Category: Banyuasin

  • Pria di Palembang Babak Belur Dihajar Massa Karena Dituduh Curi Motor

    Pria di Palembang Babak Belur Dihajar Massa Karena Dituduh Curi Motor

    SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Agus Tarwin (50) warga Jalan Naskah, Kecamatan Sukarami Palembang dituduh mencuri motor hingga babak belur dihakimi massa.

    Peristiwa tersebut terjadi di Desa Sungai Dua, Kecamatan Rambutan, Kabupaten Banyuasin, Selasa (14/2) lalu.

    Akibatnya Agus mengalami luka lebam di sekujur tubuh, bahkan mengalami luka bacok di bagian tubuhnya, hingga giginya rontok.

    Didampingi kuasa hukumnya, Titis Rachmawati, Agus mengatakan, bahwa saat itu ia hendak pulang ke Palembang usai mengambil uang hasil penjualan karet di Tempat Kejadian Perkara (TKP).

    “Pas saya hendak pulang ke Palembang, saya dihadang dan langsung dipukul, dilempar hingga dibacok oleh warga setempat. Bahkan saya sempat beberapa kali terjatuh akibat di pukuli,” ujarnya, Rabu (29/3).

    Tak sampai disitu, Agus mengaku dirinya sempat dibawa warga dan petugas kepolisian setempat ke Kantor Desa Sungai Dua, namun sesampainya di sana dirinya sempat dipukuli lagi oleh warga dengan kondisi tangan terborgol.

    Setelah dirinya hampir tak sadarkan diri akibat terkena pukulan, Agus mengatakan dirinya dibawa Petugas Polsek Rambutan dan sejumlah petugas TNI ke Rumah Sakit (RS) Hermina Palembang untuk dilakukan pengobatan

    “Setelah dirumah sakit, barulah petugas menghubungi keluarga saya. Saya dijemput di RS Charitas setelah mendapat rujukan dari RS Hermina,” sambungnya.

    Sementara itu, kuasa hukum Agus, Titis Rachmawati mengatakan pihaknya sudah membuat laporan pengaduan ke Propam Polda Sumsel, terkait adanya dugaan oknum polisi lalai ketika kliennya mengalami peristiwa tersebut.

    “Kita telah membuat laporan polisi, karena kita menduga adanya oknum polisi lalai melakukan tugasnya saat aksi pemukulan terhadap kliennya, di TKP tersebut,” ungkapnya.

    Saat ini Titis bersama timnya berjanji akan mendampingi korban hingga kasus tersebut selesai secara hukum. “Selama keadilan untuk korban belum terpenuhi, kita akan terus mengawal kasus ini,” pungkasnya. (*)

  • Tersangka Pembunuhan Berencana Diamankan Polsek Mariana

    Tersangka Pembunuhan Berencana Diamankan Polsek Mariana

    SUARAPUBLIK.ID, BANYUASIN – Setelah kurang lebih 7 tahun menjadi Daftar Pencarian Orang (DPO), Bustomi (59), tersangka pelaku pembunuhan berencana terhadap korbannya Zainal, akhirnya berhasil dibekuk oleh Satreskrim Polsek Mariana Polres Banyuasin Polda Sumsel.

    Bustomi, tersangka pelaku pembunuhan berencana ini merupakan seorang buruh yang beralamat di Jalan Pelawan RT 004 RW I Kelurahan Mariana Kecamatan Banyuasin I Kabupaten Banyuasin Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel).

    Kapolres Banyuasin AKBP Imam Syafi’i SIK MSi melalui Kasat Reskrim Polres Banyuasin AKP Hary Dinar SIK SH MH, mengatakan bahwa kronologis kejadian pembunuhan berencana ini terjadi pada 2 Agustus 2016 lalu sekira pukul 11.00 WIB, di jalan Sabar Jaya depan Masjid Darussalam Mariana Kecamatan Banyuasin I Kabupaten Banyuasin.

    “Pembuhunan berencana ini dilakukan Bustomi DKK dengan cara Pelaku menggunakan kendaraan mobil dan menabrak korban yang sedang duduk di atas sepeda motor selanjutnya tersangka bersama rekannya menembak korban dengan menggunakan senjata api.

    “Tidak sampai disitu, kemudian tersangka menusuk korban dengan menggunakan pisau sehingga mengakibatkan korban meninggal dunia. Selanjutnya tersangka langsung melarikan diri,” kata Kasat Reskrim AKP Hary Dinar SIK SH MH saat dimintai konfirmasinya, Rabu (29/3).

    Menurut Kasat Reskrim AKP Hary Dinar, tersangka Bustomi berhasil dibekuk bermula pada Rabu (22/3) Kanit Reskrim Polsek Mariana mendapat telephone dari Kanit Reskrim Polsek Citamiang Polresta Sukabumi Polda Jabar bahwa DPO Polsek Mariana an. Bustomi berada di Citamiang.

    Selanjutnya Kanit Reskrim Ipda Agus Kurniawan S Psi melaporkan kepada Kapolsek Mariana selanjutnya memerintahkan Kanit Reskrim beserta Tim Opsnal untuk berangkat ke Polsek Citamiang Polresta Sukabumi Polda Jabar guna berkordinasi dan memastikan kebenaran informasi yang telah diterima.

    Setelah memastikan kebenaran tersebut dan dipastikan bahwa orang yang dimaksud adalah benar DPO Polsek Mariana sehubungan perkara pembunuhan, kemudian Kanit Reskrim bersama Personil langsung mengamankan dan membawa tersangka ke Polsek Mariana guna dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

    “Saat ini tersangka Bustomi telah diamankan di Polsek Mariana berikut barang bukti (BB) berupa 1 unit mobil Daihatsu Xenia nopol BG 1071 JC warna silver dan 1 unit sepeda motor Yamaha RX king nopol BG 4549 NU warna hitam. Pembunuhan ini dilatar belakangi karena motif dendam,” ungkap AKP Hary Dinar. (*)

  • Fokus Peningkatan Ekonomi, Pemkab Banyuasin Gelar Musrenbang RPJMD 2023

    Fokus Peningkatan Ekonomi, Pemkab Banyuasin Gelar Musrenbang RPJMD 2023

    SUARAPUBLIK.ID,Pangkalan Balai – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuasin menggelar Musyawarah Rencana Pembangunan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Banyuasin Tahun 2023. Musrenbang RPJMD yang digelar di Graha Sedulang Setudung dibuka langsung oleh Bupati Banyuasin H. Askolani, SH., MH., yang dihadiri oleh Wakil Bupati Banyuasin H. Slamet Somosentono SH, Pj. Sekda, Wakil Ketua PKK Banyuasin Hj. Neni Tri Haryani Slamet, Kepala OPD, Camat, serta FKPD se-Kabupaten Banyuasin Rabu (29/3/2023).

    Musrenbang tahun 2023 ini merupakan tahun terakhir kepemimpinannya bersama Wakil Bupati H Slamet Somosentono SH dalam rangka membangun dan melayani masyarakat di Kabupaten Banyuasin.

    Menurut Askolani proses Musrenbang RKPD berbagai usulan masyarakat mulai tingkat desa samnpai tingkat Kecamatan, dan dilanjutkan Musrenbang tingkat Kabupaten, dimana semua usulan agar dapat diverifikasi menurut prioritas.

    “Oleh karena itu, dalam proses menyusun RKPD tahun 2024 ini, saya minta semua pimpinan dan aparatur di seluruh OPD serta seluruh stakeholders untuk sama-sama mencurahkan pemikiran, inovatif serta mampu mengintegrasikan pembangunan lintas sektor secara terukur mengedepankan target-target kinerja,”katanya.

    Dirinya berharap jika penyelenggaraan pembangunan pada tahun 2024 nanti akan lebih terarah, terukur dan akuntabel, serta menjawab isu-isu strategis.

    “Oleh karena itu menekankan kembali kepada seluruh perangkat daerah untuk dapat meningkatkan kinerja serta pengembangan dan penumbuhan inovasi dalam melayani masyarakat menjaga ketentraman dan citra yang positif sebagai aparatur dan abdi masyarakat,” ucapnya

    Askolani menambahkan, sebagai bentuk apresiasi Pemerintah Kabupaten Banyuasin kepada OPD yang telah melaksanakan tugas dan fungsinya dengan maka pihaknya memberikan Penghargaan Pembangunan Daerah, yang tentunya penilaian oleh Tim dengan memperhatikan unsur perencanaan, pelaporan dan pencapaian target serta inovasi yang ada sekaligus mampu menjawab permasalahan dan tantangan yang dihadapi pemerintah daerah dan masyarakat Banyuasin secara tepat dan strategis.

    “Oleh karena itu dibutuhkan sinergitas, kolaborasi, diskusi, yang harus kita lalui, termasuk MUSRENBANG yang kita laksanakan pada hari ini mari kita laksanakan dengan memberikan konstruktif. masukan yang bersifat konstruktif.

    Diketahui, bahwa angka kemiskinan Kabupaten Banyuasin pada tahun 2022 sebesar 10,00 persen turun dari tahun 2021 yaitu 10.75 persen dan pertumbuhan ekonomi tahun 2022 menjadi 5,32 meningkat dari tahun 2021 sebesar 3,84 persen.

    “Selain itu angka pengangguran turun, angka kemiskinan turun, dan alhamdulillah angka perekonomian kita juga meningkat tentunya membuat dampak yang positif dalam mewujudkan Banyuasin Bangkit Adil dan Sejahtera,” ujar Askolani.

    Sementara, Ketua DPRD Banyuasin, Irian Setiawan SH MSi mengungkapkan, RKPD tahun 2023 ini untuk dijadikan 2024 akan datang. Tahun ini juga akhir dari masa jabatan nya. Perlu dilakukan evaluasi kinerja OPD untuk melanjutkan program diakhir sisa masa jabatan Bupati dan Wabup.

    “Kami harapkan apa yang menjadi sasaran pembangunan tetap menjadi skala prioritas, seperti kami yang mengusulkan pokok pikiran DPRD yang selaras mewujudkan Banyuasin Bangkit Adil dan Sejahtera,”katanya(rel)

  • Tersangka Pembunuhan Berencana Diamankan Polsek Mariana

    Tersangka Pembunuhan Berencana Diamankan Polsek Mariana

    SUARAPUBLIK.ID, BANYUASIN – Setelah kurang lebih 7 tahun menjadi Daftar Pencarian Orang (DPO), Bustomi (59), tersangka pelaku pembunuhan berencana terhadap korbannya Zainal, akhirnya berhasil dibekuk oleh Satreskrim Polsek Mariana Polres Banyuasin Polda Sumsel.

    Bustomi, tersangka pelaku pembunuhan berencana inI merupakan seorang buruh yang beralamat di Jalan Pelawan RT 004 RW I Kelurahan Mariana Kecamatan Banyuasin I Kabupaten Banyuasin Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel).

    Kapolres Banyuasin AKBP Imam Syafi’i SIK MSi melalui Kasat Reskrim Polres Banyuasin AKP Hary Dinar SIK SH MH, mengatakan bahwa kronologis kejadian pembunuhan berencana ini terjadi pada 2 Agustus 2016 lalu sekira pukul 11.00 WIB, di jalan Sabar Jaya depan Masjid Darussalam Mariana Kecamatan Banyuasin I Kabupaten Banyuasin.

    “Pembuhunan berencana ini dilakukan Bustomi DKK dengan cara Pelaku menggunakan kendaraan mobil dan menabrak korban yang sedang duduk di atas sepeda motor selanjutnya tersangka bersama rekannya menembak korban dengan menggunakan senjata api.

    “Tidak sampai disitu, kemudian tersangka menusuk korban dengan menggunakan pisau sehingga mengakibatkan korban meninggal dunia. Selanjutnya tersangka langsung melarikan diri,” kata Kasat Reskrim AKP Hary Dinar SIK SH MH saat dimintai konfirmasinya, Rabu (29/3/2023).

    Menurut Kasat Reskrim AKP Hary Dinar, tersangka Bustomi berhasil dibekuk bermula pada Rabu (22/3) Kanit Reskrim Polsek Mariana mendapat telephone dari Kanit Reskrim Polsek Citamiang Polresta Sukabumi Polda Jabar bahwa DPO Polsek Mariana an. Bustomi berada di Citamiang.

    Selanjutnya Kanit Reskrim Ipda Agus Kurniawan S Psi melaporkan kepada Kapolsek Mariana selanjutnya memerintahkan Kanit Reskrim beserta Tim Opsnal untuk berangkat ke Polsek Citamiang Polresta Sukabumi Polda Jabar guna berkordinasi dan memastikan kebenaran informasi yang telah diterima.

    Setelah memastikan kebenaran tersebut dan dipastikan bahwa orang yang dimaksud adalah benar DPO Polsek Mariana sehubungan perkara pembunuhan, kemudian Kanit Reskrim bersama Personil langsung mengamankan dan membawa tersangka ke Polsek Mariana guna dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

    “Saat ini tersangka Bustomi telah diamankan di Polsek Mariana berikut barang bukti (BB) berupa 1 unit mobil Daihatsu Xenia nopol BG 1071 JC warna silver dan 1 unit sepeda motor Yamaha RX king nopol BG 4549 NU warna hitam. Pembunuhan ini dilatar belakangi karena motif dendam,” ungkap AKP Hary Dinar. (*)

  • Kades Pagar Bulan Pantau Langsung Kegiatan Posyandu

    Kades Pagar Bulan Pantau Langsung Kegiatan Posyandu

    SUARAPUBLIK.ID, BANYUASIN – Posyandu merupakan suatu upaya dari pemerintah untuk memberikan pelayanan kesehatan dasar untuk anak dan balita. Seperti yang dilakukan Desa Pagar Bulan Kecamatan Rantau Bayur Kabupaten Banyuasin.

    Program penimbangan balita dilakukan setiap bulan di Posyandu yang dilakukan oleh Bidan Desa juga Kader BKB Desa Pagar Bulan dan tenaga medis dari Puskesmas Rantau Bayur. Yang dipantau langsung oleh Kepala Desa Pagar Bulan Kurnaidi.

    Pelayanan Posyandu Balita yang diadakan di Posyandu Desa Pagar Bulan juga dilakukan pengobatan gratis kepada warga Desa Pagar Bulan yang sudah lanjut usia (lansia).

    Fungsi utama dilakukan Penimbangan secara rutin di Posyandu terletak pada deteksi awal penyakit pada balita, untuk pemantauan pertumbuhan juga mendeteksi sedini mungkin penyimpangan pertumbuhan balita.

    Kepala Desa (Kades) Pagar Bulan Kurnaidi, mengatakan, pelayanan yang dilakukan di kegiatan Posyandu Bayi dan Balita yakni Pendaftaran, Penimbangan berat badan,
    Pencatatan berat bedan, Penentuan status tumbuh kembang.

    “Kemudian, Penyuluhan dan konseling oleh kader Posyandu, Pemeriksaan kesehatan anak oleh tenaga kesehatan dari Puskesmas atau Bidan Desa, meliputi deteksi keabnormalan tumbuh kembang dan imunisasi wajib,” kata Kurnaidi, Selasa (28/3).

    Menurut Kades Kurnaidi, kegiatan Posyandu ini dilakukan setiap satu bulan sekali dipertengahan bulan, bagi warga lanjut usia (lansia), anak-anak dan balita yang berobat gratis dan untuk mengecek kesehatan dan memberikan asupan gizi tambahan.

    Lanjut Kurnaidi, Posyandu ini bertujuan untuk mengontrol dan menjaga kesehatan secara optimal baik dengan upaya preventif seperti penyuluhan, mengecek dan pengobatan.

    “Dengan adanya Posyandu ini sangat membantu, khususnya bagi warga kami yang kurang kesadaranya dalam hal kesehatan dan bertempat tinggal jauh dari Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas),” ungkap dia.

    Kurnaidi, berharap keberadaan Posyandu bisa menanggulangi beberapa penyakit yang ada diwarga. Seringkali warga tidak mengetahui jika mengidap penyakit tertentu. Untuk itu, dengan adanya Posyandu warga dapat mengetahui dan menanggulangi agar tidak menjadi parah.

    “Pun begitu juga kegiatan Posyandu manfaatnya memberikan layanan kesehatan anak, imunisasi, pemberian makanan tambahan, dan penyuluhan tentang kesehatan. Termasuk penimbangan anak dan balita,” terang dia.

    Kegiatan Posyandu berguna untuk mengetahui pertumbuhan dan mendeteksi sedini mungkin penyimpangan pertumbuhan balita. Dari penimbangan yang kemudian dicatat di KMS, dari data tersebut dapat diketahui status pertumbuhan balita.

    “Apabila penyelenggaraan Posyandu baik maka upaya untuk pemenuhan dasar pertumbuhan anak akan baik pula. Selain itu juga untuk mencegah bayi yang mengalami stunting yang merupakan salah satu program pokok di Desa Pagar Bulan,” pungkas dia. (*)

  • Kades Ardiansyah Minta Warganya Jaga Keamanan dan Ketertiban

    Kades Ardiansyah Minta Warganya Jaga Keamanan dan Ketertiban

    SUARAPUBLIK.ID, BANYUASIN – Kepala Desa (Kades) Air Senggeris Kecamatan Suak Tapeh Kabupaten Banyuasin, Ardiansyah meminta kepada warganya agar selalu menjaga keamanan dan ketertiban selama bulan puasa. Sehingga kesucian bulan Ramadhan tetap terjaga sampai dihari yang Fitri.

    Hal itu disampaikan Ardiansyah Selasa (28/3/2023). Ia juga berpesan bahwa saat hendak berpergian atau meninggalkan rumah agar selalu cek kondisi kompor atau api di dapur dan kunci pintu dengan baik. Untuk menghindari hal yang tidak diinginkan.

    “Atas nama pribadi dan keluarga besar beserta staff jajaran Pemerintah Desa Air Senggers mengucapkan Selamat Menunaikan Ibadah Puasa Ramadhan 1444 H/2023 M. Semoga segala amal ibadah kita di bulan suci ini diterima Allah SWT,” tandas dia.

    Ardiansyah juga berharap semoga di suasana Bulan Suci Ramadhan 1444 H/2023 M, dapat meningkatkan toleransi antar umat beragama dan tetap menjaga persaudaraan. (*)

  • Bupati Bersama Wabup Banyuasin Buka STQH Ke-11 Tingkat Kabupaten Banyuasin

    Bupati Bersama Wabup Banyuasin Buka STQH Ke-11 Tingkat Kabupaten Banyuasin

    SUARAPUBLIK.ID, TALANG KELAPA — Bupati Banyuasin, H. Askolani. SH, MH didampingi Wakil Bupati Banyuasin, H. Slamet Soemosentono, SH. didampingi Wakil Ketua TP-PKK Banyuasin Hj. Neny Slamet Membuka secara resmi Seleksi Tilawatil Qur’an dan Hadits Ke-11 Tingkat Kabupaten Banyuasin. Kegiatan ini dilaksanakan di lapangan terbuka Pasar Sukajadi Talang kelapa, Rabu (22/02/2023).

    PJ Sekda Kabupaten Banyuasin, H. Hasmi, S. Sos. M. Si. Ketua Panitia STQ Ke-11 Kabupaten Banyuasin dalam sambutannya mengatakan, berdasarkan surat LPTQ Sumsel, No 56/LPTQ/SS/B/2022/Tgl 26 Desember 2022, kemudian surat Keputusan Bupati Banyuasin, 159/KPTS/2023/ tentang Lembaga Pengawas Tilawatil Qur’an tahun 2023.

    Ditambahkan Hasmi, peserta sebanyak dan official berjumlah 336 orang, lokasi berada di Kecamatan Talang Kelapa, untuk kegiatan dilaksanakan selama 4 Hari.

    “Kegiatan dipusatkan di Kecamatan Talang Kelapa, katagori yang ditandingkan remaja dan dewasa, Masjid Al-Hikmah Talang kelapa dijadikan sebagai tempat pertandingan cabang hadis dan tafsir, Masjid Al-Muhajirin sebagai tempat pertandingan Tilawatil Qur’an Satu sampai lima juz, Lapangan Pasar Mega Asri untuk Tilawatil Qur’an tingkat Dewasa,”Katanya.

    Dirinya mengucapkan, terima kasih kepada pihak Kecamatan yang telah mendukung dan menyiapkan kebutuhan peserta dalam menyukseskan kegiatan tersebut.

    “Kegiatan ini tidak bisa berjalan sebagaimana mestinya kalau tanpa ada dukungan dan bantuan dari pihak Kecamatan, serta tokoh masyarakat, dari itu kami ucapkan ribuan terima kasih,”tegasnya.

    Sementara itu, Bupati Banyuasin. H. Askolani, SH. MH, mengatakan bahwa pihaknya baru saja melaksanakan dua kegiatan sekaligus diantaranya Pengukuhan Dewan Juri LPTQ, serta Membuka STQH Ke-11. Ia berharap dari STQ ini diharapkan dapat menyukseskan Program Banyuasin Religius yang dimana Al Qur’an agar dapat diamalkan dan syiarkan.

    “Kita ingin membumingkan Al-Qur’an di Kabupaten Banyuasin, bukan hanya di baca dan di hafal namun juga di amalkan di kehidupan sehari-hari, kalau hal tersebut dilakukan maka Kabupaten Banyuasin sesuai dengan visi-misi kita, insyaallah akan terlaksana dengan sukses,”Ucapnya.

    Dirinya menegaskan, bahwa pihaknya memiliki target di STQ Ke-11 ini agar dapat memperoleh bibit unggul Qori dan Qoriah yang dapat mewakili Kabupaten Banyuasin dalam event lebih besar, diantaranya tingkat Provinsi, Nasional bahkan Internasional.

    “Target kita dari STQ Ke-11 ini bisa menjadi Wakil Kabupaten dalam ajang Provinsi, Nasional, maupun Internasional, maka dari itu kita benar-benar mencari bibit dan bobot dalam STQH Ke-11 kali ini,”Imbuhnya.

    Ditegaskannya, bahwa Kabupaten Banyuasin akan memberangkatkan Qori-qoriah terbaik untuk dapat menunaikan ibadah Umroh, bahkan hadiah lain sesuai dengan kemampuan Kabupaten Banyuasin.

    “Insyaallah untuk Qori-qoriah terbaik akan kita berikan reward baik itu Umroh, maupun hadiah lainnya seusai dengan Kemampuan Kabupaten Banyuasin,”tegasnya.

    Turut Hadir, Ketua DPRD Kabupaten Banyuasin, Irian Setiawan, PJ Sekda Banyuasin Hasmi, Wakil Ketua TP-PKK Banyuasin Hj.Neny Slamet, Dandim Kodim 0430/ Banyuasin, Kapolres Banyuasin, Kabag Kesra Kabupaten Banyuasin, Kepala Pengadilan Agama Kabupaten Banyuasin, Kepala OPD serta 21 Camat yang ada di Kabupaten Banyuasin. dan 327 Orang Kafilah yang menjadi peserta STQ Ke-11.(rel)

  • Bupati Banyuasin Panen Padi Bersama Inspektur Jenderal Kementerian Pertanian RI

    Bupati Banyuasin Panen Padi Bersama Inspektur Jenderal Kementerian Pertanian RI

    SUARAPUBLIK.ID,RAMBUTAN – Bupati Banyuasin H. Askolani, SH.,MH melakukan panen padi bersama Inspektur Jenderal Kementerian Pertanian Republik Indonesia Dr. Jan Samuel Maringka, SH.,MH dalam rangka panen raya IP 200 rawa lebak di Desa Glebak Dalam, Kecamatan Rambutan, Minggu (19/3/2023).

    Inspektur Jenderal Kementerian Pertanian (Irjen Kementan) Jan Samuel Maringka melakukan kunjungannya ke Kabupaten Banyuasin selama dua hari, yang merupakan rangkaian kerja dalam rangka mendukung Kabupaten Banyuasin dan Provinsi Sumsel untuk membangun pertanian Indonesia yang lebih hebat lagi dalam menghasilkan lumbung pangan.

    Dalam sambutannya, Bupati Banyuasin H. Askolani mengatakan sektor pertanian merupakan salah satu program unggulan dari 7 (tujuh) program unggulan Bupati dan Wakil Bupati Banyuasin yaitu “Petani Bangkit”. Berdasarkan peraturan daerah nomor 6 tahun 2019 tentang rencana tata ruang wilayah Kabupaten Banyuasin memiliki potensi pengembangan tanaman pangan seluas 208.464 hektar, dan data statistik pertanian lahan pertanian tahun 2022 adalah 178.511 hektar sehingga masih memiliki luas lahan 29.953 hektar untuk terus dikembangkan menjadi lahan tanaman pangan.

    “Berdasarkan angka Badan Pusat Statistik (BPS) tahun 2022 produksi padi di Kabupaten Banyuasin adalah sebesar 897.428 ton gabah kering giling, dengan rata-rata produktifitas tanaman padi 5,08 ton hektar serta Kabupaten Banyuasin surplus beras sebanyak 5.841 ton beras dari pada produksi tahun sebelumnya. Tetapi ada lahan pertanian masuk hutan lindung maka dari itu semua lahan tidak tercacat sehingga tahun 2023 memprogramkan peningkatan produksi padi dan jagung dengan sasaran luas tanam padi seluas 248.109 hektar dan jagung seluas 37.214 hektar,” ungkapnya.

    Dilanjutkan Bupati, untuk seluruh petani agar selalu bekerja keras, tekun agar sasaran produksi yang kita harapkan dapat dicapai dengan baik. Manfaatkanlah bantuan-bantuan pemerintah yang telah di distribusikan sesuai penggunanya agar hasil panen bisa meningkat sehingga terwujudnya Kabupaten Banyuasin yang berdaya saing, aman, nyaman, yang warganya guyub dan kreatif untuk menuju petani bangkit, adil dan sejahtera karena mengingat Kabupaten Banyuasin merupakan sentranya pertanian di Provinsi Sumsel yang menghasilkan lumpung pangan nasional ke 4 (empat).

    “Tentunya Pemerintah Kabupaten Banyuasin sangat mengucapkan terima kasih atas kunjungan Inspektur Jenderal Kementerian Pertanian RI di Desa Glebak Dalam Kecamatan Rambutan, dimana dari 288 desa terpilih lah Desa Glebak Dalam ini merupakan bukti bahwa pemerintah hadir untuk mensupport petani agar bisa menaikkan hasil produktifitas pertanian di Kabupaten Banyuasin. Sehingga harapannya kedepan bisa menjadi lumbung pangan nasional nomor 1 (satu) di Indonesia,” ujar Bupati Banyuasin.

    Sementara itu, Inspektur Jenderal Kementerian Pertanian Dr. Jan Samuel Maringka menyampaikan apa yang telah dilakukan Pemerintah Kabupaten Banyuasin dan Pemerintah Provinsi Sumsel kita akan dukung bersama-sama, karena kita melihat dari data dan nyata yang sudah dicatat oleh BPS dari jumlah lahan 174.000 hektar bisa menghasilkan 2.7 juta ton. Ini adalah program yang bagus untuk kita melakukan evaluasi karena kita melihat hasilnya sudah nyata sehingga Kabupaten Banyuasin sebagai kontribusi terbesar sebagai Kabupaten penyumbang pangan ke 4 (empat) terbesar di Indonesia sangat wajar.

    “Harapannya ini bisa kita lanjutkan dan apa yang kurang akan kita evaluasi dan besok kita adakan rapat koordinasi antara penegak hukum dan aparat instansi pemerintah serta pengawasan internal pemerintah untuk segera melakukan rapat koordinasi dalam langka ketahanan pangan. Tentunya diharapkan semua program-program kementerian pertanian bisa berjalan tepat waktu dan tepat sasaran,” ujarnya.

    Ditambahkan Irjen Kementan, potensi yang dimiliki Kabupaten Banyuasin sangat banyak sekali dari Balai Pembibitan Ternak Unggul (BPTU) dimana memiliki potensi konsumsi daging sapi dan ayam dengan kualitas sangat baik, dan dari segi sumber daya manusia nya berkualitas karena cuma ada di Kabupaten Banyuasin ada sekolah pertanian yaitu SMK PP Sembawa. Serta dengan adanya panen IP 200 menunjukkan bahwa saat ini krisis pangan seperti di daerah-daerah bisa diatasi karena Kabupaten Banyuasin memiliki potensi untuk ketersediaan bahan pangan, maka dari itu kita memberikan dukungan dengan memberikan kontribusi terbesar bagi produksi padi di Indonesia.

    “Adanya dukungan optimalisasi pemerintah daerah dan kementerian pertanian bersama-sama karena persoalan pangan adalah persoalan perut dan hajat orang banyak, inilah kita perlu turun bersama untuk mengingatkan bahwa pekerjaan Irjen Kementan bukan hanya mengaudit tetapi melihat potensi masalah di dalamnya yang akan berhadapan dengan aparat hukum. Tentunya kita harus bersinergi dan satu hati tidak mungkin kementerian pertanian dan pemerintah daerah bisa berjalan sendiri tentu bersama-sama dengan penegak aparat hukum untuk mengawal program-program pertanian agar bisa berjalan tepat waktu dan sasaran,” tutup Irjen Kementan.

    Pada kesempatan tersebut, penyerahan bantuan PT. Pupuk Indonesia sejumlah 11 ton pupuk NBK, bantuan 1 unit handtraktor roda 4 dari Irjen Kementan, dan nasabah binaan kur syariah dari Bank Sumsel Babel Cabang Syariah Palembang untuk Desa Glebak Dalam Kecamatan Rambutan.

    Turut hadir Gubernur Sumsel diwakili Kadis Pertanian Sumsel Dr. Ir. H. Bambang Pramono,M.SI, Inspektur 3 Kementan RI Andry Asmara, SE.,M.SI, Inspektur 4 Kementan RI Drh. Igmn Kuswananda, MM, Inspektur Investigasi Kementan RI Mangasi Situmeang, SH.,LL.M, Kajari Banyuasin, Dandim 0430 Banyuasin, Kapolres Banyuasin diwakili Kapolsek Rambutan, Anggota DPRD Banyuasin Juprianto, Kepala BPS Banyuasin, Wakil Kepala BSB Syariah Sumsel, Kepala Cabang BSB Pangkalan Balai, Direktur Keuangan PT Pusri, Kepala BSIP, Kepala Balai Karantina Palembang.(rel)

  • Safari Jumat Digelar Untuk Pererat Silaturahmi Dengan Masyarakat   

    Safari Jumat Digelar Untuk Pererat Silaturahmi Dengan Masyarakat  

    SUARAPUBLIK.ID, LANGKAN – Bupati Banyuasin H. Askolani, SH.,MH melaksanakan kegiatan rutin safari jumat dimana bertujuan untuk menjaga talisilaturahmi dan menjalin kedekatan dengan masyarakat yang ada di Kabupaten Banyuasin, pada hari ini orang nomor satu di Bumi Sedulang Setudung menggelar safari jumat di Masjid Al-Hikmah Desa Langkan, Jumat (17/3/2023).

    Bupati Askolani dalam sambutannya mengajak warga untuk bersama-sama menghidupkan suasana masjid jangan hanya menunggu bulan suci ramadhan saja untuk beribadah, kegiatan rutin safari jumat ini dilakukan dalam rangka meningkatkan program Banyuasin religius dan dalam waktu dekat akan dilaksanakan safari ramadhan di 313 desa dan 25 kelurahan di 21 kecamatan Sekabupaten Banyuasin secara bergantian dalam kunjungan safari jumat dan safari ramadhan nantinya.

    “Tentunya kegiatan safari jumat ini akan mendekatkan hubungan Bupati dan jajarannya dengan rakyat, selain itu juga untuk memperkuat silaturahmi dan menyerap aspirasi masyarakat secara langsung. Adanya dukungan dari masyarakat terhadap pemerintah sehingga pembangunan secara merata didaerah Kabupaten Banyuasin akan segera terwujud,” ungkapnya.

    Ditambahkan Bupati, dengan silaturahmi dan komunikasi yang baik antara pemerintah daerah dan masyarakat akan terbangun pengetahuan dan pemahaman secara baik dan benar berbagai kebijakan pembangunan. Sehingga masyarakat merasa menjadi bagian dari pembangunan ikut aktif dan mendukung berbagai kebijakan pemerintah.

    “Melalui kegiatan safari jumat ini sangat tepat untuk meningkatkan kedekatan dengan masyarakat, Pemkab Banyuasin akan selalu berusaha memberikan pelayanan kepada masyarakat sebaik mungkin dan mendengarkan keluhan serta semaksimal mungkin mewujudkan meskipun masih tersisa waktu 6 bulan lagi menjabat sebagai Bupati Banyuasin kedepannya akan direalisasikan,” tegas Bupati.

    Pada kesempatan ini, Bupati menyerahkan untuk Masjid Al-Hikmah 1 jam digital, kain sarung 25, mukenah 25, uang pribadi dari Bupati 50 amplop, bantuan Baznas 30 amplop, sembako 30 dari unit pengumpulan zakat Banyuasin.

    Turut hadir mendampingi Bupati, Staf Khusus Bupati, Kepala Dinas Pertanian, Kepala Dinas PUTR, Kabag Kesra, Ketua Baznas dan Anggota, Kakan Kemenag Banyuasin, Camat Banyuasin lll, Dandim diwakili Kapten Panca Agung, Kapolsek Pangkalan Balai IPTU Samingun, S.IP, Ketua Masjid M. Amin Muttakin, S.Sos.i, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat.(REL)

  • HUT Ke-21 Kabupaten Banyuasin Dengan Menggelar Jalan Sehat

    HUT Ke-21 Kabupaten Banyuasin Dengan Menggelar Jalan Sehat

    SUARAPUBLIK.ID,BANYUASIN — Dalam memeriahkan peringatan HUT Ke-21 Kabupaten Banyuasin, berbagai kegiatan terus digelar oleh Pemerintah Kabupaten Banyuasin dimulai dengan jalan sehat dan pesta rakyat bertempat di Taman Kota Pangkalan Balai, Rabu (15/3/2023).

    Peringatan HUT Kabupaten Banyuasin Ke-21 tahun ini mengusung tema “Gotong royong Mewujudkan Banyuasin Bangkit, Adil, dan Sejahtera dengan melaksanakan 7 (tujuh) Program Prioritas dan 12 (dua belas) Gerakan Bersama Masyarakat”

    Bupati Askolani didampingi Pj Sekretaris Daerah serta seluruh Kepala OPD ikut juga melepas peserta jalan sehat yang diikuti ribuan peserta dari seluruh wilayah Kabupaten Banyuasin dari mulai tingkat TK/PAUD, SD, SMP, SMA, Umum, Perangkat Desa dan dari Para Instansi di lingkungan Pemkab Banyuasin.

    Bupati H Askolani dalam sambutannya mengucapkan terima kasih atas semangat dan antusias para peserta jalan sehat, dimana semuanya akan mendapatkan hadiah yakni hadiah diberikan kesehatan setiap harinya. Diumur Kabupaten Banyuasin ke-21 ini mudah-mudahan Kabupaten Banyuasin yang kita cintai ini dapat kita wujudkan menjadi Kabupaten Banyuasin Bangkit, Adil, dan Sejahtera.

    “Dalam tahun ini taman kota Pangkalan Balai akan segera diperbaiki, dimana akan dibangun Bung Karno Sport Center dimulai pembangunan nya tahun ini dari lapangan bola kaki, gor, sirkuit dimana akan dianggarkan 600 miliar dan segera dibangun untuk kemajuan sarana dan prasarana di Kabupaten Banyuasin agar lebih maju lagi kedepannya,” katanya.

    Dikesempatan yang sama, Ketua DPRD Kabupaten Banyuasin, Irian Setiawan, SH.,MH menyampaikan bahwa melalui HUT Ke-21 Kabupaten Banyuasin ini mempunyai makna yang sangat luar biasa artinya kita akan selalu berjuang dalam kebersamaan yaitu dua menjadi satu. Bersama-sama menjadi satu dalam rangka memajukan Kabupaten Banyuasin dengan program yang telah dicanangkan selama ini.

    “Kegiatan jalan sehat ini dapat menumbuhkan semangat positif, ini salah satu kegiatan yang menjaga tubuh tetap sehat karena kesehatan adalah modal utama bagi kita untuk dapat beraktivitas,” ungkapnya.

    Adapun hadiah jalan sehat dalam rangka Hari Ulang Tahun Kabupaten Banyuasin Ke-21 Tahun 2023, hadiah utama 2 unit motor dari Bupati dan Wabup Banyuasin, TV LCD, kulkas, mesin cuci, 8 sepeda, leptop, kipas angin, magicom, dan puluhan hadiah menarik lainnya. (Adm)

  • Bupati Banyuasin Tanam Perdana Padi IP 200 Untuk Kesejahteraan Petani

    Bupati Banyuasin Tanam Perdana Padi IP 200 Untuk Kesejahteraan Petani

    SUARAPUBLIK.ID, PURWOSARI – Bupati Banyuasin H. Askolani, SH.,MH bersama Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Holtikura Syarif, SP., M.SI melaksanakan penanaman perdana padi IP 200 milik kelompok tani di Desa Purwosari, Kecamatan Tanjung Lago untuk menuju Banyuasin Bangkit, Adil dan Sejahtera, Selasa (14/3/2023).

    Hadir juga dalam kegiatan tersebut, Kepala Dinas Kominfo Dr. H. Salni Pajar, S.Ag.,M.HI, Kepala Dinas Bapenda Rony Utama, AP.,M.SI, Kepala Dinas PMD Rayan Nurdinsa, S.STP.,M.SI, Camat Tanjung Lago Zazili Mustopa, SE.,M.SI, Kapolsek Tanjung Lago, Para Penyuluh Pertanian.

    Dalam sambutannya Bupati Askolani menjelaskan, sebagai salah satu sektor unggulan di Kabupaten Banyuasin pertanian telah memberikan kontribusi yang signifikan bagi pembangunan daerah. Terutama produksi pertanian padi yang menjadikan Kabupaten Banyuasin menjadi salah satu penyangga pangan utama di Provinsi Sumatera Selatan yang berada pada urutan ke 4 (empat) nasional dengan total produksi 887.256 ton pertahun. Berkat capaian itu Kabupaten Banyuasin mendapatkan penghargaan tingkat nasional, dalam dua kategori sekaligus yakni kepala daerah dengan kinerja pemerintah terbaik pada komoditas padi dan pencapaian kepala daerah produksi padi tertinggi.

    “Pemerintah Kabupaten Banyuasin akan selalu hadir ditengah petani untuk menuju petani bangkit, adil, dan sejahtera. Serta akan mencari solusi apa saja yang menjadi permasalahan petani pada saat ini agar kedepannya bisa meningkatkan lagi hasil pertanian,” katanya.

    Dilanjutkan Bupati, pertanian di Desa Purwosari Kecamatan Tanjung Lago pada saat ini sangat maju sekali dalam satu tahun bisa menanam 3 (tiga) kali dalam satu tahun, IP 200 sudah ditanam untuk kedua kalinya pada saat tanam IP 100 kemarin hasil pertanian nya mencapai 8,3 ton perhektar tentunya ini hasilnya sangat maksimal, petani di Kecamatan Tanjung Lago sudah sukses petani sudah ada hasilnya tetapi ada perlu kita bantu dari mulai irigasi dan masalah pupuk.

    “Hasil pertanian di Desa Purwosari sudah maksimal memang seluruh daerah belum ada wilayah pertanian, hasil pertanian bisa mencapai 8 ton di Desa Purwosari bahkan di daerah lain ada 3 ton sehingga banyak sekali ingin diperbaiki untuk mencapai kenaikan peringkat ke empat nasional. Akan diperbaiki dari irigasi karena masih menggunakan manual, pemberlakuan pupuk dan curah hujan yang tinggi sehingga belum bisa membuat Kabupaten Banyuasin menjadi nomor satu penghasil padi terbesar nasional harapan kedepan kita tetap bisa menjalankan 7 program dan 12 gerakan bersama masyarakat yang bertujuan untuk kesejahteraan petani,” ungkapnya.

    Sementara itu, Kepala Desa Purwosari Suprianto dalam sambutannya mengatakan bahwa Desa Purwosari Kecamatan Tanjung Lago siap untuk mendukung program Pemerintah Kabupaten Banyuasin untuk bersinergi dengan pemerintah desa dalam hal ketahanan pangan.

    “Seperti yang kita ketahui bahwa Desa Purwosari ini merupakan salah satu daerah penyangga pangan Kabupaten Banyuasin, tentunya kami akan selalu bersinergi dengan pemerintah daerah untuk mendukung program pemerintah daerah dan menjalankan program-program yang telah dicanangkan Bupati dan Wabup Banyuasin dimana selama ini telah berjalan dengan baik,” tutupnya.(REL)

  • Bupati Askolani Resmikan Kantor Camat Karang Agung Ilir

    Bupati Askolani Resmikan Kantor Camat Karang Agung Ilir

    SUARAPUBLIK.ID,BANYUASIN — Bupati Banyuasin H Askolani SH MH bersama Wakil Bupati Banyuasin H Slamet Somosentono SH meresmikan Kantor Camat Karang Agung Ilir dan melaksanakan kegiatan rutin safari jumat bertempat di Kantor Camat Karang Agung Ilir dan Masjid Nurul Huda Desa Jati Sari, Jumat (10/3/2023).

    Bupati Banyuasin H Askolani dalam sambutan dan arahannya berpesan dengan penggunaan gedung baru ini dapat meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. Peresmian kantor Kecamatan Karang Agung Ilir ini dapat menjadi motivasi lebih dalam, memberikan pelayanan secara prima kepada masyarakat di 7 (tujuh) Desa yang ada di Kecamatan Karang Agung Ilir.

    “Melalui peresmian ini diharapkan kepada camat serta perangkat yang ada di Kecamatan Karang Agung Ilir untuk dapat memanfaatkan dan memelihara kantor kecamatan ini menjadi tempat pelayanan kepada masyarakat secara maksimal. Tentunya ini hasil bantuan dari Gubernur Sumsel dengan dana untuk pembangunan Kantor Camat lebih kurang Rp. 3 Milyar,” ungkap Bupati.

    Dilanjutkan Bupati, berdasarkan peraturan daerah nomor 15 tahun 2018 tentang perubahan atas peraturan daerah Kabupaten Banyuasin nomor 5 tahun 2016 tentang pembentukan Kecamatan dalam Kabupaten Banyuasin.

    Kecamatan Karang Agung Ilir yang mana selama ini pelayanan kepada masyarakat masih menggunakan fasilitas Kantor Desa dengan rentang waktu 6 tahun yang masih menggunakan fasilitas Kantor Desa.

    Mulai hari ini kita sama-sama menyaksikan peresmian kantor Kecamatan Karang Agung Ilir telah memiliki kantor sendiri, berkat adanya kerjasama antara Pemerintah Kabupaten Banyuasin dengan Pemerintah Provinsi Sumsel.

    “Sudah sewajarnya apa yang menjadi harapan dan cita-cita masyarakat dipenuhi Pemerintah daerah sehingga memberikan kemudahan dan kenyamanan bagi masyarakat itu sendiri Meskipun hanya ada 7 desa yang ada di Kecamatan Karang Agung Ilir,” katanya.

    Lanjutnya, yang seharusnya syarat dibangunnya kantor camat itu harus ada 10 (sepuluh) desa tetapi karena sudah lama sekali menumpang di Kantor Desa sehingga Pemkab Banyuasin dan Gubernur Sumsel mewujudkan keinginan masyarakat untuk dibangunnya Kantor Camat.

    Sementara itu, Camat Karang Agung Ilir, Siti Kamsiatun MPd dalam sambutannya menyampaikan bahwa dengan telah diresmikannya kantor Kecamatan Karang Agung Ilir ini sebagai simbol kesiapan kami selaku Pemerintah Kecamatan untuk senantiasa berupaya meningkatkan kinerja serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat dan memperkuat sinergitas antara Pemerintah Kecamatan dan Desa.

    “Tentunya dengan telah diresmikan Kantor Camat Karang Agung Ilir beribu ucapan terima kasih untuk Bupati dan Wabup Banyuasin dan Gubernur Provinsi Sumsel atas bantuan yang telah diberikan sehingga bisa dibangun Kantor Camat ini, tidak menumpang lagi dengan Kantor Desa. Dengan kantor baru tentu semangatnya pun harus baru semoga kami bisa meningkatkan kinerja dan pelayanan kepada masyarakat,” ucap Camat.

    Pada kesempatan tersebut, Pemerintah Kabupaten Banyuasin memberikan bibit ikan nila untuk kolam dibelakang Kantor Camat, menyerahkan uang 10 juta untuk Masjid Nurul Huda, amplop 140 untuk 7 (desa) masing-masing Kepala Desa 20 amplop, sarung 50, mukenah 50 dan amplop dari Baznas 50.

    Turut hadir mendampingi peresmian Ketua DPRD Kabupaten Banyuasin Irian Setiawan SH MSI, Wakil Ketua l DPRD Sukardi SP MSI, Staf Khusus Bupati Amirul SH MH, Kadis Disbunnak Edil Fitriadi SP MSI, Kadis DPMD Rayan Nurdiansyah SSTP M.SI, Kadis Perkimtan diwakili Ahmad Sabarudin ST M.SI.

    Kabag Kesra Sashadiman Ralibi, SAg MHI, Kabag Tapem Pujianto SIP M.SI, Kabag Adpem Zainal Makmun, S Sos MH, Kabag Protokol Hasan Asari S IP, Baznas Waka lll Nasution SSos, KUA Banyuasin ll Nanang Suherman, Kades Jati Sari Edi Agusneli SPdi, Para Kades Se-Kecamatan Karang Agung Ilir, Ketua Masjid Nurul Huda. (Adm)

  • Pengambilan Sumpah Janji Dan Penyerahan Surat Keputusan Bupati Banyuasin Tentang Pengangkatan CPNS Jadi PNS Dalam Jabatan Fungsional Di Lingkungan Pemkab Banyuasin

    Pengambilan Sumpah Janji Dan Penyerahan Surat Keputusan Bupati Banyuasin Tentang Pengangkatan CPNS Jadi PNS Dalam Jabatan Fungsional Di Lingkungan Pemkab Banyuasin

    SUARAPUBLIK.ID,PANGKALAN BALAI – Bupati Banyuasin, H. Askolani, SH.,MH melakukan Pengambilan Sumpah Janji sekaligus Penyerahan Surat Keputusan Bupati tentang Pengangkatan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS) dalam Jabatan Fungsional di lingkungan Pemerintah Kabupaten Banyuasin, bertempat di Pendopoan Rumah Dinas Bupati Banyuasin, Kamis (9/3/2023).

    Prosesi penyerahan Surat Keputusan (SK) sebanyak 186 CPNS menjadi PNS 100 persen berlangsung di Pendopoan disaksikan sejumlah pejabat di lingkungan Pemkab Banyuasin diantaranya Wakil Bupati Banyuasin, Kepala BKPSDM Banyuasin, Asisten lll, Kapolres Banyuasin, Kasdim 0430 Banyuasin, Kajari Banyuasin diwakili Jaksa Fungsional, Para Kepala OPD Pemkab Banyuasin.

    Bupati Askolani dalam sambutannya mengucapkan selamat kepada CPNS yang baru saja mendapatkan SK pengangkatan PNS di lingkup Pemerintah Kabupaten Banyuasin. Dimana jumlah CPNS yang akan diambil sumpah dan janji hari ini sebanyak 186 orang sekaligus diangkat dalam jabatan fungsional sesuai formasi yang dilamar terdiri dari 80 Tenaga Kesehatan dan 106 Tenaga Teknis. Pemkab berharap agar semuanya bisa bekerja dengan giat, fokus, bekerja satu sama lain, bisa menguasai teknologi dan mempunyai inovasi untuk kemajuan Kabupaten Banyuasin.

    “Kepada PNS yang baru diangkat dan diambil sumpah saya ucapkan selamat bertugas di Pemerintah Kabupaten Banyuasin. Tentunya besar harapan agar bisa bekerja keras, kerja cerdas, dan bekerja ikhlas untuk menuju Banyuasin Bangkit, Adil dan Sejahtera serta menjalankan 7 Program Prioritas dan 12 Gerakan Bersama Masyarakat yang menjadi andalan Pemerintah Kabupaten Banyuasin,” ungkapnya.

    Dilanjutkan Bupati, jadilah PNS yang smart, segera respon dan cepat beradaptasi dengan perubahan. Untuk itu tingkatkan kompetensi hadirkan inovasi guna memberikan pelayanan yang maksimal cepat dan tepat serta perlu diingat bahwa tidak akan memberikan rekomendasi kepada siapa pun untuk pindah tugas sebelum 10 (sepuluh) tahun terhitung hari ini bila ada mengajukan pindah tugas maka dianggap mengundurkan diri.

    “Tentunya dengan semangat baru sebagai pegawai negeri sipil harus disiplin, profesionalisme serta dapat memberikan warna bagi Pemerintah Kabupaten Banyuasin. Cintai pekerjaan dan dedikasikan semua pengetahuan serta keterampilan dan tenaga untuk memberikan yang terbaik bagi masyarakat dan tentunya PNS harus bekerja sesuai peraturan perundang-undangan,” kata Bupati Askolani.(rel)

  • Bupati Banyuasin Buka Secara Resmi Workshop Evaluasi Pengelolaan Keuangan dan Pembangunan Desa Tahun 2023

    Bupati Banyuasin Buka Secara Resmi Workshop Evaluasi Pengelolaan Keuangan dan Pembangunan Desa Tahun 2023

    SUARAPUBLIK.ID,PANGKALAN BALAI – Bupati Banyuasin, H. Askolani, SH., MH membuka secara resmi kegiatan Workshop Evaluasi Pengelolaan Keuangan dan Pembangunan Desa Tahun 2023 di Kabupaten Banyuasin. Dengan tema “Meningkatkan Produktivitas Untuk Transformasi Ekonomi Desa Yang Berkelanjutan” bertempat di Gedung Graha Sedulang Setudung, Pemerintah Kabupaten Banyuasin, Senin (6/3/2023).

    Dalam sambutannya, Bupati Banyuasin H. Askolani mengatakan kegiatan workshop pada hari ini sangat penting untuk wadah kita semua agar saling berkomunikasi. Tentang bagaimana mewujudkan pelaksanaan penyelenggaraan Pemerintah Desa dan pembangunan desa sesuai amanat Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang desa dan peraturan pelaksanaan sehingga kedepan 288 desa dalam Kabupaten Banyuasin menjadi desa yang unggul, maju, mandiri dan sejahtera dalam segala bidang dengan berbasis pemberdayaan masyarakat desa sebagai subjek pembangunan.

    “Melalui kegiatan ini, Pemkab Banyuasin mengingatkan kepada Pemerintah desa agar mampu memahami seluruh rangkaian kegiatan pengelolaan keuangan desa mulai dari tahap perencanaan, pelaksanaan, penatausahaan, pelaporan hingga pertanggungjawaban dengan tujuan percepatan pertumbuhan dan pembangunan desa serta meningkatkan kesejahteraan dan kualitas hidup masyarakat desa,” katanya.

    Lebih lanjut, per 1 September 2022 Pemerintah Kabupaten Banyuasin telah menerapkan aplikasi Siskeudes Online pada 288 desa dalam wilayah Kabupaten Banyuasin. Pemkab Banyuasin adalah Kabupaten ketiga di Provinsi Sumatera Selatan yang telah menerapkan aplikasi Siskeudes Online. Langkah ini merupakan suatu terobosan dan upaya percepatan dalam pengawasan pengelolaan keuangan desa, selain itu juga menerapkan aplikasi SIDA (Sistem Informasi Dashboard) yang telah terkoneksi dengan aplikasi Siskeudes Online yang dapat memantau penyerapan belanja APB desa secara real time.

    “Dalam rangka pengelolaan keuangan desa gunakanlah anggaran dengan perencanaan, pelaksanaan dan pelaporan dengan sebaik-baiknya. Pemerintah desa wajib menginformasikan APB desa dan laporan pertanggung jawaban realisasi pelaksanaan APB desa kepada seluruh masyarakat desa melalui sarana informasi publik di desa seperti papan informasi di kantor desa dan balai desa. Diminta kepada seluruh kepala desa agar segera menyusun rencana kerja Pemerintah desa dan anggaran pendapatan belanja desa tahun 2023,” ungkapnya.

    Kesempatan yang sama, Ketua Komisi Xl DPR RI Drs. H. Kahar Muzakir menjelaskan bahwa workshop ini menjadi landasan penting dan strategis bagi kepala desa untuk meningkatkan pengetahuan dan kemampuannya dalam pengelolaan keuangan dan pembangunan desa menjadi lebih baik.

    “Kedepannya akan kita tampung keinginan kepala desa untuk membangun jalan dan infrastruktur lainnya secara maksimal, maka dari itu prioritaskanlah penggunaan dana desa untuk membiayai pembangunan dan pemberdayaan masyarakat yang ditujukan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa serta peningkatan kualitas hidup manusia dan penanggulangan kemiskinan,” ujarnya.

    Sementara itu, Anggota DPD RI Komisi lV, Hj. Eva Susanti, SE dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan ini tentu sesuai dengan tugas dan wewenang serta undang-undang dalam pengelolaan keuangan dana desa yang ada di Kabupaten Banyuasin. Diharapkan kegiatan ini bisa berlanjut serta menghasilkan rekomendasi dalam pengelolaan dana desa yang dikelola dengan transparan, akuntabel dan sesuai perencanaan pendayagunaan pembangunan desa.

    “Tentunya kedepan saya akan berkunjung ke desa-desa dan memastikan program yang telah dijalankan. Saya berharap juga dengan Kepala Desa kiranya dapat mengelola anggaran yang telah tertuang dalam APB desa masing-masing sesuai dengan aturan dan petunjuk yang ditetapkan oleh Pemerintah,” tutupnya.

    Turut hadir Wakil Bupati Banyuasin H. Slamet Somosentono, SH, Pj Sekretaris Daerah Hasmi, S.Sos.,M.SI, Ketua DPRD Provinsi Sumsel Hj. Anita Noeringhati, Anggota DPR RI H. Wahyu Sanjaya, SE.,MM, Anggota DPRD Provinsi Sumsel Andi Dinialdie, Direktur Pengawasan Akuntabilitas Keuangan Pembangunan dan Tata Kelola Pemdes BPKP RI, Kepala Perwakilan BPKP Provinsi Sumsel, Kanwil DJPB Provinsi Sumsel diwakili Kabid PPA2 DJPB, Kajari diwakili Kasidatun Kejari Banyuasin, Kepala Pengadilan Agama diwakili, Dandim 0430 Banyuasin diwakili Pasilog Kodim, Para Pimpinan Instansi Vertikal, Para Asisten, Para OPD, Para Camat, Lurah dan Kades Se-Kabupaten Banyuasin.(REL)

  • Herman Deru : Peran Ibu  Muslimat NU Sangatlah Penting Dalam Mendidik Anak yang Berkarakter

    Herman Deru : Peran Ibu  Muslimat NU Sangatlah Penting Dalam Mendidik Anak yang Berkarakter

    SUARAPUBLIK.ID, BANYUASIN – Gubernur Sumsel H Herman Deru  yang juga selaku Mustasyar Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) mengaku bangga bisa hadir langsung pada Harlah 1 Abad Nahdatul Ulama (NU) diselenggarakan oleh Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWC) dan PAC Muslimat NU Kecamatan Sembawa Kabupaten Banyuasin bertempat di Masjid Nurul Huda Pusri Desa Pulau Harapan Banyuasin, Selasa (28/2).

     

    “Saya bersyukur kita dapat berkumpul disini karena diberikan karunia kesehatan dan yang paling penting pada peristiwa ini adalah dapat bersilaturahmi,” ungkapnya.

     

    Menurut Herman Deru di momentum 1 abad NU apa yang harus dilakukan adalah untuk introspeksi.

     

    “Artinya apa yang kita lakukan disaat HUT ini adalah introspeksi, apa-apa saja kemajuan yang kita dapat di 1 Abad NU,”katanya.

     

    Tak hanya itu, Herman Deru mengaku bangga bisa hadir pada setiap acara NU yang ada di Banyuasin hal ini juga tidak lepas dari kekagumannya pada peran  perempuan atau ibu dalam mendidik anak dalam keluarga

     

    “Saya sering hadir setiap NU ini karena saya sangat menghargai atas peran seorang ibu atau muslimat,”ungkapnya.

     

    Herman Deru menilai peran sosok ibu luar biasa terutama dalam mendidik seorang anak yang nantinya akan menjadi harapan besar bagi bangsa ini.

     

    “Kami menaruh harapan besar karena kelanjutan bangsa ada pada kaum ibu. Ibu adalah mendidik seorang anak khususnya pada pembangunan karakter. Artinya begitu pentingnya peran ibu,”ucap Herman Deru.

     

    Bukan hanya itu, Herman Deru juga mengucapkan terima kasih atas peran ibu dimana Sumsel berhasil menurunkan angka stunting.

     

    “Stunting di Sumsel ini penurunannya sangat luar biasa hal ini karena peran ibu,” tutupnya.

     

    Sementara itu  Bupati Banyuasin H Askolani Jasi  mengharapkan dengan 1 abadnya NU akan menjadi organisasi yang terus maju. Pemkab Banyuasin selalu mendukung NU, termasuk juga NU mendukung program Banyuasin dalam mewujudkan Banyuasin bangkit, adil dan sejahtera.

     

    Untuk itu, Askolani mengajak NU untuk terus berkontribusi dan berisnegi mewujudkan Banyuasin yang religius.

     

    “Terima kasih, saya harapkan kita terus bergandengan tangan kita tuntaskan dan wujudkan semua progran Banyuasin,” harapnya.

     

    Tak hanya itu, Askolani  juga menegaskan pihaknya akan terus  mendukung program Pemprov Sumsel khususnya dalam ketahanan pangan keluarga melalui Serakan Sumsel Mandiri Pangan (GSMP).

     

    “Kami bersama ibu-ibu NU sangat mendukung  GSMP, tentu Kabupaten Banyuasin yang paling depan mendukung program ini,” katanya.

     

    Ditempat yang sama, Ketua MWC NU Kecamatan Sembawa Kabupaten Banyuasin, Gus Sulthon Purwodiono mengucapakan terima kasih atas kehadiran Gubernur Herman Deru.

     

    “Ini kebanggaan bagi kami karena sangat perhatian kepada NU Sembawa Banyuasin,” pungkasnya.

  • Srikandi Ganjar Sumsel Gelar Pelatihan Kecantikan Bersama Tasya Gallery

    Srikandi Ganjar Sumsel Gelar Pelatihan Kecantikan Bersama Tasya Gallery

    SUARAPUBLIK.ID, BANYUASIN -Srikandi Ganjar Sumatera Selatan (Sumsel) melanjutkan kegiatan positif dengan berkolaborasi dengan sejumlah komunitas yang ada di Kabupaten Banyuasin.

     

    Koordinator Wilayah Srikandi Ganjar Sumsel Nur Indah Haryani mengatakan pihaknya menggelar kelas kecantikan dengan tema care about beauty, care about healthy bersama Tasya Gallery.

     

    “Kegiatan kelas kecantikan diadakan di Cafe Ngupiday, Desa Sidomulyo, Kabupaten Banyuasin dengan diikutii puluhan perempuan milenial,” kata Nur dalam siaran persnya, Kamis (9/2/2023).

     

    Dalam pelatihan itu, mereka membahas seputar make up atau berdandan bagi perempuan milenial.

     

    “Tujuannya agar para perempuan bisa lebih menguasai hal kecantikan dan tentu untuk mempercantik diri sendiri,” kata Nur.

     

    Menurut Nur, pada kegiatan itu terdapat sharing session yang bukan hanya membahas step by step seputar make up saja.

     

    “Namun juga menggaungkan pentingnya untuk menjaga kecantikan sekaligus kesehatan pada kulit wajah,” imbuh dia.

     

    Tasya sebagai narasumber dalam kegiatan tersebut juga menjelaskan serta mengedukasi para perempuan millenial dengan memberikan tips agar setelah menggunakan produk make up tidak menimbulkan break out dan beruntusan.

     

    “Harapan dari kegiatan ini dapat mengupgrade make up para remaja serta mengedukasi mereka dalam dunia kecantikan dengan cara yang baik dan sehat,” kata Nur.

     

    Dalam kesempatan itu, mereka turut memperkenalkan sosok Ganjar Pranowo kepada para peserta yang mayoritas anak muda dari Banyuasin.

     

    Mufidah (22), salah satu perempuan milenial yang ikut dalam kelas kecantikan mengapresiasi Srikandi Ganjar Sumsel yang sudah hadir dan peduli kepada mereka.

     

    “Kami harap kegiatan ini tidak berhenti di sini, dan Srikandi Ganjar bisa terus eksis melakukan aksi positif,” kata dia.

  • Alasan Pria di Banyuasin Tusuk Kurir JNE, Tersinggung Dibilang Tak Punya Uang

    Alasan Pria di Banyuasin Tusuk Kurir JNE, Tersinggung Dibilang Tak Punya Uang

    SUARAPUBLIK.ID, BANYUASIN – Heru pelaku penusukan terhadap kurir JNE, akhirnya ditangkap pihak kepolisian.

    Sebelum ditangkap, warga Desa Limau Kecamatan Sembawa Banyuasin itu sempat buron selama satu minggu.

    Pelaku ditangkap Satreskrim Polres Banyuasin di Desa Pulau Harapan, Senin (6/2/2023).

    Kasat Reskrim Polres Banyuasin AKP Hary Dinar SIK membenarkan penangkapan terhadap pelaku.

    “Ya, benar pelaku sudah kami amankan di Desa Pulau Harapan Sembawa. Pelaku ini sempat melarikan diri ke sebuah wilayah di Palembang,” kata Kasat Reskrim AKP Hary Dinar.

    Hary mengungkap bahwa usai ditangkap anggota Satresrim Polres Banyuasin, pelaku langsung dibawa ke Polres Banyuasin untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

    “Dari hasil interogasi, motif pelaku melakukan penusukan kepada korban karena tersinggung dengan ucapan korban,” ungkapnya.

    Diketahui, peristiwa penusukan ini terjadi pada tanggal 28 Januari 2023 sore, saat korban hendak menagih uang paket berupa baju yang dipesan pelaku. Karena selalu ditagih uang paket tersebut, membuat pelaku menjadi kesal.

    Hingga akhirnya, pelaku yang baru pulang ke rumahnya naik pitam. Saat korban datang bersama temannya untuk menagih uang paket COD, ketika itulah pelaku melakukan penusukan terhadap korban.

    Pelaku dijerat dengan pasal 351 KUHP ayat 2, dengan hukuman penjara selama lamanya 5 tahun.

    Sementara itu, pelaku Heru mengaku menyesal atas perbuatannya. Ia mengakui menusuk korban, lantaran kesal dengan ucapan korban.

    “Dia (korban, red) bilang kalau percuma saya punya rumah bagus, punya mobil dan motor, tapi tak mampu bayar paket yang hanya Rp 150.000,” ujar pelaku ditemui, di Reskrim Polres Banyuasin.

    Padahal menurutnya, bukan ia tak mau bayar. Sebab saat itu ia masih bekerja.

    “Saya pesan barang COD bukan kali ini saja. Sudah berkali-kali, biasanya saya ambil sendiri di kantor JNE,” tutupnya. (*)

  • Diduga Alami Gangguan Jiwa, Pria di Banyuasin Akhiri Hidup

    Diduga Alami Gangguan Jiwa, Pria di Banyuasin Akhiri Hidup

    SUARAPUBLIK.ID, BANYUASIN – Seorang pria di Kecamatan Talang Kelapa, Kabupaten Banyuasin Provinsi Sumatera Selatan nekat mengakhiri hidup, dengan cara gantung diri mengikatkan tali nilon dililitkan di leher yang diikatkan di resplang kayu.

    Pria tersebut diketahui bernama Suhaimi (43)
    warga Jalan Sukamoro, Kelurahan Sukamoro, Kecamatan Talang Kelapa, Provinsi Sumatera Selatan.

    Tewasnya Suhaimi pertama kali ditemukan oleh ibu korban bernama Nurma, Rabu (26/01/2023) sekitar pukul 06.00 WIB.

    Kapolsek Talang Kelapa Kompol Agung Susilo membenarkan adanya peristiwa gantung diri tersebut.

    “Ya, benar tadi pagi ada pria gantung diri, laporannya juga sudah kami terima,” ungkap Agung.

    Dikatakan Agung, berdasarkan keterangan saksi Nurma sekaligus ibu kandung korban, Suhaimi tewas murni gantung diri.

    Lantaran semasa hidup korban mengalami gangguan jiwa selama 2,5 tahun.

    “Pihak keluarga meminta agar jenazah tidak divisum dengan alasan bahwa korban gantung diri murni karena mengalami gangguan jiwa,” pungkas Agung.

    Berita ini tidak ditujukan untuk menginspirasi siapa pun untuk melakukan tindakan serupa. Bila Anda merasakan gejala depresi dengan kecenderungan mengakhiri hidup segera konsultasikan ke pihak-pihak yang dapat membantu, seperti psikolog, psikiater, ataupun klinik kesehatan mental. (*)

  • Santri di Banyuasin Dukung Ganjar Jadi Presiden, Dinilai Bisa Bawa Moderasi Beragama

    Santri di Banyuasin Dukung Ganjar Jadi Presiden, Dinilai Bisa Bawa Moderasi Beragama

    SUARAPUBLIK.ID, BANYUASIN – Ratusan santri di Kabupaten Banyuasin, Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) menggelar selawat dan doa bersama di daerah Sembawa pada Minggu (11/12/2022). Para santri yang tergabung dalam relawan Santri Dukung Ganjar (SDG) wilayah Sumsel tersebut berdoa agar Indonesia bisa diberikan pemimpin yang mampu membawa kesejahteraan untuk bangsa.

     

    “Harapan itu kami temukan hanya pada diri Pak Ganjar,” ujar Koordinator Wilayah SDG Sumsel, Faisal Tanjung.

     

    Faisal menjelaskan, alasan para santri mendukung Ganjar adalah karena pemimpin berambut putih tersebut memiliki sifat religius. Kedekatan Ganjar dengan para ulama dan pondok-pondok pesantren di Jawa Tengah telah menjadi ciri yang melekat pada diri Ganjar.

     

    Lebih lanjut, Faisal juga menyebut bahwa Ganjar adalah pemimpin yang selalu mendorong program moderasi beragama. Ganjar diketahui telah mengeluarkan beberapa kebijakan untuk menciptakan generasi penerus yang moderat. Salah satunya dengan memberikan hibah bidang pendidikan keagamaan.

     

    Pada tahun 2022, total dana hibah yang telah diberikan Ganjar adalah senilai Rp107,1 miliar untuk 2.201 lembaga pendidikan keagamaan. Mulai dari lembaga pendidikan agama Islam, Kristen, Katolik, Hindu, dan Buddha di Jawa Tengah. Bantuan tersebut diberikan Ganjar untuk membangun pendidikan yang lebih maju dan berkarakter. Sehingga generasi muda memiliki karakter dan pergaulan antaranak yang bagus.

     

    Faisal berharap, Ganjar bisa secara resmi mencalonkan diri dalam pilpres 2024. Para relawan SDG berkomitmen untuk terus mengkonsolidasikan dukungan terhadap Ganjar dari kalangan santri di berbagai kabupaten di Sumsel.

     

    “Semoga beliau diberikan kesehatan selalu, jika nantinya dia diberikan amanah oleh Allah SWT memimpin bangsa ini, semoga beliau tetap konsisten dengan sikapnya saat memimpin Jateng, selalu ada untuk masyarakatnya, kemudian beliau selalu religius,” kata Faisal.

     

    Tidak hanya itu, Faisal juga berharap, kedekatan Ganjar dengan para ulama dan pondok-pondok pesantren bisa semakin meluas ke seluruh Indonesia bila berhasil menjadi presiden. “Agar Pak Ganjar selalu bisa memperhatikan kalangan guru, ustaz, para santri, dan pondok-pondok pesantren,” pungkasnya.

  • Home Industri Miras di Banyuasin Dibongkar

    Home Industri Miras di Banyuasin Dibongkar

    SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Home industry miras oplosan yang berada di Jalan Tanjung Api-api (TAA) lorong Balai Transmigrasi, Kelurahan Talang Keramat, Kecamatan Talang Kelapa, Kabupaten Banyuasin, dibongkar Anggota Unit 4 Subdit 1 Tindak Pidana Industri dan Perdagangan (Tipid Indagsi) Polda Sumsel, Kamis 27 Oktober 2022 lalu.

    Pelaku tersebut bernama Suliyanto alias Yanto warga Banyuasin, Sumatra Selatan (Sumsel).

    Kasubdit Tipid Indagsi AKBP Hadi Syaeifudin mengatakan, penangkapan terhadap pelaku berdasarkan laporan dari warga setempat, kemudian anggotanya melakukan penyelidikan ke tempat kejadian perkara (TKP).

    “Dari penyelidikan kami berhasil mengamankan 1.600 botol miras oplosan merek Mansion House jenis Whisky dan Vodka sebanyak 1.872 botol,” kata Hadi saat mengungkap gelar perkara, di Polda Sumsel, Jumat (11/11/2022).

    Hadi mengungkapkan, bahwa dari hasil pemeriksaan pelaku sudah memproduksi miras oplosan itu selama 8 bulan.

    “Dalam satu bulan ada 312 botol miras oplosan yang di produksi oleh pelaku,” ungkap Hadi.

    Lanjut dikatakan Hadi, meski terbilang baru, miras oplosan tersebut sudah di pasarkan ke beberapa tempat yang tersebar di Provinsi Sumatra Selatan yakni di Banyuasin, Ogan Ilir (OI), Muara Enim, Pagaralam, dan Mus Banyuasin (Muba).

    “Keuntungan yang diperoleh pelaku Rp 75.000 ribu per satu dusnya, sehingga total yang didapat pelaku selama 8 bulan itu berjumlah Rp 60.000.000 juta,” tambah Hadi.

    Tersangka Yanto mengaku, ia belajar membuat miras oplosan tersebut secara otodidak lewat Youtube.

    Dalam proses pembuatan, ia mencampur isi ulang air galon dan alkohol dengan kadar 70 persen serta pewarna caramel untuk membuat warna miras.

    “Botol kosong saya peroleh dari tempat jual beli botol bekas, dan untuk label saya beli dari Jakarta,” ungkap Yanto.

    Atas ulahnya tersangka dijerat dengan pasal 62 ayat 1 jo pasal 8 ayat 1 Undang-Undang no 8 tahun 1999 tentang Perlindungan konsumen serta melanggar pasal 106 jo pasal 24 ayat 1 Undang-Undang nomor 5 tahun 2021 tentang perdagangan peraturan pemerintah nomor 5 tahun 2021 tentang penyelenggaraan dan perizinan berusaha berbasis berisiko dengan ancaman pidana 5 tahun penjara. (*)

  • Diduga Alami Penganiayaan, Santri di Ponpes Banyuasin Harus Dirawat

    Diduga Alami Penganiayaan, Santri di Ponpes Banyuasin Harus Dirawat

    SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Kasus penganiayaan di Pondok Pesantren (Ponpes) kembali terjadi. Kali ini korbannya adalah MFTH (12), siswa kelas satu Madrasah Tsanawiyah (MTS) di Pondok Pesantren Izzatunah Banyuasin Provinsi Sumatra Selatan (Sumsel).

    MFTH diduga menjadi korban penganiayan yang dilakukan oleh kakak kelasnya hingga harus dirawat di rumah sakit.

    Ia diduga mengalami penganiayaan tersebut saat sedang berada di kamar Pondok Pesantren. Penganiayaan diduga dilakukan oleh NA yang merupakan santri kelas 12 MA di Pondok tersebut.

    Erma (49), orang tua dari korban penganiayaan mengungkapkan, saat ini anaknya sedang dirawat di Rumah Sakit Bhayangkara Moh Hasan Palembang.

    “Saat ini anak saya masih dirawat di rumah sakit karena masih mengalami sakit pada bagian ulu hatinya,” ungkap Erma saat ditemui di rumahnya di kawasan Sukarame Palembang, Selasa (25/10/2022).

    Erma menjelaskan, bahwa anaknya mengalami penganiyaan tersebut saat menanyakan kepada terduga pelaku tentang kenapa MFTH piket sendirian.

    “Karena memang biasanya piket itu berdu. Namun saat itu ia sendirian, oleh sebab itu anak saya menanyakan kepada pelaku,” ungkap Erma.

    Namun, kata Erma, pelaku tampaknya tidak senang dengan anaknya yang telah menanyakan perihal tersebut.

    “Pelaku saat itu merasa emosi dan langsung menyekik leher anak saya hingga ia mengalami kesakitan,” kata Erma.

    Erma berharap, pelaku penganiayaan tersebut segera dikeluarkan dari Pondok. Apalagi, lanjut Erma, pelaku penganiayaan tersebut jauh di atas anaknya kalau dilihat dari segi umur.

    “Harapan saya anak tersebut harus dikeluarkan dan bertanggungjawab atas apa yang telah dilakukan. Kalau pun pihak Ponpes tidak mau mengeluarkan anak tersebut, saya berharap agar ponpes segera ditutup,” tegas Erma. (*)

  • Terdampak Kenaikan BBM, Polsek Tungkal Ilir Bagikan Sembako

    Terdampak Kenaikan BBM, Polsek Tungkal Ilir Bagikan Sembako

    SUARAPUBLIK.ID, BANYUASIN – Jajaran kepolisian Polsek Tungkal Ilir, Polres Banyuasin membagikan 15 paket sembako kepada masyarakat yang terkena dampak dari kenaikan bahan bakar minyak (BBM).

    Adapun kegiatan pembagian sembako tersebut digelar di Jalan Jendral Sudirman, Desa Sidomulyo, Kecamatan Tungkal Ilir, Kabupaten Banyuasin, Kamis (8/9/2022).

    Kapolsek Tungkal Ilir Iptu R Nugroho Panji P mengatakan, kegiatan yang mereka lakukan ini untuk meringankan beban masyarakat yang terdampak kenaikan BBM.

    “Ada 15 paket sembako yang kita bagikan kepada sopir, ojek, buruh bangunan dan masyarakat lainnya,” kata Panji saat diminta konfirmasi awak media seusai acara.

    Panji berharap, kegiatan yang mereka lakukan ini dapat bermanfaat bagi masyarakat yang membutuhkan.

    “Kegiatan ini berjalan dengan aman dan kondusif. Semoga saja, bisa bermanfaat untuk mereka yang terkena dampak dari kenaikan BBM,” jelasnya. (ANA)

  • Warga Sambirejo Adu Strategi di Atas Meja Gaple Meriahkan HUT RI

    Warga Sambirejo Adu Strategi di Atas Meja Gaple Meriahkan HUT RI

    SUARAPUBLIK.ID, BANYUASIN – Warga Sambirejo, Kelurahan Mariana, Kecamatan Banyuasin I, Kabupaten Banyuasin, memiliki cara tersendiri dalam memeriahkan hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-77 yang diperingatkan pada Rabu besok, 17 Agustus 2022.

    Warga Sambirejo mengadakan lomba adu strategi bermain gaple antar Kecamatan. Perlombaan tersebut terlaksana tidak lepas dari peran serta para donatur dan simpatisan warga untuk merayakan hari kemerdekaan.

    Kapolsek Mariana, AKP Beni Okimu, sangat mendukung  perayaan yang sifatnya positif dan menjalin tali silaturahim antar warga Banyuasin.

    Selain pertandingan gaple, di Sambirejo Mariana, juga ada perlombaan tradisional yang bersifat perjuangan. Seperti, makan kerupuk, kelereng, hingga panjat pinang.

    “Dengan terlaksananya lomba-lomba ini, semoga kedepannya bisa terus berjalan dan menghargai perjuangan para pendahulu. Sehingga persaudaraan di beberapa tahun ini semakin erat,” jelas Kapolsek, Selasa (16/8/2022). (ANA)

  • Herman Deru  Letakan Batu Pertama Tanda Dimulainya  Perluasan  Masjid Al Amin Desa Perajin

    Herman Deru  Letakan Batu Pertama Tanda Dimulainya  Perluasan  Masjid Al Amin Desa Perajin

    Suarapublik.id, BANYUASIN- Antusias warga Dusun 3 Desa Perajin Kecamatan Banyuasin 1 Kabupaten Banyuasin luar biasa menyambut kehadiran Gubernur Sumsel H Herman Deru dalam rangka silaturahmi dan melalukan Peletakan Batu pertama Musholah menjadi Masjid Al Amin Dusun 3 di Desa Perajin, Jumat (22/7).

    Gubernur Herman Deru menyampaikan rasa bangganya kepada masyarakat yang terus melakukan syiar agama Islam dengan cara pengembangan masjid.

    “Alhamdulilah kita bisa bertemu disini dalam rangka peletakan batu pertama untuk perluasan mushola menjadi masjid,” katanya.

    Herman Deru berharap hadirnya masjid ini nanti agar dapat di muliakan dengan cara melakukan kegiatan keagamaan seperti ibadah shat dan  pengajian serta lainnya.

    “Saya minta warga sekitar agar muliakan masjid dengan melalukan kegiatan keagamaan,” katanya.

    Sementara itu, Bupati  Banyuasin H Askolani,  menyampaikan  luar biasa semangat  warga perajin dalam membangun  masjid. Dia berhap masjid yang akan dibangun  akan selesai tepat waktu.

    “Terima kasih kepada pak Gubernur yang sudah berkenan untuk melakukan peletakan batu pertama pembangunan masjid Al Amin,” ungkapnya.

    Selain pembangunan masjid, lanjut Askolani banyak sekali pembangunan yang diberikan Gubernur Herman Deru yaitu berupa infrastruktur jalan maupun jembatan.

    “Kita ucapkan terima kasih kepada Pak Gubernur Herman Deru yang begitu perhatiaan terhadap Kabupaten Banyuasin,” ungkapnya.

    Dia juga menyebutkan Program Banyuasin ini sejalan dengan Program Pemprov Sumsel salah satunya pembangunan rumah tahfidz dan pembangunan masjid.

    “Program ini demi menuju Kabupaten Banyuasin yang religius,” terangnya.

    Ditempat yang sama  Kades Perajin Kecamatan Banyuasin 1, Anhar dalam laporannya mengaku bangga desanya mendapat  kunjugan dua pemimpin daerah yakni Gubernur Herman Deru dan Bupati Banyuasin  Askolani.

    “Alhamdulilah pak Gubernur sudah menempati janji untuk bisa datang kesini dalam melakukan peletakan batu pertama perluasan masjid kita,” katanya.

    Dia menyebutkan dilakukan perluasan yang tadinya musholah ke masjid karena keinginnan masyarakat begitu tinggi terhadap syiar agama Islam.

    “Dengan semangat masyarakat yang tinggi terhadap syiar Islam, maka kita perluas  musholah inj menjadi masjid,” tandasnya.

  • Feby Deru Dorong TP PKK Banyuasin Lakukan  Revitalisasi Dasawisma 

    Feby Deru Dorong TP PKK Banyuasin Lakukan  Revitalisasi Dasawisma 

    Suarapublik.id, BANYUASIN – Ketua TP Sumsel Hj Febrita Lustia HD mendorong TP PKK Kabupaten Banyuasin untuk melaksanakan program revitalisasi  dasawisma. Hal itu disampaikannya dalam kunjungan kerjanya di desa Sukamulia Kecamatan Banyuasin III, Kabupaten Banyuasin, Kamis (21/7) pagi.

    Ini disebabkan dasawisma merupakan  ujung tombak keberhasilan program PKK dalam mewujudkan keluarga sejahtera.

    “Dasawisma juga menjadi ujung tombak program pemerintah dalam menurunkan angka stunting  melalui Gerakan Sumsel Mandiri Pangan (GSMP) serta masalah-masalah lain yang terjadi,” katanya.

    Tak hanya itu, seluruh tingkat kepengurusan diharapkan selalu mensosialisasikan hasil Rakernas IX PKK tahun 2021.

    Lebih jauh Feby menambahkan kunjungan kerja yang ia lakukan ini bertujuan untuk melaksanakan program pembinaan, monitoring, dan evaluasi 10 program pokok PKK, serta fasilitasi bagi TP PKK di tingkat kabupaten/kota, kecamatan dan desa/kelurahan. Kemudian mengenal potensi daerah serta permasalahan yang terjadi.

    “Ada 4 pokja dalam PKK di mana masing-masing pokja fokus dalam penanganan bidang tertentu. Seperti pokja I fokus pada kegiatan PAAR, menciptakan kegiatan kreatif bagi remaja, sosialisasi kesehatan reproduksi bagi remaja, terutama fase pranikah, agar nantinya mempunyai anak yang sehat dan terhindar stunting,” jelas Feby.

    Untuk bidang pendidikan dan ekonomi kreatif merupakan tupoksi pokja II yaitu memastikan balita, anak dan remaja mendapatkan pendidikan yang memadai demi masa depan, serta mengaktifkan usaha ekonomi kreatif dengan menjadi fasilitator bagi pelaku industri kecil, kelompok UP2K PKK, dan kelompok usaha lainnya.

    “Pokja III melakukan  pembinaan pada bidang pemanfaatan halaman pekarangan/AKU Hatinya PKK untuk berbagai upaya peningkatan kesejahteraan keluarga, dengan menanam sayur dan bumbu, buah-buahan serta memelihara ikan atau ternak untuk keperluan sendiri, serta mendukung keberhasilan program GSMP guna menurunkan angka kemiskinan dan angka stunting,” terangnya.

    Adapun bidang kesehatan merupakan wilayah kerja pokja IV diantaranya meningkatkan posyandu menjadi posyandu terintegrasi serta berperan aktif pada program pencegahan stunting melalui posyandu dan sarana/fasilitas kesehatan lainnya. Bahkan ikut berperan dalam kegiatan penyelamatan lingkungan hidup dari sampah plastik.

    Selain melaksanakan pembinaan 10 program pokok PKK, di kesempatan itu pula Feby menyerahkan bantuan kepada TP PKK Banyuasin, berupa bantuan buku hasil Rakernas IX PKK tahun 2021, penyuluhan Duta Genre dari BKKBN, bantuan buku bacaan dan Al Quran untuk sudut baca/taman bacaan, dan bantuan tablet  FE untuk remaja putri dari Dinkes Sumsel.

    Di tempat yang sama, Wakil Ketua TP PKK Banyuasin,  Neny Tri Haryani  menyampaikan program kerja PKK Banyuasin dilakukan selaras dengan program PKK Sumsel dan OPT terkait yang menyentuh langsung kepada masyarakat dan berkelanjutan.

    Di samping itu TP PKK Banyuasin bersama OPD terkait melaksanakan 7 program unggulan Bupati-Wakil Bupati Banyuasin, dan 12 Gerakan bersama masyarakat. Diantaranya, PKK terintegrasi dengan program KB yang mampu menekan laju pertumbuhan penduduk melalui Gerbang Keren ( Gerakan Pembangunan Keluarga Berencana).

    “Kita terus mendorong pengembangan UMKM, koperasi, dan menciptakan usaha ekonomi kreatif, mendorong tumbuhnya minat baca, dan budaya membaca bagi anak-anak, dan keluarga dasawisma,” ujarnya.

  • Pastikan Pembangunan Tol Kapal Betung On Schedule, Herman Deru Tinjau Progres Pengerjaan

    Pastikan Pembangunan Tol Kapal Betung On Schedule, Herman Deru Tinjau Progres Pengerjaan

    Suarapublik.id, BANYUASIN – Gubernur Sumsel H Herman Deru terus memantau progres pembangunan jalan tol Kayuagung – Palembang – Betung (Kapal Betung).

     

     

    Bahkan, Gubernur Herman Deru memastikan pembangunan jalan tol tersebut tetap on schedule atau sesuai jadwal.

     

     

    “Pembangunannya tol tetap sesuai jadwal. Targetnya, mulai dari tol Keramasan hingga Betung selesai tahun 2023,” kata Herman Deru, saat meninjau progras pembangunan tol Kapal Betung di kawasan Kecamatan Sembawa, Kabupaten Banyuasin, Selasa (31/5).

     

     

    Tidak hanya itu, dia juga mengatakan salah satu jalan dan jembatan tol di kawasan Sembawa saat ini juga sedang dalam tahap pemasangan girder atau gelagar jembatan tol.

     

     

    “Girder tersebut akan memakai balok dan dipasang diantara dua penyangga jembatan. Kita juga memastikan ketinggian jembatan sehingga tidak mengganggu lalu lintas di bawah jembatan itu,” kata Herman Deru.

     

     

    Rencananya, pemasangan girder tersebut akan dilakukan tiga pekan atau tepatnya di bulan Juli mendatang.

     

     

    “Menurut pihak Waskita, pemasangan akan dilakukan bulan Juli nanti. Mudah-mudahan bisa segera direalisasikan,” tuturnya.

     

     

    Bahkan, Herman Deru berharap, progres pembangunan jalan tol Kapal Betung tersebut terus dikebut sehingga dapat segera dimanfaatkan untuk mobilitas masyarakat.

     

     

    “Kita harapkan tol ini bisa cepat selesai. Ini merupakan upaya kita bersama pemerintah pusat untuk mengkoneksikan antar wilayah sehingga waktu tempuh dapat dipangkas,” pungkasnya.

  • Penyakit Hewan Peliharaan Didominasi Muntah, Demam dan Mencret

    Penyakit Hewan Peliharaan Didominasi Muntah, Demam dan Mencret

    SUARAPUBLIK.ID, LAHAT – Kepala Dinas Tanaman Pangan Hortikultura (TPH) dan Peternakan (Nakan) Kabupaten Lahat, Eti Listina, melalui Kepala Bidang (Kabid) Peternakan dan Kesehatan Hewan (Keswan), Astin Tri Saputra mengemukakan, bahwasanya penyakit pada hewan peliharaan berupa kucing, didominasi mencret, muntah dan demam.

    “Rata-rata kucing yang dibawa ke sini, mengalami penyakit muntah, demam dan mencret,” terangnya, Selasa (10/5/2022).

    Nah, sambung dia, hewan peliharaan tersebut langsung ditangani dengan memberikan suntikan antibiotik dan vitamin.

    “Paling kita berikan suntikan vitamin dan antibiotik sehingga lekas sembuh,” ungkap Astin Tri Saputra.

    Astin menambahkan, disampingi penyakit yang disebutkan diatas, ada juga yang terluka atau paling gawat mesti menjalankan operasi.

    “Kalau untuk penanganan operasi, akan kita arahkan ke klinik khusus hewan sehingga bisa ditindaklanjuti dengan baik,” jelasnya. (ANA)

  • Hari Pertama Masuk Sekolah, Ini Kata Kepala SD Negeri 11 Betung

    Hari Pertama Masuk Sekolah, Ini Kata Kepala SD Negeri 11 Betung

    BANYUASIN, SUARAPUBLIK.ID – Hari ini hari pertama siswa sekolah kembali masuk ke sekolah. Salah satunya di SD Negeri 11 Betung, Kecamatan Betung, Kabupaten Banyuasin.

     

    Kepala SD Negeri 11 Betung, Manu Hermanto mengatakan, bahwa aktifitas disekolahnya berlangsung seperti biasa, mulai dari jam masuk hingga jam pulang. Hanya saja ada kegiatan yang pihaknya lakukan.

     

    “Hari pertama masuk ini kita menggelar halal bihalal, baik untuk guru ataupun siswa. Selain itu, kita juga melakukan pembersihan ruang kelas, lingkungan, dan lainnya,” ujarnya saat diwawancarai dikantornya dengan didampingi guru kelas 5 Nining Lestari, Senin (09/05/2022).

     

     

    Selain itu, kata dia, pihaknya akan terus meningkatkan kualitas belajar mengajar di sekolah untuk menjadikan anak didik yang cerdas dan pintar.

     

    “Sejauh ini kita telah memberikan kualitas belajar mengajar yang baik kepada siswa. Impian kita yaitu untuk menjadikan anak didik kita yang cerdas mampu mendapatkan nilai yang memuaskan sehingga menjadi sosok anak yang berprestasi,” ucap pria yang akrab disapa Manu ini.

     

    Ia juga menghimbau kepada seluruh orang tua siswa untuk dapat bekerjasama dengan baik dengan bersama-sama saling support untuk menjadikan anaknya anak yang cerdas mampu bersaing nilai.

  • SD Negeri 17 Betung Dapat Bantuan dari PTPN7 Unit Betung Krawo

    SD Negeri 17 Betung Dapat Bantuan dari PTPN7 Unit Betung Krawo

    BANYUASIN, SUARAPUBLIK.ID – Sekolah Dasar Negeri 17 Betung mendapatkan bantuan penyerapan atau pemerataan tanah halaman sekolah dari pihak PT Perkebunan Nusantara 7 Unit Betung Krawo, Kamis (21/04/2022).

     

    Bantuan tersebut diberikan oleh pihak PT Perkebunan Nusantara 7 melalui dana Corporate Sosial Responsibility (CSR) perusahaan.

     

    Plt Kepala SD Negeri 17 Betung, Meida Lisma Simanjuntak SPd SD mengatakan, bahwa pihaknya mengajukan proposal pada bulan Februari yang lalu.

     

    “Kita sangat mengapresiasi atas partisipasi pihak PTPN7 yang telah perduli terhadap satuan pendidikan dengan memberikan dana CSR perusahaan kepada SD Negeri 17 Betung,” ujarnya saat diwawancarai awak media ini dikantornya.

     

    “Setelah diratakan nanti akan dilakukan pengerasan dan diberi koral bagian untuk jalan. Selain itu kita nantinya akan menanam tumbuhan, mulai dari buah-buahan dan sayur-sayuran. Hal itu kita lakukan untuk mendukung program Pak Bupati H Askolani,” tambahnya.

     

    Ia mengucapkan terima kasih kepada pihak perusahaan telah memberikan bantuan. Bantuan ini sangat ia harapkan demi untuk menata lingkungan sekolah yang bersih, indah, dan sehat.

     

    “Saya berharap setelah sekolah kita akan ada sekolah lain yang mendapatkan bantuan ini. Dan saya juga berharap kedepan dapat terus bekerjasama dengan baik,” pungkasnya.