Ada Beras Impor Thailand Masuk Ke SUMSEL Katanya Untuk Jaga – Jaga

- Redaksi

Selasa, 23 Mei 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Sebanyak 12 ribu ton Impor asal Thailand masuk ke Provinsi Sumatera Selatan. Pimpinan Perusahaan Umum Badan Urusan Logistik (Perum Bulog) Wilayah Sumatra Selatan dan Bangka Belitung Mohamad Alexander menjelaskan jika beras impor tersebut diperuntukkan sebagai Cadangan Beras Pemerintah (CBP) di area Sumsel dan Babel saja.

“Beras impor tersebut untuk memenuhi kebutuhan penyaluran beras cadangan pemerintah diantaranya peruntukkannya untuk stabilisasi harga beras medium ditingkat konsumen melalui kegiatan SPHP (Stabilisasi Pasokan & Harga Pangan), selain CBP juga digunakan utk berjaga-jaga berbagai keperluan lainnya seperti bantuan bencana alam/non alam/bencana sosial, keadaan darurat, bantuan sosial seperti saat ini Bulog mendapatkan penugasan oleh Pemerintah dalam menyalurkan Beras Bantuan Pangan kepada masyarakat,” kaya Alex, Selasa (23/5/23).

Tercatat ada 12.000 ton beras impor tersebut rencananya akan masuk di gudang Bulog Sumsel Babel di Palembang serta masuk dalam beberapa proses. Proses pertama 4.800 ton dan kedua dalam proses pemasukan sebanyak 2.750 ton beras. Dan yang ketiga belum masuk.

“Untuk pengiriman beras impor ketiga yakni 4.450 ton. Sehingga total beras impor Thailand yang akan masuk ke wilayah Sumsel sebanyak 12.000 ton,” ungkapnya.

Berdasarkan informasi dari Bulog Wilayah Sumsel & Babel, beras impor Thailand tiba di Palembang pada 10 Mei 2023 sebanyak 4.800 ton, 19 Mei 2023 sebanyak 2.750 ton dan tahap ketiga sebanyak 4.450 ton masih dalam perjalanan.

“Beras Impor saat ini sangat dibutuhkan oleh Bulog selain sebagi buffer stock sebab stok beras yang ada di Bulog saat ini masih dinilai masih belum cukup, apalagi sekarang ada penyaluran Bantuan Pangan oleh Pemerintah lewat Bulog tadi untuk penyalurannya dialokasikan sebanyak 3 bulan (alokasi bulan Maret, April dan Mei),” tutupnya.

Sementara itu Gubernur Sumsel Herman Deru mengakui jika ia mengetahui adanya Impor beras dari Thailand ke Sumsel yang masuk melalui pelabuhan Boom Baru. Namun ia menerangkan jika itu untuk jaga – jaga Bulog sendiri.

“Kita hargai mereka jaga-jaga, tapi bukan semata-mata ini kebutuhan. Menjaga kalau terjadi el nino, takut gagal panen atau apa,” kata dia.

Namun Deru menegaskan jika hal itu tak perlu dibenturkan dengan semangat petani Sumsel. Apalagi ia menilai Sumsel tak kekurangan beras karena pada dasarnya Sumsel ini surplus. Surplus produksi beras sudah hampir 3 juta ton, sementara kebutuhan di Sumsel hanya 500 ribuan ton.

“Bulog itu kan perum jadi mungkin untuk “jaga-jaga”. Kita tidak bisa menolak, karena itu kebijakan negara. Jika ditolak (beras impor) maka kita tidak satu frekuensi dengan negara,” pungkasnya.

Berita Terkait

Rhendy Nahkodai Paratai Golkar Empat Lawang Lima tahun Kedepan
Astra Motor Sumsel Bekali 154 Alumni & Mahasiswa Unsri Lewat Marketing Bootcamp
Karutan Baturaja Hadiri Kunjungan Kerja Reses Komisi XIII DPR RI
Stop Bullying! LBH Bima Sakti Ingatkan Mahasiswa Bela Negara Dimulai dari Kampus
Sinergi Forkopimcam Buay Madang Timur Gelar Patroli Mitigasi dan Pasang Spanduk Larangan Karhutla
Polsek Buay Madang Timur Gelar Safari Jumat, Edukasi Larangan Karhutla dan Bagikan 100 Masker Gratis
Pertamina Peduli, 10.000 Masker Dibagikan kepada Masyarakat Terdampak Kabut Asap di Palembang
Dukung Pemenuhan Gizi Keluarga, Kilang Plaju Salurkan Paket PMT bagi Ratusan Balita dan Ibu Hamil di Kelurahan Sungai Rebo

Berita Terkait

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Rhendy Nahkodai Paratai Golkar Empat Lawang Lima tahun Kedepan

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Astra Motor Sumsel Bekali 154 Alumni & Mahasiswa Unsri Lewat Marketing Bootcamp

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 11:17 WIB

Karutan Baturaja Hadiri Kunjungan Kerja Reses Komisi XIII DPR RI

Jumat, 9 Oktober 2026 - 20:27 WIB

Stop Bullying! LBH Bima Sakti Ingatkan Mahasiswa Bela Negara Dimulai dari Kampus

Jumat, 9 Oktober 2026 - 17:58 WIB

Sinergi Forkopimcam Buay Madang Timur Gelar Patroli Mitigasi dan Pasang Spanduk Larangan Karhutla

Berita Terbaru

Empat Lawang

Rhendy Nahkodai Paratai Golkar Empat Lawang Lima tahun Kedepan

Sabtu, 10 Okt 2026 - 13:53 WIB