10 Titik Blankspot di Pagar Alam Dampak Topografi Berjurang 

- Redaksi

Senin, 15 November 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Diskominfo Pagar Alam, Jon Fhoster. (Photo: Delta Handoko)

Kepala Diskominfo Pagar Alam, Jon Fhoster. (Photo: Delta Handoko)

SUARAPUBLIK.ID, PAGAR ALAM – Hingga kini masih terdapat 10 titik blankspot di Pagar Alam. Topografi Pagar Alam yang berjurang, menjadikan jaringan internet dan telekomunikasi menjadi terganggu dan kerap blankspot.

“Sampai saat ini, di Pagar Alam masih ada 10 titik blankspot jaringan telekomunikasi, yang lebih banyak karena topografi yang curang dan berjurang,” jelas Kepala Diskominfo Pagar Alam, Jon Foster, Senin (15/11/2021).

Jon Foster mencontohkan, seperti halnya di daerah Tanjung Taring, kemudian di daerah pergunungan dan camping ground, sehingga mempengaruhi kondisi sinyal yang sulit dijangkau.

“Jadi bukan karena ketiadaan akses, tapi karena faktor topografi, akhirnya di daerah itu terjadi kekosongan. Ini sudah kami komunikasikan dengan pihak Telkomsel, terlebih di wilayah Kecamatan Dempo Tengah dan Dempo Selatan,” ungkapnya.

Mengenai keberadaan tower BTS di Pagar Alam, Jon Foster menerangkan bahwa saat ini ada 38 tower BTS. Satu diantaranya tower BTS di kawasan Dusun Janang untuk mengkaver wilayah Kecamatan Dempo Utara.

“Untuk akses internet BTS ada aksesnya. Dan di luar akses BTS yang ada, kita tengah mencoba untuk meminta bantuan kepada Provinsi, mulai tahun 2017-2020 telah ada internet desa yang telah tersebar di Kecamatan Pagar Alam Utara dan Pagar Alam Selatan. Mudah-mudahan di tahun ini kita bisa menambahkan lagi di Kecamatan Dempo Utara,” jelas Jon Foster.

Diakui Jon Foster, untuk wilayah yang memang sudah ada jaringan fiber optiknya, maka pembangunan internet Desa akan lebih mudah.

“Pada tahun 2022 nanti kita pun tengah mengusulkan lagi internet desa, ditujukan untuk Kecamatan Dempo Tengah dan Selatan. Tapi kita tidak bisa pastikan berapa titik,” imbuhnya. (ANA)

Berita Terkait

Bukan Wacana! Pagar Alam Menuju Kemandirian Ekonomi, Wako Ludi Bahas Pendirian BUMD Bersama Profesor Unsri
Bukan Sekedar Tongkrongan! Dibawah Dinas Koperasi Taman Apung Disulap Jadi Sentra Cuan Dan Lumbung PAD Pagar Alam
MERINDING! Sumsel Darurat Karhutlah, Ketua PCNU Pagar Alam Kutip Ayat Al-Qur’an Soal Larangan Merusak Bumi
Meski Beda Dinamika Politik, Ludi Oliansyah Tetap Jaga Hubungan Baik Dengan Partai Golkar
Perkuat Legalitas, LTN NU Pagar Alam Serahkan SK Kepengurusan ke Stakeholder
CANTIK-CANTIK JADI PENGEDAR! Dua Ratu Sabu Muda Ditangkap di Kontrakan Pagar Alam, Simpan Sabu 0,76 Gram Dalam Bungkus Soklin
Sambut Baik Penurunan Biaya Haji, Kemenhaj Pagar Alam Minta Jamaah Bersiap Lakukan Pelunasan
HUT PKK ke-54, TP-PKK Pagar Alam Ditantang Adu Kreativitas

Berita Terkait

Selasa, 13 Oktober 2026 - 18:45 WIB

Bukan Wacana! Pagar Alam Menuju Kemandirian Ekonomi, Wako Ludi Bahas Pendirian BUMD Bersama Profesor Unsri

Selasa, 13 Oktober 2026 - 12:29 WIB

Bukan Sekedar Tongkrongan! Dibawah Dinas Koperasi Taman Apung Disulap Jadi Sentra Cuan Dan Lumbung PAD Pagar Alam

Senin, 12 Oktober 2026 - 12:20 WIB

MERINDING! Sumsel Darurat Karhutlah, Ketua PCNU Pagar Alam Kutip Ayat Al-Qur’an Soal Larangan Merusak Bumi

Kamis, 8 Oktober 2026 - 17:54 WIB

Meski Beda Dinamika Politik, Ludi Oliansyah Tetap Jaga Hubungan Baik Dengan Partai Golkar

Kamis, 8 Oktober 2026 - 12:18 WIB

Perkuat Legalitas, LTN NU Pagar Alam Serahkan SK Kepengurusan ke Stakeholder

Berita Terbaru

Mulyadi korban penganiayaan saat peliputan dirawat di RS Bhayangkara.

Kota Palembang

Dua Wartawan Diduga Dianiaya saat Liput Kericuhan di Polda Sumsel

Selasa, 13 Okt 2026 - 19:06 WIB