SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG — Dinas Pendidikan Kota Palembang mengimbau seluruh sekolah dasar (SD) untuk memperketat kebersihan lingkungan sekolah sebagai langkah antisipasi terhadap potensi penularan virus yang dikenal dengan sebutan Super Flu. Imbauan ini menyusul tingginya kerentanan anak-anak usia sekolah dasar terhadap penurunan daya tahan tubuh.
Kepala Bidang Sekolah Dasar Dinas Pendidikan Kota Palembang, Dr. Alhadi Yan Putra, S.E., S.Sos., M.Si., menegaskan bahwa kebersihan lingkungan sekolah menjadi faktor utama dalam menjaga kesehatan peserta didik, terutama di tengah cuaca yang tidak menentu dan meningkatnya risiko penyebaran penyakit menular.
“Sekolah harus lebih serius dalam menjaga kebersihan lingkungan, mulai dari ruang kelas, toilet, kantin, hingga area bermain. Ini penting sebagai langkah pencegahan karena anak-anak SD sangat rentan mengalami penurunan imunitas,” ujarnya.
Menurut Alhadi, aktivitas fisik anak-anak yang tinggi serta intensitas interaksi antarsiswa berpotensi mempercepat penyebaran virus apabila kebersihan tidak dijaga dengan baik. Karena itu, pihak sekolah diminta tidak hanya mengandalkan petugas kebersihan, tetapi juga menanamkan kesadaran hidup bersih kepada seluruh warga sekolah.
Dinas Pendidikan Kota Palembang juga mendorong penerapan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) di lingkungan sekolah. Langkah tersebut meliputi pembiasaan mencuci tangan sebelum dan sesudah beraktivitas, menjaga kebersihan alat tulis serta perlengkapan belajar, dan memastikan ketersediaan sarana kebersihan yang memadai.
“Kebersihan harus menjadi budaya, bukan hanya kegiatan sesaat. Guru diharapkan berperan aktif dalam mengedukasi siswa tentang pentingnya menjaga kebersihan diri dan lingkungan,” kata Alhadi.
Selain itu, sekolah diminta untuk memantau kondisi kesehatan siswa secara berkala. Apabila ditemukan siswa dengan gejala flu atau gangguan kesehatan lainnya, pihak sekolah diimbau segera mengambil langkah pencegahan dan berkoordinasi dengan orang tua.
Alhadi juga menekankan pentingnya peran orang tua dalam menjaga kesehatan anak di rumah. Menurutnya, upaya pencegahan tidak akan optimal tanpa dukungan keluarga, terutama dalam menjaga asupan gizi dan membiasakan pola hidup bersih sejak dini.
“Sinergi antara sekolah dan orang tua sangat diperlukan agar anak-anak terbiasa hidup sehat, baik di lingkungan sekolah maupun di rumah,” pungkasnya.

Leave a Reply