Tag: EPA SFC U20

  • EPA SFC U20 Gasak PS Tria, Empat Pemain Baru Segera Gabung Perkuat Lini Depan

    EPA SFC U20 Gasak PS Tria, Empat Pemain Baru Segera Gabung Perkuat Lini Depan

    SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Elang Muda Andalas (EPA SFC U20) kembali menunjukkan ketajamannya. Dalam laga uji coba menghadapi PS Tria, juara Soeratin Cup U-17, tim muda Sriwijaya FC ini menang telak dengan skor 4-1 di Stadion Jasdam, Palembang, Senin (25/8/2025).

    Empat gol EPA SFC U20 dicetak melalui kombinasi pemain lini depan dan tengah, masing-masing pada menit 2, 11, 20, dan 25. Sementara PS Tria hanya mampu membalas satu gol hiburan pada menit ke-75. Hasil ini menjadi modal berharga bagi skuat muda Laskar Wong Kito untuk terus berbenah jelang kompetisi Elite Pro Academy (EPA) Championship yang dijadwalkan bergulir November 2025.

    Asisten Pelatih EPA SFC U20, M Ali Ramadhan, menyebut kemenangan besar ini bukan tujuan utama. Menurutnya, masih banyak aspek yang harus dibenahi, terutama dalam hal organisasi permainan. “Dari hasil uji coba tadi terlihat kurangnya organisasi permainan yang menjadi perhatian kita. Masih ada celah yang harus diperbaiki,” ujarnya usai pertandingan.

    Ali juga menyinggung soal kedalaman skuat. Ia menyebut EPA SFC U20 masih menanti kedatangan beberapa pemain anyar yang sempat mengikuti trial di Jakarta. “Beberapa pemain asal Pulau Jawa sudah kami seleksi dan dinyatakan layak bergabung. Kehadiran mereka diharapkan bisa menambah kekuatan tim,” ungkapnya. Selain itu, tim masih menunggu kedatangan pelatih kepala EPA SFC U20 untuk memimpin langsung persiapan menuju kompetisi resmi.

    Senada dengan Ali, Asisten Direktur III SFC sekaligus pembina tim EPA, Muhammad David, menyoroti kurang tajamnya lini depan ketika rotasi dilakukan di babak kedua. “Saat pemain lapis kedua masuk, EPA SFC tidak berhasil mencetak gol tambahan. Itu menjadi catatan penting. Kami berharap empat pemain asal Malang yang segera datang bisa memberi warna baru di lini serang,” jelasnya.

    Lebih jauh, David menekankan bahwa manajemen akan mengagendakan serangkaian laga uji coba lanjutan. Lawan-lawan yang disiapkan berasal dari klub lokal Sumatera Selatan, baik dari Kota Palembang maupun kabupaten/kota lainnya. “Uji coba ini tidak hanya bermanfaat untuk EPA SFC, tapi juga memberi kesempatan bagi tim usia muda daerah untuk mengukur kemampuan mereka,” katanya.

    Program EPA sendiri merupakan kompetisi resmi bentukan PSSI yang menjadi jalur pembinaan usia muda klub. Dalam beberapa musim terakhir, EPA menjadi wadah penting untuk mencetak pemain muda potensial, yang kemudian bisa dipromosikan ke tim senior. Sriwijaya FC melalui tim EPA U20 bertekad menjadi salah satu poros pembinaan sepak bola di Sumsel, sekaligus melanjutkan tradisi melahirkan talenta muda berkualitas.

    Dengan hasil uji coba ini, EPA SFC U20 kini mencatat dua kemenangan beruntun dalam agenda pramusim, setelah sebelumnya juga mengalahkan tim lokal Palembang dengan skor 5-1 Catatan positif itu tentu menjadi bekal, meski tim pelatih menegaskan masih banyak ruang untuk perbaikan sebelum bertarung di kompetisi sebenarnya.

  • Sriwijaya FC U-20 Tunjukkan Performa Menjanjikan di Laga Uji Coba

    Sriwijaya FC U-20 Tunjukkan Performa Menjanjikan di Laga Uji Coba

    SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG, – Tim Elite Pro Academy (EPA) Sriwijaya FC U-20 menunjukkan perkembangan positif selama tur uji coba di Pulau Jawa. Meski menghadapi tim-tim papan atas seperti Persija Jakarta dan Persita Tangerang, para pemain muda berjuluk Elang Andalas mampu memberikan perlawanan berarti.

    Dalam dua laga uji coba terakhir, Sriwijaya FC U-20 kalah tipis dari Persita Tangerang yang merupakan juara EPA Liga 1 musim lalu, serta bermain imbang melawan ASIOP. Capaian ini disebut sebagai indikator awal progres permainan anak-anak muda Sumatera Selatan tersebut.

    “Dua kali pertandingan uji coba ini menunjukkan bahwa permainan anak-anak sudah semakin matang. Walaupun kalah dari Persita, skornya tipis, dan melawan ASIOP kita mampu bermain imbang,” ujar Asisten Direktur III (Kompetisi) Sriwijaya FC, Muhammad David, Kamis (17/7/2025).

    Sementara itu, saat berhadapan dengan Persija Jakarta, Sriwijaya FC U-20 menghadapi tantangan yang lebih besar. Menurut David, pertandingan tersebut memperlihatkan adanya perbedaan kelas yang signifikan antara kedua tim, namun tetap memberi pengalaman berharga bagi skuad mudanya.

    “Persija dan Persita jelas beda kelas. Tapi dari pertandingan ini kita bisa melihat bahwa anak-anak tidak minder dan tetap menunjukkan semangat bertanding tinggi. Ini jadi catatan penting untuk pembenahan,” jelasnya.

    Seiring dengan tur tersebut, manajemen Sriwijaya FC U-20 juga melakukan seleksi pemain. Sebanyak delapan pemain trial diundang ke Jakarta untuk mengikuti seleksi. Hasilnya, hanya empat pemain yang dinyatakan lolos dan direkomendasikan untuk masuk skuad.

    “Kemarin ada delapan pemain trial yang datang ke Jakarta. Dari delapan itu, yang memenuhi kriteria pelatih hanya empat orang,” kata David.

    Dengan tambahan empat pemain baru tersebut, saat ini total jumlah pemain dalam skuad Sriwijaya FC U-20 menjadi 27 orang. Mereka dipastikan siap berlaga dalam kompetisi EPA Liga 2 musim 2025/2026 yang akan segera digelar.

  • Jelang Uji Coba, EPA SFC U-20 Jalani Latihan Malam Usai Tiba di Jakarta

    Jelang Uji Coba, EPA SFC U-20 Jalani Latihan Malam Usai Tiba di Jakarta

    SUARAPUBLIK.ID, JAKARTA — Setelah menempuh perjalanan darat panjang dari Palembang, skuad EPA Sriwijaya FC (SFC) U-20 langsung tancap gas melakukan latihan di Jakarta. Meski baru tiba pada Rabu (9/7/2025) pukul 03.00 WIB, para pemain muda ini menunjukkan semangat tinggi dengan langsung menggelar sesi latihan malam harinya di Lapangan TNI AU Pancoran Soccer Field (PSF).

    Latihan tersebut menjadi bagian dari persiapan penting menjelang laga uji coba melawan EPA Persita Tangerang U-20 yang akan digelar di Stadion Indomilk Arena, Kamis (10/7/2025) pukul 15.30 WIB. Tim pelatih tak ingin membuang waktu untuk memastikan kondisi fisik dan taktik para pemain tetap optimal.

    Menurut Pembina EPA SFC U-20, Muhammad David, sesi latihan malam itu fokus pada pemulihan serta pemanasan ringan setelah perjalanan. Ia mengatakan, para pemain langsung diarahkan untuk melakukan adaptasi kondisi dan mengembalikan sentuhan bola.

    “Kita sempat recovery terlebih dahulu, baru malamnya langsung pemanasan dan latihan ringan,” ujarnya.

    Sebagai bentuk keseriusan persiapan, tim EPA SFC U-20 bahkan mendapat dukungan langsung dari pelatih kepala tim senior Sriwijaya FC, Achmad Zulkifli, yang turut memimpin jalannya sesi latihan tersebut.

    “Pelatih kepala tim senior turun langsung malam ini. Latihan fokus pada strategi dan skema serangan untuk menghadapi Persita,” tambah David. Ia juga menegaskan bahwa kemenangan adalah target utama dalam laga uji coba ini.

    David menyebut progres permainan timnya terus menunjukkan peningkatan signifikan. Jika sebelumnya berada di angka 80 persen, kini menurutnya sudah mencapai 95 persen. Laga melawan EPA Persita U-20 pun menjadi tolak ukur kesiapan tim secara keseluruhan.

    “Kalau besok kita bisa menang, artinya tim ini sudah benar-benar siap 100 persen menghadapi kompetisi sesungguhnya,” tegasnya optimistis.

    Skuad Elang Andalas Muda saat ini tengah menjalani serangkaian uji coba sebagai bagian dari persiapan menghadapi kompetisi EPA Liga 1 U-20. Serangkaian laga tersebut diharapkan bisa mengasah mental, fisik, dan strategi tim untuk mencapai performa terbaik musim ini.

  • EPA SFC U-20 Awali Tour Uji Coba dengan Hasil Positif

    EPA SFC U-20 Awali Tour Uji Coba dengan Hasil Positif

    SUARAPUBLIK.ID, LAMPUNG – Tim muda Sriwijaya FC, EPA SFC U-20, membuka tur uji coba mereka dengan hasil positif. Dalam pertandingan melawan Bandar Lampung FC yang digelar di Lapangan Tanjung Bintang, Lampung Selatan, Sabtu (7/6/2025) sore, mereka menang dengan skor tipis 2-1.

    Gol-gol kemenangan EPA SFC U-20 dicetak oleh Dwi Setiawan dan Fajar, sementara gol balasan dari tuan rumah dicetak oleh Mancini menjelang pertandingan usai.

    Pertandingan ini tidak seperti biasanya, karena dibagi menjadi tiga sesi. Di sesi pertama, tim Elang Andalas muda tampil dominan dan berhasil unggul 2-0. Sesi kedua berlangsung tanpa gol, sedangkan sesi ketiga berakhir imbang 1-1.

    Meskipun menang, performa EPA SFC U-20 mengalami penurunan di sesi ketiga. Kurangnya komunikasi dan kelelahan pemain membuat lini belakang kehilangan fokus dan harus kebobolan satu gol.

    Asisten pelatih kiper EPA SFC U-20, Ikhsan Al Karima, menyoroti turunnya intensitas permainan anak asuhnya di sesi akhir pertandingan. Ia menilai bahwa jadwal padat dan kondisi fisik menjadi faktor utama.

    “Faktor kelelahan juga ya, karena kita datang langsung istirahat dan dilanjutkan bertanding. Ini sangat menguras konsentrasi pemain,” ungkap Ikhsan saat diwawancarai seusai laga.

    Ia juga menekankan pentingnya komunikasi di antara para pemain, terutama di lini pertahanan. Masalah ini disebutnya sebagai salah satu fokus utama evaluasi tim pelatih ke depan.

    “Komunikasi para pemain kurang saat di lapangan. Ini akan kami diskusikan dengan Coach Amirul dan Coach Mahyadi Panggabean agar bisa diperbaiki sebelum laga-laga selanjutnya,” tambahnya.

    Kendati demikian, Ikhsan tetap mengapresiasi performa tim secara keseluruhan. Ia menyebut para pemain cukup percaya diri dalam menjalani tour perdana ini dan menunjukkan semangat bertanding yang baik.

    Starting Line-Up:

    EPA SFC U-20: Aziz (GK), Nabil, Ikhsan, Ogin, Gemilang, Fajar, Giga, Fand, Ubay, Pasha, Raka

    Bandar Lampung FC: Aldino (GK), Riski, Doni, Fandi, Enggal, Ali, Zidan, Alfin, Geo, Iqbal, Mancini

    Pencetak Gol:

    EPA SFC U-20 – Dwi Setiawan, Fajar

    Bandar Lampung FC – Mancini

  • EPA Sriwijaya FC U-20 Terus Matangkan Tim: Latihan Intensif, Seleksi Ketat, dan Siap Tur Pulau Jawa

    EPA Sriwijaya FC U-20 Terus Matangkan Tim: Latihan Intensif, Seleksi Ketat, dan Siap Tur Pulau Jawa

    SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG — Tim Elite Pro Academy (EPA) Sriwijaya FC U-20 terus mematangkan persiapan menjelang kompetisi. Bertempat di Lapangan Panahan Jakabaring, latihan intensif digelar hari ini sekaligus menjadi ajang pemantauan bagi calon pemain seleksi.

    Dalam sesi latihan tersebut, para pemain digembleng melalui latihan passing exercise yang dilanjutkan dengan game internal. Ketua Asisten Direktur Kompetisi (Asdirkom) III yang juga menjabat sebagai Ketua Tim EPA SFC U-20, M. David, mengungkapkan bahwa performa pemain mulai menunjukkan progres signifikan.

    “Permainan anak-anak sudah mulai rapi. Penguasaan bola lebih berani dan penempatan posisi di lapangan sudah mulai tertata. Bahkan saat melawan tim senior trial, mereka tampil cukup dominan,” ujar David.

    EPA SFC juga mulai membuka peluang bagi pemain luar Sumatera Selatan untuk memperkuat tim. Satu pemain bertahan asal Jambi telah bergabung dan mengikuti latihan hari ini, sementara beberapa pemain depan dari Sumatera Barat dan Pulau Jawa juga direncanakan akan bergabung dalam waktu dekat untuk memperkuat lini serang yang dinilai masih kurang tajam.

    Sebagai bagian dari proses pematangan tim, EPA Sriwijaya FC U-20 juga tengah menyusun agenda uji coba ke Pulau Jawa pasca Lebaran. Lawan yang akan dihadapi di antaranya adalah tim dari Persib Bandung, Tangerang, serta laga tandang ke Lampung.

    “Setelah Lebaran, kami akan melakukan tur uji coba ke Pulau Jawa dan Lampung. Ini penting untuk melihat kesiapan tim secara menyeluruh sebelum kompetisi resmi dimulai,” pungkas David.

    Sementara itu anggota tim penjaringan Elite Pro Academy Sriwijaya FC U 20 Ali Ramadhan menambahkan, saat ini jumlah pemain yang mengikuti seleksi masih berjumlah 40 orang, dan belum ada pengurangan. Namun, tim penjaringan menegaskan bahwa evaluasi tetap berjalan dan jumlah pemain akan disaring dalam waktu dekat.

    “Kerangka tim saat ini sudah terbentuk sekitar 70 persen. Akan ada pengurangan jumlah pemain secara bertahap,” tambahnya.

  • Belum Puas, David dan Tim Penyeleksi Kembali Kurangi Peserta Seleksi EPA SFC

    Belum Puas, David dan Tim Penyeleksi Kembali Kurangi Peserta Seleksi EPA SFC

    SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Proses seleksi pemain EPA SFC U20 terus berjalan ketat. Dalam laga uji coba melawan Farmel Hatta hari ini Jumat (23/5/2025) di Stadion Jasdam, pembina Tim EPA SFC M. David mengaku belum puas dengan performa pemain yang mengikuti seleksi. Akibatnya, sebanyak 10 pemain dipulangkan hari ini dari total 47 pemain yang diseleksi.

    “Kami harus melakukan pengurangan lagi. Hari ini 10 pemain kami pulangkan karena belum memenuhi standar dari tim kepelatihan. Kita butuh kualitas, terutama di lini belakang yang sejauh ini masih sangat kurang,” tegas David usai laga uji coba.

    David juga mengakui jika tim Penyeleksi kebingungan dalam menentukan pemain dengan jumlah peserta seleksi yang masih terlalu banyak. Oleh karena itu, terjadinya pengurangan dalam evaluasi yang dilakukan tim Penyeleksi yakni Couch Amirul Mukminin, Couch Mahyadi Panggabean, dan Couch Ali Ramadhan.

    “Kita juga akan lakukan dua uji coba lokal lagi untuk melihat performa para pemain secara lebih mendalam. Lawan berikutnya adalah tim SONS dan PLPP Muba,” jelasnya.

    Meski memprioritaskan pemain asal Sumatera Selatan, David menegaskan bahwa kualitas tetap menjadi penentu utama.

    “Kalau kualitas pemain lokal tidak cukup, terpaksa kami akan mencari dari luar Sumsel. Tapi tetap prioritas kami adalah putra daerah,” tegasnya.

    Dari sisi sponsor untuk EPA SFC, David menyebut sudah ada pendekatan dari empat calon sponsor, baik dari BUMD maupun BUMN. Namun, kerjasama baru akan difinalisasi ketika komposisi tim sudah terbentuk dan menunjukkan kualitas.

    Sementara itu, tim seleksi couch Amirul Mukminin menambahkan bahwa secara umum belum ada pemain yang benar-benar menonjol dalam seleksi kali ini.

    “Kami punya standar dalam memilih pemain, meliputi teknik, fisik, taktik, dan mental. Saat ini belum ada yang istimewa, tapi kami optimistis kualitas akan meningkat dengan latihan intensif,” ujarnya.

    Amirul juga membuka peluang untuk memanggil pemain dari tim lawan jika menunjukkan performa menonjol.

    “Seperti pada ujicoba hari ini, kami melihat ada beberapa pemain yang bisa dipanggil untuk mengikuti seleksi,” ungkapnya. Bahkan pada dua uji coba berikutnya, Amirul mengaku juga bisa menjadi ajang menemukan bakat baru yang layak bergabung dengan skuad EPA SFC U20.

  • EPA SFC U20 Siap Tantang EPA Persib, Persiapan Matang dan Uji Coba Jadi Kunci

    EPA SFC U20 Siap Tantang EPA Persib, Persiapan Matang dan Uji Coba Jadi Kunci

    SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Tim Elite Pro Academy (EPA) Sriwijaya FC U20 tengah mempersiapkan diri secara intensif untuk menghadapi tim tangguh EPA Persib Bandung. Asisten Direktur Kompetisi (Asdirkom) III Kepala Pembina Tim PT Sriwijaya Optimis Mandiri (SOM) sekaligus ketua tim EPA SFC U20, M. David, memastikan bahwa proses seleksi dan pembentukan tim berjalan serius dan terarah.

    “Kami sudah mulai persiapan dan juga berkoordinasi dengan pihak Persib. Mereka juga sedang melakukan seleksi, jadi ini momen yang tepat untuk membangun kekuatan,” ujar David kepada awak media.

    Untuk mengukur kesiapan tim, EPA SFC U20 telah menjadwalkan dua hingga tiga laga uji coba sebelum bertolak ke Bandung. Salah satu rencana uji coba termasuk menghadapi Maung Anum tim muda Persib.

    “Dari uji coba ini akan terlihat kekompakan tim. Kalau ada kekurangan, tentu akan kami evaluasi kembali. Tujuannya agar tim ini benar-benar solid saat menghadapi lawan selevel,” tambahnya.

    David menyebutkan bahwa saat ini terdapat lebih dari 40 pemain yang masih mengikuti proses seleksi. Nantinya, jumlah ini akan terus disaring hingga menghasilkan skuad terbaik.

    “Akan ada pengurangan. Sebelum berangkat ke Bandung, kami juga akan gelar laga uji coba melawan tim lokal seperti Muba. Ada tiga agenda penting yang kami siapkan untuk mengasah tim.”

    Pertandingan melawan EPA Persib sendiri dijadwalkan berlangsung pada bulan Juni, tepat setelah Hari Raya Idul Adha. David berharap, laga ini menjadi momentum peningkatan kualitas individu dan tim secara keseluruhan.

    “Sebagai bagian dari klub Liga 1, seharusnya ini jadi ruang untuk mendorong peningkatan kemampuan pemain muda. Melihat level lawan, tentu persiapan matang menjadi harga mati,” tutupnya.

  • Lanjutan Seleksi EPA SFC U20, 70 Pemain Disaring Jadi 45: Anak-anak Sumsel Tunjukkan Semangat Tinggi

    Lanjutan Seleksi EPA SFC U20, 70 Pemain Disaring Jadi 45: Anak-anak Sumsel Tunjukkan Semangat Tinggi

    SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Proses seleksi lanjutan EPA Sriwijaya FC U20 kembali digelar di Lapangan Sepak Bola Jasdam KM 9, Kota Palembang. Di bawah pengawasan tim penyeleksi yang dikomandoi oleh mantan pemain Sriwijaya FC, Amirul Mukminin, para pemain muda asal Sumsel menunjukkan semangat juang yang tinggi.

    “Alhamdulillah, hari ini kita bisa menyaksikan antusiasme luar biasa dari para pemain. Mereka tampil lebih bersemangat dibanding seleksi sebelumnya,” ujar Amirul usai sesi seleksi, Selasa (20/5/2025).

    Dari 70 pemain yang mengikuti seleksi, hanya 45 yang akan dipertahankan untuk tahap selanjutnya. Namun, keputusan tersebut belum bersifat final, dari 45 pemain akan kembali dikurangi serta evaluasi masih akan dilakukan melalui latihan rutin dan laga uji coba mendatang.

    “Nanti akan terus kita lihat progres mereka, baik saat latihan maupun saat uji tanding. Nama-nama pemain yang lolos sementara akan diumumkan di grup WhatsApp malam ini,” tambah Amirul.

    Meski belum sepenuhnya puas dengan dua game uji coba awal, Amirul memahami para pemain masih dalam tahap adaptasi. “Wajar kalau belum maksimal, mereka baru bergabung dan belum saling mengenal,” katanya.

    Amirul juga menyoroti pentingnya komunikasi antarpemain dalam membangun kerja sama tim. “Ke depan, kami akan fokus pada bagaimana mereka bisa berkomunikasi lebih baik, membuat keputusan yang tepat, dan mengeksekusi strategi dengan efektif.”

    Seleksi akan terus berlanjut dengan agenda latihan intensif dan pengurangan jumlah pemain untuk membentuk skuad final yang siap bersaing di kompetisi EPA yang sesungguhnya. Optimisme tetap terjaga bahwa anak-anak Sumsel mampu unjuk gigi di level nasional.

    Sementara itu Ketua Panitia Seleksi EPA SFC U20 M David yang juga ketua Askot PSSI Kota Palembang menambahkan jika proses seleksi sepenuhnya dilakukan oleh tim kepelatihan yakni Amirul Mukminin, Mahyadi Panggabean dan Ali Ramadhan.

    “Kita serahkan semua kepada tim Penyeleksi, semuanya mantan Pesepakbola Profesional apalagi seperti Mahyadi Panggabean dan Amirul Mukminin merupakan legenda SFC,” katanya.

    David membocorkan nantinya EPA SFC U20 akan melakoni laga ujicoba melawan tim EPA dari liga utama Indonesia. “Kita sudah koordinasi dengan tim tersebut, mereka mau uji coba dengan kita, intinya tim EPA dari Tim Liga Satu Indonesia,” pungkasnya.

  • 69 Pemain Muda Terpilih, Turnamen EPA SFC U-20 Jadi Ajang Unjuk Bakat

    69 Pemain Muda Terpilih, Turnamen EPA SFC U-20 Jadi Ajang Unjuk Bakat

    SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG -Sebanyak 60 pemain muda berhasil mencuri perhatian dalam Turnamen EPA SFC U-20 yang digelar di Stadion Kamboja, Palembang. Turnamen yang berfungsi sebagai ajang pencarian bakat ini resmi berakhir pada Sabtu sore, 10 Mei 2025, usai digelarnya babak semifinal dan final.

    Ketua Turnamen EPA SFC U-20, Muhammad David, menyatakan bahwa sore ini menjadi penanda berakhirnya seluruh rangkaian turnamen yang telah berjalan intensif dalam beberapa hari terakhir. “Turnamen EPA SFC U-20 resmi berakhir pada sore nanti,” ujar David saat ditemui di lokasi.

    Namun, David menekankan bahwa hasil pertandingan bukanlah tolok ukur utama dalam turnamen ini. Ia menyebutkan bahwa lebih penting untuk menilai potensi individu dari masing-masing pemain yang bertanding, terlepas dari kemenangan tim.

    “Mau menang atau kalah tidak terlalu penting. Sebab turnamen hanya ajang untuk melihat skill dari individu perorangan. Walaupun kalah, bisa saja ada yang terpilih,” jelasnya.

    Menurut Ketua Umum Askot PSSI Palembang itu, hasil dari turnamen ini akan menjadi dasar pembentukan tim EPA SFC U-20 yang akan bertarung di Liga 2 musim 2025/2026. Sebanyak 69 nama pemain muda telah disiapkan sebagai calon pengisi skuat awal.

    “Kita telah umumkan 69 talent dari turnamen ini. Nantinya, mereka akan diseleksi kembali hingga mengerucut menjadi 30 pemain terbaik,” tambahnya. Para pemain terpilih inilah yang akan dikenal sebagai Elang Andalas Muda.

    Proses seleksi tahap kedua direncanakan akan digelar di Stadion Bumi Sriwijaya ataupun Stadion Jasdam. Dalam tahap ini, 60 pemain akan dibagi menjadi empat tim baru dan kembali dipantau kemampuannya secara individu. Meski begitu, jadwal pelaksanaan seleksi lanjutan belum ditentukan karena para pemain diberi waktu istirahat terlebih dahulu.

    Sementara itu, Tim Seleksi EPA SFC U-20, Amirul Mukminin, mengungkapkan bahwa pihaknya telah mengantongi nama-nama pemain terpilih bahkan sebelum pertandingan semifinal dan final digelar. Ia menegaskan, penilaian tidak semata-mata berdasarkan kemenangan tim.

    “Kita bukan melihat tim mana yang menang. Tetapi semua pemain yang masuk ke proses semifinal dan final sudah kita pantau. Jadi nama-nama mereka 69 talent itu sudah kita dapatkan,” ujarnya.

    Sementara itu, dalam turnamen EPA SFC U20 sendiri Typo FC Palembang berhasil menjadi Juara usai mengalahkan Bintang Putra Prabumulih dengan skor 2-1, Sementara itu di perebutan peringkat ketiga dimenangkan oleh Garjita OKU.