SUARAPUBLIK.ID, PANGKALPINANG – Tabung gas LPG menjadi bagian dari aktivitas sehari-hari masyarakat sehingga pemahaman keselamatan penggunaannya perlu terus diperkuat. Dalam rangka Bulan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Nasional 2026, Pertamina Patra Niaga Regional melalui Integrated Terminal (IT) Pangkal Balam memberikan sosialisasi keselamatan LPG, penanganan kebocoran gas, serta pemadaman api menggunakan _fire blanket_ kepada warga Ring-1 dan Persatuan Wanita Patra (PWP), Rabu (28/1/2026).
Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman dan keterampilan masyarakat dalam menghadapi risiko kebakaran dan kondisi darurat rumah tangga, khususnya terkait penggunaan LPG. Sosialisasi meliputi edukasi keselamatan LPG, penggunaan fire blanket sebagai APAR, serta pemanfaatan _first aid kit_, yang disampaikan secara interaktif melalui pemaparan materi dan praktik langsung bersama 30 warga Ring-1 dan anggota PWP.
Kegiatan sosialisasi diisi pemaparan materi keselamatan dan tanggap darurat oleh Sahbandi Rachmatsyah, Supervisor I HSSE & Fleet Safety IT Pangkal Balam, serta materi Pertolongan Pertama pada Kecelakaan (P3K) oleh dr. Muhammad Fersi Pratama, Medical Advisor IT Pangkal Balam. Materi meliputi keselamatan penggunaan LPG, penanganan kebocoran gas, pemadaman api dengan APAR fire blanket, serta keterampilan dasar P3K yang disampaikan melalui praktik langsung.
“Melalui sosialisasi ini, kami ingin memastikan masyarakat memahami cara aman menggunakan LPG dan mampu melakukan penanganan awal secara cepat dan tepat saat terjadi keadaan darurat,” ujar Sahbandi.
Antusiasme warga Ring-1 terlihat sepanjang kegiatan sosialisasi yang memberikan pengetahuan dan keterampilan praktis terkait keselamatan rumah tangga. Robby Suprayogi, warga Ring-1, menyampaikan apresiasinya atas kegiatan tersebut.
“Kegiatan sosialisasi K3 ini sangat bermanfaat karena membuat kami lebih paham dan siap menghadapi kondisi darurat terkait penggunaan LPG. Dulu kalau gas bocor, kami panik dan tidak tahu harus berbuat apa. Sekarang sudah tahu prosedurnya dan lebih tenang menghadapinya,” ungkap Robby.
Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel, Rusminto Wahyudi, menegaskan bahwa keselamatan merupakan tanggung jawab bersama serta bagian dari komitmen perusahaan dalam membangun budaya keselamatan bersama masyarakat.
“Program sosialisasi K3 ini merupakan wujud komitmen perusahaan dalam membangun budaya keselamatan bersama masyarakat. Melalui peningkatan pemahaman keselamatan penggunaan LPG, kami berharap risiko kebakaran rumah tangga dapat diminimalkan serta meningkatkan kesiapsiagaan warga Ring-1 dan PWP dalam menghadapi kondisi darurat,” jelas Rusminto.
Melalui kegiatan ini, Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel terus mendukung penerapan K3 yang sejalan dengan komitmen perusahaan terhadap pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya Tujuan 3 (Kehidupan Sehat dan Sejahtera) dan Tujuan 11 (Kota dan Komunitas Berkelanjutan)




