SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Guna memberikan rasa aman kepada warga, sebanyak 235 personel gabungan melakukan patroli ke seputar wilayah Palembang. Patroli ini dilakukan mengingat terjadi kerusuhan anarkis yang terjadi pada Minggu (31/8/2025) dini hari.
Akibat dari insiden tersebut, sejumlah fasilitas umum rusak. Tak hanya itu mobil serta pos Ditlantas Polda Sumsel hangus dibakar sekelompok pemuda.
“Kegiatan patroli ini dilaksanakan untuk menjaga Kota Palembang dan Wilayah Hukum Polda Sumsel guna memberikan perlindungan kepada masyarakat dan memberikan rasa aman di tengah aktivitas warga,” ungkap Kabid Humas Polda Sumsel Nandang Mu’min Wijaya.
Patroli skala besar tersebut dipimpin langsung oleh Plh Kabag Ops Roops Polda Sumsel AKBP Helda Prayitno.
“Patroli dilakukan di dua wilayah, sasaran pertama rute Polda – Masjid Agung – Bundaran JSC – putar balik – Ampera – Simpang Charitas – Kantor Gubernur – DPRD – Samsat – TVRI – Angkatan 45 – Demang,” ujar Nandang.

“Setelah itu kembali ke Polda rute 2, Polda – Makam Pahlawan – Demang Lebar Daun (Griya Agung) – Simpang Parameswara – Simpang Macan Lindungan – Simpang Soekarno Hatta, Simpang Asrama Haji – Simpang Bandara, lalu kembali ke Simpang Punti Kayu,” sambung Nandang.
Kata Nandang, patroli dilaksanakan dengan pendekatan humanis, persuasif. Patroli ini juga didukung penuh oleh jajaran TNI, Pemprov Sumsel, hingga tokoh masyarakat.
“Kami tidak bekerja sendiri, Semua stakeholders ikut serta menjaga Kamtibmas, menjaga Palembang Kolaborasi ini menjadi kunci agar situasi di wilayah hukum Polda Sumsel tetap kondusif,” kata Nandang.
Nandang juga mengimbau masyarakat untuk tetap tenang ditengah gelombang demonstrasi yang terjadi pekan terakhir ini, Nandang mengatakan seluruh jajaran Polda Sumsel telah ditugaskan dalam melakukan pengamanan.
Lebih lanjut, mantan Kapolresta Pekanbaru Polda Riau mengingatkan masyarakat agar tidak melakukan tindakan anarkis.
“Jika ada pihak-pihak yang mencoba mengganggu ketertiban, kepolisian akan bertindak tegas namun tetap terukur sesuai dengan prosedur yang berlaku,” tegas Nandang.
Tujuan utama kami adalah memberikan perlindungan dan rasa aman.
“Kami menjaga kota Palembang dan sekitarnya di wilayah hukum Polda Sumsel, Kami berharap dengan patroli rutin, imbauan persuasif, serta dukungan masyarakat kota Palembang beserta jajaran Polda Sumsel dan sekitarnya tetap dalam keadaan aman dan terkendali,” tutur Nandang. (ANA)


















