Anggota Komisi VI DPR RI Iskandar : Kilang Pertamina Plaju Garda Terdepan Jaga Ketahanan Energi Nasional

- Redaksi

Senin, 16 Desember 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Anggota Komisi VI DPR RI Dapil Sumsel 2, H. Iskandar, S.E. mengapresiasi kinerja Kilang Pertamina Plaju sebagai BUMN yang konsisten menjaga ketahanan energi nasional.

Menurutnya, sebagaimana visi Presiden Prabowo, ketahanan energi nasional harus ditingkatkan menjadi swasembada energi. “Pertamina sebagai garda terdepan menjaga ketahanan energi nasional, sebagaimana visi Presiden Prabowo,” ujarnya dalam kunjungan reses ke Kilang Pertamina Plaju, Senin (16/12/2024).

Iskandar menekankan pentingnya sinergi antar stakeholder dalam mendorong kinerja positif BUMN. Apalagi, Iskandar merupakan satu-satunya putra daerah Sumsel yang saat ini mengisi pos di Komisi VI DPR RI, dimana salah satu mitra kerjanya ialah Kementerian BUMN.

Ia pun mengajak seluruh pihak untuk sama-sama menjaga Kilang Plaju sebagai aset heritage di Sumatera Selatan yang berusia satu abad dan masih beroperasi produktif. “Kita perlu jaga Kilang Plaju, yang memberi kontribusi ketahanan energi secara nasional, khususnya di Sumbagsel,” imbuhnya.

General Manager RU III Plaju – PT Kilang Pertamina Internasional Hermawan Budiantoro menjelaskan, Kilang Pertamina Plaju sebagai unit pengolahan Pertamina di bawah Subholding Refining & Petrochemical, bertugas mengolah minyak mentah (crude) menjadi berbagai produk BBM Gasoline & Gasoil, produk LPG dan Petrokimia.

Intake (penerimaan) crude pun diambil dari sumur lokal yang disuplai melalui pipa, maupun crude domestik melalui jalur kapal. “Dengan desain kapasitas pengolahan saat ini sebesar 126 ribu barel per hari, Kilang Pertamina Plaju ditugaskan mengolah crude menjadi berbagai produk untuk menjaga ketahanan energi di Sumbagsel,” jelas Hermawan.

Tak hanya produksi BBM, Kilang Pertamina Plaju juga memproduksi produk petrokimia, dengan produk unggulannya biji plastik Polypropylene, dengan merk dagang Polytam.

Beragam prestasi Kilang Pertamina Plaju pun ditunjukkan dengan raihan total 64 penghargaan internasional dan nasional sepanjang 2024 (hingga 16 Desember 2024).

“Kilang Pertamina Plaju juga turut berkontribusi pada pemenuhan prinsip-prinsip ESG (Environmental, Social & Governance) dengan mengedepankan keberlanjutan produksi dan keandalan operasional, agar terus menjadi industri yang ramah lingkungan (environmentally friendly), berorientasi pada kesejahteraan sosial (socially responsible) dan mengedepankan tata kelola yang baik (good corporate governance),” imbuh Hermawan.

Berita Terkait

Hilirisasi Komoditas Unggulan Jadi Fokus Sriwijaya Economic Forum 2026, Bidik Investasi Enam Negara
Tertipu Modus Jual Mobil di Marketplace, Dokter di Palembang Kehilangan Rp49,5 Juta
Konsumsi BBM 60,6 Km/Liter, Honda BeAT Jadi Pilihan Skutik Irit untuk Mobilitas Harian
Modus Beri Tumpangan, Mahasiswa Unsri Jadi Korban Curas
Siswi 13 Tahun Diduga Jadi Korban Persetubuhan Kekasih, Orang Tua Lapor Polisi
Bank Sumsel Babel Gelar Ziarah Pahlawan, Kenang Jasa Para Pejuang dalam Momentum HUT ke-69
Optimalisasi Zakat Jadi Modal Usaha! Gerakkan Ekonomi Umat
BI Sumsel Apresiasi 11 Responden dan Surveyor Terbaik, Perkuat Kualitas Data Ekonomi Daerah

Berita Terkait

Sabtu, 7 November 2026 - 14:09 WIB

Hilirisasi Komoditas Unggulan Jadi Fokus Sriwijaya Economic Forum 2026, Bidik Investasi Enam Negara

Sabtu, 7 November 2026 - 12:11 WIB

Tertipu Modus Jual Mobil di Marketplace, Dokter di Palembang Kehilangan Rp49,5 Juta

Sabtu, 7 November 2026 - 11:38 WIB

Konsumsi BBM 60,6 Km/Liter, Honda BeAT Jadi Pilihan Skutik Irit untuk Mobilitas Harian

Jumat, 6 November 2026 - 15:52 WIB

Modus Beri Tumpangan, Mahasiswa Unsri Jadi Korban Curas

Jumat, 6 November 2026 - 11:51 WIB

Siswi 13 Tahun Diduga Jadi Korban Persetubuhan Kekasih, Orang Tua Lapor Polisi

Berita Terbaru

Foto :  4 Tersnagka. Diamankan

Gorontalo

Polda Gorontalo Tahan Empat Tersangka Pengolahan Emas Ilegal

Sabtu, 7 Nov 2026 - 14:17 WIB