Tag: Apriyadi

  • Sembilan Tahun di Muba, Apriyadi Kini Emban Tugas Baru di Pemprov Sumsel

    Sembilan Tahun di Muba, Apriyadi Kini Emban Tugas Baru di Pemprov Sumsel

     

    PALEMBANG – Karier birokrat senior Dr. Apriyadi MSi kembali menanjak. Setelah hampir satu dekade mengabdi di Kabupaten Musi Banyuasin (Muba), Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) Dr. H. Herman Deru SH MM mempercayakan posisi strategis Asisten I Pemerintah Provinsi Sumsel kepada mantan Sekda Muba tersebut. Penunjukan ini menjadi sorotan, karena Apriyadi dikenal sebagai pejabat yang berpengalaman dan memiliki rekam jejak panjang di pemerintahan daerah.

    Pelantikan berlangsung di Aula BKPSDM Pemprov Sumsel, Palembang, Senin (3/11/2025), dipimpin langsung oleh Wakil Gubernur Sumsel H. Cik Ujang SH. Momentum tersebut menjadi bagian dari rangkaian rotasi dan mutasi pejabat eselon II di lingkungan Pemprov Sumsel, yang disebut-sebut sebagai langkah penyegaran untuk memperkuat kinerja birokrasi.

    Penunjukan Apriyadi sebagai Asisten I dianggap mencerminkan ketajaman Gubernur Herman Deru dalam menempatkan pejabat yang tidak hanya berkompeten, tetapi juga berpengalaman di berbagai lini pemerintahan. Pasalnya, sebelum menduduki jabatan baru ini, Apriyadi pernah menjadi Penjabat (Pj) Bupati Muba selama dua tahun lebih serta menjabat Sekda Muba dengan sejumlah inovasi pelayanan publik.

    Selain itu, Apriyadi juga memiliki pengalaman luas di tingkat provinsi. Ia pernah menjabat Kepala Dinas Sosial Pemprov Sumsel, bahkan sempat menjadi Penjabat Bupati Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) di era Gubernur Alex Noerdin. Dengan bekal pengalaman tersebut, publik menilai kehadirannya di jajaran Pemprov Sumsel bakal memperkuat koordinasi antarwilayah dan mempercepat pelaksanaan program strategis daerah.

    Dalam sambutannya, Wakil Gubernur Sumsel Cik Ujang menekankan pentingnya tanggung jawab moral dan profesional bagi para pejabat yang baru dilantik. Ia berharap seluruh pejabat dapat bekerja dengan integritas, disiplin, dan loyalitas terhadap tugas yang diemban. “Semoga kepercayaan dan amanah yang diberikan dapat dijalankan dengan baik dan sesuai harapan masyarakat,” ujarnya.

    Cik Ujang juga menegaskan bahwa rotasi jabatan merupakan hal yang wajar dalam birokrasi. Langkah tersebut dilakukan untuk menjawab dinamika kebutuhan organisasi serta menjaga semangat kerja ASN agar tetap produktif. “Pelantikan ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik dan memastikan roda pemerintahan berjalan lebih efektif dan efisien,” tegasnya.

    Sementara itu, Apriyadi dalam pernyataannya menyampaikan rasa syukur sekaligus ucapan terima kasih kepada seluruh jajaran Pemerintah Kabupaten Muba. Ia menilai pengalaman panjang di Muba menjadi modal berharga untuk mengemban amanah baru di tingkat provinsi. “Sembilan tahun mengabdi di Muba memberikan banyak pelajaran berharga. Terima kasih atas dukungan semua pihak dan masyarakat Muba,” ucapnya penuh haru.

    Ia juga berkomitmen menjalankan amanah barunya dengan penuh dedikasi. “Terima kasih kepada Gubernur Herman Deru dan Wakil Gubernur Cik Ujang atas kepercayaan yang diberikan. Insya Allah saya akan berusaha memberikan kontribusi terbaik bagi Pemprov Sumsel dan masyarakat luas,” tandas Apriyadi.

    Selain Apriyadi, pelantikan kali ini juga diikuti sejumlah pejabat eselon II lainnya, seperti Mondyboni SE SKom MPd, Henny Yulianti SIP MSi, Indra Bangsawan SH MM, Deva Octavianus SE MSi, Drs Sutoko MSi, Fitriana SSos MSi, dan M. Zaki Aslam AP MSi. Rotasi ini menandai babak baru penyegaran birokrasi di bawah kepemimpinan Herman Deru–Cik Ujang yang terus berupaya memperkuat kinerja pemerintahan di Sumatera Selatan.

     

  • Apriyadi Langsung Gaspol, Usung Tagline Dari Muba Oleh Muba Untuk Muba

    Apriyadi Langsung Gaspol, Usung Tagline Dari Muba Oleh Muba Untuk Muba

    SUARAPUBLIK.ID, MUBA – H Apriyadi Mahmud yang saat ini menjabat Sekretaris Daerah Muba mengungkapkan, dirinya langsung gaspol pasca telah diambilnya formulir pendaftaran ke beberapa parpol terkait pencalonannya menjadi Bupati Muba periode 2024-2029.

    Diberitakan sebelumnya, Rabu (24/4/2024) pagi bertepatan dengan Serah Terima Jabatan Pj. Bupati Musi Banyuasin dari Drs. H. Apriyadi, M.Si Kepada H. Sandi Fahlepi, SP.,M.Si, tampak puluhan Tokoh Adat, Tokoh Masyarakat dan Tokoh Agama di Muba mengambilkan formulir pendaftaran Calon Bupati Muba untuk Apriyadi Mahmud di beberapa Parpol diantaranya PDI Perjuangan, PAN, dan PKB.

    “Ya, saya ucapkan terima kasih kepada berbagai elemen masyarakat di Muba yang telah mengambil formulir pendaftaran Cabup Muba untuk saya. Bismillah, Insya Allah dengan niat yang baik saya langsung Gaspol. Dari Muba, Oleh Muba, dan Untuk Muba,” tegas Kandidat Doktor Universitas Sriwijaya itu, Rabu (24/4/2024) siang.

    Ia mengaku, dirinya sudah menjabat Pj Bupati Muba selama hampir dua tahun dan selama menjabat sudah 90 persen pedesaan di Muba dihadiri secata langsung oleh dirinya.

    “Saya melihat dan merasakan desakan keinginan dukungan masyarakat cukup tinggi kemudian beberapa permasalahan krusial yang harus diselesaikan,” ucapnya.

    Ketua Forum Sekretaris Daerah Se Indonesia (FORSESDASI) Sumsel ini menerangkan, Muba kaya akan SDA ada minyak gas batubara dan lainnya.

    “Oleh karena itu sebagai putra Muba saya berpikiran bahwa saya harus maju ingin membawa Muba ke depan berprinsip bahwa SDA di Muba harus dikelola oleh orang Muba diperoleh penggunaannya untuk kejesahteraan masyarakat muba, dan pengelolaan orang muba, dari Muba oleh Muba untuk Muba,” tandasnya.

  • Akhiri Jabatan Pj Bupati, Apriyadi Maju Jadi Cabup Muba

    Akhiri Jabatan Pj Bupati, Apriyadi Maju Jadi Cabup Muba

    SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG- Teka teki pergantian Pj Bupati Apriyadi Mahmud oleh Sandi Fahlevi yang merupakan Kabiro Umum dan Perlengkapan Pemprov Sumsel terjawab sudah.

    Dihadapan media, putra daerah asli Muba kelahiran Desa Bumi Ayu Kecamatan Lawang itu menegaskan dirinya akan maju sebagai Calon Bupati Muba periode 2024-2029 pada 27 November mendatang.

    Hal ini ditegaskan Apriyadi Mahmud saat diwawancarai awak media usai Pengambilan Sumpah Jabatan dan Pelantikan Penjabat Bupati Musi Banyuasin dan Penjabat Ketua TP. PKK Kabupaten Musi Banyuasin di Ruang Joglo Griya Agung Palembang, Senin (22/4/2024).

    “Bismillah saya sebagai putra daerah Muba akan mendaftarkan diri sebagai Calon Bupati Muba,” tegas peraih ranking Empat Pj Bupati di Indonesia tersebut.

    Ditanyai terkait kapan dirinya akan mundur sebagai ASN yang saat ini menjabat Sekretaris Daerah Muba, ia menegaskan sesuai ketentuan peraturan dirinya harus mundur dari ASN akan dilakukan pada September 2024 mendatang.

    “Sesuai Peraturan KPU Nomor 9 Tahun 2020 tentang Perubahan Keempat Atas PKPU Nomor 3 Tahun 2017 Dalam aturan tersebut tercantum Pasal 4 ayat 1 mengenai pegawai negeri sipil (PNS) wajib menyatakan secara tertulis pengunduran diri sejak ditetapkan sebagai calon,” ungkap Kandidat Doktor Universitas Sriwijaya itu.

    Lanjutnya, mulai Selasa (23/4/2025) dirinya akan mulai mrngambil formulir pendaftaran ke parpol di Kabupaten Muba. “Mulai besok saya akan mengambil formulir pendaftaran sebagai Calon Bupati Muba,” ulasnya.

    Ketua Umum Forum Sekretaris Daerah Se Indonesia (FORSESDASI) Sumsel ini mengaku, sudah ada beberapa parpol yang melakukan pendekatan untuk mengusung dan mendukung dirinya menjadi Cabup Muba.

    “Kalau soal Wakil Bupati nantinya saya akan istighosah dahulu, yang jelas punya niat sama untuk memajukan Kabupaten Muba,” tandasnya.

  • Sandy Fahlevi Gantikan Apriyadi Sebagai PJ Bupati Muba

    Sandy Fahlevi Gantikan Apriyadi Sebagai PJ Bupati Muba

    SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Sandy Fahlevi, Kepala Biro Umum dan Perlengkapan Setda Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) dipastikan menjadi Penjabat Bupati Kabupaten Musi Banyuasin (Muba). Rencananya, Sandy akan dilantik pada Senin (22/4/2024).

    Meski begitu, timbul pertanyaan karena PJ Bupati Muba saat ini Apriyadi belum masuk satu tahun masa jabatan. Padahal masa jabatan seorang PJ kepala daerah maksimal 1 tahun.

    Kepala Biro Otonomi Daerah (Otda) Sumsel, Sri Sulastri mengatakan jika masa jabatan PJ Kepala Daerah memang maksimal selama 1 tahun, namun bukan berarti jika seorang PJ harus menjabat selama 1 tahun.

    Sri Sulastri juga membantah jika dilantiknya Sandy Fahlevi menggantikan Apriyadi sebagai PJ karena Apriyadi berencana mencalonkan diri sebagai Bupati Muba.

    “Masa jabatan PJ Bupati Muba seharusnya habis 22 Mei mendatang. Dalam masa jabatan PJ, tidak dikatakan selama 1 tahun. Tapi, paling lama 1 tahun. Jadi, jabatan penjabat bisa lepas kapan saja, 1-2 bulan juga bisa. Jadi sewaktu – waktu seorang PJ bisa saja diganti” ungkapnya.

    Sementara itu, Sandy sendiri dijadwalkan akan dilantik pada 22 April nanti di Griya Agung pukul 07.30 WIB, da langsung dilantik oleh Gubernur Sumsel Agus Fatoni. Selain pelantikan PJ Bupati, juga akan dilantik Pj Ketua YP PKK Muba.

    “Jabatan pak Sandy, nantinya sampai terpilih Bupati pada pilkada November mendatang. Jabatan Pj yang dipegang Sandi nantinya akan sama seperti penjabat yang lain,” pungkasnya.

  • Dinilai Berhasil Dan Sangat Layak, Dr Nurmalah Harap Mendagri Perpanjang SK Pj Bupati Muba

    Dinilai Berhasil Dan Sangat Layak, Dr Nurmalah Harap Mendagri Perpanjang SK Pj Bupati Muba

    SUARAPUBLIK.ID, MUBA – Kabupaten Musi Banyuasin memiliki 15 kecamatan, 13 kelurahan dan 227 desa (dari total 236 kecamatan, 386 kelurahan dan 2.853 desa di seluruh Sumatra Selatan). Beragam prestasi yang berhasil di toreh selama setahun kebelakang di bawah kepemimpinan Drs Apriyadi, Msi. Belum lama ini Komisi 1 Dpr provinsi sumsel apresiasi kinerja pj bupati muba dalam hal pengelolaan keuangan desa Bahkan jadi percontohan untuk daerah lain.
    Betapa tidak menarik perhatian, jika berpacu dari capaian kepuasan masyarakat, Sosok Pj bupati belum lama ini berhasil mendapatkan penghargaan dari Mendagri sebagai Bupati terbaik keempat di indonesia. Merupakan prestasi, Apriyadi kembali berhasil meyakinkan serta mengembalikan kepercayaan masyarakat Muba terhadap tata kelolah roda Pemerintahan Kabupaten Muba.
    Selain akrab dengan masyarakat, Apriyadi juga memiliki ciri khas yang berbeda dari orang nomer 1 sebelumnya. Seakan tak ada jarak dengan masyarakat ‘Dirinya sangat aktif menjawab dan menindaklanjuti Serta turun langsung ke lapangan. Seperti persoalan pembenahan kerusakan utamanya di bidang infrastruktur jalan hingga persoalan illegal driling yang selama ini selalu menjadi dilema pemerintah. Solusi yang ia hadirkan seakan menjadi terobosan yang sangat baik dilakukan beliau. Sehingga Capaian kepuasan dan apresiasi masyarakat berdatangan untuk dirinya.
    Kagum dengan keberhasilan beliau, Dr Hj Nurmalah SH MH CLA Sosok perempuan inspiratif dengan segudang prestasi yang hampir 3 dekade berkecimpungan di bidang praktisi dan akademisi Hukum, Blak Blak’an sampaikan rasa bangga terhadap kemajuan daerah asal nya Dibawah nahkoda Apriyadi sekarang.
    Menurut ia, Meski melanjutkan kepemimpinan Kepala Daerah sebelumnya, Drs Apriyadi Msi ini berhasil membawak perubahaan baru untuk kabupaten muba. Hal demikian sebenarnya sudah tak heran lagi. Bisa menjadi keuntungan sehingga lebih paham kebutuhan masyarakat jika birokrasi dimpimpin oleh putra daerah asli.
    Lebih lanjut, Wasekjen Dpn Peradi ini juga sampaikan Harapan beliau Agar SK Pj bupati saat ini di perpanjang oleh Mendagri Karena Menurut hemat dia Drs Apriyadi Msi Sangat layak untuk melanjutkan roda pemerintahan menjelang pesta demokrasi 2024 mendatang, Pungkasnya”
  • Apriyadi terima SK Jabat Pj Bupati Muba

    Apriyadi terima SK Jabat Pj Bupati Muba

    Suarapublik.id,Palembang-Apriyadi akhirnya menerima SK Penjabat (Pj) Bupati Musi Banyuasin (Muba) dari Gubernur Sumsel Herman Deru setelahia sempat menerima SK Plh Bupati Muba karena administrasi yang belum lengkap.

    SK Pj dari Menteri Dalam Negeri sebenarnya telah di berikan sejak 21 Mei lalu, namun degan adminitrasi yang belum lengkap serta jabatan Sekda Muba yang ia jabat belum memiliki pengganti akhirya Apriyadi diserahkan SK Plh seperti dahulu.

    Ada beberapa pesan yang disampaikan Gubernur Sumsel kepada Apriyadi, Pertama menurunkan angka kemiskinan di Kabupaten Muba, menyelesaikan permasalahan pengelolaan listrik curah dari Muba elektrik power ke PT PLN, dan segera melantik sekda Muba.

    “Tentu setelah menerima amanah ini akan ada tugas yang harus dilaksanakan,” kata Deru dihadapan awal media, Senin (30/5/2022).

    Dikatakannya, yang utama adalah bagaimana mengentaskan angka kemiskinan yang ada di Kabupaten Muba. Deru juga meminta Apriyadi untuk memetakan peta kemiskinan per desa dan per kecamatan di Sumsel.

    Selain itu, kata Deru, Muba juga merupakan peringkat ketiga untuk angka kemiskinannya. Dia menyebut, setiap pergerakan fluktuasi di kabupaten dan kota sangat berpengaruh terhadap statistik provinsi itu sendiri. Padahal Muba menjadi salah satu kabupaten dengan Sumber Daya Alam terkaya seperti gas dan minyak.

    Selain itu, Deru juga mengimbau kepada Apriyadi agar membelanjakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tepat sasaran. “Jangan sampai berbeda dari konsep yang diperuntukkan bagi kesejahteraan masyarakat,” imbuhnya.

    Selain itu, Deru juga menegaskan, agar tidak menggunakan masa jabatan yang diembn ini sebagai alat untuk berkarir politik. “Pak Apriyadi tetap ASN yang mempunyai aturan dan diberikan tanggung jawab untuk memimpin daerah. Bukan untuk berpolitik,” tegasnya.

    Ditempat yang sama, Pj Bupati Muba, Apriyadi mengungkapkan akan segera melaksanakan tugas yang diberikan. Terutama apa yang telah disampaikan oleh gubernur sebelumnya. “Tugas ini akan saya ambil bersama komponen pejabat yang ada di Kabupaten Muba,” tuturnya.

    Lanjutnya, Apriyadi meminta dukungan dari semua masyarakat khususnya di Kabupaten Muba agar dapat memimpin dan mengemban amanah sebaik-baiknya. Karena menurutnya, tanpa doa dan dukungan masyarakat, pemimpin akan sulit untuk membangun dan mengembangkan daerah yang dipimpin.

     

  • Tak Langsung Jabat Pj, Apriyadi Tetap Jabat Bupati Muba sebagai Plh

    Tak Langsung Jabat Pj, Apriyadi Tetap Jabat Bupati Muba sebagai Plh

    Suarapublik.id, Palembang –

     

    Meski Mendagri telah menyerahkan Surat Keputusan (SK) Sekertaris Kabupaten Musi Banyuasin Apriyadi dengan nomor Nomor : 366/KPTS/I/2022, sebagai Pj Bupati Muba, namun Apriyadi saat ini hanya di angkat sebagai PLH oleh Gubernur Sumsel Herman Deru.

     

    Menurut Deru ada berbagai persyaratan yang harus di penuhi Apriyadi agar bisa sebagai Pj Bupati Muba.

     

    “Sembari melengkapi persyaratan dan guna mengisi kekosongan, saya serahkan dulu SK Plh Bupati Muba kepada Apriyadi,” terang Deru, usai menyerah SK Plh kepada Apriyadi, Minggu malam (22/5/2022).

     

    Menurut Deru masih ada beberapa persyaratan yang harus dipenuhi. Termasuk pengganti Sekda, karena Pj Bupati/Walikota maupun Gubernur tak bisa bekerja sendiri

     

    “Dalam aturan, tak boleh ada kekosongan. Di SK Pj Bupati Muba, sudah ditentukan Apriyadi sebagai Pj. Tapi karena dia Sekda, tak bisa kerja sendiri harus ada Pj Sekda juga. Makanya harus jadi Plh. Selain juga harus melengkapi syarat DP3 (Daftar Penilaian Pelaksanaam Pekerjaan),”terangnya.

     

    Untuk Pj Sekda Muba, lanjutnya, akan ditunggu usulan dari Apriyadi dalam kurun waktu mamsimal 15 hari. Penentuan Sekda itu sendiri nantinya akan ada persetujuan dari Gubernur Sumsel karena jabatan Sekda bukan seperti jabatan Eselon 2A.

     

    “Karena Sekda yang difungsikan pada jabatan lain, dalam kurun waktu lebih dari 15 harus ditunjuk Pj Sekda dan selama dia Plh agar ajukan itu. Setelah ada, sekaligus akan non aktif sekdanya (Apriyadi),” bebernya.

     

    Sementara itu, Apriyadi Sementara itu, Plh Bupati Muba Apriyadi mengatakan, terima kasih kepada Gubernur Sumsel untuk amanah yang diberikan.

     

    “Setelah ini saya akan melakukan konsolidasi dengan OPD di Muba untuk menjalankan roda pemerintahan di Muba,” katanya