12 Program Strategis Sumsel Dipercepat, HD: Tim Harus Perbanyak Kerja di Lapangan

- Redaksi

Rabu, 17 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Sumsel, Hemran Deru saat diwawancarai usai rapat bersama TGUPP di Griya Agung, Rabu (179/2025). Foto: Tia

Gubernur Sumsel, Hemran Deru saat diwawancarai usai rapat bersama TGUPP di Griya Agung, Rabu (179/2025). Foto: Tia

SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Gubernur Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel), Herman Deru memanggil seluruh anggota Tim Gubernur untuk Percepatan Pembangunan (TGUPP) guna membahas implementasi 12 program strategis.

Deru menegaskan bahwa para anggota TGUPP harus lebih banyak bekerja di lapangan, bukan hanya di kantor.

“Di kantor itu hanya tempat mengolah, bahan mentahnya harus didapat langsung dari lapangan. Kemudian, capaian tiap program akan dipantau secara berkala setiap bulan,” ujar Deru saat diwawancarai usai rapat bersama TGUPP di Griya Agung, Rabu (179/2025).

Ia menyebut prioritas utama yang disorot adalah percepatan pembangunan Pelabuhan Tanjung Carat

Menurut Deru, pembangunan pelabuhan ini terhambat pada aspek administratif. Namun, pihaknya optimis pekerjaan sipil bisa dimulai di awal tahun 2026.

Proyek ini juga masuk dalam Proyek Strategis Nasional (PSN) dan melibatkan tiga unsur penting, yakni Kementerian Perhubungan, pihak pendana, dan Pemerintah Provinsi.

“Pertemuan terakhir dengan staf kepresidenan sudah dilakukan. Rapat finalisasi dengan pihak tripartis dijadwalkan pada 18 September mendatang,” ungkapnya.

Selain pelabuhan, ia juga menekankan pentingnya peningkatan layanan publik seperti kesehatan dan administrasi kependudukan.

“Nanti bisa dilakukan pendekatan jemput bola ke daerah-daerah, karena kondisi geografis Sumsel ini beragam, mulai dari perairan, pegunungan, hingga pedesaan,” imbuhnya.

Kemudian, dalam sektor pendidikan dirinya menyoroti tekait sertifikasi keahlian bagi lulusan SMK.

“SMK-SMK vokasi harus digalakkan agar siswa tidak hanya mendapat ijazah, tapi juga keahlian nyata agar mereka siap kerja setelah lulus,” tegasnya.

Terakhir, ia juga menyinggung soal integrasi data ekspor seperti CPO dan kopi. Hal itu, agar kontribusi Sumsel sebagai daerah penghasil terlihat meski jalur ekspor saat ini masih melalui provinsi lain.

Untuk itu, Pemprov berencana mengintegrasikan balai karantina dengan OPD terkait.

“Dengan komitmen yang kuat dari semua pihak, kita berharap percepatan pembangunan di Sumsel dapat terwujud secara merata dan berdampak langsung bagi masyarakat,” ucap dia

Berita Terkait

Polisi Gerebek Dua Lokasi Diduga Markas Kampung Narkoba di SU I Palembang
Astra Motor Sumsel Bekali 154 Alumni & Mahasiswa Unsri Lewat Marketing Bootcamp
Stop Bullying! LBH Bima Sakti Ingatkan Mahasiswa Bela Negara Dimulai dari Kampus
Pertamina Peduli, 10.000 Masker Dibagikan kepada Masyarakat Terdampak Kabut Asap di Palembang
Berkas Dilimpahkan ke PN Tipikor Palembang, Iwan Tuaji dan Alhefy Kurniawan Sidang Perdana 13 Oktober
Ditagih Utang Rp400 Ribu, IRT Mengaku Dicengkeram dan Dipukul Gagang Sapu
Cemburu Mantan Pacar, AG Bacok JC dan Bawa Kabur Avanza
Pegadaian Kanwil III Sumbagsel Salurkan Bantuan Lewat Program Mengetuk Pintu Langit

Berita Terkait

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 14:49 WIB

Polisi Gerebek Dua Lokasi Diduga Markas Kampung Narkoba di SU I Palembang

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Astra Motor Sumsel Bekali 154 Alumni & Mahasiswa Unsri Lewat Marketing Bootcamp

Jumat, 9 Oktober 2026 - 20:27 WIB

Stop Bullying! LBH Bima Sakti Ingatkan Mahasiswa Bela Negara Dimulai dari Kampus

Jumat, 9 Oktober 2026 - 17:01 WIB

Pertamina Peduli, 10.000 Masker Dibagikan kepada Masyarakat Terdampak Kabut Asap di Palembang

Jumat, 9 Oktober 2026 - 14:25 WIB

Berkas Dilimpahkan ke PN Tipikor Palembang, Iwan Tuaji dan Alhefy Kurniawan Sidang Perdana 13 Oktober

Berita Terbaru