Category: KAI

  • Libur Nataru 2021, LRT Sumsel Tetap Operasikan 88 Perjalanan dengan Protokol Kesehatan

    Libur Nataru 2021, LRT Sumsel Tetap Operasikan 88 Perjalanan dengan Protokol Kesehatan

    SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Pada masa Natal dan Tahun Baru 2022, PT KAI sebagai operator LRT Sumsel tetap mengoperasikan 88 perjalanan LRT setiap hari. Mulai pukul 06.00 sampai pukul 20.25 Wib memberikan alternatif bagi masyarakat dalam bertransportasi yang nyaman.

    “Sebagai operator LRT Sumsel, KAI konsisten menerapkan protokol kesehatan dalam mengoperasikan LRT sesuai ketentuan dari pemerintah selama masa pandemi Covid-19,” ujar Kabag Humas PT KAI Divre III Palembang, Aida Suryanti.

    Lebih lanjut Aida menjelaskan, untuk memberikan pelayanan yang maksimal masa libur Nataru, KAI Divre III mengadakan posko dari tanggal 17 Desember 2021 sampai 4 Januari 2022 di 13 stasiun LRT. Dengan menempatkan petugas posko selain petugas di stasiun yang memang berdinas saat itu. Hal ini untuk membantu mengawasi penerapan protokol kesehatan dan alur penumpang sebagai antisipasi meningkat nya penumpang musiman selama libur Nataru ini.

    Memasuki 8 hari masa libur Nataru dari tanggal 17 Desember sampai 24 Desember 2021, LRT Sumsel mencatat telah mengangkut 52.735 penumpang dengan rata-rata harian 6.591 penumpang, dengan tingkat keterisian rata-rata 55%. Meningkatnya jumlah rata-rata harian penumpang pada masa libur Nataru dibandingkan dengan rata-rata harian sebelum masa libur Nataru, yaitu di angka 5.800. “Karena masyarakat sudah banyak melakukan kegiatan di luar rumah serta adanya penumpang musiman selama libur Nataru ini,” ungkap Aida.

    Untuk kenyamanan bersama penerapan protokol kesehatan 3M bagi penumpang, menyiapkan fasilitas pendukung. Seperti tempat mencuci tangan di setiap stasiun, pembatas jarak sosial di stasiun dan di dalam LRT, handsanitizer di dalam LRT serta penyemprotan rutin sarana LRT dan stasiun menggunakan desinfektan telah diterapkan sejak awal pandemi sampai saat ini.

    Selain itu, penggunaan aplikasi Peduli Lindungi bagi penumpang yang akan naik LRT secara bertahap, telah dilaksanakan di lima stasiun, yaitu stasiun Punti Kayu, Demang, Bumi Sriwijaya, Polresta dan Jakabaring.

    Untuk tarif tiket Rp.10.000 untuk rute dari dan menuju stasiun Bandara, Rp. 5.000 untuk stasiun selain stasiun Bandara. Penumpang dapat menggunakan tiket manual (QR), non tunai berupa Kartu Uang Elektronik dan LinkAja. Sedangkan untuk keberangkatan dari stasiun Ampera sejak 1 Desember 2021 Penumpang harus menggunakan Kartu Uang Elektronik (KUE) atau Link Aja karena stasiun Ampera merupakan _Pilot Project_ penerapan pembayaran non tunai dalam transportasi umum sebagai bentuk dukungan program Gerakan Nasional Non Tunai.

    Tentunya PTKAI sebagai operator bersama Balai Pengelola Kereta Api Ringan Sumsel (BPKARSS) berkomitmen untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat pengguna jasa LRT Sumsel. (Rel)

  • Sambut Nataru 2022, PT KAI Divre III Palembang Operasikan 94 Perjalanan KA

    Sambut Nataru 2022, PT KAI Divre III Palembang Operasikan 94 Perjalanan KA

    SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Pada masa Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2022, PT Kereta Api Indonesia (Persero) akan tetap mengoperasikan 94 perjalanan kereta api, untuk membantu konektivitas masyarakat yang ingin bepergian dengan aman dan nyaman.

    “KAI konsisten menerapkan protokol kesehatan secara disiplin pada layanan Kereta Api sesuai ketentuan dari pemerintah selama masa pandemi Covid-19,” ujar Kabag Humas PT KAI Divre III Palembang, Aida Suryanti, Jumat (17/12/2021).

    Pada periode 17 Desember 2021 hingga 4 Januari 2022, KAI Divre III Palembang akan mengoperasikan 94 perjalanan KA. Dengan rincian, 38 perjalanan KA Rajabasa relasi Kertapati – Tanjungkarang PP, 38 perjalanan KA Serelo relasi Kertapati – Lubuk Linggau PP, serta 18 perjalanan KA Sindang Marga relasi Kertapati – Lubuk Linggau PP yang saat ini beroperasi 4x dalam seminggu, yaitu setiap hari Jumat sampai hari Senin.

    Aida menjelaskan, dalam periode tersebut PT KAI Divre III Palembang menyediakan total 37.934 tempat duduk. Dengan 1.700 tiket KA per hari, dan menjadi 2.326 tiket perhari pada hari Jumat sampai hari Senin. Karena ditambah perjalanan KA Sindang Marga. Hal itu untuk mengakomodir kebutuhan masyarakat yang akan bepergian dengan penerapan protokol kesehatan yang ketat.

    Untuk memberikan kemudahan bagi pelanggan yang akan menggunakan kereta api Jarak Jauh di masa pandemi Covid-19, Divre III Palembang juga menyediakan enam lokasi layanan rapid test antigen dengan tarif Rp. 45.000. Yakni di Stasiun Kertapati, Prabumulih, Muaraenim, Lahat, Tebingtinggi dan Lubuk Linggau.

    Tiket Kereta Api pada masa Natal dan Tahun Baru 2022 sudah dapat dipesan oleh masyarakat melalui aplikasi KAI Access, website KAI, dan seluruh channel resmi penjualan tiket KAI lainnya.

    “Untuk saat ini perjalanan KA Sindang Marga relasi Kertapati – Lubuk Linggau PP dengan keberangkatan dari Stasiun Kertapati pukul 20.15 WIB. Dan dari Stasiun Lubuk Linggau pukul 19.45 WIB, penjualan tiketnya baru dilayani hingga 31 Desember,” jelas Aida.

    Selain ketentuan di atas, Pelanggan harus dalam kondisi sehat (tidak menderita flu, pilek, batuk, hilang daya penciuman, diare, dan demam), dan suhu badan tidak lebih dari 37,3 derajat celsius. Pelanggan diwajibkan untuk menggunakan masker kain 3 lapis atau masker medis yang menutupi hidung dan mulut. Pelanggan juga tidak diperkenankan untuk berbicara satu arah maupun dua arah melalui telepon ataupun secara langsung sepanjang perjalanan.

    KAI juga telah mengintegrasikan aplikasi Peduli Lindungi dengan sistem boarding KAI. Integrasi ini terwujud melalui kerjasama antara KAI dan Kementerian Kesehatan dengan tujuan untuk mempermudah pelanggan, memperlancar proses pemeriksaan dokumen, dan menghindari pemalsuan dokumen.

    Info selengkapnya terkait layanan Kereta Api, masyarakat dapat menghubungi Customer Service Stasiun atau Contact Center KAI melalui telepon di 121, WhatsApp KAI121 di 08111- 2111-121, email cs@kai.id, atau media sosial KAI121. (Rel)

  • KAI DIVRE III Ajak Masyarakat Waspada Perlintasan Kereta Api

    KAI DIVRE III Ajak Masyarakat Waspada Perlintasan Kereta Api

    SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Masih banyak pengguna kendaraan di jalan raya yang nekat menerobos perlintasan kereta api, saat pintu perlintasan sudah ditutup atau kereta akan lewat. Kondisi tersebut sangat membahayakan, tidak hanya bagi pengguna jalan, tetapi juga perjalanan kereta api. Untuk itu, KAI Divre III mengajak masyarakat waspada perlintasan kereta api.

    Kabag Humas PT KAI (Persero) Divre III Palembang, Aida Suryanti, Kamis (16/12/2021) menjelaskan bahwa pemerintah telah mengatur tata cara melewati perlintasan sebidang.

    Sebagaimana tercantum dalam pasal 114 UU Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, yang berbunyi :
    Pada perlintasan sebidang antara jalur kereta api dan Jalan, pengemudi kendaraan wajib:
    a. Berhenti ketika sinyal sudah berbunyi, palang pintu kereta api sudah mulai ditutup, dan/atau ada isyarat lain;
    b. Mendahulukan kereta api; dan
    c. Memberikan hak utama kepada kendaraan yang lebih dahulu melintasi rel.

    Dan bagi masyarakat yang melanggar hal itu, dalam Undang – Undang tersebut juga telah disebutkan sanksinya, yang terdapat pada pasal 296. Yakni, setiap orang yang mengemudikan Kendaraan Bermotor pada perlintasan antara kereta api dan jalan yang tidak berhenti ketika sinyal sudah berbunyi, palang pintu kereta api sudah mulai ditutup, dan/atau ada isyarat lain sebagaimana dimaksud dalam Pasal 114 huruf a dipidana dengan pidana kurungan paling lama 3 (tiga) bulan atau denda paling banyak Rp750.000,00 (tujuh ratus lima puluh ribu rupiah).

    Di samping itu, kewajiban pengguna jalan juga termuat dalam Pasal 124 UU Nomor 23 Tahun 2007 tentang Perkeretaapian yang berbunyi: “Pada perpotongan sebidang antara jalur kereta api dan jalan, pemakai jalan wajib mendahulukan perjalanan kereta api”.

    “Di wilayah kerja Divre III Palembang, tercatat 119 perlintasan. Di antaranya 89 perlintasan sebidang yang resmi, termasuk juga perlintasan tidak sebidang baik itu flyover maupun under pass dan 30 perlintasan sebidang tidak resmi,” ungkap Aida.

    Sebagai operator PT KAI (Persero) Divre III Palembang terus berkoordinasi dengan para pihak dan seluruh stakeholder terkait perlintasan sebidang. Dan mengajak komunitas pencinta kereta api dalam melakukan sosialisasi kepada masyarakat untuk waspada serta disiplin di perlintasan KA, agar tidak ada lagi kecelakaan lalu lintas di perlintasan yang melibatkan kereta api dengan pengguna kendaraan ataupun kejadian orang menemper kereta api di jalur KA yang mengakibatkan adanya korban jiwa.

    “Mari sama-sama kita jaga perjalanan kereta api, dengan perjalanan kereta api aman, maka masyarakatpun akan merasa nyaman,” tutup Aida. (Rel)

  • Akomodir Kepercayaan Pelanggan, KAI Divre III Palembang Lakukan Penyesuaian Operasional KA Sindang Marga

    Akomodir Kepercayaan Pelanggan, KAI Divre III Palembang Lakukan Penyesuaian Operasional KA Sindang Marga

    SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – KAI Divre III Palembang terus mengakomodir kebutuhan dan kepercayaan pelanggan mengenai akan hadirnya transportasi yang aman, nyaman dan sehat di masa pandemi Covid-19. Pada bulan Desember ini KAI Divre III Palembang, melakukan penyesuaian operasional KA Sindang Marga relasi Kertapati-Lubuklinggau (PP).

    Jika pada bulan Oktober lalu, awal KA Sindang Marga beroperasi pada Jumat dan Minggu, maka mulai minggu ini beroperasi di hari Jumat sampai dengan hari Senin. Dengan jam keberangkatan dari stasiun Kertapati pukul 20.15 dan dari stasiun Lubuklinggau pukul 19.45.

    Kabag Humas KAI Divre III Palembang, Aida Suryanti mengatakan, tingkat kepercayaan pelanggan KA di masa pandemi terhadap KAI terus meningkat. Menurutnya, hal ini tidak lain karena KAI selalu melakukan berbagai inovasi. Salah satunya adalah memberikan _healtykit_ kepada pelanggan KA jarakjauh, dan pengawasan protokol kesehatan kepada pelanggan baik di atas KA maupun di stasiun. Hingga menghadirkan layanan Rapid Antigen di enam stasiun keberangkatan penumpang, yaitu stasiun Kertapati, Prabumulih, Muaraenim, Lahat, Tebing Tinggi dan Lubuklinggau, dengan tarif Rp45.000.

    “Tentunya inovasi yang ada saat ini sebagai bentuk peningkatan pelayanan kepada pelanggan,” ujar Aida, Kamis (9/12/2021).

    Saat ini ada tiga KA jarak jauh yang beroperasi di wilayah Divre III Palembang, KA Bukit Serelo relasi Kertapati-Lubuklinggau (PP), KA Rajabasa relasi Kertapati-Tanjungkarang (PP), dan KA Komersial Sindang Marga relasi Kertapati-Lubuklinggau (PP).

    Lebih lanjut Aida menambahkan calon pelanggan harus memenuhi syarat perjalanan yang ditetapkan pemerintah. Pelanggan KA jarak jauh diwajibkan menunjukkan hasil negatif rapid Antigen yang berlaku 1x24jam / rapid PCR yang berlaku 3x24jam. Pelanggan wajib sudah vaksinasi minimal dosis pertama. Untuk penumpang anak usia di bawah 12 tahun yang saat ini sudah diperbolehkan melakukan perjalanan, diharuskan juga menunjukkan hasil negatif antigen / pcr, dan didampingi keluarga. Namun untuk penumpang anak-anak di bawah 12 tahun tidak diwajibkan syarat vaksin.

    “Layanan Kereta Api tetap hadir untuk membantu mobilitas masyarakat yang tetap harus bepergian di masa pandemi Covid-19. KAI selalu mematuhi dan mendukung seluruh kebijakan pemerintah dalam hal penanganan Covid-19 pada moda transportasi kereta api,” tutup Aida.

    Untuk info selengkapnya seputar layanan KAI, masyarakat dapat menghubungi Contact Center KAI melalui telepon di (021)121, WhatsApp 08111-2111-121, email cs@kai.id, atau media sosial KAI121. (Rel)

  • Mulai 1 Desember 2021, Stasiun LRT Ampera Terapkan Pembayaran Non Tunai Bagi Penumpang

    Mulai 1 Desember 2021, Stasiun LRT Ampera Terapkan Pembayaran Non Tunai Bagi Penumpang

    SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Dalam mendukung program pemerintah yaitu Gerakan Nasional Non Tunai/Cashless, mulai 1 Desember 2021 untuk naik LRT dari stasiun LRT Ampera menggunakan Kartu Uang Elektronik (KUE) atau LinkAja.

    Kabag Humas PT KAI Divre III Palembang, Aida Suryanti mengatakan, dalam mendukung program ini PTKAI Divre III selaku operator LRT Sumsel bersama Balai Pengelola Kereta Api Ringan Sumsel (BPKARSS) dan Bank Indonesia menjadikan stasiun LRT Ampera sebagai _Pilot Project_ pelaksanaan program ini. Serta menggandeng lima Bank yaitu BNI, Mandiri, BCA, BRI dan Bank Sumsel Babel karena Kartu Uang Elektronik (KUE) dari kelima Bank ini yang telah bekerjasama untuk program non tunai / cashless di LRT Sumsel.

    Lebih lanjut Aida menjelaskan, bagi penumpang yang akan berpergian dari stasiun LRT Ampera diharuskan menggunakan KUE atau LinkAja pada saat _tap in_. Sedangkan penumpang dari stasiun di luar stasiun LRT Ampera lyang akan turun di stasiun LRT Ampera masih bisa _tap out_ menggunakan tiket manual (QR).

    Sementara ini penggunaan non tunai diberlakukan bagi penumpang yang akan naik dari stasiun LRT Ampera. Sedangkan 12 stasiun lainnya masih bisa menggunakan pembayaran tunai dengan tiket manual (QR). “Untuk membeli KUE ini bisa di masing-masing bank ataupun di loket yang ada di Stasiun- stasiun LRT. Penggunaan pertama diinisiasi /aktivasi terlebih dahulu di loket stasiun LRT, agar terbaca di sistem _gate_ pada saat _tap in_.

    “Dan tentunya pelaksanaan program ini akan terus kami evaluasi karena perlu proses waktu untuk mengajak masyarakat pengguna LRT, mengubah kebiasaan dari pembayaran tunai menjadi non tunai. Pembayaran non tunai ini sebenarnya menjadikan perjalanan lebih praktis dan efektif dalam pembayaran,” ungkap Aida.

    Pada masa pandemi Covid 19, LRT Sumsel beroperasi dengan penerapan protokol kesehatan 3M sesuai dengan ketentuan pemerintah. Kemudian menyiapkan fasilitas pendukung seperti tempat mencuci tangan di setiap stasiun, pembatas jarak sosial di stasiun dan di dalam LRT, handsanitizer di dalam LRT serta penyemprotan rutin sarana LRT dan stasiun, menggunakan desinfektan.

    Saat ini LRT Sumsel beroperasi 88 perjalanan setiap harinya, dengan jam operasional 06.00 – 20.25. Selisih waktu antar kereta (headway) 17 menit, dengan tarif tiket Rp.10.000 untuk rute dari dan menuju stasiun Bandara. Rp. 5.000 untuk stasiun selain stasiun Bandara. Penumpang dapat menggunakan tiket manual (QR), non tunai berupa Kartu Uang Elektronik dan LinkAja.

    Selama bulan November penumpang _weekday_ rata-rata 5.075, dan _weekend_ 7.723 dengan rata-rata harian 5.831 penumpang. Tingkat keterisian rata-rata 58%. Adapun total penumpang LRT sampai akhir November 2021 hampir mencapai 1.400.000 penumpang.

    “Sebagian besar penumpang masih melakukan pembelian tiket secara tunai di loket (95%) dan non tunai sekitar 5%. Dengan adanya program pembayaran non tunai / cashless di stasiun LRT Ampera secara bertahap, mengajak masyarakat untuk mulai beralih menggunakan pembayaran secara non tunai,” tutup Aida. (Rel)

  • Menyambut Hari Pahlawan, KAI Gratiskan Naik Kereta Api Guru, Nakes, dan Veteran

    Menyambut Hari Pahlawan, KAI Gratiskan Naik Kereta Api Guru, Nakes, dan Veteran

    SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG | Dalam rangka menyambut Hari Pahlawan, PT KAI (Persero) membagikan total 11.000 voucher gratis tiket KA Jarak Jauh di wilayah Sumatera dan Jawa secara cuma-cuma kepada Tenaga Kesehatan, Guru, dan Veteran. Khusus di Divre III Palembang, menyediakan 370 voucher tiket KA Jarak Jauh yang dapat digunakan untuk periode keberangkatan 8 s.d 30 November 2021.

    Kabag Humas PTKAI Divre III Palembang, Aida Suryanti mengatakan, program ini merupakan bentuk penghargaan KAI kepada para pahlawan yang telah berjuang dan berbakti kepada masyarakat baik di masa pandemi maupun di masa kemerdekaan.

    Program ini merupakan kelanjutan dari program serupa di tahun 2020. KAI membagikan voucher gratis tiket KA kepada guru dan tenaga kesehatan. Berkat antusiasme masyarakat yang tinggi, tahun ini KAI menambah jumlah voucher yang disediakan, serta menambah veteran sebagai salah satu pihak yang berhak mendapatkan voucher tiket kereta.

    “KAI Divre III Palembang mengucapkan terima kasih kepada para guru yang merupakan pahlawan tanpa tanda jasa, para tenaga kesehatan, yang telah melayani masyarakat tanpa rasa lelah di masa pandemi. Serta para veteran yang telah berjasa demi kemerdekaan Republik Indonesia,” ujar Aida Suryanti.

    Adapun yang berhak mendapatkan voucher tersebut adalah:

    1. Guru pendidikan formal untuk anak usia dini s.d tingkat menengah atas atau sederajat baik negeri maupun swasta dengan status PNS maupun honorer;

    2. Tenaga Kesehatan (bidan, perawat, apoteker, tenaga farmasi, tenaga administrasi, dan driver ambulance) baik dari klinik, puskesmas, atau rumah sakit kecuali dokter.

    3. Anggota Legiun Veteran Republik Indonesia (LVRI).

    Voucher dapat diambil mulai 7 s.d 29 November 2021 di Loket atau Customer Service pada Stasiun Kertapati. Voucher hanya berlaku untuk KA keberangkatan dari wilayah pengambilan voucher. Di Divre III Palembang, lokasi pengambilan voucher berada di Stasiun Kertapati.

    “Voucher hanya berlaku untuk KA keberangkatan dari Divre III Palembang. yaitu KA Bukit Serelo dan KA Sindang Marga relasi Kertapati – Lubuklinggau,” ujar Aida.

    Saat pengambilan voucher, calon pelanggan harus:

    1. Menunjukkan identitas asli dan fotocopy identitas/surat keterangan yang menunjukkan mereka adalah guru, tenaga kesehatan, dan veteran.

    2. Selama program berlangsung, satu identitas hanya berhak untuk satu voucher atau satu kali perjalanan. Pengambilan voucher tidak dapat diwakilkan kecuali untuk veteran.

    Melalui program ini, KAI hanya menggratiskan tiket KA-nya saja melalui voucher yang diberikan. Adapun untuk biaya Rapid Test Antigen sebesar Rp45.000 jika dilakukan di stasiun, menjadi tanggung jawab pengguna voucher.

    Jumlah voucher yang disediakan di tiap KA per tanggal terbatas, tiket KA yang sudah dicetak tidak dapat diubah jadwalnya. Untuk informasi lebih lanjut terkait program Gratis Naik KA Bagi Guru, Tenaga Kesehatan, dan Veteran ini, masyarakat dapat menghubungi Contact Center KAI melalui telepon di 121, WhatsApp 08111-2111-121, email cs@kai.id, atau media sosial KAI121.

    Aida menjelaskan, pelanggan KA Jarak Jauh tetap harus menunjukkan kartu vaksin minimal vaksinasi Covid-19 dosis pertama. Dan surat keterangan hasil negatif Rapid Test Antigen maksimal 1×24 jam sebelum jadwal keberangkatan.

    Pemesanan tiket kereta api harus memasukkan Nomor Induk Kependudukan (NIK), pada kolom nomor identitas. Penggunaan NIK ini berlaku bagi pelanggan dewasa ataupun anak-anak untuk memvalidasi status vaksinasi dan pemeriksaan Covid-19 calon pelanggan. Hal tersebut dikarenakan, KAI telah mengintegrasikan aplikasi PeduliLindungi dengan sistem boarding KAI.

    “Terima kasih kepada para guru, tenaga kesehatan, dan veteran atas pengabdian dan jasa-jasanya selama ini. Voucher gratis ini kami berikan untuk Anda sebagai penghormatan terbesar KAI kepada mereka yang sudah melayani sepenuh hati,” tutup Aida. (*)

  • KAI Imbau Masyarakat Waspadai Penipuan Berkedok Rekrutmen

    KAI Imbau Masyarakat Waspadai Penipuan Berkedok Rekrutmen

    SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – PT Kereta Api Indonesia (Persero) kembali mengingatkan masyarakat, untuk terus waspada terhadap segala bentuk penipuan dengan modus rekrutmen KAI. Pasalnya, akhir-akhir ini muncul modus penipuan berupa pesan berantai melalui WhatsApp, terkait lowongan KAI yang dikirimkan melalui email. Modus lainnya yaitu berupa surat undangan rekrutmen yang mengharuskan peserta untuk menggunakan agen perjalanan tertentu.
     
    “KAI menyayangkan aksi tidak bertanggung jawab yang mengatasnamakan rekrutmen KAI. Masyarakat diharapkan lebih teliti dan kritis jika mendapatkan pesan berupa pengumuman rekrutmen. Dimohon mengabaikan pihak-pihak yang menjanjikan dapat membantu meluluskan peserta rekrutmen,” ujar Kabag Humas PTKAI Divre III Palembang, Aida Suryanti, Jumat (5/11/2021).
     
    Aida menegaskan, semua informasi rekrutmen KAI sepenuhnya menggunakan website resmi dengan alamat recruitment.kai.id, atau media sosial resmi perusahaan @keretaapikita atau @kai121_.

    Jika menemukan info rekrutmen yang tidak bersumber dari situs tersebut, agar masyarakat dapat mengabaikannya. Semua informasi pelaksanaan setiap tahap seleksi dan pengumuman kelulusan, sepenuhnya menggunakan website resmi PTKAI tersebut.
     
    KAI tidak pernah melakukan proses rekrutmen melalui surat menyurat, baik mengirimkan berkas yang dititipkan melalui seseorang ataupun melalui email. Di samping itu, KAI tidak memungut biaya apapun dari pelamar serta tidak pernah bekerja sama dengan agen perjalanan dalam proses seleksi pekerja.
     
    Jika menemukan informasi yang meragukan agar segera menghubungi Contact Center KAI melalui telepon di 121, WhatsApp 08111-2111-121, email cs@kai.id, atau media sosial KAI121 untuk mendapatkan informasi resmi tentang perusahaan.
     
    “Kami juga mengimbau kepada masyarakat untuk tidak meneruskan atau menyebarkan pesan tentang pengumuman rekrutmen KAI yang terindikasi palsu, untuk menghindari semakin banyaknya orang yang tertipu oleh oknum pembuat rekrutmen palsu tersebut,” tutup Aida. (Rel)