SUARAPUBLIK, Palembang: Usai ngantor hari pertama di Pemprov Sumsel, Gubernur Sumsel Herman Deru langsung menghadiri sejumlah agenda Rabu (3/10). Salah satunya melepas Qori-qoriah yang akan bertanding ke MTQ Nasional XXVII di Medan 7-13 Oktober mendatang.
Category: pendidikan
Herman Deru Lepas 79 Qori-Qoriah ke MTQ XXVII ke Medan
Di hadapan 79 Qori-Qoriah serta official dan 5 pelatih, orang nomor satu di Sumsel tersebut berpesan tiga hal. Dia meminta para kalifah berangkat dengan serius, berjuang serius dan pulang dengan membawa nama baik untuk Sumsel.“Maknai perjalanan ini sebagai jihad. Pertaruhan kalian membawa nama besar Sumsel. Performa harus betul-betul dijaga, karena itu penting,” tegas suami Febrita Lustia itu singkat.Dengan persiapan yang matang, Herman Deru optimistis utusan ini akan mampu mengharumkan nama Sumsel di kancah nasional. HD juga memastikan akan memberikan perhatian yang lebih pada kegiatan-kegiatan yang berhubungan denga syiar Islam karena memang masuk dalam pritoritasnya. Hal itu telah ditandai dengan upayanya merealisasikan program satu rumah satu tahfidz, lengkap dengan kesejahteraan bagi para tenaga pengajarnya. Sehingga rumah tahfidz yang dibangun daoat melahiran qori-qoriah yang handal.“Bukan hanya karena panggilan hati, saya hadir disini karena saya yakin ini penting untuk bagi masyarakat dan provinsi Sumsel. Ini punya nilai khusus yang membanggakan,. Semoga kehadiran saya me jadi spirit bagi mereka dalam bertanding” ujarnya.Di tempat yang sama Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra Pemprov Sumsel Ahmad Najib mengatakan, puluhan qori dan qoriah yang dikirim mewakili Sumsel ini merupakan utusan qori-qoriah terbaik dari seluruh kabupaten dan kota di Sumsel.“Mereka yang diutus ini adalah pemenang dari tiap-tiap kabupaten. Mereka akan bertanding di Sport Center Area Medan. Kegiatan ini akan dibuka tanggal Oktober ,” jelasnya.Dengan tambahan arahan dari Gubernur Sumsel Herman Deru, Ahmad Najib berharap makin memompa semangat para kafilah yang akan bertanding.Sementara itu usai pelepasan secara simbolis oleh Gubernur Herman Deru, sejumlah kafilah tampak antusias dengan kahadiran Gubernur baru tersebut. Mereka mengelu-elukan kehadiran HD pada acara pelepasan. Menurut mereka kedatangan HD memberi semangat tersendiri bagi mereka untuk bertanding di Medan.
2019 Sekolah Wajib Terapkan Kurikulum 2013, Ini Langkah LPMP Jatim
SUARAPUBLIK, Surabaya : Kebijakan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Pada tahun 2019 sekolah wajib menerapkan Kurikulum 2013 disikapi dengan pendampingan dan pelatihan guru oleh Lembaga Pendidikan Penjaminan Mutu Pendidik (LPMP) Jatim.
Menurut Kepala Lembaga Penjaminan Mutu Pendidik (LPMP) Jawa Timur, Bambang Agus Susetyo di Jatim saat ini masih terdapat 491 sekolah yang belum menerapkan kurikulum 2013.
“Jadi kita mendiklat gurunya yang belum menerapkan K13. Kita siapakn untuk tahun 2019. Awal data yang ada 425 sekolah, ada tambahan menjadi 491 sekolah, itu bisa saja ada yang tidak kehitung seperti di daerah terluar. Karena itu kalau ada yang belum terapkan K13 bisa melapor,” ungkap Bambang, Rabu (18/9/2018).
Bambang menjelaskan penerapan kurikulum 2013 harus diterapkan seluruh sekolah. Rencana pendampingan pembekalan guru K13 akan dilakukan pada 25 September ini.
“Diperkotaan rata-rata sudah menerapkan K13. Tapi daerah daerah dipelosok itu perlu mendapatkan perhatian. Ratusan sekolah yang belum K13 seperti didaerah pegunungan dan terjauh,” kata Bambang.
Adapun target dari implementasi Kurikulum 2013 lanjut Bambang adalah perubahan pendidikan karakter yang terintegrasi di sekolah, baik intrakurikuler, ekstrakurikuler, maupun kokurikuler.
Selain itu lanjut Bambang pemerintah menargetkan terjadi perubahan budaya literasi di sekolah. Sasaran terakhir, sekolah harus mampu memperkenalkan dan melatih keterampilan abad ke-21 ke peserta didik. (hr)

Hilangkan Pola Pikir Konsumtif, 10 Ribu ASN di Bekasi Diikutkan Pelatihan
SUARAPUBLIK, Bekasi : Sebanyak 10 ribu Aparatur Sipil Negara (ASN) di Dinas Pendidikan Kota Bekasi, Jawa Barat, mengikuti Pelatihan Teknis Kecerdasan Finansial Aparatur Sipil Negara (ASN) yang berlangsung di sebuah hotel di Bekasi, Rabu (19/92018).
Pelatihan ini diselenggarakan atas kerjasama Dinas Pendidikan Kota Bekasi Jawa Barat dengan Holistic Investment Quotient atau HIQ, sebuah komunitas investor kelas dunia, dengan tujuan agar para ASN mempunyai pola pikir konsumtif dapat dirubah menjadi pola pikir produktif atau berorientasi untuk masa depan, seperti dengan melakukan investasi.
“Total ada 10 ribu ASN di Dinas Pendidikan Kota Bekasi yang akan mengikuti kegiatan pelatihan ini, secara bertahap hingga bulan Oktober mendatang,” ujar Kepala Dinas Pendidikan Kota Bekasi Ali Fauzie, Rabu (19/9/2018).
Agenda pelatihan ini diisi oleh pemateri kawakan dari HIQ, salah satunya Kapten Sar. Menurut Kapten Sar gerakan merubah pola pikir lewat wadah HIQ merupakan program yang didukung secara nasional.
Melalui Kementerian Sekretariat Negara, program ini disebut seperti revolusi mental yang menjadi tagline program Presiden RI, Joko Widodo.
Adapun pelatihan ASN dimaksudkan agar pola hidup yang lebih produktif bisa tertanam sebelum masa pensiun, mengingat masyarakat Indonesia dinobatkan menjadi negara kedua dengan tingkat konsumsi yang paling tinggi di dunia. (ERH).

Buka Ruang Konsultasi LPMP Jatim Siap Terima Aduan
SUARAPUBLIK, Surabaya : Lembaga Penjaminan Mutu (LPMP) Jawa Timur menerima aduan dan mempersilahkan guru melapor jika menghadapi permasalahan untuk menunjang proses belajar mengajar.
Menurut Kepala LPMP Jawa Timur, Bambang Agus Susetyo sejak dibuka Agustus lalu unit layanan terpadu (ULT) yang dibentuk ini sudah mendapat banyak laporan.
“Paling banyak itu masalah Penetapan Angka Kredit (PAK) Guru. Ini upaya sebagai jembatan agar seluruh persoalan guru tidak terpusat di Jakarta maka LPMP mengembangkan ULT,” ungkap Bambang, Rabu (18/9/2018).
Selain Angka Kredit, pengaduan yang banyak diterima LPMP selama Agustus kemarin kata Bambang masalah NUPTK dan sertivikasi guru,”Jadi setiap guru bisa datang dan berkonsultasi. Kita memang belum melakukan sistem online tapi tatap muka langsung. Jadi keluhan apa saja dan persoalan bisa langsung ditanyakan ke petugas dan segera mendapatkan solusi,” terangnya.
Komunikasi langsung dua arah dinilai Bambang penting. Selain untuk lebih mengenalkan ULT, apa yang dilakukan ini sekaligus bentuk kepedulian.
Tidak hanya itu Guru yang melakukan konsultasi juga bisa diajak menyelami lebih dalam LPMP termasuk memperkenalkan lorong redaksi.
“Setelah konsultasi Guru nanti ditanya apakah bisa membuat buku, artikel, atau membuat jurnal, kalau tidak, akan diajari, ini juga sebagai penguatan guru,” paparnya.
Unit Layanan Terpadu LPMP buka selama hari kerja. Senin-Kamis jam 09.00-15.00 WIB, Jum”at pukul 09.00-15.30 WIB. Sedangkan pengaduan pendaftaran dibuka jam 08.00-11.00 WIB atau langsung datang di kantor LPMP Jalan Ketintang Wiyata, No 15, Surabaya.(BHM).
Tukin dikabarkan akan cair 2019, begini tanggapan guru ASN kemenag non sertifkasi
SUARAPUBLIK,Jakarta: Setelah rapat dengar pendapat (RDP) Komisi VIII dengan Kemenag RI pada 13 September 2018, Kementerian Agama memastikan tunjangan kinerja atau Tukin Guru dan Dosen untuk ASN di lingkungan Kemenag akan dibayarkan pada 2019 sesuai dengan tahapan proses yang sudah berjalan. Hal tersebut diungkapkan oleh Suyitno di sela-sela Press Conference GTK Madrasah, di gedung Ditjen Pendis Kemenag Jakarta 14/9.
Menaggapi hal itu, Mumu Muraj, Ketua Aliansi guru ASN kemenag non sertifkasi setelah mendengar hasil RDP DPR dengan Kemenag RI merasa optimis dan berharap pada penghujung 2018 ini bisa dibayarkan minimal yang on going.
Harapan ini juga dinanti oleh tenaga pendidikan di Purbalingga, “Yang kami butuhkan Tukin cair masuk ke rekening guru ASN Non Sertifikasi, “ ujar Ono sutresno, pengajar Madrasah di Purbalingga.
“Alhamdulillah, akhirnya usaha kami memperjuangkan pembayaran Tukin mendapatkan titik terang. Kami harap ada keseriusan dari pemerintah untuk merealisasikan pembayaran Tukin Guru ini secepatnya. Mengingat sudah hampir tiga tahun hak kami belum dipenuhi. Jika memungkinkan tahun 2018 ini Tukin bisa dibayarkan, setidaknya untuk tahun berjalan”. Ungkap Amir, guru madrasah di Tasikmalaya.
Senada dengan itu, M. Matondang, tenaga pengajar di Madrasah Sumatera Utara berpendapat, “Mengingat tingginya kebutuhan hidup dan sudah berlangsung 3 tahun sebaiknya yang on going diupayakan di sisa tahun 2018 ini. Ini juga sebagai bentuk komitmen dan keseriusan Kemenag dalam masalah ini”.
Di tempat yang lain, M. Amin guru di provinsi Banten mengungkapkan alasan mengapa pembayaran Tunjangan Kinerja guru harus segera dibayarkan. “Kebutuhan hidup hari ini semakin berat. Tunjangan kinerja bagi kami guru PNS non sertifikasi dengan Take home pay terkecil di Kemenag sangat dibutuhkan, kenapa harus ditunda-tunda lagi. Apalagi jika melihat penyerapan anggaran tahun 2017 yang lalu yang tidak terserap sekitar 4 T, setidaknya bisa digeser untuk kebutuhan tukin kami”. Paparnya.
Alasan perlunya disegerakan pembayaran tukin diperkuat dengan pernyataan Palillah seorang guru di Natuna, wilayah perbatasan utara Indonesia. Menurutnya, dengan dibayarnya tukin guru non sertifikasi, semakin jelas keberadaan guru di sana dan sangat terbantu dengan keterbatasan sarana dan mahalnya harga barang dan transportasi di wilayah tersebut.
“2018 Cairkan Tukin Guru ASN Kemenag!”, Pekik Netia Murni, guru dari sumatera barat dengan mata berkaca-kaca. Keharuannya yang menyebabkan mata sayu guru cantik ini berbinar dan tak kuasa menahan lelehan air mata.
Gubernur Minta Bupati dan Walikota Dukung Penuh Gerakan Pramuka
SUARAPUBLIK, Muaraenim: Gubernur Sumatera Selatan (Sumse) H. Alex Noerdin yang juga Ketua Majelis Pembina Pramuka Provinsi Sumsel bertindak sebagai inspektur upacara pada peringatan hari ulang tahun Pramuka ke 57 tingkat daerah Provinsi Sumsel tahun 2018 di Lapangan Merdeka Kabupaten Muara Enim, Rabu (5/9).
Dalam kesempatan tersebut Gubernur Sumsel Alex Noerdin mengharapkan kepada seluruh kepala daerah Bupati dan Walikota se-Sumsel untuk memberikan dukungan penuh terhadap gerakan Pramuka baik melalui peningkatan sarana prasarana, pendidikan dan pelatihan termasuk menganggarkan bantuan dana hibah untuk operasional gerakan Pramuka.
Dikatakannya Pramuka menjadi perekat bangsa dan negara kesatuan RI, karena memberikan sistem pendidikan yang menyeluruh. Di dalam Pramuka bukan hanya diberikan keterampilan tetapi anggotanya juga dibekali pendidikan mental spiritualnya.
“Untuk itu, saya minta kepada Bupati dan Walikota dukung penuh gerakan Pramuka ini, sesuai Undang-undang Nomor 10 tahun 2012 bahwa gerakan pramuka harus didukung secara nasional. Termasuk bantuan dana hibah untuk gerakan Pramuka saya minta kalau bisa ditambah sesuai kemampuan keuangan daerah masing-masing karena banyak juga sektor lain yang harus diutamakan,” pinta Alex.
Menurut Alex, para Bupati dan Walikota selaku ketua majelis pembimbing Kwartir Cabang Pramuka patut memberikan perhatian yang maksimal dan kemudahan dalam pendidikan dan pelatihan gerakan Pramuka di Sumsel.
“Ketua majelis pembimbing kwartir cabang pramuka harus bisa meningkatkan peran dalam peningkatan pendidikan kepramukaan di Sumsel karena pramuka harus terus dikelola dan dibina dengan baik dan benar untuk menghasilkan generasi penerus bangsa yang handal,” ujarnya.
Selaku Ketua Majelis Pembimbing Gerakan Pramuka Sumsel, Alex Noerdin juga menyampaikan ucapan selamat memperingati hari ulang tahun ke-57 seluruh anggota Gerakan Pramuka. “Peringatan hari ulang tahun Pramuka ke-57 harusnya tanggal 14 Agustus karena ada Asian Games diundur menjadi hari ini,” terangnya.
Lebih lanjut Gubernur Alex Noerdin mengatakan, kemajuan generasi penerus bangsa di Sumsel harus seiring dengan kemajuan provinsi Sumsel yang saat ini sudah menjadi sorotan mata dunia internasional berkat Palembang bersama Jakarta telah sukses menyelesaikan amanat bangsa yakni menyelenggarakan Asian Games.
Menurut Alex, Asian Games bukan tujuan akhir, melainkan tujuan yang berkelanjutan. Berkat Asian Games Sumsel mendapatkan banyak pembangunan infrastruktur mulai dari Jalan, Jembatan, Flyover, serta yang paling membanggakan adalah LRT pertama di Indonesia.
“Saya mohon pamit kepada Gerakan Pramuka Sumatera Selatan karena harus mengakhiri masa jabatan. Sudah 10 tahun saya menjabat sebagai Gubernur, saya mohon pamit dan mohon maaf atas kesalahan dan kekeliruan selama ini dan terima kasih atas semua dukungannya,” ungkap Alex.
Sementara itu, Ka. Kwarda Gerakan Pramuka Provinsi Sumsel, H. Mukti Sulaiman mengatakan, percepatan terlaksananya repitalisasi gerakan Pramuka khususnya di kwartir Sumsel terus dilakukan sejak beberapa tahun terakhir diantaranya dengan pembangunan sarana prasarana diantaranya Bumi Perkemahan Gandus dan bantuan dana hibah operasional Gerakan Pramuka Sumsel.
Menurutnya, walaupun Bumi Perkemahan Gandus belum selesai, tetapi saat ini sudah dapat difungsikan. Kedepan Mukti Sulaiman mengharapkan dukungan terhadap penyelesaian Bumi Perkemahan Gandus dan mengharapkan adanya perhatian dan dukungan yang lebih dari seluruh kepala daerah di Sumsel terhadap Gerakan Pramuka.
“Masih banyak kepala daerah di Sumsel yang belum mengerti tentang gerakan Pramuka, karena masih banyak Kepala daerah di Sumsel yang belum menganggarkan dana operasional bagi Pramuka,” terang Mukti Sulaiman.
Lebih lanjut Mukti Sulaiman menambahkan, Gerakan Pramuka Sumsel sangat mengapresiasi terhadap hasil kinerja Gubernur Sumsel Alex Noerdin dalam membangun Sumsel melalui capaian pembangunan seperti Light Rail Transit (LRT) yang tidak akan rusak samapi puluhan tahun.
Selain itu, belum lama ini penyelenggaraan Asian Games di Palembang telah sukses dilaksanakan dengan event olahraga internasional itu, Sumsel menjadi dikenal dunia Internasional khususnya 45 negara peserta Asian Games.
“Pagi tadi saya sambil ngopi menonton TV, banyak pihak yang memuji-muji kesuksesan penyelenggaraan Asian Games di Sumsel. Untuk itu, seiring dengan akan berakhirnya masa jabatan Gubernur, atas nama jajaran kwartir daerah Pramuka Sumsel kami mengucapkan terima kasih dan apresiasi yang tinggi terhadap pembangunan Sumsel 10 tahun terakhir dibawah kepemimpinan Gubernur Alex Noerdin,” ujarnya.
Upacara peringatan hari ulang tahun Pramuka ke 57 tingkat daerah Provinsi Sumsel tahun 2018 itu dihadiri langsung Penjabat Bupati Kabupaten Muara Enim, Teddy Meilwansyah, FKPD Kabupaten Muara Enim serta peserta upacara dari seluruh anggota Pramuka se-Kabupaten Muaraenim.
Di kesempatan itu dilakukan juga pengucapan Pancasila, Undang-Undang 1945, dan Dasa Dharma Pramuka oleh petugas upacara. Kemudian ada juga penyerahan penghargaan kepada sejumlah Kepala Kwartir Cabang se-Sumsel serta atraksi Polisi Cilik binaan Satlantas Polres Muara Enim.
Duta Besar Inggris untuk Indonesia Motivasi Pelajar Sumatera Selatan
SUARAPUBLIK, Palembang: Dalam rangka memberi motivasi bagi generasi emas Indonesia, Duta Besar Inggris untuk Indonesia, Yang Mulia Bapak Moazzam Malik beserta perwakilan Cambridge dari Singapura melakukan kunjungan ke SMAN Sumatera Selatan. Selasa (4/9/2018).
Dalam kunjungan yang berlangsung selama kurang lebih 1 jam, Yang Mulia Bapak Moazzam Malik berpesan kepada peserta didik yang hadir agar senantiasa membuka wawasan yang global, sebab kita hidup di dunia yang tanpa batas.
“Kalian semua yang hadir disini mempunyai kesempatan bersekolah di sekolah yang berkualitas dengan pembelajaran kurikulum Cambridge. Pintu untuk melihat dunia luar terbuka lebar untuk kalian. Genggam kesempatan itu untuk mengubah masa depan menjadi lebih baik.”ungkapnya.
Ia juga mengatakan bahwa Inggris menyediakan banyak beasiswa bagi peserta didik yang ingin melanjutkan studi ke universitas-universitas terbaik dunia yang ada di Inggris seperti, Universitas Oxford, Universitas Cambridge dan Imperial College London.
Oleh karena itu, peserta didik terutama di Indonesia harus memperluas pengetahuan dan tentunya mengasah kemampuan berbahasa Inggris agar dapat kuliah di Inggris.
“Indonesia punya potensi untuk menginspirasi dunia. We need young Indonesians to step up,”ungkap Suhaimy Hassan, perwakilan dari Cambridge Assessment International Education (CAIE) Singapura turut menambahkan.
“Dengan pembelajaran kurikulum Cambridge, peserta didik akan memperoleh manfaat dalam mempersiapkan studi terutama ke luar negeri.”katanya.
Semetara Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Selatan, Bapak Drs. Widodo, M.Pd, optimis peserta didik di wilayah Sumatera Selatan mampu bersaing di kancah internasional.
“Di tahun ini, dua SMA yakni SMAN 1 Palembang dan SMA Plus Negeri 17 Palembang mulai menerapkan kurikulum Cambridge. Untuk target kedepannya, beliau akan menambah 17 sekolah SMA maupun SMK untuk menerapkan kurikulum Cambridge,”unkap widodo.
Dalam kata sambutanya Kepala SMAN Sumatera Selatan, M. Ridwan Aziz, M.Pd., menyambut baik kunjungan dari Duta Besar Inggris untuk Indonesia di sekolah yang ia pimpin ini.
“Ini merupakan momentum yang tidak boleh disia-siakan bagi peserta didik yang hadir karena kunjungan ini merupakan kesempatan besar bagi putra-putri daerah yang berprestasi untuk melangkahkan kaki dipanggung dunia.
Kunjungan yang juga dihadiri oleh Head of Energy and Infrastructure, Department for International Trade (DIT) United Kingdom Embassy, Margareth Pohan, perwakilan Cambridge Assessment International Education (CAIE), Suhaimy Hassan, perwakilan dari Arcola Energy, Arlan Haris, Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Selatan, Bapak Drs. Widodo, M.Pd., Kepala SMAN 1 Palembang, Kepala SMA Plus Negeri 17 Palembang, tenaga pendidik yang mengajar kurikulum Cambridge di SMAN Sumatera Selatan, SMAN 1 Palembang, SMA Plus Negeri 17 Palembang, serta peserta didik dari masing-masing sekolah, ini bertempat di gedung Amphitheatre SMAN Sumatera Selatan.
Suatu Kebanggaan Palembang Sukses Gelar Hajatan Besar
SUARAPUBLIK, Palembang: Apel pagi seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemerintah kota Palembang digelar di Benteng Kuto Besak, Selasa (4/9/2018).
Pj Walikota Palembang Akhmad Najib menjadi pembina dalam apel tersebut.
Akhmad Najib mengungkapkan, Kota Palembang baru saja Sukses menggelar dua hajatan besar.
“Yang pertama, gelaran Pilkada pada bulan Juni yang lalu, Alhamdulillah berlangsung dengan sukses, tanpa ada kendala yang berarti” Ungkap Akhmad Najib.
“Hajatan berikutnya yaitu Asian Games 2018, merupakan sejarah baru kota Palembang, telah sukses menjadi tuan rumah asian games yang sukses” Lanjut Akhmad Najib.
Yang lebih membanggakan, lanjut Najib, para peserta negara Asian Games memuji secara langsung kota Palembang sebagai tuan rumah yang baik.
“Mereka menyampaikan kesannya langsung kepada saya, bahwa Palembang luar biasa, berhasil menjadi tuan rumah yang baik, kotanya bersih, dan masyarakatnya ramah, kita patut berbangga terhadap pujian mereka ini” Kata Najib.
Gubernur Sumsel Sabet Penghargaan Honorary Head Coach dari Jr.NBA
SUARAPUBLIK,Palembang: Kabar menggembirakan kembali datang dari pemimpin Provinsi Sumatera Selatan H. Alex Noerdin. Senin (3/9), Gubernur Sumsel itu dinobatkan sebagai Honorary Head Coach atau Pelatih Kepala Kehormatan dari Junior National Basketball Association (Jr.NBA).
Penghargaan pertama kali di Asia ini diserahkan langsung oleh oleh Associate Vice President – Global Marketing Partnerships NBA Asia Limited Jim Wong
. Penghargaan ini merupakan wujud terimakasih atas dukungan Gubernur Sumsel Alex Noerdin terhadap pelaksanaan Jr. NBA di Provinsi Sumsel.Terkait hal itu, Gubernur Sumsel Alex Noerdin mengaku bangga atas diberikannya penghargaan yang memang pertama kali di Asia. Ia menuturkan, Jr. NBA sangat berterimakasih terhadap pelaksanaan pelatihan basket di Sumsel yang sudah menjadi contoh bagi banyak negara lain.
“Ini yang pertama di Asia, bahkan yang dilakukan di Provinsi Sumsel itu sudah mau ditiru di berbagai negara seperti Thailand, Malaysia dan Vietnam. Yang kita lakukan itu adalah melakukan pelatihan hampir kepada 2.000 guru di 17 kabupaten kota melibatkan hampir 5.000 murid baik dari sekolah maupun madrasah ibtidaiyah,” tuturnya
Sebagai kelanjutannya, kata Alex Junior NBA akan melakukan pelatihan kepada sekaligus 5000 pelatih dan guru olahraga basket yang akan memecahkan rekor, di PSCC tgl 20 September mendatang.
“Untuk penghargaan ini merupakan suatu apresiasi pada Sumsel karena yang mereka lakukan beberapa waktu yg lalu keliling ke 6 kabupaten/kota mewakili 17 kabupaten/kota merupakan yang pertama kali Jr. NBA lakukan. Mereka sangat takjub keterbukaan para pihak semua yang terlibat baik Pemerintah Provinsi maupun masyarakat,” terangnya.
Sementara itu perwakilan dari Jr.NBA, Jim Wong menambahkan, ia mengapresiasi kontribusi Gubernur Sumsel Alex Noerdin yang dengan semangatnya mampu mengembangkan program dari Jr.NBA ini.
“Sumsel bukan hanya jadi pioner di Jr.NBA tapi juga jadi pelaksanaan program model baru yang bisa diikuti tempat lain. Kami berharap program ini dapat dukungan semua pihak,” tambahnya
Perguruan Tinggi Rahmaniyah Wisudakan 166 Mahasiswa
SUARAPUBLIK,Sekayu: Sebanyak 166 Mahasiswa-Wahasiswi Perguruan Tinggi Rahmaniyah Sekayu yang berasal dari 3 program Studi (Prodi) yakni dari Sekolah Tinggi Ilmu Hukum (STIH), Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE), Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Rahmaniyah secara resmi telah diwisudakan di Gedung Dharmawanita Sekayu, Kamis (30/08/2018).


