Category: Kecelakaan

  • Kapolrestabes Palembang: Laka Lantas Libatkan Anggota Polri Diproses Secara Transparan

    Kapolrestabes Palembang: Laka Lantas Libatkan Anggota Polri Diproses Secara Transparan

    SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Kecelakaan Lalu Lintas di Jalan Mayjen Yusuf Singadekane, tepatnya pada perputaran Puskesmas Karya Jaya Palembang, pada Jum’at (30/1/2026) sekira pukul 19.00 WIB, melibatkan mobil dinas Toyota Avanza Nopol polisi V4145-30 (Mobil dinas Polsek Kertapati Palembang), yang dikendarai Aipda ES, anggota Polsek Kertapati, dengan pengendara sepeda motor Yamaha Fillano BG-3925-AEJ.

    Akibatnya, pengendara motor Agus Tamimi (36), warga Dusun 1, Desa Pelabuhan Dalam, Kecamatan Pemulutan, Kabupaten Ogan Ilir, Sumsel, meninggal dunia ketika dalam perawatan ke Rumah Sakit Permata Palembang.

    Kabid Humas Polda Sumsel, Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya, didampingi Kapolrestabes Palembang, Kombes Pol Sonny Mahar Budi Adityawan mengatakan, akibat kecelakaan ini pengendara sepeda motor mengalami luka memar pada kepala bagian belakang, tulang punggung belakang patah, kaki kiri kanan lecet, dan tangan kiri lecet.

    “Korban tidak dapat tertolong sehingga meninggal dunia ketika dalam perawatan di rumah sakit Permata kota Palembang,” jelas Kombes Pol Nandang, saat pers rilis di Polrestabes Palembang, Sabtu (31/1/2026).

    Menurutnya, untuk saksi sudah diambil keterangan oleh Polrestabes Palembang dan barang bukti 1 unit sepeda motor dan mobil dinas.

    “Saat ini Polrestabes Palembang sedang melakukan pemeriksaan saksi-saksi, sudah melakukan olah TKP, dan melakukan kegiatan penyelidikan hingga bisa mengumpulkan semua alat bukti yang ada di TKP,” kata Nandang.

    Kombes Pol Nandang mengatakan, bahwa Polrestabes Palembang akan melaksanakan proses penyelidikan maupun penyidikan secara transparan, profesional, dan akuntabel.

    “Jangan khawatir, ini juga menjadi atensi bapak Kapolda Sumsel, kepada Polrestabes Palembang untuk bisa menindaklanjuti proses penyelidikan maupun penyidikan kecelakaan tersebut secara transparan dan progres akan terus disampaikan kepada media dan publik,” ujarnya.

    Masih kata Kombes Pol Nandang, bahwa dalam kesempatan ini Kapolda Sumsel, Irjen Pol Sandi Nugroho, menyampaikan turut berbelasungkawa kepada keluarga korban.

    “Komitmen Kapolda Sumsel, tegas kepada para personil yang melakukan pelanggaran. Baik yang menyangkut dengan pelanggaran pidana maupun kode etik, akan dilakukan proses hukum sesuai ketentuan yang berlaku,” tuturnya.

    Sementara itu, di tempat yang sama, Kapolrestabes Palembang, Kombes Pol Sonny Mahar Budi Adityawan menjelaskan, kronologis kejadian bermula di pukul 18.00 WIB, saat kondisi cuaca sedang hujan cukup deras, anggota Aipda ES sedang melaksanakan Patroli diseputaran wilayah Kertapati, Citra Land, mengarah ke Musi II, dan kembali ke arah Nilakandi.

    “Pada pukul 19.00 WIB, saat anggota tersebut mengendarai mobil dinas Avanza ini, akan berbelok atau memutar arah, dari belakang kendaraan korban bersamaan melintas sehingga terjadi benturan kedua kendaraan ini,” jelas Kombes Pol Sonny.

    Lanjutnya, Unit Laka Polrestabes Palembang telah melakukan pemeriksaan saksi – saksi atas nama saudara Yogi dan juga mempelajari CCTV dan saat ini memang masih dalam proses pendalaman dan penyelidikan.

    “Namun kami menduga sementara hal ini diakibatkan kelalaian anggota kami yang tidak hati – hati pada saat memutar kendaraan atau berbalik arah, pada saat setelah benturan kedua kendaraan tersebut pengendara motor terpental mengarah ke bahu jalan sebelah kanan dan korban terpental kearah yang sama kedepan,” ungkapnya.

    Kemudian, sambung Kombes Pol Sonny menjelaskan, bahwa korban langsung dibawa Aipda Edi menuju ke rumah sakit permata rumah sakit terdekat di Jalan Soekarno Hatta. “Sekitar pukul 21.30 WIB dari pihak rumah sakit menyatakan bahwa korban telah meninggal dunia,” ujarnya.

    Menurut Kombes Pol Sonny, bahwa ini akan menjadi poin penting terhadap Polrestabes Palembang jajaran dan evaluasi menyeluruh terhadap tata cara atau SOP tentang pelaksanaan patroli, pengawalan, ataupun upaya melakukan tindakan hukum dilapangan terutama di jalur lalu lintas.

    “Hal – hal yang akan kami lakukan untuk memelihara Kamtibmas atau penegakan hukum, atau hal lain terkait tugas pokok kami akan dilakukan dengan lebih hati – hati sehingga kegiatan ini tidak akan membahayakan pengendara lain,” bebernya.

    Kapolrestabes menegaskan bahwa anggota tersebut akan kami proses sesuai dengan prosedur hukum yang berlaku dan saat ini sedang dilakukan pemeriksaan oleh Satlantas didampingi oleh Sie Propam Polrestabes Palembang.

    “Proses akan dilaksanakan dengan transparan, akuntabel, dan sesuai Perundangan yang berlaku,” tegasnya.

    Ditanya apakah bisa dijadikan tersangka, Kombes Pol Sonny menyatakan, bahwa bisa dan akan menerapkan UU Lalu Lintas, yang saat ini sedang dalam proses penyelidikan dan akan lanjut dalam penyidikan.

    Kapolrestabes Palembang dan jajaran dalam hal ini saya sebagai Kapolrestabes Palembang menyampaikan duka cita yang mendalam atas meninggalnya almarhum. (ANA)

  • Diduga Microsleep, Truk Muatan Sawit Tabrak Pos Kamling hingga Terguling

    Diduga Microsleep, Truk Muatan Sawit Tabrak Pos Kamling hingga Terguling

    SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Kecelakaan lalu lintas tunggal terjadi di Jalan KI Marogan tepatnya di depan Stasiun Kertapati Palembang pada Rabu (21/1/2026) dini hari, sekitar pukul 03.00 WIB. Di mana, sebuah mobil truk Mitsubishi bermuatan sawit dilaporkan hilang kendali hingga menabrak pos kamling dan tiang listrik, hingga terguling.

    Kanit Gakkum Satlantas Polrestabes Palembang, Iptu Hermanto mengatakan kecelakaan tersebut diduga kuat akibat pengemudi mengantuk atau mengalami microsleep saat mengemudikan kendaraan.

    “Truk Mitsubishi bernopol BG 8693 ID yang dikemudikan Agustiawan (30) melaju dari arah Simpang Sungki menuju Jembatan Ogan. Setiba di TKP, pengemudi diduga mengantuk sehingga kehilangan kendali,” ujarnya.

    Akibatnya, truk tersebut menabrak sebuah tiang baleho, pos kamling, serta tiang listrik yang berada di sisi kiri jalan hingga akhirnya truk terbalik ke kiri.

    Dengan terbaliknya truk kesebelah kiri, sebagian muatan sawit tersebut jatuh dan berhamburan ke dalam aliran sungai yang ada disisi kiri Jalan.

    Saat kejadian, di dalam pos kamling terdapat seorang warga bernama Asrul Ahad (45) yang tengah berjaga. Korban mengalami sejumlah luka lecet di bagian dada, bibir, dan perut, lalu dilarikan ke RS Bari Palembang untuk mendapatkan perawatan.

    Sementara itu, pengemudi truk dilaporkan dalam kondisi sehat dan tidak mengalami luka. Sedangkan poskamling yang berada di pinggir jalan tersebut dan terbuat dari kayu hancur tak bersisa dan masuk ke dalam saluran air yang ada dibelakangnya.

    Lebih lanjut, Iptu Hermanto menyebutkan bahwa pengemudi diduga melanggar Pasal 310 ayat (2) Undang-Undang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan terkait kecelakaan yang mengakibatkan korban luka ringan dan kerusakan kendaraan.

    “Barang bukti yang berhasil kita diamankan berupa satu unit truk Mitsubishi BG-8693-ID, STNK kendaraan, serta SIM B1 milik pengemudi. Kasus ini masih dalam penanganan Unit Gakkum Satlantas Polrestabes Palembang,” ujarnya.

    Pihak kepolisian juga mengimbau kepada seluruh pengemudi, khususnya kendaraan angkutan barang, agar memastikan kondisi fisik prima sebelum berkendara guna menghindari kecelakaan akibat kelelahan atau mengantuk. (ANA)

  • Diduga Mabuk, Pengemudi Xpander Berkendara Secara Ugal-ugalan hingga Tabrak 4 Mobil

    Diduga Mabuk, Pengemudi Xpander Berkendara Secara Ugal-ugalan hingga Tabrak 4 Mobil

    SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Seorang pengemudi Mobil Mitshubishi Xpander, diduga dalam kondisi mabuk, mengakibatkan kecelakaan, sehingga menabrak empat buah Mobil. Peristiwa itu terjadi di Jalan Ki Merogan, depan Masjid Nurul Hidayah Kertapati Palembang, pada Minggu (4/1/2026) sekitar pukul 18.35 WIB.

    Adapun pengemudi tersebut yaitu Romi (45), warga Jalan Radial Blok 45, Kecamatan Bukit Kecil Palembang. Di mana pengemudi Xpander dengan Nopol BG 1883 ZI, melaju dari arah Mataram menuju ke arah Jembatan Ogan Kertapati, tepat di TKP Mobil Xpander menyerempet sebuah Mobil Fortuner BG 1361 LDP yang dikendarai YN, warga Jalan Faqih Usman 2 Palembang.

    Kemudian pengemudi Fortuner dan Xpander terjadi cekcok mulut karena kecelakaan tersebut. Namun akhirnya pengemudi Xpander yang menabrak Fortuner langsung melarikan diri ke arah Jembatan Ogan Kertapati.

    Dalam aksinya melarikan diri, pengemudi Xpander diduga dalam keadaan mabuk, sehingga kembali menabrak sebuah mobil Ayla BG 1921 Z yang dikendarai EB, warga Kemas Rindo Kertapati Palembang.

    Tak hanya menabrak mobil Ayla, pengemudi Xpander terus melarikan diri sehingga menabrak kembali sebuah mobil Avanza BG 1186 UE yang dikendarai HG warga Jalan Kemas Rindo Kertapati Palembang. Kemudian pengemudi Xpander kembali menabrak sebuah mobil Carry BG 8638 IP yang dikendarai oleh MFT warga Jalan Kemas Rindo Kertapati Palembang.

    Lalu pengemudi Xpander berhasil dihentikan warga dan sempat dihakimi warga sekitar, di mana video pengemudi Xpander dihakimi warga sempat beredar dan di posting di media sosial, khususnya kota Palembang.

    Kapolsek Kertapati AKP Angga Kurniawan mendapati laporan dari masyarakat, personel Polsek Kertapati langsung menuju ke TKP untuk mengamankan pengemudi Xpander dari amukan warga dan langsung dibawa ke Polsek Kertapati Palembang untuk dilakukan pemeriksaan.

    “Akibat peristiwa tersebut empat buah mobil Fortuner, Ayla, Avanza dan Carry, mengalami berbagai kerusakan. Sedangkan mobil Xpander yang menabrak tersebut sudah diamankan di Pos Laka Musi II Jalan Yusuf Singadekane Kertapati Palembang,” terangnya, Senin (5/1/2026). (ANA)

  • Mobil Truk Terjun Bebas ke Bawah Jembatan Keramasan, Ini Kronologinya

    Mobil Truk Terjun Bebas ke Bawah Jembatan Keramasan, Ini Kronologinya

    SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Telah terjadi kecelakaan sebuah mobil truk yang terjun dari atas Jembatan Keramasan di Jalan Yusuf Sigadekane, Kecamatan Kertapati Palembang, pada Jum’at (26/12/2025), sekitar pukul 16.00 WIB.

    Kanit Gakkum Satlantas Polrestabes Palembang, Iptu Hermanto, menyampaikan kejadian berawal sebuah mobil Truk warna kuning melintas dari Jembatan Musi II Palembang menuju ke Simpang Nilakandi.

    Setibanya di atas Jembatan Keramasan, mobil truk dalam keadaan tanpa muatan tersebut mengalami kerusakan atau lepas pada bagian as setir. Sehingga mobil hilang kendali dan pengemudi tidak dapat mengendalikan arah kendaraannya.

    Lalu akibat kerusakan tersebut, mobil tidak dapat dikendalikan dan menabrak pagar jembatan yang terbuat dari pipa besi.

    Lanjut Hermanto, setelah menabrak pagar Jembatan hingga pagar Jembatan tersebut hancur dan mobil tersebut langsung terjun bebas ke bawah Jembatan Keramasan. Mobil itu jatuh menghantam lantai pondasi Jembatan dengan kondisi Mobil terbalik ke kiri.

    Akibat kecelakaan tunggal tersebut mengalami kerusakan yang cukup berat. Sedangkan pengemudi mengalami luka-luka ringan.

    Mendapati laporan dari warga kami langsung menuju ke TKP untuk melakukan olah TKP, lalu untuk mobil truk sudah kita evakuasi dan dibawa ke Pos Laka Musi II sedangkan pengemudi truk sudah kita lakukan pemeriksaan.

    Salah satu warga, Heryadi, warga keramasan yang ikut membantu evakuasi truk tersebut menyampaikan kejadian ini sudah terjadi untuk yang kedua kalinya. Di mana sekitar tahun 2019 Mobil truk dengan muatan kelapa juga terjun bebas dari Jembatan keramasan. Namun waktu itu Mobil truk yang terjun ke bawah Jembatan akibat menghindari lubang. (ANA)

  • Siswa SMP Tewas di Dalam Parit, Diduga Terpeleset saat Menyeberang

    Siswa SMP Tewas di Dalam Parit, Diduga Terpeleset saat Menyeberang

    SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Ibnu Nabil Shaki, siswa kelas 7 SMP Negeri 26 Palembang, ditemukan tewas di dalam parit di belakang sekolah, pada Kamis (6/11/2025), sekitar pukul 10.00 WIB.

    Tewasnya korban pertama kali ditemukan warga setempat, dengan posisi masih menggunakan pakaian seragam sekolah lengkap. Namun, tidak memakai kaus kaki dan sepatu.

    Kapolsek Sukaramai Palembang Kompol Alex menerangkan, berdasarkan hasil olah TKP, korban tewas diduga akibat benturan di kepala.

    “Korban ini sepertinya ingin menyeberangi parit di belakang sekolah. Namun, kepeleset, kepalanya terbentur. Korban ini sempat berjalan sempoyongan dan terjatuh dengan posisi wajah tergenang air,” terang Alex.

    Awalnya, kata Alex, korban hendak pergi ke warung belakang sekolah saat jam istirahat. Kemudian ditegur oleh warga yang melihat karena mereka ada di luar saat jam sekolah.

    “Korban Ibnu ini pada saat istirahat keluar lingkungan sekolah dan ingin ke warung. Mereka keluar melalui sela-sela pagar tembok. Kemudian terlihat oleh warga dan ditegur,” kata Alex.

    Korban dan ketiga temannya pun panik dan lari hendak menuju sekolah. Namun, naasnya, saat giliran korban Ibnu ingin menyebrang. Korban terpeleset hingga kepalanya terbentur.

    “Teman korban sempat melihat korban terpeleset. Lalu korban berjalan di air parit dan terjatuh lagi, karena bel sekolah sudah berbunyi, temannya yang lain pergi meninggalkan korban, dan berfikir korban tidak apa-apa,” jelas Alex.

    Melihat korban yang belum kembali hingga jam istirahat sudah selesai. Guru mengecek ke belakang sekolah, dan melihat korban sudah dalam posisi tertelungkup.

    “Posisi korban saat ditemukan 5 meter dari tempat awal ia terjatuh, wajahnya tergenang air,” tutur Alex. (ANA)

  • Kecelakaan Beruntun, Pengendara Motor Tewas di Tempat

    Kecelakaan Beruntun, Pengendara Motor Tewas di Tempat

    SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Peristiwa kecelakaan Beruntun melibatkan dua truk Hino, satu truk lobak Nissan dan satu sepeda motor Beat terjadi di Jalan Bypass Alang-Alang Lebar (AAL) Palembang, Rabu (5/11/2025) sekitar pukul 21.05 WIB.

    Akibat dari peristiwa tersebut pengendara motor bernama Muhammad Arga Revaldo (19) tewas di tempat. Korban mengalami luka robek di bagian leher dan paha kanan serta patah di bagian rahang.

    Sementara tiga pengemudi truk lainnya, Supriyadi (37) pengemudi truk Hino BG 8477 S mengalami luka di pelipis dan bibir.

    Suratno (29) pengemudi truk Hino 8514 NX dan Isro’i (41) pengemudi truk losbak Nissan B 9083 OY tidak mengalami luka berat.

    Kanit Gakkum Satlantas Polrestabes Palembang Iptu Hermanto mengungkap, kecelakaan terjadi saat truk Hino BG 8476 S yang dikemudikan Supriyadi sedang mengantre di SPBU arah simpang Citra Grand City menuju Terminal Alang-Alang Lebar.

    “Truk itu sempat mengalami masalah pada aku sehingga tidak bisa distarter,” ungkap Hermanto, Kamis (6/11/2025).

    Kemudian sang sopir meminta bantuan untuk mendorong kendaraan sambil memasukkan gigi percepatan tiga agar mesin hidup.

    Namun, setelah mesin menyala, truk justru melaku tak terkendali. Dikarenakan sistem tidak berfungsi, truk langsung menabrak bagian belakang truk Hino BG 8514 NX yang berada di depannya.

    Lalu mendorong kendaraan tersebut hingga menabrak sepeda motor Honda Beat yang dikendarai oleh korban Arga yang hendak keluar dari halaman gudang Tempe Azaki.

    “Sepeda motor ini kemudian menabrak truk losbak Nissan B 9083 OY yang juga saat itu sedang mengantre di SPBU,” ujar Hermanto.

    Akibatnya, pengendara sepeda motor terjepit diantara kendaraan dan meninggal di tempat. “Sopir sudah menjalani perawatan di RS setelah mengalami luka berat,” kata Hermanto.

    Berdasarkan hasil penyelidikan lanjut Hermanto, kecelakaan terjadi diduga akibat kelalaian pengemudi truk Hino BG 8577 S yang tidak mampu menguasai kendaraan dengan baik.

    “Hasil penyelidikan sementara karena kelalaian sopir truk Hino BG 8577 S. Kami masih melakukan penyelidikan lebih lanjut,” tutur Hermanto. (ANA)

  • Ditabrak dari Belakang, Pemotor dan Penumpangnya Tewas di Tempat

    Ditabrak dari Belakang, Pemotor dan Penumpangnya Tewas di Tempat

    SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Lakalantas kembali terjadi. Kali ini terjadi di Jalan Soekarno Hatta, tepatnya di perputaran Sumber Ban Palembang. Kecelakaan ini melibatkan dua kendaraan antara pengendara mobil Toyota Kijang Innova dan pengendara motor, Senin (27/10/2025), sekitar pukul 02.00 WIB, dini hari.

    Akibat peristiwa ini, pengendara motor Yamaha Nmax bernopol BG 5478 ADO yakni Suparmo (35), warga Perum Taman Asri Blok D Kelurahan Gandus, Kecamatan Gandus Palembang, mengalami tangan kiri patah terbuka, paha kiri patah, perut lecet, muka lecet, dan meninggal dunia di TKP (tempat kejadian perkara).

    Sedangkan, penumpangnya, Nanda Lestari (32), warga Jalan Rha Arifai Tjekyan Kelurahan 21 ilir Kecamatan IT I, Palembang mengalami, paha kiri luka robek, lutut kiri luka robek (diduga patah) dan meninggal  dunia di TKP. Sementara pengemudi mobil Toyota kabur usai peristiwa itu.

    Peristiwa lakalantas ini terjadi berawal saat pengendara

    motor Yamaha Nmax bermopol BG 5478 ADO dikendarai Suparmo berboncengan dengan Nanda Lestari, diduga berjalan dari arah simpang Lubuk Bakung mengarah Jalan Sukasari.

    Lalu, sesampai di TKP ditabrak dari belakang oleh Mobil Toyota Innova Nopol (kabur), dari arah yang sama dengan kecepatan tinggi. Setelah kejadian Mobil Toyota Innova langsung melarikan diri.

    “Benar adanya laka lantas tersebut. Yang dialami pengandara motor N Max yang dikendarai oleh Suparmo dan penumpang Nanda, ditabrak oleh Pengemudi mobil Toyota (Kabur), ditabrak dari belakang,” Ungkap Kasat Lantas Polrestabes Palembang AKBP Finan S Radipta melalui Kanit Gakkum Lantas AKP Hermanto, Senin (27/10/2025).

    Akibat peristiwa ini, lanjut Hermanto, pengandara motor dan penumpangng meninggal dunia di TKP. “Ya pengendara dan penumpang motor N Max meninggal dunia  di TKP, akibat laka lantas ini. Lantaran mengalami luka luka serius,” katanya.

    Untuk penyebab laka lantas ini sendri, sambung Hermanto, kelalaian pada pengemudi mobil toyota Innova warna putih  (melarikan diri setelah kejadian) mengedarai kendaraan tidak memperhatikan kendaraan didepannya.

    “Karena lalai, Sebagaimana dimaksud dalam pasal 310 ayat (4) UU No.22 tahun 2009 tentang LLAJ,” bebernya.

    Hingga kini, ditambahkan Hermanto, untuk mengemudi mobil Toyota tersebut masih dalam pengejaran. “Masih diburu dan diminta untuk menyerahkan diri. Untuk barang bukti motor korban sudah diamankan di Pos Laka,” tuturnya. (ANA)

  • Sigap, Kompol Alex Bantu Lansia Korban Kecelakaan hingga Mendapat Perawatan di Rumah Sakit

    Sigap, Kompol Alex Bantu Lansia Korban Kecelakaan hingga Mendapat Perawatan di Rumah Sakit

    SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Melihat ada warga yang mengalami kecelakan, Kapolsek Sukarami Palembang, Kompol Alex Andriyan, langsung memberikan pertolongan. Korban diduga mengalami kecelakaan tunggal di wilayah hukum Polsek Sukarami, tepatnya di Jalan Kol H Burlian, KM 7, Kecamatan Sukarami, Palembang, pada Senin (20/10/2025).

    Korban yang mengalami kecelakaan itu diketahui seorang pria lanjut usia (Lansia). Berdasarkan identitasnya, korban diketahui bernama Setiadi Tenadi (72), warga Jalan Villa Gardena IV, Blok I – 9, RT 8, Kecamatan Alang – Alang Lebar Palembang.

    “Saat saya sedang melintas di tempat kejadian perkara (TKP), melihat seorang bapak sudah lanjut usia mengalami kecelakaan tunggal terjatuh dari sepeda motor. Melihat itu saya langsung menghentikan mobil, kemudian membantu bapak tersebut berdiri dan didudukkan dipinggir jalan,” ujar Kompol Alex Andriyan, Senin (20/10/2025), ditemui di lokasi kejadian.

    Sambung Kompol Alex Andriyan, korban mengalami luka di bagian kaki. Menurut korban peristiwa ini terjadi disaat dia mengendarai motor dalam kondisi melamun. “Lalu korban tersebut, saya antarkan ke rumah sakit terdekat RS Myria,” katanya.

    Kompol Alex Andriyan mengimbau kepada masyarakat yang pergi mengendarai sepeda motornya harus lebih berhati-hati lagi, terutama tidak melamun saat sedang membawa kendaraan.

    “Tetap selalu waspada di jalan, apa lagi di pagi hari, karna jalanan pada akan kendaraan, jadi saya mengimbau bagi pengendara agar terus berhati hati dalam berkendaraan,” harapnya. (ANA)

  • Kapal Bermuatan 3.000 Ton CPO Tenggelam di Sungai Musi, Seluruh Kru Selamat

    Kapal Bermuatan 3.000 Ton CPO Tenggelam di Sungai Musi, Seluruh Kru Selamat

    SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Kepolisian Daerah Sumatera Selatan melalui Direktorat Polisi Perairan dan Udara (Ditpolairud) bergerak cepat menangani insiden tenggelamnya kapal tunda TB. Mitra Kencana X di perairan Sungai Musi, Kota Palembang, Rabu (15/10/2025) pagi.

    Peristiwa terjadi sekitar pukul 05.30 WIB di Dermaga PT PN, Kelurahan 1 Ilir, Kecamatan Ilir Timur II. Kapal TB. Mitra Kencana X yang menggandeng tongkang Sumber Kencana bermuatan 3.000 ton minyak CPO (Crude Palm Oil) diketahui tenggelam sesaat sebelum bertolak menuju Provinsi Jambi.

    Berdasarkan keterangan nahkoda kapal berinisial D (43), kapal telah tiba di dermaga sejak 13 Oktober 2025 untuk proses pengisian muatan minyak CPO yang selesai pada 14 Oktober 2025.

    Saat hendak bertolak ke tengah sungai pada pagi hari tanggal 15 Oktober, arus Sungai Musi yang deras menyebabkan tali penarik (towing) mengencang hingga mendorong badan kapal ke sisi kanan.

    Kondisi tersebut membuat kapal kehilangan keseimbangan dan akhirnya terbalik serta tenggelam. Ketika kapal mulai miring, nahkoda bersama sembilan kru lainnya segera menyelamatkan diri dengan melompat ke sungai. Seluruhnya berhasil dievakuasi oleh perahu nelayan dan dilaporkan dalam keadaan selamat.

    Dirpolairud Polda Sumsel Kombes Pol Sonny Mahar Budi Adityawan menyampaikan bahwa seluruh kru kapal berhasil diselamatkan dan tidak ada korban jiwa.

    “Begitu menerima laporan, personel Ditpolairud langsung menuju lokasi kejadian untuk memastikan keselamatan kru dan mengamankan area perairan. Saat ini situasi sudah terkendali, dan tidak ditemukan adanya tumpahan minyak di sekitar lokasi,” sampai Sonny.

    Personel Piket Pangkalan Sandar 30 Ilir bersama Satpolairud Polrestabes Palembang juga telah melakukan langkah-langkah penanganan di lokasi.

    “Termasuk evakuasi awak kapal, pendataan saksi, serta dokumentasi kejadian,” kata Sonny.

    Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya mengatakan, penyelidikan terkait penyebab tenggelamnya kapal kini ditangani oleh Unit Intel Subdit Gakkum Ditpolair Polda Sumsel.

    “Seluruh kru dalam keadaan selamat. Kami terus memantau situasi dan memastikan tidak ada dampak lingkungan akibat insiden ini. Polda Sumsel berkomitmen memberikan pelayanan cepat terhadap kejadian di wilayah perairan,” ungkap Kabid Humas.

    Polda Sumsel juga mengimbau kepada pihak pelayaran agar selalu memperhatikan kondisi cuaca dan arus sungai yang dapat berubah secara cepat, terutama di wilayah Sungai Musi, guna menghindari kecelakaan serupa di kemudian hari. (ANA)

  • Motor Oleng usai Terserempet, Pemotor Tewas Terlindas Bus

    Motor Oleng usai Terserempet, Pemotor Tewas Terlindas Bus

    SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Peristiwa laka lantas kembali menelan korban jiwa. Kali ini terjadi di Jalan Brigjen Hasan Kasim tepatnya di depan Ruko Makmur Jaya Motor Palembang, Kamis (2/10/2025), sekitar pukul 08.10 WIB.

    Terjadi antara dua pengandara motor yakni pengendara motor suzuki smash bernopol BG 3245 QM yang dikendarai Fadiah Rabiul Nada Mudia (28), meninggal dunia. Lalu pengendara motor Yamaha Jupiter Z bernopol BG 2527 ADU dikendarai oleh Michael Jacksen (21), mengalami luka lecet jari manis kaki sebelah kanan dalam kondisi sadar.

    Sedangkan, pengandara mobil mercedes benz pariwisata QITARABU bernopol B-7863-AC yang dikendarai oleh Ramdan Febriansyah (29).

    Peristiwa laka lantas ini terjadi berawal sepeda motor suzuki smash yang dikendarai korban Fadilah berjalan dari arah simpang sapta marga mengarah simpang celentang.

    Lalu, setiba di TKP (tempat kejadian perkara kecelakaan terjadi sewaktu mendahului mobil bus mercedes benz pariwisata QITARABU B-7863-AC dikemudikan Ramdan yang berada didepannya dari sebelah kanan berserempetan dengan sepeda motor yamaha Jupiter Z dikendarai Michael yang berjalan dari arah berlawan.

    Setelah berserempetan dengan pengendara sepeda motor suzuki smash Fadillah terjatuh kekiri kemudian terlindas ban belakang sebelah kanan mobil bus mercedes benz pariwisata tersebut.

    “Jadi benar adanya laka lantas tersebut. Menelan korban jiwa seorang pengendara motor, gegara serempetan,” ungkap Kasat Lantas Polrestabes Palembang, AKBP Finan S Radipta melalui Kanit Gakkum, Iptu Hermanto.

    Lanjutnya, laka lantas ini terjadi karena kelalaian dari pengendara sepeda motor suzuki smash BG-3245-QM yang sewaktu mendahului kendaraan lainnya tidak memperhatikan situasi arus lalu lintas sekitar.

    “Serta tidak memperhatikan ruang yang cukup. Sebagaimana dimaksud dalam pasal 310 ayat 4 UU No.22 tahun 2009 tentang LLAJ,” ungkapnya.

    Hingga saat ini, ditambahkan Hermanto, hingga kini untuk korban sudah dilarikan ke rumah sakit, sedangkan untuk sopir mercedes benz pariwisata sudah diamankan dan sedang diperiksa. “Untuk barang bukti sudah kita amankan ke pos laka,” tuturnya. (ANA)

  • Hendak Kabur usai Tabrak Pejalan Kaki, Pengendara Mobil Ini Malah Tabrak Tiang LRT

    Hendak Kabur usai Tabrak Pejalan Kaki, Pengendara Mobil Ini Malah Tabrak Tiang LRT

    SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Kecelakaan lalu lintas kembali terjadi. Kali ini terjadi di Jalan Kol H Burlian tepatnya di depan SPBU KM 9 kota Palembang, antara pengendara mobil (R4) menabrak pejalan kaki, hantam Liang LRT Kamis (25/9/2025), sekitar pukul 07.15 WIB.

    Informasi yang dihimpun, kecelakaan ini terjadi berawal saat  Mobil Toyota Inoova BG-1496-L yang dikendarai oleh Hendry (71), yang datang dari arah simpang Mitra Bangunan hendak menuju kearah Simpang Fly over Sukarame palembang.

    Lalu, setiba di tempat kejadian perkara (TKP), laka lantas terjadi pada saat mobol dikendarai oleh Hendry berjalan tiba tiba hilang kendali menabrak pejalan kaki yakni Atmin (51), yang berada di trotoar.

    Kemudian Mobil Hendry hendak melarikan diri kemudian menabrak tiang LRT di flyover Sukarame Palembang. Akibat kejadian Hendry mengalami luka luka  dilarikan ke RS Siloam. Sedangkan Atmin mengalami luka luka berobat di RS Siti Fatimah Palembang.

    “Benar adanya peristiwa laka lantas tersebut. Antara pengandara mobil dan pejalan kaki. Dan ketika hendak melarikan diri pengendara mobil menabrak tinggal LRT, ” Ungkap Kasat Lantas Polrestabes Palembang, AKBP Finan S Rapidta melalui Kanit Gakkum Iptu Hermanto.

    Lanjut Hermanto, kecelakaan ini terjadi lantaran adanya kelalaian dari pengemudi Mobil Toyota Innova BG-1496-L sewaktu mengendarai kendaraan hilang kendali, kurang konsentrasi, tidak bisa mengendalikan kendaraan dengan baik, kemudian melarikan diri.

    “Dan akhirinya kembali menabrak tiang Lrt Sebagimana dimaksud Pasal 312 dan Pasal 310 ayat 4 UU No.22 th.2009 ttg lalu lintas dan angkutan jalan,” bebernya.

    Ditambakan Hermanto, hingga kini petugas sudah melakukan olah TKP di lokasi kejadian dan untuk barang bukti sudah kita amankan ke Pos Laka.

    “Untuk barang bukti sudah kita amankan. Sedangkan pengendara mobil hingga kini sedang kita periksa,” tuturnya. (ANA)

  • Hantam Truk saat Hendak Nyalip, Pemotor Alami Patah Tangan dan Kaki

    Hantam Truk saat Hendak Nyalip, Pemotor Alami Patah Tangan dan Kaki

    SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Laka lantas kembali terjadi. Kali ini terjadi di Jalan Tanjung Barangan, tepatnya di dekat Penjahit Nurlela Palembang, Selasa (2/8/2025), sekitar pukul 09.30 WIB. Peristiwa ini terjadi diduga pengendara motor hendak memotong kendaraan di depannya.

    Peristiwa laka lantas ini terjadi antara pengendara sepeda motor Honda Beat bernopol BG 3066 KBA yang dikendarai Puji Erliyadi, berboncengan dengan Ayu Nafisah, berjalan dari arah simpang Talang Kepuh mengarah simpang Tanjung Barangan.

    Lalu, Setiba di TKP (tempat kejadian perkara) kecelakaan terjadi, diduga hendak mendahului lalu bertabrakan dengan mobil truck box Isuzu bernopol BG-8924-UI yang dikendarai oleh Aprillani, berjalan dari arah berlawanan.

    Akibat peristiwa laka lantas tersebut, korban Puji Erliyadi mengalami mata hematum, tangan kanan patah, kaki kanan patah, paha kanan luka robek, dan hingga kini tidak sadarkan diri. Sedangkan Ayu mengalami pecah bibir, dan keduanya dilarikan ke RS Permata, Palembang.

    “Benar adanya peristiwa laka lantas tersebut yang dialami pengendara motor R2 saat hendak memotong pengendara mobil. Namun karena kurang berhati hati, saat memotong menabrak pengendara mobil truk dari arah berlawanan,” ungkap Kasat Lantas Polrestabes Palembang, AKBP Finan S Radipta melalui Kanit Lantas AKP Ar Sikakum.

    Lanjutnya, hingga kini pengandara motor Puji dan Ayu sudah dilarikan ke RS Permata, Palembang lantaran luka yang dialami korban Puji cukup serius. “Laka ini terjadi

    Karena kelalaian dari pengendara motor yang  kurang hati hati dan tidak memperhatikan situasi sekitar saat hendak mendahului,” katanya.

    Terkait sopir truk, yakni Aprillani, ditambakan Ar Sikakum, sudah diamankan dan hingga kini masih diperiksa petugas. “Untuk barang bukti mobil dan motor sudah diamankan , sedangkan sopir truk masih dalam pemeriksaan,” tuturnya. (ANA)

  • Hendak Nyalip Mobil, Pemotor Malah Tabrak Pasutri Pengepul Barang Bekas

    Hendak Nyalip Mobil, Pemotor Malah Tabrak Pasutri Pengepul Barang Bekas

    SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Laka lantas kembali terjadi. Kali ini menimpa pasangan suami istri (Pasutri) pencari barang bekas yang ditabrak seorang pengendara motor Fredi Oktafian (22), di Jalan Gubernur H. A. Bastari, tepatnya di depan Lorong Musik Group Palembang, Rabu (27/8/2025), sekitar pukul 20.30 WIB.

    Akibat peristiwa ini, Zakaria (83), warga Jalan Jakabaring, Kelurahan Silaberanti, Kecamatan SU I Palembang, mengalami luka lecet di pipi sebelah kanan, keluar darah dari mulut dan hidung, kondisi sadar.

    Sedangkan istrinya, Sahada (67), mengalami luka robek di bagian kepala belakang, kondisi sadar dan harus dilarikan ke RS Bari.

    Peristiwa laka lantas tersebut terjadi berawal saat sepasang motor Honda Beat bernopol BG 3759 JBJ, dikendarai Fredy berjalan dari arah Simpang Pasar Induk mengarah fly over Jakabaring berjalan di lajur tengah.

    Lalu, setiba di tempat kejadian perkara (TKP) kecelakaan terjadi, saat hendak mendahului mobil nopol (Lidik), yang berada didepannya dari lajur sebelah kanan, kemudian menabrak 2 orang pejalan kaki yang hendak menyeberang jalan dari arah kiri menuju kanan arah datangnya sepeda motor.

    “Benar adanya laka tersebut, antara sepeda motor menabrak pejalan kaki (pasutri), yang berstatus pencari barang berkas,” ungkap Kasat Lantas Polrestabes Palembang, AKBP Finan S Radipta, didampingi Kanit Laka AKP Ar Sikakum, Kamis (28/8/2025).

    Kecelakaan ini terjadi, lanjut Finan, diduga pengendara motor ini hendak mendahului pengandara mobil didepannya. “Diduga hendak memotong pengendara mobil di depannya. Namun tidak melihat ada yang menyeberang jalan,” katanya.

    Hingga kini, tambah Finan, untuk pasutri tersebut sudah dilarikan ke RS Bari Palembang untuk mendapatkan perawatan. Sedangkan pengendara motor tersebut sudah diambil keterangan.

    “Untuk motor (barang bukti) sudah kita amankan, hingga kini pengendara motor tesebut sudah kita ambil keterangan terkait laka yang terjadi,” tuturnya. (ANA)

  • Tabrak Truk karena Melawan Arus, Pemotor Alami Luka Robek di Kepala dan Muntah Darah

    Tabrak Truk karena Melawan Arus, Pemotor Alami Luka Robek di Kepala dan Muntah Darah

    SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Laka lantas kembali terjadi. Kali ini berlangsung di Jalan TPH Sopian Kenawas, tepatnya depan warung Bu Imas Gandus Palembang. Diduga, peristiwa ini terjadi lantaran truk galian tanah yang melintas di tempat kejadian perkara (TKP) menyerempet pengendara motor, Selasa (29/7/2025), sekitar pukul 09.44 WIB.

    Korban ialah pengendara sepeda motor Honda Beat bernopol BG 5107 ADR, Alfi Abdillah (20), warga Jalan Demak Gang Bersama, Kelurahan Tuan Kentang Jakabaring Palembang. Akibat peristiwa ini, korban mengalami kepala luka robek, dan keluar darah dari mulut.

    Peristiwa kecelakaan lalu lintas terjadi berawal pengendara motor Honda Beat bernopol BG 5107 ADR yang dikendarai Alfi berjalan dari arah Polsek Gandus hendak menuju ke arah Raider Gandus kota Palembang.

    Lalu, setibanya di TKP lakalantas, sewaktu berjalan melawan arus, kendaraan korban menabrak Ban belakang kiri mobil Truck Dump bernopol BG 8853 PF yang dikendarai Sunaryo (60). Mobil itu datang dari Arah Raider hendak menuju ke arah Polsek Gandus. Akibatnya korban mengalami luka dan kerusakan benda.

    “Jadi benar adanya Laka Lantas tersebut, yang terjadi di Jalan TPH Sopian Kenawas tepatnya depan warung Bu Imas Gandus Palembang. Antara pengendara motor dengan pengendara truk,” ungkap Kasat Lantas Polrestabes Palembang, AKBP Finan S Radipta, melalui Kanit Laka, AKP Ar Sikakum, ketika di konfirmasi, Rabu (30/7/2025).

    Lanjut Ar Sikakum, penyebab laka lantas ini terjadi lantaran kelalaian dari pengendara Motor Honda Beat BG-5107-ADR sewaktu mengendarai kendaraan melawan arus. “Sehingga menabrak Ban belakang kiri mobil Truck Dump BG-8853-PF,” ungkapnya.

    Akibat korban luka berat dan kerusakan kendaraan sebagimana dimaksud Pasal 310 ayat 3 UU No.22 th.2009 ttg lalu lintas dan angkutan jalan.

    Ditambahkan Ar Sikakum, hingga kini korban pengendara motor sudah dievakuasi ke RS Gandus, sedangkan barang bukti sudah diamankan ke pos Laka.

    “Sopir truk sudah kita periksa dan ambil Keterangan, sedang barang bukti sudah kita amankan, 1 unit Sp.Motor Honda Beat BG-5107-ADR,  1  Unit Mobil Truck dump BG-8853-PF dan 1 STNK BG-8853-PF,” katanya.

    Ar Sikakum juga mengimbau kepada masyarakat Palembang tetaplah tertib berlalu lintas agar tidak menjadi korban laka. (ANA)

  • Gagal Nyalip, Pemotor Tewas Tertabrak Truk

    Gagal Nyalip, Pemotor Tewas Tertabrak Truk

    SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Kecelakaan lalu lintas kembali menelan korban jiwa. Kali ini terjadi di Jalan Sultan Mahmud Badaruddin tepatnya depan Villa Cemerlang Palembang, Sabtu (26/7/2025), sekitar pukul 12.10 WIB.

    Akibat peristiwa ini, pengendara motor Vespa bernopol BG 5009 XA bernama Cindy Putriyani (24), meninggal dunia di tempat kejadian perkara (TKP). Warga Jalan Slamet Riady, Kelurahan 9 Ilir, Kecamatan Ilir Timur (IT) III Palembang, mengalami patah gigi depan, dan pendarahan di bagian kepala.

    Sedangkan penumpangnya, Cinta Jihan Safira (17),  mengalami luka robek pada dagu kiri, memar pelipis dan pipi kanan, tulang bahu kanan memar, luka lecet tangan kanan dan kiri. Beruntung korban selamat dan kini dalam kondisi sadar.

    Peristiwa Laka Lantas tersebut berawal saat Motor Vespa bernopol BG 5009 XA, yang dikendarai Cindy berboncengan dengan Cinta, melintas dari arah Simpang Kades mengarah Simpang Bandara Lama.

    Lalu, setibanya di TKP kecelakaan, korban Cindy hendak mendahului (memotong) mobil pribadi (dengan nopol belum diketahui).

    Diduga gagal menyalip, kendaraan korban kemudian tertabrak oleh Mobil Truk Colt Diesel BG 8979 JL, yang dikemudikan Robert (19) berjalan dari arah berlawanan. Akibatnya, satu korban meninggal dunia. Sementara motor yang dikendarai mengalami kerusakan.

    “Benar adanya, Laka Lantas yang dialami seorang pengendara Vespa yakni Cindy dan penumpang yakni Cinta,” ungkap Kasat Lantas Polrestabes Palembang, AKBP Finan S Rapidta melalui Kanit Laka, AKP Ar Sikakum, saat dikonfirmasi, Minggu (27/7/2025).

    Lanjut Ar Sikakum, Laka ini terjadi akibat pengandara hendak memotong sebuah mobil pribadi yang berada di depannya.

    “Namun sebelum mendahului mobil tersebut, motor korban tertabrak oleh Mobil truk Colt Diesel BG-8979-JL yang dikendarai Robert, berjalan dari arah berlawanan,” ungkapnya.

    Sementara, untuk sopir Truk dan barang bukti saat ini sudah diamankan di Pos Laka Pakjo. “Barang bukti, baik sepeda motor korban maupun Truk sudah kita amankan di Pos Laka Pakjo. Sedangkan sopir Truk masih kita periksa dan diambil keterangannya terkait peristiwa laka ini,” tuturnya. (ANA)

  • Diduga Menerobos Traffic Light, Pemotor Tabrak Truck

    Diduga Menerobos Traffic Light, Pemotor Tabrak Truck

    SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Diduga berjalan melanggar traffic light, seorang pengendara motor Honda Vario bernopol BG 5894 ACX, menabrak mobil truk tangki bernopol BG 8669 MI, di Jalan Letjen Harun Sohar, tepatnya di Simpang Bandara SMB II Palembang, pada Kamis (27/6/2025), sekitar pukul 19.00 WIB.

    Akibat peristiwa ini, pengendara bernama Rahmad Hidayatullah (23), warga Jalan DI Pandjaitan, Lorong Pahlawan I, Kelurahan Bagus Kuning, Kecamatan Plaju Palembang, mengalami luka robek di kepala kiri, luka lecet di bagian pipi, kaki kiri, tangan kiri, kepala kiri, dan harus dilarikan ke Rumah Sakit.

    Peristiwa laka lantas ini terjadi berawal motor Honda vario yang dikendarai Rahmad, berjalan dari arah simpang Talang Jambe mengarah simpang Kebun Bunga (berjalan dengan melanggar traffic light).

    Lalu, setiba di tempat kejadian perkara (TKP), kecelakaan terjadi menabrak mobil truk tangki bernopol BG-8669-MI yang dikemudikan Dodi, berjalan dari arah simpang Kebun Sayur mengarah simpang Talang Jambe.

    “Benar adanya peristiwa laka lantas ini. Antara pengendara motor yang dikendarai Rahmad menabrak pengendara truk yang melintas di TKP,” ungkap Kasat Lantas Lantas Polrestabes Palembang, AKBP Finan S Radipta, melalui Kanit Laka, AKP Ar Sikakum, Jumat (28/6/2025).

    Lanjut Ar sikakum, laka lantas ini terjadi lantaran pengendara motor tersebut diduga berjalan dengan melanggar traffic light. “Diduga pengendara motor tersebut melanggar traffic light, oleh itu lah terjadi laka lantas,” ungkapnya.

    Ditambahkannya, untuk barang bukti, baik motor dan truk sudah diamankan di pos Laka. “Sedangkan pengandara motor tersebut yakni Rahmad karena mengalami luka-luka langsung dilarikan ke rumah sakit. Sopir truk hingga kini sudah diambil keterangan,” tutupnya, sambil mengatakan, tetap mematuhinya rambu-rambu lalu lintas agar tidak menjadi korban laka lantas. (ANA)

  • Terjatuh dari Lantai 2 saat Ngecat Dinding Sekolah, Buruh Harian Tewas

    Terjatuh dari Lantai 2 saat Ngecat Dinding Sekolah, Buruh Harian Tewas

    SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Kecelakaan kerja kembali menelan korban korban jiwa. Kali ini dialami korban yakni Sukartiman (53), seorang buruh harian lepas, warga Jalan DI Panjaitan, Gang Pertahanan, Kelurahan 16 Ulu, Kecamatan Seberang Ulu (SU) II Palembang.

    Dirinya harus merenggang nyawa setelah terjatuh dari lantai 2 saat melakukan pengecatan dinding sekolah di Yayasan SD Xaverius 1, di Jalan KS Tubun, Kantor Yayasan Lembaga Miryam SD Xaverius 1, Kelurahan 17 Ilir, Kecamatan Ilir Timur (IT) I Palembang, Rabu (25/6/2025), sekitar pukul 13.00 WIB.

    Peristiwa ini terjadi, berawal saat saksi Adi Sucipto dan Korban merupakan Karyawan PT.Pascal (bergerak di Bidang kontraktor) sedang melaksanakan pengerjaan pengecatan dinding sekolah di Yayasan SD Xaverius 1 Palembang.

    Sebelum kejadian, saksi berada di lantai 3 sedang memasang steger kayu, lalu istirahat sebentar. Sedangkan Korban sedang mengecat resplang atap lantai 2. Lalu tiba-tiba Adi mendengar kayu steger untuk Korban berpijak patah.

    Akibatnya, korban saat itu jatuh dari atas. Mendapati peristiwa itu, secepatnya Adi langsung turun. Setelah dilihat korban sudah posisi terlentang dan bagian kepala mengeluarkan darah. Korban meninggal di tempat kejadian perkara (TKP).

    “Sedang bekerja, saya sedang memasang Kayu steger di lantai 3. Sedang korban mengecat di lantai 2. Saya mendengar suara seperti ada jatuh “gedubrak”. Pas saya lihat korban terjatuh. Saya pun cepat ke bawah. Korban sudah keadaan tergeletak dan meninggal dunia,” ungkap Adi kepada pihak kepolisian.

    Sementara, Kasat Reskrim Polrestabes Palembang AKBP Andrie Setiawan melalui Ka SPK Ipda Erwin, membenarkan adanya peristiwa kecelakaan kerja yang dialami Sukartiman. “Benar adanya kecelakaan kerja dialami Sukartiman, buruh yang mengecat di TKP,” ungkap Erwin.

    Lanjut Erwin, akibat peristiwa ini korban meninggal dunia di TKP, lantaran mengalami luka di kepala. “Begitu kita mendatangi adanya peristiwa itu kita langsung mendatangi TKP, untuk melakukan olah TKP dan memeriksa saksi-saksi di lokasi kejadian. Untuk korban langsung kita bawa ke RS Bhayangkara,” katanya.

    Ditambakan Erwin, hingga saat ini di TKP sudah dipasang Police line oleh anggota Inafis Polrestabes Palembang. (ANA)

  • Hilang Kendali, Pemotor Hantam Mobil saat Melintas di Jembatan Musi VI

    Hilang Kendali, Pemotor Hantam Mobil saat Melintas di Jembatan Musi VI

    SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Laka lantas kembali terjadi. Kali ini terjadi di atas Jembatan Musi VI Palembang. Antara pengendara motor bernopol BG 3325 PW dengan pengandara mobil Honda Brio BG 1439 UU, pada Rabu (18/6/2025), sekitar pukul 18.20 WIB.

    Peristiwa laka lantas yang terjadi di atas Jembatan Musi VI Palembang, berawal saat sepeda motor honda Supra X bernopol BG 3325 PW yang dikendarai Sugito berjalan dari arah simpang Makrayu hendak mengarah Jembatan Musi VI.

    Setiba di tempat kejadian perkara (TKP), pengendara motor tersebut hilang kendali kemudian bertabrakan dengan mobil Honda Brio bernopol BG 1439 UU yang dikendarai Amrah Muslimin yang datang dari arah berlawanan.

    Akibat kejadian tersebut, korban mengalami luka-luka berobat di RS bari dan kerusakan Benda. “Jadi benar adanya peristiwa laka lantas ini yang terjadi di atas jembatan Musi VI, Palembang, antara Pengendara sepeda motor dan mobil,” ungkap Kasat Lantas Polrestabes, Palembang, AKBP Finan S Radipta, melalui Kanit Laka AKP Arsikakum, Kamis (19/6/2025).

    Lanjutnya, peristiwa laka ini terjadi diduga karena pengendara motor tersebut hilang kendali. Kemudian bertabrakan dengan mobil honda Brio bernopol BG 1439 UU yang di kendarai Amrah Muslimin. “Untuk pengandara motor sudah kita larikan ke rumah sakit mengalami luka-laku,” katanya.

    Sedangkan, untuk barang bukti motor dan mobil sudah diamankan ke Poslaka. “Hingga kini keduanya sudah kita ambil keterangan terkait laka lantas yang tersisa dan barang bukti sudah diamankan ke pos Laka,” tuturnya. (ANA)

  • Diduga Mengantuk, Pengemudi Pajero Hantam Median Jalan hingga Terbalik

    Diduga Mengantuk, Pengemudi Pajero Hantam Median Jalan hingga Terbalik

    SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Akibat mengalami micro sleep, sebuah mobil Mitsubishi Pajero BG 1876 O, mengalami laka lantas di Jalan Perintis Kemerdekaan, tepatnya di Depan Carwash Boom Palembang, Kamis (12/6/2025) sekitar pukul 04.30 WIB.

    Akibatnya, pengemudi mobil yang diketahui bernama Yudi, warga Kecamatan Sako Palembang mengalami luka robek di bagian kepala dan berobat ke Rumah Sakit Mohammad Hoesin (RSMH) Palembang.

    Sedangkan untuk kendaraan Mitsubishi Pajero Sport BG-1876-O yang dikemudikan korban mengalami kerusakan pada bagian depan rusak. Kemudian juga pada bagian samping kanan rusak,bagian belakang rusak, serta bagian atap rusak.

    Sementara, Kasat Lantas Polrestabes Palembang, AKBP Finan Sukma Radipta melalui Kanit Gakkum, AKP Ar Sikakum.

    “Benar adanya laka yang terjadi di Tempat Kejadian Perkara (TKP), hingga korbannya berobat ke RSMH Palembang akibat luka robek di bagian kepalanya,” katanya.

    Selain pengemudi, katanya penumpang mobil Mitsubishi Pajero Sport BG-1876-O bernama Sari juga mengalami luka-luka di bagian pipi kana, dagu dahi luka lecet, dan berobat sendiri.

    Untuk Kronologinya sendiri, laka lantas yang terjadi di Jalan Perintis Kemerdekaan, depan Carwash Boom Palembang, kendaraan mobil Mitsubishi Pajero Sport BG-1876-O yang berjalan dari arah simpang Pasar Kuto.

    Hendak menuju Simpang Pomal Palembang, Setiba di TKP laka lantas terjadi. Dimana saat mobil Mitsubishi Pajero Sport BG-1876-O berjalan telah hilang kendali.

    “Sehingga menabrak median jalan tengah, hal ini terjadi karena pengemudinya mengalami micro sleep atau mengantuk,” terangnya.

    Akibat kecelakaan tersebut selain luka-luka serta kerusakan kendaraan, juga kerusakan median jalan. “Kita telah melakukan olah TKP dan memintai keterangan saksi, pengemudi dan penumpang mobil,” ungkapnya.

    Untuk itu, ia mengingatkan kepada warga Palembang bahwa saat berkendara harus dalam kondisi sehat dan tidak dalam kondisi kelelahan.

    Bila mengantuk, harus beristirahat terlebih dahulu atau meminta penumpang mobil yang bisa mengemudi untuk bergantian mengendarai mobil.

    “Kita imbau kepada masyarakat agar selalu berhati-hati dalam berkendara, dan yang paling penting dalam kondisi sehat dan tidak dalam kondisi mengantuk,” tuturnya. (ANA)

  • Viral, Dua Gerobak Penjual Gorengan dan Siomay Ditabrak Mobil hingga Terbalik

    Viral, Dua Gerobak Penjual Gorengan dan Siomay Ditabrak Mobil hingga Terbalik

    SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Peristiwa laka lantas viral di media sosial (Medsos) Instagram di Kota Palembang. Kali ini, sebuah mobil Toyota Calya berwarna merah menabrak penjual gorengan dan siomay, Selasa (10/6/2025).

    Dalam video yang di posting berdurasi kurang lebih 35 detik ini, terlihat dua gerobak penjual gorengan dan Siomay terbalik di tempat kejadian perkara (TKP). Terlihat juga dalam video itu pedagang siomay yang mengenakan baju kaos putih, dan bertopi sedang membereskan gerobaknya.

    Seperti informasi yang disebutkan dalam video ini, peristiwa ini terjadi di kawasan Suka Bangun 2, tepatnya di depan Kopi Klasik. Tertulis dalam postingan video: “Musibah pagi ini gerobak gorengan dan Siomay ditabrak mobil di SkB 2”.

    Viralnya video ini pun banyak menuai komentar dari netizen. “Semoga diganti dengan yang lebih baik”, nah gorengan langganan kita depan toko merike”, nah Sudem suruh borong Galo”, ” Banyak wong bawa mobil ingal ingal di Palembang sekarang,”.

    Sementara, Kasat Lantas Polrestabes, Palembang AKBP Finan S Radipta melalui Kanit Laka, AKP Ar Sikakum membenarkan adanya peristiwa dalam video viral tersebut.

    “Kita sudah mengetahui adanya laka lantas tersebut. Namun hingga kini anggota masih di lapangan untuk melakukan olah TKP dan mengambil keterangan saksi-saksi di lokasi kejadian,” ungkapnya. (ANA)

  • Tabrak Truk yang Menepi di Pinggir Jalan, Pemotor Tewas

    Tabrak Truk yang Menepi di Pinggir Jalan, Pemotor Tewas

    SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Lakalantas tragis kembali terjadi di Kota Palembang. Kali ini pengemudi sepeda motor tewas di tempat usai menabrak bagian belakang Truk tronton yang sedang menepi dipinggir jalan.

    Peristiwa lakalantas tragis ini terjadi di Jalan Kol H Burlian, tepatnya di depan Punti Kayu KM 7 Palembang, pada Selasa, 3 Juni 2025, sekira pukul 23.30 WIB. Akibat lakalantas itu, seorang pengemudi motor meregang nyawa di lokasi kejadian. Sementara seorang penumpang lainnya alami luka ringan dan dirawat di RS Myria Palembang.

    Kasat Lantas Polrestabes Palembang, AKBP Finan melalui Kanit Gakum, AKP Arham Sikakum, menjelaskan untuk identitas korban pengemudi sepeda motor, yakni Kelvin Fernando (23), warga Jalan Abikusno, Kelurahan Kemang Agung, Kecamatan Kertapati Palembang.

    Pengemudi motor meregang nyawa di TKP lantaran menderita luka cukup parah pada bagian kepala. Sementara penumpang yang seorang perempuan, yakni Melisa (23), warga Jalan Irigasi, luka pada bagian wajah dan dirawat di RS Myria Palembang.

    “Lakalantas ini melibatkan sepeda motor Jenis Yamaha Vixion nopol BG 2468 AAX, menabrak mobil truk Fuso B 9464 TN, yang sedang menepi akibat alami kerusakan. Truk ini dikemudikan Ahmad Saputra (29), warga Sukamaju Kecamatan Sako Palembang,” ungkapnya, Rabu, 4 Juni 2025.

    Dijelaskan, untuk kronologi kejadian, Sepeda Motor Yamaha Vixion BG- 2468-AAX berjalan dari arah Pasar KM 5 hendak menuju ke simpang Flyover Simpang JM Sukarami. Setiba di TKP laka lantas menabrak Mobil Truk Fuso B-9464-TN yang berhenti di pinggir jalan (kondisi rusak).

    “Akibat dari kecelakaan tersebut, pengemudi dan penumpang Sepeda Motor yamaha Vixion meninggal dunia di RS dan luka ringan berobat di RS Myria Palembang,” jelasnya. (ANA)

  • Diduga Hilang Kendali, Truk Tronton Tabrak Kios dan Sejumlah Kendaraan

    Diduga Hilang Kendali, Truk Tronton Tabrak Kios dan Sejumlah Kendaraan

    SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Peristiwa kecelakaan beruntun terjadi di Jalan Alamsyah Ratu Prawiranegara, Kecamatan Ilir Barat (IB) I Palembang, Rabu (14/5/2025) sekitar pukul 05.00 WIB.

    Kecelakaan bermula saat sebuah truk tronton dengan plat BL 8705 LX melaju kencang dari arah Jembatan Musi II menuju kawasan Poligon dan secara tiba-tiba kehilangan kendali.

    Truk tersebut menghantam tiga ruko yang digunakan untuk berjualan pecel lele, bengkel ban, dan warung es krim.

    Tak hanya itu, tronton juga menabrak sebuah mobil Toyota Fortuner bernomor polisi BG 1589 HM dan sebuah truk BG 8144 JK yang sedang parkir, serta satu unit sepeda motor.

    Eva (30) pedagang pecel lele yang menjadi salah satu korban menerangkan bahwa saat kejadian, saat itu dirinya sedang melayani pembeli yang juga sedang makan di tempat.

    “Tiba-tiba tronton dari atas jembatan melaju kencang dan langsung menabrak mobil, motor, dan ruko kami, kalau kata sopirnya pandangannya mendadak gelap, lalu ia banting setir,” terang Eva.

    Akibat dari peristiwa tersebut, barang dagangan Eva rusak parah dan ia terpaksa menghentikan aktivitas jualannya.

    “Kerugian kira-kira Rp 20 juta. Pegawai saya juga mengalami luka lecet di wajah,” kata Eva.

    Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam kecelakaan ini. Namun, kerusakan yang ditimbulkan cukup parah dan mengakibatkan aktivitas warga sekitar terganggu.

    Kanit Gakkum Satlantas Polrestabes Palembang, AKP Arham Sikakum mengatakan bahwa dugaan sementara kecelakaan terjadi karena truk tronton melaju dengan kecepatan tinggi dan pengemudi kehilangan kendali.

    “Sopir tronton sudah diamankan dan sedang menjalani pemeriksaan lebih lanjut di pos lakalantas,” kata Arham. (ANA)

  • Kapal Jukung MS Doa Ibu Meledak saat Bersandar di Stasiun Pengisian BBM di Sungai Musi

    Kapal Jukung MS Doa Ibu Meledak saat Bersandar di Stasiun Pengisian BBM di Sungai Musi

    SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Sebuah Kapal Jukung bernama MS Doa Ibu pengangkut sembako meledak saat bersandar di stasiun pengisian bahan bakar terapung Sungai Musi, Kelurahan 3-4 Ulu Palembang, Jumat (9/5/2025) sore.

    Akibat dari peristiwa tersebut, 3 orang yang ada di kapal mengalami luka-luka dan 4 lainnya belum ditemukan.

    Pantauan di lokasi kejadian, anggota Polairud bersama warga berusaha mengevakuasi dan mengeluarkan sembako yang masih terjebak di dalam jukung yang sudah hancur tersebut.

    Kasubdit Patroli Ditpolairud Polda Sumsel AKBP Budi Santoso mengungkapkan, untuk penyebab peristiwa ledakan Jukung masih diselidiki.

    “Untuk sementara kami berkoordinasi dengan AL, Basarnas dan warga sekitar untuk melakukan pencarian. Diduga masih ada korban yang tersangkut di dalam Jukung,” ungkap Budi.

    Sementara keempat korban lainnya yang belum ditemukan masih belum dipastikan apakah para korban menyelamatkan diri atau masih terjebak di dalam Jukung.

    “Sejauh ini masih dugaan, kami tidak tahu apakah korban sudah sempat melompat atau menyelamatkan diri. Kami masih menunggu Basarnas evakuasi,” kata Budi. (ANA)

  • Diduga Mengantuk, Pengendara Avanza Tabrak Pemotor

    Diduga Mengantuk, Pengendara Avanza Tabrak Pemotor

    SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Peristiwa kecelakaan lalu lintas (laka lantas) kembali terjadi. Kali ini terjadi di Jalan Kapten Abdullah, tepatnya di dekat SPBU Rahmat, Kecamatan Plaju Palembang, Selasa (29/4/2025), pagi.

    Informasi yang dihimpun, peristiwa laka lantas ini terjadi antara pengemudi mobil Avanza bernopol BG 1762 JD yang dikemudikan oleh Marwin (56) dengan pengendara sepeda motor beat yakni Medri (32).

    Dimana berawal saat mobil Avanza yang dikendarai oleh Marwin, datang dari arah pasar Plaju menuju Talang Putri menabrak  motor beat yang dikendarai oleh korban yang sedang berhenti di kiri jalan. Akibat peristiwa ini korban mengalami luka lecet di bagian kaki kiri dan mengalami kerusakan benda.

    “Jadi benar adanya peristiwa laka lantas tersebut. Antara pengendara mobil Avanza menabrak pengendara motor, ” ungkap Kasat Lantas Polrestabes Palembang, AKBP Finan S Paradipta didampingi Kanit lantas AKP Ar Sikakum, saat di konfirmasi.

    Lanjutnya, untuk penyebab kecelakaan ini disebabkan kelalaian pada pengemudi mobil Avanza BG 1762 JD saat mengemudi kendaraan kondisi mengantuk, kurang konsentrasi, hilang keseimbangan sehingga menabrak pengendara motor.

    “Pengendara mobil diduga mengantuk, hilang konsentrasi dan menabrak pengendara motor,” ungkap sambil mengatakan pengendara mobil lalai sebagaimana di maksud dalam pasal 310 ayat 2 UU No.22 tahun 2009 tentang LLAJ.

    Ditambahkannya, hingga kini barang bukti sudah diamankan. Sedangkan pengendara mobil masih diambil keterangan terjadi kejadian laka lantas ini. (ANA)

  • Pria di Ogan Ilir Tersengat Listrik saat Bongkar Tenda, Alami Luka Bakar di Sekujur Tubuh

    Pria di Ogan Ilir Tersengat Listrik saat Bongkar Tenda, Alami Luka Bakar di Sekujur Tubuh

    SUARAPUBLIK.ID, OGAN ILIR – Eko Robianto (39), pegawai tenda tersengat listrik saat melakukan pembongkaran tenda di Desa Tanjung Laut, Kecamatan Tanjung Batu, pada Senin (14/04/2025), sekitar pukul 08.45 WIB.

    Akibat peristiwa tersebut, warga Desa Tanjung Atap, Kecamatan Lubuk Keliat, Kabupaten Ogan Ilir ini, mengalami luka-luka.

    Kapolsek Tanjung Batu Iptu Syafarudin Akso menyampaikan, kejadian bermula saat korban yang sedang bekerja di bagian atas tenda, dan tanpa sengaja menyenggol kabel listrik yang melintang di atas lokasi.

    “Akibatnya, korban langsung tersengat listrik dan mengalami luka bakar di beberapa bagian tubuh, seperti lengan kanan, pinggang, paha, hingga betis,” sampai Akso, Selasa (15/4/2025).

    Syafarudin Akso menerangkan, pihaknya masih melakukan penyelidikan lebih lanjut atas insiden ini. Dugaan sementara, korban lalai dan tidak menyadari keberadaan kabel listrik di atas tenda.

    “Kami sudah melakukan langkah-langkah awal seperti cek TKP, evakuasi korban, dan mencatat keterangan saksi. Penyelidikan lebih lanjut akan terus dilakukan untuk memastikan penyebab pasti kejadian,” jelas Kapolsek.

    Kata Akso, saat ini pihaknya bersama personel sudah turun ke lokasi untuk melakukan pengecekan Tempat Kejadian Perkara (TKP), mengumpulkan keterangan saksi, serta mengamankan situasi.

    “Saat ini korban sudah dibawa ke Puskesmas Tanjung Batu untuk mendapatkan perawatan medis,” kata Akso.

    Polsek Tanjung Batu juga mengimbau masyarakat dan pelaku usaha jasa tenda agar selalu memperhatikan aspek keselamatan kerja.

    “Terutama terhadap potensi bahaya listrik di sekitar lokasi kegiatan,” tutur Akso. (ANA)

  • Lalai Baut Ban Lepas, Truk Terbalik di Jalan Demang Lebar Daun

    Lalai Baut Ban Lepas, Truk Terbalik di Jalan Demang Lebar Daun

    SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Lantaran lepas baut roda ban belakang kiri, sebuah mobil truck fuso bernopol N 9770-UI yang dikemudikan oleh Sulianto (61), harus terbalik di tengah jalan, Minggu (13/4/2024), sekitar pukul 23.00 WIB.

    Informasi yang dihimpun , peristiwa laka tunggal ini terjadi Jalan Demang Lebar Daun tepatnya di depan Dunkin donuts, Palembang.

    Dimana berawal saat mobil truck fuso bernopol  N 9770 UI yang dikendarai oleh Sulianto datang dari arah Simpang Siti Khodijah / simpang angkatan 45 menuju simpang Polda Sumsel.

    Lalu, setibanya depan Dunkin donuts mobil tersebut tidak diduga lepas baut roda ban belakang kiri sehingga mobil hilang keseimbangan terbalik kekiri akibat korban kerusakan benda.

    “Jadi benar adanya mobil truck fuso terbalik yang dikendarai oleh Sulianto,” ungkap Kasat Lantas Polrestabes Palembang, AKBP Finan S Radipta, didampingi Kanit Laka AKP Ar Sikakum, Senin (14/4/2025).

    Finan mengatakan, setelah mendapatkan laporan adanya truk yang terbalik, saat itu petugas Satlantas langsung menuju TKP (tempat kejadian perkara) ,” Saat itu kita langsung melakukan evakuasi terhadap sopir dan mobil truk yang terbalik, ” ungkapnya.

    Peristiwa laka ini terjadi, sambung Finan, diduga akibat kelalaiannya terletak pada pengemudi mobil. Dan pengemudi diduga melanggar Pasal 310 ayat (1) UU RI No.22 Tahun 2009 tentang lalu lintas dan angkutan jalan.

    “karena kelalaiannya kurang hati-hati sewaktu mengemudikan kendaraan tidak mengecek kondisi kendaraan pada saat berjalan baut roda belakang kiri terlepas sehingga sehingga terbalik kekiri,” tegasnya.

    Hingga kini, ditambahkan Finan, untuk barang bukti sudah diamankan di pos Laka, sedang pemudi sudah diambil keterangan. “Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa laka tunggal ini. Hanya kerusakan benda,” tuturnya. (ANA)

  • Jemput Anak Pulang dari Pesantren, Pemotor Tewas Menabrak Dump Truk

    Jemput Anak Pulang dari Pesantren, Pemotor Tewas Menabrak Dump Truk

    SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Nahas dialami Suharman (48), warga Jalan Sungai Pedado, Kelurahan Keramasan, Kecamatan Kertapati Palembang. Korban meninggal dunia di tempat usai mengalami peristiwa lakalantas maut, pada Sabtu, 12 April 2025.

    Peristiwa lakalantas maut hingga menimbulkan korban jiwa ini, terjadi di tempat kejadian perkara (TKP) di Jalan Mayjend Yusuf Singadekane seberang Citra Land Kertapati Palembang, pada Sabtu 12 April 2025, sekira pukul 09.30 WIB.

    Korban Suharman dengan mengendarai sepeda motor berboncengan dengan anaknya Deo (16), yang pulang dari pesantren bilangan Kecamatan Gandus Palembang, meninggal dunia di TKP usai menabrak sebuah bak Dump Truk yang saat itu hendak putar balik.

    Kasat Lantas Polrestabes Palembang, AKBP Finan, melalui Kanit Gakum AKP Arham Sikakum, menjelaskan, kronologi peristiwa lakalantas maut ini melibatkan pengendara sepeda motor Jenis Vario nomor polisi BG 6541-AAX yang dikendarai korban Suharman (Md) berboncengan dengan anaknya Leo.

    Setibanya di lokasi lakalantas di Jalan Mayjen Yusuf Singadekane, kendaraan korban menabrak raam tengah bak Dump Truk dengan nomor polisi BG-8179-IA yang dikendarai Johandi (49), warga Jalan Tanjung Harapan, Kecamatan Sako Palembang.

    Mobil Dump Truck BG-8179-IA yang datang dari arah simpang TPA hendak berbelok kanan mengarah Sungai Pedado Keramasan Kertapati Kota Palembang.

    Setiba di TKP lakalantas sewaktu berbelok kanan hendak menyebrang, tertabrak Ram tengah oleh Sepeda Motor Honda Vario BG- 6541-AAX yang datang dari arah Jembatan Musi II hendak lurus mengarah Simpang TPA Kota Palembang.

    “Korban mengalami luka berat pada kepala bagian depan luka robek, gigi depan patah dan tidak sadarkan diri. Sempat kita Evakuasi ke RSMH Palembang,” ungkapnya.

    Sementara, korban anaknya Deo mengalami luka pada bagian pundak kiri luka robek, dagu bawah luka robek, leher luka lecet, sempat sadar dan berobat ke RSMH Palembang. “Sedangkan pengendara truk masih kita mintai keterangan lebih lanjut,” jelasnya. (ANA)

  • Tabrak Tiang LRT, Pemotor Tewas di Tempat

    Tabrak Tiang LRT, Pemotor Tewas di Tempat

    SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Peristiwa kecelakaan lalu lintas (Laka lantas) terjadi di Jalan Jenderal Sudirman, tepatnya di depan Rumah Makan (RM) Pagi Sore Palembang, Sabtu dini hari (22/2/2025). Insiden kecelakaan tersebut mengakibatkan satu korban jiwa.

    Kasat Lantas Polrestabes Palembang, AKBP Yenny Dearty, melalui Kanit Gakum, AKP Arham Sikakum, membenarkan kejadian laka lantas tersebut. “Iya betul, lakalantas terjadi pada dini hari tadi, sekitar pukul 02.50 WIB,” katanya.

    Kanit Gakum mengatakan, akibat kejadian tersebut, satu orang pengendara motor Honda Beat Nomor Polisi BG 6179 JS, meninggal dunia di tempat kejadian perkara (TKP). Korban ialah Ramot Marisi Parulian Hutabarat, warga Jalan Tinombala Blok AB No. 09 RT47 RW 18, Kelurahan Sako, Kecamatan Sako Palembang.

    “Korban mengalami luka pendarahan pada bagian kepala depan sebelah kanan, keluar darah dari telinga dan hidung, sehingga mengakibatkannya meninggal dunia di tempat kejadian perkara. Saat ini jenazah sudah dievakuasi ke RSMH (Rumah Sakit Mohammad Hoesin) Palembang,” jelasnya.

    Menurut Arham Sikakum, sebelum kejadian laka lantas, Sepeda Motor Honda Beat BG 6179 JS yang dikendarai korban, berjalan dari arah Simpang Sekip Pangkal melaku ke jalan lurus hendak mengarah ke putaran Cinde kota Palembang.

    Namun setibanya di TKP lakalantas, motor yang dikendarai korban menyerempet bagian belakang kanan Sepeda motor yang datang dari arah jalan veteran yang belok kiri dan juga mengarah ke putaran Cinde.

    Setelah menyerempet, sepeda motor Honda Beat yang dikendarai korban oleng ke kanan dan menabrak tiang LRT P-563 di TKP lakalantas.

    Sementara Pengendara Sepeda Motor yang belum diketahui Nomor Kendaraannya, setelah kejadian langsung kabur melarikan diri. (ANA)

  • Hilang Kendali Dalam Kecepatan Tinggi, Pengemudi Calya Hantam Tiang Pembatas Jembatan Ampera

    Hilang Kendali Dalam Kecepatan Tinggi, Pengemudi Calya Hantam Tiang Pembatas Jembatan Ampera

    SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Sebuah mobil Toyota Calya dengan nopol BG 1368 IG, menghantam trotoar di atas Jembatan Ampera. Pengemudi Mobil tersebut diduga hilang kendali karena melaju dengan kecepatan tinggi.

    Informasi yang dihimpun, peristiwa ini terjadi di Jalan Mayjen HM Ryacudu, tepatnya di atas Jembatan Ampera Palembang, padaJum’at (21/2/2025), sekitar pukul 05.00 WIB.

    Berawal saat pengemudi mobil, Dela, warga Jalan Panca Usaha Lorong Sila 3, Kecamatan Seberang Ulu (SU) I Palembang, melintas di tempat kejadian perkara (TKP), diduga dengan berkecepatan tinggi dari berjalan dari arah Bundaran Air Mancur mengarah ke wilayah Seberang Ulu.

    Lalu, setibanya diseputaran TKP, lantaran hilang kendali dan tidak bisa dielakkan lagi, pengemudi tersebut menabrak trotoar jalan.

    “Benar adanya peristiwa laka lantas tunggal dialami seorang pengemudi mobil Calya yakni Dela, diduga berkecepatan tinggi, hilang kendali lalu menabrak trotoar dan tiang stenlist pembatas jalan di atas Jembatan Ampera,” ungkap Kasat Lantas Polrestabes Palembang, AKBP Yenny Dearty, melalui Kanit Laka, AKP Ar Sikakum.

    Beruntung, tidak adanya korban jiwa dalam peristiwa laka lantas ini , lanjut Ar Sikakum, hanya saja beberapa tiang stenlist pembatas jalan diatas jembatan Ampera patah. “Kerugiannya kerusakan tiang stenlist pembatas jalan di atas Jembatan Ampera,” ungkapnya.

    Sedangkan untuk pengemudi dan barang bukti mobil, ditambahkan Ar Sikakum, sudah diamankan. “Pengemudi masih kita periksa dan barang bukti mobil sudah kita amankan,” tuturnya. (ANA)