Tag: Prabumulih

  • Wakil Walikota Prabumulih Diduga Rangkap Jabatan, FKPP Desak Pemerintah Bersikap Tegas

    Wakil Walikota Prabumulih Diduga Rangkap Jabatan, FKPP Desak Pemerintah Bersikap Tegas

    SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG –  Sejumlah massa dari Forum Komunikasi Pemuda Prabumulih (FKPP) menggelar aksi damai di depan Gedung DPRD Kota Prabumulih, menuntut kejelasan atas dugaan rangkap jabatan yang dilakukan oleh Wakil Wali Kota Prabumulih, Franky Nasril pada, Senin (22/9/2025).

    Dalam aksinya, massa membawa spanduk dan poster bertuliskan penolakan terhadap praktik rangkap jabatan di lingkungan Pemerintah Kota Prabumulih.

    Sekretaris Jenderal FKPP, Arthur Kaunang menyampaikan bahwa Franky Nasril diduga masih aktif menjabat sebagai Direktur di PT Siang Malam Nusantara, perusahaan yang mengelola usaha kuliner Rumah Makan Siang Malam.

    “Rangkap jabatan ini tidak hanya menyalahi etika pemerintahan, tetapi juga berpotensi menimbulkan konflik kepentingan dan mengganggu pelayanan publik,” ujar Arthur dalam keterangan tertulis yang terima.

    FKPP menuntut DPRD Kota Prabumulih menggunakan hak konstitusionalnya untuk menyelidiki kasus ini melalui hak angket.

    Mereka juga mendesak agar jabatan publik dikembalikan pada semangat pengabdian, bukan dimanfaatkan untuk kepentingan usaha pribadi.

    Selain mempertanyakan komitmen Wakil Walikota Prabumulih dalam menjalankan tugas pemerintahan, massa juga mengkritik sikap DPRD yang dinilai belum menunjukkan ketegasan dalam merespons isu tersebut.

    “Rakyat butuh wakil yang bersikap, bukan yang bungkam. Jangan sampai ada kesan pembiaran terhadap potensi pelanggaran,” seru salah satu orator dari atas mobil komando.

    Menanggapi aksi tersebut, Ketua DPRD Kota Prabumulih, Deni Victoria bersama sejumlah anggota dewan menerima perwakilan massa untuk berdialog secara tertutup di dalam gedung DPRD.

    Hingga aksi berakhir, massa menegaskan akan terus mengawal isu tersebut hingga ada keputusan resmi.

    FKPP menyatakan bahwa tuntutan ini merupakan bagian dari upaya menjaga marwah tata kelola pemerintahan yang bersih dan bebas dari praktik-praktik penyalahgunaan jabatan.

    “Prabumulih Emas bukan hanya slogan. Kami ingin pemerintahan yang bersih dan berpihak pada kepentingan masyarakat,” tegas dia.

    Sebagai informasi, Undang-Undang Nomor 30 Tahun 2014 tentang Administrasi Pemerintahan serta Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2009 tentang Pelayanan Publik secara tegas melarang pejabat publik merangkap jabatan yang berpotensi menimbulkan konflik kepentingan.

  • HD Imbau Masyarakat Tak Perpanjang Kegaduhan di Medsos Terkait Walikota Prabumulih

    HD Imbau Masyarakat Tak Perpanjang Kegaduhan di Medsos Terkait Walikota Prabumulih

    SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Gubernur Sumatera Selatan, Herman Deru angkat bicara terkait sanksi administrasi dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) terhadap Walikota Prabumulih, Arlan.

    Dalam hal ini, Deru meminta masyarakat untuk menghentikan atau tak memperpanjang kegaduhan di media sosial (medsos) terkait polemik yang melibatkan Walikota Prabumulih tersebut.

    Ia menegaskan bahwa persoalan itu sebenarnya telah diselesaikan terlebih dahulu di tingkat daerah sebelum adanya pertemuan di Kemendagri.

    “Masalah ini sudah kami tangani di daerah sebelum berangkat ke Kemendagri. Kemudian diundang lah semua pihak, termasuk Pak Walikota untuk berdialog dan mencari jalan keluar bersama,” ujar Deru saat diwawancarai, Jum’at (19/9/2025).

    Kendati demikian, dirinya menyampaikan terima kasih atas peran masyarakat, tokoh-tokoh, dan berbagai pihak yang telah memberikan kritik yang membangun dalam proses penyelesaian masalah tersebut.

    Menurutnya, semangat demokrasi dan keterbukaan menjadi kunci untuk meredam kegaduhan, baik di lapangan maupun di media sosial.

    “Harapan saya, setelah ini semuanya sudah dituntaskan di level Pemerintah Provinsi dan Pusat, mari kita hentikan kegaduhan ini, terutama di media sosial. Tidak ada manusia yang sempurna, yang penting kita ambil hikmah dan perbaikan dari setiap kejadian,” ungkapnya.

    Terkait sanksi dari Kemendagri, ia menjelaskan bahwa bentuknya bersifat administratif dan memiliki beberapa tingkatan yakni mulai dari peringatan lisan, tertulis, hingga ke tingkat yang lebih tinggi, sesuai dengan mekanisme yang berlaku.

    Ia juga menegaskan pentingnya menjaga kondusivitas daerah. Sebab, Zero conflict bukan hanya berarti tidak adanya konflik fisik, tetapi juga bebas dari konflik psikis atau ketegangan sosial yang bisa memecah belah masyarakat.

    “Ini harus jadi pelajaran bersama agar Sumatera Selatan tetap sejuk. Kepada netizen, saya ucapkan terima kasih atas semua kritik. Mari kita jaga ruang publik kita tetap sehat,” ucap dia.

  • Lantik 7 PJ Bupati Walikota Deru Ingatkan Untuk Ramah Pada Masyarakat

    Lantik 7 PJ Bupati Walikota Deru Ingatkan Untuk Ramah Pada Masyarakat

    SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Tujuh kepala daerah di Sumatera Selatan yang habis masa jabatannya pada 17 September digantikan dengan tujuh Penjabat (Pj) Bupati/Walikota yang dilantik Gubernur Sumsel, Herman Deru di Griya Agung, Senin (18/9). Yakni, Pj Bupati Empat Lawang Fauzan Khoiri, Pj Bupati Muara Enim Ahmad Rizali, Pj Bupati Banyuasin Hani Syopiar Rustam, Pj Walikota Palembang Ratu Dewa, Pj Walikota Prabumulih Elman, Pj Walikota Pagar Alam Lusapta Yudha Kurnia dan Pj Walikota Lubuk Linggau Trisko Defriyansa.

    Kata Deru mengingatkan kepada para Penjabat (PJ) Walikota dan Bupati yang dilantik ada tantangan besar menjadi Pj selama satu tahun kedepan. Yakni mempersiapkan Pilkada agar kondusif.

    “Tantangan yang paling berat dihadapi adalah tahun politik yang baru dalam uud ini semua berlangsung bersmaaan. Jadi persiapkan dengan matang agar kondusif dan mempertahankan Zero konflik kita,” kata Deru.

    Gubernur Sumsel, Herman Deru mengatakan, tujuh penjabat kepala daerah, PKK dan Sekda (Empat Lawang, Prabumulih, Palembang dan Lubuk Linggau) mulai menjalankan amanah penting di jabatan yang baru. Ia menyebut, Pj kepala daerah harus bisa menjalankan tiga unsur utama. Pertama, menjadi pemimpin pemerintahan, kedua pembangunan dan infrastruktur dan terakhir pemimpin bagi masyarakat.

    “Kemudian Pemerintahan juga harus berjalan dengan kondusif,” ujar Deru. Ia meminta, kebijakan yang dibuat oleh Pj harus punya berdampak positif kepada masyarakat.

    “Jangan serta merta mudah tanda tangan sesuatu hal, apalagi yang berdampak negatif terhadap individu, komunitas atau wilayah dalam kepemimpinan pemerintahan,” tambahnya.

    Dalam pembangunan di daerah, ia meminta agar Pj bisa melaksanakannya dengan baik. “Pembangunan harus berjalan sesuai dengan keuangan daerah, visi misi dan TPJMD yang ada,” katanya.

    Kesantunan di tengah masyarakat, juga harus menjadi patokan ketika bersama rakyat. “Ojo dumeh, ingay bahwa saudara akan kembali ke habitat menjadi ASN kembali usai menjadi Pj,” cetusnya.

    Dalam kepemimpinan Pj ini, ia menyebut ada tantangan berat pada 2024 mendatang. Menurutnya, tahun politik akan banyak pemilihan, yakni Pileg, Pilkada dan Pilpres. “Untuk itu, Pj harus punya sikap tegas dan cerdas serta menjalankan tugas sesuai aturan yang berlaku,” bebernya.

    Untuk menjaga kestabilan politik di wilayah masing-masing, Pj harus bisa berkomunikasi dengan Forkopimda dalam menjaga ketertiban masyarakat, ketahanan negara dan penegakan hukum. Ia juga berharap Pj selalu berkomunikasi dengan pejabat sebelumnya untuk berbagi ilmu pengetahuan soal daerah.

    “Dan yang sudah masuk rest area (kepala daerah habis masa jabatan), bisa memberikan ilmu terbaiknya kepada Pj,” kata Deru.

    Sementara itu, PJ walikota Pagaralam meminta kepercayaan dari masyarakat Kota Pagaralam agar untuk dirinya memimpin kota Pagaralam sebagai Penjabat Walikota Pagaralam.

    “Kita akan langsung jalankan Roda Pemerintahan, meneruskan program walikota sebelumnya baik dari pembangunan ataupun masyarakat,” kata Lusapta Yuda, dibincangi usai di Lantik, Senin 18/9/2023.

    Lanjut dia, ia akan mencari potensi potensi yang ada di Kota Pagaralam untuk dikembangkan kembali. Meski dengan waktu yang diberikan hanya satu tahun. Yuda yakin ia akan bisa menjalankan pembangunan di Kota Pagaralam.

    “Waktu satu tahun (Menjabat)tergantung dari pengalaman, yang penting masyarakat harus mau dan tau,” jelasnya.

    Terkait masalah politik, ia menegaskan akan melakukan persiapan dengan matang agar terjadinya pilkada yang kondusif. “Kita akan koordinasikan dengan Forkompinda dan jajaralainya demi mempertahankan zero Konflik pada pilkada nanti,” tegasnya.

    Berikut 7 Bupati dan Walikota yang di Lantik sebagai PJ serta jabatan sebelumnya. Ada Ratu Dewa yang sebelumnya menjabat sebagai Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Palembang sekarang dilantik menjadi (PJ) Wali Kota Palembang untuk menggantikan pejabat sebelumnya yaitu Harnojoyo.

    Selain itu juga ada Trisko Defriansyah yang akan menduduki jabatan sebagai PJ Wali Kota Lubuk Linggau yang sebelumnya menjabat sebagai Sekda Kota Lubuk Linggau, Lusapta Yudha Kurnia menjabat sebagai PJ Wali Kota Pagar Alam yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala DPMPTSP Sumsel.

     

    Elman menjabat sebagai PJ Wali Kota Prabumulih yang sebelumnya menjabat sebagai Sekda Kota Prabumulih, Ahmad Rizali MA menjabat sebagai PJ Bupati Muara Enim yang sebelumnya menjabat sebagai Kadis Perdagangan Sumsel, Hani Syopiar Rustam menjabat sebagai PJ Bupati Banyuasin yang sebelumnya menjabat sebagai Sekjen Dutjen Dukcapil Kemendagri dan Pauzan Khoiri menjabat sebagai PJ Bupati Empat Lawang yang sebelumnya menjabat sebagai Sekda Empat Lawang.

  • Palembang ke Prabumulih Cuma Satu Jam, Lebaran Target Bisa Dilalui

    Palembang ke Prabumulih Cuma Satu Jam, Lebaran Target Bisa Dilalui

    SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG- Gubernur Sumsel H Herman Deru melakukan peninjauan ruas  jalan tol Indralaya-Prabumulih. Dimana, hal itu sebagai langkah untuk memastikan sejauh mana progres pembangunan ruas jalan berbayar tersebut.

     

     

    “Saya lihat progres pembangunan jalan tol ini tepat waktu. Bahkan, beberapa jembatan penghubung jalan tol ini juga telah dibangun,” kata Herman Deru disela peninjauan tersebut, Sabtu (14/1).

     

     

    Menurutnya, percepatan pembangunan jalan tol Indralaya-Prabumulih penting dilakukan. Hal itu mengingat kebutuhan akan jalan tol di Sumsel sudah cukup tinggi.

     

     

    “Kita mengutamakan pengerjaan long segmen. Karena dengan adanya jalan tol ini, diharapkan dapat memenuhi target investasi. Ini tentu akan menjadi lirikan para investor,” terangnya.

     

     

    Dia mengatakan, masyarakat khususnya pengguna jalan tentu tidak sabar dioperasikannya ruas jalan tol Indralaya-Prabumulih ini.

     

     

    Karena itu, targetnya jalan tol ini bisa rampung pada Maret 2023.

     

     

    “Kita tentu tidak sabar jalan tol ini segera beroperasi. Termasuk ruas tol Palembang-Betung dan ruas tol Prabumulih-Muara Enim. Untuk jalan tol ini, targetnya selesai pada Maret 2023. Jadi pada arus mudik hari raya Idul Fitri ,” tuturnya.

     

     

    Sebab, lanjutnya, jalan tol tersebut akan membawa dampak baik bagi pertumbuhan ekonomi di Sumsel.

     

     

    “Ini tentu akan membuat pertumbuhan ekonomi makin cepat. Akses distribusi hasil produksi mulai dari pangan dan lainnya semakin cepat. Artinya, jalan tol ini akan memperpendek rentang waktu tempuh. Jadi, keberadaan tol ini dapat mengefisienkan biaya perjalanan,” jelasnya.

     

     

    Disisi lain, Herman Deru meningatkan, Hutama Karya (HK) sebagai penanggung jawab pembangunan jalan tol tersebut terus memperhatikan hal-hal yang mengakibatkan traumatik masyarakat pengguna jalan.

     

     

    “Keamanan penggunan jalan harus menjadi perhatian. Jangan sampai banyak menyebabkan traumatik masyarakat akibat kecelakaan di ruas tol ini. Artinya, kenyamanan harus diprioritaskan karena ini jalan berbayar,” paparnya.

     

     

    Diketahui, peninjauan tersebut dilakukan Gubernur Herman Deru di senjang ruas tol Indralaya-Prabumulih.

     

     

    Bahkan, Herman Deru berkesempatan meninjau pembangunan rest area atau tempat istirahat di jalan tol tersebut.

     

     

    “Saya juga meminta agar di rest area ini dibuat bangunan yang bercirikan Sumsel. Berdayakan juga produk UMKM lokal, seperti oleh-oleh kuliner hingga kerajinan khas, namun tetap dikelola secara modern,” imbuhnya.

     

     

    Tak sampai disitu, peninjauan tersebut dilakukan Herman Deru sampai ke exit tol Prabumulih.

     

     

    “Sejauh ini, jalan tol ini sangat nyaman  dan ini harus terus dipertahankan,” bebernya.

     

     

    Sementara itu, Project Director Jalan Tol Indralaya-Prabumulih Sarjono mengatakan, progres pembebasan lahan pembangunan jalan tol Indralaya-Prabumulih sudah rampung 96 persen.

     

     

    “Progres lahan sudah 96,04 persen. Namun konstruksi tetap bisa dilakukan. Saat ini sudah berjalan baik,” katanya.

     

     

    Dia juga memastikan, jika pada Maret 2023 ini, jalan tol Indralaya-Prabumulih sudah bisa dioperasikan.

     

     

    “Lebaran nanti sudah bisa dilalui, meski pada tahap penyelesaian,” pungkasnya.

  • Masifkan Gaung  GSMP Kepenjuru  Daerah,  Pemprov Sumsel  Eratkan Sinergi Bersama Kalangan Insan Pers 

    Masifkan Gaung  GSMP Kepenjuru  Daerah,  Pemprov Sumsel  Eratkan Sinergi Bersama Kalangan Insan Pers 

    Suarapublik.id, PRABUMULIH- Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) H. Herman Deru meengaskan,  insan pers mempunyai andil besar   dalam memberikan sosialisasi program pemerintah khususnya di Sumsel   utamanya terkait dengan ajakan  dalam menyukseskan Gerakan Sumsel Mandiri Pangan (GSMP).

    Hal tersebut diungkapkannya dihadapan ratusan insan pers anggota PWI di Sumsel pada  Gebyar HUT Ke-76 Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) dan Hari Pers Nasional (HPN) Tahun 2022 yang dipusastkan   di Islamic Center Kota Prabumulih, Kamis (6/10/2022).

    “Informasi  yang dikeluarkan rekan-rekan wartawan di bawah  PWI, adalah informasi akurat sehingga masyarakat dapat mempercayai dan menjalankan apa yang disampaikan melalui medianya,” tegas Herman Deru.

    Herman Deru mengapresiasi tema yang diusung pada momen Gebyar HUT Ke-76 Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) dan Hari Pers Nasional (HPN) Tahun 2022 “Memperkuat Peran dan Sinergi Pers dalam menyukseskan Sumsel Mandiri Pangan”.

    “Dalam rangkaian Gebyar Hari Pers Nasional.  Para wartawan  terus bersinergi dengan Pemerintah Provinsi Sumsel.  Tidak ada guna pembangunan jika tidak tersampaikan kepada publik dengan sajian yang benar. Tema Gebyar HPN sangatlah istimewa, sinergitas untuk mewujudkan Sumsel Mandiri Pangan benar-benar akan berhasil,” ungkapnya.

    Diakui Herman Deru, untuk menyukseskan GSMP  tidak mungkin speakers-nya hanya Gubernur saja, peran wartawan sangatlah penting  untuk  memasifkan   GSMP, sehingga dapat merubah mindset dari kebiasaan masyarakat dari mental  membeli berubah menjadi menghasilkan komoditas seperti cabai, bawang, sayuran, dan sebagainya.

    “PWI memiliki peran  sangat strategis  dalam menggaungkan GSMP.  Terlebih  GSMP  terbukti mampu  menekan laju inflasi di Provinsi Sumsel,” tambahnya.

    Herman Deru  menyebut Gebyar HPN  akan disambut baik oleh semua instansi yang berkenaan dengan kemandirian pangan. Terlebih dalam sejarah Sumsel, data statistik  baru tahun 2022 ini angka kemiskinan Sumsel turun menjadi 11%.

    “Ini adalah catatan sejarah yang bukan hanya keberhasilan kepala daerah, namun keberhasilan seluruh masyarakat Provinsi Sumsel, termasuk peran kontribusi anggota PWI,” pungkasnya.

    Dilain pihak, Walikota Prabumulih Ridho Yahya menegaskan,  dalam mendukung GSMP  Kota Prabamulih  tengah   melakukan inovasi  pemanaatan  kulit nanas sebagai pewarna alami,  sedangkan  daun nanas    diolah menjadi benang.

    Dia juga menyampaikan ungkapan terimakasih masyarakat Kota Pramulih atas kucuran dana dari Provinsi yang angkanya mencapai Rp 21 Miliyar.

    “Bangub tersebut  telah  kita manfaatkan untuk  pembangunan jalan dan sebagainya. Selain itu  Alhamdulillah  proyek besar di Kota Prabumulih sudah  terealisasi 99%  yakni pembangunan Jalan tol Indralaya – Prabumulih, flay over juga akan rampung dan akan diresmikan langsung oleh Bapak Presiden Joko Widodo,” tandasnya.

  • PWI Lahat Kirim Utusan pada Lomba Porseniwada PWI Sumsel

    PWI Lahat Kirim Utusan pada Lomba Porseniwada PWI Sumsel

    PRABUMULIH – PWI Kabupaten Lahat mengirimkan utusan mengikuti Lomba Pekan Olahraga Seni dan Daerah (Porseniwada) PWI Sumsel, di Kota Prabumulih.

     

    Ketua PWI Kabupaten Lahat Ishak Nasroni, melalui Sekretaris Diansyah Putra menyampaikan, ada 9 orang yang diutus mengikuti Lomba Porseniwada di Prabumulih. Yakni, H Aris Susilo cabor Badminton, Nopiriadi lomba Mengaji, Ali lomba Azan, Ade lomba Azan, Zainal lomba Azan, dan dian lomba Azan. 2 lagi, Ishak Nasroni sebagai ketua, dan Lili sebagai bendahara.

     

    Ada 4 cabor dan seni yang ditampilkan. Yakni, sepakbola, badminton, lomba MTQ, dan lomba azan.

     

    “Kami mengucapkan selamat bertanding peserta Lomba Porseniwada PWI Sumsel di Prabumulih. Semoga mendapatkan hasil terbaik, dan mengharumkan nama Kabupaten Lahat,” ucapnya.

     

    Pembukaan Porseniwada PWI Sumsel dilakukan oleh Walikota Prabumulih, Ir H Ridho Yahya, Selasa (4/10/2022)

     

    Ridho Yahya menyampaikan, rasa bangganya, karena telah mengumpulkan para wartawan se Sumsel.

     

    Pada acara Pekan Olahraga dan Seni Wartawan Daerah (Porseniwada) Sumsel di Kota Prabumulih, Selasa 4 Oktober 2022.

     

    Kegiatan ini mengambil moment HUT ke 76 PWI dan Hari Pers Nasional (HPN) tahun 2022 di Kota Prabumulih.

     

    Ridho mengucapkan selamat datang kepada para wartawan se Sumsel di Kota Prabumulih. Dalam bertanding, mari jaga sportivitas. Kalah menang itu biasa. Lebih penting lagi menjaga silaturahmi.

     

    Dalam menyambut kehadiran wartawan, Ridho berusaha semaksimal mungkin. Berbagai fasilitas dan sarana olahraga telah siapkan.

     

    Seperti tempat penginapan di Islamic Center, lapangan sepakbola, lapangan voli, tenis meja, maupun tempat lomba MTQ dan azan.

     

    Sementara, Ketua PWI Sumsel, H Firdaus Komar MPd mengucapkan terima kasih kepada Walikota Prabumulih Ridho Yahya, yang telah memfasilitasi Porseniwada PWI Sumsel. Tempat yang disediakan luar biasa.

     

    Untuk cabang lomba, tadinya sepak bola dan tenis meja. Setelah diskusi dengan Walikota Prabumulih, ada tambahan Lomba MTQ dan Lomba Azan.

     

    Firdaus juga mengucapkan selamat datang bagi para peserta Porseniwada PWI Sumsel, dari 17 kabupaten/kota di Kota Prabumulih. Terima kasih kepada masing masing PWI kabupaten/kota yang telah mengutus pesertanya.

     

    Porseniwada PWI Sumsel berlangsung pada 4-6 Oktober 2022 di Kota Prabumulih.

     

    Pembukaan Porseniwada PWI Sumsel berlangsung meriah. Setiap kontingen kabupaten/kota diperkenalkan kepada Walikota Prabumulih. Berbaris rapi, yang dikawal oleh anggota Paskibraka.