Tiga Wilayah Sering Karhutla, Masih Dinyatakan Aman

- Redaksi

Jumat, 16 Juli 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Titik api yang terpantau Balai Pengendalian Perubahan Iklim, Kebakaran Hutan dan Lahan (PPIKHL) Wilayah Sumatera, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK),

Titik api yang terpantau Balai Pengendalian Perubahan Iklim, Kebakaran Hutan dan Lahan (PPIKHL) Wilayah Sumatera, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK),

SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Meski dalam status waspada kebakaran hutan dan lahan (Karhutla), beberapa daerah di Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) yang menjadi langganan karhutla masih terpantau aman. Hal itu diakibatkan faktor cuaca yang menyebabkan kedua wilayah masih basah.

“Wilayah yang menjadi langganan Karhutla seperti Musi Banyuasin (Muba) dan Ogan Komering Ilir (OKI). Untuk kondisi lapangan di Sumsel terutama OKI dan Muba masih basah. OKI malah sebagian (Gambut) masih tergenang,” ungkap Kepala Balai Pengendalian Perubahan Iklim, Kebakaran Hutan dan Lahan (PPIKHL) Wilayah Sumatra, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), Ferdian Krisnanto, Jumat (16/7/2021).

Meski curah hujan diprediksi akan berkurang, namun pihaknya mengingatkan masyarakat potensi karhutla masih ada, dan kapan pun bisa terjadi. Bersama Manggala Agni, pihaknya masih melakukan patroli untuk memantau titik-titik api.

Sejauh ini dari hasil analisa citra satelit yang dilaksanakan KLHK bekerja sama LAPAN sampai dengan akhir Juni, luas kebakaran di Sumsel sudah mencapai 380 hektare (ha).

“Kondisi suhu, kelembaban udara, dan curah hujan diprediksi semakin menurun dalam beberapa hari ke depan,” ujarnya.

Dijelaskannya, dalam beberapa hari terakhir, titik hotspot atau titik panas di Sumatera mengalami peningkatan. Kondisi ini disinyalir dapat menyebabkan kebakaran secara tiba-tiba.

“Sumut, Riau, Kepulauan Riau, Jambi, dan Sumsel, saat ini dalam status waspada. Dalam empat hari terakhir terpantau ada kenaikan jumlah titik api. Sehingga ada potensi Karhutla,” ungkap dia.

Koordinator Bidang Data dan Informasi Stasiun Klimatologi Kelas 1 Palembang, Nandang Pangaribowo menjelaskan, saat ini merupakan fase musim kemarau di wilayah Sumsel. Saat siang hari, cuaca akan terasa lebih panas dan malam hari terasa dingin akibat fenomena Bediding.

Menurutnya, meskipun panas permukaan bumi terjadi akibat radiasi matahari lebih cepat dan lebih banyak yang dilepaskan kembali ke atmosfer berupa radiasi balik gelombang panjang.

Hal ini biasa terjadi pada musim kemarau, di mana jarang terjadi hujan akibat tutupan awan berkurang.

“Dengan curah hujan yang kurang maka kelembapan udara juga rendah. Berarti uap air di dekat permukaan bumi juga sedikit. Maka panas radiasi balik gelombang panjang ini langsung dilepaskan ke atmosfer luar, sehingga kemudian membuat udara dekat permukaan terasa lebih dingin, terutama pada malam hingga pagi hari,” bebernya.

Nandang menambahkan, data curah hujan di wilayah Sumsel dalam beberapa waktu ke depan akan berkurang. Saat memasuki puncak kemarau maka potensi karhutla akan terbuka.

“Masyarakat tetap harus waspada, karena saat puncak kemarau diprediksi akan terjadi di bulan Agustus hingga awal September. Diperkirakan sudah tidak ada potensi hujan yang terjadi,” terangnya. (Nat)

Berita Terkait

FiberStar Kenalkan Solusi ICT Terintegrasi untuk Perkuat Transformasi Digital Hotel di Palembang
Pancasila, Bukan Sekadar Lima Sila
Pelaku Curat Motor di Empat Lawang Ditangkap, Polisi Masih Buru Satu Rekannya
90 Peserta Meriahkan Lomba Gerak Jalan Indah HUT RI ke-81 di Empat Lawang
Pererat Kemitraan, Personel Polsek Buay Madang Timur Gelar Sambang Kamtibmas di Desa Sumber Harjo
Antisipasi Karhutla, Polsek Buay Madang Timur Pasang Spanduk Imbauan di Desa Rawan
Citilink Kembali Hubungkan Palembang-Bandung Tanpa Transit, Terbang Perdana Hari Ini
DKPP Sumsel Petakan 5 Daerah Sentra Peternakan Demi Sokong Swasembada Daging

Berita Terkait

Selasa, 18 Agustus 2026 - 23:17 WIB

FiberStar Kenalkan Solusi ICT Terintegrasi untuk Perkuat Transformasi Digital Hotel di Palembang

Selasa, 18 Agustus 2026 - 21:20 WIB

Pancasila, Bukan Sekadar Lima Sila

Selasa, 18 Agustus 2026 - 19:19 WIB

Pelaku Curat Motor di Empat Lawang Ditangkap, Polisi Masih Buru Satu Rekannya

Selasa, 18 Agustus 2026 - 19:15 WIB

90 Peserta Meriahkan Lomba Gerak Jalan Indah HUT RI ke-81 di Empat Lawang

Selasa, 18 Agustus 2026 - 19:09 WIB

Pererat Kemitraan, Personel Polsek Buay Madang Timur Gelar Sambang Kamtibmas di Desa Sumber Harjo

Berita Terbaru

Sumsel

Pancasila, Bukan Sekadar Lima Sila

Selasa, 18 Agu 2026 - 21:20 WIB