Bantah Lakukan Pengeroyokan, Sultan Iskandar: Ada Aktor Intelektual Dibalik Ini

- Redaksi

Senin, 21 April 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sultan Iskandar Mahmud Badaruddin. (Photo: Kiki Nardance)

Sultan Iskandar Mahmud Badaruddin. (Photo: Kiki Nardance)

SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Dilaporkan ke Polrestabes Palembang terkait kasus pengeroyokan, Sultan Iskandar Mahmud Badaruddin, angkat bicara,. Sultan Iskandar Mahmud Badaruddin membantah bahwa ia bersama pihaknya melakukan pengeroyokan.

Justru, pihaknya melalui Kuasa Hukum Kesultanan Palembang Darussalam melaporkan ke Polrestabes Palembang, pada Minggu 20 April 2025, tentang Ujaran Kebencian dan Penghinaan sesuai UU ITE.

“Jadi, kita membuat laporan tentang penghinaan, karena ini murni ada unsur Ujaran kebencian yang sudah dilakukan sejak Tahun 2022 lalu,” ungkap Sultan Iskandar Mahmud Badaruddin, Senin 21 April 2025.

Dijelaskan, peristiwa ini diketahui saat dirinya mendapatkan pesan singkat melalui Wa dari kerabatnya, setelah dicek ternyata postingan di akun tiktok ini diteruskan Terlapor (Edwin Syarif) ke kerajaan – kerajaan yang ada di luar negeri.

“Selama ini kita baru mengetahui pada Jumat 18 April 2025 malam. Sempat dihapus namun diposting lagi. Jadi, kita laporkan ke Polsek Kemuning, setelah diproses ternyata bukan ranahnya, sehingga diantarkan ke Polrestabes Palembang,” ujarnya.

Dijelaskan, mulanya berdasarkan pemeriksaan yang dilakukan Polsek Kemuning sebelum diantarkan ke Polrestabes Palembang, bahwa dari pengakuannya terlapor beliau yang bersangkutan bekerja di Kantor Notaris.

“Kita ada bukti Video rekaman yang bersangkutan. Jadi yang saya inginkan siapa aktor dibalik ini. Sekali lagi ini murni ada unsur kebencian,” jelasnya.

Jadi, menurut Sultan ini kasus pengeroyokan yang disangkakan terhadap dirinya bahwa tidak benar. Menurutnya, ia membuat akun Tiktok pada Bulan Puasa Ramadan Tahun 2025, ternyata pelaku posting lagi ujaran kebencian, bahkan di tag akun kerajaan di luar negeri.

Ia mengaku tidak mengenali yang bersangkutan, namun Terlapor mengaku bahwa ia family kesultanan. Namun akhirnya dia ngomong baru pertama kali kesini kerumah Sultan. Dengan ini dirinya berharap kepada pengguna madia sosial agar bijak menggunakan jari jemarinya.

“Jadi, saya harap bagi pengguna medsos. Jangan melakukan penghinaan, hoax, bahkan pelecehan. Kegiatan sosmed ini memberikan saling menasehati tentang kebaikan,” ujarnya.

Sementara itu, Edwin Syarif warga Kecamatan SU I Palembang melaporkan kasus pengeroyokan yang diduga dilakukan beberapa orang, termasuk salah satunya Sultan Iskandar Mahmud Badaruddin.

Ia mengaku diculik dan dikeroyok sejumlah orang pada Minggu 20 April 2025 kemarin dan langsung membuat laporan polisi di Mapolrestabes Palembang. (ANA)

Berita Terkait

Dua Kali Jadi Korban Curanmor, Yuniati Menangis Saat Laporkan Motornya Dicuri
Tiga AC Outdoor Dicuri, Kepala Toko Lapor Polisi
Operasi Pekat Musi 30 Pelaku Diduga Lakukan Aksi Premanisme Diamankan
Diduga Ada Permasalahan Keluarga, SG Akhiri Hidupnya 
Ibu Bhayangkari Merugi Hampir Setengah Milyar, Korban Membuat Laporan Polisi
Dituntut 5 Tahun Kasus Pengeroyokan, Kuasa Hukum Dito Prayoga: Tidak Sesuai Fakta Persidangan
Delapan Terdakwa BRI BSS/SAL Tak Ditahan, Pengamat Soroti Potensi Ketimpangan Penegakan Hukum
Hermison Hadir di Sidang Chromebook, SIRA-PST Pertanyakan Ketidakhadirannya di Perkara Air Lemutu

Berita Terkait

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 14:58 WIB

Dua Kali Jadi Korban Curanmor, Yuniati Menangis Saat Laporkan Motornya Dicuri

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 14:55 WIB

Tiga AC Outdoor Dicuri, Kepala Toko Lapor Polisi

Jumat, 2 Oktober 2026 - 20:05 WIB

Operasi Pekat Musi 30 Pelaku Diduga Lakukan Aksi Premanisme Diamankan

Jumat, 2 Oktober 2026 - 11:14 WIB

Diduga Ada Permasalahan Keluarga, SG Akhiri Hidupnya 

Jumat, 2 Oktober 2026 - 09:30 WIB

Ibu Bhayangkari Merugi Hampir Setengah Milyar, Korban Membuat Laporan Polisi

Berita Terbaru

Foto : korban membuat laporan polisi

Kota Palembang

Tiga AC Outdoor Dicuri, Kepala Toko Lapor Polisi

Sabtu, 3 Okt 2026 - 14:55 WIB