SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Aroma panas derby Sumatera Selatan kembali merebak. Dua tim asal Bumi Sriwijaya, Sriwijaya FC dan Sumsel United, akan saling jegal di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring, Minggu (2/11) pukul 15.30 WIB. Laga pekan kedelapan Pegadaian Championship 2025/26 ini bukan sekadar pertandingan biasa, melainkan pertarungan gengsi dua tim sekota yang sama-sama ingin menunjukkan siapa yang paling layak disebut raja di tanah Sumsel.
Atmosfer panas sudah terasa sejak beberapa hari terakhir. Pendukung kedua kesebelasan mulai memanaskan suasana di media sosial. Sriwijaya FC datang dengan misi kebangkitan setelah terpuruk di dasar klasemen dengan hanya satu poin dari tujuh pertandingan. Sedangkan Sumsel United, tim muda yang sedang naik daun, berambisi menegaskan eksistensinya di kancah nasional.
Bagi Laskar Juaro julukan Sumsel United duel ini menjadi ajang pembuktian. Setelah gagal meraih hasil maksimal saat menghadapi Adhyaksa FC Banten pekan lalu, mereka tak ingin mengulangi kesalahan yang sama di laga sarat gengsi kali ini.
Pelatih kepala Sumsel United, Nilmaizar, menyadari betul tekanan yang menyelimuti laga derby. Namun, ia memastikan seluruh pemain sudah siap menghadapi atmosfer tersebut. “Ini bukan pertandingan biasa. Kami tahu betul apa arti derby bagi masyarakat Sumsel. Pemain harus tampil dengan hati dan kebanggaan,” ujarnya usai sesi latihan resmi, Sabtu (1/11).
Menurut pelatih asal Payakumbuh itu, persiapan tim berjalan baik. Semua aspek mulai dari taktik, mental, hingga kekompakan tim terus diasah. “Alhamdulillah, anak-anak sudah menjalani official training dengan baik. Suasana hati dan kondisi pemain juga siap. Semoga taktik dan strategi yang kami siapkan bisa berjalan dengan baik,” ucapnya.
Nilmaizar juga mengungkapkan bahwa pihaknya telah mempelajari gaya bermain Sriwijaya FC, terutama bagaimana mereka bertahan dan melakukan transisi menyerang. “Kami tahu mereka pasti ingin bangkit di depan pendukung sendiri. Tapi kami juga punya target besar untuk menang di derby ini. Mudah-mudahan Allah SWT meridhoi perjuangan kami,” katanya penuh keyakinan.
Sementara itu, striker Sumsel United, Tomi Darmawan, menegaskan bahwa laga melawan Sriwijaya FC bukan hanya tentang poin, tetapi juga tentang kebanggaan. “Kami siap memberikan yang terbaik. Kami tahu pertandingan ini sangat penting bagi masyarakat Sumsel. Insyaallah kami akan tampil habis-habisan untuk meraih kemenangan,” ujarnya.
Dengan motivasi tinggi dan semangat pantang menyerah, Sumsel United datang ke Jakabaring bukan untuk bertahan, melainkan untuk mencetak sejarah. Derby Sumatera Selatan kali ini bukan hanya menjadi perebutan poin, tapi juga penentu siapa yang berhak disebut penguasa baru sepak bola Sumsel.






