Category: PLN UIW S2JB

  • 2500 Peserta PLN Mobile Color Run Berhasil Ramaikan Benteng Kuto Besak

    2500 Peserta PLN Mobile Color Run Berhasil Ramaikan Benteng Kuto Besak

    SUARA PUBLIK.ID,PALEMBANG- Benteng Kuto Besak, salah satu ikon kebanggaan Kota Palembang, pagi ini disemarakkan oleh ribuan warga yang memadati kawasan tersebut untuk mengikuti gelaran PLN Mobile Color Run yang mana PLN Unit Induk Distribusi Sumatera Selatan, Jambi, dan Bengkulu (UID S2JB) dan PLN Icon Plus Sumbagsel menjadi tuan rumah. Acara yang berlangsung sejak pukul 06.00 WIB ini sukses menarik antusiasme 2.500 peserta dari berbagai kalangan, mulai dari komunitas olahraga, pelajar, hingga keluarga yang datang membawa anak-anak mereka.

    PLN Mobile Color Run merupakan kegiatan lari santai sejauh 5 kilometer yang dikemas dengan sentuhan warna-warni dari bubuk ramah lingkungan yang dilemparkan ke peserta di sejumlah titik sepanjang rute. Kegiatan ini tidak hanya menghadirkan keseruan, tetapi juga menjadi bagian dari upaya PLN dalam mengenalkan dan mendekatkan layanan digital berbasis aplikasi, yaitu PLN Mobile, kepada masyarakat.

    Tak hanya itu, PLN Mobile Color Run turut didukung penuh oleh Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan dan Pemerintah Kota Palembang terlebih pada hari sebelumnya telah diadakan aksi sosial seperti bersih-bersih kawasan BKB, donor darah hingga medical checkup. Sinergi ini menunjukkan komitmen bersama untuk mendorong gerakan masyarakat sehat dan berbudaya digital.

    General Manager PLN UID S2JB, Adhi Herlambang, menyampaikan apresiasi atas dukungan berbagai pihak yang telah berkontribusi dalam menyukseskan acara serta rasa bangganya atas tingginya partisipasi masyarakat dalam kegiatan ini. Menurutnya, acara ini merupakan wujud nyata komitmen PLN dalam membangun kedekatan dengan pelanggan, sekaligus memperkenalkan transformasi layanan digital yang kini semakin mudah diakses melalui aplikasi PLN Mobile.

    “Melalui PLN Mobile Color Run, kami ingin menunjukkan bahwa PLN hadir tidak hanya sebagai penyedia listrik, tetapi juga sebagai mitra yang aktif membangun gaya hidup sehat dan modern melalui teknologi. Antusiasme masyarakat hari ini luar biasa, dan ini menjadi semangat bagi kami untuk terus berinovasi. Tak lupa kami ucapkan terima kasih atas dukungan pemprov sumsel, pemkot Palembang, dan jajaran stakeholder yang telah turut mensukseskan rangkaian acara ini” ujar Adhi di tengah-tengah kemeriahan acara.

    Setibanya di garis finis, peserta disambut dengan hiburan musik, pembagian doorprize menarik, serta berbagai aktivitas interaktif yang memungkinkan mereka mencoba langsung fitur-fitur dalam aplikasi PLN Mobile. Mulai dari pembelian token listrik, pengecekan tagihan, hingga pelaporan gangguan kini bisa dilakukan dalam satu genggaman.

    PLN UID S2JB berharap kegiatan seperti ini dapat menjadi agenda rutin yang tidak hanya menghadirkan kebahagiaan, tetapi juga edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya pemanfaatan layanan digital. Dukungan dari pemerintah daerah, mitra usaha, serta masyarakat luas menjadi kunci sukses acara ini dan memperkuat semangat PLN dalam memberikan layanan yang andal, modern, dan semakin dekat dengan pelanggan. (Rilis)

  • PLN Pastikan Kehandalan Pasokan Listrik

    PLN Pastikan Kehandalan Pasokan Listrik

    SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Dalam upaya memastikan keandalan pasokan listrik selama bulan suci Ramadhan dan perayaan Idul Fitri 1446 Hijriah, PLN Unit Pelaksana Transmisi (PLN UPT) Palembang menggelar Apel Siaga Pengamanan Pasokan Listrik, beberapa waktu lalu.

    Kegiatan ini berlangsung di halaman parkir kantor PLN UPT Palembang dan dipimpin langsung Manager PLN UPT Palembang, Hasbullah. Apel ini merupakan bentuk komitmen PLN dalam menjaga sistem kelistrikan tetap andal, terutama saat momen Idul Fitri yang kerap mengalami lonjakan konsumsi listrik.

    Hasbullah menegaskan, PLN UPT Palembang telah menyiapkan berbagai langkah strategis dengan mengoptimalkan sumber daya, serta menyiagakan personel di berbagai Unit Layanan Transmisi dan Gardu Induk yang tersebar di wilayah kerja mereka.

    Langkah ini dilakukan demi menjaga keandalan pasokan listrik, terutama saat beban puncak di malam Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri.

    General Manager PLN UIP3B Sumatera, Amiruddin, turut mengapresiasi langkah PLN UPT Palembang dalam memastikan kesiapan sistem kelistrikan.

    “Kami berkomitmen untuk memberikan layanan listrik yang andal selama Ramadhan dan Idul Fitri, sehingga masyarakat dapat beribadah dan merayakan hari kemenangan dengan nyaman,” ujar Amiruddin.

    Dengan langkah-langkah strategis ini, PLN memastikan kesiapan penuh dalam menjaga suplai listrik tetap stabil dan andal bagi masyarakat selama periode penting ini.

  • Dorong Pertumbuhan Sektor Perikanan dan Kelautan, PLN Sukses Hadirkan Listrik 47,32 GWh Sepanjang 2024

    Dorong Pertumbuhan Sektor Perikanan dan Kelautan, PLN Sukses Hadirkan Listrik 47,32 GWh Sepanjang 2024

    SUARAPUBLIK.ID,JAKARTA,-Hingga akhir tahun 2024, PT PLN (Persero) melalui program electrifying marine sukses menghadirkan listrik 2.505 gigawatt hour (GWh) bagi 49.174 pelanggan pada sektor perikanan dan kelautan di seluruh Tanah Air. Sepanjang 2024, tercatat pelanggan yang memanfaatkan program ini bertambah sebanyak 4.935 pelanggan dengan pemakaian konsumsi listrik sebesar 47,32 GWh.

    Program Electrifying Marine merupakan layanan PLN untuk mendukung dan memenuhi kebutuhan listrik pelanggan pada sektor kelautan dan perikanan. Cakupan layanan ini meliputi kebutuhan listrik kapal saat sandar di Pelabuhan, mini _coldstorage_, serta kebutuhan tenaga listrik lainnya pada lokasi dermaga, pelabuhan, lokasi Pangkalan Pendaratan Ikan (PPI) dan Tempat Pelanggan Ikan (TPI) di seluruh Indonesia.

    Dampak positif dari program ini terbukti mampu meningkatkan efisiensi pada sektor perikanan. Hal ini dirasakan sejak Juli 2024 lalu oleh Hutagalung, salah seorang pemilik kapal nelayan di TPI Kecamatan Sarudik, Kabupaten Tapanuli Tengah. Dirinya menjelaskan bahwa sebelum adanya Anjungan Listrik Mandiri (ALMA) dari PLN, proses bongkar muat ikan membutuhkan waktu kurang lebih 2 jam dengan menyalakan mesin kapal sehingga memerlukan penggunaan bahan bakar untuk penerangan.

    “Setelah menggunakannya (ALMA), kami tidak perlu menyalakan mesin karena tinggal colok saja untuk penerangan kapal selama proses bongkar muat ikan. Sehingga dapat menekan biaya operasional untuk membeli bahan bakar. Penggunaan ini terbukti dapat menurunkan biaya operasional hingga 70 persen,” ungkap Hutagalung.

    Dukungan terhadap program ini juga diperoleh dari Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Nusa Tenggara Barat, Lalu M. Faozal yang menyatakan bahwa Electrifying Marine berdampak positif bagi lingkungan dan perekonomian usaha masyarakat di wilayahnya.

    “Kami pastinya akan mendorong kemudahan pelayanan kepada masyarakat. Apalagi terbukti bahwa penggunaannya tersebut menimbulkan dampak yang positif, baik dari sisi lingkungan maupun dari biaya operasional. Pemerintah akan mendorong lebih baik lagi dan sekarang menjadi tugas bersama kita untuk memfasilitasi,” ujarnya pada Maret tahun lalu.

    Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo menegaskan komitmen PLN untuk memberikan pelayanan listrik terbaik bagi seluruh pelanggan di tanah air. Termasuk sektor kelautan dan perikanan yang bertujuan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi nasional.

    “Lewat program Electrifying Marine ini, kami berupaya mendorong produktivitas melalui penghematan para pelaku usaha di bidang perikanan dan mengoptimalkan aktivitas pelabuhan. Program ini juga mendorong para pelaku usaha untuk mengubah bisnis menjadi lebih ramah lingkungan,” kata Darmawan.

    Lebih lanjut, Darmawan juga mengatakan bahwa program ini dilakukan untuk mendukung Creating Shared Value (CSV) bagi masyarakat. Sehingga diharapkan akan berdampak bagi peningkatan produktivitas dan efisiensi para pelaku usaha sektor perikanan dan kelautan.

    Selain itu, dari program ini pelanggan juga semakin dimudahkan dengan ketersediaan listrik PLN yang stabil dan lebih murah dibanding menggunakan Bahan Bakar Minyak (BBM).

    “Lewat Program electrifying marine ini, para pelaku usaha di sektor perikanan bisa beralih menggunakan listrik agar lebih murah dan produktif. Selain itu, listrik lebih rendah emisi dibanding BBM sehingga lebih ramah lingkungan,” kata Darmawan.

    PLN berkomitmen terus meningkatkan program Electrifying Marine melalui kolaborasi dengan seluruh stakeholder dari lembaga hingga pemerintah.

    “Semoga program ini bisa bermanfaat bagi masyarakat, sehingga akan berdampak juga bagi peningkatan kesejahteraan, menumbuhkan kemandirian ekonomi, dan membangun pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan,” pungkas Darmawan. (Ril)

  • Lima Tahun Bergulir, Program _Light Up The Dream_ Donasi Pegawai PLN Nyalakan 29.109 Listrik Gratis untuk Keluarga Pra Sejahtera

    SUARAPUBLIK.ID,JAKARTA,– Sepanjang Tahun 2024, donasi para pegawai PT PLN (Persero) melalui program _Light Up The Dream_ berhasil memberikan sambungan listrik secara gratis bagi 12.011 keluarga prasejahtera di seluruh Indonesia. Jumlah ini meningkat 28% dibanding tahun sebelumnya yakni sebesar 9.381 keluarga penerima manfaat. Sejak bergulir pada 2020, program yang merupakan ini telah dirasakan manfaatnya oleh 29.109 keluarga di seluruh Indonesia.

    Diketahui, program _Light Up The Dream_ merupakan bantuan penyambungan listrik secara gratis yang berasal donasi pegawai PLN guna meringankan beban masyarakat yang membutuhkan akses lisrik.

    Salah satu penerima manfaat dari program ini ialah Delinus Kogoya yang merupakan warga Distrik Wouma, Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan. Delinus menyampaikan bahwa saat ini dirinya dan keluarga dapat menikmati listrik dengan lebih layak.

    “Terima kasih kepada PLN yang sudah membantu kami. Ini sangat berarti. Kami bisa menerangi rumah,” ujar Delinus pada Oktober 2024 lalu.

    Sementara itu, apresiasi juga datang dari Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) Komisi XII, Ratna Juwita. Menurutnya, program Light Up The Dream yang merupakan aksi sosial dari insan PLN ini diharapkan dapat menjadi solusi nyata untuk mengatasi tantangan dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

    “Semoga dengan bantuan yang diberikan ini bisa membawa manfaat dan perbaikan untuk peningkatan kesejahteraan dan keberkahan,” ujar Ratna.

    Apresiasi lain hadir dari Gubernur Provinsi Sumatera Barat, Mahyeldi Ansharullah, yang menyebutkan bahwa program ini telah mewujudkan impian masyarakat prasejahtera. Dengan memberikan sambungan listrik secara gratis, masyarakat secara langsung merasakan terang dan hidup dengan lebih produktif.

    “Program ini telah membantu Provinsi Sumatera Barat, saya merasa gembira dan berterima kasih banyak atas program Light Up The Dream. Program ini merupakan wujud keikhlasan dari pegawai PLN yang telah menyumbangkan rezeki mereka untuk hal mulia, dan dibutuhkan oleh masyarakat yang belum mendapatkan listrik,” kata Mahyeldi.

    Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo menerangkan, program Light Up The Dream adalah wujud nyata insan PLN untuk saling berbagi terhadap sesama. Program ini diharapkan membantu keluarga prasejahtera di seluruh Indonesia yang belum menikmati listrik.

    “Program ini merupakan wujud nyata dari komitmen dan kekompakan insan PLN dalam mewujudkan energi berkeadilan agar seluruh masyarakat dapat mengakses listrik, sehingga dapat mendorong roda perekonomian,” imbuh Darmawan.

    Darmawan menegaskan bahwa program ini akan terus berlanjut, dengan fokus pada keluarga prasejahtera di berbagai daerah. Ia berharap program Light Up The Dream ini akan berdampak positif pada seluruh aspek kehidupan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

    “Hadirnya listrik diharapkan dapat mendorong peningkatan pertumbuhan ekonomi, menciptakan lebih banyak lapangan pekerjaan, mengentaskan kemiskinan serta memberikan kesejahteraan kepada masyarakat,” tutup Darmawan. (Ril)

  • PLN Siap Sukseskan Program Makan Bergizi Gratis, Pastikan Kelistrikan Andal

    PLN Siap Sukseskan Program Makan Bergizi Gratis, Pastikan Kelistrikan Andal

    SUARAPUBLIK. ID, PALEMBANG– PT PLN (Persero), sebagai Badan Usaha Milik Negara (BUMN), mendukung program strategis Presiden Republik Indonesia dengan menyediakan pasokan listrik andal untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG). PLN pastikan keandalan suplai listrik di 238 titik Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau Dapur MBG di 31 provinsi, dengan total kebutuhan daya lebih dari 4 Megavolt Ampere (MVA).

    Menteri BUMN, Erick Thohir, menegaskan bahwa perusahaan BUMN harus mengambil bagian dalam mendukung program-program pemerintah yang berdampak langsung pada peningkatan kualitas hidup masyarakat.

    “Presiden Prabowo telah menekankan pentingnya sinergi lintas sektor termasuk kontribusi aktif BUMN dalam program Makan Bergizi Gratis yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat, dan BUMN memiliki peran strategis sesuai bidangnya,” ungkapnya.

    Sebagai tindak lanjut, Erick memastikan setiap BUMN, berperan aktif dalam mendukung visi Presiden Prabowo untuk mewujudkan generasi unggul yang sehat dan berdaya saing.

    “Kami meminta PLN untuk menyiapkan infrastruktur listrik yang andal sebagai sumber energi bagi SPPG atau Dapur MBG, termasuk menjangkau desa-desa, guna memastikan kelancaran pelayanan program Makan Bergizi Gratis,” ungkap Erick.

    Kementerian BUMN, bersama Badan Gizi Nasional, akan membentuk _Project Management Office_ (PMO) untuk mengkoordinasikan peran BUMN yang terlibat, sesuai dengan tugas, wilayah, dan kontribusinya masing-masing. Langkah ini bertujuan memperluas cakupan penerima manfaat program MBG.

    Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo, menegaskan bahwa sebagai BUMN yang diberi mandat untuk menyediakan infrastruktur kelistrikan yang andal, PLN siap mendukung penuh pelaksanaan Program MBG yang sejalan dengan komitmen PLN terhadap prinsip _Environmental, Social, and Governance_ (ESG).

    “Seluruh unit kami siap mendukung pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis. Seluruh petugas kami sudah memastikan keandalan listrik di setiap titik, baik itu di fasilitas produksi makanan bergizi, fasilitas penyimpanan hingga lokasi distribusi,” ujar Darmawan.

    Darmawan menambahkan bahwa proyeksi beban puncak nasional tertinggi sepanjang tahun 2025 mencapai 50,1 Gigawatt (GW) dengan daya mampu pasok sebesar 52,9 GW, sehingga kondisi sistem kelistrikan nasional masih sangat aman.

    “PLN menjamin kebutuhan listrik di lokasi-lokasi SPPG atau Dapur MBG dapat terpenuhi dengan baik. Hal ini meliputi penyediaan infrastruktur kelistrikan, peningkatan kapasitas, hingga pemeliharaan jaringan listrik yang optimal,” pungkas Darmawan.

  • Sukses Taklukkan BJB Tandamata, Jakarta Electric PLN Tantang Popsivo Polwan di PLN Mobile Proliga 2025 Seri Surabaya

    Sukses Taklukkan BJB Tandamata, Jakarta Electric PLN Tantang Popsivo Polwan di PLN Mobile Proliga 2025 Seri Surabaya

    SUARAPUBLIK. ID,SURABAYA-  Tim putri Jakarta Electric PLN berhasil menjaga hasil positif setelah menaklukkan Bandung BJB Tandamata dengan skor 3-1 (25-22, 27-25, 25-27, 25-20) dalam lanjutan putaran pertama PLN Mobile Proliga 2025 di Jawa Pos Arena, Surabaya, Jumat (24/01). Kemenangan ini membuat peluang Jakarta Electric PLN lolos ke babak Final Four semakin terbuka lebar.

    Pada set pertama, pertandingan berjalan ketat. Servis keras pemain Jakarta Electric PLN, Ersandrina Devega dan Valentina Diouf membuat pemain Bandung BJB Tandamata kesulitan mengatur serangan. Pukulan _smash_ Polina Shemanova pun berhasil mengunci keunggulan Jakarta Electric PLN pada _technical time out_ pertama dengan skor 8-5. Jakarta Electric PLN terus menjaga keunggulan dengan skor 16-13 pada _technical timeout_ kedua.

    Terus tertinggal, Bandung BJB Tandamata menghabiskan jatah _time out_ pada skor
    19-14. Jakarta Electric PLN sempat kehilangan fokus dan membuat Bandung BJB Tandamata mampu menyamakan skor menjadi 22-22. Namun, ketenangan pemain Jakarta Electric PLN membuat mereka bisa memenangkan set pertama dengan skor 25-22.

    Pada awal set kedua, Bandung BJB Tandamata tampil lebih agresif dan memimpin dengan skor 6-8. Pertandingan terus berjalan sengit hingga pertengahan set kedua, Bandung BJB Tandamata terus unggul namun dengan skor berjarak tidak lebih dari dua poin.

    Namun, servis keras dari Ersandrina Devega kembali membuat pemain Bandung BJB Tandamata kesulitan mengatur serangan, sehingga membuat Jakarta Electric PLN berbalik unggul dengan skor 15-14.

    Memasuki akhir set kedua, Bandung BJB Tandamata kehilangan fokus dan membuat Jakarta Electric PLN unggul 21-19. Skor sempat imbang pada 24-24, namun pukulan _smash_ yang keluar dari Anastasiia Kraiduba membuat Bandung BJB Tandamata kembali gagal menutup set kedua. Jakarta Electric PLN unggul dengan skor 27-25.

    Pada awal set ketiga, pertahanan solid kembali membuat Jakarta Electric PLN bisa melakukan serangan balik. Ini membuat Jakarta Electric PLN unggul 6-2. Memasuki tengah set ketiga, penerimaan bola pertama masih terus menjadi masalah bagi Bandung BJB Tandamata. Hal tersebut membuat mereka terus tertinggal dengan skor 12-7.

    Namun, Jakarta Electric PLN sempat kehilangan fokus dan membuat Bandung BJB Tandamata menyamakan kedudukan menjadi 12-12. Hingga memasuki akhir set ketiga, pertandingan terus berjalan sengit. Bandung BJB Tandamata sukses menutup set ketiga dengan skor 25-27.

    Pada awal set keempat, Jakarta Electric PLN kehilangan fokus dan tertinggal dengan skor 2-6. Ini memaksa Pelatih Kepala Jakarta Electric PLN Chamnan Dokmai mengambil _timeout_ cepat. Setelah _timeout,_ Jakarta Electric PLN sukses menyamakan kedudukan menjadi 6-6. Memasuki _technical timeout_ kedua Jakarta Electric PLN terus menjauh dengan skor 16-12 dan menutup pertandingan dengan skor 25-20.

    Pelatih Kepala Jakarta Electric PLN Chamnan Dokmai puas atas kemenangan yang diperoleh menghadapi Bandung BJB Tandamata.

    “Setelah kami bisa sapu bersih pertandingan di Malang, saya meminta seluruh pemain untuk tetap fokus agar bisa konsisten dalam bermain. Saya lihat hari ini seluruh pemain bisa menunjukkannya di lapangan tadi. Saya sangat apresiasi seluruh pemain,” tutur Chamnan.

    Hal senada juga disampaikan oleh kapten tim Jakarta Electric PLN Dewi Intan Sari. Dirinya bersyukur seluruh pemain bisa menampilkan permainan terbaik saat menghadapi Bandung BJB Tandamata.

    “Hari ini BJB bermain cukup solid, namun kami senang bisa bermain konsisten, menampilkan permainan terbaik dan meraih kemenangan,” kata Dewi Intan.

    Dirinya menambahkan, Ia dan seluruh rekan-rekannya akan fokus melakukan _recovery_ untuk menghadapi pertandingan selanjutnya menghadapi Jakarta Popsivo Polwan pada Sabtu (25/01). Popsivo kini menjadi pemuncak klasemen dan menjadi satu-satunya tim putri yang belum terkalahkan selama putaran pertama.

    “Kami akan menghadapi tim yang sangat kuat. Untuk itu yang penting saat ini adalah pemulihan. Kami akan istirahat agar bisa kembali tampil prima,” tambahnya.

    Untuk pecinta voli yang ingin menyaksikan pertandingan secara langsung, tiket seri Surabaya juga dijual melalui aplikasi PLN Mobile. Dengan pembelian melalui aplikasi PLN Mobile, masyarakat bisa mendapatkan voucher listrik sebesar Rp20.000,-.

  • 6 PLTS di Wilayah 3T Turut Diresmikan Presiden, Mampu Kurangi Penggunaan BBM

    6 PLTS di Wilayah 3T Turut Diresmikan Presiden, Mampu Kurangi Penggunaan BBM

    SUARAPUBLIK.ID, SUMEDANG-,Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, meresmikan enam Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) di wilayah terdepan, terluar, dan tertinggal (3T), yang merupakan bagian dari 37 proyek ketenagalistrikan di 18 provinsi se-Indonesia. Seremoni peresmian ini dilaksanakan pada Senin (20/1) di Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Jatigede, Sumedang, Jawa Barat. Hadirnya PLTS tersebut diyakini akan mengurangi ketergantungan pada bahan bakar minyak (BBM) serta mendorong penggunaan energi terbarukan di Indonesia.

    Dalam sambutannya, Presiden Prabowo menegaskan komitmen pemerintah untuk mencapai swasembada energi secara penuh, sehingga dalam kurun waktu lima tahun Indonesia tidak lagi bergantung pada impor energi.

    “Kita sangat optimis melihat perkembangan ini, mungkin Indonesia termasuk salah satu yang paling maju dan paling konsisten dalam transformasi dari energi fosil ke energi terbarukan. Kita tidak banyak bicara, kita lakukan kegiatan-kegiatan yang riil, dan ini nanti akan menghemat impor energi sehingga kita harus swasembada energi,” ujar Prabowo.

    Prabowo juga menegaskan pentingnya penguatan sektor ketenagalistrikan untuk mendukung transformasi ke arah industrialisasi, membuka peluang ekonomi dan mampu melistriki hingga kawasan terpencil.

    “Kita ingin menjadi negara modern, negara maju. Kita ingin meningkatkan kesejahteraan bangsa Indonesia. Kita ingin menghilangkan kemiskinan dari bumi Indonesia. Untuk itu kita butuh untuk menjadi negara industri,” ungkap Prabowo.

    Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia melaporkan bahwa sebanyak 26 proyek pembangkit listrik dengan total kapasitas 3.222,75 Megawatt (MW), 89% di antaranya menggunakan energi bersih yang terdiri dari gas dan energi baru terbarukan (EBT).

    “(Peresmian ini) dalam rangka menerjemahkan apa yang menjadi komitmen Bapak Presiden untuk melakukan transisi energi dari energi fosil kepada energi baru terbarukan. Dan ini adalah salah satu (proyek ketenagalistrikan) terbesar di dunia yang kita resmikan bersama-sama,” kata Bahlil.

    Selain pembangunan pembangkit, Presiden RI juga meresmikan 11 proyek jaringan transmisi listrik sepanjang 739,71 kilometer sirkuit (kms) dan 1.740 Megavolt Ampere (MVA) gardu induk untuk mendukung pasokan listrik dari pembangkit baru agar dapat tersalurkan secara optimal.

    Bahlil menyampaikan komitmennya untuk mempercepat pembangunan jaringan transmisi listrik sebagai langkah strategis dalam mendukung pengembangan pembangkit listrik yang berkelanjutan di Indonesia.

    “Ke depan kita akan menambah 71 GW atau 71.000 MW dengan jaringan kurang lebih sekitar 48 ribu kms, 48 ribu kms itu kalau dia berbanding lurus, kurang lebih sekitar 8.000 km. Kami tambahkan juga bahwa pengembangan transmisi untuk 10 tahun ke depan juga sangat masif di mana sebelumnya pengembangan transmisi belum optimal,” ujar Bahlil.

    Dari total 37 proyek ketenagalistrikan yang diresmikan, terdapat enam PLTS yang dibangun di wilayah 3T. Proyek ini meliputi lima PLTS di Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, dan satu PLTS di Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan.

    Secara rinci, lima PLTS di Kabupaten Sumenep, Jawa Timur terdiri dari PLTS Saur 150 kilowatt peak (kWp), PLTS Sepangkur Kecil 50 kWp, PLTS Pajangan 25 kWp, PLTS Sapapan 50 kWp, dan PLTS Sadulang Kecil 50 kWp. Pembangkit-pembangkit tersebut mampu mengurangi penggunaan BBM _genset_ hingga 6.078 liter setiap tahunnya. Seluruh PLTS tersebut mampu menghasilkan energi hijau sebesar 22 ribu kilowatt hour (kWh) per tahun yang dapat melistriki lebih dari 597 rumah di wilayah tersebut.

    Sementara itu PLTS Tanamalala di Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan dengan daya sebesar 189,6 kWp mampu mengurangi penggunaan BBM _genset_ sebesar 29 Ribu liter per tahun dan menghasilkan energi hijau sebesar 197 Ribu kWh setiap tahunnya. PLTS tersebut juga dapat melistriki lebih dari 185 rumah, serta berkontribusi mengurangi emisi CO2 sebesar 415 ton setiap tahun.

    Selain menghadirkan pembangkit listrik bersih di daerah 3T, infrastruktur transmisi dan gardu induk di Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah juga turut diresmikan. Kehadiran infrastruktur tersebut akan menyalurkan energi listrik bersih dari Pembangkit Listrik Tenaga Mesin Gas (PLTMG) Luwuk 40 megawatt (MW) yang menggantikan Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD) sewa 40 MW, hal ini berpotensi menghemat penggunaan BBM sebesar 500 ribu liter setiap tahunnya.

    Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo menjelaskan, sebagai Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang diberi mandat dalam ketenagalistrikan nasional, pihaknya akan terus berupaya mendukung pemerataan listrik sebagai kebutuhan dasar masyarakat.

    ”Listrik saat ini merupakan kebutuhan primer bagi masyarakat. Maka dari itu, bersama dengan Pemerintah, kami akan terus mangakselerasi pemerataan listrik sampai wilayah 3T sesuai dengan pengejawantahan sila kelima Pancasila, sehingga mampu meningkatkan kesejahteraan dan kualitas hidup masyarakat Indonesia,” ujar Darmawan. (Ril)

  • Dukung Tranformasi Pertanian Modern, _Electrifying Agriculture_ PLN Raih 53.539 Pelanggan Baru di Tahun 2024

    Dukung Tranformasi Pertanian Modern, _Electrifying Agriculture_ PLN Raih 53.539 Pelanggan Baru di Tahun 2024

    SUARAPUBLIK.ID,JAKARTA- Program _Electrifying Agriculture_ (EA) dari PT PLN (Persero) menunjukkan kinerja mentereng sepanjang tahun 2024. Program PLN khusus untuk sektor pertanian, perikanan, perkebunan hingga peternakan ini tercatat telah dimanfaatkan oleh total 300.535 pelanggan, naik 53.539 pelanggan dibanding tahun 2023 yang sebanyak 246.996 pelanggan.

    Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo, menjelaskan bahwa program EA dirancang untuk mendorong modernisasi agrikultur di Indonesia dengan adopsi teknologi pertanian modern berbasis listrik. Melalui program ini, para petani diharapkan mampu meningkatkan produktivitas dan penghasilan secara signifikan.

    “Melalui program ini, kami berupaya menciptakan _Creating Shared Value_ (CSV) yang memberi manfaat bagi masyarakat dan lingkungan. Dengan pemanfaatan teknologi agrikultur berbasis listrik, ekosistem pertanian menjadi lebih modern, yang kemudian berdampak pada peningkatan produktivitas petani,” ujar Darmawan.

    Sepanjang tahun 2024, total daya tersambung dalam Program EA PLN mencapai 4.203,36 Mega Volt Ampere (MVA), dengan konsumsi listrik mencapai 6,17 Terawatt Hour (TWh).

    Hal ini berdampak positif pada peningkatan penjualan tenaga listrik pelanggan EA yang tumbuh sebesar 10,15% dan diiringi pertumbuhan pendapatan yang meningkat sebesar 9,35% Year on Year (YoY).

    “Lewat Program EA, PLN berdedikasi untuk menjamin akses energi yang terjangkau, andal, berkelanjutan, dan modern untuk semua. Kami juga ingin berkontribusi dalam meningkatkan kesejahteraan di Indonesia melalui penciptaan lapangan kerja bagi masyarakat, serta memastikan ketahanan pangan dengan gizi yang sehat, sesuai dengan visi Asta Cita Presiden Prabowo Subianto,” imbuh Darmawan.

    Komandan Satuan Tugas Pertahanan Pangan (Dansatgas Hanpangan) Kementerian Pertanian RI, Mayor Jenderal TNI Ahmad Rizal Ramdhani memaparkan, penggunaan pompa air listrik diproyeksikan dapat menghemat biaya operasional petani dan meningkatkan efisiensi waktu. Dengan suplai listrik andal dari program EA PLN, strategi ini diharapkan memberikan dampak signifikan untuk ketahanan pangan di masyarakat.

    “Targetnya, dengan adanya EA, produktivitas petani dapat meningkat. Menggunakan pompa listrik akan lebih hemat biayanya dibandingkan dengan menggunakan pompa air dengan bahan bakar solar,” ujar Ahmad.

    Sementara itu, manfaat Program EA PLN dirasakan langsung oleh Kelompok Tani Mekar Sari Desa Sukorejo, Ponorogo, Jawa Timur. Ketua Kelompok Tani Mekar Sari, Gatot (59) mengatakan bahwa kehadiran listrik ke persawahan berhasil menghemat biaya operasional petani hingga 300%.

    “Dengan menggunakan pompa listrik, kami para petani dapat menghemat pengeluaran operasional jika dibanding menggunakan pompa diesel. Biasanya biaya yang dikeluarkan jika menggunakan pompa diesel adalah Rp1.500.000,- dengan pompa listrik biaya yang dibutuhkan hanya Rp500.000,- sehingga bisa meningkatkan produksi pertanian,” ungkap Gatot.

    Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Jawa Timur, Dydik Rudi Prasetya mengatakan kehadiran listrik PLN melalui Program EA memungkinkan petani menggunakan sistem pengairan sumur, sehingga meningkatkan Indeks Pertanaman (IP) Padi lebih dari 300.

    ”Ponorogo saat ini masuk menjadi objek Panen Raya IP 200, IP 300 dan IP 400 di mana ini semua adalah efek dari listrik masuk sawah guna kebutuhan pengairan para petani,” terang Dydik.(Ril)

  • Wujud Negara Hadir, Pemerintah dan PLN Berhasil Listriki 99,92 Persen Desa di Seluruh Indonesia

    Wujud Negara Hadir, Pemerintah dan PLN Berhasil Listriki 99,92 Persen Desa di Seluruh Indonesia

    SUARAPUBLIK.ID,JAKARTA- Pemerintah melalui PT PLN (Persero) terus berupaya menghadirkan listrik di semua wilayah di Indonesia. Hingga tahun 2024, Rasio Desa Berlistrik (RDB) sebesar 99,92% atau sebanyak 83.693 desa dan kelurahan telah berlistrik sebagai komitmen Pemerintah mewujudkan energi berkeadilan.

    Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo menyampaikan, sebagai Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang diberi mandat dalam ketenagalistrikan nasional, pihaknya berkomitmen untuk menyediakan listrik hingga seluruh pelosok tanah air.

    “Listrik merupakan kebutuhan utama bagi masyarakat. Karena itu, sebagai bentuk pengejawantahan sila ke-5 Pancasila, kami berkomitmen menyediakan listrik yang andal serta memperluas jangkauan demi mewujudkan pemerataan energi sehingga mampu meningkatkan kesejahteraan dan kualitas hidup masyarakat Indonesia,” ujar Darmawan.

    Darmawan merinci, dari total 83.693 desa yang sudah berlistrik, 77.942 desa di antaranya diterangi oleh listrik PLN. Sementara, sebanyak 3.127 desa bersumber dari listrik non-PLN dan 2.624 desa dengan lampu tenaga surya hemat energi (LTSHE) dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM).

    Penggalakkan program Listrik Desa juga sejalan dengan langkah nasional dalam mencapai Rasio Elektrifikasi 100%. Hingga Desember 2024 Rasio Elektrifikasi Nasional mencapai 99,83%.

    Upaya PLN tahun 2024 melalui program ini telah dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat di 951 desa dengan jumlah 103.249 rumah tangga tersambung listrik. Kemudian berhasil membangun Jaringan Tegangan Menengah sepanjang 4.438 kilometer sirkit (kms), Jaringan Tegangan Rendah sepanjang 3.625 kms dan Gardu Distribusi sebesar 94.545 kiloVolt Ampere (kVA).

    Darmawan melanjutkan, petugas PLN juga harus menghadapi berbagai tantangan mulai dari jarak, cuaca, hingga topografi ekstrem dalam menghadirkan akses listrik secara merata ke seluruh wilayah. Namun demikian, tantangan tersebut tak membuat PLN gentar dalam menuntaskan mandat tersebut.

    “Para petugas selalu menunjukkan dedikasi dalam bekerja. Hal ini menjadi bukti bahwa PLN terus berkomitmen sebagai sumber terang bagi masyarakat Indonesia, dedikasi dan spirit kami adalah senyuman dari masyarakat yang dapat merasakan listrik 24 jam nonstop. Untuk itu kami terus berupaya dan bersinergi dengan pemerintah serta berbagai stakeholder guna meningkatkan rasio elektrifikasi ini sehingga seluruh masyarakat Indonesia bisa merasakan terang,” pungkas Darmawan. (Ril)

  • PLN UID S2JB Peringati Bulan K3 Nasional 2025, Perkuat Komitmen Terhadap Keselamatan dan Kesehatan Kerja

    PLN UID S2JB Peringati Bulan K3 Nasional 2025, Perkuat Komitmen Terhadap Keselamatan dan Kesehatan Kerja

    SUARAPUBLIK. ID, PALEMBANG- Dalam rangka memperingati Bulan K3 Nasional Tahun 2025, PLN Unit Induk Distribusi Sumatera Selatan, Jambi, dan Bengkulu (UID S2JB) melaksanakan apel yang diikuti oleh 331 peserta, yang terdiri dari Pegawai, Tim PDKB (Pekerjaan Dalam Keadaan Bertegangan), Petugas Pelayanan Teknik, dan Petugas Security. Acara ini bukan hanya sebagai peringatan, namun juga sebagai momen penting untuk menegaskan kembali komitmen perusahaan terhadap keselamatan dan kesehatan kerja, yang selalu menjadi prioritas dalam setiap aspek operasional.

    General Manager PLN UID S2JB, Adhi Herlambang, mengatakan bahwa PLN UID S2JB menyadari bahwa keberhasilan operasional yang handal tidak lepas dari penerapan berbagai program unggulan yang mengutamakan keselamatan kerja. Dalam sambutannya, Ia menyampaikan bahwa untuk mencapai tujuan Zero Harm dan Zero Loss, pihaknya melibatkan seluruh pekerja dalam setiap inisiatif yang dijalankan.

    “Salah satu upaya yang kami lakukan adalah penguatan infrastruktur komunikasi UP2D, yang bertujuan mengatasi hambatan komunikasi di area-area blank spot yang masih ada di wilayah kerja kami. Kami juga telah menambah repeater di 37 tower, mengontrak 10 lokasi repeater tambahan, serta menyediakan layanan internet satelit dan radio komunikasi PoC sebanyak 200 unit untuk memastikan kelancaran komunikasi selama operasional distribusi tenaga listrik.” terang Adhi.

    Selain itu, PLN UID S2JB menjalankan program Daily Safety Patrol yang dilaksanakan setiap hari oleh Pejabat K3L atau pegawai kompeten di setiap unit kerja. Kegiatan ini bertujuan untuk memeriksa kesiapan alat dan prosedur kerja, seperti Working Permit (WP), Job Safety Analysis (JSA), serta kelengkapan Alat Pelindung Diri (APD). Stop Work Authority juga diterapkan jika ditemukan ketidaksesuaian atau kondisi yang berisiko terhadap keselamatan kerja. Konsistensi dalam evaluasi setiap pekerjaan diharapkan dapat membawa perbaikan berkelanjutan dalam aspek K3 untuk memastikan keselamatan di setiap lini operasional.

    Sebagai bagian dari upaya menciptakan budaya keselamatan kerja, PLN UID S2JB melaksanakan Face to Face Induction. Program edukasi langsung ini bertujuan untuk memastikan bahwa setiap pegawai dan tenaga alih daya, baik yang baru maupun yang sudah lama, mendapatkan pemahaman mengenai K3, PLN Saving Rules, dan program-program budaya K3 lainnya. Edukasi ini dilakukan secara berkala dan langsung oleh pejabat K3L atau pegawai yang kompeten, untuk mendorong informasi budaya keselamatan sampai dengan jelas hingga unit paling ujung.

    Dalam rangka memperkuat kesadaran akan pentingnya keselamatan, kami juga mengadakan Siar Info K3L. Melaui program-program tersebut, pesan-pesan K3 disampaikan melalui berbagai saluran komunikasi, seperti grup WhatsApp, radio komunikasi, serta video-video yang pendek edukasi K3 yang disampaikan melalui media sosial. PLN UID S2JB juga menyelenggarakan sosialisasi ke seluruh kecamatan secara periodik untuk memastikan pesan keselamatan ini dapat diterima oleh semua pihak yang terlibat dalam operasional kami.

    Salah satu inovasi terbaru yang dilaksanakan adalah K3L Control Centre, yang bertujuan untuk memastikan kegiatan petugas Yantek atau vendor dapat diawasi secara online oleh pengawas pekerjaan. Dengan menyiapkan kamera komunikasi dua arah di lokasi kerja, pengawas dapat melakukan pengawasan secara real-time terhadap implementasi K3 di lapangan. Inovasi ini sudah diterapkan pada Yantek UP2D dan akan diperluas pada tahun 2025 untuk mencakup lebih banyak unit.
    Dalam kesempatan yang sama, General Manager PLN UID S2JB, Adhi Herlambang, menegaskan pentingnya komitmen perusahaan terhadap keselamatan dan kesehatan kerja (K3) dalam seluruh aspek operasional.

    “Keselamatan kerja bukan sekadar kewajiban, tetapi merupakan budaya yang harus diterapkan dalam setiap langkah kita. Kami berkomitmen untuk terus menjaga dan meningkatkan standar K3 di semua unit kerja, karena bagi kami, nyawa jauh lebih berharga daripada apapun. Kami ingin setiap pegawai dan mitra kami pulang dengan selamat ke keluarganya setiap hari, dan itulah yang menjadi dasar dari setiap kebijakan dan program yang kami jalankan.”

    Dengan berbagai upaya ini, UID S2JB berkomitmen untuk terus meningkatkan standar keselamatan kerja, memastikan bahwa setiap pegawai dan mitra kerja bekerja dalam lingkungan yang aman, sehat, dan produktif. Peringatan Bulan K3 Nasional Tahun 2025 ini menjadi momentum bagi PLN UID S2JB untuk lebih memperkuat komitmen tersebut, dan mewujudkan Zero Harm dan Zero Loss di setiap lini operasional

  • Ini Dia Batas Maksimal Pembelian Token dan Cara Mendapatkan Diskon Tarif Listrik 50%

    Ini Dia Batas Maksimal Pembelian Token dan Cara Mendapatkan Diskon Tarif Listrik 50%

    SUARA PUBLIK. ID, PALEMBANG– PLN mendukung program stimulus ekonomi yang diberlakukan pemerintah melalui diskon tarif listrik sebesar 50% untuk pemakaian listrik di bulan Januari dan Februari pelanggan rumah tangga dengan daya 2.200 volt ampere (VA) ke bawah. Langkah ini menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam meringankan beban dan meningkatkan daya beli masyarakat.

    General Manager PLN UID S2JB memastikan bahwa manfaat program ini diterima secara otomatis oleh pelanggan tanpa perlu proses registrasi atau pendaftaran.
    “Program diskon 50 persen ini adalah wujud nyata dukungan PLN kepada pelanggan rumah tangga dengan daya listrik 450 VA, 900 VA, 1300 VA, dan 2200 VA guna meringankan beban dan meningkatakn daya beli masyarakat serta disalurkan secara otomatis dan tepat sasaran tanpa proses registrasi atau pendaftaran.” ujar Adhi Herlambang.

    Diskon ini berlaku bagi pelanggan pascabayar dan prabayar dengan mekanisme yang sangat mudah. Untuk pelanggan pascabayar, diskon otomatis diterapkan pada pemakaian listrik bulan Januari dan Februari 2025 sehingga pembayaran tagihan listrik pada Bulan Februari dan Maret secara otomatis mendapatkan potongan sebesar 50%. Sedangkan untuk pelanggan prabayar, potongan langsung diberikan saat pembelian token listrik melalui aplikasi PLN Mobile, ritel resmi, agen, atau saluran pembelian lainnya.
    “Untuk pengguna listrik pascabayar, nominal tagihan bulanan akan secara otomatis dikurangi 50% pada saat membayar rekening listrik. Sementara pengguna prabayar atau token cukup membeli setengah (50%) dari biasanya” jelas Adhi.

    PLN juga menetapkan pembatasan maksimal pembelian token listrik yang setara dengan 720 jam nyala dalam satu bulan untuk memastikan prinsip keadilan energi. Dengan pembatasan ini, pelanggan dapat menggunakan listrik sesuai kebutuhan tanpa mengorbankan keberlangsungan layanan bagi pelanggan lain. Adapun rincian batas maksimal pembelian token listrik diskon per bulan untuk setiap golongan tarif:

    1. Tarif 450 VA:
    – Maksimal 720 jam nyala atau setara 324 kWh.
    – Tarif listrik: Rp415 per kWh x 324 kWh = Rp134.460.
    – Diskon maksimal: Rp67 ribu per bulan.

    2. Tarif 900 VA:
    – Maksimal 720 jam nyala atau setara 648 kWh.
    – Tarif listrik: Rp1.352 per kWh x 648 kWh = Rp876.096.
    – Diskon maksimal: Rp438 ribu per bulan.

    3. Tarif 1.300 VA:
    – Maksimal 720 jam nyala atau setara 936 kWh.
    – Tarif listrik: Rp1.444,70 per kWh x 936 kWh = Rp1,35 juta.
    – Diskon maksimal: Rp676 ribu per bulan.

    4. Tarif 2.200 VA:
    – Maksimal 720 jam nyala atau setara 1.584 kWh.
    – Tarif listrik: Rp1.444,70 per kWh x 1.584 kWh = Rp2,28 juta.
    – Diskon maksimal: Rp1,14 juta per bulan.

    Pelanggan PLN dapat memeriksa sisa kuota pembelian token melalui Contact Center PLN123 dan disarankan untuk membeli token dengan denominasi terkecil, yaitu Rp 5.000, melalui aplikasi PLN Mobile. Selain itu, untuk akses informasi lebih lanjut konsumen dapat mengakses Live Chat aplikasi PLN Mobile, media social PLN 123, hingga kantor unit layanan PLN terdekat.

    Program ini diharapkan tidak hanya memberikan manfaat ekonomi langsung, tetapi juga mendukung masyarakat dalam mengelola kebutuhan energi secara bijak dan sesuai kebutuhan.(Ril)

  • Gandeng WWF Indonesia, PLN Jadi Perusahaan Pertama di Tanah Air Adopsi Kerangka Kerja TNFD

    Gandeng WWF Indonesia, PLN Jadi Perusahaan Pertama di Tanah Air Adopsi Kerangka Kerja TNFD

    SUARAPUBLIK. ID, JAKARTA – PT PLN (Persero) menjadi perusahaan pertama di Indonesia yang mengadopsi Kerangka Kerja Pengungkapan Keuangan yang Berhubungan dengan Alam (Taskforce on Nature-related Financial Disclosures/TNFD). Melalui Langkah yang berkolaborasi dengan World Wildlife Fund (WWF) ini, PLN memastikan bahwa laporan kinerjanya telah merujuk pada standar global pengelolaan Sumber Daya Alam (SDA) yang selaras dengan komitmen untuk mitigasi krisis iklim.

    Sebelumnya, PLN telah melakukan penyelarasan Laporan Kinerja ESG (ESG Performance Report) Tahun 2022 dengan kerangka TNFD dan kali ini menerbitkan laporan TNFD secara terpisah. PLN menggandeng WWF Indonesia sebagai mitra strategis untuk memastikan laporan yang dihasilkan tidak hanya memenuhi standar global TNFD, tetapi juga meningkatkan pengelolaan isu-isu terkait dengan alam secara lebih menyeluruh.

    Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo menyampaikan, pihaknya menyadari pentingnya integrasi dalam pengelolaan isu lingkungan dengan operasional bisnis secara menyeluruh. Bagi PLN, adopsi TNFD akan menjadi bekal penting untuk mengidentifikasi risiko, peluang, dampak, dan ketergantungan terhadap alam, sekaligus memberikan informasi transparan kepada segenap pemangku kepentingan.

    “Kami bangga menjadi perusahaan pertama di Indonesia yang mengadopsi TNFD karena kami sangat menyadari pentingnya mengintegrasikan pengelolaan isu lingkungan ke dalam strategi bisnis perusahaan,” ucap Darmawan.

    Darmawan melanjutkan, adopsi TNFD selaras dengan target Pemerintah Indonesia untuk mewujudkan dampak positif terhadap alam. Diketahui, target Pemerintah tersebut selaras dengan perjanjian Kunming-Montreal Global Biodiversity Framework (KM-GBF) dan juga strategi penyelamatan keanekaragaman hayati Indonesia yang ada di dalam dokumen Indonesian Biodiversity Strategy and Action Plan (IBSAP) 2025–2045.

    “Laporan TNFD ini menjadi bukti nyata komitmen Kami dalam mengintegrasikan aspek keberlanjutan secara menyeluruh. Melalui transparansi risiko dan dampak terhadap alam yang termuat dalam laporan ini, Kami berupaya membuktikan kepada masyarakat, lembaga jasa keuangan, komunitas dan investor tentang dedikasi kami dalam menjalankan bisnis ketenagalistrikan yang bertanggung jawab terhadap lingkungan,” lanjut Darmawan.

    Darmawan menilai, dengan memetakan risiko yang berhubungan dengan alam, PLN lebih siap dalam merumuskan langkah-langkah mitigasi krisis iklim yang dibutuhkan. Terutama karena ketergantungan PLN pada sumber daya alam dalam pengembangan infrastruktur bisnis ketenagalistrikan.

    “Sehingga, laporan ini juga secara tidak langsung akan mendukung visi investor untuk menerapkan _responsible investment_ dan menempatkan investasi pada perusahaan yang menerapkan aspek keberlanjutan,” imbuhnya.

    Sementara itu, CEO Yayasan WWF Indonesia, Aditya Bayunanda mengungkapkan apresiasinya pada PLN atas peluncuran laporan TNFD ini.

    “Kami mengapresiasi PLN atas peluncuran laporan TNFD ini, semoga PLN dapat terus meningkatkan aspek keberlanjutan operasionalnya,” tutur Aditya.

    Dirinya berharap inisiatif PLN ini dapat diikuti oleh perusahaan dan lembaga lainnya untuk mewujudkan operasional bisnis yang memberikan dampak positif bagi alam.

    “Kami berharap momentum baik ini dapat terus terjaga dengan menginspirasi perusahaan dan lembaga jasa keuangan lain, serta tentunya tercapainya target sesuai dengan target Pemerintah Indonesia untuk mewujudkan dampak positif bagi alam,” tutup Aditya

  • Hari Ke-7 Layani Nataru, Transaksi SPKLU PLN Cetak Rekor Tertinggi, Naik Lebih 400 Persen

    Hari Ke-7 Layani Nataru, Transaksi SPKLU PLN Cetak Rekor Tertinggi, Naik Lebih 400 Persen

    SUARAPUBLIK. ID,SRAGEN – PT PLN (Persero) mencatat peningkatan transaksi pengisian daya kendaraan listrik (_Electric Vehicle_/EV) lebih dari 400 persen pada hari ke-7 siaga Natal 2024 dan Tahun Baru 2025 (Nataru) dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu.

    Dalam rangkaian peninjauan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) yang dimulai dari Tangerang, Bandung, Batang, dan Sragen, Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo menegaskan peningkatan transaksi ini mencerminkan tingginya animo masyarakat terhadap EV dan semakin berkembangnya infrastruktur SPKLU.

    “Selama periode Nataru kali ini, kami mencatatkan sebanyak 16.549 transaksi di SPKLU, meningkat 4,2 kali lipat dibandingkan dengan periode Nataru tahun lalu sebanyak 3.966 transaksi. Peningkatan yang luar biasa ini menunjukkan bahwa semakin banyak masyarakat yang beralih ke kendaraan listrik untuk perjalanan mudik,” ujar Darmawan di SPKLU Rest Area KM 519A Solo-Ngawi, Jawa Tengah pada Rabu (25/12).

    Tidak hanya jumlah transaksi, PLN juga mencatatkan kenaikan konsumsi energi untuk pengisian daya EV. Pada Nataru tahun lalu, jumlah energi tercatat 81.102 kWh, sedangkan tahun ini mencapai 400.783 kWh, terjadi peningkatan hampir 500 persen.

    “Peningkatan jumlah transaksi dan konsumsi energi ini menunjukkan kepercayaan masyarakat yang semakin tinggi terhadap kendaraan listrik. PLN sangat senang bisa mendukung perjalanan pemudik EV dengan menyediakan infrastruktur SPKLU yang dapat memenuhi kebutuhan pengisian daya selama perjalanan,” lanjut Darmawan.

    Darmawan menegaskan bahwa PLN terus berkomitmen mendukung ekosistem kendaraan listrik di Indonesia dengan menyediakan infrastruktur yang andal, ramah lingkungan, dan mudah diakses.

    “Kami memastikan langsung seluruh SPKLU, khususnya di jalur mudik utama seperti Trans Jawa, dapat berfungsi optimal dan siap melayani kebutuhan pengguna kendaraan listrik selama Nataru,” kata Darmawan

    Untuk mendukung lonjakan pengguna EV, PLN telah menyiapkan 3.069 unit SPKLU yang tersebar di 2.906 lokasi strategis di seluruh Indonesia. Khusus di jalur utama Trans Jawa-Sumatra, tersedia 500 unit SPKLU di 297 lokasi. Sementara itu, di Jawa Tengah dan Yogyakarta, PLN telah menyediakan 222 unit SPKLU di 141 titik lokasi, termasuk 53 unit di 22 _rest area_ sepanjang tol Jawa Tengah.

    “Di Rest Area KM 519A ini, kami menyediakan 4 unit SPKLU dengan berbagai tipe pengisian, mulai dari _ultra fast charging_ hingga _standar charging_ untuk memastikan kebutuhan pengguna kendaraan listrik dapat terpenuhi dengan baik,” tambah Darmawan.

    Lonjakan transaksi ini juga didukung oleh kemudahan akses melalui aplikasi PLN Mobile. Aplikasi ini memungkinkan pengguna kendaraan listrik memantau ketersediaan SPKLU secara _real time_ dan memilih lokasi pengisian daya terdekat. Selain itu, PLN menyiagakan lebih dari 6.000 personel yang siap melayani pengguna EV selama 24 jam.

    “Kami ingin memastikan perjalanan pengguna kendaraan listrik selama Nataru berjalan lancar dan nyaman. Mulai dari Tangerang hingga Sragen, semua SPKLU kami pantau dan sejauh ini antrian terkendali dengan baik. Jika membutuhkan informasi atau bantuan, masyarakat dapat mengakses PLN Mobile dan _hotline Whatsapp_ di nomor 08777-11-12-123 yang _standby_ 24 jam,” tutup Darmawan.

  • Wamen BUMN Cek Langsung Kesiapan SPKLU PLN Layani Kebutuhan Nataru

    Wamen BUMN Cek Langsung Kesiapan SPKLU PLN Layani Kebutuhan Nataru

    SUARAPUBLIK. ID CILEGON- Wakil Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) sekaligus Komisaris PT PLN (Persero), Aminuddin Ma’ruf memastikan infrastruktur Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) di sepanjang Tol Trans Jawa dan Sumatra siap melayani masyarakat selama masa mudik serta libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025. Kesiapan itu dipastikan setelah ia meninjau langsung SPKLU di Rest Area KM 43 A ruas tol Jakarta – Merak, Banten yang didampingi Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo pada Selasa, (24/12).

    Dalam kunjungannya, Aminuddin mengapresiasi PLN dalam menyiapkan infrastruktur SPKLU di jalur Trans Jawa dan Sumatra yang diproyeksikan akan melayani peningkatan pengguna mobil listrik sebesar 2,5 hingga 3 kali lipat dibanding periode tahun sebelumnya. Untuk mengantisipasi lonjakan tersebut, kapasitas SPKLU di sepanjang jalur mudik telah ditingkatkan sebanyak 8 kali lipat dibandingkan tahun lalu dari hanya 64 unit menjadi 500 unit.

    “Tadi sudah kita cek, semua kendaraan terlayani tanpa antre, sangat nyaman untuk digunakan oleh teman-teman yang berkendaraan listrik. Dan kenaikan 2,5 kali lipat pengguna juga direspons oleh teman-teman PLN dengan meningkatkan kapasitas 8 kali lipat dari tahun kemarin,” ucap Aminuddin.

    Sementara itu, Darmawan menyampaikan, saat ini PLN telah menyiapkan 3.069 unit SPKLU yang tersebar di 2.096 lokasi di seluruh Indonesia. Sebanyak 6 ribu personel SPKLU juga telah disiagakan untuk bertugas bergantian selama 24 jam _nonstop_.

    “Kami memastikan bahwa masyarakat yang menggunakan mobil listrik untuk mudik tidak akan mengalami kendala kehabisan daya di tengah jalan. Pola konsumsi penggunaan SPKLU telah kami petakan dari tren tahun sebelumnya, termasuk periode Nataru dan Lebaran,” jelas Darmawan.

    Selain itu, untuk memanjakan pengguna kendaraan listrik, PLN juga menyediakan fitur _Trip Planner_ melalui aplikasi PLN Mobile. Fitur ini memudahkan pengguna mobil listrik merencanakan perjalanan mereka dengan informasi lokasi SPKLU, jarak tempuh, dan kebutuhan pengisian daya.

    “Saudara-saudara kita dapat menggunakan fitur _Trip Planner_ di PLN Mobile. Cukup masukkan tujuan perjalanan dan jenis kendaraan listrik, sistem akan memberi tahu lokasi-lokasi SPKLU terdekat sepanjang perjalanan untuk mengisi daya kendaraan listriknya,” terang Darmawan.

    Bukan hanya itu, lanjut Darmawan, pihaknya juga menyediakan _hotline_ khusus untuk membantu para pengguna kendaraan listrik saat melakukan perjalanan mudik atau libur Nataru. Dirinya berharap dengan ketersediaan SPKLU yang cukup dan upaya yang dilakukan oleh PLN dapat semakin memudahkan seluruh pengguna kendaraan listrik.

    “Kami berharap saudara-saudara kita yang mudik menggunakan mobil listrik, bisa betul-betul nyaman dan menikmati waktu penuh kebahagiaan bersama keluarga. Jika ada kondisi darurat, cukup tekan tombol bantuan di aplikasi PLN Mobile atau hubungi WhatsApp di 087771112123,” tutup Darmawan

  • Peduli Kesehatan Anak , YBM PLN UID S2JB Gelar Khitanan Massal untuk 200 Anak Yatim dan Dhuafa

    Peduli Kesehatan Anak , YBM PLN UID S2JB Gelar Khitanan Massal untuk 200 Anak Yatim dan Dhuafa

    SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG– Bertepatan dengan momen libur sekolah, Yayasan Baitul Maal (YBM) PLN UID S2JB menyelenggarakan kegiatan khitanan massal di Masjid Nurul Ikhwan dengan tema “Bersama Khitan Sehat Anak Sholeh Membentuk Generasi Muslim yang Taat, Sehat, dan Berakhlak Mulia Sejak Dini”.

    Acara ini diikuti oleh ratusan anak dari berbagai wilayah di sekitar Palembang. Kegiatan khitanan massal ini bertujuan untuk mendukung kesehatan, meningkatkan kesadaran akan pentingnya pendidikan agama, serta membentuk generasi muda yang memiliki akhlak mulia sejak dini.

    Kiagus M Fauzi selaku Ketua YBM PLN UID S2JB mengatakan bahwa kegiatan rutin ini terselenggara berkat dana umat yang dihimpun dari potongan penghasilan para pegawai PLN UID S2JB sebesar 2,5% setiap bulan. Dana ini dikelola oleh YBM PLN untuk mendukung berbagai kegiatan sosial dan kemanusiaan, termasuk khitanan massal dan masih banyak lagi program YBM lainnya.

    Dalam sambutannya, General Manager PLN UID S2JB Adhi Herlambang menyampaikan bahwa selain tanggung jawab kepada pemerintah, PLN juga punya kewajiban untuk membantu masyarakat, program-program YBM PLN UID S2JB telah diakui secara Nasional dan menjadi YBM PLN terbaik di tahun 2024.

    “Kami berharap kegiatan ini tidak hanya membantu keluarga yang membutuhkan, tetapi juga menjadi langkah nyata dalam mendidik generasi Muslim yang sehat, berakhlak, dan taat kepada agama. Ini adalah wujud dari kepedulian para pegawai PLN kepada masyarakat sekitar.” Ujar Adhi

    Selain khitanan, acara ini juga diisi dengan berbagai kegiatan pendukung, seperti pembagian bingkisan untuk anak-anak yang dikhitan dan penyuluhan kesehatan oleh tenaga medis. Pada kesempatan ini pula YBM PLN S2JB memberikan penghargaan kepada da’i berprestasi berupa 2 (dua) unit sepeda motor bagi da’i untuk sarana mengajar ke daerah terpencil.

    Dengan adanya kegiatan ini, YBM PLN UID S2JB kembali menunjukkan komitmennya dalam memberikan manfaat nyata kepada masyarakat, khususnya di wilayah Sumatera Selatan. Kegiatan sosial seperti ini diharapkan terus berlanjut demi terwujudnya masyarakat yang lebih sejahtera.

  • Konsisten Kembangkan Energi Hijau, PLN Group Diganjar 42 Penghargaan dari Ditjen EBTKE Kementerian ESDM

    Konsisten Kembangkan Energi Hijau, PLN Group Diganjar 42 Penghargaan dari Ditjen EBTKE Kementerian ESDM

    SUARAPUBLIK. ID, JAKARTA- PT PLN (Persero) Group memborong 42 penghargaan termasuk 10 penghargaan tertinggi Aditama yang diberikan oleh Direktorat Jenderal Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi (Ditjen EBTKE) Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) pada ‘Malam Apresiasi Kinerja Stakeholder EBTKE Tahun 2024’ di Jakarta, Selasa (17/12). Penghargaan tersebut diberikan oleh Kementerian ESDM melalui Ditjen EBTKE kepada PLN Group atas upaya serta kontribusi besarnya dalam pengembangan energi hijau dan penurunan emisi di Tanah Air.

    Wakil Menteri ESDM, Yuliot Tanjung menyampaikan bahwa pemerintah tengah fokus untuk memprioritaskan pembangunan yang menunjang ketahanan energi dan hilirisasi. Salah satunya melalui pengembangan energi baru dan terbarukan (EBT) yang potensinya sangat besar di Indonesia.

    “Jadi kami melihat dengan adanya fokus ketahanan energi, berarti salah satu ketersediaan energi adalah dari energi baru dan terbarukan. Untuk energi baru terbarukan ini, kita memiliki potensi yang sangat luar biasa. Baik yang berasal dari tenaga air, kemudian itu ada geotermal, ada energi baru terbarukan yang berasal dari biomassa,” kata Yuliot.

    Dirinya menambahkan, potensi sumber EBT Indonesia diperkirakan mencapai 3.600 gigawatt (GW) yang terdiri dari surya, hidro, angin, panas bumi, hingga bioenergi. Untuk itu, pihaknya mendorong seluruh _stakeholder_ di bidang energi untuk memaksimalkan potensi tersebut.

    “Kami mengharapkan dengan adanya (penghargaan) ini, kita akan bisa memberikan kontribusi lebih bagi pembangunan perekonomian secara merata di seluruh wilayah. Selain itu, EBT juga memiliki potensi yang sangat besar menyediakan akses energi kepada masyarakat,” lanjutnya.

    Sementara itu, Direktur Jenderal EBTKE, Eniya Listiani Dewi mengajak seluruh _stakeholder_ yang memperoleh penghargaan EBTKE 2024 untuk terus mengurangi emisi gas rumah kaca dan meningkatkan pemanfaatan EBT. Eniya menyampaikan, utilisasi EBT di tahun 2024 telah mencapai 14,1 GW dan mampu membuka 13.200 lapangan kerja baru dengan realisasi investasi sebesar USD 1,49 miliar.

    ”Tentu saja kinerja yang baik ini dan prestasi semuanya adalah milik kita bersama. Ini capaian kita semua. Dan hari ini kita apresiasi karena sudah membantu kami mewujudkan capaian tersebut, sehingga malam hari ini kita mengadakan acara ini untuk seluruh subsektor dari EBTKE,” tandas Eniya.

    Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo menanggapi, penghargaan yang diberikan oleh Kementerian ESDM menjadi dorongan semangat bagi PLN untuk terus mengembangkan dan meningkatkan pemanfaatan EBT. Komitmen ini selaras dengan target Pemerintah untuk mencapai _net zero emissions_ (NZE) di tahun 2060 atau lebih cepat.

    “Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Kementerian ESDM atas penghargaan yang diberikan, termasuk penghargaan Aditama di Malam Apresiasi Kinerja Stakeholder EBTKE Tahun 2024. Bagi kami, ini adalah pencapaian penting untuk mengakselerasi pemanfaatan EBT di sektor ketenagalistrikan,” ungkap Darmawan.

    Adapun 10 Penghargaan Aditama yang diraih oleh PLN Group yakni, Bidang Bioenergi Kategori Kinerja Pelaksana Cofiring Biomassa diraih oleh PT PLN Nusantara Power UP Paiton, PT PLN Nusantara Power UP Tarahan, PT PLN Indonesia Power UBP Sintang, dan PT PLN Indonesia Power UBP Jateng 2 Adipala.

    Lalu, Bidang Aneka EBT Kategori Pengusahaan Komponen Pembangkit Aneka EBT diraih oleh PT PLN (Persero) Pusat Pemeliharaan Ketenagalistrikan (Pursharlis). Kategori Pembangkit Aneka EBT Komersial subkategori PLTA diraih oleh PT PLN Nusantara Power UP Cirata.

    Kemudian Kategori Pembangkit Aneka EBT Captive Power subkategori Industri diraih oleh PT PLN Indonesia Power UBP Grati. Subkategori Bangunan Gedung/Developer Perumahan diraih oleh PT PLN Indonesia Power UBP Pelabuhan Ratu, PT PLN Indonesia Power UBP Semarang, dan PT PLN Indonesia Power UBP Priok.

  • Stok Energi Primer Cukup, PLN Siap Pasok Listrik Andal Selama Nataru

    Stok Energi Primer Cukup, PLN Siap Pasok Listrik Andal Selama Nataru

    SUARAPUBLIK. ID, JAKARTA- PT PLN (Persero) memastikan keandalan pasokan listrik menjelang Natal 2024 dan Tahun Baru 2025 (Nataru). Upaya ini didukung oleh ketersediaan pasokan primer yang secara rata-rata berkisar pada 23 Hari Operasi Pembangkit (HOP) di seluruh pembangkit listrik di Tanah Air.

    Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo menyatakan bahwa seluruh sistem kelistrikan dalam kondisi prima untuk menyambut Nataru. PLN telah melakukan asesmen dan pemeliharaan dari hulu hingga hilir, khususnya kesiapan stok energi primer yang terdiri dari batu bara, gas dan Bahan Bakar Minyak (BBM).

    “Kami pastikan seluruh pembangkit memiliki rata-rata HOP di atas 23 hari. Pasokan energi primer seperti batu bara, gas, dan BBM telah kami amankan untuk menjamin keandalan listrik di seluruh Indonesia, termasuk wilayah terisolasi dan 3T,” ujar Darmawan.

    Pada periode Nataru, Darmawan memproyeksikan bahwa beban puncak kelistrikan nasional mencapai 39,2 gigawatt (GW) dengan daya mampu pasok (DMP) sebesar 53.1 GW.

    “Kami telah memetakan dan terus memonitor bahwa kebutuhan listrik secara nasional selama periode Nataru kali ini adalah sebesar 39 ribu megawatt (MW). Oleh karena itu, kami menyiagakan seluruh pembangkit listrik kami dengan total daya mampu pasok sebesar 53 ribu megawatt (MW). Artinya, dari sisi pasokan listrik sangat mencukupi,” terang Darmawan.

    Darmawan juga memastikan kesiapan PLN menghadapi tantangan cuaca ekstrem yang sering terjadi di akhir tahun.

    “Kami juga telah mengadopsi berbagai inisiatif mitigasi seperti penggunaan teknologi digital melalui protokol _Anti Blackout_, _Smart Power Plant_, dan sistem integrasi lainnya untuk mendeteksi dan menangani gangguan secara otomatis,” paparnya.

    Tidak hanya itu, PLN telah menyiagakan 81.591 personel di 1.853 posko siaga yang tersebar di seluruh Indonesia, didukung oleh 1.731 unit genset, 735 unit UPS, 1.206 unit Gardu Bergerak (UGB), serta armada seperti 395 unit truk crane, 3.756 mobil, dan 3.318 sepeda motor.

  • Sukses Tingkatkan Layanan, CC PLN 123 Borong 14 Penghargaan Global Contact Center World Awards 2024

    Sukses Tingkatkan Layanan, CC PLN 123 Borong 14 Penghargaan Global Contact Center World Awards 2024

    SUARAPUBLIK. ID, JAKARTA,- Contact Center PLN 123 (CC PLN 123) kembali menorehkan prestasi gemilang dengan meraih 14 penghargaan sebagai _gold winner_ pada ajang Global Contact Center World Awards (GCCWA) 2024. Torehan tersebut meningkat signifikan dibanding perolehan 8 penghargaan yang diraih CC PLN 123 pada tahun 2023.

    GCCWA 2024 yang berlangsung di London pada akhir Oktober lalu ini melibatkan 25 perusahaan dari 15 negara. Dalam ajang tersebut, CC PLN 123 mengungguli para kompetitor di berbagai kategori, termasuk Best Contact Center, Best Social Media, hingga Best Digital Transformation. Selain itu, CC PLN 123 juga berhasil mendapatkan dua sertifikasi _world class_ atas operasional _contact center_ dan _customer service_ mereka.

    Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo menjelaskan, lewat transformasi bisnis yang dilakukan, perseroan berhasil meningkatkan kualitas pelayanan pelanggan. CC PLN kini menjelma sebagai layanan satu pintu dengan _service level agreement_ (SLA) yang memuaskan baik dari tingkat respon, keberhasilan pelayanan, hingga kepuasan pelanggan.

    ”Alhamdulillah, kami sangat bersyukur atas penghargaan yang diberikan pada CC PLN, ini adalah pelecut semangat kami untuk terus memberikan pelayanan yang memuaskan bagi pelanggan,” kata Darmawan.

    Prestasi ini sejalan dengan visi PLN untuk menjadi Top 500 Global Company dan pilihan utama pelanggan. Darmawan menyatakan bahwa penghargaan ini menunjukkan komitmen kuat PLN dalam memberikan pelayanan terbaik dan berinovasi melalui transformasi digital serta program peningkatan kualitas layanan pelanggan.

    “Penghargaan ini merupakan apresiasi nyata atas kesuksesan PLN dalam menjalankan transformasi layanan pelanggan selama empat tahun terakhir. Kami berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas layanan kami yang berorientasi pada kepuasan pelanggan,” ucap Darmawan.

    Ajang GCCWA sendiri diakui sebagai salah satu penghargaan tertinggi di industri _contact center_ global. Tahun 2024 menandai tahun keempat PLN berpartisipasi dalam kompetisi ini dan capaian tersebut menjadi bukti dedikasi serta profesionalisme tim CC PLN 123 di kancah internasional.

    Adapun berikut 14 penghargaan Gold Winner yang berhasil diraih CC PLN 123 dalam ajang Global Contact Center World Awards 2024:

    1. Best Contact Center (Bagus Satrio Diharjo);
    2. Best Social Media (Agus Salim);
    3. Best Employee Wellness Program (Saurin Apriliawan);
    4. Best Direct Response Campaign (Dedi Hayadi);
    5. Best Customer Services (Natassya Anza);
    6. Best Public Services (Anggi Faisal);
    7. Best Employee Engagement (Putri Indah Sukmawati);
    8. Best Digital Transformation (Bagus Satrio Diharjo);
    9. Best Sales Campaign (Agus Salim);
    10. Best Green Contact Center (Dedi Hayadi);
    11. Best Outbound Campaign (Anggi Faisal);
    12. Best Trainer (Saurin Apriliawan);
    13. Best Customer Loyalty Program (Natassya Anza);
    14. Best Client Service Manager (Putri Indah Sukmawati).

  • PLN Mobile Proliga 2025 Siap Digelar, Kolaborasi Dukungan Untuk Pengembangan Voli di Tanah Air

    PLN Mobile Proliga 2025 Siap Digelar, Kolaborasi Dukungan Untuk Pengembangan Voli di Tanah Air

    SUARAPUBLIK. ID, JAKARTA – PT PLN (Persero) kembali memberikan dukungan penuh untuk gelaran PLN Mobile Proliga 2025. Langkah ini menunjukkan komitmen perseroan dalam mendukung penuh pelaksanaan liga voli profesional di Indonesia dan nantinya akan menciptakan atlet-atlet berprestasi.

    Ketua Umum Pengurus Pusat Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PBVSI) Imam Sudjarwo mengatakan, bahwa PLN Mobile Proliga 2025 segera hadir di awal tahun depan. Dengan total 90 pertandingan yang disajikan dari tim putra dan tim putri dan memperebutkan gelar juara “PLN Mobile Proliga 2025”. Kompetisi yang digelar mulai tanggal 3 Januari hingga 11 Mei 2025 ini diharapkan adanya kemunculan bibit-bibit baru yang nantinya bisa menggantikan senior-senior untuk masuk ke tim nasional.

    “Permainan ini tidak akan kalah menarik dengan tahun lalu, karena terdapat sebaran pemain mulai dari pemain lokal hingga pemain asing. Diharapkan muncul pemain muda hebat yang bisa menambah kekuatan Timnas Indonesia U-21 baik putra maupun putri di pertandingan kejuaraan Dunia U-21 pada Agustus mendatang,” kata Imam.

    Pada kesempatan yang sama, Hanny S Surkatty, Ketua PLN Mobile Proliga 2025 menjelaskan bahwa yang jadi perbedaan ialah terdapat jeda waktu pada kompetisi Proliga 2025 ini. Pertandingan akan berlangsung mulai dari 3 Januari hingga 23 Februari dan akan dilanjutkan kembali pada 17 April 2025.

    “Terdapat jeda selama lima minggu, Keputusan tersebut juga sudah disetujui oleh seluruh klub. Dengan adanya jeda ini, maka disepakati bahwa boleh melakukan pergantian pemain hingga sebelum final four sebanyak tiga orang. Jika pemain asing diganti dua orang maka lokal satu orang, dan begitu sebaliknya,” imbuhnya.

    Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo mengatakan gelaran PLN Mobile Proliga 2025 menjadi bukti dan komitmen kuat bahwa PLN siap berkolaborasi dengan berbagai pihak mendukung pembinaan atlet-atlet voli Tanah Air. Semangat gotong royong sangat dibutuhkan untuk pengembangan olahraga voli di Indonesia.

    “PLN ingin ikut berperan aktif dalam mengembangkan olahraga voli di Indonesia. Harapannya, ajang ini dapat melahirkan atlet-atlet yang bertalenta dan berprestasi, sehingga bisa meningkatkan prestasi tim nasional Indonesia,” ujar Darmawan.

    Executive Vice President Komunikasi Korporat dan TJSL PLN Gregorius Adi Trianto dalam konferensi pers mengatakan PLN memberikan kemudahan para pecinta bola voli dengan aplikasi PLN Mobile. Dengan aplikasi ini, tiket pertandingan _official_ bisa dengan mudah didapatkan.

    “Dengan _SuperApp_ PLN Mobile, masyarakat tidak perlu repot melakukan pembelian tiket di _venue_ pertandingan, semua dapat dilakukan dalam genggaman tangan. Jadi cukup melalui, PLN Mobile, masyarakat bisa melakukan banyak hal, mulai dari layanan kelistrikan, pembelian tiket pertandingan sampai belanja di marketplace. Aplikasi PLN mobile ini dapat di unduh di play store dan app store, “Ungkap Greogorius

  • PLN Pastikan Pelanggan Listrik 2.200 VA ke Bawah akan Menikmati Diskon 50 Persen Tanpa Ribet

    PLN Pastikan Pelanggan Listrik 2.200 VA ke Bawah akan Menikmati Diskon 50 Persen Tanpa Ribet

    SUARAPUBLIK. ID, PALEMBANG- PT PLN (Persero) memastikan bahwa diskon tarif listrik 50% akan diterima oleh 81,4 juta pelanggan dengan daya 2.200 volt ampere (VA) ke bawah dengan tepat sasaran. Para pelanggan dalam kategori tersebut tidak perlu melakukan registrasi atau pendaftaran untuk menikmati program stimulus ekonomi yang ditetapkan Pemerintah dalam kurun waktu Januari hingga Februari 2025.

    Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo menjelaskan, melalui sistem layanan pelanggan yang telah terdigitalisasi di PLN, akan memudahkan upaya pelayanan pelanggan termasuk penyaluran program stimulus ekonomi yang dijalankan Pemerintah sehingga dapat terlaksana dengan optimal tanpa mekanisme yang berbelit.

    ”Kami berkomitmen untuk menyalurkan stimulus ekonomi, diskon listrik 50% bagi pelanggan rumah tangga yang terdaftar kategori 2.200 VA ke bawah secara tepat sasaran. Dengan dukungan digitalisasi pelanggan yang kami lakukan, secara otomatis pelanggan dengan kategori tersebut mendapatkan potongan pada periode Januari hingga Februari 2025,” tegasnya.

    Teknisnya, kata Darmawan, diskon 50% untuk pelanggan pascabayar akan otomatis berlaku saat membayar tagihan listrik Bulan Januari dan Februari 2025. Bagi pelanggan prabayar, diskon 50% didapat saat membeli token listrik di periode yang sama.

    “Untuk pelanggan pascabayar, nominal tagihan bulanan akan secara otomatis dikurangi 50% pada saat bayar listrik. Sedangkan untuk pelanggan prabayar, potongan 50% akan langsung didapatkan saat pelanggan membeli token listrik, baik itu di PLN Mobile, di ritel-ritel, di agen, dan di manapun,” jabar Darmawan.

    Adapun secara rinci pelanggan yang berhak mendapatkan tarif diskon listrik 50% dalam periode Januari-Februari 2025 adalah pelanggan rumah tangga dengan daya 450 VA sebanyak 24,7 juta pelanggan, 900 VA sebanyak 38 juta pelanggan, 1.300 VA sebanyak 14,1 juta pelanggan, dan 2.200 VA sebanyak 4,6 juta pelanggan.

    ”Jumlah pelanggan rumah tangga yang terdaftar saat ini sebesar 84 juta, sedangkan pelanggan kategori 2.200 VA ke bawah sebanyak 81,4 juta, sehingga program ini dinikmati oleh 97% pelanggan seluruh Indonesia,” tutur Darmawan.

  • PLN UID S2JB Pastikan SPKLU Siap Layani Pemudik Nataru

    PLN UID S2JB Pastikan SPKLU Siap Layani Pemudik Nataru

    SUARAPUBLIK. iD, PALEMBANG– PLN Unit Induk Distribusi Sumatera Selatan, Jambi, dan Bengkulu (UID S2JB) menyiagakan 55 SPKLU tersebar di 3 Provinsi. SPKLU memiliki 65 mesin yang terdiri dari 8 unit ultra fast charging, 6 unit fast charging, 44 unit medium charging, dan 7 unit standar charging.

    Dalam rangka memastikan kesiapan layanan bagi para pemudik Natal 2024 dan Tahun Baru 2025 (Nataru), General Manager PLN Unit Induk Distribusi Sumatera Selatan, Jambi, dan Bengkulu (PLN UID S2JB), bersama Executive Vice President Penjualan dan Pelayanan Pelanggan Retail, serta jajaran manajemen melakukan kunjungan ke beberapa Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU). Adapun SPKLU yang dikunjungi meliputi SPKLU Bandara Sultan Mahmud Badaruddin II, SPKLU PLN UID S2JB di Jalan Kapten Arivai No. 37, SPKLU Unit Layanan Pelanggan Rivai di Jalan Demang Lebar Daun No. 170, SPKLU Rest Area Km 360 Keramasan di ruas Tol Terpeka Pemulutan Ilir, serta SPKLU Rest Area Km 306 Tol Kayu Agung.

    General Manager PLN UID S2JB, Adhi Herlambang, menyatakan pihaknya berkomitmen mendukung kenyamanan aktivitas masyarakat pada momen Nataru.
    “Kami berkomitmen untuk mendukung kenyamanan perjalanan masyarakat pengguna kendaraan listrik selama Natal dan Tahun Baru. Dengan infrastruktur SPKLU yang andal dan tersebar di titik-titik strategis, kami berharap pengguna kendaraan listrik dapat menikmati perjalanan yang lancar dan tanpa kendala. Kami menyiagakan 55 SPKLU di 3 Provinsi, dan masyarakat dapat menemukan lokasinya dengan mudah di PLN Mobile”

    PLN mencatat peningkatan jumlah kendaraan listrik hingga lima kali lipat dibandingkan periode mudik Lebaran 2024. Dengan tren ini, PLN memperkirakan lonjakan yang lebih signifikan selama Nataru tahun ini. Untuk mengantisipasi kebutuhan tersebut, PLN UID S2JB telah menyiagakan SPKLU beserta petugas di setiap rest area guna memastikan pelayanan optimal.

    Sebagai bagian dari inovasi pelayanan, PLN juga memperkenalkan fitur tombol pop-up hotline SPKLU pada versi terbaru aplikasi PLN Mobile. Fitur ini memungkinkan pelanggan untuk langsung terhubung dengan customer service SPKLU melalui WhatsApp di nomor 08-777-11-12-123. Executive Vice President Penjualan dan Pelayanan Pelanggan Retail, Daniel Lestanto, menjelaskan,
    “Fitur ini adalah langkah strategis kami untuk memberikan kemudahan bagi pengguna kendaraan listrik. Dengan hanya satu klik, mereka bisa mendapatkan bantuan yang dibutuhkan dengan cepat dan efisien.” tutur Daniel

    Selain memastikan keandalan SPKLU, PLN UID S2JB juga terus menjaga pasokan listrik tetap andal selama periode Nataru. Hal ini dilakukan untuk mendukung pemerintah dalam menyukseskan perayaan Natal 2024 dan Tahun Baru 2025. Infrastruktur kelistrikan yang stabil diharapkan dapat memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat yang merayakan momen spesial ini bersama keluarga.

  • PLN UID S2JB Gelar Apel Siaga Nataru untuk Pastikan Keandalan Kelistrikan Tiga Provinsi

    PLN UID S2JB Gelar Apel Siaga Nataru untuk Pastikan Keandalan Kelistrikan Tiga Provinsi

    SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Dalam rangka Hari Raya Natal dan Tahun Baru (Nataru), PLN Unit Induk Distribusi Sumatera Selatan, Jambi, dan Bengkulu (PLN UID S2JB) menggelar Apel Siaga Nataru pada Senin, 16 Desember 2024. Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan keandalan pasokan listrik selama momen perayaan akhir tahun serta mendukung pemerintah dalam menyukseskan pelaksanaan Natal 2024 dan Tahun Baru 2025 yang aman dan nyaman bagi masyarakat.

    Masa siaga kelistrikan ditetapkan mulai dari tanggal 18 Desember 2024 hingga 8 Januari 2025 dengan persiapan menyeluruh. Dalam menjaga keandalan jaringan transmisi dan distribusi, PLN memberlakukan pembatasan terhadap pekerjaan yang berpotensi menimbulkan gangguan, kecuali kondisi emergency.

    Pasokan sistem kelistrikan di wilayah kerja PLN UID S2JB, yaitu Provinsi Sumsel, Jambi, dan Bengkulu secara umum dalam kondisi aman dengan daya mampu sebesar 3.438 MW, beban puncak tertinggi 1.574 MW, serta cadangan daya mencapai 650 MW. Persiapan juga melibatkan unit-unit penting seperti Unit Pembangkit PLN, Unit Pembangkit IPP, dan Subholding ICON+.

    Untuk memastikan kelancaran operasional, PLN UID S2JB mengerahkan total 3.301 personil yang terdiri dari 320 personil PLN dan 2.981 personil tenaga alih daya serta mitra kerja. Peralatan pendukung juga telah disiapkan, termasuk 36 unit genset, 7 unit UPS, 59 unit UGB, dan 10 unit crane. Selain itu, tersedia 248 unit motor, 150 unit mobil, serta material cadang gangguan dalam jumlah yang memadai untuk mengantisipasi berbagai kemungkinan.

    PLN UID S2JB juga memprioritaskan pengamanan listrik di 225 lokasi tempat ibadah dan 38 lokasi pusat keramaian selama periode Natal dan Tahun Baru. Tidak ketinggalan, dukungan diberikan di 150 lokasi strategis seperti kantor pemerintah daerah, TNI/Polri, dan dinas terkait. Untuk mendukung operasional, 253 posko siaga telah disiapkan, yang terdiri dari 6 posko transmisi, 2 posko pengatur beban, 242 posko distribusi, dan 1 posko Icon+.

    Sebagai bagian dari komitmen mendukung kendaraan listrik, PLN UID S2JB menyediakan 52 lokasi Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) yang tersebar di wilayah operasionalnya. Hal ini ditujukan untuk mempermudah pengguna kendaraan listrik yang melakukan perjalanan mudik selama periode Nataru.

    General Manager PLN UID S2JB, Adhi Herlambang, menegaskan bahwa unit kerjanya siap mendukung penuh pelaksanaan Natal 2024 dan Tahun Baru 2025 dengan memastikan pasokan listrik tetap andal di berbagai lokasi penting. Selain itu, PLN juga berkomitmen menyediakan infrastruktur yang memadai bagi pengguna kendaraan listrik agar perjalanan mereka lebih nyaman.
    “Kami optimis bahwa dengan persiapan yang matang ini, PLN dapat memberikan pelayanan terbaik dan mendukung kenyamanan masyarakat dalam merayakan Natal 2024 dan Tahun Baru 2025,” ujar Adhi.

    Dengan langkah-langkah antisipatif yang telah diambil, PLN UID S2JB berharap dapat berkontribusi maksimal dalam menyukseskan perayaan Natal dan Tahun Baru 2025.

  • PLN Dukung Stimulus Ekonomi dari Pemerintah, 97% Pelanggan Rumah Tangga Peroleh Diskon Setengah Harga

    PLN Dukung Stimulus Ekonomi dari Pemerintah, 97% Pelanggan Rumah Tangga Peroleh Diskon Setengah Harga

    SUARAPUBLIK. iD, JAKARTA mood- PT PLN (Persero) mendukung penuh langkah Pemerintah dalam menyalurkan paket stimulus ekonomi bagi 81,4 juta pelanggan atau 97 persen dari total 84 juta pelanggan golongan rumah tangga. Melalui stimulus tersebut, Pemerintah melalui PLN akan memberikan potongan tarif listrik sebesar 50 persen bagi pelanggan rumah tangga dengan daya 2.200 VA ke bawah pada Januari hingga Februari 2025.

    Dalam agenda Konferensi Pers bertajuk “Paket Kebijakan Ekonomi untuk Kesejahteraan” yang dilaksanakan di Kantor Kementerian Koordinator Perekonomian, Jakarta, pada Senin (16/12), Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto mengatakan bahwa Pemerintah meluncurkan paket kebijakan ekonomi melalui beragam stimulus guna menjaga daya beli masyarakat, khususnya sektor rumah tangga yang berperan besar dalam pertumbuhan ekonomi nasional.

    “Hingga akhir tahun ini pertumbuhan ekonomi masih terjaga rata-rata 5%. Konsumsi rumah tangga ini menyumbang lebih dari 50% ekonomi Indonesia dan tumbuh kuat, dan diharapkan tumbuh di atas 5%,” kata Airlangga.

    Sementara itu, Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati menjelaskan bahwa Pemerintah berupaya menjaga daya beli masyarakat berpendapatan menengah ke bawah melalui insentif berupa pemberian diskon tarif listrik bagi rumah tangga dengan daya terpasang 2.200 VA atau lebih rendah pada periode Januari – Februari 2025.

    “Dan kita juga memberikan untuk rumah tangga diskon listrik 50 persen selama dua bulan Januari-Februari untuk yang berlangganan berdaya 2.200 VA ke bawah. Ini mencakup 81,4 juta rumah tangga atau 97 persen pelanggan (rumah tangga) PLN masuk kategori ini,” jelas Sri Mulyani.

    Dalam kesempatan yang sama, Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo menyatakan bahwa PLN mendukung penuh kebijakan tersebut dan memastikan mekanisme penyaluran diskon listrik berjalan tepat sasaran dan tanpa melalui proses registrasi.

    “Kami siap _all out_ mendukung untuk pelaksanaan kebijakan ini. Dengan adanya sistem layanan pelanggan yang sudah terdigitalisasi di PLN, maka kami memudahkan pelanggan agar tidak perlu ada registrasi yang berbelit,” terang Darmawan.

    Dirinya juga menjabarkan bahwa diskon 50% bagi pelanggan pascabayar akan dinikmati secara otomatis ketika pelanggan melakukan pembayaran tagihan listrik untuk periode bulan Januari dan Februari. Sementara bagi pelanggan prabayar, diskon 50% akan diperoleh ketika pelanggan melakukan pembelian token listrik di periode yang sama.

    “Untuk pelanggan pascabayar, nominal tagihan bulanan akan secara otomatis dikurangi 50% pada saat bayar listrik. Sedangkan untuk pelanggan prabayar, potongan 50% akan langsung didapatkan saat pelanggan membeli token listrik di manapun, baik itu di PLN Mobile, di ritel-ritel, di agen, dan di manapun,” jabar Darmawan.

    Dirinya juga mengimbau pelanggan agar dapat menghubungi _contact center_ yang telah disediakan jika membutuhkan informasi lebih lanjut terkait program stimulus listrik ini.

    “Jika masyarakat membutuhkan informasi lebih lanjut terkait program ini, kami juga menyediakan _contact center_ siaga 24 jam yang dapat dihubungi melalui nomor _whatsapp_ 08777-11-12-123,” tutup Darmawan.

  • PLN Gandeng _Startup_ Kembangkan Energi Hijau dan Ekosistem EV di Indonesia

    PLN Gandeng _Startup_ Kembangkan Energi Hijau dan Ekosistem EV di Indonesia

    SUARAPUBLIK. ID, Jakarta – PT PLN (Persero) menggelar Media Roundtable dengan empat startup terkemuka untuk mengakselerasi pengembangan ekosistem energi hijau di Tanah Air, Jakarta (10/12). Tergabung dalam program Connext Powered by PLN, keempat Startup tersebut adalah Maka Motors, Dayagreen, Gree dan 360E.

    Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo mengungkapkan, seiring meningkatnya perhatian dunia terhadap perubahan iklim, Indonesia berkomitmen untuk mempercepat transisi menuju ekosistem energi hijau. Hal ini ditandai dengan pertumbuhan pesat industri kendaraan listrik (EV) yang menjadi salah satu pilar utama dalam upaya transisi menuju energi yang lebih ramah lingkungan.

    “Tren EV ini sejalan dengan kebijakan pemerintah Indonesia melakukan swasembada energi dengan memanfaatkan sumber energi baru terbarukan (EBT) yang melimpah di dalam negeri. Harapannya, pengembangan ekosistem hijau dapat membantu Indonesia mencapai _Net Zero Emissions_ (NZE) di tahun 2060,” ujar Darmawan.

    Executive Vice President (EVP) Pengembangan Bisnis Korporat dan Investasi PLN, Abdan Hanif Satria mengatakan Media Roundtable ini bertujuan untuk berbagi wawasan mengenai perkembangan industri EV dan inovasi teknologi. Langkah strategis PLN ini tentu memberikan ruang bagi startup untuk berkembang sekaligus mendukung inisiatif energi hijau yang lebih luas.

    “PLN tidak hanya berperan sebagai fasilitator, tetapi juga pemimpin dalam mempercepat pengembangan teknologi kendaraan listrik dan energi terbarukan. Dengan menggandeng startup inovatif, kami ingin memastikan bahwa ekosistem energi hijau di Indonesia terus berkembang dengan solusi yang progresif dan berkelanjutan,” ungkapnya.

    EVP Pengembangan Produk Niaga PLN Ririn Rachmawardini menyampaikan, salah satu tantangan utama dalam pengembangan kendaraan listrik adalah memastikan infrastruktur pendukung tersedia secara memadai. PLN terus mengambil langkah proaktif untuk menjawab tantangan ini.

    “Hingga Desember 2024, jumlah unit Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) di Indonesia telah mencapai 2.667 unit dan diproyeksikan akan terus bertambah hingga penghujung tahun ini. Dalam upaya akselerasi perkembangan ekosistem kendaraan listrik di Indonesia, PLN siap menargetkan sebanyak 1.100 SPKLU tambahan pada tahun 2025 mendatang,” ungkapnya.

    Ririn menambahkan PLN juga telah menyiapkan layanan EV Digital Services (EVDS) yang terintegrasi dalam PLN Mobile untuk memberi kemudahan kepada pengguna EV dalam satu genggaman. PLN terbuka untuk kolaborasi dengan berbagai pihak dalam pembangunan infrastruktur SPKLU di berbagai wilayah Indonesia sehingga mampu mempercepat pertumbuhan ekosistem kendaraan listrik secara menyeluruh.

    CEO Maka Motors, Raditya Wibowo menyatakan bahwa kolaborasi dengan PLN memberikan ruang bagi startup untuk berkembang sekaligus mendukung inisiatif energi hijau yang lebih luas. Terutama membantu startup menciptakan produk kendaraan listrik yang tidak hanya hemat energi, tetapi juga memiliki performa unggul.

    “Kami yakin kolaborasi dengan PLN menjadi kunci strategis dalam mempercepat adopsi kendaraan listrik di Indonesia. Dukungan ini memberikan kami ruang untuk berfokus pada pengembangan teknologi yang efisien dan sesuai dengan kebutuhan pasar lokal,” ujar Raditya.

    Sementara, Chief Operating Officer 360E Irwan Sukma menimpali, _green distributed power generation_ punya potensi besar menghadirkan energi hijau untuk daerah terpencil yang sulit dijangkau oleh jaringan listrik konvensional. Teknologi ini, menurut Irwan, akan menjadi elemen penting dalam menciptakan ekosistem energi hijau yang inklusif dan merata.

    _”Green distributed power generation_ adalah solusi penting untuk transisi energi yang merata. Kolaborasi dengan PLN membuka peluang besar untuk menghadirkan solusi berbasis energi terbarukan yang dapat diimplementasikan di berbagai wilayah Indonesia,” pungkas Irwan.

  • Faktor Cuaca Pengaruhi Produksi PLTS Jakabaring

    Faktor Cuaca Pengaruhi Produksi PLTS Jakabaring

    SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG -PLN UID Sumbagsel-Sumbagteng Jambi dan Bengkulu (S2JB) menggelar Media Gathering di Lampung pada 11-12 Desember 2024. Kegiatan ini melibatkan para jurnalis dari berbagai media, yang tergabung dalam Forum Wartawan Peduli (FWP) Energi Sumsel, Rabu (11/12/2024)

    Pada kegiatan ini Insan pers berkesempatan melihat Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) yang berada di kawasan Jakabaring Sport City (JSC).

    Berada di area 2.5 hektar, PLTS yang dibangun tahun 2017 dan mulai beroperasi pada April 2018, dikelola oleh PT Sumsel Energi Gemilang (SEG).

    Menurut Manager Operasional PT SEG Ali Kartili, Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) 2 Mega Watt Jakabaring mengalami peningkatan dan penurunan produksi, hal ini tergantung dari cuaca, kebakaran hutan dan usia panel surya.

    “Jadi tantangan di PLTS Jakabaring ini faktor cuaca, musim hujan kita tidak bisa berproduksi. Terjadi penurunan produksi setiap tahun antara 0,1 sampai 1 persen pertahun,” ujarnya, ketika memberikan pemaparan kepada awak media.

    Di sisi lain, dirinya menegaskan PLTS ini mengusung konsep green energi, dimana dalam pengolahannya tanpa menghasilkan limbah. Melihat perspektif perekonomian kelayakan proyek PLTS 2 Mega Watt Jakabaring.

    Ia juga menjelaskan bila PLTS 2 Mega Watt Jakabaring ini menggunakan 5.248 modul polycrystaline yang mampu menghasilkan hingga 2.000 kilowatt, setelah melalui pengolahan, listrik yang dihasilkan di jual pad pihak PLN.

    “Bila di rupiahkan, PLTS ini sebulan di angka Rp 120 sampai Rp 130 juta per bulan,” tandasnya.

    Di lain itu, Manager Komunikasi PT PLN (Persero) UID S2JB, Iwan Arisaetyadhi menegaskan bila PLTS Jakabaring ini,

    tidak hanya menjadi solusi ramah lingkungan, PLTS 2 MW Jakabaring juga memperkuat pasokan listrik di wilayah perkotaan Palembang. Energi yang dihasilkan dari pembangkit ini tidak menghasilkan limbah berbahaya, sehingga menjadi alternatif ideal bagi pengembangan energi hijau di Indonesia.

    “Di tahun 2025 pemerintah menargetkan 30 persen, untuk pengembangan energi bersih. Di Sumsel sudah mencapai angka diatas 30 persen,” terangnya. (ANA)

  • Komitmen PLN, Dukung Penyediaan Listrik Hijau Ramah Lingkungan

    Komitmen PLN, Dukung Penyediaan Listrik Hijau Ramah Lingkungan

    SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Direktur Manajemen Proyek dan Energi Baru Terbarukan PT PLN (Persero), Wiluyo Kusdwiharto, melakukan tinjauan lapangan guna memastikan kesiapan pembangunan infrastruktur PLTSa (Pembangkit Listrik Tenaga Sampah) di Kota Palembang.

    Turut serta hadir Excecutive Vice President Konstruksi Sumatera Kalimantan Sulawesi, Weddy Bernadi Sudirman didampingi General Manager PT PLN (Persero) UIP Sumbagsel, Zaky Adikta beserta jajaran bertempat di Jalan TPA Lorong 2, Kelurahan Keramasan, Kota Palembang, Provinsi Sumatera Selatan.

    Saat ini volume sampah di Kota Palembang mencapai 900 ton per hari yang mempengaruhi kondisi lingkungan dan kesehatan masyarakat karena menyebabkan berbagai persoalan salah satunya pencemaran lingkungan.

    Sebagai solusi penanganan sampah, PLN mengembangkan Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa) di Kota Palembang.

    Tidak hanya mampu mengurangi emisi gas rumah kaca, keberadaan PLTSa Kota Palembang akan memproduksi listrik ramah lingkungan dan juga mengurangi tumpukan sampah rumah tangga.

    Direktur Manajemen Proyek dan Energi Terbarukan PLN (Persero), Wiluyo Kusdwiharto menyampaikan pentingnya pembangunan PLTSa ini karena dapat mendorong transisi energi berkelanjutan.

    Melalui pembangunan PLTSa, PLN mengharapkan kontribusi dari semua pihak supaya pembangunan PLTSa ini dapat berjalan lancar guna mengurangi volume sampah sekaligus menyediakan listrik hijau bagi masyarakat.

    “Perkembangan teknologi yang pesat menjadi solusi menyelesaikan berbagai persoalan. Dalam hal ini, dibangunnya PLTSa dengan teknologi incinerator adalah solusi tepat sebagai sumber pasokan listrik dari pengelolaan sampah yang dapat mendukung operasional kelistrikan PLN. Upaya peningkatan transisi energi dapat terus berlanjut apabila dilakukan kolaborasi yang bersinergi oleh semua pihak,” ungkap Wiluyo.

    “Proyek pembangunan PLTSa di Palembang dapat mendorong keberlanjutan energi terbarukan dengan memanfaatkan sampah guna berkontribusi meningkatkan bauran EBT dan penurunan emisi karbon. Kerjasama dalam proyek ini dinilai dapat memberikan dampak positif bagi semua yang terlibat. Kami berharap dalam pelaksanaan proyek terjalin kolaborasi dan sinergi yang efektif berbagai pihak agar tercapai keberhasilan pembangunan PLTSa di Kota Palembang ini,” lanjutnya.

    Sekretaris Dinas Lingkungan Kota Palembang, Novrian Fadilah, dalam sambutannya mengungkapkan terima kasih atas dipilihnya Kota Palembang menjadi lokasi pembangunan PLTSa karena melalui kerjasama ini solusi permasalahan sampah akan teratasi.

    PLTSa ini dibangun PT Indo Green Power di lahan seluas 8,2 hektar dengan kapasitas pengolahan sampah 1.000 ton/hari dan dapat memperoleh output sebesar 17.7 MW green electricity dan ditargetkan COD pada Oktober tahun 2026.

    Manager Komersialisasi dan GA PT Indo Green Power, Satriawan (Ming) menyampaikan apresiasi atas dukungan PT PLN (Persero) terhadap pembangunan PLTSa di Kota Palembang. (ANA)

  • Rasakan Manfaat Listrik Tanpa Harus Rasakan Bahayanya, Tim K3 PLN UID S2JB Beri Tahu Kuncinya

    Rasakan Manfaat Listrik Tanpa Harus Rasakan Bahayanya, Tim K3 PLN UID S2JB Beri Tahu Kuncinya

    SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – PLN Unit Induk Distribusi Sumatera Selatan, Jambi, dan Bengkulu (UID S2JB) bersama Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Palembang memberikan edukasi keselamatan kelistrikan bagi masyarakat umum dan mengenalkan manfaat serta bahaya listrik melalui sosialisasi, aktivitas goes to school, dan edukasi melalui media massa serta media sosial. Kegiatan ini menjadi bagian dari program “Jaga Kamu” atau Jaga Keselamatan Masyarakat Umum sebagai bentuk kepedulian PLN terhadap keselamatan masyarakat dan lingkungan sekitar instalasi kelistrikan.

    Theo Andinny Putri, Pejabat Pelaksana K3 dan Lingkungan PLN UP3 Palembang menjelaskan, dalam Program Jaga Kamu, PLN melakukan “Jaga Instalasi, Jaga Komunikasi, dan Jaga Komitmen.

    “Kami dari PLN menjaga agar aset dan instalasi kelistrikan sesuai standar, mendukung keandalan kelistrikan, dan tidak membahayakan masyarakat serta lingkungan sekitar. Kami juga menjaga komunikasi bersama stakeholder, instansi pemerintahan, dan dunia pendidikan untuk mensosialisasikan manfaat dan bahaya listrik. Selain itu, kami juga menjaga komitmen, yang mana pihak manajemen rutin melaksanakan sidak implementasi keselamatan & kesehatan kerja dan seluruh karyawan juga mitra PLN secara aktif melaporkan potensi bahaya yang ditemui.” Jelah Theo

    Theo menambahkan, saat ini PLN UP3 Palembang telah 100% melaksanakan edukasi ke kecamatan-kecamatan yang ada di Kota Palembang.

    “Kami sudah 100% melakukan roadshow sosialisasi ke kecamatan di kota Palembang. Melalui kegiatan tersebut, kami berharap tokoh masyarakat yang mengikuti sosialisasi dapat menjadi wakil kami yang didengar oleh masyarakat untuk meneruskan edukasi mengenai manfaat dan bahaya listrik” imbuh Theo.

    Asisten Manager K3 dan Keamanan PLN UID S2JB, Ari Atmaja, menjelaskan bahwa listrik tidak terlihat, namun jika disentuh dapat dirasakan. Oleh karena itu, pihaknya secara intensif melakukan edukasi agar masyarakat mengetahui kehadiran listrik dan merasakan manfaatnya tanpa harus merasakan bahayanya. Ia mengajak masyarakat, jika ragu-ragu terhadap sesuatu yang dapat membahayakan di sekitar instalasi kelistrikan, segera beri tahu pihak PLN agar dapat ditindaklanjuti. Pelaporan potensi bahaya dapat disampaikan melalui berbagai channel pengaduan PLN seperti aplikasi PLN Mobile, Call Center PLN 123, ataupun media sosial PLN

    “Kami berharap masyarakat dapat menginformasikan kepada kami jika ada potensi bahaya listrik supaya bisa ditindaklanjuti. Misalnya, memangkas pohon dekat jaringan listrik. Ada beberapa hal yang berbahaya juga yang sehausnya tidak terjadi misalnya memindahkan kabel listrik menyuruh orang lain tanpa sepengetahuan kami” terang Ari

    Ari menambahkan, beberapa aktivitas dekat jaringan listrik yang memiliki potensi bahaya harus dihindari, diantaranya menanam pohon dekat jaringan listrik, membangun rumah dekat jaringan listrik, bermain layang-layang dekat jaringan listrik, menggunakan stop kontak secara bertumpuk, ataupun berbagai hal lain yang melewati jarak aman 3 meter dari jaringan listrik.

    “Jadi, segala aktivitas di dekat jaringan listrik seperti menanam pohon, memasang umbul-umbul, membangun rumah, dan lain-lain sebaiknya tidak kurang dari 3 meter jarak aman.” kata Ari.

    Secara terpisah, General Manager PLN UID S2JB, Adhi Herlambang mengatakan, keselamatan menjadi prioritas utama PLN UID S2JB dalam penyediaan kelistrikan. Melalui program ‘Jaga Kamu’ dan berbagai inisiatif edukasi yang dilaksanakan, pihaknya ingin memastikan bahwa masyarakat dapat menikmati manfaat listrik tanpa harus menghadapi risikonya.

    “Kami sangat menghargai peran aktif masyarakat dalam menjaga keselamatan di sekitar instalasi kelistrikan. Dengan terus meningkatkan kesadaran bersama, kita dapat menciptakan lingkungan yang lebih aman dan nyaman untuk semua. Mari kita terus bekerja sama dalam menjaga keselamatan dan keandalan listrik demi kesejahteraan bersama.” pungkas Adhi.

  • PLN Siapkan Dukungan Listrik Andal untuk Indonesia – Africa Forum ke–2 di Bali

    PLN Siapkan Dukungan Listrik Andal untuk Indonesia – Africa Forum ke–2 di Bali

    SUARAPUBLIK.ID, DENPASAR – PT PLN (Persero) memastikan kesiapan pasokan listrik dalam mendukung gelaran Indonesia – Africa Forum (IAF) ke-2 yang akan digelar di Bali pada 1-3  September 2024 mendatang. Forum ini merupakan ajang untuk memperkuat kerja sama, utamanya ekonomi, antara Indonesia dan Afrika.

    Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo mengatakan, PLN telah berpengalaman mendukung pasokan listrik andal dalam berbagai gelaran nasional maupun internasional di Indonesia.

    “Event ini akan dihadiri delegasi dari berbagai negara Afrika dan akan menjadi wajah Indonesia di mata dunia. Karena itu, PLN akan mendukung kesuksesan penyelenggaraan seluruh event dapat berjalan lancar,” ujar Darmawan.

    Sebelumnya, PLN telah sukses dalam mendukung berbagai event bertaraf nasional maupun internasional baik di Jakarta, Labuan Bajo hingga Bali dan kota-kota lainnya. Selain memastikan kesiapan infrastruktur, PLN turut menyiagakan personel terbaik dalam memastikan pasokan listrik yang andal dan tanpa kedip.

    General Manager PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Bali I Gede Agung Sindu Putra mengatakan, upaya persiapan dan mitigasi terus dilakukan oleh PLN.

    “PLN menyiapkan 4 lapis pengamanan jaringan listrik untuk mendukung penyelenggaraan IAF 2024, namun hal ini harus didukung juga dengan partisipasi dari masyarakat untuk bersama menjaga jaringan listrik PLN dari potensi gangguan seperti layang-layang,” jelas Sindu.

    Empat lapis pengamanan pada sistem PLN antara lain lapis pertama dari pasokan utama dari jaringan PLN, lapis kedua dari _uninterruptible power supply_ (UPS) milik PLN, lapis ketiga penyediaan genset dan yang terakhir genset dari pelanggan. PLN juga memastikan energi primer untuk pembangkit dalam kondisi cukup dan aman.

    “Untuk itu kami berharap selama masa pertemuan internasional ini yakni 1-3 September 2024, masyarakat bisa rehat sejenak dari bermain layang-layang,” tambahnya.

    Demi memastikan kelancaran pasokan listrik, PLN juga menjalin sinergi erat dengan sejumlah stakeholder seperti Kepolisian Daerah Bali hingga TNI, Dinas Perhubungan, Polisi Pamong Praja dan seluruh desa adat.

  • Rekening PJU Lunas Tepat Waktu, PLN Berikan Penghargaan kepada Walikota Bengkulu

    Rekening PJU Lunas Tepat Waktu, PLN Berikan Penghargaan kepada Walikota Bengkulu

    SUARAPUBLIK.ID, BENGKULU – PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Bengkulu berikan penghargaan kepada Pemerintah Kota yang senantiasa mendukung dalam pelunasan rekening Penerangan Jalan Umum (PJU) tepat waktu sebelum tanggal 20 pada Semester I Tahun 2024 (18/07).

    Bertempat di Kantor Walikota Bengkulu, Manager PLN UP3 Bengkulu, Muhammad Syafdinnur, menyerahkan penghargaan secara langsung kepada Pj Walikota Bengkulu, Ir. Arif Gunadi dan Kepala Dinas Perhubungan Kota Bengkulu, Hendri Kurniawan, SE, MM.

    Dalam Sambutannya, Syafdinnur mengatakan bahwa penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi PLN kepada Pemerintah Kota Bengkulu dalam membayar rekening Listrik PJU tepat waktu.