Bahaya Penyakit Rabies Anjing dan Cara Penularan Terhadap Manusia

- Redaksi

Selasa, 28 September 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Photo: Reza Mardiansyah

Photo: Reza Mardiansyah

SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Hewan peliharaan perlu dirawat dengan baik supaya terbebas dari penyakit. Salah satunya yaitu rabies, penyakit dari Anjing. Oleh karena itu, Sekertaris Provinsi Sumsel SA Supriono mengajak masyarakat untuk meningkatkan rasa peduli kepada hewan peliharaan.

“Hal ini perlu jadi perhatian kita, karena ada penyakit yang tersembunyi dari hewan-hewan peliharaan, yang bisa saja membahayakan lingkungan sekitar,” kata Supriono, saat menghadiri acara peringatan Puncak Hari Rabies se-Dunia Tahun 2021 (World Rabies Day), Selasa (28/9/2021).

Menurut Supriono, Penyakit rabies adalah penyakit infeksi yang disebabkan oleh gigitan, cakaran, atau air liur binatang yang terinfeksi virus rabies.

Oleh karena itu, Supriono berharap dalam peringatan Puncak Hari Rabies se-Dunia Tahun 2021, akan dilakukan koordinasi dengan Pemkab/Pemkot berbagai upaya pencegahan penyebaran rabies bukan hanya bagi hewan pelihara, tetapi juga hewan liar.

“Diharapkan hari rabies ini dapat menurunkan tingkat penyebaran rabies di Prov sumsel secara signiflkan. Hari rabies ini dapat menjadi tolak ukur untuk penanggulangan rabies di Sumsel,” katanya.

Menurutnya, diperlukan sosialisasi kepada masyarakat tentang bahaya dan cara menanggulangi rabies. “Selain itu, RS Hewan Prov Sumsel ini juga bisa memberikan pelayanan kepada masyarakat kedepannya untuk perawatan hewan peliharaan. Bahkan kedepannya harus siap untuk memberikan pelayanan masyarakat ke rumah-rumah,” jelasnya.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan Sumatera Selatan, Ruzuan Effendi, mengatakan pelaksanaan kegiatan ini bertujuan menyebarluaskan informasi terakhir Rabies di Sumsel. Selain itu, dalam peringatan hari rabies ini juga telah dilakukan kegiatan bakti sosial sejak 15 September, antara lain vaksinasi dan sterilisasi hewan. (ANA)

Berita Terkait

Produksi Listrik PSEL Palembang Tembus 21,55 MW, Wamen LH: Sudah On Track
Pledoi Dito Prayoga: Kuasa Hukum Bongkar Kelemahan Tuntutan, Minta Terdakwa Dibebaskan
Meski Beda Dinamika Politik, Ludi Oliansyah Tetap Jaga Hubungan Baik Dengan Partai Golkar
Tingkatkan Akuntabilitas, Siwas Polres OKU Timur Gelar Supervisi Tahap II di Polsek Buay Madang Timur
Hakim Tolak Eksepsi Pasutri, Kasus Sembako Rp2,28 Miliar Masuk Babak Pembuktian
Wujud Kepedulian Sosial, Polsek Buay Madang Timur Bagikan Paket Makanan ke Warga Sumber Asri
Karutan Baturaja Hadiri Sosialisasi Optimalisasi Penyerapan Anggaran TA 2026
SMKN 2 Palembang Raih Juara 2 Creativity Activity di Cari Aman Academy 2026 Tingkat Nasional

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 21:51 WIB

Produksi Listrik PSEL Palembang Tembus 21,55 MW, Wamen LH: Sudah On Track

Kamis, 8 Oktober 2026 - 17:57 WIB

Pledoi Dito Prayoga: Kuasa Hukum Bongkar Kelemahan Tuntutan, Minta Terdakwa Dibebaskan

Kamis, 8 Oktober 2026 - 17:54 WIB

Meski Beda Dinamika Politik, Ludi Oliansyah Tetap Jaga Hubungan Baik Dengan Partai Golkar

Kamis, 8 Oktober 2026 - 17:54 WIB

Tingkatkan Akuntabilitas, Siwas Polres OKU Timur Gelar Supervisi Tahap II di Polsek Buay Madang Timur

Kamis, 8 Oktober 2026 - 17:51 WIB

Hakim Tolak Eksepsi Pasutri, Kasus Sembako Rp2,28 Miliar Masuk Babak Pembuktian

Berita Terbaru