Category: Banyuasin

  • Kisah “Kebucinan” di Balik Gurihnya Pempek Abin Anisa, Lewat Marketplace Dilirik Hingga Mancanegara

    Kisah “Kebucinan” di Balik Gurihnya Pempek Abin Anisa, Lewat Marketplace Dilirik Hingga Mancanegara

    SUARAPUBLIK.ID, BANYUASIN – Di sebuah sudut Perumahan Taman Sari 2, Kenten, aroma gurih ikan yang sedang diolah menyeruak hampir setiap pagi. Di balik kepulan asap dapur itu, ada kisah tentang cinta, pemberdayaan tetangga, dan bagaimana teknologi digital mampu menerbangkan cita rasa lokal hingga ke mancanegara.

    Pempek Abin Anisa atau yang kini populer di ranah digital dengan nama toko Oleh-oleh Palembang AA adalah bukti nyata bagaimana sebuah UMKM bertransformasi melalui ekosistem marketplace.

    Usaha ini lahir dari tangan dingin Abin, pria asli Palembang yang memiliki visi mulia menciptakan lapangan kerja bagi lingkungan sekitarnya. Sejak resmi berdiri pada 27 Maret 2021, Abin sejak awal hanya mempromosikan kerupuk kemplang lewat marketplace Shoope dan live streaming, lantas permintaan konsumen malah tertuju pada makanan Khas Palembang Pempek.

    Inilah yang menjadi dasar pertamakali Abin memutuskan turut menjual makanan olahan Ikan tersebut meski saat itu ia hanya mengambil pempek dari rekananya. Namun seiring berjalan Abin akhirnya memproduksi sendiri pempeknya demi menjaga standar kualitas.

    Ia merekrut tetangga-tetangganya, melatih mereka menjadi tenaga ahli pempek, dan menggunakan bahan baku ikan kakap serta gabus pilihan yang dikemas secara mandiri.

    Nama “Abin Anisa” sendiri merupakan bentuk dedikasi kasih sayang atau “kebucinan” sang pemilik kepada sang istri, yang kemudian justru menjadi merek yang membawa keberuntungan.

    “Apalagi nama saya dan istri diawali huruf A, jadi pas sekali, dahulunya merk dagang kami AA, jadi Abin Anisa,” ujarnya.

    Sadar bahwa persaingan pempek di Palembang sangat ketat, Abin dan Anisa mengambil langkah berani dengan membidik pasar luar kota. Lewat Shopee, sejak tahun 2021 menjadi titik balik besar bagi bisnis mereka.

    “Shopee sangat membantu penjualan kami. Melalui platform ini, hambatan jarak seolah hilang,” ungkap Abin. Mereka memanfaatkan fitur Shopee Live untuk berinteraksi langsung dengan pembeli, menjelaskan kualitas ikan, hingga menunjukkan proses pengemasan yang aman.

    Efisiensi pun dipikirkan matang-matang. Abin merancang paket-paket khusus (isi 10 hingga 50 pcs) yang beratnya dipaskan di angka 1,3 kg. Tujuannya satu: agar pelanggan mendapatkan jumlah pempek maksimal namun tetap terhitung ongkir satu kilogram.

    Keajaiban ekonomi digital paling terasa saat Shopee menggelar kampanye di tanggal-tanggal cantik. Bagi Pempek Abin Anisa, momen tersebut bukan sekadar angka di kalender, melainkan keran rezeki yang terbuka lebar.

    “Kalau hari biasa, kita rata-rata mengirim 40 resi. Tapi kalau sudah masuk Tanggal Cantik (Double Day), pengiriman bisa melonjak hingga 100 resi, bahkan paket yang keluar bisa mencapai 150 paket,” jelasnya.

    Puncaknya terjadi saat bulan Ramadan, di mana penjualan bisa naik 2 hingga 3 kali lipat dari biasanya. Berkat sistem logistik Shopee yang terintegrasi, pempek dari Banyuasin ini mampu mendarat dengan selamat di Ambon, Papua, bahkan menembus pasar internasional ke Hong Kong melalui layanan Shopee Direct.

    Menjadi bagian dari Asosiasi Pengusaha Pempek Palembang (ASPEK) dan berjualan di Shopee menuntut standar tinggi. Abin mengakui bahwa aturan Shopee yang ketat terkait kualitas dan ketepatan waktu justru menjadi pemacu bagi mereka untuk terus memberikan yang terbaik.

    Dengan kapasitas produksi mencapai 130.000 butir pempek dan konsumsi 1.300 kg ikan per bulan, Pempek Abin Anisa tetap teguh pada komitmennya: rasa yang terjamin, pengiriman cepat, fitur COD yang memudahkan, serta garansi retur bagi pelanggan.

    Dari sebuah gang di perumahan Banyuasin, Abin dan Anisa bersama para tetangganya membuktikan bahwa kuliner tradisional bisa mendunia lewat jalinan kasih sayang dan kecanggihan teknologi.

  • Catat Jadwalnya! Tol Palembang-Betung Berlakukan Sistem Buka Tutup Mulai Akhir Januari

    Catat Jadwalnya! Tol Palembang-Betung Berlakukan Sistem Buka Tutup Mulai Akhir Januari

    SUARAPUBLIK.ID, BANYUASIN – Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Banyuasin akan memberlakukan sistem buka tutup arus lalu lintas di Jalan Lintas Timur (Jalintim) Palembang–Betung menyusul adanya pemasangan balok jembatan proyek jalan tol.

    Pekerjaan konstruksi ini difokuskan pada ruas Seksi 3 Pangkalan Balai–Betung, tepatnya mulai dari Sta 97+000 hingga Sta 111+690, yang merupakan bagian krusial dari struktur utama jalan bebas hambatan tersebut.

    Plt Kepala Dishub Banyuasin, Zakirin mengatakan bahwa pengaturan lalu lintas ini akan diterapkan di sekitar Km 69–71 kawasan Tebing Dayat arah Jambi.

    “Pemasangan balok jembatan ini merupakan bagian penting dalam penyelesaian struktur utama jalan tol Palembang–Betung,” kata Zakirin, Selasa (13/1/2026).

    Pemberlakuan sistem buka tutup jalan ini dijadwalkan berlangsung dalam dua tahap, yakni periode pertama pada 30 Januari hingga 2 Februari 2026.

    Tahap kedua pengerjaan akan dilanjutkan kembali pada pertengahan bulan, tepatnya mulai tanggal 11 hingga 14 Februari 2026.

    Guna meminimalkan gangguan terhadap aktivitas ekonomi dan mobilitas masyarakat, pengaturan arus kendaraan hanya akan dilakukan pada malam hari.

    “Sistem buka tutup tersebut mulai berlaku pada pukul 22.00 WIB dan berakhir pada pukul 05.00 WIB dini hari di setiap jadwal yang telah ditetapkan guna meminimalkan dampak terhadap aktivitas masyarakat,” jelasnya.

    Pihaknya juga telah menyiapkan personel di lapangan untuk mengawal kelancaran lalu lintas agar tidak terjadi penumpukan kendaraan yang berkepanjangan.

    “Masyarakat yang berencana melintasi jalur tersebut diimbau untuk mengatur waktu perjalanan serta tetap mematuhi rambu-rambu serta arahan petugas di area konstruksi,” imbuhnya.

    Proyek Tol Palembang–Betung ini ditargetkan rampung tepat waktu demi mempercepat distribusi logistik dan meningkatkan konektivitas antar wilayah di Sumsel.

    Dirinya menyampaikan permohonan maaf atas potensi hambatan perjalanan yang akan dialami oleh para pengguna jalan selama proses pembangunan berlangsung.

    “Kami memohon maaf atas ketidaknyamanan yang mungkin dirasakan masyarakat selama pekerjaan berlangsung,” pungkasnya.

  • Jalan Rusak Berlumpur di Talang Buluh Hambat Aktivitas Warga Perbatasan Banyuasin–Palembang

    Jalan Rusak Berlumpur di Talang Buluh Hambat Aktivitas Warga Perbatasan Banyuasin–Palembang

    SUARAPUBLIK.ID, BANYUASIN — Aktivitas warga di perbatasan Kabupaten Banyuasin dan Kota Palembang kerap terhambat akibat buruknya kondisi jalan pedesaan yang hingga kini belum tersentuh perbaikan. Jalan tanah merah yang rusak dan berlumpur menjadi pemandangan sehari-hari, terutama saat musim hujan, dan dinilai membahayakan keselamatan pengguna jalan.

    Kondisi tersebut terjadi di Dusun III RT 10, Desa Talang Buluh, Kecamatan Talang Kelapa, Kabupaten Banyuasin. Jalan penghubung antar kecamatan sekaligus akses menuju wilayah perkotaan itu rusak parah dan sulit dilalui, baik oleh kendaraan roda dua maupun roda empat.

    Curah hujan yang tinggi dalam beberapa pekan terakhir memperparah kerusakan jalan. Genangan air bercampur lumpur membuat permukaan jalan licin dan kerap menyebabkan pengendara tergelincir. Ironisnya, jalan tersebut berada di kawasan perbatasan langsung dengan Kota Palembang sebagai ibu kota Provinsi Sumatera Selatan.

    Fatma, warga RT 10 Desa Talang Buluh, mengatakan kerusakan jalan semakin parah setiap musim penghujan. Menurutnya, ruas jalan penghubung antara Desa Talang Buluh, Kecamatan Talang Kelapa, dengan Desa Semuntul, Kecamatan Rantau Bayur, sepanjang kurang lebih 13 kilometer, berubah menjadi kubangan lumpur dan sulit dilewati.

    “Kalau hujan turun, jalan tergenang dan licin. Warga harus ekstra hati-hati karena sering ada motor yang tergelincir bahkan jatuh. Apalagi malam hari, kondisinya gelap,” ujar Fatma, Jumat (—).

    Ia juga menambahkan, kerusakan jalan diperparah oleh lalu lintas kendaraan bermuatan berat yang kerap melintas untuk mengangkut hasil galian tanah. Akibatnya, permukaan jalan semakin hancur dan tidak mampu dilalui ketika hujan deras.

    Keluhan serupa disampaikan Radimin, warga setempat lainnya. Menurutnya, jalan tersebut merupakan satu-satunya akses vital masyarakat untuk menuju pasar, sekolah, fasilitas kesehatan, serta pusat aktivitas ekonomi di kawasan perkotaan. “Sudah bertahun-tahun rusak, tapi belum ada perbaikan yang serius,” katanya.

    Kondisi jalan yang memprihatinkan ini juga diperparah dengan minimnya fasilitas penerangan. Hingga kini, jaringan listrik dan lampu jalan belum tersedia di kawasan permukiman sekitar, sehingga ruas jalan menjadi gelap gulita pada malam hari dan meningkatkan risiko kecelakaan.

    Sebelumnya, kondisi jalan di RT 10 Desa Talang Buluh sempat viral di media sosial TikTok. Dalam video yang diunggah warga, terlihat pengendara harus mendorong kendaraan mereka saat melintasi jalan berlumpur yang disebut telah rusak selama bertahun-tahun tanpa penanganan dari pemerintah daerah.

    Warga berharap pemerintah daerah, pemerintah provinsi, serta para wakil rakyat dari daerah pemilihan Talang Kelapa dapat segera turun tangan melakukan perbaikan permanen. Mengingat jalan tersebut merupakan akses strategis yang menopang aktivitas ekonomi, pendidikan, dan keselamatan masyarakat di wilayah perbatasan kota.

  • Damkar Banyuasin Tangkap Buaya Muara di Area Pabrik Indofood

    Damkar Banyuasin Tangkap Buaya Muara di Area Pabrik Indofood

    SUARAPUBLIK.ID, BANYUASIN – Buaya sepanjang 2,5 meter di area pabrik Indofood, Jalan Tanjung Api-Api, Kelurahan Gasing, Kecamatan Talang Kelapa, Kabupaten Banyuasin ditangkap. Penangkapan dilakukan pihak Pemadam Kebakaran (Damkar) Banyuasin.

    Kepala Pos Damkar Kris Silaen menerangkan bahwa penangkapan terhadap buaya tersebut berdasarkan laporan karyawan pabrik yang sudah resah akan keberadaannya.

    “Dua minggu yang lalu kami mendapatkan laporan. Setelah itu kami kukan pengintaian dan memancing. Satu minggu yang lalu sempat tertangkap, tetapi lepas,” terang Kris, Senin (5/1/2026).

    “Lalu 2 hari kemarin kami mendapat laporan buaya ini keluar. Kami langsung melakukan penangkapan. Posisi buaya saat ditangkap berada di dalam parit pabrik,” sambung Kris.

    Buaya tersebut kata Kris, sudah sangat meresahkan karyawan pabrik. “Karyawan takut untuk melakukan kegiatan, sehingga melapor kepada kami untuk dilakukan penangkapan,” jelas Kris.

    Lanjut dikatakan Kris, bahwa buaya tersebut rencananya dievakuasi ke BKSDA.

    “Namun, pihak BKSDA tidak menerima buaya ini, karena bukan wewenang mereka lagi. Lalu kami disuruh untuk menyerahkan ke Kementrian Kelautan dan Perikanan (KKP),” tutur Kris. (ANA)

  • Bank Sumsel Babel Hadirkan Kantor Kas Pulau Rimau di Lokasi Baru, Perluas Akses dan Kualitas Pelayanan Perbankan

    Bank Sumsel Babel Hadirkan Kantor Kas Pulau Rimau di Lokasi Baru, Perluas Akses dan Kualitas Pelayanan Perbankan

    SUARAPUBLIK.ID, BANYUASIN — Bank Sumsel Babel memperkuat jangkauan layanan keuangan melalui pengoperasian Kantor Kas Pulau Rimau Cabang Pangkalan Balai di lokasi baru Desa Teluk Betung, Kecamatan Pulau Rimau. Peresmian dilakukan oleh Bupati Banyuasin Dr. H. Askolani, SH., MH pada Selasa (9/12/2025), sebagai langkah strategis untuk memastikan layanan perbankan semakin dekat dan mudah dijangkau masyarakat.

    Relokasi kantor kas dari RT 01 RW 02 ke RT 02 RW 03 Desa Teluk Betung menghadirkan fasilitas pelayanan yang lebih luas dan representatif agar nasabah memperoleh kenyamanan dan efisiensi saat bertransaksi. Acara peresmian berlangsung hangat dengan pembacaan Yasin serta pemberian santunan kepada 20 anak yatim sebagai bentuk rasa syukur atas operasional kantor baru. Peresmian turut dihadiri Pemimpin Bank Sumsel Babel Cabang Pangkalan Balai, Wiwiek Damayanti, bersama jajaran Bank Sumsel Babel.

    Dalam sambutannya, Wiwiek Damayanti menyampaikan bahwa kehadiran kantor kas di lokasi baru merupakan bentuk komitmen Bank Sumsel Babel untuk terus meningkatkan kualitas layanan dan kedekatan dengan masyarakat. Wiwiek juga menyampaikan apresiasi atas kepercayaan nasabah yang telah membawa Kantor Kas Pulau Rimau mengelola dana masyarakat sebesar Rp21 miliar dan menyalurkan kredit hingga Rp19 miliar, yang turut berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi wilayah.

    Bupati Banyuasin Askolani menyampaikan apresiasi atas komitmen Bank Sumsel Babel dalam menyediakan layanan keuangan yang inklusif dan dekat dengan masyarakat. Ia mengajak warga Pulau Rimau dan Selat Penuguan untuk memanfaatkan layanan Bank Sumsel Babel baik untuk menabung, mengakses pembiayaan usaha kecil dan menengah, maupun mendukung aktivitas ekonomi rumah tangga sehingga pertumbuhan ekonomi daerah semakin kuat.

    Dengan beroperasinya Kantor Kas Pulau Rimau di lokasi baru, Bank Sumsel Babel kembali menegaskan perannya sebagai bank pembangunan daerah yang tidak hanya menyediakan layanan keuangan, tetapi juga berperan aktif dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat Sumatera Selatan dan Kepulauan Bangka Belitung. Kehadiran kantor kas ini diharapkan dapat memperkuat inklusi keuangan, meningkatkan literasi perbankan, dan mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat Banyuasin dan sekitarnya secara berkelanjutan.

  • Wapres Gibran Ajak Santri Melek Teknologi Pertanian Modern

    Wapres Gibran Ajak Santri Melek Teknologi Pertanian Modern

    SUARAPUBLIK.ID, BANYUASIN — Wakil Presiden Republik Indonesia, Gibran Rakabuming Raka, mengajak para santri di Sumatera Selatan untuk ambil bagian dalam pengembangan sektor pertanian modern. Hal ini disampaikan saat kunjungan silaturahmi ke Pondok Pesantren Bahrul Ulum, Kecamatan Tanjung Lago, Kabupaten Banyuasin, Kamis (25/9/2025).

    Dalam kunjungan tersebut, Wapres Gibran didampingi oleh Gubernur Sumatera Selatan H. Herman Deru. Acara yang berlangsung di lingkungan pondok pesantren itu disambut hangat oleh ribuan santri, tokoh agama, guru ngaji, hingga kelompok petani setempat.

    Dalam sambutannya, Gibran memberikan apresiasi atas komitmen pemerintah daerah dalam mendukung program swasembada pangan yang menjadi salah satu prioritas nasional.

    Menurutnya, Kabupaten Banyuasin memiliki posisi strategis sebagai salah satu lumbung pangan Nasional, dengan potensi lahan pertanian yang luas dan produktif.

    “Program swasembada pangan berjalan baik di Banyuasin. Ke depan, produksi dan kualitas hasil tani harus terus ditingkatkan agar ketahanan pangan nasional makin kuat,” ujar Gibran.

    Ia juga menekankan pentingnya peran generasi muda, termasuk para santri, dalam mendorong kemajuan sektor pertanian.

    Selain itu, ia juga mendorong agar dunia pesantren mulai terlibat aktif dalam pemanfaatan teknologi pertanian seperti kecerdasan buatan (AI) dan penggunaan drone.

    “Santri zaman sekarang harus punya karakter religius sekaligus mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi. Dengan AI dan drone, pertanian kita bisa lebih efisien dan produktif,” tegasnya.

    Ia menambahkan, beberapa pondok pesantren di Indonesia telah mendapatkan pelatihan teknologi berbasis AI.

    Ia berharap hal serupa dapat diterapkan juga di Ponpes Bahrul Ulum agar mencetak lulusan yang tidak hanya unggul dalam ilmu agama, tetapi juga melek teknologi.

    Sebelum mengakhiri sambutannya, ia menyampaikan terima kasih kepada jajaran Forkopimda Sumsel yang dinilai telah mendukung penuh pelaksanaan program-program nasional di daerah.

    “Saya titip kepada pemerintah daerah agar program-program Presiden bisa terus dikawal, agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat, khususnya di Sumatera Selatan,” tuturnya.

    Dengan sinergi lintas sektor dan dukungan dari pemerintah pusat, Provinsi Sumatera Selatan diharapkan dapat terus menjadi pilar penting dalam pembangunan pertanian nasional berbasis teknologi dan sumber daya manusia unggul.

    Menanggapi arahan tersebut, Gubernur Herman Deru menyambut positif dukungan Wapres Gibran terhadap sektor pertanian dan pendidikan pesantren.

    “Kehadiran Wapres menjadi semangat baru bagi para santri dan petani di Sumsel. Ponpes Bahrul Ulum selama ini dikenal mampu memadukan pendidikan agama dan wawasan modern,” ucap dia.

  • Kunjungan ke Sumsel, Wapres Gibran Janjikan Solusi untuk Permasalahan Petani di Banyuasin

    Kunjungan ke Sumsel, Wapres Gibran Janjikan Solusi untuk Permasalahan Petani di Banyuasin

    SUARAPUBLIK.ID, BANYUASIN – Wakil Presiden Republik Indonesia, Gibran Rakabuming Raka mengunjungi Desa Mulya Sari, Kecamatan Tanjung Lago, Kabupaten Banyuasin dalam rangka menghadiri panen raya jagung pada, Kamis (25/9/2025).

    Dalam kunjungannya, Gibran menyampaikan komitmennya untuk meningkatkan kesejahteraan petani sebagai bagian dari upaya memperkuat ketahanan pangan nasional.

    Banyuasin sendiri dikenal sebagai salah satu sentra pertanian utama di Sumatera Selatan, yang berperan besar dalam mendukung produksi pangan nasional.

    Dalam sambutannya, Wapres Gibran menyoroti pentingnya pemenuhan kebutuhan dasar petani agar hasil pertanian semakin optimal.

    Ia menjanjikan akan menindaklanjuti berbagai keluhan petani, mulai dari ketersediaan pupuk dan bibit, stabilisasi harga, hingga infrastruktur pertanian seperti irigasi dan fasilitas pasca panen.

    “Investasi pasca panen seperti silo, dryer, dan gudang akan kami perbaiki. Mohon bersabar, semua keluhan akan kami tampung dan perbaiki satu per satu,” ujar Gibran.

    Lebih lanjut, Gibran mengatakan bahwa pemerintah juga akan memaksimalkan peran Koperasi Merah Putih dalam menyerap hasil panen petani.

    Skema ini diharapkan bisa membantu petani memasarkan produknya dengan harga yang lebih menguntungkan.

    Kehadiran Wapres Gibran di tengah petani Banyuasin disambut antusias, mencerminkan harapan besar agar kebijakan pertanian ke depan lebih berpihak kepada petani kecil.

    Ia juga menegaskan bahwa sektor pertanian akan terus menjadi perhatian pemerintah dalam menjaga kemandirian pangan Indonesia.

    Diketahui, total hasil panen di wilayah tersebut mencapai 26.708 ton jagung dari lahan seluas 4.555 hektare.

  • Gubernur Sumsel Resmikan AVR 10 MVA di Banyuasin, Perkuat Distribusi Listrik Gardu Induk Sungai Kedukan

    Gubernur Sumsel Resmikan AVR 10 MVA di Banyuasin, Perkuat Distribusi Listrik Gardu Induk Sungai Kedukan

    SUARAPUBLIK.ID, BANYUASIN — Gubernur Sumatera Selatan, Herman Deru meresmikan pengoperasian fasilitas Automatic Voltage Regulator (AVR) berkapasitas 10 MVA di Desa Siju, Kecamatan Rambutan, Kabupaten Banyuasin.

    Deru menilai keberadaan AVR ini merupakan langkah strategis dalam mendukung kualitas layanan kelistrikan yang lebih baik di wilayah Sumatera Selatan.

    “Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan menyambut baik inisiatif PT PLN (Persero) UID S2JB menghadirkan fasilitas AVR ini sebagai bagian dari upaya memperbaiki kualitas tegangan pelanggan, khususnya untuk wilayah Desa Siju, Tulung Selapan, dan sekitarnya,” ujar Deru, Jum’at (29/8/2029).

    Ia mengatakan AVR berperan penting dalam menjaga kestabilan tegangan listrik, terutama saat terjadi fluktuasi beban dari pembangkit hingga ke jaringan rumah tangga.

    Menurutnya, fasilitas ini menjadi titik penting dalam penyaluran listrik dari Gardu Induk Sungai Kedukan ke Desa Tulung Selapan, dengan jalur distribusi melewati AVR Simpang 3 Kebun Sahang.

    “Infrastruktur ini diharapkan mampu menghadirkan aliran listrik yang lebih stabil dan merata bagi masyarakat di kawasan tersebut,” imbuhnya.

    Ia menuturkan AVR ini sangat berarti karena mampu memperbaiki tegangan dari rata-rata 160 volt menjadi 220 volt. Saya berharap masyarakat ikut menjaga dan merawat fasilitas ini, karena manfaatnya sangat besar bagi kita semua,” ujarnya.

    “Listrik merupakan kebutuhan fundamental yang berperan besar dalam menjaga stabilitas inflasi serta mendukung pertumbuhan ekonomi daerah,” tuturnya.

    Sementara itu, General Manager PLN Unit Induk Distribusi Sumatera Selatan, Jambi, dan Bengkulu (UID S2JB), Adhi Herlambang mengungkapkan pembangunan AVR tersebut merupakan bagian dari komitmen PLN dalam meningkatkan pelayanan kepada pelanggan.

    “Ketika listrik lancar, insya Allah perekonomian juga akan bergerak maju, terutama di wilayah Desa Siju dan sekitarnya,” ungkapnya.

    Di tempat yang sama, Wakil Bupati Banyuasin, Netta Indian menyampaikan ucapan terima kasih dan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi dan PLN atas perhatian terhadap kebutuhan infrastruktur di wilayahnya.

    “Pembangunan ini adalah wujud nyata kepedulian Bapak Gubernur terhadap masyarakat Banyuasin, khususnya di Kecamatan Rambutan,” ucap dia.

  • Sumsel Catat 1.416,9 Hektare Karhutla Terjadi hingga Agustus 2025, Ogan Ilir Terluas

    Sumsel Catat 1.416,9 Hektare Karhutla Terjadi hingga Agustus 2025, Ogan Ilir Terluas

    SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Sepanjang Januari hingga 10 Agustus 2025 kasus kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Provinsi Sumatera Selatan tercatat seluas 1.416,9 hektare, Kabupaten Ogan Ilir penyumbang terbesar.

    Mayoritas kebakaran terjadi di lahan mineral dengan luas 1.381,9 hektare, sementara lahan gambut yang terdampak mencapai 35 hektare.

    Kepala Balai Pengendalian Kebakaran Hutan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Ferdian Kristanto menyampaikan data tersebut merupakan hasil analisis citra satelit yang dilakukan bersama Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) serta kementeriannya.

    “Lima wilayah di Sumatera Selatan mencatatkan luasan karhutla tertinggi, yakni Ogan Ilir, Musi Banyuasin, OKU, Musi Rawas, dan Muara Enim,” ujar Ferdian pada, Rabu (20/8/2025).

    Ogan Ilir lokasi kebakaran terluas, yakni tercatat seluas 317 hektare, seluruhnya terjadi di lahan mineral. Disusul Musi Banyuasin dengan 314,2 hektare yang terdiri dari 305,2 hektare lahan mineral dan 8,9 hektare lahan gambut. Di OKU, tercatat 190,4 hektare terbakar, seluruhnya di lahan mineral.

    Sementara itu, karhutla di Musi Rawas mencapai 151,7 hektare dan di Muara Enim 101,8 hektare—dengan rincian 90,9 hektare lahan mineral dan 11 hektare gambut.

    Wilayah lain dengan tingkat kebakaran di bawah 100 hektare antara lain Empat Lawang (89,3 ha), OKI (65,5 ha), PALI (63 ha), Musi Rawas Utara (50,2 ha), Lahat (36,6 ha), OKU Timur (15,8 ha), Banyuasin (13,2 ha), Lubuklinggau (5,9 ha), dan Pagar Alam (2,1 ha).

    Ia mengatakan, sejumlah wilayah tidak terdeteksi adanya karhutla seperti di wilayah Prabumulih, OKU Selatan, dan Palembang berdasarkan pengamatan citra satelit.

    Jika dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya, luas karhutla pada 2025 menunjukkan penurunan signifikan.

    Pada 2021 tercatat 2.003,2 hektare, lalu meningkat pada 2022 menjadi 2.769,5 hektare. Angka tertinggi terjadi pada 2023 dengan luas kebakaran mencapai 4.162,3 hektare, kemudian menurun menjadi 3.160,3 hektare di tahun 2024.

    “Penurunan ini menunjukkan adanya dampak dari upaya mitigasi dan pengendalian yang terus dilakukan secara kolaboratif,” pungkasnya.

  • Gubernur Herman Deru Panen Raya Padi IP 200 di Banyuasin: Bukti Konsistensi Petani dan Dukungan Pemprov Sumsel

    Gubernur Herman Deru Panen Raya Padi IP 200 di Banyuasin: Bukti Konsistensi Petani dan Dukungan Pemprov Sumsel

    SUARAPUBLIK.ID, BANYUASIN — Gubernur Sumatera Selatan Dr. H. Herman Deru bersama Staf Khusus Menteri Pertanian RI, Prof. Herodian, melakukan panen raya Padi IP 200 di Desa Majuria, Kecamatan Karang Agung Ilir, Kabupaten Banyuasin, Jumat (25/7/2025). Kegiatan ini menjadi simbol keberhasilan program pertanian terpadu di Sumsel yang konsisten meningkatkan produktivitas petani.

    Dalam sambutannya, Herman Deru menegaskan pentingnya kedisiplinan petani dalam meningkatkan hasil panen. Ia menyebut, padi dari Banyuasin termasuk kategori bernas dengan tingkat produksi rata-rata mencapai 7,8 hingga 8 ton per hektar.

    “Kunci keberhasilannya ada di kedisiplinan, dari waktu tanam hingga pengelolaan air dan pemupukan,” jelas Herman Deru.

    Ia juga mencontohkan hasil studi banding petani dengan pendampingan pihak luar. Produksi bisa meningkat drastis hingga 14 ton/ha, namun kembali menurun saat petani tidak disiplin. Oleh karena itu, konsistensi menjadi faktor penting keberhasilan pertanian modern.

    Dalam kesempatan itu, Herman Deru menyampaikan komitmen pemerintah pusat dan daerah untuk menghindari impor pangan.

    “Kita malu jika tidak bisa memenuhi kebutuhan nasional sendiri. Ini soal harga diri bangsa,” ujarnya.

    Berdasarkan data Kementerian ATR/BPN tahun 2024, luas baku sawah di Sumsel mencapai 519.414 hektar. Kabupaten Banyuasin menempati posisi tertinggi dengan 189.345 hektare, disusul Kabupaten OKI 105.436 hektare, menjadikan Sumsel salah satu lumbung padi nasional.

    Produksi padi di Banyuasin sendiri tercatat mencapai 948.089 ton gabah kering giling (GKG), menempatkannya sebagai daerah penghasil padi terbesar di Sumsel dan keempat di Indonesia. Sementara Kabupaten OKU Timur dan OKI menyusul di peringkat selanjutnya.

    Panen raya tersebut juga menjadi ajang dialog antara gubernur, Stafsus Mentan RI, dan para petani. Sejumlah aspirasi disampaikan langsung, mulai dari permintaan alat pertanian seperti combine harvester dan traktor, hingga kebutuhan pembangunan tanggul dan fiber penghalau hama tikus.

    “Kita respons cepat. Untuk combine dan traktor roda dua sudah kita penuhi. Soal fiber, akan kita kaji lebih dalam efektivitasnya,” jelas Herman Deru di hadapan petani.

    Pemerintah Provinsi Sumsel melalui APBN dan APBD telah menyalurkan bantuan benih untuk hampir 110.000 hektare lahan, termasuk program cetak sawah rakyat (CSR) seluas 48.000 hektare, serta optimalisasi lahan 32.747 hektare. Tak hanya itu, bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan) juga digelontorkan melalui Brigade Pangan.

    Staf Khusus Menteri Pertanian RI, Prof. Herodian, turut mendukung langkah Pemprov Sumsel. Ia menyebut pihaknya akan mendorong kehadiran Pertamina di Kecamatan Karang Agung Ilir guna menurunkan biaya operasional petani melalui subsidi bahan bakar.

    “Kami targetkan tahun ini perluasan sawah di Sumsel mencapai 100.000 hektar. Kami optimis Banyuasin bisa mendukung Sumsel jadi produsen beras nomor satu di Indonesia,” ujarnya.

    Turut hadir dalam kegiatan ini Staf Ahli Menteri Pertanian Dr. Suwandi, Bupati Banyuasin Dr. H. Askolani, Wakil Bupati Netta Indah, dan jajaran OPD dari Pemprov Sumsel.

  • Polres Banyuasin Panen 15 Ton Jagung Perdana pada Program Swasembada Pangan

    Polres Banyuasin Panen 15 Ton Jagung Perdana pada Program Swasembada Pangan

    SUARAPUBLIK.ID, BANYUASIN – Kepolisian Resor (Polres) Banyuasin sukses memanen 15 ton jagung pada panen perdana di lahan seluas 3,5 hektar.

    Kegiatan ini merupakan bagian dari program penanaman jagung di 68 hektar lahan yang tersebar di seluruh Kabupaten Banyuasin sebagai upaya mendukung ketahanan pangan nasional.

    Kapolres Banyuasin AKBP Ruri Prastowo mengungkapkan, jagung yang dipanen hari ini ditanam pada 21 Januari lalu dengan menggunakan bibit unggul jenis hibrida F1 Pioneer.

    “Meskipun proses penanaman hingga panen tidaklah mudah, cuaca yang tidak menentu dan banjir sempat menjadi tantangan. Namun, berkat kerja keras semua pihak, kami berhasil memanen sekitar 15 ton dari 3,5 hektar lahan ini,” ungkap Ruri, Kamis (15/5/2025).

    Kapolres mengapresiasi dukungan dari Dinas Pertanian, mitra perkebunan dan stakeholder yang terlibat dalam program tersebut. “Ini adalah bukti sinergi multipihak untuk kepentingan bangsa,” ujar Ruri.

    Program penanaman jagung oleh Polres Banyuasin sejalan dengan instruksi Presiden RI yang menugaskan Polri sebagai penggerak penanaman jagung.

    AKBP Ruri menegaskan, upaya ini merupakan bentuk komitmen Polri dalam mendukung ketahanan pangan nasional. “Untuk NKRI, kami all out. Tidak ada kata setengah-setengah,” kata Ruri.

    Program ini diharapkan dapat memperkuat swasembada pangan, mengurangi impor, serta menjaga stabilitas ekonomi di tengah tantangan global.

    Kedepan, Polres Banyuasin akan terus memperluas area tanam dan mengoptimalkan pendampingan kepada petani.

    “Hasil panen jagung ini tidak hanya menjadi kontribusi nyata bagi negara, tetapi juga menjadi inspirasi bagi daerah lain untuk bergerak bersama mewujudkan kemandirian pangan,” tutur Ruri. (ANA)

  • Kapolres Banyuasin Tegaskan Stop Kekerasan Terhadap Perempuan dan Anak

    Kapolres Banyuasin Tegaskan Stop Kekerasan Terhadap Perempuan dan Anak

    SUARAPUBLIK.ID, BANYUASIN – Dalam upaya untuk mencegah terjadinya kekerasan terhadap perempuan dan anak, Kapolres Banyuasin AKBP Ruri Prastowo menegaskan komitmennya dalam menjaga keamanan dan kesejahteraan perempuan dan anak-anak di wilayahnya.

    Kapolres Ruri mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk bersama-sama menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman bagi perempuan dan anak-anak. Ia menggarisbawahi bahwa perempuan dan anak bukanlah objek untuk disakiti, melainkan harus dilindungi dan dijaga dengan sepenuh hati.

    “Perempuan dan anak-anak merupakan bagian yang sangat berharga dalam kehidupan kita. Mereka layak mendapatkan perlindungan dan perhatian penuh dari kita semua. Jangan biarkan tindakan kekerasan terjadi di tengah-tengah kita,” ungkap Kapolres Ruri, Minggu (4//5/2025).

    Ruri menegaskan tentang pentingnya mencegah dan mengatasi segala bentuk kekerasan yang dapat merugikan kelompok yang rentan ini. Dan juga ia menekankan pentingnya peran aktif seluruh masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang aman dan bebas dari kekerasan.

    “Saya mengajak agar jika ada saksi atau korban kekerasan, agar segera melaporkannya kepada pihak berwajib untuk ditindaklanjuti sesuai hukum yang berlaku. Laporkan!! Lindungi!! dan hubungi bantuan Polisi Polres Banyuasin di nomor WhatsAp 081370002110 dan 081369575632,” tegas Ruri.

    Selain itu, Kapolres Ruri juga berpesan agar para orang tua, guru, dan wali murid memberikan pendidikan dan pemahaman yang baik kepada anak-anak mengenai kesetaraan gender dan pentingnya menghormati hak-hak perempuan dan anak-anak.

    Melalui upaya bersama dan kesadaran kolektif, diharapkan kekerasan terhadap wanita dan anak dapat diminimalisasi dan dihilangkan sepenuhnya dari masyarakat Kabupaten Banyuasin.

    Polres Banyuasin akan terus menggalakkan kampanye-kampanye sosial untuk membangun kesadaran dan menekan angka kekerasan terhadap perempuan dan anak.

    “Mari kita bergandengan tangan dan berkomitmen untuk menciptakan lingkungan yang aman, damai, dan menghargai hak asasi semua warga negara, terutama perempuan dan anak-anak,” pinta Ruri. (ANA)

  • Stop Judi Online, Kapolres Banyuasin: Pelaku akan Ditindak Tegas!

    Stop Judi Online, Kapolres Banyuasin: Pelaku akan Ditindak Tegas!

    SUARAPUBLIK.ID, BANYUASIN – Jajaran Polres Banyuasin, Polda Sumsel, tidak menoleransi bagi para pelaku perjudian online. Semua pihak yang terlibat, judi online akan ditindak sesuai hukum yang berlaku.

    Kapolres Banyuasin AKBP Ruri Prastowo, menegaskan perjudian termasuk penyakit masyarakat yang harus diberantas, sebab meresahkan dan berdampak buruk pada hancurnya masyarakat, terutama perekonomian.

    “Kami tegaskan tindak perjudian, pada masyarakat untuk dapat terlibat aktif dalam pemberantasan perjudian. Polisi tidak bisa bergerak sendiri. Perlu keterlibatan masyarakat,” kata Ruri, Selasa (22/4/2025).

    Ruri menuturkan, dampak negatif judi online, kecanduan dan kerugian finansial, merusak kesehatan mental, maslah kesehatan fisik, hubungan pribadi terganggu, terjerat kasus hukum.

    Selanjutnya, penyalahgunaan narkoba atau obat – obatan terlarang, resiko pencurian identitas dan pelanggaran data. “Oleh karena itu saya tegaskan, Stop!! Judi Online,” ujar Ruri.

    Terkait dengan judi online, Ruri menerangkan, pihaknya tidak hanya penindakan, jajaran Polres Banyuasin juga menggencarkan dalam sosialisasi penyadaran bahaya perjudian.

    Sebab, lanjut Ruri, tidak ada yang diuntungkan dalam perjudian. Pembeli togel, maupun pelaku perjudian tidak akan kaya, karena bermain judi.

    “Judi hanya menyeret pada kemiskinan. Uang yang seharusnya untuk kebutuhan hidup dan permodalan habis untuk berjudi. Hasil berjudi juga akan digunakan untuk foya-foya,” ucap Ruri.

    Sosialisasi terutama dilakukan oleh Satuan Bimbingan Masyarakat (Sat Binmas) dan Bhabinkamtibmas. Sosialisasi selain langsung pada masyarakat juga melibatkan tokoh agama, tokoh masyarakat, pemuda dan publik figur.

    Selain sosialisasi bahaya perjudian, pihaknya juga melakukan pendekatan pada pelaku perjudian untuk menghentikan perbuatannya.

    Namun jika tetap berjudi dan mengajak orang lain dalam melakukan perjudian, maka pihaknya akan menindak lanjuti dengan pemberantasan atau penegakkan hukum yang dilakukan satuan lain.

    “Kami mohon pada warga untuk bersama memberantas perjudian, Sebab perjudian akan berdampak buruk bagi masyarakat itu sendiri,” tutur Ruri. (ANA)

  • Pastikan Arus Balik Lebaran Berjalan Lancar, Kapolres Turun Langsung ke Lapangan

    Pastikan Arus Balik Lebaran Berjalan Lancar, Kapolres Turun Langsung ke Lapangan

    SUARAPUBLIK.ID, BANYUASIN – Guna memastikan arus balik lebaran 2025 berjalan dengan aman dan lancar, Kapolres Banyuasin AKBP Ruri Prastowo melakukan pengecekan langsung di Pelabuhan Tanjung Api-Api (TAA).

    Kegiatan ini diikuti Kabag Ops, Kapolsek, dan Dinas Perhubungan. Pemeriksaan difokuskan pada kesiapan sarana transportasi laut, kedisiplinan awak kapal, dan kepatuhan protokol keselamatan penumpang.

    Berdasarkan pantauan langsung di lokasi, situasi keamanan pelabuhan dalam kondisi terkendali.

    “Seluruh layanan penyeberangan ke Pulau Bangka beroperasi sesuai prosedur. Hingga saat ini, arus mudik berjalan lancar tanpa hambatan signifikan,” ujar Ruri, Jumat (4/4/2025).

    Kata Ruri, berdasarkan data menunjukkan volume penumpang diperkirakan meningkat signifikan pada puncak arus balik, yakni 5-6 April 2025.

    Untuk mengantisipasi hal tersebut, Polres Banyuasin telah menyiagakan personel pada Pos Terpadu Pelabuhan Tanjung Api-Api guna memastikan aktifitas penumpang kapal dapat berjalan dengan lancar demi terciptanya situasi kamtibmas yang aman dan kondusif.

    Tak hanya itu, orang nomor satu di jajaran Polres Banyuasin tersebut juga mengingatkan penumpang dan operator kapal untuk memprioritaskan keselamatan selama perjalanan.

    “Penumpang diharap tetap waspada, mematuhi arahan petugas. Bagi nahkoda dan ABK, pastikan kapal layak laut, tidak melebihi kapasitas, dan alat keselamatan berfungsi optimal,” kata Ruri.

    Masyarakat dapat menghubungi hotline 110 jika memerlukan bantuan kepolisian.

    “Kami berharap kolaborasi antara penumpang, operator, dan petugas bisa meminimalisir risiko kecelakaan. Keselamatan adalah prioritas utama,” tutur Ruri. (ANA)

  • Perumahan Al-Ghony Kembali Kebajiran, Warga berharap Pemerintah Segera Bertindak

    Perumahan Al-Ghony Kembali Kebajiran, Warga berharap Pemerintah Segera Bertindak

    SUARAPUBLIK.ID, BANYUASIN – Imbas intensitas curah hujan tinggi yang berlangsung kemarin malam, lagi-lagi pemukiman warga Perumahan Al-Ghony di Kecamatan Tanah Mas Indah, Kecamatan Talang Kelapa, Kabupaten Banyuasin, mengalami kebanjiran.

    Akibat ketinggian air yang mencapai lebih kurang 50 centimeter membuat sebagian rumah warga terendam serta tidak bisa melakukan aktivitas kesehariannya.

    Dikatakan salah satu warga Perumahan Al-Ghony, Indra Hadi, bahwa banjir didaerah tempat saya tinggal ini sering terjadi,apalagi ditambah curah hujan yang cukup tingg, yang berlangsung semalam.

    “Itu terjadi karena adanya penyempitan aliran air menuju jembatan Gasing, sehingga membuat aliran air terhambat mengalir dan akhirnya meluap ke permukiman warga Al-Ghony dan sekitarnya,“ jelas Indra, Minggu (9/3/2025).

    Masih kata Indra, sepertinya permasalahan ini tak kunjung usai, bahkan hingga saat ini belum ada solusi Kongkrit dari pemerintah setempat untuk mengatasi permasalahan ini.

    “Saya berharap pemerintah dapat segera mengambil tindakan untuk mengatasi masalah banjir di Perumahan Al-Ghony,“ jelasnya.

    Indra juga menjelaskan, saat ini  ketinggian air terus bertambah seiring dengan hujan yang tak kunjung redah akibat hal tersebut menjadi ke Khawatiran warga dikawasan perumahan Al-Ghony.

    “Terkait permasalahan ini, sampai sekarang belum ada pihak pemerintah setempat hadir untuk memastikan penderitaan yang dialami oleh warga dikawasan perumahan Al-Ghony ini,“ tuturnya. (ANA)

  • Dua Pria Ditangkap Lantaran Simpan Sabu-Sabu

    Dua Pria Ditangkap Lantaran Simpan Sabu-Sabu

    SUARAPUBLIK.ID, PANGKALAN BALAI – Unit Reskrim Polsek Air Kumbang berhasil mengungkap kasus tindak pidana narkotika jenis sabu-sabu dalam operasi pengembangan di Desa Sidomulyo dan Desa Duren Ijo, Kecamatan Banyuasin I, Kabupaten Banyuasin.

    Dalam pengungkapan tersebut, dua orang pria berinisial AA (20) dan RJ (32) ditangkap. Lalu dari tangan tersangka, polisi menemukan barang bukti 22 paket sabu-sabu serta sejumlah alat pengemas.

    Kapolsek Air Kumbang Iptu Rendi Ramadhona menerangkan bahwa pengungkapan kasus ini berawal saat pihaknya mendapatkan informasi dari masyarakat mengenai aktivitas transaksi sabu-sabu di Desa Sidomulyo, Sabtu (22/2/2025) sekitar pukul 17.20 WIB.

    Usai mendapatkan informasi tersebut, Rendi langsung memerintahkan Kanit Reskrim Aipda Analudin Haq beserta tim untuk melakukan patroli.

    “Sesampainya di lokasi, anggota menemukan seorang pria mencurigakan (AA) yang sedang menggenggam sesuatu di pinggir jalan, ”

    Setelah dilakukan pemeriksaan kata Rendi, ditemukan satu paket sabu-sabu dalam genggamannya, AA mengaku sabu-sabu tersebut didapat dari seorang pria bernama RJ (32) di Desa Duren Ijo.

    “Selanjutnya kami melakukan pengembangan ke alamat RJ. di sebuah ruko milik RJ. Kami menemukan 21 paket sabu-sabu, 2 bal plastik klip kosong, 18 pirek kaca, dan 1 unit handphone Infinix warna cream,”kata Rendi.

    Dikatakan Rendi bahwa kedua tersangka saat ini sudah ditahan di Mapolres Banyuasin untuk proses hukum lebih lanjut.

    “Polisi juga mendalami sumber peredaran sabu-sabu dan mengimbau masyarakat waspada terhadap modus serupa, ” terang Rendi.

    Atas ulahnya, kedua tersangka dijerat dengan Pasal 114 Ayat (1) jo Pasal 112 Ayat (1) UU No. 35 Tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman hukuman minimal 5 tahun hingga maksimal hukuman mati bagi pengedar.

  • Mengawali Kerja, Wabup Banyuasin Serahkan Bantuan untuk Masyarakat Terdampak Banjir

    Mengawali Kerja, Wabup Banyuasin Serahkan Bantuan untuk Masyarakat Terdampak Banjir

    SUARAPUBLIK.ID, BANYUASIN – Mengawali kerja selaku Wakil Bupati Banyuasin, Netta Indian SP, menyerahkan bantuan sembako untuk masyarakat yang terdampak bencana banjir di Kecamatan Talang Kelapa. Kegiatan ini berlangsung di Aula Kantor Camat Talang Kelapa, Kabupaten Banyuasin, Sabtu (22/2/2025).

    Sebelumnya, Wabup Netta menerima bantuan sembako dari Pemerintah Provinsi Sumsel untuk diserahkan langsung ke masyarakat dengan didampingi oleh Asisten I Setda Kabupaten Banyuasin Dr Ir Izromaita, Anggota DPRD Banyuasin Ari Heggar, SE.

    Termasuk, Kepala Dinas Sosial Banyuasin Hj Nurlaila SSos, Kepala BPBD Banyuasin Reza Agust Perdana SE MSi, Plt Kepala Dinas PUPR Banyuasin Ir H M Riyan A. Saputra ST MM IPM ASEAN Eng dan Camat Talang Kelapa, Salinan SSos MSi.

    Dalam kesempatan ini, mewakili Kepala Dinas Sosial Provinsi Sumatera Selatan, Kepala Bidang Perlindungan dan Jaminan Sosial, Elman Zamhari, menyerahkan bantuan kepada Pemerintah Kabupaten Banyuasin dan berharap bantuan ini dapat meringankan beban masyarakat.

    “Semoga bencana ini segera berlalu dan masyarakat yang terdampak dapat diberikan kesabaran,” ucap Elman Zamhari, saat mengerjakan bantuan tersebut.

    Elman menambahkan bahwa bantuan yang diberikan berupa 40 lembar Tenda Gulung, 40 Paket Kids Ware, 900 Paket Makanan Siap Saji, 110 Paket Makanan Anak, 60 Paket Kasur, 50 Lembar Selimut dan 30 Paket Family Kit.

    Ucapan terima kasih disampaikan oleh Netta Indian kepada Pemerintah Provinsi Sumsel melalui Dinas Sosial Provinsi, yang telah memberikan atensi besar dengan bantuan yang telah diterima.

    Netta juga memberikan dukungan kepada masyarakat agar dapat bersabar dengan bencana banjir ini. Tentu Pemerintah Kabupaten Banyuasin hadir mendampingi, semoga yang terdampak dapat melewati ini dengan kuat dan tabah.

    “Adapun masyarakat yang terdampak sebanyak 313 Kepala Keluarga dengan rincian 32 KK Kelurahan Sukajadi, 101 KK Kelurahan Sukajadi Timur, 45 KK Kelurahan Tanah Mas dan 135 KK Kelurahan Tanah Mas Indah,” tutur Wabup Netta.

    Wakil Bupati Banyuasin, Netta Indian, meninjau gorong-gorong. (Photo: Adam Malik)

    Setelah pemberian bantuan, didampingi oleh Plt Kadis PUPR Banyuasin Ir H M Riyan A. Saputra ST MM IPM ASEAN Eng, dan rombongan, Wabup Banyuasin meninjau gorong-gorong Jalan Nasional Km. 14.

    Kondisi gorong-gorong yang kecil sehingga air tidak lancar sehingga menyebabkan aliran air tidak optimal dan berdampak terjadi banjir di beberapa kelurahan di wilayah Kecamatan Talang Kelapa.

    Melihat kondisi ini, Wabup Netta akan segera menyampaikan kepada Bupati Banyuasin Dr H Askolani SH MH dan segera akan berkoordinasi untuk tindak lanjut kedepan. (ANA)

  • Wujudkan Akserasi Menteri Impas, Lapas Banyuasin Salurkan Bansos untuk Keluarga WBP

    Wujudkan Akserasi Menteri Impas, Lapas Banyuasin Salurkan Bansos untuk Keluarga WBP

    SUARAPUBLIK.ID, BANYUASIN – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Banyuasin kembali memberikan bantuan sosial (bansos) kepada keluarga Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) yang kurang mampu, pada Sabtu (22/2/2025).

    Turut hadir juga dalam kegiatan tersebut Ibu-Ibu Dharma Wanita Lapas Kelas IIA Banyuasin. Kegiatan ini merupakan bagian dari tindak lanjut 13 Program Akselerasi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Agus Andrianto, sekaligus mendukung program Asta Cita Presiden dan Wakil Presiden Prabowo-Gibran dalam memperkuat harmoni kehidupan bermasyarakat.

    Sebanyak 20 paket sembako diserahkan di halaman Lapas Kelas IIA Banyuasin. Bantuan sosial tersebut diberikan langsung oleh Kepala Lapas (Kalapas) Banyuasin Tetra Destorie, bersama jajaran pegawai. Bantuan tersebut diberikan kepada keluarga warga binaan yang telah terdaftar sebagai penerima bantuan.

    Kepala Lapas Kelas IIA Banyuasin Tetra Destorie mengatakan, kegiatan ini merupakan wujud nyata kepedulian terhadap masyarakat yang sejalan dengan arahan Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Agus Andrianto.

    “Kegiatan ini juga menjadi sarana mempererat tali silaturahmi antara Lapas Banyuasin dengan keluarga warga binaan. Kami berharap semoga bantuan ini bisa bermanfaat dalam meringankan beban keluarga warga binaan yang kurang mampu,” ujarnya. (ANA)

  • Pimpin Apel Gabungan, Ini Pesan Terakhir Pj Bupati Banyuasin

    Pimpin Apel Gabungan, Ini Pesan Terakhir Pj Bupati Banyuasin

    SUARAPUBLIK.ID, BANYUASIN – Pj Bupati Banyuasin, Muhammad Farid, menyanpaikan pesan terakhir kepada seluruh jajaran pegawai Pemerintah Kabupaten Banyuasin, sebelum purna tugas sebagai orang nomor 1 di Bumi Sedulang Setudung.

    Yang mana sebentar lagi posisinya sebagai Pj Bupati Banyuasin, akan digantikan Bupati dan Wakil Bupati Banyuasin terpilih hasil Pemilihan Kepala Daerah Banyuasin tahun 2024. Pemimpin baru akan dilantik pada 20 Februari 2025.

    Dalam arahannya, Pj Bupati Banyuasin Muhammad Farid, berpesan agar seluruh para pegawai di lingkup Pemkab Banyuasin membiasakan mengerjakan berbagai pekerjaan, dimulai dari hal yang terkecil. Sehingga bisa mendapatkan hasil yang baik dan tentu lebih terperinci.

    “Kami haturkan terima kasih kepada rekan-rekan Perangkat Daerah yang telah membantu kami selama menjalankan tugas. Kami juga memohon maaf atas segala kekurangan dan kekhilafan kami dalam memimpin Kabupaten Banyuasin kurang lebih 7 Bulan ini,” ungkapnya.

    “Jaga hubungan yang baik dan harmonis sesama rekan kerja dalam menjalankan tugas,” ucapnya lagi, saat membacakan amanat pada apel Gabungan seluruh Pegawai ASN dan non ASN yang berlangsung di Halaman Pemkab Banyuasin Senin (17/2/2025).

    Dirinya berharap Banyuasin bisa berkembang lebih pesat lagi ke depannya, sekaligus menjadi spirit baru lagi dibawah kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati Banyuasin terpilih, dan menjadi langkah baru lagi untuk meneruskan karya-karya terbaik yang selama ini bisa jadi belum terlaksana selama dirinya menjabat sebagai Pj Bupati.

    “Saya dan istri mohon pamit, jaga harmonisasi dan silaturahmi teruslah memberikan hal-hal yang bermanfaat dan positif untuk Kabupaten Banyuasin,” harapnya. (ANA)

  • Kunjungi DLH Banyuasin, Bahas Pengelolaan Sampah dan Kebersihan di Lapas

    Kunjungi DLH Banyuasin, Bahas Pengelolaan Sampah dan Kebersihan di Lapas

    SUARAPUBLIK.ID, BANYUASIN – Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Banyuasin Tetra Destorie, melakukan Kunjungan ke Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Daerah Kabupaten Banyuasin, Senin (17/2/2025). Kunjungan ini disambut langsung Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Banyuasin Zazili Mustopa.

    Pertemuan membahas tentang pengelolaan dan pengangkutan sampah di sekitar lingkungan Lapas. Sehingga, selain terjaga kebersihan juga menciptakan suasana yang enak dipandang.

    Dalam kunjungan tersebut, Kepala Lapas Tetra Destorie, menjelaskan bahwa koordinasi ini bertujuan untuk memperkuat kerjasama antara Lapas dan DLH dalam menangani permasalahan sampah, yang telah menjadi perhatian khusus.

    “Dengan adanya kerjasama ini, diharapkan pengangkutan sampah bisa dilakukan secara terjadwal, sehingga lingkungan Lapas tetap bersih dan bebas dari resiko kesehatan yang ditimbulkan oleh penumpukan sampah,” terangnya. (ANA)

  • Lapas Banyuasin Siapkan Langkah Strategis Dukung Program Akselerasi Menteri Impas

    Lapas Banyuasin Siapkan Langkah Strategis Dukung Program Akselerasi Menteri Impas

    SUARAPUBLIK.ID, BANYUASIN – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Banyuasin, mengikuti pengarahan dari Direktur Jenderal Pemasyarakatan (Dirjenpas) Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas), Irjen Pol Drs Mashudi, secara virtual, pada Senin (17/2/2025).

    Pengarahan tersebut juga diikuti secara virtual di ruang Kepala Lapas Kelas IIA Banyuasin dihadiri oleh pejabat struktural dan staf.

    Dalam arahannya, Dirjenpas Mashudi menginstruksikan kepada seluruh jajatan UPT Pemasyarakatan seluruh Indonesia untuk selalu bekerja menjalankan program akselerasi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan yang merupakan turunan dari Asta Cita dari Presiden Republik Indonesia.

    Mashudi menambahkan, seluruh Kepala UPT agar menyiapkan langkah strategis untuk mendukung program akselerasi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan seperti, pemberantasan peredaran narkoba di dalam Lapas, optimalisasi program pembinaan warga binaan, untuk mendukung ketahanan pangan, serta peningkatan pelaksanaan Inkopasinso dan mengimbau agar seluruh UPT dapat segera merealisasikan program tersebut.

    “Mari sama-sama membangun pemasyarakatan dengan mempedomani dan menindaklanjuti program astacita Presiden dan 13 program akselerasi menteri imigrasi dan pemasyarakatan,” ajak Dirjenpas Mashudi.

    Sementara Kepala Lapas Kelas IIA Banyuasin Tetra Destorie berkomitmen akan melaksanakan seluruh Program Akselerasi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan yang merupakan turunan dari Asta Cita Presiden Republik indonesia.

    “Kami jajaran Lapas Kelas IIA Banyuasin telah melaksanakan dan sedang berproses dalam peningkatan capaian program akselerasi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, ke depan akan kami laporkan terus perkembangannya,” jelasnya. (ANA)

  • Sejumlah Tempat Wisata Banyuasin Resmi Beroperasi

    Sejumlah Tempat Wisata Banyuasin Resmi Beroperasi

    SUARAPUBLIK.ID, BANYUASIN – Dimulai dengan Penanaman Pohon di halaman Gelora Olahraga (GOR) Pangkalan Balai, Pj Bupati Banyuasin Muhammad Farid S.STP MSi didampingi Pj Ketua TP-PKK Banyuasin Adhitya Triana Aprilia, S.STP MSi, menjajal sekaligus meresmikan sejumlah fasilitas olahraga maupun Pariwisata yang telah rampung dikerjakan dan siap dimanfaatkan masyarakat.

    Turut serta dalam kegiatan tersebut Sekretaris daerah (Sekda) Kabupaten Banyuasin Ir Erwin Ibrahim ST MM MBA IPU ASEAN Eng beserta sejumlah Asisten dan Kepala Perangkat Daerah Banyuasin.

    Sejumlah fasilitas yang diresmikan ditandai dengan pemotong pita, oleh Pj Bupati Banyuasin, di antaranya Pusat Oleh Oleh kuliner Banyuasin, yakni Warung Pe Ka Ka, Revitalisasi Alun-Alun Pangkalan Balai, Taman Srikandi, Taman Betuah, hingga Taman Edukasi Kebun PKK Kabupaten Banyuasin.

    “Ya Alhamdulillah hari ini secara simbolis kita resmikan, kita lihat dan pastikan fasilitasnya semua memang betul-betul baik, siap dimanfaatkan bagi seluruh masyarakat Banyuasin, untuk berkumpul bersama keluarga, rekreasi, maupun memberikan edukasi untuk anak-anak,” ujar Pj Bupati saat dibincangi usai peresmian Jumat (14/2/2025).

    Dirinya berharap kedepannya seluruh fasilitas yang sudah ada agar bisa dijaga dan dirawat sehingga bisa menjadi destinasi wisata itu sendiri bagi Kabupaten Banyuasin disetiap ada tamu dari manapun yang akan berkunjung, sekaligus menjadi penyokong angka kunjungan wisata di Bumi Sedulang Setudung khususnya ibukota Kabupaten yakni Pangkalan Balai.

    “Tempat ini anggaplah seperti rumah kita, mari kita jaga dan rawat semua fasilitas yang ada, peran seluruh masyarakat juga sangat diperlukan untuk memelihara tempat ini, menjaga fasilitas yang sudah ada adalah kewajiban bersama,” tandasnya.

    Diketahui, Lingkungan komplek Pemkab Banyuasin memiliki beberapa Destinasi lain yang bisa dikunjungi seperti Taman Kota Pangkalan Balai, Danau Aek Sekojo, Tugu Penghargaan Adipura Pangan, Tugu Hutan Larangan, Taman Srikandi, Taman Betuah, Bung Karno Sport Center, dan sejumlah destinasi lainnya yang masih dalam tahap pembangunan. (ANA)

  • Jumat Berkas Lapas Banyuasin: Implementasi Program Akselerasi Menteri Impas

    Jumat Berkas Lapas Banyuasin: Implementasi Program Akselerasi Menteri Impas

    SUARAPUBLIK.ID, BANYUASIN – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Banyuasin menggelar Bakti Sosial Jumat Berkah. Dengan membagikan bantuan berupa makan siang kepada masyarakat sekitar sebagai bentuk kepedulian.

    Giat ini juga dilaksanakan sebagai bentuk implementasi program Akselerasi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Impas), khususnya poin “Memberikan Bantuan Sosial kepada Keluarga Warga Binaan yang Tidak Mampu dan Masyarakat Sekitar”.

    Pada kesempatan tersebut, ada puluhan makan siang yang dibagikan. Kegiatan bakti sosial ini juga mendapat respon positif dari para penerima bantuan.

    Kepala Lapas Kelas IIA Banyuasin Tetra Destorie mengatakan, kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian dari pegawai di Lapas Kelas IIA Banyuasin terhadap warga sekitar dan juga bagian dari implementasi Program Akselerasi Menteri Impas.

    “Alhamdulillah hari ini kami kembali berbagi kepada masyarakat sekitar, bantuan yang dibagikan merupakan makan siang. Kami berharap agar makanan yang kami bagikan dapat bermanfaat bagi mereka yang menerimanya,” jelasnya. (ANA)

  • Kakanwil Ditjenpas Apresiasi Program Akselerasi Menteri IMIPAS Lapas Kelas IIA Banyuasin

    Kakanwil Ditjenpas Apresiasi Program Akselerasi Menteri IMIPAS Lapas Kelas IIA Banyuasin

    SUARAPUBLIK.ID, BANYUASIN – Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Sumatera Selatan (Sumsel) Erwedi Supriyatno, melaksanakan kunjungan kerja (Kunker) ke Lapas Kelas IIA Banyuasin. Kunjungan ini sekaligus meninjau langsung kondisi Lapas Kelas IIA Banyuaisn.

    Dalam kunjungan itu, Erwedi Supriyanto didampingi Kepala Bidang Bimbingan Kemasyarakatan Mujiarto. Kehadiran mereka bertujuan untuk meninjau langsung berbagai Program Akselerasi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (IMIPAS) di Lapas Kelas IIA Banyuasin.

    Kakanwil Sumsel Erwedi Supriyanto, mengapresiasi pelaksanaan Program Akselerasi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (IMIPAS) yang telah dilaksanakan oleh Lapas Kelas IIA Banyuasin.

    Pada kesempatan itu, ia memantau proses pengolahan makanan warga binaan di dapur, dan mengecek kualitas bahan makanan serta proses memasak yang dilakukan oleh petugas dapur di sana.

    Tak jauh dari dapur ada kebun sayur-sayuran yang di tanam dengan metode Hidroponik. Disana Kakanwil memanen sayur-sayuran berupa kangkung dan sawi bersama jajaran Lapas Kelas IIA Banyuasin. Di sisi lain, ada juga kebun jagung yang berada di lahan sebelah blok hunian turut dipantau.

    Setelah melihat-lihat kebun, Kakanwil Erwedi Supriyanto, menuju ke kolam budidaya ikan yang berada di bengkel kerja Lapas Banyuasin. Di kolam tersebut, berbagai macam ikan dipelihara mulai dari ikan lele, nila, dan gurame.

    “Kegiatan ini menjadi aksi nyata dalam rangka mewujudkan program akselerasi Menteri Imipas di bidang ketahanan pangan,” ujar Kakanwil Sumsel Erwedi Supriyanto, kepada wartawan disela – sela kegiatan tersebut.

    Selain ketahanan pangan, Kakanwil turut meninjau program penguatan warga binaan untuk menghasilkan produk UMKM yang juga salah satu Program Akselerasi Menteri Imipas. Lapas Kelas IIA Banyuasin sendiri telah memiliki gedung konveksi yang memproduksi pakaian berupa baju kaos.

    Tak berhenti sampai situ, Kakanwil Ditjenpas Sumsel juga meninjau blok hunian warga binaan dan sekaligus

    menyapa warga binaan. Ia menekankan untuk selalu menjaga keamanan dan ketertiban di dalam kamar demi terciptanya lingkungan Lapas yang aman dan kondusif. Di tiap-tiap blok hunian juga terdapat fasilitas Wartelsuspas untuk warga binaan berkomunikasi dengan keluarga.

    Usai memantau blok hunian, Kakanwil Ditjenpas Sumsel Erwedi memberikan arahan kepada jajaran pegawai Lapas Kelas IIA Banyuasin. Ia mengulas kembali program akselerasi Menteri Imipas yang harus di jalankan, mulai dari pemberantasan Narkoba dan Pelaku Penipuan di Lapas, Ketahanan Pangan, Menghasilkan Produk UMKM, Bantuan Sosial, hingga mengatasi over capacity dan over crowding.

    “Saya mengapresiasi seluruh jajaran Lapas Kelas IIA Banyuasin yang telah menjalankan program Akselrasi Menteri IMIPAS dengan sangat baik, semua telah dilaksanakan dan harus terus ditingkatkan. Semangat terus untuk jajaran Lapas Kelas IIA Banyuasin,” ungkapnya.

    Di akhir kunjungannya, Kakanwil Ditjenpas Sumsel Erwedi Supriyanto melihat kolam ikan dan tempat budidaya ayam petelur yang baru dibangun. Program tersebut segera dilaksanakan dalam waktu dekat ini. (ANA)

  • Pegawai Lapas Banyuasin Donor Darah Peringatan HUT ke-79 Persit

    Pegawai Lapas Banyuasin Donor Darah Peringatan HUT ke-79 Persit

    SUARAPUBLIK.ID, BANYUASIN – Pegawai Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Banyuasin mengikuti kegiatan donor darah yang diselenggarakan Batalyon Zeni kontruksi (Yonzikon) Langkan Kabupaten Banyuasin, Rabu (12/2/2025).

    Kegiatan ini diselenggarkan dalam rangka memperingati HUT ke-79 Persit Kartika Chandra Kirana tahun 2025 Ranting 2 Yonzikon 12 Cabang X Koorcab Pusziad PG Mabesad.

    Lapas Kelas IIA Banyuasin menugaskan sebanyak 7 orang pegawai Lapas dipimpin oleh Kepala KPLP Dedy Krihastoni.

    Pelaksanaan Donor Darah melewati proses pemeriksaan kesehatan sesuai syarat dan ketentuan dengan tahap Pendataan, Skrining kesehatan pendonor, Penetapan pendonor yang memenuhi syarat, pelaksanaan donor darah.

    Kepala Lapas Kelas IIA Banyuasin Tetra Destorie berharap dengan partisipasi pegawai Lapas Banyuasin pada kegiatan ini dapat semakin memperkuat sinergi dengan Aparat Penegak Hukum setempat.

    “Dengan kehadiran Lapas Banyuasin dalam giat ini, selain sebagai kegiatan amal juga dapat memperkuat hubungan baik dengan Aparat Penegak Hukum di wilayah Kabupaten Banyuasin,” harapnya. (ANA)

  • Lapas Kelas IIA Banyuasin Tandatangani Pakta Integritas

    Lapas Kelas IIA Banyuasin Tandatangani Pakta Integritas

    SUARAPUBLIK.ID, BANYUASIN – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Banyuasin, melakukan Penandatanganan Pakta Integritas, Perjanjian Kinerja dan Komitmen Bersama Pembangunan Zona Integritas Menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM), Rabu (22/1/2025).

    Acara ini dipimpin langsung Kepala Lapas (Kalapas) Kelas IIA Banyuasin Tetra Destorie dan diikuti Seluruh Pejabat Struktural dan Staf. Kegiatan Penandatanganan Pakta Integritas merupakan acara sakral bagi seluruh abdi negara dalam menjalankan tugasnya sebagai pelayan masyarakat.

    Demikian dengan Penandatanganan Perjanjian Kinerja, sebagaimana yang telah diatur bahwa seluruh ASN memiliki target kinerja yang terukur sehingga dibutuhkan komitmen dalam mencapai dan memenuhi target yang telah ditentukan.

    Selanjutnya Komitmen Bersama Pembangunan Zona Integritas pun turut dilakukan, mengingat Lapas Kelas IIA Banyuasin pada Tahun 2023 lalu telah menerima predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan akan melanjutkan menuju Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM).

    Pada acara tersebut, Pakta Integritas dan Perjanjian Kinerja ditandatangani oleh seluruh pejabat struktural Lapas Kelas IIA Banyuasin di depan Kepala Lapas Kelas IIA Banyuasin. Terakhir, penandatangan Komitmen bersama di tandatangani oleh seluruh Pegawai Lapas Kelas IIA Banyuasin di hadapan Kepala Lapas.

    Kalapas Kelas IIA Banyuasin Tetra Destorie, menyampaikan bahwa prioritas utama di Tahun 2025 adalah melaksanakan Program Akselerasi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Republik Indonesia, salah satu yang paling ditekankan yakni pemberantasan Narkoba, karena hal itu menjadi fokus utama dari Bapak Presiden Republik Indonesia.

    “Prioritas utama kita adalah melaksanakan Program Akselerasi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, oleh karena itu, dengan penandatangan ini diharapkan ke depannya semua pegawai dapat berkinerja sesua dengan aturan yang berlaku, kerja cepat agar dapat diselesaikan sesuai dengan target yang telah ditetapkan,” ungkapnya.

    Lebih lanjut Kalapas Kelas IIA Banyuasin Tetra Destorie berpesan kepada seluruh pegawai Lapas Kelas IIA Banyuasin untuk kerja dengan cara bukan dengan alasan. Karena dengan cara itu pekerjaan akan dapat diselesaikan dengan baik.

    “Saya yakin semua orang disini orang yang memiliki dedikasi yang baik dan memiliki kapabel yang baik, oleh karena itu tunjukan kepada organisasi ini. Berikan yang terbaik untuk kinerja dan pastikan semua berjalan dengan baik,” pesannya. (ANA)

  • Lapas Banyuasin Ikuti Ibadah Natal Nasional Bersama WBP Kristiani, Ini Tujuannya

    Lapas Banyuasin Ikuti Ibadah Natal Nasional Bersama WBP Kristiani, Ini Tujuannya

    SUARAPUBLIK.ID, BANYUASIN – Warga Binaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Banyuasin turut berpartisipasi dalam kegiatan Ibadah Natal Nasional bersama bagi Narapidana Kristiani, Selasa (7/1/2025).

    Kegiatan diselenggarakan Direktorat Jenderal Pemasyarkatan Republik Indonesia bekerja sama dengan organisasi Indonesia Berdoa dan dilaksanakan secara serentak di seluruh Indonesia secara virtual melalui aplikasi Zoom.

    Kegiatan kali ini mengambil tema tema “Kasih dan Pengampunan Membawa Pemulihan, “. Bertempat di Aula Lapas Kelas IIA Banyuasin, sebanyak 4 (empat) orang warga binaan Kristiani mengikuti kegiatan tersebut dengan penuh khidmat didampingi dua petugas beragama Kristiani, Eben Pardede dan Alvin Nainggolan.

    Kepala Lapas Kelas IIA Banyuasin Tetra Destorie mengatakan, kegiatan ini sebagai bentuk dukungan spiritual, pemulihan karakter, dan penguatan iman bagi narapidana.

    “Kegiatan ini diharapkan menjadi momentum kebersamaan yang diharapkan mampu memotivasi para Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) Kristiani untuk memulai lembaran baru dalam hidup mereka,” ungkapnya. (ANA)

  • Apel Bersama Lapas Banyuasin 2025, Ini Pesan Menko Hukum, HAM, Imigrasi dan Pemasyarakatan

    Apel Bersama Lapas Banyuasin 2025, Ini Pesan Menko Hukum, HAM, Imigrasi dan Pemasyarakatan

    SUARAPUBLIK.ID, BANYUASIN – Jajaran pegawai Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Banyuasin mengikuti Apel Bersama Tahun 2025 seluruh ASN di lingkungan Kementerian Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi dan Pemasyarakatan, Kementerian Hukum, Kementerian HAM, serta Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan pada, Senin (6/1/2024).

    Apel dilakukan secara virtual dengan tema “Kerja Bersama, Untuk Indonesia Emas 2045”. Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi dan Pemasyarakatan, Yusril Ihza Mahendra memimpin langsung apel tersebut. Dalam sambutannya, ia menyampaikan 8 (delapan) pesan penting kepada seluruh jajaran.

    Pertama, Yusril mengajak untuk mewujudkan visi kabinet Merah Putih Bersama Indonesia Maju Menuju Indonesia Emas 2045 melalui Penyusunan Renstra Kementerian yang implementatif terhadap 8 Misi Asta Cita, 17 Program Prioritas Nasional, dan 8 Program Terbaik Cepat. Kedua, melaksanakan Target Kinerja secara terukur dan selaras dengan Asta Cita. Ketiga, melaksanakan Perjanjian Kinerja secara berjenjang oleh setiap Pejabat Manajerial sebagai pengampu kegiatan.

    Yusril menambahkan, pesan yang keempat, melakukan efisiensi dalam penggunaan anggaran dan tidak ada mark up atau penggelembungan anggaran. Kelima, menggunakan perjalan dinas secara efektif. Keenam, melaksanakan program kegiatan yang berdampak pada kesejateraan masyarakat dan meningkatkan kualitas pelayanan publik. Ketujuh, melakukan sinkronisasi, koordinasi, dan kolaborasi dengan Kementerian dan Lembaga dalam pencapaian tujuan organisasi. Kedelapan, melakukan pengawasan dan evaluasi kinerja pejabat manajerial yang tidak produktif.

    “Besar harapan saya agar kita semua dapat melaksanakan tugas dan fungsi kita dengan mengoptimalkan sumberdaya yang ada dan dengan kerja bersama yang kuat agar kita menjadi bagian dari keberhasilan dalam mewujudkan Indonesia Emas Tahun 2045,” harapnya.

    Selain itu, Kepala Lapas Kelas IIA Banyuasin Tetra Destorie mengatakan, Lapas Kelas IIA Banyuasin berkomitmen melaksanakan ke delapan pesan dari Menko Hukum, HAM, Imigrasi dan Pemasyarakatan. Hal ini demi mendukung terwujudnya Indonesia Emas Tahun 2045. (ANA)

  • Tempatkan Pos di OPI dan Tempat Wisata, Pastikan Keamanan Selama Libur Nataru

    Tempatkan Pos di OPI dan Tempat Wisata, Pastikan Keamanan Selama Libur Nataru

    SUARAPUBLIK.ID, BANYUASIN – Kapolres Banyuasin, AKBP Ruri Prastowo, meninjau langsung post pelayanan terpadu di lokasi Opi Mall, Opi Waterfun, dan Bird park Opi, Sabtu (28/12/2024).

    Peninjauan ini untuk memastikan kelancaran dan keamanan selama libur Natal dan Tahun Baru (Nataru).

    “Pemantauan ini adalah bagian dari upaya kami untuk menciptakan situasi yang aman dan kondusif selama liburan Nataru. Kami juga ingin mengantisipasi segala kemungkinan yang dapat mengganggu kelancaran aktivitas masyarakat,” kata Ruri.

    Selama pemantauan, Kapolres dan Wakapolres juga melakukan pengecekan terhadap pelaksanaan standar operasional prosedur (SOP) yang dijalankan oleh petugas di setiap pos pelayanan.

    “Kami ingin memastikan bahwa seluruh petugas pos pelayanan menjalankan tugas sesuai dengan SOP yang telah ditetapkan, agar pengunjung merasa aman dan nyaman selama berada di lokasi-lokasi ini,” ujar Ruri.

    Kapolres Banyuasin, AKBP Ruri Prastowo, meninjau langsung pos pelayanan terpadu di lokasi Opi Mall, Opi Waterfun, dan Bird park Opi. (Photo: Suci)

    Selain itu, Ruri juga memeriksa kelengkapan personel dan fasilitas, termasuk peralatan pengamanan serta alat komunikasi yang digunakan petugas.

    “Dengan adanya pemantauan langsung ini, diharapkan pengunjung dapat merasa lebih aman dan nyaman saat beraktivitas, serta pelayanan di pos-pos pelayanan dapat berjalan dengan optimal,” terang Ruri.

    Kegiatan ini juga menjadi bagian dari komitmen Kepolisian, khususnya Polres Banyuasin dalam menjaga keamanan dan ketertiban selama perayaan Natal dan menyambut Tahun Baru 2024. (ANA)