Dari Kampus ke Pasar Global: Mahasiswa MDP Ciptakan Go Ekspor

SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG — Peran perguruan tinggi dalam menghadirkan solusi nyata bagi pembangunan daerah kembali ditunjukkan Universitas Multi Data Palembang (MDP). Sejalan dengan program Kampus Berdampak yang diinisiasi Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Diktisaintek), dua mahasiswa Universitas MDP berhasil mengembangkan aplikasi digital bertajuk Go Ekspor untuk mendukung sektor ekspor di Sumatera Selatan.

Aplikasi ini dirancang oleh dua mahasiswa asal Palembang, Daren dan Adit, sebagai platform digital yang mengintegrasikan eksportir, pemerintah daerah, serta pemangku kepentingan lainnya dalam satu sistem terpadu. Go Ekspor diharapkan menjadi solusi atas tantangan birokrasi dan keterbatasan akses informasi yang kerap dihadapi pelaku ekspor, khususnya usaha lokal.

Rektor Universitas MDP, Dr. Yulistia, S.Kom., M.T.I., menilai inovasi ini sebagai bukti konkret kontribusi kampus dalam mengimplementasikan semangat Kampus Berdampak. Menurutnya, perguruan tinggi tidak hanya berfungsi sebagai pusat pembelajaran akademik, tetapi juga sebagai motor penggerak perubahan sosial dan ekonomi di daerah.

“Aplikasi Go Ekspor merupakan wujud nyata aktualisasi Universitas MDP dalam mendukung program Kampus Berdampak. Kami ingin mahasiswa tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga mampu menghadirkan solusi yang relevan dan dibutuhkan masyarakat,” ujar Yulistia.

Yulistia menambahkan, Universitas MDP berkomitmen untuk terus mendorong lahirnya karya-karya inovatif melalui riset dan pengembangan yang berorientasi pada penyelesaian persoalan sosial, ekonomi, dan lingkungan. Dukungan tersebut diwujudkan melalui pendampingan, kolaborasi dengan pemerintah, serta pemanfaatan teknologi digital.

“Kami akan terus mendorong produktivitas riset dan inovasi sivitas akademika agar hasilnya dapat memberikan manfaat langsung, khususnya bagi Kota Palembang dan Provinsi Sumatera Selatan,” kata dia.

Aplikasi Go Ekspor telah diserahkan kepada Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan sebagai bagian dari upaya kolaborasi antara perguruan tinggi dan pemerintah daerah dalam mendorong transformasi digital. Kehadiran aplikasi ini diharapkan memperkuat daya saing produk lokal Sumatera Selatan di pasar internasional sekaligus mempercepat digitalisasi sektor ekspor di daerah.

Sementara itu, Daren, salah satu pengembang Go Ekspor, menjelaskan bahwa platform ini dirancang untuk mempermudah pelaku usaha mengakses informasi dan layanan ekspor secara terpusat.

“Melalui Go Ekspor, eksportir dapat memperoleh berbagai informasi dan layanan ekspor dalam satu platform yang terintegrasi. Harapannya, proses ekspor menjadi lebih transparan, efisien, dan mudah diakses,” pungkasnya.

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *