Category: JAMBI

  • Kolaborasi Pertamina dan Universitas Jambi dalam Mengedukasi Masyarakat melalui Website Interaktif Promosi Ikan Lokal

    Kolaborasi Pertamina dan Universitas Jambi dalam Mengedukasi Masyarakat melalui Website Interaktif Promosi Ikan Lokal

    SUARAPUBLIK.ID, JAMBI – Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel melalui Fuel Terminal (FT) Jambi memperkuat komitmen pelestarian lingkungan dengan menjalin kerjasama strategis bersama Tim Biodiversity Ikan Jambi (Berikan) Universitas Jambi. Kerjasama ini berfokus pada pengembangan sebuah website interaktif yang bertujuan mempromosikan identitas ikan lokal Jambi dan meningkatkan kesadaran masyarakat akan keberagaman spesies serta pentingnya pelestarian ekosistem perairan.

    Website ini akan menjadi pusat informasi lengkap mengenai jenis-jenis ikan lokal beserta habitat, nilai ekonomis, dan manfaat ekologisnya. Selain itu, platform ini juga akan dilengkapi dengan fitur interaktif, seperti forum diskusi dan galeri foto, guna mendorong keterlibatan masyarakat dalam menjaga kelestarian lingkungan.

    Sebagai langkah awal dari inisiatif ini, Tim Berikan Universitas Jambi telah melaksanakan sosialisasi di Muaro Jambi, bersamaan dengan kegiatan pelepasan bibit ikan di perairan setempat. Sosialisasi ini bertujuan untuk mengedukasi masyarakat tentang peran vital ikan lokal dalam ekosistem dan bagaimana mereka dapat berperan aktif dalam pelestariannya.

    Sementara itu, FT Manager Jambi, Agung Surendro, mengungkapkan komitmen Pertamina dalam mendukung keberlanjutan lingkungan melalui program ini. “Kami berupaya berkontribusi secara nyata dalam pelestarian lingkungan sekaligus meningkatkan literasi masyarakat terkait kekayaan hayati daerah. Kami berharap website ini dapat menjadi jembatan pengetahuan agar masyarakat lebih memahami pentingnya keberadaan ikan lokal dan bagaimana kita bersama dapat menjaga kelestariannya,” ujarnya.

    Ketua Tim Berikan Universitas Jambi, Sukmono Tedjo, menambahkan, “Kerjasama ini adalah langkah strategis untuk mendidik generasi muda tentang kekayaan alam daerah serta pentingnya menjaga sumber daya ikan lokal. Kami bangga bisa berkolaborasi dengan Pertamina dalam proyek ini sebagai upaya bersama mewujudkan lingkungan yang lestari.”

    Tjahyo Nikho Indrawan, Area Manager Communication, Relation & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel, menekankan pentingnya kolaborasi ini. Kerjasama ini diharapkan menjadi contoh kolaborasi ideal antara sektor korporasi dan pendidikan dalam mempromosikan keberlanjutan dan pelestarian lingkungan.

    “Melalui kerjasama ini, kami ingin meningkatkan kesadaran publik akan pentingnya melestarikan ikan lokal dan mendorong tindakan konkret untuk menjaga kekayaan alam kita. Inisiatif ini turut berkontribusi pada pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya pada tujuan ke-14 Kehidupan di Bawah Air dan tujuan ke-17 Kemitraan untuk Mencapai Tujuan. Dengan mempromosikan kesadaran lingkungan, pengelolaan ekosistem perairan, serta penguatan kerjasama lintas sektor, program ini diharapkan dapat memberi dampak jangka panjang bagi kesejahteraan masyarakat dan kelestarian lingkungan,” jelasnya.

  • Langkah Strategis Pertamina dalam Mitigasi Perubahan Iklim melalui Program Agro Sejahtera

    Langkah Strategis Pertamina dalam Mitigasi Perubahan Iklim melalui Program Agro Sejahtera

    SUARAPUBLIK.ID, JAMBI – Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel, melalui Aviation Fuel Terminal (AFT) Sultan Thaha, terus menunjukkan komitmen dalam Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) melalui Program Agro Sejahtera. Program ini merupakan bagian dari inisiatif Basamo Elok Jambi yang telah berjalan sejak 2022 dan mencakup empat sub-program: Budidaya Ikan Air Tawar dan Aneka Olahan Ikan, Pengolahan Sampah Organik, Lansia Sebaya, dan Agro Sejahtera.

    Program Agro Sejahtera fokus pada pengelolaan sampah organik dengan budidaya maggot dan pemanfaatan lahan kosong melalui Urban Farming. Maggot dipilih sebagai solusi pengolahan sampah rumah tangga karena siklus hidupnya singkat, yaitu 3 hingga 4 minggu. Setelah siklus hidup maggot berakhir, bekas maggot (kasgot) diolah menjadi pupuk organik berkualitas tinggi.

    Berdasarkan hasil uji laboratorium Sucofindo melalui ID Survey pada 12 September 2024, pupuk kasgot terbukti mengandung nutrisi penting bagi tanah, antara lain: nitrogen total 2,02%, fosfor (P₂O₅) 0,11%, kalium (K₂O) 1,95%, kadar air 16,57%, C-organik 36,59%, dan magnesium (MgO) 0,46%. Kandungan C-organik yang tinggi berperan signifikan dalam memperbaiki kesuburan tanah secara fisik, kimia, dan biologis, serta mendukung upaya pelestarian lingkungan.

    Lurah Bakung Jaya, Purwanoto, menyampaikan apresiasinya atas dukungan dan pendampingan yang diberikan Pertamina melalui Program Agro Sejahtera. Program ini melibatkan 10 anggota aktif dari Kelurahan Bakung Jaya yang menjalankan kegiatan Urban Farming dengan memanfaatkan polibag sebagai media tanam. Beragam tanaman seperti cabai rawit, cabai merah, seledri, terong, anggur, stroberi, serta sayuran dan tanaman obat keluarga (toga) berhasil dibudidayakan.

    “Kami sangat mengapresiasi peran Pertamina dalam menginisiasi Program Agro Sejahtera. Program ini telah memberikan manfaat konkret bagi masyarakat, mulai dari optimalisasi lahan kosong melalui Urban Farming hingga inovasi dalam pengolahan kasgot menjadi pupuk organik berkualitas. Dampak positifnya tidak hanya meningkatkan kesejahteraan warga tetapi juga berkontribusi terhadap pelestarian lingkungan,” ujar Purwanoto.

    Pertamina mengalokasikan dana sekitar Rp17,8 juta pada 2024 untuk mendukung Urban Farming dan pengembangan pupuk kasgot. Program ini meningkatkan keterampilan masyarakat, menciptakan peluang ekonomi, mengurangi sampah rumah tangga, memperkuat ketahanan pangan lokal, dan mendorong kesadaran lingkungan melalui pertanian kota berkelanjutan.

    Tjahyo Nikho Indrawan, Area Manager Communication, Relation & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel, menyatakan program ini juga sejalan dengan Program Kampung Iklim (ProKlim) yang berfokus pada adaptasi dan mitigasi perubahan iklim melalui pemanfaatan lahan pekarangan, serta mencerminkan komitmen perusahaan dalam mendukung pemberdayaan masyarakat dan kelestarian lingkungan.

    “Program Agro Sejahtera secara langsung mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) Tujuan 11 Kota dan Komunitas Berkelanjutan, serta Tujuan 13 Penanganan Perubahan Iklim. Program ini mempromosikan praktik Urban Farming yang ramah lingkungan dan berperan dalam pengurangan sampah organik, sekaligus mendukung adaptasi terhadap perubahan iklim. Inovasi pemanfaatan sisa maggot sebagai pupuk organik diharapkan mampu meningkatkan ketahanan pangan lokal dan mendorong terciptanya pertanian perkotaan yang berkelanjutan,” tutup Nikho.

  • Hadir dalam Peresmian Griya Abipraya, Pertamina Dorong Reintegrasi Sosial Eks-Warga Binaan

    Hadir dalam Peresmian Griya Abipraya, Pertamina Dorong Reintegrasi Sosial Eks-Warga Binaan

    SIARAPUBLIK.ID, JAMBI – Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel, melalui Aviation Fuel Terminal (AFT) Sultan Thaha, turut berpartisipasi dalam acara Peresmian Griya Abipraya dan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) pembentukan rumah singgah tersebut. Acara ini digelar oleh Balai Pemasyarakatan (Bapas) Kelas I Jambi dan didukung oleh Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) di Aston Hotel Jambi.

    Kegiatan ini dihadiri oleh berbagai pemangku kepentingan, termasuk Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) Jambi, Elly Yuzar, serta Direktur Pembimbingan Kemasyarakatan dan Upaya Keadilan Restoratif Pemasyarakatan. Pertamina hadir sebagai mitra aktif melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Pertamina, yang fokus pada pembinaan eks-warga binaan. Salah satu kontribusi nyata adalah Program Rumah Edukasi Pertamina yang telah beroperasi di Bapas Kelas I Jambi, menawarkan pelatihan keterampilan seperti menjahit untuk meningkatkan kapasitas eks-warga binaan.

    Kepala Kanwil Kemenkumham Jambi, Elly Yuzar, menyampaikan bahwa Griya Abipraya diharapkan menjadi tempat transit bagi mantan warga binaan untuk mempersiapkan diri kembali ke masyarakat. “Kami berharap rumah singgah ini mampu memberikan bimbingan dan pendampingan komprehensif, sehingga eks-warga binaan dapat beradaptasi dan berkontribusi positif di lingkungan sosial,” ujar Elly.

    Manager AFT Sultan Thaha, Joni Herawan, mengapresiasi Kanwil Kemenkumham Jambi atas inisiatif ini. Ia menyatakan bahwa program tersebut dapat menjadi inovasi penting dalam meningkatkan kemandirian eks-warga binaan. “Griya Abipraya adalah gagasan strategis. Melalui kolaborasi dengan Program Rumah Edukasi Pertamina, kami optimistis bahwa para eks-warga binaan akan lebih percaya diri dan mandiri dalam menjalani kehidupan setelah masa pembinaan,” tegas Joni.

    Area Manager Communication, Relation & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel, Tjahyo Nikho Indrawan, menekankan bahwa program TJSL Pertamina bertujuan mempersiapkan eks-warga binaan agar mampu kembali ke masyarakat dengan keterampilan dan mental yang lebih baik.

    “Program TJSL Pertamina berfokus pada pembinaan berkelanjutan dan peningkatan kapasitas eks-warga binaan sebagai bekal di masa depan. Komitmen kami melalui kolaborasi dengan Griya Abipraya dan Bapas Jambi ini diharapkan memberikan dampak positif bagi reintegrasi sosial eks-warga binaan, sehingga mereka dapat berperan aktif di masyarakat,” jelas Tjahyo.

    Inisiatif ini selaras dengan nilai-nilai Sustainable Development Goals (SDGs), terutama tujuan ke-1 (Tanpa Kemiskinan), ke-4 (Pendidikan Berkualitas), ke-8 (Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi), serta ke-16 (Perdamaian, Keadilan, dan Kelembagaan yang Tangguh). Melalui pemberdayaan eks-warga binaan, Pertamina berupaya menciptakan masyarakat yang lebih inklusif, sejahtera, dan berkeadilan.

  • Pelatihan Tanggap Darurat di Jambi: Pertamina Perkokoh Ketahanan Komunitas Wilayah Ring 1

    Pelatihan Tanggap Darurat di Jambi: Pertamina Perkokoh Ketahanan Komunitas Wilayah Ring 1

    SUARAPUBLIK.ID, JAMBI  – Sebagai bagian dari komitmen meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat menghadapi bencana, Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel melalui Fuel Terminal (FT) Jambi berkolaborasi dengan Dinas Sosial Kota Jambi kembali mengadakan Pelatihan Tanggap Darurat Bencana. Kegiatan ini dilaksanakan di RT 04 Kelurahan Kasang, wilayah Ring 1 FT Jambi. Kegiatan ini melibatkan berbagai elemen masyarakat, diantaranya Lurah Kasang, Bintara Pembina Desa (Babinsa), Bhayangkara Pembina Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Bhabinkamtibmas), anggota Taruna Siaga Bencana (Tagana), serta masyarakat sekitar dan Tim Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) FT Jambi.

    Pelatihan ini bertujuan memberikan pemahaman dan keterampilan praktis kepada masyarakat dalam menghadapi berbagai situasi darurat. Selama satu hari, peserta mendapatkan materi mencakup teknik evakuasi, pertolongan pertama, hingga langkah-langkah menghadapi bencana alam dan non-alam.

    Kepala Dinas Sosial Kota Jambi, Darmawasyah, menekankan peran strategis masyarakat dalam penanggulangan bencana. Ia juga menekankan bahwa kesiapsiagaan bukan hanya tanggung jawab pemerintah atau lembaga tertentu, tetapi merupakan tanggung jawab bersama seluruh masyarakat.

    “Kesiapsiagaan adalah kunci utama. Kami berharap peserta pelatihan dapat menjadi agen perubahan, yang tidak hanya melindungi diri sendiri, tetapi juga mampu membantu masyarakat sekitar dalam situasi kritis,” ungkapnya.

    FT Manager Jambi, Agung Surendro, dalam sambutannya menegaskan pentingnya kerja sama lintas sektor untuk memperkuat ketahanan masyarakat, dan diharapkan tidak selain meningkatkan pengetahuan peserta, pelatihan ini juga mendorong terbangunnya kesadaran kolektif tentang pentingnya mitigasi risiko dan kesiapsiagaan bencana.

    “Kolaborasi ini merupakan wujud komitmen kami dalam mendukung keselamatan dan kesejahteraan masyarakat sekitar FT Jambi. Semakin siap masyarakat, semakin kuat pula daya tahan komunitas dalam menghadapi bencana,” ujarnya.

    Area Manager Communication, Relation & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel, Tjahyo Nikho Indrawan, menegaskan pelatihan ini merupakan bagian dari komitmen Pertamina dalam memperkuat kesiapsiagaan di komunitas sekitar.

    “Pelatihan ini bertujuan memastikan setiap individu di wilayah Ring 1 FT Jambi memiliki keterampilan dasar dan pengetahuan yang diperlukan untuk bertindak cepat dan efektif dalam situasi darurat. Setiap detik dalam keadaan krisis sangat berharga, dan kolaborasi dengan Dinas Sosial Kota Jambi ini diharapkan memperkuat jaringan relawan yang siap membantu masyarakat,” jelas Tjahyo Nikho Indrawan.

    Kegiatan ini selaras dengan komitmen Pertamina terhadap tujuan Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya poin 11: Kota dan Permukiman yang Berkelanjutan dan 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan. Pelatihan ini diharapkan mampu membangun komunitas yang lebih tangguh dan inklusif, dengan meningkatkan keterlibatan masyarakat dalam mitigasi bencana dan mendorong kolaborasi antar-pihak untuk mewujudkan lingkungan yang aman dan berkelanjutan bagi semua.

  • Komitmen Net Zero Emission: Pertamina Implementasikan Silvofishery di Kawasan Mangrove Pesisir Pangkal Babu

    Komitmen Net Zero Emission: Pertamina Implementasikan Silvofishery di Kawasan Mangrove Pesisir Pangkal Babu

    SUARAPUBLIK.ID, JAMBI – Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel melalui Aviation Fuel Terminal (AFT) Sultan Thaha berkolaborasi dengan Dinas Perikanan Kabupaten Tanjung Jabung Barat, serta menggandeng masyarakat pesisir Pangkal Babu dalam program pelestarian lingkungan dan pengembangan ekonomi. Kegiatan tersebut diwujudkan melalui penanaman pohon mangrove dan budidaya kepiting bakau di Desa Tungkal 1, Kecamatan Tungkal Ilir, Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Provinsi Jambi.

    Pertamina memberikan bantuan berupa sarana dan prasarana budidaya yang mencakup pembuatan caren dengan spesifikasi lebar 2m dan kedalaman 70cm seluas total 600m persegi, benih kepiting bakau sebanyak 500 ekor, dan 100 bibit pohon mangrove. Program ini dilaksanakan di kawasan Ekowisata Mangrove Pangkal Babu dan mengadopsi sistem silvofishery, yakni metode budidaya yang mengintegrasikan penanaman mangrove dengan aktivitas perikanan berkelanjutan, sesuai dengan rekomendasi Dinas Perikanan Tanjung Jabung Barat.

    Pejabat Sementara AFT Manager Sultan Thaha, Ariesandy Kurniawan, menyampaikan program ini merupakan bagian dari Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL), sejalan dengan visi perusahaan dalam pelestarian lingkungan dan penciptaan peluang ekonomi bagi masyarakat lokal.

    “Program Aquaculture Silvofishery System in Mangrove Conservation (AVIATION) adalah wujud komitmen Pertamina dalam pelestarian lingkungan sekaligus pemberdayaan masyarakat. Harapannya, program ini dapat menciptakan lapangan pekerjaan baru dan peluang ekonomi produktif bagi masyarakat di kawasan Ekowisata Mangrove Pangkal Babu,” ungkapnya.

    Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Hapriansyah, turut mengapresiasi inisiatif ini. Menurutnya, sistem silvofishery adalah konsep pengelolaan pesisir terpadu yang menggabungkan konservasi mangrove dengan budidaya perikanan air payau.

    “Tentu saja kami sangat mengapresiasi inisiatif Pertamina. Implementasi program ini memungkinkan kawasan mangrove berfungsi sebesar 80% untuk konservasi dan 20% untuk budidaya perikanan yang ramah lingkungan. Diharapkan ke depan program ini dapat memperluas varietas budidaya ke jenis lain seperti udang, kakap putih, atau nila salin,” tutur Hapriansyah.

    Area Manager Communication, Relation & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel, Tjahyo Nikho Indrawan, menegaskan Pertamina memiliki komitmen kuat dalam mendukung pencapaian Net Zero Emission dan Biodiversity melalui program-program TJSL yang berkelanjutan, salah satunya konservasi sistem silvofishery.

    “Pertamina meyakini bahwa kolaborasi antara perusahaan, pemerintah, dan masyarakat lokal akan mempercepat pencapaian target keberlanjutan serta memberikan manfaat nyata bagi lingkungan dan kesejahteraan masyarakat. Melalui program strategis seperti silvofishery, Pertamina berperan aktif menjaga keseimbangan ekosistem pesisir dan mendorong kesejahteraan komunitas lokal. Program ini menjadi contoh pengelolaan lingkungan yang mampu meningkatkan ekonomi masyarakat pesisir secara produktif dan berkelanjutan,” tegas Nikho.

    Sebagai perusahaan energi nasional, Pertamina berkomitmen mendukung implementasi Sustainable Development Goals (SDGs) melalui program TJSL yang mengedepankan prinsip-prinsip keberlanjutan. Hal ini mencakup dukungan pada SDGs nomor 1 (tanpa kemiskinan), 8 (pekerjaan layak dan pertumbuhan ekonomi), 13 (penanganan perubahan iklim), 14 (ekosistem laut), dan 15 (ekosistem darat).

  • Wujudkan Kampung Siaga Bencana, Pertamina Bangun Posko Tanggap Bencana di Kelurahan Kasang Kota Jambi

    Wujudkan Kampung Siaga Bencana, Pertamina Bangun Posko Tanggap Bencana di Kelurahan Kasang Kota Jambi

    SUARAPUBLIK.ID, JAMBI – Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel melalui Fuel Terminal (FT) Jambi membangun Kampung Siaga Bencana di RT 04, Kelurahan Kasang, Kecamatan Jambi Timur, Kota Jambi. Inisiatif ini bertujuan untuk melibatkan seluruh unsur masyarakat dalam menghadapi situasi darurat bencana, serta meningkatkan kesiapsiagaan dan pencegahan bencana alam maupun non-alam melalui pemanfaatan dan optimalisasi sumber daya daerah.

    Program pembentukan Kampung Siaga Bencana ini mencakup pembangunan Posko Tanggap Bencana yang dirancang sebagai pusat penanganan darurat. Posko tersebut diharapkan mampu menangani dampak buruk akibat bencana secara efektif, mulai dari penyelamatan dan evakuasi korban, perlindungan harta benda, pemenuhan kebutuhan dasar, hingga pengurusan pengungsi.

    Kegiatan peresmian posko ini dihadiri oleh 30 peserta dari berbagai instansi, termasuk Pertamina Patra Niaga FT Jambi, Dinas Sosial Kota Jambi, Kelurahan Kasang, TNI AD, Kepolisian, serta perwakilan masyarakat RT 04, Kelurahan Kasang. Peresmian posko ditandai dengan pemotongan pita secara simbolis oleh perwakilan PT Pertamina dan pihak Kelurahan Kasang, menandai siapnya fasilitas tersebut untuk mendukung kesiapsiagaan bencana di wilayah tersebut.

    Acara dibuka dengan sambutan dari Novri Indra, Lurah Kasang, yang menyampaikan apresiasi atas bantuan dari Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel.

    “Bangunan posko tanggap bencana yang telah diberikan merupakan wujud kepedulian Pertamina kepada warga wilayah ring I Fuel Terminal Jambi. Atas nama warga Kelurahan Kasang, saya mengucapkan terima kasih kepada Pertamina atas bantuan ini,” ujarnya.

    Area Manager Communication, Relation, & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel, Tjahyo Nikho Indrawan, menegaskan bahwa pembangunan Posko Tanggap Bencana di RT 04, Kelurahan Kasang merupakan upaya konkret dalam menanggulangi dampak bencana dan menyediakan fasilitas serbaguna bagi masyarakat.

    “Selain berfungsi sebagai pusat tanggap darurat, posko ini juga menjadi sarana kegiatan kemasyarakatan bagi warga di RT 04, Kelurahan Kasang. Program ini sejalan dengan komitmen Pertamina dalam mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya poin ke-11, yaitu membangun kota dan pemukiman yang inklusif, aman, tangguh, dan berkelanjutan,” jelas Nikho.

  • Berikan Pelatihan dan Peresmian Rumah Usaha Peternakan Ayam: Pertamina Pacu Pemberdayaan Ekonomi Sejinjang

    Berikan Pelatihan dan Peresmian Rumah Usaha Peternakan Ayam: Pertamina Pacu Pemberdayaan Ekonomi Sejinjang

    SUARAPUBLIK.ID, JAMBI — Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel melalui Fuel Terminal Jambi, mendukung pengembangan usaha terpadu di Kelurahan Sejinjang dengan membangun rumah usaha peternakan ayam pedaging, serta memberikan pelatihan kewirausahaan. Program ini merupakan bagian dari Kampung Sejinjang Maju dan Berdikari (JEMARI), yang bertujuan menciptakan desa mandiri dengan kemandirian ekonomi melalui integrasi budidaya maggot dan peternakan ayam.

    Program dilaksanakan dengan dua bentuk kegiatan yaitu Peresmian Rumah Usaha Peternakan Ayam Pedaging dan Pelatihan Wirausaha Peternakan Ayam sebagai Usaha Integritas Turunan Budidaya Maggot BSF. Pelatihan kewirausahaan peternakan ayam yang dipandu oleh, Budi Rahman, seorang wirausahawan dan peternak sukses ini diikuti oleh 24 masyarakat Kelurahan Sejinjang.

    Dalam pelatihan, peserta disuguhi materi mengenai teknik pembesaran ayam pedaging, pembuatan kandang, dan pencegahan gagal panen. Ayam pedaging yang memiliki waktu pertumbuhan cepat, yaitu 5-8 minggu, dinilai sebagai pilihan yang tepat untuk usaha integrasi dengan budidaya maggot karena menghasilkan perputaran modal yang efisien.

    Pada kesempatan ini, Lurah Sejinjang Zulkarnain, menyampaikan apresiasi atas dukungan Pertamina Patra Niaga dalam pengembangan usaha masyarakat. Menurutnya, program ini menjadi langkah signifikan dalam meningkatkan kesejahteraan warga dengan memanfaatkan potensi lokal, khususnya melalui usaha peternakan ayam yang diintegrasikan dengan budidaya maggot BSF.

    “Kami mengucapkan terima kasih kepada Pertamina, karena telah memberikan usaha lanjutan budidaya maggot BSF, yang diintegrasikan dan dikembangkangkan dengan pembangunan rumah usaha peternakan ayam pedaging. Harapannya, program bantuan yang telah diberikan dapat dimanfaatkan dengan baik oleh masyarakat Kelurahan Sejinjang,” ungkap Zulkarnain.

    Area Manager Communication, Relations, & CSR Regional Sumbagsel, Tjahyo Nikho Indrawan, menegaskan bahwa program ini merupakan komitmen Pertamina dalam menciptakan lapangan kerja baru dan meningkatkan kapasitas masyarakat.

    “Diharapkan program ini dapat memberikan manfaat berkelanjutan bagi warga Sejinjang dan mendukung kemandirian ekonomi di wilayah tersebut. Hal ini pun mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) Tujuan Nomor 8 Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi, serta Tujuan Nomor 12 Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab,” tegas Nikho.

  • Pelatihan Pertolongan Pertama dan Penanganan Kebakaran: Inisiatif Pertamina dalam Mengurangi Risiko Bencana

    Pelatihan Pertolongan Pertama dan Penanganan Kebakaran: Inisiatif Pertamina dalam Mengurangi Risiko Bencana

    SUARAPUBLIK.ID, JAMBI – Dalam rangka memperkuat kapasitas lokal dalam menghadapi potensi bencana, Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel melalui Aviation Fuel Terminal (AFT) Sultan Thaha berkolaborasi dengan Dinas Pemadam Kebakaran Kota Jambi, mengadakan pelatihan dasar penanganan bencana dan sosialisasi kesehatan. Program ini diikuti oleh 60 pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kecamatan Paal Merah, Kota Jambi.

    Kegiatan ini mencakup sosialisasi mendalam tentang pemberian pertolongan pertama kepada korban sakit, cedera, atau kecelakaan yang membutuhkan penanganan medis dasar. Materi dan praktik langsung dipandu oleh tim medis AFT Sultan Thaha, dengan peserta diberi kesempatan untuk mempraktikkan teknik pertolongan pertama di bawah arahan profesional.

    Materi berfokus pada penanganan kebakaran di lingkungan UMKM yang berdekatan dengan sumber api. Health, Safety, Security, and Environment (HSSE) AFT Sultan Thaha bersama Tim Pemadam Kebakaran (Damkar) memberikan pelatihan teoritis dan praktis, termasuk praktik pemadaman api skala kecil. Peserta diajarkan tentang penyebab kebakaran, jenis-jenis kebakaran, peralatan pemadam, serta langkah-langkah pencegahan kebakaran untuk memastikan keselamatan dan kelancaran operasional.

    Kepala Kecamatan Paal Merah, Kota Jambi, M. Toyib menyampaikan apresiasi kepada Pertamina atas pelatihan penanggulangan bencana, yang dinilai sangat tepat sasaran. Pelatihan ini dianggap penting karena pelaku UMKM sering berhadapan dengan penggunaan api dalam aktivitas sehari-hari, terutama untuk keperluan memasak.

    “Kami sangat mendukung kegiatan ini, mengingat ibu-ibu UMKM di sini sering menggunakan api dalam proses pengolahan produk. Penting untuk memastikan mereka memahami risiko kebakaran dan menerapkan pengetahuan ini. Kami berharap seluruh peserta memanfaatkan materi dan praktik pelatihan simulasi tanggap bencana dan pertolongan pertama untuk mencegah dan menangani kebakaran di masa depan,” ungkap Toyib.

    Area Manager Communication, Relation & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel, Tjahyo Nikho Indrawan menegaskan, kegiatan ini merupakan komitmen Pertamina bersama stakeholder dalam mewujudkan capaian Sustainable Development Goals (SDGs) Tujuan Nomor 13 yaitu upaya Penanganan Perubahan Iklim.

    ”Sebagai wujud komitmen perusahaan terhadap pelatihan ini, kami telah menjalin kerjasama dengan Damkar dan pemerintah setempat. Tujuannya adalah untuk memastikan materi pelatihan yang disampaikan komprehensif dan mudah dipahami, sehingga masyarakat dapat secara efektif mencegah dan menangani bencana kebakaran, khususnya dalam sektor UMKM yang sering terpapar risiko tersebut,” tutup Nikho.

  • Pertamina Giatkan Pelatihan Strategis Penanganan Darurat melalui Simulasi Emergency Drill Bagi Warga Kelurahan Kasang Kota Jambi

    Pertamina Giatkan Pelatihan Strategis Penanganan Darurat melalui Simulasi Emergency Drill Bagi Warga Kelurahan Kasang Kota Jambi

    SUARAPUBLIK.ID, JAMBI – Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel kembali melaksanakan sosialisasi dan simulasi Emergency Drill untuk meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat terhadap potensi kebakaran dan situasi darurat. Kegiatan ini dilakukan melalui Fuel Terminal (FT) Jambi, yang ditujukan kepada masyarakat di wilayah Ring 1, khususnya di RT 04, Kelurahan Kasang, Kota Jambi.

    Kegiatan ini dihadiri oleh perwakilan Pemerintahan Desa, Tentara Nasional Indonesia (TNI), Kepolisian, dan pemangku kepentingan lainnya. Health, Safety, Security, and Environment (HSSE) Pertamina menggandeng Tim Taruna Siaga Bencana, kelompok binaan yang berperan dalam penanggulangan bencana di Ring 1, mulai dari pra-bencana hingga pasca-bencana. Partisipasi mereka dalam sosialisasi dan simulasi Emergency Drill, memperkuat mitigasi risiko di lingkungan sekitar dan respons masyarakat terhadap situasi darurat.

    Pertamina dan Tim Taruna Siaga Bencana berkolaborasi memasang plang jalur evakuasi dan titik kumpul, serta menggelar simulasi evakuasi warga. Pertamina juga memberikan pelatihan strategis terkait penanganan keadaan darurat, termasuk langkah efisien saat terjadi kebakaran di area pemukiman. Simulasi dimulai dengan sirine emergency, disusul himbauan agar warga segera berkumpul di titik aman yang bebas dari risiko kebakaran.

    Ketua Kelompok Siaga Bencana, Abunjani menyampaikan apresiasinya atas tingginya antusiasme masyarakat dalam mengikuti kegiatan ini. Ia berharap partisipasi aktif tersebut mampu meningkatkan kewaspadaan dan pemahaman masyarakat dalam menghadapi situasi darurat, serta memperkuat kemampuan dalam meminimalkan risiko bencana di masa mendatang.

    “Kami berterima kasih atas kepedulian dari pihak Pertamina, yang telah memberikan arahan dan mengajak kami dalam membantu kegiatan simulasi Emergency Drill di RT 04 Kelurahan Kasang. Insyaallah jika kegiatan ini di buat untuk kepentingan Masyarakat kami siap menjadi relawan tanggap bencana yang dibutuhkan jika terjadi bencana di daerah kita ini,” ungkap Abunjani.

    Area Manager Communication, Relation & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel, Tjahyo Nikho Indrawan menegaskan rangkaian sosialisasi dan simulasi Emergency Drill yang dilaksanakan di Kelurahan Kasang merupakan salah satu bentuk komitmen Pertamina dalam mewujudkan capaian Sustainable Development Goals (SDGs) Tujuan Nomor 13 yaitu upaya Penanganan Perubahan Iklim.

    “Kegiatan ini menegaskan komitmen Pertamina dalam menjaga keselamatan masyarakat di wilayah Ring 1, dengan menggandeng Tim Taruna Siaga Bencana untuk memperkuat kesiapsiagaan terhadap potensi kebakaran. Simulasi ini diharapkan mampu meningkatkan kesiapan dan ketanggapan masyarakat serta kelompok binaan dalam menghadapi ancaman bencana,” tutup Nikho.

  • Kolaborasi Efektif untuk Kesejahteraan Kota Jambi: Peran Stakeholder dalam Program TJSL Pertamina

    Kolaborasi Efektif untuk Kesejahteraan Kota Jambi: Peran Stakeholder dalam Program TJSL Pertamina

    SUARAPUBLIK.ID, JAMBI – Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel melalui Aviation Fuel Terminal (AFT) Sultan Thaha memperkuat komitmennya dalam mendukung pembangunan masyarakat melalui pelaksanaan program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL), khususnya dalam menanggapi berbagai isu krusial masyarakat di wilayah operasional perusahaan di Kota Jambi.

    Sejak 2016, Pertamina secara konsisten mengimplementasikan berbagai Program TJSL yang mencakup beragam kategori, diantaranya program charity, pembangunan infrastruktur, peningkatan kapasitas (capacity building), serta pemberdayaan masyarakat.

    Di wilayah Jambi, beberapa inisiatif TJSL yang telah terealisasi mencakup Program Bank Sampah, Budidaya Ikan Air Tawar, Pengembangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), Bantuan Bencana Covid-19, Pengembangan Posyandu, Pengembangan Pertanian, Program Kampung Wisata, Rumah Edukasi Pertamina, Program Kampung Iklim, hingga Pemberdayaan Kelompok Lansia.

    Dalam melaksanakan Program TJSL, Pertamina berkolaborasi dengan berbagai stakeholder, termasuk Dinas Lingkungan Hidup Kota Jambi, Dinas Perikanan Tanjung Jabung Timur, Dinas Kesehatan Kota Jambi, Balai Perikanan Budidaya Air Tawar Sei Gelam, Balai POM di Jambi, dan Dinas Pariwisata Kota Jambi. Kolaborasi ini bertujuan untuk memperkuat dampak program terhadap pembangunan sosial dan ekonomi masyarakat.

    Kepala Balai Perikanan Budidaya Air Tawar Sei Gelam, Ridho Karya Dongoran, mengapresiasi inisiatif Pertamina dalam menjalankan berbagai Program TJSL, khususnya melalui keterlibatan aktif pemangku kepentingan.

    “Penandatanganan perjanjian kerja sama dengan Pertamina memberikan kesempatan kepada kami untuk terus memberikan pelayanan kepada masyarakat luas. Kolaborasi ini diharapkan dapat memastikan program-program yang dilaksanakan tepat sasaran dan memberikan dampak positif yang signifikan bagi masyarakat serta berbagai pihak terkait,” ungkap Ridho.

    Area Manager Communication, Relation & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel, Tjahyo Nikho Indrawan, menegaskan selain Pertamina, keberhasilan setiap Program TJSL membutuhkan peran dari berbagai pihak, mulai dari kelompok masyarakat hingga Pemerintah Daerah. Nikho berharap kerjasama yang telah terjalin dapat berkelanjutan, memberikan manfaat yang lebih luas, dan memperkuat dampak positif dari program tersebut.

    “Upaya Pertamina untuk meningkatkan kerjasama dengan pemangku kepentingan dalam melaksanakan Program TJSL sejalan dengan Sustainable Development Goals (SDGs), Tujuan Nomor 17 yaiatu Kemitraan untuk Mencapai Tujuan. Hal ini menunjukan pentingnya membangun kemitraan antara pemerintah, swasta, masyarakat, dan pemangku kepentingan untuk mencapai tujuan pembangunan berkelanjutan,” tegas Nikho.

  • Berkarya Ditengah Keterbatasan: Perjalanan Saiful Wujudkan Mimpi Bersama Pertamina

    Berkarya Ditengah Keterbatasan: Perjalanan Saiful Wujudkan Mimpi Bersama Pertamina

    SUARAPUBLIK.ID, JAMBI – Keterbatasan fisik bukanlah penghalang bagi seseorang untuk berkarya, berprestasi, berinovasi, dan mewujudkan mimpi. Kisah inspiratif ini datang dari seorang penyandang disabilitas yang akrab disapa Saiful. Ujian yang begitu berat harus dihadapi Saiful sejak usia 8 tahun, sempat merasa putus asa dan menarik diri dari lingkungan teman sebayanya saat masih duduk di bangku Sekolah Dasar (SD). Namun, keterbatasan fisik yang Saiful alami tidak pernah benar-benar menghalanginya untuk bangkit dan berjuang.

    “Tahun-tahun pertama menjadi penyandang disabilitas adalah masa yang sangat berat bagi saya. Saya bahkan merasa malu untuk keluar dan bermain bersama teman-teman. Namun, kakak saya tidak pernah berhenti memberi dukungan dan dorongan agar saya bisa bangkit kembali. Hingga suatu saat, saya mulai melihat dunia dengan lebih luas dan menyadari, apa yang orang lain alami lebih berat dari yang Saya hadapi. Jadi mengapa saya harus menyerah hanya karena kekurangan ini,” ungkap Saiful.

    Seiring waktu, Saiful berhasil menemukan kembali kepercayaan dirinya, terus mengasah kemampuannya dan menemukan keahlian di bidang mengelas. Disayangkan, pekerjaan ini ternyata memiliki efek samping yang berdampak pada pendengarannya, sehingga Saiful terpaksa menghentikan usahanya sebagai tukang las.

    Saiful tidak pernah menyerah menghadapi berbagai tantangan dan tetap berjuang untuk menjadi tulang punggung keluarga bagi istri dan kedua anaknya. Setelah meninggalkan karirnya, Saiful memilih menekuni bidang hidroponik karena sesuai dengan kondisi lingkungannya yang sering dilanda banjir. Disana muncul tekadnya untuk membangun program hidroponik guna menjadi solusi inovatif bagi Saiful menghadapi kondisi yang sulit dalam menjaga kesejahteraan keluarganya.

    Dalam perjalanan panjang perjuangannya, Saiful tidak melangkah sendirian. Bersama dengan semangat juangnya, Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel melalui Fuel Terminal (FT) Jambi, turut hadir memberikan dukungan dalam mengembangkan usaha hidroponiknya di kelompok usaha “Rezeki 3 Putra.” Perhatian yang ditunjukkan Pertamina diantaranya melalui pembangunan sarana dan prasarana green house, penyediaan bibit dan vitamin sayuran hidroponik, penyediaan mesin air, serta pemeliharaan instalansi dan genset.

    Sejak tahun 2022, program hidroponik milik Saiful telah berjalan dan berhasil menjadi model percontohan yang menginspirasi banyak penyandang disabilitas lainnya. Dengan sinergi ini, Saiful tidak hanya menopang keluarganya, tetapi juga membuka jalan baru bagi sesama penyandang disabilitas untuk bangkit dan berkarya. Saat ini kelompok hidroponik memiliki 10 anggota yang terdiri dari kelompok rentan, baik disabilitas maupun lansia.

    Pertamina memandang penting dukungan pada masyarakat, terutama bagi mereka yang memiliki kondisi rentan, seperti penyandang disabilitas. Seperti energi yang terus bergerak membawa perubahan untuk sekitarnya, Pertamina berkomitmen untuk melakukan perubahan yang lebih baik bersama mereka, para pioneer, inisiator dan pembawa perubahan seperti Saiful.

    Area Manager Communication, Relation & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel, Tjahyo Nikho Indrawan menegaskan melalui program ini Pertamina menunjukkan komitmen dalam mendorong kesejahteraan masyarakat dan menciptakan perubahan positif berkelanjutan, sejalan dengan visi perusahaan untuk membangun masa depan yang lebih baik.

    “Kekurangan bukanlah penghalang bagi mereka yang bertekad untuk berkembang dan meningkatkan taraf hidup. Kami mengapresiasi semangat mereka dengan memberikan bantuan usaha hidroponik bagi kelompok rentan, sekaligus mendukung usaha lain yang dijalankan oleh para penyandang disabilitas sebagai wujud komitmen kami dalam memberdayakan mereka menuju kesejahteraan,” kata Nikho.

    Keberhasilan program hidroponik “Rezeki 3 Putra” mencerminkan tekad Saiful untuk terus berkarya dan menggambarkan komitmen Pertamina dalam mendukung pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan. Program ini juga berperan dalam penyediaan lapangan pekerjaan yang layak, sejalan dengan pencapaian Tujuan 8 dari Sustainable Development Goals (SDGs), yaitu Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi.

  • Isuzu Perluas Jaringan di Sumatera, Buka Outlet Kedua di Jambi

    Isuzu Perluas Jaringan di Sumatera, Buka Outlet Kedua di Jambi

    SUARAPUBLIK.ID, JAMBI – PT Astra Isuzu Motor Indonesia (IAMI) sebagai agen pemegang merek (APM) dan distributor resmi kendaraan niaga Isuzu di Indonesia, resmi memperluas jaringan penjualan dan layanan aftersales di wilayah Sumatera, dengan mendirikan outlet Astra Isuzu di Jambi.

    Outlet Astra Isuzu terbaru ini akan berfokus merambah pelanggan yang berada di pinggir kota Jambi dari arah Palembang, Sumatera Selatan. Kawasan itu memiliki potensi pasar yang besar karena banyak dilalui oleh para pelaku usaha dan konsumen Isuzu.

    President Director PT Isuzu Astra Motor Indonesia (IAMI), Yusak Kristian mengatakan, wilayah Sumatera, khususnya Jambi merupakan pasar yang berkontribusi tinggi bagi pencapaian Isuzu selama ini, maka dari itu untuk terus memahami kebutuhan konsumen, Isuzu mendirikan Outlet Astra Isuzu ini di Jambi.

    “Kami percaya bahwa dengan adanya jaringan baru Astra Isuzu ini, dapat meningkatkan kepuasan pelanggan serta eksistensi truk Isuzu kepala putih di Bumi Melayu Jambi. Dengan

    posisi yang strategis, Astra Isuzu Jambi dapat melayani pelanggan dari berbagai wilayah dengan lebih mudah dan cepat,” ungkap Yusak.

    Outlet Astra Isuzu Jambi ini dibangun sesuai dengan standar Isuzu Outlet, dimana pelanggan dapat dengan mudah mengakses Sales & Aftersales Person di reception area. Bahkan, fasilitas aftersales (BIB dan Aftersales Point) pun siap melayani pelanggan setia Isuzu di setiap perjalanannya.

    Kemudahan ini dibawakan Isuzu melalui konsep transparansi diler baik dari segi bangunan maupun pelayanannya.

    “Tentunya dengan dibukanya outlet Astra Isuzu terbaru ini diharapkan bisa memenuhi semua kebutuhan konsumen Isuzu di wilayah Sumatera, khususnya kota Jambi dan sekitarnya. Kami ingin selalu memberikan pelayanan terbaik kepada seluruh konsumen Isuzu yang ada di Indonesia,” ujar Yusak.

    Chief Executive Astra Isuzu, Anton Rusli, menyebutkan, Dengan adanya Astra Isuzu Jambi ini adalah bentuk komitmen Astra Isuzu untuk terus berupaya dan berinovasi dalam memberikan

    layanan yang terbaik melalui; pertama, menyediakan line up product Isuzu dengan teknologi Euro4 yang sesuai dengan kebutuhan bisnis pelanggan, seperti: Isuzu GIGA, Isuzu ELF, Isuzu Traga, serta Isuzu D-Max & Isuzu mu-X 4×4 sebagai support vehicle untuk kendaraan komersial.

    Kemudian yang kedua, Astra Isuzu juga berkomitmen untuk memberikan Layanan yang cepat dan pasti. Dimana respond time, kemudahan proses serta kepastian layanan dalam pembelian unit, layanan service dan ketersediaan sparepart menjadi indikator prioritas kami.

    Serta yang ketiga yaitu, kami memberikan solusi tuntas untuk mendukung operasional bisnis pelanggan di seluruh Indonesia.

    Astra Isuzu saat ini turut berperan serta dalam mengembangkan jaringan khususnya penjualan, service dan spare part. Melalui 58 cabang Astra Isuzu yang tersebar di seluruh Indonesia dan masih akan terus berkembang kedepannya.

    Outlet Astra Isuzu memiliki standardisasi 3S (Sales, Service dan Spare Part), dimana selain memiliki fasilitas showroom yang lengkap, juga menyediakan layanan purna jual yang baik. Saat ini Astra Isuzu merupakan diler Isuzu terbesar di Indonesia untuk melayani kebutuhan penjualan kendaraan komersial.

  • JARINGAN TUMBUH 2X LIPAT, TRI DUKUNG ACARA HURU HARA FEST DI JAMBI

    JARINGAN TUMBUH 2X LIPAT, TRI DUKUNG ACARA HURU HARA FEST DI JAMBI

    SUARAPUBLIK.ID, JAMBI – Indosat Ooredoo Hutchison (Indosat) melalui brand Tri mendukung salah satu program musik dan kreatif di kota Jambi yakni HuRu HaRa Fest di kota Jambi, 18 Juni di ex-Bandara Sultan Thaha Lama sebagai bentuk meningkatkan awareness dan meyakinkan masyarakat Jambi bahwa cakupan jaringan Indosat semakin meluas dengan pertumbuhan sites dua kali lipat dari tahun lalu.

    Yesias Petrus Boeboe, SVP – District Operational Head Sumatera Indosat Ooredoo Hutchison mengatakan jaringan Indosat di Jambi sudah mencapai lebih dari 600 sites. “Secara pertumbuhan sites, provinsi Jambi mendapat penambahan signifikan pasca merger. Sehingga untuk semakin menyebarkan brand awareness serta menambah jumlah pelanggan baru, Indosat melalui brand Tri menjadi salah satu sponsor di HuRu HaRa Fest yang selalu mengundang antusias masyarakat Jambi”, ucap Yesias.

    HuRu HaRa Fest ini merupakan salah satu event tahunan anak muda di mana tahun ini menghadirkan penampilan artis Ibu Kota yakni D’Masiv dan Last Child. Event ini juga dimeriahkan oleh komunitas mural, band lokal, dan aneka food truck.

    Kerja sama yang diperoleh Indosat melalui brand Tri di acara ini cukup banyak yakni Open Booth untuk aktivitas penjualan di lokasi festival serta brand exposure di titik komersial strategis kota Jambi.

    “Khusus di acara Huru Hara Fest ini, kami memberikan paket spesial dengan harga terbaik bagi pelanggan baru Tri. Selain itu, kami juga menyediakan nomor cantik yang disesuaikan dengan pilihan pelanggan hanya seharga Rp 80.000. Terbukti dengan strategi ini, penjualan kartu perdana Tri pada malam konser sangat positif”, ucap Yesias.

    Yesias menambahkan Indosat melalui brand Tri akan terus mendukung festival musik anak muda seperti Huru Hara Fest, dan berharap acara serupa dapat digelar hingga ke tingkat kabupaten dan kecamatan. Hal ini bertujuan agar masyarakat Indonesia bisa lebih luas merasakan pengalaman digital bersama Indosat bersamaan dengan menikmati hiburan.