Diduga Salah Paham, Atta Dikeroyok dan Nyaris Ditikam

SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Tidak terima sudah menjadi korban pengeroyokan yang dilakukan orang tidak dikenal dengan menggunakan senjata tajam, membuat korban yakni M. Atta S. (24), melapor ke Polrestabes Palembang, Selasa (30/12/2025).

Kepada petugas, warga Jalan PSI Lautan, Kecamatan Gandus Palembang menuturkan, peristiwa tersebut terjadi pada Minggu (28/12/2025) sekitar pukul 17.00 WIB, di Jalan Temon, Kelurahan 27 Ilir, Kecamatan Ilir Barat (IB) II Palembang.

Berawal, saat korban melintas di tempat kejadian perkara (TKP) dengan menggunakan sepeda motor, tiba-tiba dirinya diserang dua orang Terlapor. “Saat kejadian saya sedang melintas di lokasi kejadian. Lalu dihadang dua pelaku,” katanya.

Lanjutnya, kedua Terlapor saat itu berjalan kaki, keduanya menyerang lantaran diduga karena ketersinggungan dan salah paham terhadap dirinya. Namun masalahnya tersinggung apa, ia tidak mengetahuinya.

“Diduga mereka tersinggung. Tetapi saya tidak tahu masalah apa,” ungkapnya.

Kedua terlapor langsung memukul, namun korban melakukan perlawanan dan berhasil menangkap salah satu terlapor. Melihat temannya terlapor ditangkap korban, terlapor lainnya langsung mengeluarkan senjata tajam jenis pisau dan akan menyerang korban.

“Salah satu pelaku berhasil saya tangkap. Tetapi teman-temannya malah nyerang,” katanya.

Melihat terlapor menyerangnya dengan sajam, korban langsung melepaskan teman terlapor yang sempat ditangkap. Lalu kedua terlapor langsung melarikan diri meninggalkan lokasi kejadian.

“Saya sempat mau mengejar kedua terlapor, namun banyak masyarakat sekitar TKP mencegahnya, agar tidak terjadi lagi keributan,” ungkapnya.

Akibat peristiwa pengeroyokan tersebut korban mengalami memar pada bagian mata, dan sakit pada bagian kepala akibat dipukul kedua Terlapor.

“Oleh karena itulah saya melaporkan kejadian ini ke sini. Saya berharap kedua terlapor dapat segera ditangkap,” harapnya.

Sementara, KA SPK Polrestabes Palembang melalui Pamapta Ipda Hendra Yuswoyo membenarkan adanya laporan korban terkait pengeroyokan.

“Laporan sudah diterima. Laporan akan kami teruskan ke Satreskrim Polrestabes Palembang untuk segera ditindaklanjuti,” jelasnya. (ANA)

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *