SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Elang Muda Andalas (EPA SFC U20) kembali menunjukkan ketajamannya. Dalam laga uji coba menghadapi PS Tria, juara Soeratin Cup U-17, tim muda Sriwijaya FC ini menang telak dengan skor 4-1 di Stadion Jasdam, Palembang, Senin (25/8/2025).
Empat gol EPA SFC U20 dicetak melalui kombinasi pemain lini depan dan tengah, masing-masing pada menit 2, 11, 20, dan 25. Sementara PS Tria hanya mampu membalas satu gol hiburan pada menit ke-75. Hasil ini menjadi modal berharga bagi skuat muda Laskar Wong Kito untuk terus berbenah jelang kompetisi Elite Pro Academy (EPA) Championship yang dijadwalkan bergulir November 2025.
Asisten Pelatih EPA SFC U20, M Ali Ramadhan, menyebut kemenangan besar ini bukan tujuan utama. Menurutnya, masih banyak aspek yang harus dibenahi, terutama dalam hal organisasi permainan. “Dari hasil uji coba tadi terlihat kurangnya organisasi permainan yang menjadi perhatian kita. Masih ada celah yang harus diperbaiki,” ujarnya usai pertandingan.
Ali juga menyinggung soal kedalaman skuat. Ia menyebut EPA SFC U20 masih menanti kedatangan beberapa pemain anyar yang sempat mengikuti trial di Jakarta. “Beberapa pemain asal Pulau Jawa sudah kami seleksi dan dinyatakan layak bergabung. Kehadiran mereka diharapkan bisa menambah kekuatan tim,” ungkapnya. Selain itu, tim masih menunggu kedatangan pelatih kepala EPA SFC U20 untuk memimpin langsung persiapan menuju kompetisi resmi.
Senada dengan Ali, Asisten Direktur III SFC sekaligus pembina tim EPA, Muhammad David, menyoroti kurang tajamnya lini depan ketika rotasi dilakukan di babak kedua. “Saat pemain lapis kedua masuk, EPA SFC tidak berhasil mencetak gol tambahan. Itu menjadi catatan penting. Kami berharap empat pemain asal Malang yang segera datang bisa memberi warna baru di lini serang,” jelasnya.
Lebih jauh, David menekankan bahwa manajemen akan mengagendakan serangkaian laga uji coba lanjutan. Lawan-lawan yang disiapkan berasal dari klub lokal Sumatera Selatan, baik dari Kota Palembang maupun kabupaten/kota lainnya. “Uji coba ini tidak hanya bermanfaat untuk EPA SFC, tapi juga memberi kesempatan bagi tim usia muda daerah untuk mengukur kemampuan mereka,” katanya.
Program EPA sendiri merupakan kompetisi resmi bentukan PSSI yang menjadi jalur pembinaan usia muda klub. Dalam beberapa musim terakhir, EPA menjadi wadah penting untuk mencetak pemain muda potensial, yang kemudian bisa dipromosikan ke tim senior. Sriwijaya FC melalui tim EPA U20 bertekad menjadi salah satu poros pembinaan sepak bola di Sumsel, sekaligus melanjutkan tradisi melahirkan talenta muda berkualitas.
Dengan hasil uji coba ini, EPA SFC U20 kini mencatat dua kemenangan beruntun dalam agenda pramusim, setelah sebelumnya juga mengalahkan tim lokal Palembang dengan skor 5-1 Catatan positif itu tentu menjadi bekal, meski tim pelatih menegaskan masih banyak ruang untuk perbaikan sebelum bertarung di kompetisi sebenarnya.








