Tag: PDAM Palembang

  • PLN dan PAM Obvitnas Polda Sumsel Kolaborasi Lakukan Edukasi dan Negosiasi Penebangan Pohon

    PLN dan PAM Obvitnas Polda Sumsel Kolaborasi Lakukan Edukasi dan Negosiasi Penebangan Pohon

    SUARAPUBLIK.ID,BABYUASIN – PLN UPT Palembang berkolaborasi dengan Satuan Tugas Pengamanan Objek Vital Nasional Kepolisian Daerah Sumatera Selatan atau lebih dikenal dengan Pam Obvitnas Polda Sumsel, melakukan edukasi bahaya listrik dan negosiasi ganti rugi penebangan pohon demi menjaga keandalan pasokan listrik di sepanjang penghantar Talang Kelapa-Betung Banyuasin, Sekayu-Betung, Kabupaten Musi Banyuasin, yang dimulai pada bulan November ini sampai dengan akhir tahun 2024 menjelang Natal dan Tahun Baru.

    Manager PLN UPT Palembang, Aris Sofian Hidayat mengatakan negosiasi ganti rugi dengan masyarakat terkait penebangan pohon yang berada di dekat jaringan listrik. PLN akan meminta kerelaan hati masyarakat untuk merelakan pohonnya yang berada di dekat jaringan listrik untuk ditebang agar tidak mengganggu jaringan listrik.

    “Penebangan pohon di dekat jaringan listrik tersebut untuk mencegah tumbangnya pohon saat angin kencang dan menimpa jaringan listrik. Ganguan jaringan listrik terjadi akibat tumbangnya pohon, selain itu juga dapat menjaga keamanan dan keselamatan masyarakat, baik yang berada disekitar pohon dan ataupun yang lalu lalang disekitar. Hal ini juga untuk mencegah gangguan jaringan listrik dan menjaga keselamatan kita semua,” jelas Aris.

    Aris juga menjelaskan pohon harus dipangkas atau ditebang dengan jarak aman 3 meter, baik dari sisi atas, bawah kiri dan kanan. Ia juga menjelaskan apabila pohon tumbang menyebabkan banyak jaringan listrik yang rusak, jika diperbaiki pun butuh waktu agak lama untuk diperbaiki.

    PLN terus mendata pohon-pohon yang membahayakan jaringan listrik, hal ini dilakukan untuk mencegah pohon tumbang saat angin kencang dan menimpa jaringan listrik. Tumbangnya pohon dapat menyebabkan gangguan aliran listrik.(R(l)

  • Walikota Palembang Tunda Kenaikan Tarif PDAM

    Walikota Palembang Tunda Kenaikan Tarif PDAM

    SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG-Pemerintah Kota Palembang kembali menunda rencana penyesuaian tarif air minum Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Tirta Musi. Penundaan ini sampai batas waktu yang tidak ditentukan.

    Hal ini berdasarkan instruksi Wali Kota Palembang Harnojoyo kepada perusahaan plat merah itu.

    “Penundaan ini mempertimbangkan kondisi masyarakat, khususnya pelanggan rumah tangga menengah ke bawah,” ujar Harnojoyo Rabu (8/2/2023). Pertimbangan lainnya, yakni pertumbuhan ekonomi pasca pandemi dan tingkat inflasi.

    “Kita juga berusaha menjaga agar inflasi saat ini tidak naik lagi. Jadi, kita ingin kondisi ekonomi stabil dulu,” kata Harnojoyo.

    Sebelumnya, Perumda Tirta Musi telah menyosialiasikan rencana penyesuaian tarif, melakukan kajian, dan telah pula berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait. Harnojoyo juga menginstruksikan Tirta Musi terus melakukan efisiensi, terkhusus di biaya operasional. Meski begitu, efisiensi tetap diikuti dengan memberikan pelayanan terbaik kepada pelanggan.

    “Kita juga mengimbau pelanggan untuk bijak menggunakan air. Karena masih banyak warga yang belum menikmati air bersih. Bijak menggunakan air berarti bukti kita peduli terhadap keberlangsungan hidup,” demikian Harnojoyo.

  • PDAM Palembang Himbau Pelanggan Cek Instalasi Cegah Tagihan Membengkak

    PDAM Palembang Himbau Pelanggan Cek Instalasi Cegah Tagihan Membengkak

    SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG-Direktur Utama Perumda PDAM Tirta Musi Andi Wijaya mengimbau pelanggan rutin mengecek mengecek instalasi air, apakah ada kebocoran atau tidak.

    Hal ini untuk mengurangi membengkaknya biaya tagihan pelanggan tiap bulan, padahal pemakaian air tidak banyak.

    Menurut Andi, hal itu salah satunya disebabkan kebocoran persil atau kebocoran instalasi.

    “Ada caranya (cek instalasi air, red). Buka stop kran pada meter air. Kemudian tutup semua kran instalasi dalam rumah. Lalu periksa dan amati dengan seksama meter air. Bila meter air anda tetap berputar berarti telah terjadi kebocoran pada instalasi dalam rumah,”ungkap Andi, Senin (16/01/2023)

    Jika ada kebocoran, sambung Andi, segera telusuri dan periksa instalasi dalam rumah. Seperti pada dan kran air untuk mencari kebocoran. Dan segera tanggulangi dengan mengerjakannya sendiri jika mampu atau dengan jasa instalatur air.

    Andi mengatakan, Perumda Tirta Musi Palembang juga mengimbau pelanggan untuk membantu menjaga kebersihan fisik meteran air dan lokasi sekitar tempat meteran.

    “Selain itu kita imbau juga pelanggan untuk memelihara saluran pipa atau persil,” kata Andi.

    Ia menambahkan, petugas pembaca meteran Perumda Tirta Musi Palembang juga akan rutin melakukan pemeriksaan. Yakni dengan memotret meteran air guna mencatat angka pemakaian air setiap bulannya ke rumah pelanggan