Tag: Fornas VI Sumsel

  • Game Jadi Cabang Olahraga Serius yang Perlu Ditekuni di Indonesia

    Game Jadi Cabang Olahraga Serius yang Perlu Ditekuni di Indonesia

    Suarapublik.id, Palembang – Game saat ini menjadi salah satu cabang olahraga serius yang perlu ditekuni di Indonesia. Hal ini disampaikan oleh ketua umum Asosiasi Penyelanggara Jasa Internet (APJI) dalam sambutannya pada acara pembukaan Pertandingan Induk Olahraga Rekreasi e-sport pada Rabu (6/7/2022) di ballroom hotel aryaduta Palembang.

     

    Perkembangan e-sport tidak lepas dari perkembangan internet. Sebanyak 77% dari jumlah keseluruhan penduduk Indonesia yaitu 210 juta penduduk Indonesia merupakan pengguna internet dan 70% di antaranya beralasan menggunakan internet untuk bermain game. Hal ini didapat berdasarkan survey terakhir yang dilakukan oleh APJI pada tahun 2022.

     

    “Saat ini pengguna internet adalah 210jt. Sekitar 77% dari total keseluruhan masyarakat Indonesia. 70% dari pengguna internet alasannya adalah untuk gaming. Ini sangat terkait antara industri internet dengan industri gaming Indonesia. Gaming Akan menjadi bisnis yang serius kedepannya untuk ditekuni dan akan menjadi opsi bagi generasi mendatang untuk menggunakan internet lebih produktif” ungkap Muhammad Arif, ketua umum APJI dalam sambutannya.

     

    Dia juga menyebutkan bahwa digitalisasi bukan hanya untuk bidang ekonomi dan pendidikan namun juga untuk bidang olahraga. Olahraga digital juga menjadi opsi untuk kehidupan bermasyarakat.

     

    Hal ini juga didukung oleh KORMI Nasional yang ingin mewujudkan program Indonesia bugar 2045. Indonesia dapat menjadi bangsa yang bugar yang tentunya akan menghasilkan SDM yang berkualitas melalui E-sport. Saat ini e-sport merupakan cabang olahraga yang diminati oleh kaum millenial. Maka kedepannya ketua umum KORMI Nasional, Haryono berharap KORMI dapat berkolaborasi dengan APJI serta IESPA untuk dapat mewujudkan Indonesia bugar 2045 melalui e-sport.

     

    “Saya ingin KORMINAS juga diajak untuk bekerjasama dengan APJI untuk membantu Indonesian E-sport Association (IESPA) sampai ke tingkat tidak hanya kabupaten dan kota namun juga dapat menjangkau kecamatan, kelurahan, dan desa. Jika tidak begitu tidak mungkin terwujud Indonesia bugar” ujar ketua KORMI Nasional Haryono Isman.

     

    Melalui FORNAS yang dihadiri oleh ratusan pegiat e-sport dari berbagai provinsi ini, gubernur Sumatera Selatan juga berharap hal ini dapat menjadi pembangkit semangat para masyarakat kaum millenial Palembang agar mempunyai semangat untuk berkompetisi.

     

    “Banyak anak-anak muda datang dari berbagai kalangan, latar belakang, semua ikut. Mudah-mudahan ini dapat memantik spirit masyarakat kaum millenial di Palembang ini juga untuk memiliki semangat berkompetisi yang lebih tinggi” ujar Herman Deru dalam wawancara nya.

     

    Herman Deru berharap Sumatera Selatan bisa menjadi pemenang dalam kompetisi ini, namun yang menjadi target utama adalah Sumatera Selatan dapat menjadi penyelenggara yang baik.

     

    “Untuk target itu maunya sih menang, tapi paling tidak kita bisa menjadi penyelanggara yang baik” ujarnya lagi.

  • DKI Jakarta Masih Kokoh Pimpin Klasemen Sementara Fornas VI di Sumsel

    DKI Jakarta Masih Kokoh Pimpin Klasemen Sementara Fornas VI di Sumsel

    SUAFAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Provinsi DKI Jakarta masih memimpin klasemen sementara pada Festival Olahraga Rekreasi Nasional (Fornas) VI di Sumsel, dengan mengoleksi 41 emas, 31 perak dan 33 perunggu.

     

    Sementara di urutan kedua di tempati Sumatera Selatan dengan mengoleksi 35 emas, 48 perak dan 44 perunggu.

     

    “Hingga hari ini Jakarta masih memimpin klasemen di urutan pertama, di urutan kedua Sumsel, ketiga Jawa Timur di urutan ke empat Jawa Barat dan di urutan ke lima Banten,” ungkap Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Sumatera Selatan, saat konferensi pers Fornas VI, bertempat di media center Fornas VI Sumsel di gedung Sport Science lantai 2 Jakabaring, Rabu (6/7/2022).

     

    Ditempat yang sama, Ketua KORMI Nasional Hayono Isman mengungkap bahwa, medali bukan yang pertama di Fornas.

     

    “Karena semua kita yang hadir di Fornas merupakan sang juara,” ungkapnya.

     

    Menurutnya, tujuan utama pelaksanaan Fornas yakni fisik bugar serta mental yang sehat.

     

    “Kita tidak ingin tujuan utama di Fornas adalah meraih mendali, tapi yang kita ingin tujuan utama yakni fisik kita bugar serta mental kita sehat melalui olahraga fornas ini,” ujarnya.

     

    Tak lupa ia pun mengucapkan terimakasih kepada Pemerintah Provinsi Sumsel khususmya kepada Gubernur H. Herman Deru.

     

    “Kita mengucapkan terimakasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Gubernur Sumsel serta Ketua DPRD dan seluruh panitia yang sudah ikut membantu dalam pelaksanaan Fornas VI, karena persiapan pelaksanaan dari awal pembukaan hingga hari ini berjalan dengan lancar,” ucapnya.

     

    Ia menilai pelaksaan Fornas VI lebih baik dari fornas-fornas sebelumnya.

     

    ” Pelaksanaan Fornas VI jauh lebih baik dari fornas 1 dan 5 sebelumnya,” imbuhnya.

     

    Ia berharap, Fornas VI bisa membangkitkan olahraga masyarakat yang selama ini terpendam tidak terangkat, dapat tersalurkan melalui Fornas VI.

     

    “Mudah-mudahan Fornas VI olahraga masyarakat yang selama ini terpendam dapat tersalurkan lewat fornas VI ini,” pungkasnya.

  • Berkah Fornas, Penjualan Pempek Meningkat 2 Kali Lipat

    Berkah Fornas, Penjualan Pempek Meningkat 2 Kali Lipat

    SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Pelaksanaan Fesfival Olahraga Rekreasi Nasional (Fornas) VI mendatangkan banyak manfaat, terutama dari sisi ekonomi. Hal ini terlihat dari meningkatnya penjualan pempek di kota Palembang yang naik hingga dua kali lipat.

     

    “Pempek itu biasanya sehari hanya memproduksi 11 ton, 7 ton keluar, 4 ton dikonsumsi oleh orang Sumsel sendiri. Dengan adanya fornas ini meningkat hingga dua kali lipat,” kata Ketua KORMI Nasional, Hayono Isman saat menyampaikan konferensi pers Fornas VI, bertempat di media center Fornas VI Sumsel di gedung Sport Science lantai 2 Jakabaring, Rabu (6/7/2022).

     

    Selain pempek, ia menyebut, penjualan maskot chitala yang dijajakan di lokasi pelaksanaan Fornas juga ludes terjual.

     

    “Penjualan maskot chitala tak bersisa, artinya pemilihan maskotnya juga tidak salah,” sebutnya.

     

    Terpisah, Mifta salah seorang penjual pempek di pasar 16 Ilir Palembang mengatakan bahwa, sejak adanya Fornas pempek terjual 700 hingga 800 potong.

     

    “Kalau hari biasanya yang terjual hanya 400-500 potong, tapi sejak ada Fornas bisa habis 700-800 potong perharinya,” kata dia.

     

    Mifta berharap, event-event besar seperti Fornas kedepan bisa terus ada.

     

    “Yah harapannya event-event seperti ini terus ada, agar penjualan bisa terus meningkat, orang kan kalau ke Palembang tujuan utama yang dicari makanan pasti pempek baru yang lain,” tuturnya.

  • Fornas ke VI di Sumsel di Mulai, di Buka Langsung Oleh Menpora 

    Fornas ke VI di Sumsel di Mulai, di Buka Langsung Oleh Menpora 

    Suarapublik.id, PALEMBANG –
    Pembukaan Festival Olahraga Rekreasi Nasional (Fornas) VI di Sumatera Selatan yang digelar di Venue Dayung Kawasan Jakabaring Sport City (JSC) berlangsung meriah, semalam (1/7/2022).
    Dalam pembukaan itu, diawali dengan penampilan tarian Gending Sriwijaya. Kemudian dilanjutkan dengan tarian dengan penjelasan Fornas dari tuan rumah penyelenggaraan pertama pada 2011, DKI Jakarta.  Kemudian  Fornas II di Jawa Tengah pada 2013, Fornas III pada 2015 di Bali. Fornas IV 2017 di Kalsel dan Fornas V pada 2019 di Kaltim
    Fornas di Sumsel sendiri dibuka oleh Menpora, Zainuddin Amali yang mengatakan, olahraga masyarakat memang kalah populer dengan olahraga prestasi dan pendidikan. Dimana ketiga olahraga itu telah diatur dalam UU 11/2022 tentang keolahragaan dam Perpres 86/2021. “Olahraga masyarakat sangat memegang peran penting karena prestasi dari para atlet bisa didapatkan dari kegiatan di masyarakat, dari hulu,” bebernya.
    Menurutnya, adanya event ini akan  berbagai kegiatan dimasyarakat setelah 2 tahun pandemi. “Fornas 6 awal baik untuk menggerakkan kegiatan di tengah masyarakat dan pemerintah sangat mengapresiasi luar biasa kerja gubernur dan pemprov sumsel dan Kormi yang dipercaya menjadi tuan rumah, sekaligus membuktikan kehebatan sumsel sebagai tuan rumah,” jelasnya.
    Lanjutnya, Sumsel pernah jadi tuan rumah berbagai event nasional dan internasional. Seperti PON, Asian games dan Sea Games. “Sumsel pada tahun depan juga akan jadi tuan rumah perhelatan FIFA World Cup U-20 . Jadi, jangan ada keraguan bahwa Stadion Jakabaring sudah di tunjuk FIFA menjadi stadion perhelatan Piala Dunia U 20 tahun 2023,” ungkapnya.
    Dengan terbiasanya masyarakat Sumsel menghelat event ini, maka seharusnya event kali ini bisa lebih sukses.
  • Street Soccer Sumsel Targetkan Juara Pada FORNAS VI 2022

    Street Soccer Sumsel Targetkan Juara Pada FORNAS VI 2022

    Suarapublik.id, Palembang,

    Street soccer menjadi salah satu cabang olahraga yang akan mengikuti pertandingan Festival Olahraga Rekreasi Nasional (FORNAS) ke 6 yang akan diadakan di kota Palembang mulai 1 juli hingga 7 juli mendatang. Pelatih tim street soccer yang menjadi perwakilan Sumsel kategori SMA ini pun menargetkan harus menang dalam pertandingan ini.

     

    “Target ya harus menang lah, karena kita tuan rumah dan sudah menjadi perwakilan dari Sumatera Selatan kan. Untuk persiapan atlet udah lumayan lah karena 2 bulan ini sudah dilakukan persiapan dengan latihan” ujar Fauzi Toldo, pelatih street soccer ketika diwawancarai dalam acara pelepasan kontingen Provinsi Sumatera Selatan yang diadakan di halaman kantor gubernur, Kamis (30/6/2022)

     

    Untuk pertandingan street soccer sendiri akan dimulai dari tanggal 4 juli hingga 7 juli. Jumlah atlet yang akan mengikuti pertandingan street soccrer ini ada 10 orang, dan untuk pemain utama terdiri dari 4 orang.

     

    Tampaknya, atlet street soccer yang akan menjadi perwakilan Sumsel ini pun sangat bersemangat menyambut pertandingan ini.

     

    “Kami tentunya agak sedikit panik, namun kami sudah siap untuk bertanding karena sudah latihan cukup keras untuk pertandingan ini. Targetnya harus bisa juara” ujar Kevin Azi, salah satu atlet street soccer yang menjadi perwakilan Sumsel dengan antusias.