SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Kasus COVID-19 varian Omicron semakin meningkat di Indonesia. Namun varian baru dari virus corona ini, belum terdeteksi masuk di Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel).
Menjaga agar varian baru Omicron tidak masuk ke Sumsel, Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan mengingatkan masyarakat cara untuk mencegah dan mengantisipasi tertular dan menyebarnya Omicron ini yakni dengan menjaga protokol kesehatan secara ketat.
“Kami terus mengingatkan untuk terus disiplin menjalankan protokol kesehatan dan tidak abai karena kasus COVID-19 di daerah kita melandai. Jadi kunci dari cegah Omicron yang paling utama adalah prokes,” ucap Kepala Dinas Kesehatan Sumsel, Lesty Nurainy, Sabtu (8/1/2022).
Selain itu, pemerintah di 17 kabupaten dan kota di Sumsel juga tetap diminta agar rutin menjalankan testing, tracing, dan treatment (3T) sebagai langkah awal mendeteksi virus COVID-19 varian baru itu.
“Pemda tetap harus menjalankan 3T. Masyarakat harus tetap disiplin prokes baik di rumah, kantor, pasar tempat wisata maupun lintas sektor,” kata Lesty.
Bahkan saat ini Sumsel sangat aktif dalam mengirimkan sampel ke pusat untuk mendeteksi virus varian baru. “Sumsel sampai sekarang masih aktif mengirimkan sampel untuk dilakukan pemeriksaan terhadap varian-varian virrus baru, agar bisa dideteksi lebih awal,” ujarnya.
Selain itu, Lesty pun mengimbau agar seluruh lokasi maupun sarana publik agar tetap bisa menerapkan protokol kesehatan. Hal tersebut untuk mencegah penularan varian baru COVID-19.
“Program vaksinasi sekarang juga masih berjalan untuk membentuk kekebalan komunal masyrakat. Warga juga kita imbau kurangi mobilisasi ke luar daerah,” jelasnya. (ANA)


















