Tag: Ganjar Milenial Center

  • Lestarikan Kuliner Daerah, Ganjar Milenial Sumsel Ajarkan Warga Membuat Tekwan & Model

    Lestarikan Kuliner Daerah, Ganjar Milenial Sumsel Ajarkan Warga Membuat Tekwan & Model

    SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Kota Palembang, Sumsel -Sukarelawan Ganjar Milenial Center berusaha untuk melestarikan kuliner khas Palembang berupa tekwan dan model.

    Salah satunya dengan mengadakan “Pengembangan Masyarakat Mandiri melalui UMKM Kuliner Khas Palembang Tekwan dan Model”.

    Pelatihan UMKM kuliner itu diadakan di Lr. Kelenteng 2, Kelurahan Kepanean Baru, Kecamatan Ilir Timur I, Kota Palembang, Sumatera Selatan.

    Kabid Eksternal GMC Sumsel Anwarul Fitro mengatakan pelatihan itu diikuti puluhan warga dan pemuda dari berbagai wilayah di Palembang.

    “Indonesia merupakan negara yang memiliki beribu budaya baik pakaian bahasa sampai dengan makanan khas, melihat hal itu, kami mengadakan pelatihan yang bertujuan mengembangkan UMKM,” kata dia dalam siaran persnya, Jumat (6/10).

    Selain itu, para pendukung Ganjar Pranowo itu juga mengajak milenial untuk tetap menjaga kuliner khas daerah.

    “Harapannya dengan pelatihan ini kuliner khas daerah Sumsel berupa tekwan dan model bisa terus terjaga,” kata dia.

    Sementara Amanda, salah satu peserta pelatihan UMKM mengaku sangat senang mengikuti pelatihan dari GMC Sumsel.

    “Pelatihan ini tentu sangat bermanfaat, baik untuk pengetahuan tentang kuliner dan modal untuk membuka usaha,” kata dia.

  • Ganjar Milenial dan GMN Dorong Anak Muda Tingkatkan Kemampuan Berkomunikasi

    Ganjar Milenial dan GMN Dorong Anak Muda Tingkatkan Kemampuan Berkomunikasi

    SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG- Sukarelawan Ganjar Milenial Center (GMC) Sumatra Selatan berkolaborasi bersama Gerakan Milenial Nusantara (GMN) Sumsel mendorong kaum muda untuk tingkatkan kemampuan berkomunikasi melalui acara “Ayo Bicara: Pelatihan Public Speaking”.

     

    Menghadirkan M Yoga Anugrah selaku speaker muda ternama di Palembang, puluhan muda-mudi tampak antusias mengikuti acara di Narasi Cafe, Kelurahan Sekip Jaya, Kecamatan Kemuning, Kota Palembang, Sumsel, Rabu (26/7).

     

    Kepala Bidang Internal GMC Sumsel, Irfan Kholil menuturkan public speaking adalah seni berbicara menggunakan teknik persuasif untuk menarik orang banyak.

     

    Kemampuan berkomunikasi menjadi penting bagi kaum muda guna meningkatkan kepercayaan diri, membangun relasi, dan mampu menyampaikan ide maupun gagasannya dengan baik di tengah masyarakat.

     

    “Hari ini kami ada kegiatan kolaborasi bersama Gerakan Milenial Nusantara dalam acara publik speaking ayo berbicara. Outputnya hari ini semoga peserta bisa meningkatkan diri agar berbicara di depan umum yang baik,” ungkap dia kepada wartawan.

     

    Menurut dia, kaum muda dewasa ini perlu bertansformasi dan berinovasi dengan berbagai kemampuan baik soft hingga hard skill supaya mampu bersaing secara global.

     

    Pembentukan Sumber Daya Manusia (SDM) yang berkualitas merupakan langkah harus dilakukan guna menghadapi tantangan era revolusi industri 4.0 serta mewujudkan Indonesia emas di tahun 2045.

     

    “Untuk era sekarang dalam public speaking sangat penting karena lagi-lagi banyak kaum milenial yang memang masih kurang pede untuk menyampaikan berbicara di depan umum,” kata dia.

     

    Sekretaris GMN Sumsel, Anwarul Fitro menyebut setidaknya ada lima elemen penting yang perlu diperhatikan agar melancarkan public speaking, mulai dari speaker atau pembicara, pesan yang disampaikan, cara mengirim pesan, dan lainnya.

     

    Dia mengapresiasi komitmen GMC sebagai garda terdepan kaum milenial terus memberikan kontribusi nyata khususnya di wilayah Sumsel.

     

    “Kami berkolaborasi dengan Ganjar Milenial Center untuk melaksanakan kegiatan ini dan ini merupakan apresiasi juga kami sampaikan kepada Ganjar Milenial Center,” jelas dia.

     

    Tiara Julia Putri (20), salah seorang peserta dalam acara mengaku begitu merasakan manfaat dari acara ini. Dia mendapatkan kiat-kiat untuk memperlancar kemampuan berbicara di depan umum.

     

    “Tentunya dalam kegiatan ini kami banyak dapat pengajaran, yaitu tentang bagaimana public speaking atau berbicara di tempat umum karena tidak semua orang bisa, tidak semua orang itu berani,” ucap dia.

  • Gandeng HMPS PBIN UIN RF, GMC Sumsel Gelar Lomba Stand Up Comedy

    Gandeng HMPS PBIN UIN RF, GMC Sumsel Gelar Lomba Stand Up Comedy

    SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG-  Sukarelawan Ganjar Milenial Center (GMC) menggelar lomba stand up comedy bersama Himpunan Mahassiswa Program Studi (HMPS) Pendidikan Bahasa Inggris (PBI) Universitas Islam Negeri Raden Fatah (UIN Rafah) Palembang, Selasa (12/06/2023).

    Kegiatan yang diikuti oleh para milenial itu digelar di Kedai Koppinko, Jalan Hoki, Kelurahan Lorok pakjo, Kecamatan Ilir Barat I, Kota Palembang, Sumatera Selatan.

    Koordinator Wilayah GMC Sumsel Rudianto Widodo mengatakan kompetisi tersebut dilaksanakan untuk mengenalkan stand up comedy sebagai saluran positif dalam berkarya kepada masyarakat di Palembang.

    Menurut dia, kompetisi yang diikuti oleh para peserta komika yang berada di Sumsel, khususnya di Kota Palembang itu untuk mengasah kemampuan mereka dalam kreativitas.

    “Ini dilaksanakan sebagai usaha Ganjar Milenial Center dalam pengembangan bakat minat para generasi milenial khususnya yang berada di Sumatera Selatan,” ungkap Rudianto dalam siaran persnya.

    Dia menambahkan kompetisi itu merupakan salah satu wujud kepedulian para pendukung Ganjar Pranowo itu terhadap potensi non akademik para milenial.

    “Kami mencoba menggali potensi non akademik para milenial yang ada di sini. Salah satunya di bidang stand up comedy. Ini salah satu seni berkomedi yang simple namun banyak digandrungi para milenial,” ucap dia.

    Menurut Rudianto kegiatan tersebut sejalan dengan Ganjar Pranowo yang terus mendukung anak muda milenial memiliki kemampuan kreativitas dalam kehidupannya.

    Sementara itu, Pratiwi salah satu anggota HMPS Pendidikan Bahasa Inggris UIN Raden Fatah Palembang menyampaikan apresiasinya kepada Ganjar Milenial Center Sumsel.

    Dia mengaku kegiatan tersebut sangat menarik karena banyak diminati oleh masyarakat dari seluruh kalangan.

    “Kegiatan ini sangat positif, kami lihat di dunia stand up comedy ini pun banyak diminati oleh generasi milenial dan kami sangat senang bisa dilibatkan dalam kegiatan positif seperti ini,” kcap Pratiwi.

  • Gandeng Komunitas Mahasiswa, GMC Tingkatkan Kemampuan Generasi Milenial Produksi Bunga Bucket 

    Gandeng Komunitas Mahasiswa, GMC Tingkatkan Kemampuan Generasi Milenial Produksi Bunga Bucket 

    SUARAPUBLIK.ID, OKI – Sukarelawan Ganjar Milenial Center (GMC) Sumatera Selatan (Sumsel) berkolabarasi dengan Komunitas Mahasiswa Ogan Komering Ilir Bersatu mengadakan kegiatan membuat bucket bunga.

    Acara bertajuk “Pengembangan Masyarakat Mandiri Melalui UMKM Bucket Florist” itu digelar di Desa Tanjung Baru, Kecamatan Tanjung Lubuk, Kabupaten OKI, Sumatera Selatan, Sabtu (13/05/2023).

    Rudianto Widodo selaku Kordinator Wilayah GMC mengatakan kegiatan itu melibatkan para generasi muda yang ingin menambah kemampuan dalam membangun usaha di masa mendatang.

    Menurut dia, kegiatan tersebut juga bertujuan untuk mengembangkan potensi pelaku UMKM di wilayah Sumsel.

    “Kegiatan ini bertujuan kepedulian kami terhadap keberlangsungan UMKM,” ujar Rudianto dalam siaran persnya.

    Dia menambahkan bunga bucket bisa menjadi lahan bisnis jika masyarakat rajin mengeluti produk tersebut.

    Pasalnya, banyak masyarakat yang mencari produk itu saat sedang melangsungkan acara penting, seperti melaksanakan perkawinan hingga acara kelulusan mahasiswa.

    Menurut dia, dalam kegiatan tersebut tidak hanya diberikan cara produksi bunga bucket, tetapi juga pendistribusian hasil karya tersebut.

    Selain itu, kata dia, kegiatan itu sejalan dengan hasil kerja Gubernur Jawa Tengah selama ini yang selalu mendukung UMKM masyarakat ke manapun dia berkunjung.

    Di sela kegiatan tersebut, GMC juga memperkenalkan sosok Ganjar Pranowo kepada masyarakat setempat.

    Sementara itu, Vetri Siahaan salah satu anggota Komunitas Mahasiswa Ogan Komering Ilir Bersatu menyampaikan apresiasinya kepada Ganjar Milenial Center.

    Dia mengatakan kegiatan ini sangat bermanfaat untuk masyarakat sekitar karena bisa menambah bakat masyarakat setempat.

    “Kami senang telah dilibatkan dalam kegiatan ini, semoga ini bisa menambah minat bakat milenial untuk berwirausaha, dan bermanfaat bagi kawan-kawan pegiat UMKM, dan kegiatan seperti ini harus terus digaungkan oleh Ganjar Milenial Center,” ujar Vetri.

  • Bantu Petani, Milenial Pendukung Ganjar Salurkan Bibit Padi dan Pupuk untuk Kelompok Tani di Musi Rawas

    Bantu Petani, Milenial Pendukung Ganjar Salurkan Bibit Padi dan Pupuk untuk Kelompok Tani di Musi Rawas

    SUARAPUBLIK.ID, MUSI RAWAS – Kumpulan milenial pendukung Ganjar Pranowo di Sumatera Selatan (Sumsel) yang tergabung dalam relawan Ganjar Milenial Center (GMC) Sumsel menggelar aksi sosial dalam menyambut peringatan Hari Buruh yang jatuh tiap 1 Mei.

    Mereka memberikan bantuan bibit padi dan pupuk untuk salah satu kelompok tani di Desa Mana Resmi, Kecamatan Muara Beliti, Kabupaten Musi Rawas, Sumsel.

    Koordinator Daerah GMC Kabupaten Musi Rawas, Muhammad Hijrah Setiawan mengatakan kegiatan ini digelar relawan untuk membantu para petani sekaligus menunjang perekonomian Musi Rawas dari sektor pertanian.

    “Agar ke depannya keberlangsungan perekonomian di Musi Rawas dapat lebih terjamin untuk para petani dan masyarakat sekitar,” kata Hijrah, Senin (1/5).

    Dalam kegiatan tersebut, relawan GMC Sumsel juga ikut turun ke sawah besama para petani untuk menanam langsung bibit padi yang telah mereka berikan.

    Kegiatan ini menjadi perwujudan dari komitmen GMC Sumsel yang selalu berupaya untuk bisa bermanfaat kepada masyarakat kecil di Bumi Sriwijaya.

    Hijrah juga berharap agar kegiatan ini bisa mengedukasi para milenial yang hadir tentang bagaimana tata cara bertani.

    “Harapannya kepada milenial di Kabupaten Musi Rawas, mereka bisa belajar menjadi petani, dan jangan pernah malu untuk menjadi petani,” harapnya.

    Dia menyebut kegiatan ini terinspirasi dari program-program Ganjar dalam bidang pertanian di Jawa Tengah. Ganjar dinilai mereka sebagai pemimpin yang sangat dekat dengan kalangan buruh dan petani.

    “Untuk kegiatan berikutnya, kami akan melakukan beberapa kegiatan. Baik itu kegiatan sosial masyarakat, kemudian juga ada kegiatan kepemudaan, dan juga ada pelatihan, dan lain sebagainya,” kata Hijrah.

    “GMC akan memberikan program-program terbaik, program-program positif untuk masyarakat,” tambahnya.

    Bantu Petani yang Sedang Kesulitan Pupuk

    Ketua kelompok tani Desa Mana Resmi, Komarudin mengapresiasi bantuan yang diberikan relawan GMC Sumsel. Dia menyebut, bantuan ini sangat tepat karena para petani tengah mengalami kelangkaan pupuk.

    “Saya betul-betul berterima kasih, karena saat ini pupuk sulit. Mau beli enggak ada, uangnya juga sulit. Jadi ada bantuan ini saya sangat berterima kasih,” syukur Komarudin.

    Dia berharap, relawan GMC Sumsel bisa kembali ke desanya dan memberikan bantuan lain untuk petani-petani lainnya.

    “Semoga bantuan ini bukan hari ini saja, semoga ke depannya juga tetap dibantu. Yang perlu dibantu itu pupuk, obat-obatan pengusir hama, dan biaya traktor,” pungkasnya.