan cadangan batu bara hingga 20 juta ton untuk PLN.

    “Melalui kesepakatan ini, maka kerja sama dan sinergi ini kita tingkatkan kembali. Melalui sinergi ini kita akan meningkatkan pasokan batu bara hingga 20 juta ton untuk PLN sehingga PLN bisa secure dalam hal pasokan bahan bakar,” kata Rafli.

    Direktur Niaga KAI Dadan Rudiansyah mengatakan keterlibatan perusahaan kereta negara dalam urusan batu bara tersebut diklaim sebagai bentuk menjaga ketahanan energi melalui angkutan kereta api.

    “HoA ini merupakan suatu terobosan serta langkah yang baik dan diharapkan dapat terselenggara secepatnya dengan mengedepankan Good Corporate Governance (GCG). Ke depan, KAI juga akan mempersiapkan investasi khusus untuk project ini,” kata Dadan.

  • Sinergi BUMN : Amankan Pasokan Batu Bara, PLN Tandatangani HoA  dengan PTBA dan KAI

    Sinergi BUMN : Amankan Pasokan Batu Bara, PLN Tandatangani HoA  dengan PTBA dan KAI

    SUARAPUBLIK, PALAEMBANG- PT PLN (Persero), PT Bukit Asam Tbk (PTBA), dan PT Kereta Api Indonesia (KAI) berkomitmen untuk memperkuat sinergi antar BUMN sebagai bagian dari sinergi pola rantai pasok batu bara untuk mendukung ketahanan energi nasional. Sinergi ini merupakan wujud nyata dari peran BUMN untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat melalui keandalan dan kontinuitas penyediaan energi listrik bagi seluruh masyarakat Indonesia.

    Seiring dengan perkembangan ekonomi, tentunya kebutuhan akan energi listrik yang andal memerlukan rantai sumber energi primer yang dapat diandalkan dan berorientasi jangka panjang. Sebagai tindak lanjut dari Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) yang disepakati pada 19 Agustus 2021 dalam menjaga pasokan batu bara dan keandalan listrik, PLN, PTBA dan KAI menandatangani Head of Agreement (HoA) sebagai dasar penyusunan kajian bersama sehubungan dengan rencana kerja sama.

    Penandatanganan HoA dilakukan oleh Direktur Energi Primer PLN Hartanto Wibowo, Direktur Pengembangan Usaha PTBA Rafli Yandra, dan Direktur Niaga KAI Dadan Rudiansyah di Kantor Pusat PLN, Jakarta, Rabu (16/2/2022).

    Direktur Energi Primer PLN Hartanto Wibowo memaparkan, kerja sama ini menjadi bukti bahwa PLN berkomitmen untuk meningkatkan security of supply batu bara secara berkelanjutan.

    “Kami berharap bahwa dengan penandatanganan HoA ini, pelaksanaan sinergi BUMN rantai pasok batu bara dapat terlaksana dengan baik untuk mendukung ketahanan energi nasional,” ujarnya saat memberikan sambutan pada acara ‘Penandatanganan Head of Agreement, Kerja Sama Sinergi BUMN Rantai Pasokan Batu Bara untuk Meningkatkan Ketahanan Kelistrikan Nasional’.

    Dengan adanya HoA ini, Hartanto menambahkan, kajian komprehensif terkait rencana kerja sama, mulai dari skema kerja sama dan model bisnis yang memungkinkan, teknis dan operasional, harga dan keekonomian, lingkungan dan keselamatan kerja, regulasi dan manajemen stakeholder, hingga analisa risiko akan mulai dilakukan.

    Kajian ini nantinya akan menjadi guidance bagi PTBA, KAI, dan PLN untuk menjalankan peran masing-masing dalam kerja sama ini dengan baik.

    Sehingga sinergi yang dilaksanakan akan memberikan nilai tambah yang besar dan dirasakan manfaatnya bagi seluruh stakeholder, ketiga perusahaan serta masyarakat luas,” ucap dia.

    Hartanto menegaskan kerja sama ini bersifat jangka panjang. Saat ini ketiga BUMN akan mengebut kajian kerja sama sehingga diharapkan pada 2025 mendatang, dari MoU yang disepakati hari ini bisa terjadi pengiriman perdana batu bara menggunakan moda kereta api.

    “Ini kolaborasi yang luar biasa, kita akan kerja sama menyiapkan rencana kerja sehingga 2025 bisa segera direalisasikan,” tambah Hartanto.

    Dalam kesempatan yang sama, Direktur Pengembangan Usaha PTBA Rafli Yandra pun menyambut baik penandatanganan HoA ini. Menurut Rafli, penandatanganan HoA menjadi tonggak pencapaian baru dalam kerja sama sinergi BUMN yang diharapkan dapat memberikan kontribusi maksimal bagi kelistrikan nasional.

    “Ini sinergi yang positif, PTBA sebagai pemilik sumber cadangan batu bara terbanyak siap memasok kebutuhan PLN,” tutur Rafli.

    PTBA sudah lama bekerja sama dengan PLN dalam memasok kebutuhan batu bara memakai moda transportasi kereta api. Sejak tahun 1980, PTBA sudah memasok kebutuhan batu bara PLN khususnya untuk PLTU Suralaya.

    “Melalui kesepakatan ini, maka kerjasama dan sinergi ini kita tingkatkan kembali. Melalui sinergi ini kita akan meningkatkan pasokan batu bara hingga 20 juta ton untuk PLN sehingga PLN bisa secure dalam hal pasokan bahan bakar,” lanjutnya.

     

    Sementara itu, Direktur Niaga KAI Dadan Rudiansyah menambahkan, KAI ingin turut serta dalam memastikan pasokan bahan baku untuk pembangkit aman. Keterlibatan KAI sebagai bentuk nyata dalam turut serta menjaga ketahanan energi melalui angkutan kereta api yang dapat diandalkan.

    Angkutan barang menggunakan Kereta Api memiliki berbagai keunggulan seperti aman, tepat waktu, serta ramah lingkungan. Batu bara sendiri merupakan komoditi dengan volume paling besar dalam angkutan KAI, di mana pada tahun 2021 jumlahnya mencapai 76 persen dari keseluruhan angkutan barang KAI.

    “HoA ini merupakan suatu terobosan serta langkah yang baik dan diharapkan dapat terselenggara secepatnya dengan mengedepankan Good Corporate Governance (GCG). Ke depan KAI juga akan mempersiapkan investasi khusus untuk project ini,” ujar Dadan.

    Sebagai informasi, PTBA dan KAI bukan nama asing pada proses penyediaan batu bara untuk pembangkit-pembangkit PLN. Kerja sama dengan kedua BUMN ini telah dilakukan sejak tahun 1980-an.

    Sinergi PLN, PTBA dan KAI untuk memastikan rantai pasok batu bara, merupakan wujud nyata dari peran BUMN untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat melalui keandalan dan kontinuitas penyediaan energi listrik bagi seluruh masyarakat. Sinergi ini juga diharapkan akan menjadi peluang yang baik bagi semua pihak untuk mengembangkan usaha dan meningkatkan kontribusi serta memperkuat peran BUMN sebagai penggerak ekonomi di Indonesia.

  • Aksi Pencurian Material Prasarana Kereta Api Kian Mengkhawatirkan, di Awal 2022 Sudah Ada Empat Kasus

    Aksi Pencurian Material Prasarana Kereta Api Kian Mengkhawatirkan, di Awal 2022 Sudah Ada Empat Kasus

    SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG | Masih maraknya aksi pencurian material prasarana dan sarana kereta api, khususnya di wilayah operasional Divre III Palembang, akan berdampak terganggunya keselamatan perjalanan kereta api. Di awal 2022 ini, telah ada empat kali kasus pencurian.

    Kepala Divisi PTKAI Divre III Palembang, Junaidi Nasution menjelaskan, di Divre III Palembang masih sering terjadi pencurian material prasarana dan sarana kereta api. Di antaranya kabel/kawat sinyal, patok kabel, pendrol, rel, plat sambung, besi bantalan, semboyan 21, (tanda atau lampu berwarna merah pada kedua sisi kanan dan kiri suatu kereta/gerbong, menandakan bahwa kereta/gerbong ini mengakhiri rangkaian kereta api).

    Material-material tersebut sangat penting dalam operasional KA dan berpengaruh terhadap keselamatan perjalanan kereta api.

    Junaidi menjelaskan, di awal tahun 2022 ini telah terjadi empat kali pencurian material prasarana kereta api. Namun berkat kerjasama dan koordinasi yang baik dari unit Pengamanan PT KAI Divre III Palembang dan jajaran Polres Muara Enim, telah ditangkap tiga orang yang diduga pelaku pencurian material prasarana kereta api. Saat ini pelaku sudah diamankan Polres Muara Enim dan dalam pemeriksaan lebih lanjut untuk pengembangan kasus pencurian material prasarana sarana kereta api lainnya. Agar memberi efek jera bagi pelaku pencurian.

    Material-material prasarana yang dicuri tersebut merupakan elemen-elemen penting untuk mendukung keselamatan perjalanan kereta api. Seperti kabel/kawat sinyal, berfungsi untuk komunikasi antar perangkat pengamanan sistem persinyalan kereta api yang berada di stasiun dan rumah sinyal.

    Hilangnya kabel ini memiliki resiko yang membahayakan perjalanan kereta api karena komunikasi antar perangkat persinyalan akan terganggu. Atau plat sambung rel, apabila hilang akan membuat rel bisa bergeser karena kedua ujungnya menjadi tidak presisi. Sehingga apabila rangkaian kereta api baik itu kereta barang maupun kereta penumpang, berpotensi tidak aman dan fatal, akan menyebabkan rangkaian KA anjlok.

    Banyaknya oknum yang tidak bertanggung jawab demi mendapatkan keutungan pribadi, secara sadar maupun tidak sadar, telah membahayakan para penumpang yang diangkut dengan kereta api. Maupun barang yang diangkut untuk kebutuhan sehari-hari masyarakat. Di antaranya KA BBM, KA semen, KA batubara, untuk pasokan pembangkit listrik Suralaya.

    “Untuk kerugian material pasti ada, tetapi kami lebih menyoroti soal bahaya yang lebih besar. Ini terkait keselamatan perjalanan kereta api. Berhubungan dengan hajat hidup orang banyak, jadi kerugiannya tidak bisa hanya dinilai dengan uang,” tegas Junaidi.

    PT KAI pun melakukan serangkaian langkah antisipasi agar kejadian serupa tidak terulang. Divre III Palembang dengan wilayah operasional yang sangat luas berada di sepanjang rel Kereta Api dari Kertapati sampai Lubuk Linggau, tentulah hal yang tidak mudah menjaga objek vital ini.

    Dalam menjaga keselamatan perjalanan kereta api PT KAI Divre III Palembang tidak dapat mengamankan sendiri. Selama ini pengamanan objek vital ini mendapatkan dukungan penuh dari Kepolisian Daerah Sumatera Selatan melalui polres-polres wilayah, yang dilalui perjalanan kereta api. Serta informasi-informasi dari masyarakat yang berada di sekitar rel. ”

    “Kami sangat mengapresiasi dukungan ini, dan mengajak semua pihak dan stakeholder terkait, untuk ikut membantu menjaga perjalanan kereta api,” tutup Junaidi. (Rel)

  • Natal dan Tahun Baru 2022, Divre III Palembang Angkut 20.876 Pelanggan Kereta Api

    Natal dan Tahun Baru 2022, Divre III Palembang Angkut 20.876 Pelanggan Kereta Api

    SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Pelaksanaan masa layanan Angkutan Natal 2021 dan Tahun Baru 2022 (Nataru 2022), yang dimulai dari 17 Desember 2021 hingga 4 Januari 2022 lalu. Telah terlaksana lancar dan tertib. Tercatat, ada 20.876 penumpang yang terangkut atau naik 73 persen dari tahun sebelumnya.

    Kabag Humas KAI Divre III Palembang, Aida Suryanti menjelaskan, Rabu (5/1/2022), selama masa libur Nataru, mencatat volume pengguna KA yang sudah dilayani. Mulai awal masa Angkutan Nataru hingga 4 Januari 2022 adalah 20.876 pelanggan pengguna kereta api. Atau 57% dari program selama masa Nataru.

    “Untuk rata-rata harian 1.098 pelanggan per harinya. Kereta api yang beroperasi saat ini adalah KA Bukit Serelo relasi Kertapati – Lubuk Linggau (PP), KA Rajabasa relasi Kertapati – Tanjungkarang (PP), dan KA Komersial Sindang Marga relasi Kertapati – Lubuk Linggau (PP).

    Jumlah ini meningkat 73% dibanding masa layanan Natal dan Tahun Baru pada tahun sebelumnya. Tercatat 12.101 yang memanfaatkan layanan kereta api jarak jauh di Divre III Palembang. Peningkatan tahun 2022 ini karena ada penambahan KA yang beroperasi dan kapasitas tempat duduk yang saat ini 80% dari kapasitas normal.

    Meski terdapat peningkatan volume pelanggan, namun pelayanan berjalan dengan baik dan tetap menerapkan protokol kesehatan secara ketat. Sesuai dengan regulasi dan ketentuan yang telah ditetapkan pemerintah. Sesuai dengan SE Kemenhub nomor 112 dan SE Kemenhub nomor 97 tahun 2021 tentang syarat perjalanan selama masa angkutan Nataru. Dari tanggal 17 Desember 2021 sampai 4 Januari 2022, selain penggunaan masker, mencuci tangan serta menjaga jarak, baik di stasiun maupun selama perjalanan tetap diwajibkan untuk ditaati oleh pengguna jasa kereta api.

    Selama masa layanan Nataru ini volume pengguna kereta api tertinggi tercatat pada tanggal 19 Desember 2021, sebanyak 1.590 dan Minggu, 2 Januari 2022 yaitu 1. 508 pelanggan. Sedangkan yang batal berangkat selama masa Nataru sebanyak 1.662 pelanggan. Karena alasan kesehatan, belum vaksin, tidak memiliki surat keterangan antigen maupun PCR.

    KAI Divre III mengucapkan terima kasih kepada pengguna jasa yang selama masa pandemi ini, tetap disiplin menjalankan protokol kesehatan, KAI konsisten mendukung semua upaya dalam pencegahan penyebaran covid 19. (Rel)

  • Divre III Tangkap Pelaku Aksi Pencurian Material Prasarana Kereta Api

    Divre III Tangkap Pelaku Aksi Pencurian Material Prasarana Kereta Api

    SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG | Aksi pencurian material prasarana dan sarana kereta api, masih sering terjadi di wilayah operasional Divre III Palembang. Berakibat membahayakan keselamatan perjalanan kereta api.

    Kabag Humas PTKAI Divre III Palembang, Aida Suryanti menjelaskan, di Divre III Palembang masih terjadi pencurian material prasarana dan sarana kereta api. Di antaranya kabel/kawat sinyal, pendrol, rel, semboyan 21, (tanda atau lampu berwarna merah pada kedua sisi kanan dan kiri suatu kereta/gerbong, menandakan bahwa kereta/gerbong ini mengakhiri rangkaian kereta api). Keberadaannya sangat penting dalam operasional KA dan berpengaruh terhadap keselamatan perjalanan kereta api.

    Aida menjelaskan, menutup tahun 2021, tanggal 31 Desember 2021 lalu, telah dilakukan penangkapan pelaku pencurian kabel sinyal yang berada di wilayah Gunung Megang Muara Enim. Penangkapan ini merupakan hasil kerjasama dan koordinasi yang baik dari unit pengamanan PT KAI Divre III Palembang dan jajaran Polsek Gunung Megang.

    Pelaku pencurian tersebut saat ini sudah diamankan di Polsek Gunung Megang dan dalam pemeriksaan lebih lanjut. Kemudian dilakukan pengembangan kasus pencurian material prasarana sarana kereta api lainnya, agar memberikan efek jera bagi pelaku pencurian.

    Kabel sinyal yang dicuri tersebut, merupakan salah satu elemen penting mendukung keselamatan perjalanan kereta api. Berfungsi untuk komunikasi antar perangkat pengamanan sistem persinyalan kereta api, yang berada di stasiun dan rumah sinyal untuk menjamin keselamatan operasional kareta api.

    Hilangnya kabel ini memiliki resiko yang membahayakan perjalanan kereta api, karena komunikasi antar perangkat persinyalan akan terganggu. Dan membuat perjalanan kereta, baik itu kereta barang maupun kereta penumpang berpotensi tidak aman.

    Banyaknya oknum yang tidak bertanggung jawab demi mendapatkan keutungan pribadi secara sadar maupun tidak sadar, telah membahayakan para penumpang yang diangkut dengan kereta api, maupun barang yang diangkut untuk kebutuhan sehari-hari masyarakat. Di antaranya KA BBM, KA semen, KA batubara untuk pasokan pembangkit listrik Suralaya.

    “Untuk kerugian material memang ada. Tetapi kami lebih menyoroti soal bahaya yang lebih besar. Ini terkait keselamatan perjalanan kereta api, jadi kerugiannya tidak bisa hanya dinilai dengan uang,” tegas Aida.

    PT KAI pun melakukan serangkaian langkah antisipasi agar kejadian serupa tidak terulang. Divre III Palembang, dengan wilayah operasional yang sangat luas berada di sepanjang rel Kereta Api dari Kertapati sampai Lubuk Linggau. Bukanlah yang mudah menjaga objek vital ini.

    Dalam menjaga keselamatan perjalanan kereta api, PT KAI Divre III Palembang tidak dapat mengamankan sendiri. Selama ini pengamanan objek vital ini mendapatkan dukungan penuh dari Kepolisian Daerah Sumatera Selatan, melalui polres-polres wilayah yang dilalui perjalanan kereta api. Serta informasi-informasi dari masyarakat yang berada di sekitar rel. “Kami sangat mengapresiasi dukungan ini, dan mengajak semua pihak dan stakeholder terkait untuk ikut membantu menjaga perjalanan kereta api,” tutup Aida. (rel)

  • Mulai 1 Januari, Tarif Rapid Test Antigen di 6 Stasiun Divre III Palembang Menjadi Rp35 Ribu

    Mulai 1 Januari, Tarif Rapid Test Antigen di 6 Stasiun Divre III Palembang Menjadi Rp35 Ribu

    SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – PT KAI (Persero) Divre III Palembang menerapkan tarif baru untuk layanan Rapid Test Antigen di Stasiun. Dari sebelumnya Rp45.000 menjadi Rp35.000, yang berlaku mulai 1 Januari 2022.

    “Penyesuaian tarif Rapid Test Antigen tersebut merupakan salah satu bentuk peningkatan pelayanan KAI kepada pelanggan di masa libur Tahun Baru 2022 ini,” ujar Aida Suryanti, Kabag Humas PTKAI Divre III Palembang.

    KAI terus mengingatkan kepada pelanggan untuk melengkapi persyaratan naik KA di masa Nataru, salah satunya adalah Rapid Test Antigen bagi pelanggan diatas 12 tahun.

    Pada periode 17 s.d 31 Desember 2021, Divre III telah menolak 1.619 pelanggan karena belum melengkapi persyaratan selama masa Nataru, di antaranya karena tidak vaksin pertama atau kedua, tidak PCR bagi yang berusia di bawah 12 tahun, tidak Rapid Test Antigen, dan kondisi sedang tidak sehat.

    “Dengan semakin terjangkaunya harga tersebut, diharapkan calon pelanggan dapat memanfaatkan layanan tersebut dalam melengkapi persyaratan sesuai protokol kesehatan yang berlaku,” ujar Aida.

    Hadirnya layanan Rapid Test Antigen di stasiun merupakan hasil Sinergi BUMN antara KAI dengan Rajawali Nusantara Indonesia melalui anak usahanya yaitu Rajawali Nusindo, Indofarma melalui anak usahanya yaitu Farmalab, serta pihak-pihak lainnya.

    6 Stasiun wilayah Divre III yang melayani Rapid antigen adalah stasiun Kertapati, Prabumulih, Muaraenim, Lahat, Tebingtinggi dan Lubuk Linggau.

    Saat ini untuk kereta api yang beroperasi di Divre III Palembang ada 3 KA yaitu KA Bukit Serelo relasi Kertapati-Lubuklinggau (PP), KA Rajabasa relasi Kertapati-Tanjungkarang (PP) dan KA Komersial Sindang Marga relasi Kertapati-Lubuklinggau (PP)

    Sementara itu, menjelang Libur Tahun Baru pada periode 17 Desember 2021 s.d 2 Januari 2022, KAI Divre III telah menjual 17. 110 tiket KA Jarak Jauh atau 45% dari total kapasitas tempat duduk yang disediakan sebanyak 37.934 tempat duduk.

    Jumlah tersebut masih dapat terus bergerak dikarenakan penjualan tiket masih berlangsung hingga saat ini. Tiket Kereta Api pada masa Natal dan Tahun Baru 2022 dapat dipesan oleh masyarakat melalui aplikasi KAI Access, website KAI, dan seluruh channel resmi penjualan tiket KAI lainnya.

    “Masyarakat dapat segera melakukan pemesanan tiket karena tiket KA masih tersedia dengan memperhatikan syarat-syarat naik KA sesuai ketentuan dari pemerintah,” tutup Aida.

    _Info selengkapnya terkait jadwal pelayanan tes Covid-19 di stasiun dan syarat naik KA di pasa Libur Nataru, masyarakat dapat menghubungi Customer Service Stasiun atau Contact Center KAI melalui telepon di 121, WhatsApp KAI121 di 08111- 2111-121, email cs@kai.id, atau media sosial KAI121_ (rel)