Bocah 9 Tahun Tenggelam di Sungai Komering, Tim SAR Sisir Aliran hingga 3 Kilometer

- Redaksi

Selasa, 22 September 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tim SAR lakukan pencarian terhadap korban. Foto: Basarnas Palembang.

Tim SAR lakukan pencarian terhadap korban. Foto: Basarnas Palembang.

SUARAPUBLIK.ID, OKU TIMUR — Tim SAR Gabungan melakukan pencarian terhadap Rapi Pratama Bin Mustawa, bocah berusia 9 tahun yang dilaporkan tenggelam di Sungai Komering, Desa Riang Bandung, Kecamatan Madang Suku II, Kabupaten OKU Timur, Sumatera Selatan, Selasa (22/9/2026).

 

Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 11.45 WIB. Saat itu, Rapi bersama dua orang temannya bermain di pinggir Sungai Komering sepulang sekolah.

 

Saat bermain, korban diduga terpeleset hingga jatuh ke sungai. Teman-temannya sempat berupaya memberikan pertolongan, namun korban yang diketahui tidak bisa berenang terseret arus dan kemudian tenggelam.

 

Kantor SAR Palembang menerima laporan kejadian tersebut sekitar pukul 13.30 WIB. Tim rescue kemudian diberangkatkan menuju lokasi untuk melakukan operasi pencarian dan pertolongan.

 

Kepala Kantor SAR Palembang Raymond Konstantin mengatakan pencarian dilakukan bersama unsur SAR Gabungan dengan menyisir aliran Sungai Komering.

 

“Tim SAR Gabungan terus melakukan pencarian dengan penyisiran di atas permukaan air di sekitar lokasi kejadian. Pencarian dilakukan hingga radius kurang lebih tiga kilometer menggunakan perahu karet dan perahu masyarakat,” ujar Raymond, Selasa (22/9/2026).

 

Dalam pencarian tersebut, Basarnas Kantor SAR Palembang bersama TNI/Polri, Damkar, BPBD, Pemerintah Desa, dan masyarakat dikerahkan untuk menyisir aliran sungai.

 

Tim SAR Gabungan terus melakukan pencarian dengan mempertimbangkan kondisi arus sungai dan keselamatan seluruh personel di lapangan.

 

Raymond juga mengimbau para orang tua untuk meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak, terutama saat berada di sekitar sungai.

 

“Pengawasan orang tua sangat penting. Jangan biarkan anak-anak bermain di sekitar sungai tanpa pendampingan, terlebih bagi anak yang belum memiliki kemampuan berenang,” pungkasnya.

Penulis : Uci

Editor : Jaks

Berita Terkait

Dukung Ketahanan Pangan Nasional, Bhabinkamtibmas Polsek Buay Madang Timur Dampingi Petani Tanam Jagung Hibrida 1 Hektar
Wujud Kepedulian Sosial, Personil Polsek Buay Madang Timur Gelar Aksi Sedekah dan Berbagi Makanan untuk Warga
Wujud Kepedulian Sosial, Polsek Buay Madang Timur Gelar Aksi Sedekah dan Berbagi untuk Warga
Kapolsek Buay Madang Timur Berikan Pembekalan Kamtibmas dan Bahaya Narkoba pada Diklat Terpadu Dasar Banser XIX
Antisipasi Musim Kemarau, Polsek Buay Madang Timur Intensifkan Mitigasi dan Sosialisasi Larangan Karhutla
Wujud Kepedulian Sosial, Personel Polsek Buay Madang Timur Gelar Aksi Sedekah dan Berbagi kepada Masyarakat
Cegah Kebakaran Lahan, Polsek Buay Madang Timur Gencarkan Mitigasi dan Sosialisasi Karhutla
Peduli Sesama, Personel Polsek Buay Madang Timur Bagikan Paket Makanan ke Warga

Berita Terkait

Selasa, 22 September 2026 - 22:27 WIB

Bocah 9 Tahun Tenggelam di Sungai Komering, Tim SAR Sisir Aliran hingga 3 Kilometer

Selasa, 22 September 2026 - 16:12 WIB

Wujud Kepedulian Sosial, Personil Polsek Buay Madang Timur Gelar Aksi Sedekah dan Berbagi Makanan untuk Warga

Sabtu, 19 September 2026 - 20:32 WIB

Wujud Kepedulian Sosial, Polsek Buay Madang Timur Gelar Aksi Sedekah dan Berbagi untuk Warga

Sabtu, 19 September 2026 - 20:27 WIB

Kapolsek Buay Madang Timur Berikan Pembekalan Kamtibmas dan Bahaya Narkoba pada Diklat Terpadu Dasar Banser XIX

Jumat, 18 September 2026 - 16:42 WIB

Antisipasi Musim Kemarau, Polsek Buay Madang Timur Intensifkan Mitigasi dan Sosialisasi Larangan Karhutla

Berita Terbaru